DIMENSI STRUKTUR ORGANISASI

b. Diffrensiasi vertical -à merujuk pada kedalaman struktur Misal : organisasi berbentuk tall atau flat, tergantung dari rentang kendali (span of cont...

0 downloads 9 Views 91KB Size
DIMENSI STRUKTUR ORGANISASI   Materi : 4

3 Dimensi struktur organisasi

— Kompleksitas — Formalisasi — Sentralisasi

Kompleksitas : Kompleksitas, mempertimbangkan tingkat diferensiasi yang ada dalam organisasi termasuk di dalamnya tingkat spesialisasi atau tingkat pembagian kerja, jumlah tingkatan di dalam hirarki organisasi serta tingkat sejauh mana unit-unit organisasi tersebar secara geografis.   Diffrensiasi : a. Diffrensiasi horizontal -> merujuk pada tingkat diffrensiasi antara unit-unit berdasarkan orientasi para anggota, sifat dari tugas yang dilaksanakan, dan tingkat pendidikan dan pelatihannya.  

Spesialisasi : pengelompokkan aktivitas tertentu yang dilakukan satu individu Spesialisasi fungsional = pembagian kerja Spesialisasi sosial à individunya yang dispesialisasi Departementalisasi : cara organisasi secara khas mengkoordiinasikan aktivitas yang telah dideferensiasi secara horizontal. Misal : Berdasarkan fungsi; geografis;produk; proses  

Diffrensiasi vertical -à merujuk pada kedalaman struktur Misal : organisasi berbentuk tall atau flat, tergantung dari rentang kendali (span of control) c. Diferensiasi Spasial à tingkat sejauh mana lokasi dari kantor,pabrik, dan personalia sebuah organisasi tersebar secara geografis.   b.

 

Kesimpulan:  

— Organisasi tall atau flat selain ditentukan oleh

besaran organisasi juga oleh jenis pekerjaan dan karakteristik individu pemegang tugas. — Makin tinggi kompleksitas, maka perhatian

terhadap masalah-masalah komunikasi, koordinasi dan kontrol makin besar.

FORMALISASI B. Formalisasi, yaitu

sejauhmana organisasi menyandarkan dirinya pada peraturan dan prosedur untuk mengatur perilaku dari para pegawainya.

  Keuntungan adanya standarisasi : —  Standarisasi perilaku akan mengurangi keanekaragaman —  Memudahkan koordinasi —  Adanya penghematan

a. Bersifat

eksternal bagi pegawai ->peraturan, prosedur, dan aturan ditetapkan secara terinci, dikodifikasi, & dilaksanakan melalui pengawasan langsung.

b. Perilaku yang diinternalkan, melalui nilai, norma Pola perilaku yg diharapkan bagi pekerjaan & Organisasi. Misal :melalui pelatihan & budaya organisasi  

Teknik-teknik Formalisasi

— Seleksi — Persyaratan peran — Peraturan, prosedur, dan

kebijaksanaan. — Pelatihan — Ritual.  

Hubungan Formalisasi dan Kompleksitas  

— Difrensiasi horizontal tinggi -> pembagian

kerja bagi pegawai tidak terampil -> Formalisasi tinggi

— Diffrensiasi horizontal

tinggi -> pegawai professional -> Formalisasi rendah

   

Sentralisasi Sentralisasi, tingkat di mana pengambilan keputusan dikonsentrasikan pada suatu titik tunggal di dalam organisasi Sentralisasi   Desentralisasi Hambatan sentralisasi : —  Hanya memperhatikan struktur formal. —  Memperhatikan kebebasan dalam pengambilan keputusan. —  Konsentrasi pada seseorang, unit atau tingkat. —  Kontrol dari top manajemen, tetapi keputusan tetap terletak pada anggota tingkat rendah.

Keuntungan desentralisasi : —  setiap manajer mempunyai keterbatasan terhadap jumlah informasi —  Dapat menanggapi perubahan dengan cepat. —  Memberi masukan lebih rinci bagi pengambil keputusan. —  Memotivasi pegawai untuk memberi kesempatan dlm pengambilan keputusan. —  Memberi peluang pelatihan bagi manajer tingkat rendah. Keuntungan sentralisasi : —  Keputusan komprehensif yang akan diambil. —  Penghematan dan lebih efektif

Hubungan Sentralisasi, Kompleksitas dan Formalisasi

—  Kompleksitas

->

Desentralisasi

Formalisasi

-> sentralisasi ( pekerja tidak trampil)

—  Formalisasi

-> desentralisasi (pekerja profesional)

 

—  Minggu depan perkuliahan ditiadakan karena saya

cuti —  Tugas mindmap TENTANG BESARAN ORGANISASI tetap dikumpul —  Letakkan scr rapi diklip per kelas oleh 1 ORANG SAJA perwakilan di meja saya tepat pada saat perkuliahan (on time,DILARANG TERLAMBAT, NO EXCUSES) nanti akan dicek oleh dosen di ruangan saya —  Pelajari artikel di bawah ini karena kan dibahas

— https://hbr.org/

2012/08/does-yourstrategy-match-yourcompetitive-envrionment