DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG

pelayanan kesehatan bidang sumber daya kesehatan seksi kesehatan keluarga seksi promosi dan pemberdayaan masyarakat seksi gizi seksi kefarmasian, maka...

0 downloads 89 Views 2MB Size
IN AS

D

SE

KE AN

AT

H KA BU PA TE N BA N

D

U

N

G

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

DAFTAR ISI

G

KATA PENGANTAR. ...............................................................................................i

N

IKHTISAR EKSEKUTIF........................................................................................... ii

D

U

DAFTAR ISI. .......................................................................................................... iii

BA N

BAB I PENDAHULUAN. ......................................................................................... 1 1. UMUM . ......................................................................................................... 1

PA TE N

2. TUGAS, PERAN, FUNGSI DAN STRUKTUR ORGANISASI......................... 2 3. PERMASALAHAN DAN ISU STRATEGI ....................................................... 5 BAB II PERENCANAAN KINERJA......................................................................... 7

BU

1. RENCANA STRATEGIS TAHUN 2016-2021................................................. 7

KA

2. SASARAN STRATEGIS DAN INDIKATOR KINERJA SASARAN.................. 8

AN

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA. .................................................................... 31

AT

1. CAPAIAN KINERJA ORGANISASI TAHUN 2016........................................ 31

H

2. REALISASI ANGGARAN TAHUN 2016....................................................... 76

SE

BAB IV PENUTUP. .............................................................................................. 85

D IN

AS

KE

LAMPIRAN – LAMPIRAN

iii

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

DAFTAR TABEL

Tabel. 1

Indeks KepuasanMasyarakat

…………………. 35

Tabel. 2

Cakupan Pelayanan Kesehatan Dasar Bagi Masyarakat Miskin

G

Persentase

Produk

Olahan

Makanan

dan

Tabel. 5

………………….

BA N

Minuman yang Telah Tersertifikasi Layak Edar

U

Tabel. 4

………………….

42

N

Kapita

43

Meningkatnya Kualitas Sumber Daya Manusia Kesehatan

………………….

45

………………….

46

………………….

48

………………….

50

………………….

55

………………….

56

Tuberculosis

………………….

64

Tabel. 12

Cakupan Puskesmas Santun Lansia

………………….

67

Tabel. 13

Persentase Prilaku Hidup Bersih Sehat pada ………………….

72

Umum

………………….

74

Tabel. 15

Cakupan Desa Siaga Aktif

………………….

75

Tabel. 16

Realisasi Anggaran Bersumber APBD Kab. ………………….

77

………………….

82

………………….

84

Umur Harapan Hidup

Tabel. 7

Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil

Tabel. 8

Cakupan Balita Gizi Buruk yang Mendapat

PA TE N

Tabel. 6

BU

Perawatan Pelayanan Kesehatan Balita

Tabel. 10

Pelayanan Kesehatan pada Usia Pendidikan

KA

Tabel. 9

Kesehatan

Penderita

TB/

H

AT

Pelayanan

KE

SE

Tabel. 11

AN

Dasar

AS

Tabel. 14

D IN

36

Rata-rata Belanja Obat yang Bermutu per

D

Tabel. 3

………………….

Rumah Tangga Persentase Pencapaian Target Hyigiene dan Sanitasi di Rumah Tangga dan Tempat-tempat

Bandung Tabel. 17

Realisasi Anggaran Bersumber DAK Kab. Bandung

Tabel. 18

Realisasi

Anggaran

Gubernur Kab. Bandung

Bersumber

Bantuan

iiii

D IN

AS

KE

SE

H

AT

AN

KA

BU

PA TE N

BA N

D

U

N

G

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

iiiii

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

KATA PENGANTAR Puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Allah S.W.T. atas rachmat dan karunia-Nya, Laporan Kinerja InstansiPemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten

G

Bandung Tahun 2016 dapat diselesaikan dengan baik.

N

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten

D

U

Bandung Tahun 2016 merupakan laporan hasil kinerja kegiatan program di Dinas

BA N

kesehatan Kabupaten Bandung selama tahun 2016 dengan bersumber dana dari APBD Kabupaten Bandung Tahun 2016, bantuan Gubernur Jawa Barat Bidang

PA TE N

Kesehatan dan Dana Alokasi Khusus Tahun 2016 yang sah. Program/kegiatan dilaksanakan berdasarkan visi, misi Kabupaten Bandung dan program kerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung. Pencapaian kinerja dianalisis melalui

BU

pendekatan pencapaian indikator kinerja sasaran mengacu pada indikator kinerja

tahun 2016.Laporan ini merupakan media pertanggungjawaban

AN

kesehatan

KA

utama (IKU) Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung program pembangunan

AT

pelaksanaan tugas pokok dan fungsi DinasKesehatanberisi informasi tentang

H

pencapaian target indikator kinerja utama Dinas Kesehatan pada Tahun 2016,

SE

serta gambaran capaian kinerja Dinas Kesehatan selama kurun waktu

KE

pelaksanaan Rencana Strategis (Renstra) Tahun 2016-2021.

AS

Demikian laporan ini, kami ucapkan banyak terima kasih kepada semua

D IN

pihak atas terlaksananya penyusunan laporan ini.

Soreang, Maret 2017 KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG

dr. ACHMAD KUSTIJADI, M.Epid Pembina Utama Muda NIP. 19580623 198711 1 001

i

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Ikhtisar Eksekutif Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung 2016pada

dokumen

RPJMD

serta

perkembangan

G

2021,berorientasi

N

pembangunan kesehatan di Kabupaten Bandung, guna menyiapkan

U

kemandirian masyarakat sehat Kabupaten Bandung sesuai dengan Visi

BA N

D

dan Misi.

Permasalahan dan isustrategis yang menjadi dasar pertimbangan dalam

upaya

pelayanan

kesehatan

adalah

belum

optimalnya

PA TE N

ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan, kurangnya kuantitas dan kualitas sumber daya manusia tenaga kesehatan, Angka Kematian Ibu, Angka Kematian Bayi dan Prevalensi balita gizi buruk dan kurang yang masih tinggi, Perilaku hidup sehat masyarakat yang masih rendah, Angka

BU

kesakitan akibat penyakit menular dan penyakit tidak menular masih

KA

tinggi, belum optimalnya tata kelola dan manajemen pelayanan kesehatan.

AN

Tantangan lain pembangunan kesehatan kedepan yang masih memerlukan upaya dan kerja keras adalah pengendalian program menular,penyakit

AT

penyakit

tidak

menular

(PTM)

dan

penyehatan

H

lingkungan.

SE

Dalam upaya meningkatkan kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten

KE

Bandung pada tahun mendatang, maka perlu dilakukan beberapa

D IN

AS

program / kegiatan dilanjutkan dengan meningkatkan target sasaran pembangunan kesehatan maupun mempertahankan kinerja yang telah baik; membuat/merencanakan program/kegiatan inovasi baru yang dapat meningkatkan prioritas program pembangunan kesehatan melalui upaya upaya yang lebih efektif dan efisien serta meningkatkan kualitas dan cakupan bimbingan teknis dan melakukan pemantauan capaian kinerja secara berkala.

ii

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

BAB I PENDAHULUAN

1. Umum Pemerintah Kabupaten Bandung telah mencanangkan visi nya yaitu :

G

“Memantapkan Kabupaten Bandung yang Maju, Mandiri dan Berdaya

Perdesaan,

Berlandaskan

Religius,

Kultural

dan

U

Pembangunan

N

Saing, melalui Tata Kelola Pemerintahan yang Baik dan Sinergi

D

Berwawasan Lingkungan”.

BA N

Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung mempunyai peran dan berkontribusi dalam tercapainya visi dan misi Kabupaten Bandung

PA TE N

terutama pada misi ke-2 yaitu “Mengoptimalkan Kuantitas dan Kualitas Pelayanan Kesehatan.”

Misi mengoptimalkan kuantitas dan kualitas pelayanan kesehatan juga sejalan dengan upaya menciptakan “Sumber Daya Manusia yang

BU

Berkualitas”. Dalam hal ini derajat kesehatan penduduk menjadi fokus yang ingin dicapai melalui misi ini. Derajat kesehatan masyarakat menjadi

KA

satu tolak ukur bagi kualitas SDM yang secara langsung berpengaruh

AN

terhadap produktivitas penduduk. SDM yang kreatif, inovatif dan kontributif terhadap pembangunan Kabupaten Bandung tidak akan

AT

berpengaruh signifikan terhadap pembangunan Kabupaten Bandung

H

tanpa didukung oleh derajat kesehatan penduduk yang tinggi.

SE

Untuk mendukung misi ini, beberapa upaya peningkatan kuantitas fasilitas kesehatan serta upaya peningkatan kualitas pelayanan

KE

kesehatan perlu dilakukan. Dijabarkan lebih rinci beberapa upaya untuk

D IN

AS

mendukung pencapaian misi ini antara lain meningkatkan kuantitas dan kualitas puskesmas dan jaringannya, menurunkan angka kesakitan penduduk melalui berbagai upaya pemberdayaan dan peningkatan kesadaran masyarakat untuk menjaga pola hidup bersih serta meningkatkan jumlah tenaga medis secara optimal yang melayani seluruh wilayah Kabupaten Bandung. Laporan kinerja merupakan bentuk akuntabilitas dari pelaksanaan tugas dan fungsi yang dipercayakan kepada setiap instansi pemerintah atas

penggunaan

anggaran

dalam

mempertanggungjawabkan

pelaksanaan program dan kegiatan. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

1

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Laporan kinerja disusun dalam bentuk Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKIP), yang berisi informasi capaian kinerja instansi pemerintah

yang

dapat

digunakan

sebagai

komunikasi

pertanggungjawaban dan peningkatan kinerja instansi pemerintah, juga

berperan

sebagai

alat

kendali,

alat penilai

dan

alat

G

pendorong terwujudnya Good Governance yaitu pemerintahan yang

N

baik, bersih, dan bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme sesuai

U

dengan Tap MPR RI Nomor XI/MPR/1998 tentang Penyelenggaraan

D

Negara yang Bersih dan Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)

29

Tahun

2014

Tentang

Sistem

BA N

dan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999, Peraturan Presiden Nomor Akuntabilitas

Instansi

Nomor 47 Tahun 2016

PA TE N

Pemerintah serta Peraturan Bupati Bandung

Kinerja

tentang Laporan Kinerja Tahun Anggaran 2016.

BU

2. Tugas, Peran, Fungsi dan Struktur Organisasi

KA

Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung merupakan Dinas Otonomi

AN

Daerah yang secara struktur sepenuhnya berada dalam kewenangan pemerintahan Daerah, sedangkan hubungan dengan Dinas Kesehatan

AT

Propinsi adalah merupakan hubungan kerja fungsional, sehingga tugas-

H

tugas bantuan (dekonsentrasi) di bidang kesehatan di tingkat Kabupaten

SE

dapat berjalan sesuai dengan yang diharapkan. Dinas

Kesehatan

Kabupaten

Bandung

mempunyai

tugas

KE

merumuskan kebijaksanaan sistem kesehatan Kabupaten dan dan

D IN

AS

melaksanakan kegiatan teknis operasional di bidang kesehatan yang meliputi program, penyehatan lingkungan dan penanggulangan penyakit, pelayanan kesehatan, kesehatan keluarga, farmasi serta melaksanakan ketatausahaan Dinas. Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung berfungsi sebagai pelaksana perumusan kebijaksanaan

sistem

kesehatan

kabupaten

dan

kegiatan

teknis

operasional di bidang kesehatan yang meliputi pelayanan kesehatan, penyehatan

lingkungan dan penanggulangan penyakit, kesehatan

keluarga dan farmasi serta pelaksana pelayanan teknis administratif

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

2

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

ketatausahaan di bidang kesehatan. Dinas ini berada di bawah dan bertanggung jawab langsung kepada Bupati Bandung. Dengan adanya peralihan Peraturan Pemerintah nomor 41 tahun 2007 ke Peraturan Pemerintah nomor 18 tahun 2016 maka Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 20 Tahun 2007 diganti menjadi Peraturan

G

Daerah nomor 12 tahun 2016 tentang Pembentukan Organisasi Dinas

D

U

mempunyai kedudukan, tugas pokok dan fungsi sebagai berikut :

N

Daerah Kabupaten Bandung, di Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung

BA N

1. Kedudukan

A. Dinas adalah Perangkat Daerah yang bertugas membantu Bupati

PA TE N

melaksanakan Urusan Pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah dan Tugas Pembantuan yang diberikan kepada Daerah. Dinas kesehatan Kabupaten Bandung adalah Dinas Type A B. Dinas Daerah dipimpin oleh seorang Kepala Dinas yang berada

di

BU

bawah dan tanggung jawab kepada Bupati Kepala Daerah.

Dinas

mempunyai

KA

2. Tugas Pokok tugas

pokok

merumuskan

kebijaksanaan

sistem

AN

kesehatan Kabupaten dan dan melaksanakan kegiatan teknis operasional di

AT

bidang kesehatan yang meliputi program, penyehatan lingkungan dan penanggulangan penyakit, pelayanan kesehatan, kesehatan keluarga,

SE

H

farmasi serta melaksanakan ketatausahaan Dinas. 3. Fungsi

KE

Berdasarkan perda tersebut Dinas Kesehatan mempunyai fungsi :

D IN

AS

a. Pelaksanaan perumusan kebijaksanaan sistem kesehatan kabupaten dan pelaksanaan kegiatan teknis operasional di bidang kesehatan yang meliputi

pelayanan

kesehatan,

penyehatan

lingkungan

dan

penanggulangan penyakit, kesehatan keluarga dan farmasi. b. Pelaksana pelayanan teknis administratif ketatausahaan.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

3

D

U

N

G

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

BA N

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI DINAS KESEHATAN KEPALA DINAS

PA TE N

SEKRETARIAT

BU

SUB BAGIAN PENYUSUNAN PROGRAM

BIDANG PENANGGULANGAN PENYAKIT DAN PENYEHATAN LINGKUNGAN

BIDANG PELAYANAN KESEHATAN

SUB BAGIAN KEUANGAN

BIDANG SUMBER DAYA KESEHATAN

SEKSI KESEHATAN KELUARGA

SEKSI SURVEILAN DAN IMUNISASI

SEKSI PELAYANAN KESEHATAN PRIMER

SEKSI KEFARMASIAN, MAKANAN / MINUMAN DAN ALAT KESEHATAN

SEKSI PEMBERANTASAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT

SEKSI PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN

SEKSI INFORMASI, PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN KESEHATAN

SEKSI PENYEHATAN LINGKUNGAN

SEKSI KESEHATAN KHUSUS DAN FASILITASI PELAYANAN KESEHATAN

SEKSI SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN

AT

JABATAN FUNGSIONAL

AN

KA

BIDANG KESEHATAN MASYARAKAT

SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN

SE

H

SEKSI PROMOSI DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

D IN

AS

KE

SEKSI GIZI

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

4

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

3. Permasalahan dan Isu Strategis

Pembangunan kesehatan periode 2015-2019 adalah Program Indonesia Sehat dengan sasaran meningkatkan derajat kesehatan dan status gizi masyarakat melalui upaya kesehatan dan pemberdayaan yang

didukung

dengan

perlindungan

financial

dan

G

masyarakat

N

pemerataan pelayanan kesehatan. Isu strategis yang menjadi sasaran

BA N

2. Meningkatnya pengendalian penyakit

D

1. Meningkatnya status kesehatan dan gizi ibu dan anak

U

pokok RPJMN 2015-2019 adalah :

3. Meningkatnya akses dan mutu pelayanan kesehatan dasar dan

PA TE N

rujukan terutama di daerah terpencil, tertinggal dan perbatasan 4. Meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan universal melalui Kartu Indonesia Sehat dan kualitas pengelolaan Sistem Jaminan Sosial Nasional Kesehatan

BU

5. Terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan, Obat dan Vaksin

KA

6. Meningkatkan responsivitas system kesehatan.

AN

Permasalahan dan isu strategis yang menjadi dasar pertimbangan dalam upaya pelayanan kesehatan adalah masih belum terpenuhinya

AT

akses dan mutu pelayanan kesehatan yang masih perlu pembenahan,

H

peningkatan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan, peningkatan

SE

aksesbilitas serta mutu sediaan farmasi dan alat kesehatan, peningkatan sumber daya manusia kesehatan, penelitian dan pengembangan

KE

kesehatan yang masih rendah, peningkatan pembiayaan kesehatan serta

D IN

AS

manajemen, regulasi dan system informasi kesehatan yang masih rendah. Untuk itu ditahun 2016 ini akses dan mutu pelayanan kesehatan lebih ditingkatkan dengan adanya pengembangan pelayanan kesehatan ditingkat fasilitas kesehatan dasar (Puskesmas) menjadi Badan Layanan Umum Daerah (BLUD), diharapkan permasalahan tersebut dapat teratasi.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

5

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Memperhatikan perkembangan dan tantangan dewasa ini, maka isu strategis yang masih dihadapi oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung berdasarkan tujuan yang ingin dicapai yaitu meningkatkan pelayanan kesehatan dan derajat kesehatan masyarakat adalah : Belum optimalnya ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan

2.

Kurangnya kuantitas dan kualitas sumber daya manusia tenaga

G

1.

Angka Kematian Ibu, Angka Kematian Bayi dan Prevalensi balita

U

3.

N

kesehatan

D

gizi buruk dan kurang yang masih tinggi

Perilaku hidup sehat masyarakat yang masih rendah.

5.

Angka kesakitan akibat penyakit menular dan penyakit tidak

BA N

4.

6.

PA TE N

menular masih tinggi.

Belum optimalnya tata kelola dan manajemen pelayanan

D IN

AS

KE

SE

H

AT

AN

KA

BU

kesehatan.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

6

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

BAB II PERENCANAAN KINERJA

Perencanaan kinerja merupakan proses penetapan kegiatan tahunan dan indikator kinerja berdasarkan program, kebijakan dan sasaran yang telah

G

ditetapkan dalam rangka mewujudkan manajemen pemerintahan yang efektif,

N

transparan dan akuntabel serta berorientasi pada hasil, sebagaimana telah

U

ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN) 2015-

2016-2021,

BA N

D

2019, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun Rencana Strategis Tahun 2016-2021 Dinas Kesehatan dan

Rencana Kerja Tahun 2016.

PA TE N

Berdasarkan Visi dan Misi kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat maka Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung menetapkan beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menyelenggarakan pembangunan kesehatan dalam lima tahun kedepan sebagai berikut :

KA

bermutu dan terjangkau.

BU

1. Peningkatan akses dan kualitas pelayanan kesehatan yang merata,

2. Peningkatan kuantitas dan kualitas sumber daya kesehatan

AN

3. Peningkatan manajemen kesehatan kesehatan

dan

sistem regulasi

bidang

AT

4. Peningkatan peran serta masyarakat dalam bidang kesehatan

SE

H

5. Peningkatan pengawasan sediaan farmasi dan makanan

KE

Upaya yang dilakukan dalam mewujudkan keberhasilan tujuan strategis ini melalui program antara lain ;

D IN

AS

1. Program obat dan perbekalan kesehatan 2. Program upaya kesehatan masyarakat 3. Program Pengawasan obat dan makanan 4. Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat 5. Program Perbaikan Gizi Masyarakat 6. Program Pengembangan lingkungan sehat

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

7

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

7. Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular 8. Program standarisasi pelayanan kesehatan 9. Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin 10. Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan sarana dan prasarana

G

puskesmas/puskesmas pembantu dan jaringannya

U

N

11. Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

BA N

D

12. Program peningkatan pelayanan kesehatan lansia

13. Program Peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak

PA TE N

2. Sasaran Strategis dan Indikator Kinerja Sasaran

Untuk mencapai tujuan strategis maka ditetapkan

indikator kinerja dan

INDIKATOR

AT

KINERJA

Indeks

penyediaan

76.31

KEGIATAN

Penyusunan

Kepuasan

Standarisasi

standar pelayanan

Masyarakat

Pelayanan

kesehatan

(IKM) bidang

Kesehatan

SE

KE

PROGRAM

Program

kesehatan

D IN

AS

kesehatan

KEGIATAN

H

Optimalnya

layanan

TARGET

AN

SASARAN

KA

BU

target kinerja yang harus dicapai sebagai berikut ;

Evaluasi dan pengembangan standar pelayanan kesehatan

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

8

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

INDIKATOR

TARGET

KINERJA

KEGIATAN

PROGRAM

Optimalnya

Indeks

Pembangunan

penyediaan

Kepuasan

dan pemutakhiran

layanan

Masyarakat

data dasar standar

kesehatan

(IKM) bidang

pelayanan

kesehatan

U

N

G

76.31

KEGIATAN

D

SASARAN

BA N

kesehatan Monitoring,

PA TE N

Evaluasi dan Pelaporan

Program

Pembangunan

Pengadaan,

Puskesmas

Perbaikan sarana dan prasarana puskesmas/puskes mas pembantu dan jaringannya

AT

AN

KA

BU

Peningkatan dan

Pembangunan

H

puskesmas

KE

SE

pembantu

Pengembangan

AS

Gedung dan

D IN

Revitalisasi

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

Puskesmas

Program Kemitraan

Kemitraan

Peningkatan

Peningkatan

Pelayanan

Kualitas Dokter

Kesehatan

dan Paramedis

9

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

SASARAN

INDIKATOR

TARGET

KINERJA

KEGIATAN

PROGRAM

Optimalnya

Indeks

Peningkatan

penyediaan

Kepuasan

Kualitas SDM

layanan

Masyarakat

Kesehatan

kesehatan

(IKM) bidang

D

U

N

G

76.31

KEGIATAN

BA N

kesehatan Program Obat Dan

Pengadaan Obat

Perbekalan

dan Perbekalan

BU

PA TE N

Kesehatan

Peningkatan Pemerataan Obat Dan Perbekalan

KA

Kesehatan Peningkatan Mutu

AN

Pelayanan

AT

Farmasi Komunitas Dan

KE

SE

H

Rumah Sakit Program

Peningkatan

Pengawasan Obat

Pengawasan

Dan Makanan

Keamanan Pangan Dan

AS D IN

Kesehatan

Bahan Berbahaya Cakupan

100%

Program

Pelayanan

pelayanan

Pelayanan

Kesehatan Dasar

kesehatan dasar

Kesehatan

dan Rujukan Bagi

bagi masyarakat

Penduduk Miskin

Masyarakat Miskin

miskin

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

10

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

SASARAN

INDIKATOR

TARGET

KINERJA

KEGIATAN

PROGRAM

KEGIATAN

Umur Harapan

71.52

Program Upaya

Pelayanan

angka

Hidup (UHH)

Tahun

Kesehatan

Kesehatan

Masyarakat

Penduduk Miskin

N

Di Puskesmas

akibat

U

kematian

D

kesakitan dan

G

Menurunnya

BA N

Dan Jaringannya

penyakit menular dan

D IN

AS

KE

SE

H

AT

AN

KA

BU

PA TE N

tidak menular

Pemeliharaan Dan Pemulihan Kesehatan Pengadaan, Peningkatan Dan Perbaikan Sarana Dan Prasarana Puskesmas Dan Jaringannya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Peningkatan Pelayanan Kesehatan Bagi Pengungsi Korban Bencana Peningkatan Pelayanan Dan Penanggulangan Masalah

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

11

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

SASARAN

INDIKATOR

TARGET

KINERJA

KEGIATAN

PROGRAM

KEGIATAN

Umur Harapan

71.52

Program Upaya

Penyediaan biaya

angka

Hidup (UHH)

Tahun

Kesehatan

operasional dan

Masyarakat

pemeliharaan

N

Penyelenggaraan

akibat

U

kematian

D

kesakitan dan

G

Menurunnya

BA N

penyehatan

penyakit

lingkungan

menular dan

Peningkatan Mutu

BU

PA TE N

tidak menular

Penanggulangan Masalah Kesehatan (PON) Biaya Operasional

KA

Kesehatan (DAK Non Fisik) Peningkatan

AN AT H SE KE AS D IN

Pelayanan Dan

kesehatan masyarakat Program

Penyemprotan /

Pencegahan dan

fooging sarang

Penanggulangan

nyamuk

Penyakit Menular Pengadaan alat fooging dan bahan-bahan fooging Pelayanan Vaksinasi bagi balita dan anak sekolah

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

12

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

SASARAN

INDIKATOR

TARGET

KINERJA

KEGIATAN

PROGRAM

KEGIATAN

Umur Harapan

71.52

Program

Pelayanan

angka

Hidup (UHH)

Tahun

Pencegahan dan

Pencegahan dan

kesakitan dan

Penanggulangan

Penanggulangan

kematian

Penyakit Menular

Penyakit Menular

D

U

N

G

Menurunnya

akibat

BA N

Pencegahan

penyakit

Penularan

menular dan

Penyakit Endemik

BU

PA TE N

tidak menular

Bayi (AKB)

D IN

Peningkatan Imunisasi Peningkatan Surveillance Epidemiologi dan

KA AN AT H SE

33.60

AS

KE

Angka Kematian

/ Epidemik

Penanggulangan Wabah Program

Pembangunan

Peningkatan

pusat-pusat

Pelayanan

pelayanan

kesehatan lansia

kesehatan

Program

Penyuluhan

Peningkatan

kesehatan bagi ibu

Keselamatan Ibu

hamil dari

melahirkan dan

keluarga kurang

anak

mampu Jampersal (DAK Non Fisik) Biaya Operasional Kesehatan (DAK Non Fisik)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

13

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

SASARAN

INDIKATOR

TARGET

KINERJA

KEGIATAN

KEGIATAN

Program Perbaikan

Penyusunan Peta

Gizi Masyarakat

Informasi

Cakupan balita

angka

gizi buruk yang

kesakitan dan

mendapat

Masyarakat

kematian

perawatan

Kurang Gizi

U

D

akibat

BA N

Pemberian

penyakit

tambahan

menular dan

makanan dan

BU

PA TE N

tidak menular

KA KE

Penanggulangan Kurang Energi Protein (KEP), Anemia Gizi,

Kurang Yodium (GAKY), Kurang

AN Sanitasi

vitamin

Gangguan Akibat

Vitamin A DAN

AT H

Universal akses

Kekurangan Zat Gizi Mikro lainnya Program

Pengkajian

100,0,100 di

Pengembangan

Pengembangan

tahun 2019

Lingkungan Sehat

Lingkungan Sehat

SE

Meningkatnya

Dasar,

G

Menurunnya

N

100

PROGRAM

85

AS

Lingkungan

D IN

Sehat Dan Perilaku Hidup Sehat Di Masyarakat

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

14

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

TARGET

KINERJA

KEGIATAN

Meningkatnya

Universal akses

85

Sanitasi Dasar,

PROGRAM

KEGIATAN

Penyuluhan

100,0,100 di

Pengembangan

menciptakan

tahun 2019

Lingkungan Sehat

lingkungan sehat

Program Promosi

N

G

Program

D

INDIKATOR

SASARAN

U

Lingkungan Sehat Dan

Persentase

Perilaku

PHBS pada

Kesehatan dan

Media Promosi &

Hidup Sehat

Rumah Tangga

Pemberdayaan

Informasi Sadar

Masyarakat

Hidup Sehat

PA TE N

Di

Penyuluhan masyarakat pola hidup sehat Peningkatan pendidikan tenaga penyuluh kesehatan

H

AT

AN

KA

BU

Masyarakat

Pengembangan

BA N

45

SE

Dari sasaran strategis dan indicator kinerja yg telah disebutkan di atas

KE

maka setiap tahun anggaran berjalan dibuatkan perjanjian kinerja sebagai komitment kepala dinas kesehatan untuk tetap konsisten terhadap kinerja dan

AS

sasaran sehingga good government dapat diwujudkan, berikut dibawah ini

D IN

ringkasan / ikhtisar Perjanjian Kinerja tahun 2016

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

15

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG

INDIKATOR KINERJA

TARGET

1. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bidang kesehatan

N

2. Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

G

76.09%

U

SASARAN STRATEGIS Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

D

3. Persentase Pelayanan Kesehatan di Puskesmas yang memenuhi standar 4. Persentase Puskesmas ,Puskesmas Pembantu dan Jaringannya yang dibangun sesuai standar 5. Rata - Rata Belanja Obat yang bermutu per kapita (Rp/Kap)

BA N

100% 100%

PA TE N

4630 Rp/Kapita

BU

6. Persentase produk olahaan makanan dan minuman yang telah tersertifikasi layak edar 7. Meningkatnya kualitas SDM Kesehatan

KA

8. Umur Harapan Hidup (UHH)

AN

9. Angka Kematian Bayi (AKB)

40% 37.60% 71.23 tahun 33.62 /1000

10. Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil (K4)

AT

100%

11. Cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan

100%

SE

H

Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular dan tidak menular .

D IN

AS

KE

12. Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin

100%

13. Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir

100%

14. Pelayanan Kesehatan Balita

100%

15. Pelayanan Kesehatan pada Usia Pendidikan Dasar

100%

16. Pelayanan Kesehatan pada Usia Produktif

100%

17. Pelayanan Kesehatan pada Usia Lanjut Usia

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

100%

100%

16

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

TARGET

18. Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi

100%

19. Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes Militus

100%

20. Pelayanan Kesehatan Orang dengan Gangguan Jiwa Berat

G

100%

D

22. Pelayanan Kesehatan orang dengan resiko terinfeksi HIV

U

N

21. Pelayanan Kesehatan orang dengan TB

BA N

100%

23. Presentase indikator Pencegahan dan penanggulangan penyakit menular dan tidak menular yang mencapai target 24. Cakupan Puskesmas Santun Lansia

100%

PA TE N

18%

25. Prevalensi balita stunting pada anak baduta (bawah dua tahun)

12%

BU

26. Universal akses 100,0,100 di tahun 2019

80%

KA

27. Persentase PHBS pada Rumah Tangga

43.7%

AN

28. Presentase pencapaian target higiene dan sanitasi di rumah tangga dan tempat-tempat umum 29. Cakupan desa siaga aktif

100.0% 45.0%

D IN

AS

KE

SE

H

AT

Meningkatnya sanitasi dasar, lingkungan sehat dan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

100%

17

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Berikut dibawah ini alokasi anggaran per program dari berbagai sumber anggaran pada tahun anggaran 2016 :

ANGGARAN

KETERANGAN

Program obat dan pebekalan

Rp.

9,777,739,900

DAK, APBD Kab.

2.

Program upaya kesehatan masyarakat

Rp.

208,439,922,665

DAK, APBD Kab.

3.

Program Pengawasan obat dan makanan

Rp.

185,273,000

4.

Program Promosi Kesehatan Pemberdayaan Masyarakat

Rp.

1,047,145,500

5.

Program Perbaikan Gizi Masyarakat

Rp.

866,752,600

6.

Program Pengembangan lingkungan sehat

838,524,000

APBD Kab.

7.

Program Pencegahan dan Penanggulangan Rp. Penyakit Menular

3,629,797,650

APBD Kab.

8.

Program standarisasi pelayanan kesehatan

Rp.

1,569,667,250

APBD Kab.

9.

Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Rp. Miskin

35,537,284,475

APBD Prop. Jabar, APDB Kab.

28,478,182,500

DAK, APDB Kab.

AN

AT

H

SE

D IN

AS

KE

Program Pengadaan, Perbaikan sarana 10. puskesmas/puskesmas jaringannya

Peningkatan dan dan prasarana Rp. pembantu dan

U

D

APBD Kab.

BA N

PA TE N Rp.

KA

dan

N

G

1.

BU

PROGRAM

APBD Kab.

APBD Prop. Jabar, APDB Kab.

11.

Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Rp. Kesehatan

8,720,510,000

APBD Kab.

12.

Program peningkatan pelayanan kesehatan Rp. lansia

52,700,000

APBD Kab.

13.

Program Peningkatan melahirkan dan anak

keselamatan

ibu

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

Rp.

6,514,669,940

DAK, APBD Kab.

18

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Dalam rangka meningkatkan kualitas Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung, Tim melakukan Kajian/Reviu Internal dengan pendampingan oleh KEMENPAN

SASARAN

INDIKATOR

Meningkatkan

Optimalnya penyediaan

derajat

layanan kesehatan

kesehatan

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM)

PA TE N

1

TUJUAN

BA N

NO

D

U

N

G

RB. Berikut tujuan sasaran dan indicator sasaran hasil kajian/reviu :

bidang kesehatan Cakupan pelayanan kesehatan dasar

masyarakat

BU

bagi masyarakat miskin

Menurunnya angka

KA

kesakitan dan kematian

Umur Harapan Hidup (UHH) Angka Kematian Bayi (AKB)

akibat penyakit menular

D IN

Cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan

Meningkatnya sanitasi

Universal Akses 100,0,100 di tahun

dasar , lingkungan sehat

2019

dan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Meningkatkan

Meningkatkan Tata Kelola

Kapasitas dan

Instansi Dinas Kesehatan

AS

2

KE

SE

H

AT

AN

dan tidak menular .

Persentase PHBS pada Rumah Tangga Nilai Akuntabilitas Instansi Pemerintah Persentase Aset dalam Kondisi Baik

Kapabilitas Internal Dinas Kesehatan

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

19

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Untuk mencapai tujuan strategis maka ditetapkan

indikator kinerja dan

target kinerja yang harus dicapai serta program dan kegiatan yang dilaksanakan sebagai berikut ;

penyediaan

Kepuasan

layanan

Masyarakat

kesehatan

(IKM)

Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan

PA TE N

bidang

G

76.31

N

Indeks

KEGIATAN

KA

BU

kesehatan

Evaluasi dan Pengembangan standar pelayanan kesehatan Pembangunan dan Pemutakhiran data dasar standar pelayanan kesehatan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Penyusunan standar pelayanan kesehatan (DAK/Pendamping)

AN AT H SE KE AS D IN Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

Penyusunan Standar Jaminan Pelayanan Kesehatan

U

Optimalnya

PROGRAM

D

TARGET KEGIATAN

BA N

INDIKATOR KINERJA

SASARAN

Program Pengadaan Peningkatan dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Puskesmas/ Puskesmas Pembantu dan Jaringannya

Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Pembangunan Puskesmas Pembangunan Puskesmas Pembantu Pengembangan Gedung dan Revitalisasi Puskesmas Kemitraan Peningkatan Kualitas Dokter dan Paramedis Peningkatan Kualitas SDM Kesehatan

20

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

INDIKATOR KINERJA

TARGET KEGIATAN

Optimalnya

Indeks

76.31

penyediaan

Kepuasan

layanan

Masyarakat

kesehatan

(IKM)

PROGRAM

KEGIATAN

Pengadaan Obat dan Perbekalan Kesehatan

G

Program Obat dan Perbekalan Kesehatan

U

N

Peningkatan pemerataan obat dan perbekalan kesehatan

D

SASARAN

bidang

BA N

Peningkatan mutu pelayanan farmasi komunitas dan rumah Sakit

PA TE N

kesehatan

Cakupan

100%

KA

pelayanan

71.52

Harapan

tahun

KE

angka

Umur

SE

Menurunnya

H

miskin

Hidup

kematian

(UHH)

Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin

Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan Bagi Masyarakat Miskin

Program Upaya Kesehatan Masyarakat

Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin di Puskesmas dan Jaringannya

AS

kesakitan dan

Peningkatan Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya

AT

masyarakat

AN

kesehatan dasar bagi

BU

Program Pengawasan Obat dan Makanan

akibat

D IN

penyakit

menular dan tidak menular Pemeliharaan dan pemulihan kesehatan

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

21

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

INDIKATOR KINERJA

TARGET KEGIATAN

Menurunnya

Umur

71.52

angka

Harapan

tahun

kesakitan dan

Hidup

kematian

(UHH)

PROGRAM

KEGIATAN

Pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas dan jaringannya

U

N

G

Program Upaya Kesehatan Masyarakat

D

SASARAN

akibat

BA N

Peningkatan Pelayanan Kesehatan bagi Pengungsi Korban Bencana

penyakit menular dan

D IN

AS

KE

SE

H

AT

AN

KA

BU

PA TE N

tidak menular

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

Peningkatan Pelayanan dan Penanggulangan Masalah Kesehatan

Penyediaan Biaya Operasional dan Pemeliharaan

Penyelenggaraan penyehatan lingkungan

Peningkatan Pelayanan dan Penanggulangan Masalah Kesehatan

Peningkatan mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

Biaya Operasional Kesehatan (DAK Non Fisik)

22

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

INDIKATOR KINERJA

TARGET KEGIATAN

Menurunnya

Umur

71.52

angka

Harapan

tahun

kesakitan dan

Hidup

kematian

(UHH)

PROGRAM

KEGIATAN

Peningkatan kesehatan masyarakat

U

N

G

Program Upaya Kesehatan Masyarakat

D

SASARAN

BA N

akibat penyakit

PA TE N

menular dan tidak menular

D IN

AS

KE

SE

H

AT

AN

KA

BU

Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular

Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular

Penyemprotan/fogging sarang nyamuk

Pengadaan alat fogging dan bahan-bahan fogging

Pelayanan vaksinasi bagi balita dan anak sekolah

Pelayanan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular

Pencegahan Penularan Penyakit Endemik / Epidemik Peningkatan Imunisasi

Peningkatan Surveillance Epidemiologi dan Penanggulangan Wabah

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

23

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

INDIKATOR KINERJA

TARGET KEGIATAN

Menurunnya

Umur

71.52

angka

Harapan

tahun

kesakitan dan

Hidup

kematian

(UHH)

PROGRAM

N

U D

33.60/1000

Kematian

kelahiran

Program Peningkatan Keselamatan Ibu melahirkan dan anak

Bayi (AKB)

100%

AT

Cakupan

AN

KA

BU

tidak menular

Angka

PA TE N

menular dan

Pembangunan Pusat Pusat Pelayanan Kesehatan

G

Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia

akibat penyakit

KEGIATAN

BA N

SASARAN

Jampersal

Biaya Operasional Kesehatan (DAK Non Fisik)

Penyusunan Peta Informasi Masyarakat Kurang Gizi

H

balita gizi

Program Perbaikan Gizi Masyarakat

Penyuluhan Kesehatan Bagi Ibu Hamil Dari Keluarga Kurang Mampu

SE

buruk yang mendapat

D IN

AS

KE

perawatan

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

Pemberian Tambahan Makanan dan Vitamin

Penanggulangan Kurang Energi Protein (KEP), Anemi Gizi Besi,Gangguan akibat Kurang Iodium (GAKI),Kurang vitamin A, dan Kekurangan Zat Gizi Mikro lainnya

24

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

akses

, lingkungan

100,0,100 di

sehat dan

tahun 2019

Penyuluhan menciptakan lingkungan sehat

BA N

sehat di masyarakat. 45

Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

PA TE N

Persentase PHBS pada Rumah

AN

KA

BU

Tangga

60

AT

Meningkatkan Nilai

Akuntabilitas

Instansi

Kinerja

SE

H

Tatakelola

Instansi Pemerintah

D IN

AS

KE

Kesehatan

Pengkajian Pengembangan Lingkungan Sehat

Program Pengembangan Lingkungan Sehat

perilaku hidup

Dinas

KEGIATAN

D

sanitasi dasar

85%

PROGRAM

G

Meningkatnya Universal

TARGET KEGIATAN

N

INDIKATOR KINERJA

U

SASARAN

Program Peningkatan Pengembangan Sistem Pelaporan Capain Kinerja dan Keuangan

Pengembangan Media Promosi & Informasi Sadar Hidup Sehat Penyuluhan masyarakat pola hidup sehat Peningkatan pendidikan tenaga penyuluh kesehatan

Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD Penyusunan Laporan Keuangan Semester Penyusunan Pelaporan Prognosis Realisasi Anggaran Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir Tahun Penyusunan rencana dan penganggaran kegiatan

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

25

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

INDIKATOR KINERJA

Meningkatkan Persentase Tatakelola

Aset dalam

Instansi

Kondisi Baik

TARGET KEGIATAN 70%

PROGRAM

KEGIATAN

Program Pelayanan Administrasi

Penyediaan Jasa Surat Menyurat

G

SASARAN

Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik

U

N

Dinas

D

Kesehatan

Aset dalam

Instansi

Kondisi Baik

AT

Tatakelola

70%

AN

Meningkatkan Persentase

KA

BU

PA TE N

BA N

Penyediaan Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor

H

Dinas

D IN

AS

KE

SE

Kesehatan

Program Pelayanan Administrasi

Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor Penyediaan Alat Tulis Kantor Penyediaan Barang Cetakan & Penggandaan Penyediaan Peralatan & Perlengkapan Kantor

Penyediaan Peralatan Rumah Tangga Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan Penyediaan Makanan & Minuman

Rapat Koordinasi & Konsultasi ke luar Daerah Pengadaan Tenaga Pendukung Administrasi Dan Teknis Perkantoran

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

26

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

SASARAN

INDIKATOR KINERJA

TARGET KEGIATAN

PROGRAM

KEGIATAN

G

Rapat Koordinasi & Konsultasi ke dalam Daerah

D

U

N

Penunjang Perayaan Harihari bersejarah

PA TE N

Program Peningkatan Sarana Dan Prasarana Aparatur

BA N

Pemeliharaan rutin/ berkala rumah dinas

Pemeliharaan rutin/ berkala Kendaraan dinas/operasional Pendidikan dan Pelatihan Formal

D IN

AS

KE

SE

H

AT

AN

KA

BU

Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

Pemeliharaan rutin/ berkala Gedung Kantor

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

27

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Berikut dibawah ini Indikator Kinerja Utama hasil kajian reviu: INDIKATOR KINERJA UTAMA

a. Tugas

N

Tugas dan Fungsi

G

DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG

D

U

Merumuskan kebijaksanaan sistem kesehatan Kabupaten dan dan

BA N

melaksanakan kegiatan teknis operasional di bidang kesehatan yang meliputi program, penyehatan lingkungan dan penanggulangan penyakit, pelayanan kesehatan, kesehatan keluarga, farmasi serta

PA TE N

melaksanakan ketatausahaan Dinas. b. Fungsi

1. Pelaksanaan perumusan kebijaksanaan sistem kesehatan kabupaten dan pelaksanaan kegiatan teknis operasional di bidang kesehatan yang

BU

meliputi pelayanan kesehatan, penyehatan lingkungan dan

KA

penanggulangan penyakit, kesehatan keluarga dan farmasi. 2. Pelaksana pelayanan teknis administratif ketatausahaan. Penanggung jawab

Sumber Data

Keterangan

Dinas Kesehatan

KE

SE

H

layanan kesehatan

AN

Optimalnya penyediaan

Indikator Kinerja Utama Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bidang kesehatan

AT

Sasaran Strategis

Menurunnya angka

AS

kesakitan dan kematian akibat penyakit menular

D IN

dan tidak menular .

Meningkatnya sanitasi dasar , lingkungan sehat dan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin Umur Harapan Hidup (UHH) Angka Kematian Bayi (AKB) Prevalensi balita stunting pada anak baduta (bawah dua tahun)

Universal akses 100,0,100 di tahun 2019 Persentase PHBS pada Rumah Tangga

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

28

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2017 DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG

SASARAN STRATEGIS

TARGET

2.

Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

BA N

PA TE N

71.52 tahun

33.60 /1000

KA

4. Angka Kematian Bayi (AKB)

100%

Prevalensi balita stunting pada anak baduta (bawah dua tahun)

11.5%

H

AT

5.

AN

Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular dan tidak menular .

BU

3. Umur Harapan Hidup (UHH)

6. Universal akses 100,0,100 di tahun 2019

85%

7. Persentase PHBS pada Rumah Tangga

45.0%

D IN

AS

KE

SE

Meningkatnya sanitasi dasar, lingkungan sehat dan perilaku hidup sehat di masyarakat.

76.31

D

Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

N

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bidang kesehatan

U

1.

G

INDIKATOR KINERJA

8. Nilai Akuntabilitas Instansi Pemerintah

62

9. Persentase Aset dalam Kondisi Baik

70

Meningkatkan Tatakelola Instansi Dinas Kesehatan

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

29

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

PROGRAM

ANGGARAN

KETERANGAN

1.

Program obat dan pebekalan

Rp.

9,474,095,263

DAK, APBD Kab.

2.

Program upaya kesehatan masyarakat

Rp.

223,972,930,223

DAK, APBD Kab.

Rp.

140,000,000

Rp.

988,390,000

Rp.

948,579,300

Rp.

1,370,000,000

APBD Kab.

Rp.

2,840,412,000

APBD Kab.

Rp.

4,919,195,250

APBD Kab.

Rp.

33,080,422,916

APDB Kab.

Rp.

21,321,302,500

DAK, APDB Kab.

Rp.

8,278,826,500

APBD Kab.

Rp.

100,000,000

APBD Kab.

Rp.

31,258,208,000

Rp.

1,882,138,133

7.

8.

9.

Promosi

Program Perbaikan Gizi Masyarakat Program

Pengembangan

lingkungan

sehat Program

Pencegahan

dan

Penanggulangan Penyakit Menular Program

standarisasi

pelayanan

kesehatan Program

Pelayanan

Penduduk Miskin

APBD Kab.

D

Pemberdayaan Masyarakat

G

dan

Kesehatan

BA N

Program

APBD Kab.

N

Kesehatan

makanan

U

dan

PA TE N

6.

obat

BU

5.

Pengawasan

KA

4.

Program

AN

3.

APBD Prop. Jabar, APDB Kab.

Program Pengadaan, Peningkatan dan

AT

dan

prasarana

jaringannya

H

puskesmas/puskesmas pembantu dan

Program

Kemitraan

Peningkatan

Pelayanan Kesehatan Program

peningkatan

pelayanan

D IN

AS

12.

sarana

SE

11.

Perbaikan

KE

10.

13.

14

kesehatan lansia Program Peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak Program

Pelayanan

Administrasi

Perkantoran

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

DAK, APBD Kab.

APBD Kab.

30

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

PROGRAM Program

Peningkatan

Sarana

dan

Rp.

693,810,000

APBD Kab.

Rp.

200,000,000

APBD Kab.

17 Sistem Pelaporan Capain Kinerja dan Rp.

861,302,500

APBD Kab.

16

Prasarana Aparatur Program Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Aparatur

G

15

KETERANGAN

ANGGARAN

D

U

N

Program Peningkatan Pengembangan

D IN

AS

KE

SE

H

AT

AN

KA

BU

PA TE N

BA N

Keuangan

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

31

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

G

1. Capaian Kinerja Organisasi Tahun 2016

(RENSTRA)

Tahun

2016-2021 Dinas

Kesehatan

telah

D

Strategis

U

N

Tahun Anggaran 2016 merupakan awal pelaksanaan dari Rencana

BA N

menetapkan 3 (Tiga) sasaran yang akan dicapai. Ketiga Sasaran tersebut selanjutnya diukur melalui indikator kinerja dan target kinerja.

Pengukuran kinerja adalah kegiatan membandingkan tingkat kinerja

PA TE N

yang dicapai dengan standar, rencana atau target dengan menggunakan indikator kinerja yang telah ditetapkan. Proses ini lebih lanjut dimaksudkan untuk menilai pencapaian setiap indikator kinerja guna memberikan

BU

gambaran tentang keberhasilan. Pengukuran kinerja dilakukan dengan membandingkan realisasi capaian dengan rencana tingkat capaian (target)

KA

pada setiap indikator, sehingga diperoleh gambaran tingkat keberhasilan pencapaian masing-masing indikator. Berdasarkan pengukuran kinerja

AN

tersebut diperoleh informasi menyangkut masing-masing indikator sehingga

AT

dapat ditindaklanjuti dalam perencanaan/program/kegiatan di masa yang akan datang agar setiap program/kegiatan yang direncanakan dapat lebih

SE

H

berhasil guna dan berdaya guna. Manfaat pengukuran kinerja antara lain untuk memberikan gambaran

KE

kepada pihak-pihak internal dan eksternal tentang pelaksanaan misi

D IN

AS

organisasi dalam rangka mewujudkan tujuan dan sasaran dengan menggunakan strategi yang telah ditetapkan dalam dokumen Rencana Strategis (Renstra) dan dituangkan dalam Penetapan Kinerja yang disusun setiap awal tahun berjalan. Rincian tingkat capaian kinerja tiap indikator dapat diinformasikan dalam bentuk tabel berikut :

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

31

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Sasaran 1 : Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

Cakupan Pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

3

Persentase Pelayanan Kesehatan di Puskesmas yang memenuhi standar

77.04

101%

100%

100%

100%

100%

16.13%

16.13%

100%

58.25%

58.25%

4630

2767

Rp/Kapita

Rp/Kapita

40%

64.80%

162%

37.60%

37,51%

97%

Persentase Puskesmas, Puskesmas Pembantu dan jaringannya yang dibangun sesuai standar Rata-rata Belanja Obat yang

BU

5

PA TE N

4

76.09

G

2

%

U

Indeks Kepuasan Masyarakat

REALISASI

D

1

TARGET

N

INDIKATOR KINERJA

BA N

NO

bermutu per kapita (Rp/Kapita)

Persentase produk olahan makanan

KA

6

60%

dan minuman yang telah tersertifikasi

Meningkatnya kualitas SDM

SE

H

Kesehatan

AT

7

AN

layak edar

AS

KE

Sasaran 2: Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat

D IN

NO 8

penyakit menular dan tidak menular INDIKATOR KINERJA

Umur Harapan Hidup (UHH)

9

Angka Kematian Bayi (AKB)

10

Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil (K4)

11

Cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

TARGET

REALISASI

%

71.23

73,18

Tahun

Tahun

33.62/1000

33.64/1000

99.94%

100%

91.2%

91.2%

100%

100%

100%

99.72%

32

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

NO

INDIKATOR KINERJA

TARGET

REALISASI

%

12

Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin

100%

88.7%

88.6%

13

Pelayanan Kesehatan Bayi Baru

100%

91.3%

91.3%

84.4%

Lahir Pelayanan Kesehatan Balita

100%

84.4%

15

Pelayanan Kesehatan pada Usia

100%

89%

100%

23.7%

23.7%

18.89%

18.89%

12.42%

12.42%

100%

3.34%

3.34%

100%

36.49%

36.49%

100%

100%

100%

100%

6.64%

6.64%

100%

20%

20%

Lanjut Usia Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi Pelayanan Kesehatan Penderita

BU

19

Diabetes Militus

Pelayanan Kesehatan Orang dengan

21

AN

Gangguan Jiwa Berat

KA

20

100%

PA TE N

Pelayanan Kesehatan pada Usia

18

Pelayanan Kesehatan orang dengan

Pelayanan Kesehatan orang dengan

100%

H

22

AT

TB

N U

Produktif

BA N

Pelayanan Kesehatan pada Usia

17

89%

D

Pendidikan Dasar 16

G

14

SE

resiko terinfeksi HIV 23

Presentase indikator Pencegahan

KE

dan penanggulangan penyakit

D IN

AS

menular dan tidak menular yang mencapai target

24

Cakupan Puskesmas Santun Lansia

18%

24%

133%

25

Prevalensi balita stunting pada anak

12%

10%

120%

baduta (bawah dua tahun)

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

33

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Sasaran 3: Meningkatnya sanitasi standar, lingkungan sehat dan perilaku hidup sehat di masyarakat

27

Persentase PHBS pada Rumah

122%

100%

59.72%

59.72%

29

45.0%

40%

88.89%

BU

Cakupan desa siaga aktif

PA TE N

tempat-tempat umum

95%

53.2%

Presentase pencapaian target higiene dan sanitasi di rumah tangga dan

G 75.88%

43.7%

Tangga 28

80%

%

D

2019

REALISASI

N

Universal akses 100,0,100 di tahun

TARGET

U

26

INDIKATOR KINERJA

BA N

NO

KA

Analisis dan evaluasi capaian kinerja tahun 2016 pada Dinas

AN

Kesehatan dapat dijelaskan sebagai berikut :

AT

Sasaran 1 : Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

H

Sasaran ini dimaksudkan untuk menggambarkan pelayanan kesehatan

SE

yang dilakukan terhadap masyarakat di sarana pelayanan kesehatan dasar

KE

milik pemerintah di Kabupaten Bandung Tahun 2016, dari sasaran ini diukur

D IN

AS

melalui capaian realisasi 29 indikator kinerja yaitu:

1. Indeks Kepuasan Masyarakat Indeks

Kepuasan

Masyarakat

disusun

dengan

tujuan

untuk

mengetahui kinerja unit pelayanan secara berkala sebagai bahan untuk menetapkan kebijakan dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan public. Indeks Kepuasan Masyarakat adalah Data dan informasi tentang tingkat kepuasan masyarakat yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif dan kualitatif atas pendapat masyarakat dalam Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

34

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

memperoleh pelayanan dari aparatur penyelenggara pelayanan public dengan membandingkan antara harapan dan kebutuhannya. Dalam perhitungan

indeks

kepuasan

masyarakat

terhadap

14

unsur

pelayanan yang dikaji, setiap unsur pelayanan memiliki penimbang yang sama, dan digunakan perhitungan nilai rata-rata tertimbang

G

kemudian dikonversikan dengan nilai dasar 25.

U

N

Pada tahun 2016 IKM Bidang Pelayanan Kesehatan memperoleh

D

77.04 poin dengan predikat kinerja “baik” , jika dibandingkan dengan

BA N

tahun 2015 terdapat kenaikan sekitar 1,14 poin. Nilai tertinggi terdapat pada unsur pelayanan ke-11 yaitu unsur kepastian biaya pelayanan dengan nilai rata-rata sebesar 3.18, sedangkan nilai

PA TE N

terendah terdapat pada unsur pelayanan ke-12 yaitu unsure kepastian jadwal pelayanan dengan nilai rata-rata sebesar 2,90. Indeks Kepuasan

Masyarakat Bidang Pelayanan Kesehatan

BU

mengalami peningkatan hal ini seiring dengan peningkatan pelayanan kesehatan baik dari peningkatan SDM, prasarana dan sarana

KA

kesehatan, serta adanya akreditasi puskesmas. Dengan adanya pengembangan pelayanan kesehatan yaitu puskesmas menjadi

lebih

mendukung

peningkatan

IKM

Bidang

Pelayanan

AT

dapat

AN

Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) ditahun 2017 diharapkan

Kesehatan di tahun mendatang. Berikut di bawah ini perbandingan

D IN

AS

KE

SE

H

capaian indek kepuasan masyarakat :

Table . 1 Realisasi Indikator Kinerja Indeks Kepuasan Masyarakat Tahun 2015-2016

NO

INDIKATOR KINERJA

1

Indeks Kepuasan Masyarakat

REALISASI 2015

2016

75.90 poin

77.04 poin

Sumber data : Laporan IKM Dinkes Kab.Bandung

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

35

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

2. Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin (maskin). Indicator cakupan pelayanan kesehatan dasar pasien masyarakat

target,

dengan

jumlah

masyarakat

miskin

yang

N

mencapai

G

miskin pada tahun 2016 dengan realisasi sebesar 100% dan

U

memanfaatkan sarana pelayanan kesehatan yaitu sebesar 634.461

BA N

D

jiwa angka ini didapat dari frekuensi masyarakat miskin yang menggunakan sarana pelayanan kesehatan dasar (puskesmas & jaringannya) terlayani seluruhnya dari kunjungan masyarakat miskin.

kunjungan maka,

PA TE N

Jika dibandingkan dengan cakupan tahun 2015 sebanyak 562.843 kunjungan maskin mengalami kenaikan 71.618

jiwa sekitar 12,7% .

Table . 2

BU

Realisasi Indikator Kinerja

KA

Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

AN

Tahun 2015-2016

INDIKATOR KINERJA

AT

NO

Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

2015

2016

100 %

100%

KE

SE

H

1

REALISASI

Beberapa upaya telah dilakukan dalam rangka meningkatkan

D IN

AS

pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin yaitu : 

Advokasi dengan berbagai stakeholder dalam rangka pemenuhan anggaran dan sumber daya manusia



Pembangunan sarana dan prasarana puskesmas dan jaringannya untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan



Pembinaan dan pelatihan tenaga kesehatan dalam rangka peningkatan kompetensi pelayanan kesehatan

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

36

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016



Koordinasi dengan lintas program dan lintas sector terkait dalam kegiatan pemenuhan pelayanan kesehatan dassar bagi masyarakat miskin

3. Persentase

Pelayanan

Kesehatan

di

Puskesmas

yang

G

memenuhi standar.

PA TE N

BA N

D

U

N

Pusat Kesehatan Masyarakat yang selanjutnya disebut Puskesmas adalah fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat dan upaya kesehatan perseorangan tingkat pertama, dengan lebih mengutamakan upaya promotif dan preventif, untuk mencapai derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya di wilayah kerjanya.

BU

Dalam memberikan pelayanan kesehatan puskesmas harus berupaya meningkatkan mutu pelayanan kesehatan tersebut maka dari itu Puskesmas wajib diakreditasi secara berkala paling sedikit 3 (tiga) tahun sekali, sehingga pelayanan kesehatan di puskesmas memenuhi standar. Pada indicator ini puskesmas yang memberikan pelayanan

KA

kesehatan memenuhi standar di tahun 2016 sebanyak 10 puskesmas

AN

dari target 62 Puskesmas tercapai 16.13% dari target tahun 2016, dan jauh dibawah target dan tidak bisa dibandingkan dengan tahun 2015

AT

karena Akreditasi Puskesmas ini baru berjalan di tahun 2016, hal ini

H

dikarenakan sesuai dengan instruksi Permenkes Nomor 46 Tahun 2015

SE

Tentang Akreditasi menyatakan bahwa dalam pelaksanaan akreditasi dilakukan penilaian terhadap manajemen puskesmas, penyelenggaraan

KE

program kesehatan, dan pelayanan klinis dengan menggunakan

D IN

AS

standar akreditasi puskesmas yang ditetapkan

oleh Kementerian

Kesehatan Republik Indonesia. Dalam

rangka

mempersiapkan

Akreditasi

Puskesmas,

perlu

dilakukan persiapan baik sarana maupun prasarana di Puskesmas selain itu yang terpenting juga adalah persiapan dalam penyusunan Dokumen yang ada di Puskesmas.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

37

PA TE N

BA N

D

U

N

G

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

KA

BU

Gambar. 1 Kegiatan Akreditasi Puskesmas Tahun 2016

Beberapa langkah dalam persiapan Akreditasi sudah dilaksanakan

AN

diantaranya :

1. Pemetaan Puskesmas yang akan di Akreditasi pemetaan

AT

dilakukan berdasarkan hasil kinerja Puskesmas. dari 62 (Enam

SE

H

puluh dua) Puskesmas hanya 10 (Sepuluh) Puskesmas yang di Akreditasi Tahun 2015-2016

D IN

AS

KE

2. Sosialisasi

Akreditasi

melalui

WorksShop

Akreditasi

Puskesmas 3. Lokakarya Akreditasi Self Asesment, 4. Pendampingan Akreditasi Workshop Akreditasi

4. Persentase Puskesmas, Puskesmas pembantu dan jaringannya yang dibangun sesuai standar. Persentase Puskesmas, puskemas pembantu dan jaringannya yang dibangun sesuai standar diperoleh dari perhitungan jumlah

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

38

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

puskesmas, puskesmas pembantu dan jaringannya yang sudah dibangun dengan jumlah seluruh puskesmas. Pada tahun 2016 jumlah Puskesmas, puskesmas pembantu dan jaringannya yang dibangun ada 25 bangunan (Puskesmas : Kopo, Sugihmukti, Ibun, Sudi, Cicalengka, Cimenyan, Cikaro, Pacet, Majalaya,

Banjaran

DTP,

Ciparay,

Ciluluk,

G

Margahayuselatan,

U

N

Cipedes, Cibeunying, Arjasari, Rumah Dinas Medis Rancaekek,

D

Rumah Dinas Paramedis Rancaekek, Baleendah, Soreang, Rumah

BA N

Dinas Medis Kertasari, Poskesdes Ciaro, Poskesdes Mandalawangi, Poskesdes Ciporeat dan Poskesdes Cibodas),

secara target dan

realisasi telah mencapai target 100 persen dari target pembangunan

PA TE N

puskesmas, puskesmas pembantu dan jaringannya pada tahun 2016, akan tetapi jika dibandingkan secara keseluruhan dari puskesmas , puskesmas pembantu dan jaringannya yang harus dibangun masih

BU

berada di bawah 100% yaitu sebesar 58.25% jika dibandingkan dengan tahun 2015 realisasi pembangunan puskesmas terdapat

D IN

AS

KE

SE

H

AT

AN

KA

kenaikan sekitar 1.75%.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

39

KA

BU

PA TE N

BA N

D

U

N

G

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

AN

Gambar 2 : Puskesmas Ciwidey, Puskesmas Sugihmukti, Poned Arjasari, Poskesdes

AT

Cibodas dan Poskesdes Ciaro.

H

Keberhasilan pembangunan puskesmas, puskesmas pembantu

SE

dan jaringannya ini tidak terlepas dari berbagai intervensi yaitu :

b)

Dukungan

dari

berbagai

sector

melalui

musyawarah

perencanaan pembangunan (Musrenbang) mulai dari tingkat desa sampai kabupaten. Melakukan

advokasi

ke

stakeholder

yang

terkait

untuk

memperoleh dukungan untuk penganggaran pembangunan

D IN

AS

KE

a)

tersebut.

c)

Melakukan advokasi ke pemerintah daerah untuk menyediakan tenaga kesehatan khususnya dokter dan bidan untuk ditempatkan di sarana fasilitas kesehatan tersebut.

d)

Selain pembangunan diajukan juga beserta peralatan kesehatan dan alat promosi kesehatan sebagai salah satu menu

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

40

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

musrenbang mulai dari desa sampai ke Kabupaten Bidang Kesehatan. Dari keberhasilan tersebut tidak terlepas dari beberapa kendala diantaranya dalam penyedian lahan atau pengadaan tanah dan pembuatan IMB terutama untuk sertifikat Hak Milik Tanah, sehingga

G

perlu adanya kerjasama dari berbagai pihak terutama dalam

BA N

5. Rata-rata belanja obat yang bermutu per kapita

D

U

N

penguatan oleh stakeholder yang berkepentingan.

Rata-rata belanja obat yang bermutu per kapita adalah jumlah alokasi perkapita kebutuhan obat dibagi jumlah penduduk. Pada tahun

PA TE N

2016 Rata-rata belanja obat uang bermutu per perkapita ini sebesar 2.767,- Rp/Kapita masih berada dibawah dari target 4.630 Rp/Kapita atau sebesar 59.76% dari target, dibandingkan dengan tahun 2015

BU

mengalami kenaikan sekitar 624,- Rp/Kapita atau sekitar 29,1% ratarata belanja obat yang bermutu perkapita.

KA

Alokasi obat ideal perkapita versi KONAS 9000,- Rp/Kapita sebagai target nasional. Nilai nominal perkapita kebutuhan obat tahun 2016 di

AN

Kabupaten Bandung 2.767,- Rp/Kapita sementara versi KONAS Rp.

AT

9000,- artinya kebutuhan obat perkapita di Kabupaten Bandung sebesar 30.74% lebih rendah dari target versi KONAS, hal ini menggambarkan

H

bahwa kebutuhan obat berdasarkan versi KONAS masih jauh dari

SE

komitmen KONAS tetapi upaya kearah tersebut terus dilakukan seiring

KE

dengan peningkatan pelayanan kesehatan yang berkualitas dan

Rata-rata belanja obat yang bermutu per kapita :

D IN

AS

merata, berikut dibawah ini perbandingan capaian indicator kinerja

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

41

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Table . 3 Realisasi Indikator Kinerja Rata - Rata Belanja Obat yang bermutu per kapita (Rp/Kap) Tahun 2015-2016

2015 2143

bermutu per kapita (Rp/Kap)

Rp/Kapita

Sumber : LKIP 2015 - 2016

G N

Rata - Rata Belanja Obat yang

2016 2767

Rp/Kapita

BA N

5

REALISASI

U

INDIKATOR KINERJA

D

NO

PA TE N

Hal ini disebabkan tingkat pertumbuhan penduduk Kabupaten Bandung yang terus meningkat sementara peningkatan perkapita penduduk tidak terlalu signifikan.

Factor peningkatan capaian indicator ini di tahun 2016 dikarenakan

BU

adanya dana yang bersumber dari kapitasi BPJS

Kesehatan yang

KA

memberikan dampak yang cukup besar. Dalam kerangka anggaran alokasi pembiayaan terutama untuk

AN

ketersediaan farmasi obat kenaikannya tidak berbanding lurus dengan

AT

pertumbuhan penduduk, akan tetapi bila dilihat secara keseluruhan alokasi anggaran belanja obat yang bermutu pada dinas kesehatan

H

akan berbeda dikarenakan dengan adanya penambahan alokasi

SE

anggaran dari kapitasi BJPS sehingga secara pembiayaan alokasi

D IN

AS

KE

anggaran obat cukup terpenuhi.

6. Persentase produk olahan makanan dan minuman yang telah tersertifikasi layak edar. Persentase produk olahan makanan dan minuman yang telah tersertifikasi layak edar, didapat dari perhitungan persentase jumlah industri yang mengikuti penyuluhan tentang pengelolaan pangan industri rumah tangga makanan dan minuman dan telah diperiksa dan dibina keamanan dan layak untuk di edarkan. Berdasarkan hasil kegiatan tahun 2016, dari sasaran 40% pengelola industri produk

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

42

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

olahan makanan dan minuman yang telah tersertifikasi layak edar tercapai sekitar 64.80% dari pengelola industri produk olahan makanan dan minuman yang tersertifikasi layak edar, artinya telah mencapai target yang direncanakan.

G

Table . 4

U

N

Realisasi Indikator Kinerja

D

Persentase produk olahaan makanan dan minuman

BA N

yang telah tersertifikasi layak edar

NO

PA TE N

Tahun 2015-2016

INDIKATOR KINERJA Persentase produk olahaan

makanan dan minuman yang telah

2016

93.20%

64.80%

KA

tersertifikasi layak edar

2015

BU

6

REALISASI

Jika dibandingkan dengan tahun 2015 mengalami penurunan yang tajam

sample

28.4% untuk

hal

ini

sertifikasi

dikarenakan berbeda

pada

dengan

saat tahun

AT

pengambilan

sekitar

AN

cukup

sebelumnya dan di tahun 2016 ini pengambilan sample lebih selektif

SE

H

dan baik serta meningkatnya pengetahuan petugas sehingga hasil pengambilan sample banyak ditemukan yang tidak layak edar. Dari

KE

tahun 2015-2016 jumlah produk olahan makanan dan minuman yang

D IN

AS

layak edar memberikan gambaran peningkatan, hal ini menunjukkan animo pengelola industri rumah tangga begitu besar, sebagai persyaratan dalam memproduksi olahan yang sesuai persyaratan kesehatan. Berbagai upaya telah dilakukan diantaranya : 

Pertemuan lintas sector dalam rangka tindaklanjut hasil kajian farmasi dan makanan minuman



Pengawasan peredaran makanan dan minuman di wilayah kabupaten Bandung

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

43

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016



Operasi pasar dalam rangka pengawasan peredaran makanan dan minuman pada hari raya besar



Penyuluhan kepada pedagang jajanan di sekolah



Penyebarluasan

informasi

mengenai

makanan

dan

minuman di kecamatan

G

Pemeriksaan sample makanan dan minuman jajanan anak dan

makanan

minuman

yang

teridentifikasi

U

sekolah

N



D

mengandung bahan berbahaya di sekolah dan di pasar

BA N

tradisional.

Upaya ini akan terus dikembangkan sejalan dengan maraknya industri olahan rumah tangga dalam meningkatkan taraf kehidupan

PA TE N

ekonomi, namun demikian hal tersebut belum mencapai maksimal disebabkan belum seluruhnya produk olahan makanan dan minuman layak edar untuk mencapai indicator ini diperlukan dukungan dan

BU

intervensi dari sector terkait.

KA

7. Meningkatnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan Sumber daya manusia kesehatan dalam aspek jumlah, kualitas dan

AN

penyebarannya terus membaik, namun masih belum mampu memenuhi

AT

kebutuhan pelayanan kesehatan di seluruh wilayah terutama bila dilihat dari segi perbandingan dengan jumlah penduduk, padahal menurut

SE

H

rekomendasi WHO seharusnya 1 orang tenaga medis (dokter umum) per 1.000 penduduk, sedangkan ditahun 2016 jumlah penduduk di

KE

kabupaten Bandung sebesar 3.534.111 jiwa dengan jumlah tenaga

D IN

AS

medis sekitar 1.084 orang sehingga rasio jumlah tenaga medis masih dibawah

standar,

sedangkan pertambahan tenaga medis tidak

mengalami kenaikan secara signifikan. Secara kualitas sumber daya manusia kesehatan pada tahun 2016 masih berada di kisaran angka 37,51% dan telah mencapai target 37,60%.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

44

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Table . 5 Realisasi Indikator Kinerja Meningkatnya kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kesehatan Tahun 2015-2016 REALISASI

33,87%

37,51%

Sumber

Daya Manusia (SDM) Kesehatan

BA N

D

6

kualitas

2016

N

Meningkatnya

2015

G

INDIKATOR KINERJA

U

NO

Jika dibandingkan dengan tahun 2015 kualitas sumber daya manusia

PA TE N

kesehatan mengalami kenaikan sebesar 3,64%.

Peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan dikarenakan semakin meningkatnya jumlah tenaga kesehatan yang dilatih maupun

BU

diklat sehingga lebih berkompeten di dalam memberikan pelayanan kesehatan.

KA

Berbagai upaya telah dilakukan untuk meningkatkan kulaitas sumber daya manusia kesehatan tersebut melalui : Advokasi dengan berbagai stakeholder dalam rangka

AN

 

AT

pemenuhan anggaran dan sumber daya manusia Pembinaan dan pelatihan tenaga kesehatan dalam rangka

H

peningkatan kompetensi pelayanan kesehatan

D IN

AS

KE

SE

 

Melakukan

kegiatan

supervise

fasilitatif

bagi

tenaga

kesehatan Rekrutmen tenaga kesehatan melalui rekrutmen tenaga BLUD UPTD Yankes.

Sasaran 2: Menurunnya Angka Kesakitan dan Kematian akibat penyakit menular dan tidak menular.

Sasaran ini dimaksudkan untuk menggambarkan lingkungan sehat sebagai pengendalian penyakit akibat lingkunganmempunyai 3 indikator pencapaian sasaran, yaitu : Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

45

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

8. Umur Harapan Hidup (UHH) / Angka Harapan Hidup (AHH) Pada tahun 2016 Usia Harapan Hidup Kabupaten Bandung adalah sebesar 73,18 tahun adapun UHH ini juga merupakan hasil perkiraan tim analisis LKPJ yang didampingi oleh Badan Pusat Statistik Kabupaten

G

Bandung, jika dibandingkan dengan target maka UHH ini sudah melebihi

U

N

dari yang di targetkan, interprestasinya dari angka harapan hidup ini

D

adalah seorang bayi yang dilahirkan di Kabupaten Bandung pada tahun

BA N

2016 mempunyai harapan untuk hidup selama 73,18 tahun ke depan; Berikut di bawah ini angka harapan hidup pada tahun 2015 dan tahun 2016 :

PA TE N

Table . 6

Realisasi Indikator Kinerja

Umur Harapan Hidup (UHH) / Angka Harapan Hidup (AHH)

KA

BU

Tahun 2015-2016

INDIKATOR KINERJA

8

Umur Harapan Hidup (UHH) / Angka

REALISASI 2015

2016

71,03 tahun

73,18 tahun

AT

AN

NO

Harapan Hidup (AHH)

SE

H

Apabila dibandingkan dengan capaian tahun 2015 UHH ini mengalami peningkatan sekitar 2,15 poin. Keberhasilan program

KE

kesehatan terutama dalam pencapaian indeks kesehatan dan usia

D IN

AS

harapan hidup bukan hanya tanggung jawab Dinas Kesehatan namun merupakan tanggung jawab bersama antara unsur pemerintah, swasta, akademisi, serta masyarakat sehingga untuk dapat mencapai targetnya harus ada kerjasama yang baik antara unsur pemerintah, swasta, akademisi, serta masyarakat. Seiring dengan teori yang ada bahwa bila angka harapan hidup meningkat maka angka kematian akan rendah, semakin tinggi kualitas kesehatan maka angka kematian semakin rendah. Keberhasilan ini tidak terlepas dari intervensi program kesehatan dan dukungan berbagai sector terkait serta kebijakan dari pemerintah.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

46

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

9. Angka Kematian Bayi (AKB) Salah satu Indikator keberhasilan pembangunan bidang kesehatan adalah Angka Kematian Bayi (AKB). Angka Kematian Bayi (AKB) atau Infant Mortality Rate (IMR) adalah jumlah kematian bayi dibawah usia satu tahun pada setiap 1000 kelahiran

N

G

hidup.

U

Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Bandung tahun 2015

D

sebesar 33,64 per 1000 kelahiran hidup, sedangkan di tahun 2016 angka

sebesar 33,62 per 1000 kelahiran hidup.

BA N

kematian bayi belum diliris. Namun kami punya target AKB tahun 2016

PA TE N

Secara kasus jumlah kematian bayi di Kabupaten Bandung pada tahun 2016 sebanyak 214 bayi yang terlaporkan melalui puskesmas, dengan beberapa penyebab diantaranya adalah : BBLR sebanyak 108 kasus (50,47%), kelainan kongenital sebanyak 18 kasus (8,41%), asfiksia

BU

sebanyak 13 kasus (6,08%), sepsis sebanyak 8 kasus (3,74%), hypotermi sebanyak 4 kasus (1,87%), infeksi sebanyak 2 kasus (0,94%) dan sebab

KA

lain sebanyak 40 kasus (18,69%).

AN

Jika dibandingkan dengan tahun 2015 kasus kematian bayi mengalami kenaikan sekitar 51 kasus hal ini dikarenakan berbagai

AT

banyak factor : rendahnya tingkat social ekonomi, rendahnya kualitas

H

pengetahuan, perilaku dan lingkungan kesehatan masyarakat serta

SE

kurangnya penanganan kegawatdaruratan pada kasus. Beberapa upaya telah dilakukan dalam rangka menurunkan kasus

D IN

AS

KE

kematian bayi yaitu : 

Advokasi dengan berbagai stakeholder dalam rangka pemenuhan anggaran dan sumber daya manusia



Pembangunan sarana dan prasarana puskesmas dan jaringannya untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan



Pembinaan dan pelatihan tenaga kesehatan dalam rangka peningkatan kompetensi pelayanan kesehatan



Kegiatan audit maternal dan perinatal di puskesmas dan poned

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

47

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

10. Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil (Ke 4) Capaian kinerja Pemerintah Daerah Kab/Kota dalam memberikan pelayanan kesehatan ibu hamil dinilai dari cakupan Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil (k4) sesuai standar di wilayah kab/kota tersebut dalam kurun waktu 1

G

tahun.

U

N

Pada tahun 2016, cakupan ibu hamil yang mendapatkan Pelayanan

BA N

ditargetkan baik target kabupaten maupun target nasional.

D

antenatal (K4) mencapai 91,20% dan belum mencapai dari yang

Berikut dibawah ini capaian pelayanan kesehatan ibu hamil (Ke4) dari tahun 2015 – 2016 :

PA TE N

Table . 7

Realisasi Indikator Kinerja

Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil (Ke 4)

KA

BU

Tahun 2015- 2016

INDIKATOR KINERJA

10

Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil (K4)

REALISASI 2015

2016

91.50%

91.20%

AT

AN

NO

H

Jika dibandingkan tahun sebelumnya yaitu 2015 capaian tersebut

SE

mengalami penurunan sekitar 0.30%.

KE

Ada beberapa kendala dalam mencapai target cakupan tersebut

diantaranya, peningkatan jumlah sasaran ibu hamil seiring dengan

D IN

AS

pertambahan jumlah penduduk dan sasaran ibu hamil, masih kurangnya pemahaman dan pengetahuan ibu hamil serta masyarakat dalam hal kesehatan ibu hamil. Upaya yang telah dilakukan dalam meningkatkan pelayanan kesehatan ibu hamil ini diantaranya adalah :  Koordinasi lintas program dan lintas sector dalam menetapan kebijakan program dan penyediaan anggaran program kesehatan ibu

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

48

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

 Pembangunan

dan

pemenuhan

sarana

dan

parsarana

poskesdes sebagai sarana mendekatkan akses pelayanan kesehatan ibu hamil.  Pembinaan dan magang medis , paramedis puskesmas  Pendampingan ibu hamil di kecamatan

G

 Layanan call center SIKIBBLA SABILULUNGAN / sms gateway Kesehatan

Rumah

mempersiapkan kesehatan reproduksinya.

Tangga)

dalam

D

(Perbekalan

BA N

PKRT

U

N

 Pembinaan pelayanan kesehatan peduli remaja (PKPR) dan

 Kegiatan Audit Maternal dan Perinatal di Puskesmas dan PONED

PA TE N

 Kegitan Workshop Forum KIBBLA (Kesehatan Ibu, Bayi Baru Lahir dan Anak)

BU

11. Cakupan Balita Gizi Buruk yang mendapat perawatan Gangguan gizi buruk pada balita berkaitan dengan faktor dan

pengetahuan

mendasar

akan

kesehatan

dari

AN

masyarakat itu sendiri.

KA

ekonomi

Gangguan gizi adalah kondisi tidak tercukupinya jumlah zat gizi

AT

pada makanan yang dikonsumsi oleh seorang bayi atau anak. Ada

H

beberapa hal yang sering merupakan penyebab terjadinya gangguan

SE

gizi, baik secara langsung maupun tidak secara langsung dan bila hal tersebut dibiarkan terus-menerus akan menyebabkan infeksi pada

KE

mereka. Antara kecukupan gizi dan penyakit infeksi terdapat

D IN

AS

hubungan sebab akibat yang timbal balik sangat erat. Gizi buruk pada seorang bayi dan anak menyebabkan mudahnya terjadi infeksi karena daya tahan tubuh menurun. Pada tahun 2016 cakupan balita gizi buruk ada 107 balita dan telah mendapatkan perawatan sehingga telah mencapai dari target cakupan balita gizi buruk yang mendapatkan perawatan, jika dibandingkan

dengan

tahun

2015

secara

kasus

mengalami

peningkatan sekitar 51 balita, namun secara target cakupan balita gizi buruk yang mendapatkan perawatan masih tetap tercapai 100%. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

49

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Table . 8 Realisasi Indikator Kinerja Cakupan Balita Gizi Buruk yang mendapat perawatan

mendapat perawatan

Beberapa

hambatan

dalam

diantaranya sebagai berikut :

penanggulangan

gizi

buruk

Rendahnya dukungan dari masyarakat dan berbagai pihak

BU



PA TE N

11

2016 100%

D

Cakupan Balita Gizi Buruk yang

2015 100%

U

REALISASI

INDIKATOR KINERJA

BA N

NO

N

G

Tahun 2015- 2016

terhadap kegiatan penanggulangan gizi buruk terutama 

KA

dalam kegiatan posyandu. Terbatasnya pengetahuan ibu balita tentang status gizi

Pola asuh balita yang kurang yang dapat menyebabkan balita

AT



AN

pada balita

gizi buruk disamping adanya faktor lainnya misalnya penyakit

D IN

AS

KE

SE

H

yang penyerta, kelainan kongenital dan berat badan lahir



rendah. Terbatasnya dana operasional, sarana dan prasarana di posyandu.

Upaya Tindak Lanjut: Untuk mengatasi hambatan diatas, berikut telah disusun beberapa alternatif penyelesaian masalah yang dapat mendorong terselesainya hambatan, sebagai berikut : 

Pemberdayaan Masyarakat dengan upaya pencegahan balita gizi

buruk

melalui

kegiatan

penyuluhan

gizi

kepada

masyarakat terutama ibu balita, baik di Puskesmas atau di posyandu serta bimbingan teknis kepada kader posyandu Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

50

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016



Advokasi dalam meningkatkan komitmen dan peran aktif para pemangku

kepentingan

melalui

pertemuan

dan

penyelenggaraan lokakarya baik lintas program maupun lintas sektor. 

Melakukan pelacakan balita gizi buruk, memperbaiki sistem

G

rujukan dan pasca rujukan sehingga mengurangi risiko jatuh

SE

H

AT

AN

KA

BU

PA TE N

BA N

D

U

N

kembali balita ke dalam status gizi buruk.

KE

Gambar. 3 Salah satu Pemberian Makanan Tambahan untuk Balita yang menderita Gizi Buruk

D IN

AS

12. Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin Pelayanan kesehatan ibu bersalin salah satu Indikatornya adalah pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yg memiliki kompetensi kebidanan (Pn). Indikator ini memberikan gambaran tingkat kemampuan Pemerintah dalam menyediakan pelayanan persalinan berkualitas yang ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih serta partisipasi masyarakat dalam mengakses pelayanan kesehatan ibu bersalin. Pada tahun 2016 capaian pelayanan kesehatan ibu bersalin sebesar 88,7% lebih rendah dari target 100%, bila dibanding dengan tahun 2015 cakupan indikator ini meningkat sekitar 0,4% namun tidak signifikan.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

51

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Beberapa upaya prioritas yang telah dilakukan dalam meningkatkan capaian indikator Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin, sebagai berikut: 1. Penguatan motivasi dan komitmen tenaga kesehatan setempat dalam menjalankan program. 2. Advokasi ke pemerintah daerah terkait ketersediaan dan distribusi kesehatan

(khususnya

bidan)

yang

merata

serta

G

tenaga

U

N

penyediaan alokasi APBD yang memadai untuk mendukung

D

kegiatan kesehatan ibu.

program

BA N

3. Meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan dalam

kesehatan ibu, baik di Puskesmas maupun di desa dan tetap menjalankan kemitraan bidan dan dukun.

PA TE N

4. Memperkuat manajemen dan jejaring pelayanan persalinan di fasilitas kesehatan.

5. Menetapkan kebijakan tentang seluruh persalinan harus ditolong

BU

oleh tenaga kesehatan dan diupayakan dilakukan di fasilitas kesehatan.

KA

6. Kegiatan SIjari Emas KIBBLA dengan Call Center SIKIBBLA

D IN

AS

KE

SE

H

AT

AN

SABILULUNGAN

Gambar. 4 Alur Kegiatan SIJari Emas Sabilulungan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

52

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

7. Memberi orientasi

dan berbagai pelatihan tenaga kesehatan

PONED dan Puskesmas. 8. Menyediakan akses dan pelayanan kegawat daruratan kebidanan dan bayi baru lahir dasar di tingkat Puskesmas (PONED) 9. Pengembangan program Kemitraan Bidan dan Dukun serta

G

Rumah Tunggu Kelahiran.

13. Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir

BA N

D

U

N

10. Penyediaan anggaran terkait dengan Jampersal dan Jamkesmas

Indikator ini di ukur dari persentase jumlah kunjungan bayi baru

PA TE N

lahir yang memperoleh pelayanan kesehatan sesuai standar dibagi dengan semua jumlah bayi baru lahir di suatu wilayah pada kurun waktu tertentu.

BU

Pada Tahun 2016, sebanyak 62.481 bayi baru lahir atau sekitar 91,3% telah mendapatkan pelayanan sesuai standar dan

2015 terjadi

KA

masih berada dibawah target 100%, jika dibandingkan dengan tahun penurunan sebesar 1,9%. Pelayanan kesehatan di

AN

pencapaian ini didalamnya adalah komposit pelayanan lintas program

AT

meliputi imunisasi dasar lengkap, vitamin A dan pemantauan tumbuh kembang.

H

Faktor pendukung dan penghambat capaian indikator kinerja ini dapat

KE

SE

dijelaskan sebagai berikut:

D IN

AS

1) Faktor Pendukung : a. Adanya perhatian dan dukungan dari pemerintah daerah setempat. b. Kemauan masyarakat untuk meningkatkan kesehatan bayi di lingkungannya. c. Tingginya motivasi dari tenaga kesehatan setempat. d. Pengintegrasian Layanan Sosial Dasar di Posyandu e. Tersedianya dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) bagi Puskesmas.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

53

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

2) Faktor Penghambat: a. Kurangnya dukungan dari para pemangku kepentingan, dimana posyandu hanya didukung oleh tenaga kesehatan dari puskesmas setempat. b. Kualitas dan kuantitas dari kader masih kurang pejabat

desa

atau

RW

mempengaruhi

G

c. Bergantinya

U

N

pergantian kader posyandu.

D

d. Terbatasnya dana operasional, sarana dan prasarana di

e. Kurangnya

pengetahuan

tenaga

BA N

posyandu.

kesehatan

dalam

kader posyandu. f.

PA TE N

pemantauan pertumbuhan, konseling dan pendampingan

Kurangnya sosialisasi kepada masyarakat tentang fungsi dan pentingnya posyandu.

BU

3) Upaya Tindak Lanjut:

Untuk mengatasi hambatan diatas, berikut telah disusun beberapa

KA

alternatif penyelesaian masalah yang dapat mendorong terselesainya hambatan, sebagai berikut :

AN

a. Advokasi dan readvokasi kepada pemangku kepentingan

AT

terkait

H

b. Memanfaatkan dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puskesmas.

D IN

AS

KE

SE

c. Melakukan bimbingan teknis kepada tenaga kesehatan dan kader posyandu

14. Pelayanan Kesehatan Balita Capaian

Kinerja

Pemerintah

Daerah

Kabupaten/Kota

dalam

memberikan pelayanan kesehatan balita usia 0-59 bulan dinilai dari cakupan balita yang mendapat pelayanan kesehatan balita sehat sesuai standar di wilayah kerjanya dalam kurun waktu satu tahun. Pada tahun 2016 pelayanan kesehatan balita mencapai 84,4% atau sekitar 278.069 balita dan belum mencapai dari yang ditargetkan 100%.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

54

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Table . 9 Realisasi Indikator Kinerja Cakupan Pelayanan Kesehatan Balita Tahun 2015- 2016

Pelayanan Kesehatan Balita

2016

82,2%

84,4%

BA N

D

13

2015

N

INDIKATOR KINERJA

U

NO

G

REALISASI

PA TE N

Jika dibandingkan dengan tahun 2015 maka pelayanan kesehatan balita ini mengalami kenaikan sekitar 2,2%.

Beberapa upaya telah dilakukan untuk meningkatkan pelayanan

BU

kesehatan balita ini melalui :  Advokasi dengan berbagai stakeholder dalam rangka pemenuhan anggaran dan sumber daya manusia Pembangunan sarana dan prasarana puskesmas dan

KA

 

AN

jaringannya untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan Pembinaan dan pelatihan tenaga kesehatan dalam rangka

Mengintegrasikan kegiatan dengan kegiatan pemberdayaan

H



AT

peningkatan kompetensi pelayanan kesehatan

SE

masyarakat melalui poskesdes dan kegiatan lintas program.

KE

15. Pelayanan Kesehatan pada Usia Pendidikan Dasar

D IN

AS

Pelayanan Kesehatan pada Usia Pendidikan Dasar

adalah

penjaringan kesehatan yang diberikan kepada anak usia pendidikan dasar, minimal satu kali pada kelas 1 dan kelas 7 yang dilakukan oleh puskesmas. Pada tahun 2016 pelayanan kesehatan pada usia pendidikan dasar mencapai 89% masih dibawah target 100%.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

55

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Table . 10 Realisasi Indikator Kinerja Pelayanan Kesehatan pada Usia Pendidikan Dasar Tahun 2015- 2016

N

89,0%

BA N

Pendidikan Dasar

99,2%

PA TE N

14

2016

U

Pelayanan Kesehatan pada Usia

2015

D

INDIKATOR KINERJA

G

REALISASI NO

Jika dibandingkan dengan tahun 2015 terjadi penurunan sekitar 10,2%.

Kegiatan pelayanan kesehatan pada usia dasar dilakukan pada

BU

peserta didik kelas 1 dan kelas 7, pada tahun 2016 telah menjangkau Sekolah Dasar dan sederajat yang dijaring

KA

70.315 anak/siswa kesehatannya.

AN

Beberapa upaya telah dilakukan untuk meningkatkan capaian indicator ini diantara adalah :

AT

a. Advokasi dan readvokasi kepada pemangku kepentingan

H

terkait

SE

b. Pembinaan Tim UKS

pendidikan dasar dengan kegiatan sekolah sehat. d. Penyuluhan

dan

pembinaan

melalui

kegiatan

pemberdayaan guru sekolah

D IN

AS

KE

c. Mengintegrasikan kegiatan pelayanan kesehatan usia

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

56

PA TE N

BA N

D

U

N

G

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

BU

Gambar. 5 Kegiatan Pemberdayaan sekolah

16. Pelayanan Kesehatan pada Usia Produktif kinerja

Pemerintah

KA

Capaian

Daerah

Kabupaten/Kota

dalam

AN

memberikan pelayanan skrining kesehatan warga negara berusia usia 15–59 tahun dinilai dari persentase pengunjung usia 15–59 tahun yang

AT

mendapat pelayanan skrining kesehatan sesuai standar di wilayah

H

kerjanya dalam kurun waktu satu tahun.

SE

Pada tahun 2016 capaian pelayanan kesehatan 23,7% masih jauh

KE

berada di bawah target 100% dan untuk indicator ini belum bisa

D IN

AS

dibandingkan dengan tahun lalu dikarenakan kegiatan ini baru terlaksana dan merupakan program baru, walaupun secara pelayanan telah dilaksanakan di tahun sebelumnya namun secara komperehensif dan khusus baru dilaksanakan di tahun 2016. Pelayanan skrinning ini dilakukan di Puskesmas dan jaringannya (Posbindu PTM) serta fasilitas kesehatan lainnya. Beberapa upaya telah dilakukan untuk peningkatan pelayanan skrinning ini sebagai berikut :  Advokasi dengan berbagai stakeholder dalam rangka pemenuhan anggaran dan sumber daya manusia

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

57

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016



Sosialisasi pelayanan kesehatan pada usia produktif melalui promosi kesehatan



Mengembangkan Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU) Penyakit Tidak Menular



Pembinaan dan pelatihan tenaga kesehatan dalam rangka

masyarakat

melalui

N

Pemberdayaan

berbagai

kegiatan

U



G

peningkatan kompetensi pelayanan kesehatan

BA N

D

promosi kesehatan

Capaian

kinerja

PA TE N

17. Pelayanan Kesehatan pada Usia Lanjut Pemerintah

Daerah

Kabupaten/Kota

dalam

memberikan skrining kesehatan pada warga negara usia 60 tahun

BU

keatas dinilai dari persentase pengunjung berusia 60 tahun keatas yang mendapatkan skrining kesehatan sesuai standar minimal 1 kali di

D IN

AS

KE

SE

H

AT

AN

KA

wilayah kerjanya dalam kurun waktu satu tahun.

Gambar. 6 Kegiatan Hari Lanjut Usia Nasional Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

58

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

18. Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi Pelayanan kesehatan sesuai standar bagi penderita hipertensi, dinilai

dari

persentase

jumlah

penderita

hipertensi

yang

mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar di wilayah

G

kerjanya dalam kurun waktu satu tahun.

N

Pada tahun 2016 pelayanan kesehatan penderita hipertensi

D

U

mencapai 12,42% sangat jauh dibawah target 100%, pada

BA N

pelayanan ini pun sama belum bisa dibandingkan dengan tahun sebelumnya dikarenakan program ini baru, di tahun sebelumnya

PA TE N

hanya dilakukan pelayanan kesehatan penderita hipertensi dengan terapi sederhana dan rujukan saja.

Pelayanan kesehatan penderita hipertensi meliputi :

a)

Pelayanan kesehatan sesuai standar diberikan kepada

Pelayanan kesehatan hipertensi sesuai standar meliputi:

KA

b)

BU

penderita Hipertensi di FKTP.

pemeriksaan dan monitoring tekanan darah, edukasi, diet

seimbang,

aktifitas

fisik,

dan

pengelolaan farmakologis. Pelayanan kesehatan berstandar ini dilakukan untuk

SE

H

AT

c)

AN

pengaturan

untuk usia di bawah 60 th dan <150/90 mmHg untuk penderita 60 tahun ke atas dan untuk mencegah

KE AS D IN

mempertahankan tekanan darah pada <140/90 mmHg

terjadinya komplikasi jantung, stroke, diabetes melitus dan penyakit ginjal kronis.

d)

Selama menjalani pelayanan kesehatan sesuai standar, jika tekanan darah penderita hipertensi tidak bis dipertahankan sebelumnya

sebagaimana atau

dimaksud

mengalami

pada

komplikasi,

poin maka

penderita perlu dirujuk ke FKTL yang berkompeten. Beberapa upaya telah dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan penderita hipertensi adalah: Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

59

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016



Advokasi dengan berbagai stakeholder dalam rangka pemenuhan anggaran dan sumber daya manusia



Sosialisasi pelayanan kesehatan pada pelayanan kesehatan pada penderita hipertensi melalui promosi kesehatan



Mengembangkan Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU)

N

Pembinaan dan pelatihan tenaga kesehatan dalam rangka

U



G

Penyakit Tidak Menular

Pemberdayaan

masyarakat

melalui

promosi kesehatan

kegiatan

Bekerjasama dengan FKTL yang berkompeten dalam

PA TE N



berbagai

BA N



D

peningkatan kompetensi pelayanan kesehatan

penanganan rujukan kasus.

19. Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes Militus Kabupaten/Kota

BU

Pemerintah

mempunyai

kewajiban

untuk

KA

memberikan pelayanan kesehatan sesuai standar kepada seluruh penyandang diabetes melitus sebagai upaya pencegahan sekunder di

AN

wilayah kerjanya.

AT

Penduduk yang ditemukan menderita DM atau penyandang DM

H

memperoleh pelayanan kesehatan sesuai standar dan upaya promotif

SE

dan preventif di FKTP dan rujukan bial diuperlukan. Pada tahun 2016 pelayanan kesehatan penderita hipertensi

KE

mencapai 3,34% sangat jauh dibawah target 100%, pada pelayanan

D IN

AS

ini pun sama belum bisa dibandingkan dengan tahun sebelumnya dikarenakan program ini baru, dan di tahun sebelumnya pun hanya dilakukan deteksi dini kasus saja yang selanjutnya dilakukan penanganan rujukan ke rumah sakit. Pelayanan kesehatan diberikan kepada penyandang DM di FKTP sesuai standar meliputi 4 (empat) pilar penatalaksanaan sebagai berikut:

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

60

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

a)

Edukasi

b)

Aktifitas fisik

c)

Terapi nutrisi medis

d)

Intervensi farmakologis

G

Beberapa upaya telah dilakukan untuk meningkatkan pelayanan

Advokasi dengan berbagai stakeholder dalam rangka

Sosialisasi pelayanan kesehatan pada pelayanan kesehatan

BA N



D

pemenuhan anggaran dan sumber daya manusia

U



N

kesehatan penderita hipertensi adalah:

pada penderita diabetes militus melalui promosi kesehatan Mengembangkan Pos Pembinaan Terpadu (POSBINDU)

PA TE N



Penyakit Tidak Menular 

Pembinaan dan pelatihan tenaga kesehatan dalam rangka peningkatan kompetensi pelayanan kesehatan Pemberdayaan

masyarakat

BU



melalui

berbagai

kegiatan



KA

promosi kesehatan

Bekerjasama dengan FKTL yang berkompeten dalam

AT

AN

penanganan rujukan kasus.

SE

Berat

H

20. Pelayanan Kesehatan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ)

KE

Capaian kinerja Pemerintah Kabupaten/Kota dalam memberikan

pelayanan kesehatan ODGJ berat dinilai dengan jumlah ODGJ berat

D IN

AS

(psikotik) di wilayah kerja nya yang mendapat pelayanan kesehatan jiwa promotif preventif sesuai standar dalam kurun waktu satu tahun. Pada tahun 2016 pelayanan kesehatan orang dengan gangguan jiwa berat tercapai sekitar 61,8% belum mencapai target, terdapat kesenjangan dengan target sekitar 38,2% jika dibandingkan dengan tahun 2015 mengalami kenaikan signifikan sekitar 35,8% sedangkan bila dibandingkan dengan 3 tahun terakhir mengalami fluktuasi. Bila dibandingkan dengan target Nasional masih jauh mencapai target.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

61

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Beberapa hambatan dalam pelayanan kesehatan orang dengan gangguan jiwa berat di puskesmas diantaranya adalah : 

Kurangnya

persediaan

obat-obatan

essensial

untuk

pengobatan dasar dengan gangguan jiwa, hal ini dikarenakan kurangnya persediaan / supply dari produsen. Masih kurangnya frekuensi kunjungan rumah yang dilakukan

G



U

N

tenaga kesehatan (dokter dan perawat) karena keterbatasan

D

waktu dan tenaga, hal ini jumlah kunjungan di puskesmas

BA N

(balai Pengobatan) yang banyak sehingga kunjungan rumah tidak bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya; 

Kemampuan dan kapasitas perawat dalam kunjungan rumah

D IN

AS

KE

SE

H

AT

AN

KA

BU

PA TE N

kasus kejiwaaan masih kurang.

Gambar. 7 Kegiatan Bimbingan dan pendampingan Tim Psikiatri Upaya yang dilakukan diantaranya adalah : 

Penyediaan obat melalui belanja langsung oleh BLUD (Puskesmas)



Melakukan peningkatan kapasitas tenaga medis melalui pelatihan skrining diagnose dua menit.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

62

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016



Bekerjasama dengan lintas sector terkait dalam upaya pembinaan dan pengawasan teknis yang dilaksanakan oleh tenaga coordinator program kesehatan jiwa bersama dengan tenaga psikiatri dari RSUD Majalaya dan RSUD Soreang.

G

21. Pelayanan Kesehatan Penderita TB / Tuberculosis

U

N

Tuberkulosis/TB adalah penyakit menular langsung Sebagian besar

D

kuman TB menyerang paru, tetapi dapat juga mengenai organ tubuh

BA N

lainnya. Tuberkulosis masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di dunia terutama negara-negara yang sedang berkembang.

Pada tahun 2016 pelayanan kesehatan penderita tuberculosis men

PA TE N

capai 100% dan telah mencapai target dari sekitar 6.626 penderita TB dan telah diberikan pelayanan kesehatan sesuai standar, jika dibandingkan dengan tahun 2015 terjadi peningkatan sekitar 1,6% hal diantaranya status social

BU

ini banyak factor yang mempengaruhi

ekonomi, prilaku dan lingkungan serta pelayanan kesehatan.

KA

Table . 11

Realisasi Indikator Kinerja

AN

Pelayanan Kesehatan Penderita TB / Tuberculosis

H

INDIKATOR KINERJA

SE

NO

AT

Tahun 2015- 2016

KE

Pelayanan Kesehatan Penderita TB /

D IN

AS

14

REALISASI 2015

2016

99,2%

100%

Tuberculosis

Upaya yang telah dilakukan untuk mencapai target :  Validasi data dan monev Program TB ke Puskesmas dan Rumah Sakit  Memenuhi kebutuhan OAT melalui lintas vertikal (Dinkes Propinsi) guna menjamin keberlanjutan pengobatan dari pasien TB.  Pelibatan rumah sakit dalam layanan TB berkualitas, Public Private

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

63

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Mix (PPM) atau bauran layanan pemerintah – swasta adalah hubungan kerja sama antara pemerintah dengan institusi/ sektor swasta atau antara institusi/ sektor pemerintah dengan institusi/ sektor pemerintah dalam upaya ekspansi dan kesinambungan program pengendalian TB. PPM meliputi semua bentuk kolaborasi (seperti

kerjasama

dengan

industri/

G

pemerintah–swasta,

U

N

perusahaan/ tempat kerja, dengan RS swasta), dengan tujuan

masyarakat

terdampak

TB

memperoleh

serta

dijamin

BA N

bagi

D

menjamin akses layanan TB yang bermutu dan berkesinambungan

kesembuhannya.

PA TE N

 Pelayanan TB Multi Drugs Resistance (MDR) secara bertahap.  Monitoring Lab. Dan Pengambilan sample slide Fasyankes  Serah terima dan monitoring pasien MDR dari Rumah Sakit ke

BU

Puskesmas

KA

22. Pelayanan Kesehatan Orang dengan Resiko Terinfeksi HIV

AN

Pelayanan kesehatan orang dengan resiko terinfeksi HIV diberikan

AT

kepada orang berisiko terinfeksi HIV (ibu hamil, pasien TB, pasien IMS, waria/transgender, pengguna napza, dan warga binaan lembaga

SE

H

pemasyarakatan).

Pada tahun 2016 capaian pelayanan kesehatan orang dengan

KE

resiko terinfeksi HIV sekitar 6,64%

masih berda dibawah target

D IN

AS

100%., pada pelayanan ini pun sama belum bisa dibandingkan dengan tahun sebelumnya dikarenakan program ini baru, dan di tahun sebelumnya pun hanya dilakukan deteksi dini kasus saja yang selanjutnya dilakukan penanganan rujukan ke rumah sakit. Beberapa upaya telahdilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan orang dengan resiko terinfeksi HIV diantaranya adalah :  Advokasi dengan berbagai stakeholder dalam rangka pemenuhan anggaran dan sumber daya manusia

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

64

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016



Pembinaan dan pelatihan tenaga kesehatan dalam rangka peningkatan kompetensi pelayanan kesehatan



Pemberdayaan

masyarakat

melalui

berbagai

kegiatan

promosi kesehatan 

Melakukan Zero Survei : pengambilan sampel darah pada

N

Melaksanakan Mobile Voluntary Conseling Test (VCT) pada

U



G

kelompok resiko untuk pemeriksaan HIV

D

kelompok beresiko HIV Sosialisasi Aku Bangga Aku Tahu (ABAT)



Bekerjasama dengan FKTL yang berkompeten dalam

PA TE N

penanganan rujukan kasus.

BA N



23. Presentase Indikator Pencegahan dan penanggulangan penyakit menular dan tidak menular

BU

Indikator Pencegahan dan penanggulangan penyakit menular dan tidak menular pada tahun 2016 ini mencapai sekitar 20%, dari 5

KA

indikator yang di ukur presentasenya dan ini masih jauh dibawah dari target 100%, artinya baru ada indicator yang mencapai target sedang

AN

kan bila dibandingkan dengan tahun 2015 kelima indicator tersebut

AT

belum mancapai ada ynag mencapai target hal ini menunjukkan adanya peningkatan 20%. Adapun ke lima indicator yang menjadi

SE

H

perhitungan persentase tersebut adalah : Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi, Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes

KE

Militus, Pelayanan Kesehatan Orang dengan Gangguan Jiwa Berat,

D IN

AS

Pelayanan Kesehatan orang dengan TB dan Pelayanan Kesehatan orang dengan resiko terinfeksi HIV. Beberapa upaya yang telah dilakukan untuk meningkatkan pencapaian indicator ini adalah:  Advokasi

dengan

berbagai

stakeholder

dalam

rangka

pemenuhan anggaran dan sumber daya manusia  Sosialisasi

Pencegahan

dan

penanggulangan

penyakit

menular dan tidak menular melalui promosi kesehatan

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

65

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

 Mengembangkan

Pos

Pembinaan

Terpadu

(POSBINDU)

Penyakit Tidak Menular  Pembinaan dan pelatihan tenaga kesehatan dalam rangka peningkatan kompetensi pelayanan kesehatan  Pemberdayaan masyarakat melalui berbagai kegiatan promosi FKTL

yang

berkompeten

N

dengan

dalam

U

 Bekerjasama

G

kesehatan

BA N

D

penanganan rujukan kasus penyakit menular.

24. Cakupan Puskesmas Santun Lansia

Pada tahun 2016 cakupan puskesmas santun lansia mencapai 24%

PA TE N

melebihi dari target 18% namun jika dibandingkan dengan tahun 2015 tidak mengalami kenaikan (flattening).

Table . 12

BU

Realisasi Indikator Kinerja

Cakupan Puskesmas Santun Lansia

KA

Tahun 2015- 2016

INDIKATOR KINERJA

AN

NO

REALISASI

AT

Cakupan Puskesmas Santun Lansia

2016

24%

24%

SE

H

14

2015

KE

Puskesmas santun lansia merupakan pelayanan kesehatan bagi usia

lanjut di dalam gedung dengan sarana mulai dari pendaftaran, tempat

D IN

AS

pemeriksaan dan pengambilan obat terpisah dari pasien umum. Selain Puskesmas santun lansia terdapat juga Posbindu, yaitu salah satu upaya kegiatan pengendalian faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) berbasis masyarakat sebagai bentuk peran serta masyarakat dalam

upaya

monitoring

faktor

risiko

PTM,

deteksi

dini

dan

pengendalian faktor risiko secara mandiri dan berkelanjutan. Melalui kegiatan Posbindu PTM dilaksanakan monitoring, dan deteksi dini faktor risiko PTM (merokok, pola makan tidak sehat, kurang aktifitas fisik, obesitas, stress, hipertensi, hiperglikemi dan hiperkolesterol) Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

66

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

secara terpadu, rutin dan periodik, serta menindak lanjutinya secara dini faktor risiko yang ditemukan melalui konseling kesehatan dan segera merujuknya ke fasilitas pelayanan kesehatan dasar. Kenaikan ini tidak terlepas dari baiknya koordinasi pemangku kepentingan dalam menata

G

penyelenggaraan pelayanan kesehatan bagi usia lanjut.

U

N

25. Prevalensi Balita Stunting pada Anak Bawah Usia Dua Tahun

D

(Baduta)

BA N

Pembangunan kesehatan dalam periode tahun 2015-2019 difokuskan pada empat program prioritas yaitu penurunan angka kematian ibu dan bayi, penurunan prevalensi balita pendek (stunting), pengendalian

PA TE N

penyakit menular dan pengendalian penyakit tidak menular. Upaya peningkatan status gizi masyarakat termasuk penurunan prevalensi balita pendek menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.

BU

Prevalensi balita stunting pada anak baduta ini didapatkan dari hasil

menurut umur (TB/U).

tinggi badan

KA

bulan penimbangan balita dengan membandingkan

Target penurunan prevalensi stunting (pendek dan sangat pendek)

AN

pada anak baduta (dibawah 2 tahun) pada tahun 2016 adalah menjadi

AT

12% dengan realisasi capaian sekitar 7,98% hal ini sangat baik dari yang ditargetkan artinya jika angka prevalensi semakin kecil dari yang

H

ditargetkan maka semakin baik kejadian balita pendek atau stunting

SE

(berkurang kejadian balita sunting).

KE

Prevalensi balita stunting pada anak baduta ini tidak bisa

D IN

AS

dibandingkan dengan tahun sebelumnya karena tahun 2015 belum dilaksanakan secara program, namun secara status gizi sudah terlaksana. Beberapa Upaya telah dilakukan untuk menurunkan balita sytunting meliputi: 

Memperbaiki gizi dan kesehatan Ibu hamil melalui promosi kesehatan penanganan ibu hamil Kurang Energi Kronis (KEK), pemberian tablet tambah darah minimal 90 tablet selama kehamilan.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

67

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016



Pada saat bayi lahir Persalinan ditolong oleh bidan atau dokter terlatih dan begitu bayi lahir melakukan Inisiasi Menyusu Dini (IMD), Bayi sampai dengan usia 6 bulan diberi Air Susu Ibu (ASI) saja (ASI Eksklusif) Pada bayi usia 6 bulan, selain ASI bayi diberi Makanan

G



N

Pendamping ASI (MP-ASI)/ terutama pemeberian MP-ASI pada

U

balita dari keluarga miskin. Pemberian ASI terus dilakukan sampai

BA N



D

bayi berumur 2 tahun atau lebih,

Pemberian kapsul vitamin A, imunisasi dasar lengkap pada bayi dan anak.

Memantau pertumbuhan Balita di posyandu merupakan upaya yang

PA TE N



sangat strategis untuk mendeteksi dini terjadinya gangguan pertumbuhan

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) harus diupayakan oleh setiap

BU



rumah tangga termasuk meningkatkan akses terhadap air bersih dan sanitasi,

serta menjaga kebersihan

KA

fasilitas

lingkungan.

PHBS

menurunkan kejadian sakit terutama penyakit infeksi yang dapat

AN

membuat energi untuk pertumbuhan teralihkan kepada perlawanan

AT

tubuh menghadapi infeksi, gizi sulit diserap oleh tubuh dan terhambatnya pertumbuhan.

SE

H

Sasaran 3:

Meningkatnya Sanitasi Dasar, Lingkungan Sehat

KE

dan Perilaku HidupSehat di Masyarakat

D IN

AS

26. Universal Akses 100, 0, 100 di tahun 2019 Indikator yang ada dalam Universal persentase akses yaitu akses

penduduk

terhadap

air

minum

yang

layak,

Persentase

pemukiman kumuh, dan persentase akses penduduk terhadap jamban sehat. Pada tahun 2016 universal akses 100,0,100 di tahun 2019 ini mencapai 75, 88% hal ini masih berada di bawah dari yang ditargetkan yaitu 80%, jika dibandingkan dengan tahun 2015 capaian universal akses tidak dapat dibandingkan dikarenakan universal akses ini mulai dilaksanakan pada tahun 2016. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

68

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Ada beberapa kendala dalam mencapai universal akses 100,0,100 ini diantaranya yaitu: a. Kenyataan dan kondisi di lapangan, bahwa di wilayah Kab. Bandung untuk akses air minum, masih banyak penduduk yang menggunakan sumber air bersih dari sarana yang

G

kondisinya tidak memenuhi syarat kesehatan. Sarana yang

U

N

digunakan antara lain sumur gali, sumur pompa (dalam dan

D

dangkal), penipaan (PDAM dan BP SPAM), terminal air, kran

BA N

umum, hydran umum dan juga mata air.

b. Untuk akses jamban sehat, diwilayah Kab. Bandung masih banyak rumah-rumah penduduk yang belum menggunakan

PA TE N

tangki septic, ataupun cubluk sebagai sarana pengolah limbah dari jamban. Kondisi di lapangan masih banyak ditemukan rumah-rumah penduduk yang membuang limbah dari jamban

BU

(limbah BAB) yang langsung dialirkan ke selokan dan sungai. c. Dengan adanya 2 faktor tadi yang tidak memenuhi syarat

KA

kesehatan, tentu hal ini merupakan kondisi yang tidak baik sehingga rumah tersebut belum dikategorikan rumah sehat

AN

Upaya telah dilakukan untuk mengurangi dan meningkatkan hasil

AT

capaian melalui beberapa kegiatan yaitu : 1. Meningkatkan

kegiatan

penerapan

Sanitasi

Total

Berbasis

H

Masyarakat (STBM) terutama pilar 1 Stop Buang Air Besar

pemicuan dan pelatihan fasilitator STBM

D IN

AS

KE

SE

Sembarangan (Stop BABS) antara lain dengan melakukan

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

69

PA TE N

BA N

D

U

N

G

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

KA

BU

Gambar. 8 Kegiatan Program Penyehatan Lingkungan STBM

2. Melakukan pengawasan dan pembinaan setiap penyelenggara air

AN

minum (Depot Air Minum Isi Ulang/DAMIU dan Balai Pemeriksaan Sarana Pengolahan Air Minum/BP SPAM) serta pengambilan

AT

sampel air minum untuk dilakukan pemeriksaan kualitas air minum

D IN

AS

KE

SE

H

di laboratorium

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

70

PA TE N

BA N

D

U

N

G

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

KA

BU

Gambar. 9 Kegiatan Pengawasan dan Pembinaan DAMIU

3. Meningkatkan efektivitas Kelompok Wirausaha Sanitasi (KWS)

AN

yang telah dibentuk di setiap kecamatan dengan selalu melakukan pemantauan dan evaluasi serta memberi dukungan sarana

D IN

AS

KE

SE

H

AT

prasarana yang diperlukan oleh KWS.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

71

KA

BU

Gambar. 10 Kegiatan KWS

PA TE N

BA N

D

U

N

G

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

27. Persentase Prilaku Hidup Bersih Sehat/PHBS pada Rumah

AN

Tangga

Persentase Perilaku Hidup Bersih Sehat (PHBS) pada Rumah Tahun 2016 mencapai 53,2% melebihi dari yang

AT

Tangga pada

H

ditargetkan sedangkan jika dibandingkan dengan Tahun 2015

SE

cakupan PHBS pada Rumah Tangga 43,7% mengalami kenaikan

D IN

AS

KE

sekitar 9,5%. Table . 13 Realisasi Indikator Kinerja Persentase Prilaku Hidup Bersih Sehat/ PHBS pada Rumah Tangga Tahun 2015- 2016 REALISASI NO

INDIKATOR KINERJA Persentase

14

Prilaku

Hidup

Bersih

2015

2016

43,7%

53,2%

Sehat/PHBS pada Rumah Tangga

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

72

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Dari data tersebut memperlihatkan bahwa PHBS pada Rumah Tangga semakin membaik. Namun Pencapaian ini masih rendah dari target nasional

G

rumah tangga ber-PHBS yaitu 60%.

N

Hamabatan dalam Pencapaian tersebut erat kaitannya dengan

kurannya Pemberdayaan masyarakat

D

PHBS di rumah tangganya,

U

pengetahuan, sikap dan perilaku tiap keluarga dalam menerapkan

BA N

untuk hidup sehat dalam meningkatkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), kurangnya kemandirian masyarakat untuk hidup sehat,

PA TE N

dan kurangnya upaya promotif preventif.

Beberapa upaya telah dilaukan untuk meningkatkan persentase PHBS pada tatanan rumah tangga ini yaitu :  Advokasi

dengan

berbagai

stakeholder

dalam

rangka

Penguatan pemberdayaan masyarakat melalui UKBM (Upaya

KA



BU

pemenuhan anggaran dan sumber daya manusia

Kesehatan Berbasis Masyarakat) Mengembangkan pustu dan sekolah ber-PHBS serta desa siaga aktif

AN



Mengadakan seminar Perilaku Hidup Sehat



Pelatihan fasilitator terapis rokok

H

Mengembangkan sanitasi total berbasis masyarakat

SE



AT



Penguatan kegiatan Saka Bhakti Husada di kecamatan

KE



D IN

AS

28. Presentase pencapaian target hygiene dan sanitasi di rumah tangga dan tempat-tempat umum Pencapaian target hygiene dan sanitasi ditempat – tempat umum tidak tercapai, pada tahun 2016 realisasi yang dicapai sebesar 59,72%, jika dibandingkan dengan target persentase ini masih jauh berada di bawah target 100%, hal ini dikarenakan dari hasil kegiatan yang dilakukan, banyak bangunan dan fasilitas TTU yang tidak memenuhi syarat kesehatan dan pemeriksaan laboratorium yang hasilnya tidak memenuhi syarat kesehatan.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

73

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Table . 14 Realisasi Indikator Kinerja Presentase Pencapaian Target Hygiene dan Sanitasi Di Rumah Tangga dan Tempat-tempat Umum Tahun 2015- 2016

N

53%

59,72%

BA N

Hygiene dan Sanitasi

2016

U

Presentase Pencapaian Target

2015

D

INDIKATOR KINERJA

G

REALISASI NO

Di Rumah Tangga dan Tempat-

PA TE N

tempat Umum

Bila dibandingkan dengan tahun 2015 terdapat kenaikan yang cukup signifikan sekitar 6.72%,

Pengawasan temat-tempat umum (TTU) terhadap hotel, depot

KA



BU

Beberapa upaya yang telah dilakukan diantaranya adalah :

air minum isi ulang dan rumah makan. Pengujian yang berbeda terhadap Lokasi TTU yang diuji petik

AN



Pengawasan

dan

pembinaan

dilakukan

dengan

metode

AT

observasi menggunakan form penilaian hygiene dan sanitasi,

H

pengukuran parameter lingkungan serta pengambilan sampel

SE

untuk pemeriksaan laboratorium.

D IN

AS

KE



Pemberian Saran perbaikan dan pembinaan yang dilakukan kunjungan oleh petugas sanitasi puskesmas untuk memantau hasil dari perbaikan yang dilakukan agar TTU tersebut bisa mamenuhi syarat kesehatan.



Kerjasama dengan lintas program dan lintas sector terkait.

29. Cakupan Desa Siaga Aktif Cakupan Desa Siaga aktif, diperoleh dari jumlah desa siaga yang aktif strata madya dibagi dengan jumlah seluruh desa siaga yang ada.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

74

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Pada tahun 2016 dari 280 desa/kelurahan siaga yang ada hanya 112 desa/kelurahan yang aktif strata madya atau sekitar 40% hal ini masih berada dibawah target. Jika dibandingkan dengan Tahun 2015, mengalami kenaikan yang cukup signifikan sekitar 48 desa atau sekitar 75%, hal ini

U

N

G

tidak terlepas dari dukungan stakeholder terkait.

BA N

Realisasi Indikator Kinerja

D

Table . 15

Cakupan Desa Siaga Aktif

NO

PA TE N

Tahun 2015- 2016

INDIKATOR KINERJA

2015

2016

22,86%

40%

D IN

AS

KE

SE

H

AT

AN

KA

BU

Cakupan Desa Siaga Aktif

REALISASI

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

75

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

3. Realisasi Anggaran Tahun 2016 Jumlah anggaran yang tersedia menurut DPPA tahun 2016 secara keseluruhan setelah perubahan anggaran dengan rincian sebagai

G

berikut :

U

N

1. Pendapatan

Rp. 120.596.333.470,-

D

Target pendapatan sebesar

Anggaran Belanja Dinas Kesehatan

BA N

2. Anggaran Belanja

Rp. 437.173.047.093,-

terdiri dari : Belanja tidak langsung



Belanja langsung

Rp. 127.872.885.038,-

PA TE N



Rp. 309.300.162.055,-

- Belanja Pegawai

BU

Terdiri dari :

Rp.

9.985.565.000,-

Rp. 226.149.732.548,-

- Belanja modal

Rp.

KA

- Belanja Barang dan Jasa

73.164.864.507,-

AN

Sumber anggaran dalam belanja langsung untuk program pada

AT

tahun 2016 sebagaimana tabel berikut :

DINAS KESEHATAN KAB. BANDUNG

SE

H

PROPORSI ANGGARAN PROGRAM

D IN

AS

KE

BERDASARKAN SUMBER ANGGARAN TAHUN 2016 APBN 11% APBD TK II 86% APBD TK I 3%

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

76

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Dari tabel diatas terlihat proporsi anggaran tahun 2016 berdasarkan sumber anggaran menunjukkan bahwa proporsi terbesar sekitar 86% anggaran Dinas kesehatan Kesehatan bersumber dari dana alokasi umum melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah II

G

Kabupaten Bandung tahun 2016.

U

N

Kegiatan pembangunan kesehatan Kabupaten Bandung Tahun

D

2016 didanai dari berbagai sumber anggaran yaitu APBD Kabupaten

BA N

Bandung, Bantuan Gubernur Jawa Barat dan Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK).

Tahun anggaran 2016 semua kegiatan yang anggarannya baik

dialirkan

melalui

kas

PA TE N

bersumber DAK bidang kesehatan maupun Bantuan Gubernur daerah

sehingga

pembuatan

Dokumen

Pelaksanaan Kegiatan dan Anggaran (DPA) bersatu dengan kegiatan

BU

bersumber APBD Kabupaten Bandung serta APBN berupa tugas Pembantuan dan Dana Kapitasi BPJS.

KA

Untuk jelasnya mengenai alokasi dan realisasi anggaran pada belanja langsung pelaksanaan program dan kegiatan Dinas

AN

Kesehatan Kabupaten Bandung dari berbagai sumber APBD

Tabel. 16

H

AT

Kabupaten Bandung dapat dilihat pada tabel berikut:

SE

Realisasi Anggaran Bersumber APBD Kabupaten Bandung,

AS

NO

KE

Di Kabupaten Bandung Tahun Anggaran 2016

PROGRAM/ KEGIATAN

ALOKASI

REALISASI

%

2

1

D IN

I

Pendapatan

3 120.596.333.470

4 125.075.927.038,80

5 103.71

II

Belanja

437.173.047.093

328.855.334.076,49

75.22

A.

Belanja Tidak Langsung Belanja Pegawai

130.182.755.038,-

101.108.591.564,-

77.67

130.182.755.038,306.990.292.055,-

101.108.591.564,227.746.742.512,49

78.30 74.19

1.814.942.500

1.745.930.988

96.20

3.380.000

2.096.000

62.01

B.

BELANJA LANGSUNG

I

Belanja Langsung SKPD

1

Program Pelayanan Administrasi Perkantoran Penyediaan jasa surat menyurat

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

77

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

PROGRAM/ KEGIATAN

ALOKASI

REALISASI

%

1

2

3 139.652.500

4 101.064.277

5 72.37

104.500.000

104.499.000

100.00

82.900.000

82.899.050

100.00

107.185.000 268.510.000

106.693.000 260.372.400

99.54 96.97

556.260.000

541.929.970

AN

H

AT

3

D IN

AS

KE

SE

4

Pendidikan dan pelatihan formal Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan Penyusunan laporan capaian kinerja dan ikhtisar realisasi kinerja SKPD Penyusunan laporan keuangan semesteran Penyusunan pelaporan prognosis realisasi anggaran Penyusunan pelaporan keuangan akhir tahun Penyusunan Rencana dan Penganggaran Kegiatan

JUMLAH BELANJA SKPD :

N U

D

97.42

11.365.000

77.31

88.878.000

99.61

292.500.000

291.279.791

99.58

16.275.000

16.125.000

99.08

139.850.000

138.729.500

99.20

833.390.000

754.881.259

90.58

46.600.000

7.200.000

15.45

420.380.000

414.219.500

98.53

366.410.000

333.461.759

91.01

171.000.000

170.920.050

99.95

171.000.000

170.920.050

99.95

822.660.075

818.697.595

99.52

474.923.000

472.417.520

99.47

11.520.000

11.520.000

100.00

20.475.000

20.018.000

97.77

43.372.000

43.372.000

100.00

272.370.075

271.370.075

99.63

3.641.992.575

3.490.429.892

95.84

PA TE N

89.230.000

KA

2

14.700.000

BU

Penyediaan jasa peralatan dan perlengkapan kantor Penyediaan jasa kebersihan kantor Penyediaan alat tulis kantor Penyediaan barang cetakan dan penggandaan Penyediaan peralatan dan perlengkapan kantor Penyediaan bahan bacaan dan peraturan perundang-undangan Penyediaan makanan dan minuman Rapat-rapat kordinasi dan konsultasi ke luar daerah Rapat-rapat kordinasi dan konsultasi ke Dalam Daerah Penunjang Perayaan Hari-hari Bersejarah Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur Pemeliharaan rutin/berkala rumah dinas Pemeliharaan rutin/berkala gedung kantor Pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dinas/operasional Program peningkatan kapasitas sumber daya aparatur

BA N

Penyediaan jasa komunikasi, sumber daya air dan listrik

G

NO

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

78

NO

PROGRAM/ KEGIATAN

ALOKASI

REALISASI

%

1

2

3

4

5

9.777.739.900

9.562.547.374

97.80

8.245.395.400

8.175.672.649

99.15

450.000.000

426.581.625

1.082.344.500

960.293.100

208.439.922.665

140.501.669.964.49

67.41

70.860.000

BA N

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

97.88

II

Belanja Langsung Program

2

G

84.19

3.171.930.000.00

2.580.938.036.00

81.37

84.105.000.00

75.205.000.00

89.42

152.217.500.00

121.317.500.00

79.70

400.034.500.00

390.363.695.00

97.58

3.939.080.468.00

3.309.243.750.00

84.01

652.281.000.00

645.860.230.00

99.02

817.911.630.00

580.862.990.00

71.02

182.828.142.567.00

121.674.183.612.49

66.55

16.244.930.000.00

11.030.513.626

67.90

Program Pengawasan Obat dan Makanan

185.273.000

185.273.000

100.00

Peningkatan pengawasan keaman pangan dan bahan berbahaya

185.273.000

185.273.000

100.00

1.047.145.500

974.829.500

93.09

599.325.500

545.129.500

90.96

BU KA

Peningkatan kesehatan masyarakat

KE

SE

H

AT

AN

Peningkatan pelayanan kesehatan bagi pengungsi korban bencana Peningkatan pelayanan dan penanggulangan masalah kesehatan Penyediaan biaya operasional dan pemeliharaan Penyelenggaraan penyehatan lingkungan Peningkatan Pelayanan dan Penanggulangan Masalah kesehatan n(PON) Peningkatan Mutu Pelayanan Kesehatan

AS

N

66.029.875.00

Pengadaan, peningkatan, dan perbaikan sarana dan prasarana Puskesmas dan jaringannya

D IN

69.360.000.00

78.430.000.00

Pemeliharaan dan pemulihan kesehatan

4

88.72

PA TE N

Pelayanan kesehatan penduduk miskin di puskesmas dan jaringannya

3

94.80

U

Program Obat dan Perbekalan Kesehatan Pengadaaan Obat dan Perbekalan Kesehatan Peningkatan pemerataan obat dan perbekalan kesehatan Peningkatan mutu pelayanan farmasi komunitas dan rumah sakit Program Upaya Kesehatan Masyarakat

D

1

Biaya Oprasional Kesehatan ( DAK Non Fisik)

Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat Pengembangan media promosi dan informasi sadar hidup sehat

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

79

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

NO

PROGRAM/ KEGIATAN

ALOKASI

REALISASI

%

1

2

3 396.390.000

4 378.270.000

5 95.43

Peningkatan Pendidikan Tenaga Penyuluh Kesehatan

51.430.000

51.430.000

100.00

Program Perbaikan Gizi Masyarakat

866.752.600

840.445.100

96.96

Penyusunan peta informasi masyarakat kurang gizi ( cetak) Pemberian tambahan makanan dan vitamin Penanggulangan kurang energi protein (KEP),Anemia Gizi Besi,Gangguan Akibat Kurang Yodium (GAKY),Kurang Vitamin A,dan kekurangan zat Gizi Mikro lainnya

463.077.600

450.527.600

284.585.000

270.827.500

119.090.000

119.090.000

Program Pengembangan Lingkungan Sehat

838.524.000

834.941.000

99.57

Pengkajian pengembangan lingkungan sehat Penyuluhan menciptakan lingkungan sehat Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Penyemprotan/fogging sarang nyamuk Pengadaan alat fogging dan bahan-bahan fogging Pelayanan vaksinasi bagi balita dan anak sekolah Pelayanan pencegahan dan penanggulangan penyakit menular Pencegahan penularan penyakit Endemik/Epidemik

594.540.000

590.957.000

99.40

243.984.000

243.984.000

100.00

3.629.797.650

3.219.575.473

88.70

362.000.000

362.000.000

100.00

322.304.200

313.131.500

97.15

56.992.000

47.017.000

82.50

907.790.450

891.840.600

98.24

452.522.000

431.494.250

95.35

1.307.869.500

983.733.798

75.22

220.319.500

190.358.325

86.40

1.569.667.250

1.549.065.783

98.69

122.311.250

121.711.250

99.51

177.250.000

171.678.774

96.86

281.470.500

277.470.500

98.58

988.635.500

978.205.259

98.94

KE

SE

H

AT

AN

KA

7

D IN

AS

Peningkatan imunisasi

8

Peningkatan survellance Epidemiologi dan penanggulangan wabah Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan Penyusunan standar pelayanan kesehatan Evaluasi dan pengembangan standar pelayanan kesehatan Pembangunan dan pemutakhiran data dasar standar pelayanan kesehatan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan

N

BA N

D

U

97.29

PA TE N

6

BU

5

G

Peningkatan Pemanfaatan Sarana Kesehatan

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

95.17

100.00

80

11

2 Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin

3 35.537.284.475

4 33.468.236.797

5 94.18

Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan bagi masyarakat miskin

23.766.327.000

23.408.841.797

98.50

Jaminan Kesehatan bagi Penerima Bantuan Iuran ( PBI) Bantuan Gubernur Program pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas/ puskemas pembantu dan jaringannya

11.770.957.475

10.059.395.000

28.478.182.500

24.540.947.735

Pembangunan puskesmas Pembangunan puskesmas pembantu Pengadaan sarana dan prasarana puskesmas Pengembangan Gedung dan Revitalilsasi Puskesmas ( DAK) Program kemitraan peningkatan pelayanan kesehatan Kemitraan peningkatan kualitas dokter dan paramedis Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia Pembangunan pusat-pusat pelayanan kesehatan Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak

10.676.547.500

U

1.575.270.000

AN

AT

13

N

85.46 86.17

9.451.899.480

88.53

1.322.607.000

83.96

235.830.000

232.489.455

98.58

15.990.535.000

13.660.102.500

85.43

8.720.510.000

7.758.652.106

88.97

8.720.510.000

7.758.652.106

88.97

52.700.000

52.400.000

99.43

52.700.000

52.400.000

99.43

6.514.669.940

1.752.420.588

26.90

2.320.820.000

1.752.420.588

75.51

KA

12

%

D

10

REALISASI

PA TE N

1 9

ALOKASI

G

PROGRAM/ KEGIATAN

BU

NO

BA N

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

SE

H

Penyuluhan kesehatan bagi ibu hamil dari keluarga kurang mampu Jampersal (DAK)

4.193.849.940 305.658.169.480

D IN

AS

KE

JUMLAH BELANJA PROGRAM

0

0

225.241.004.420.49

73.69

Pada tabel di atas dapat dilihat bahwa realisasi pendapatan Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung tahun anggaran 2016 sebesar Rp.

125.075.927.038,80,-

120.596.333.470,-

atau

sekitar

lebih

dari

target

103,71%,

target

sebesar diatas

Rp.

setelah

perubahan anggaran. Sumber pendapatan Dinas Kesehatan berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) berupa Retribusi Pelayanan Kesehatan dan Lain- lain Pendapatan Asli Daerah yang sah yaitu dana kapitasi BPJS. Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

81

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Penentuan kebijakan kenaikan target pendapatan didasarkan pada potensi-potensi pendapatan yang sudah tersedia. Sedangkan untuk realisasi belanja langsung program dan kegiatan pada tahun 2016 sebesar Rp. 227.746.742.512,49 atau mencapai 74.19 dari total alokasi anggaran sebesar Rp. 306.990.292.055,- Sedangkan jika

G

dibandingkan dengan alokasi anggaran tahun 2015 sebesar Rp.

U

N

244.969.408.219,- penyerapannya sebesar Rp. 172.826.438.028,-

D

atau 70,55% secara persentase penyerapan tahun 2016 dengan sebesar 3.64% secara nominal

BA N

tahun 2015 ada peningkatan

anggaran tahun 2016 ada kenaikan jumlah anggaran dengan tahun 2015 yaitu sebesar Rp. 62.020.883.836,- dari total anggaran tahun

PA TE N

2015, hal ini disebabkan adanya peningkatan jumlah pendapatan yang cukup signifikan terutama dari pendapatan kapitasi/pendapatan

BU

jasa layanan umum BLUD.

KA

Alokasi dan Realisasi Anggaran Bersumber DAK Bidang Kesehatan

Khusus (DAK)

AN

Adapun kegiatan yang bersumber anggaran Dana Alokasi Bidang Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten

AT

Bandung tahun 2016 dipergunakan untuk 4 Program dan 5

H

kegiatan, lebih jelasnya mengenai alokasi dan realisasi kegiatan

SE

bersumber DAK Bidang Kesehatan dapat dilihat pada tabel dibawah ini:

KE

Tabel . 17

D IN

AS

Realisasi Anggaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Bersumber DAK Bidang Kesehatan Tahun Anggaran 2016

NO 1

2

PROGRAM / KEGIATAN Program Obat dan Perbekalan Kesehatan

ALOKASI 7.695.851.000

Pengadaaan Obat dan Perbekalan 7.695.851.000 Kesehatan Program Upaya Kesehatan 19.416.860.000 Masyarakat

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

REALISASI

%

7.690.991.592

99.94

7.690.991.592

99.94

13.611.451.662

70.10

82

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

4

T OT A L

%

3.171.930.000.00

2.580.938.036.00

81.37

16.244.930.000.00

11.030.513.626

68.98

15.990.535.000

13.660.102.500

85.43

15.990.535.000

13.660.102.500

85.43

4.193.849.940

0

0

N

G

REALISASI

U

Pengadaan, peningkatan, dan perbaikan sarana dan prasarana Puskesmas dan jaringannya Biaya Oprasional Kesehatan ( DAK Non Fisik) Program pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas/ puskemas pembantu dan jaringannya Pengembangan Gedung dan Revitalilsasi Puskesmas ( DAK) Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak Jampersal (DAK)

ALOKASI

D

3

PROGRAM / KEGIATAN

BA N

NO

4.193.849.940

0

PA TE N

47.846.640.340

0

35.447.226.811

74.09

Alokasi anggaran kegiatan bersumber DAK Bidang Kesehatan di tahun anggaran 2016

BU

Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung

sebesar Rp. 47.846.640.340,- dengan realisasi anggaran sebesar Rp.

KA

35.447.226.811,- atau sebesar 74,09%. Jika dibandingkan dengan DAK tahun 2015, alokasi DAK 2016 mengalami peningkatan sebesar Rp.

AN

4.409.600.000,- dan bila dilihat dari realisasi perbandingan dengan

AT

realisasi tahun 2015 maka realisasi tahun 2016 mengalami penurunan sebesar 25,31% dengan berbeda kegiatan dan pelaksanaan penggunaan

SE

H

dana DAK tahun 2015.

KE

Alokasi dan Realisasi Anggaran Bersumber Bantuan Gubernur

D IN

AS

Jawa Barat Tahun Anggaran 2016 Kegiatan bersumber Bantuan Gubernur Provinsi Jawa Barat yang dilaksanakan di Kabupaten Bandung yang meliputi kegiatan Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin berupa kegiatan kegiatan Pelayanan Kesehatan Dasar

dan rujukan bagi maskin. Untuk lebih

jelasnya dapat dilihat pada tabel berikut:

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

83

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Tabel. 18 Realisasi Anggaran Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Bersumber Bantuan Gubernur Jawa Barat

PROGRAM PELAYANAN KESEHATAN PENDUDUK MISKIN Jaminan Kesehatan bagi Penerima Bantuan Iuran ( PBI) Bantuan Gubernur Total

11.770.957.475 11.770.957.475

%

D

REALISASI

ANGGARAN

BA N

1

ALOKASI

PROGRAM/KEGIATAN

PA TE N

NO

U

N

G

Tahun Anggaran 2016

11.770.957.475

10.059.395.000

85.46

10.059.395.000

85.46

10.059.395.000

85.46

Realisasi anggaran kegiatan bersumber Bantuan Gubernur Jawa

BU

Barat kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung sebesar Rp.

11.770.957.475,-.

KA

10.059.395.000,- atau 85,46% dari total anggaran sebesar Rp. Jika

dibandingkan

dengan

alokasi

kegiatan

AN

bersumber Bantuan Gubernur Jawa Barat tahun 2015 sebesar Rp.

AT

11.498.653.900,- alokasi anggaran bersumber Bantuan Gubernur Jawa Barat tahun 2016 mengalami peningkatan sebesar Rp. 272.303.575,-

D IN

AS

KE

SE

2015.

H

sedangkan realisasi anggaran tahun 2016 lebih rendah daripada tahun

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan 2016

84

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

BAB IV PENUTUP

untuk

mencapai

Visi

dan

Misi

Kabupaten

Bandung

N

strategis

G

Tahun 2016 adalah tahun pertama dari 5 (lima) pelaksanaan rencana

Menengah

Daerah

Tahun

2016-2021

yang

berbunyi

D

Jangka

U

sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan

Berdasarkan

hasil

evaluasi

kinerja

dan

BA N

“Mengoptimalkan Kuantitas dan Kualitas Pelayanan Kesehatan.” analisisnya

diperoleh

PA TE N

gambaran mengenai capaian kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung secara keseluruhan dari 3 sasaran strategis dengan 29 indikator kinerja, sebanyak 18 indikator kinerja atau sekitar 62,07% berhasil, ratarata diatas 80% pencapaian. Sedangkan 11 indikator kinerja atau

BU

37,93% tidak berhasil atau pencapaian kurang dari 80%.

KA

Indikator Kinerja yang belum mencapai target yang ditetapkan antara lain (1) Persentase pelayanan kesehatan di puskesma yang memenuhi terealisasi

16%

(2)

Persentase

Puskesmas,

Puskesmas

AN

standar

pembantu dan jaringannya yang dibangun sesuai standar terealisasi 58%

AT

(3) Rata-rata belanja obat yang bermutu per kapita terealisasi 60% (4)

H

Pelayanan kesehatan pada usia produktif terealisasi 24% (5) Pelayanan

SE

kesehatan pada usia lanjut terealisasi 19% (6) Pelayanan kesehatan penderita hipertensi terealisasi 12% (7) Pelayanan kesehatan Penderita

KE

diabetes militus terealisasi 3% (8) Pelayanan kesehatan orang dengan

D IN

AS

gangguan jiwa berat terealisasi 36% (9) Pelayanan kesehatan orang dengan resiko terinfeksi HIV teralisasi 7% (10) Presentase indicator pencegahan dan penanggulangan penyakit menular dan tidak menular yang mencapai target terealisasi 20% (11) Presentase pencapaian target higiene dan sanitasi di rumah tangga dan tempat-tempat umum terelisasi 60%.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Tahun 2016

85

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Pencapaian indikator kinerja tersebut didukung oleh 13 buah program dan kegiatannya yang tersebar di 4 (empat) Bidang dalam Struktur Dinas Kesehatan, 31 Unit Pelaksana Teknis Daerah Pelayanan kesehatan,

G

1 Unit Pelaksana Teknis Dinas Laboratorium Daerah dan 1 Unit

terdapat kendala dan hambatan yang dihadapi

U

Dalam tahun 2016

N

Pelaksana Teknis Dinas Obat dan Perbekalan Kesehatan.

D

dalam upaya pencapaian kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung

BA N

meliputi :

1. Kurangnya kuantitas dan kualitas sumber daya manusia tenaga

PA TE N

kesehatan. Jumlah dan kualitas tenaga kesehatan yang belum memadai merupakan kelemahan yang dapat memengaruhi keberhasilan

pembangunan

kesehatan.

Mobilitas

tenaga

kesehatan di Kabupaten Bandung cukup tinggi juga menyebabkan

kesehatan

serta

berpengaruh

terhadap

KA

program-program

BU

perlunya adanya pelatihan berulang-ulang untuk pelaksanaan

kelangsungan pelaksanaan program.

AN

2. Ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan yang belum memadai.

Ketersediaan

sarana

dan

prasarana

pelayanan

AT

kesehatan yang belum memadai mengakibatkan akses yang

H

belum menjangkau seluruh masyarakat dan mutu pelayanan

SE

kesehatan yang belum maksimal.

D IN

AS

KE

3. Rendahnya

penerapan

SOP

dalam

pelayanan

kesehatan.

Penerapan Standard Operational Procedur (SOP) belum optimal mengakibatkan

rendahnya

mutu

pelayanan

kesehatan.

Kemampuan aparatur dalam menjalankan standar operasional prosedur pelayanan kesehatan ditinjau dari aspek mutu masih perlu ditingkatkan. 4. Tata kelola manajemen pelayanan belum optimal. Keseragaman dalam menentukan program kesehatan karena adanya kebijakan pelaksanaan program pokok menyebabkan adanya pelaksanaan

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Tahun 2016

86

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

program yang kurang sesuai kebutuhan dan situasi masyarakat setempat 5. Sistem informasi komunikasi yang

belum optimal. Sistem

G

informasi komunikasi yang belum optimal menjadi faktor yang

N

menghambat dalam penyebarluasan informasi kesehatan dan

U

peningkatan mutu dan akses pelayanan kesehatan kepada

BA N

D

masyarakat.

Dalam upaya meningkatkan kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten

PA TE N

Bandung pada tahun mendatang, beberapa langkah strategis yang akan dilakukan antara lain :

1. Meningkatkan ketersediaan kuantitas dan kualitas tenaga kesehatan yang terdistribusi diseluruh wilayah kabupaten.

Sakit,

Puskesmas,

KA

(Rumah

BU

2. Mengoptimalkan ketersediaan sarana dan prasarana kesehatan Puskesmas

pembantu

dan

Poliklinik) di setiap kecamatan. kompetensi

tenaga

kesehatan

dan

AN

3. Meningkatkan

mengoptimaliskan kualitas pelayanan kesehatan pada sarana-

AT

sarana kesehatan. peluang

untuk

melaksanaan

pembangunan

H

4. Membuka

SE

kesehatan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan daerah

D IN

AS

KE

sehingga lebih berhasil guna dan berdaya guna melalui pelaksanaan otonomi daerah dan Kerjasama lintas sector antara instansi kesehatan dengan instansi pemerintah lainnya maupun kerjasama dengan sector swasta merupakan peluang untuk dapat mempercepat proses pembangunan kesehatan di Kabupaten Bandung.

5. Meningkatkan

penyelenggaraan

informasi

pelayanan

kesehatan kepada public melalui berbagai kegiatan dan program pemberdayaan masyarakat.

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Tahun 2016

87

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016

Laporan akuntabilitas kinerja ini diharapkan dapat bermanfaat sebagai

bahan

evaluasi

akuntabilitas

kinerja

bagi

pihak

yang

membutuhkan, penyempurnaan dokumen perencanaan periode yang akan datang, pelaksanaan program dan kegiatan serta berbagai kebijakan.

G

Hasil pencapaian pelaksanaan program pembangunan bidang kesehatan

U

N

yang dilaksanakan dari tahun ke tahun diharapkan selalu sesuai dengan

D

rencana strategis dan dokumen perencanaan lainnya.

BA N

Keberhasilan yang telah dicapai selama kurun waktu tahun 20162021 dan kekurangan diharapkan dapat menjadi parameter dan acuan penetapan tujuan di 5 tahun kedepan sehingga dapat dilaksanakan secara

D IN

AS

KE

SE

H

AT

AN

KA

BU

PA TE N

lebih efektif

Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Dinas Kesehatan Tahun 2016

88

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUN

INDIKATOR KINERJA

SASARAN STRATEGIS

1. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bidang kesehatan

76,09

2. Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

100%

Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit

BA N

D

U

6. Persentase produk olahaan makanan dan minuman yang telah tersertifikasi layak edar 7. Meningkatnya kualitas SDM Kesehatan

100%

N

3. Persentase Pelayanan Kesehatan di Puskesmas yang memenuhi standar 4. Persentase Puskesmas ,Puskesmas Pembantu dan Jaringannya yang dibangun sesuai standar 5. Rata - Rata Belanja Obat yang bermutu per kapita (Rp/Kap)

G

Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

TARGET

8. Umur Harapan Hidup (UHH) 9. Angka Kematian Bayi (AKB)

4630 Rp/Kapita 40% 37,60% 71.23 tahun 33.62 /1000 100%

11. Cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan

100%

12. Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin

100%

13. Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir

100%

BU

PA TE N

10. Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil (K4)

100%

15. Pelayanan Kesehatan pada Usia Pendidikan Dasar

100%

16. Pelayanan Kesehatan pada Usia Produktif

100%

17. Pelayanan Kesehatan pada Usia Lanjut Usia

100%

18. Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi

100%

19. Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes Militus

100%

20. Pelayanan Kesehatan Orang dengan Gangguan Jiwa Berat

100%

21. Pelayanan Kesehatan orang dengan TB

100%

22. Pelayanan Kesehatan orang dengan resiko terinfeksi HIV

100%

SE

H

AT

AN

KA

14 Pelayanan Kesehatan Balita

23. Presentase indikator Pencegahan dan penanggulangan penyakit menular dan tidak menular yang mencapai target 24. Cakupan Puskesmas Santun Lansia

KE IN AS

D

Meningkatnya sanitasi dasar, lingkungan sehat dan perilaku

100%

25. Prevalensi balita stunting pada anak baduta (bawah dua tahun) 26. Universal akses 100,0,100 di tahun 2019 27. Persentase PHBS pada Rumah Tangga 28. Presentase pencapaian target higiene dan sanitasi di rumah tangga dan tempat-tempat umum 29. Cakupan desa siaga aktif

100% 18% 12% 80% 43,7% 100,0% 45,0%

IN AS

D SE

KE AN

AT

H

BU

KA PA TE N

BA N

D

U

N

G

N 2016 BANDUNG

PROGRAM KEGIATAN

PERJANJIAN KINERJA TAHUN 2016 DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG

SASARAN STRATEGIS INDIKATOR KINERJA 1. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bidang kesehatan

76,09

2. Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

100%

8. Umur Harapan Hidup (UHH) 9. Angka Kematian Bayi (AKB)

G

N 40%

37,60% 71.23 tahun 33.62 /1000 100%

12. Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin

100%

PA TE N

100%

13. Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir

100%

14 Pelayanan Kesehatan Balita

100% 100%

16. Pelayanan Kesehatan pada Usia Produktif

100%

17. Pelayanan Kesehatan pada Usia Lanjut Usia

100%

18. Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi

100%

AN

KA

15. Pelayanan Kesehatan pada Usia Pendidikan Dasar

100%

20. Pelayanan Kesehatan Orang dengan Gangguan Jiwa Berat

100%

21. Pelayanan Kesehatan orang dengan TB

100%

22. Pelayanan Kesehatan orang dengan resiko terinfeksi HIV

100%

H

AT

19. Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes Militus

SE KE

AS

D IN

4630 Rp/Kapita

11. Cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan

23. Presentase indikator Pencegahan dan penanggulangan penyakit menular dan tidak menular yang mencapai target 24. Cakupan Puskesmas Santun Lansia

Meningkatnya sanitasi dasar, lingkungan sehat dan perilaku

100%

10. Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil (K4)

BU

Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit

BA N

6. Persentase produk olahaan makanan dan minuman yang telah tersertifikasi layak edar 7. Meningkatnya kualitas SDM Kesehatan

100%

D

3. Persentase Pelayanan Kesehatan di Puskesmas yang memenuhi standar 4. Persentase Puskesmas ,Puskesmas Pembantu dan Jaringannya yang dibangun sesuai standar 5. Rata - Rata Belanja Obat yang bermutu per kapita (Rp/Kap)

U

Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

TARGET

25. Prevalensi balita stunting pada anak baduta (bawah dua tahun) 26. Universal akses 100,0,100 di tahun 2019 27. Persentase PHBS pada Rumah Tangga 28. Presentase pencapaian target higiene dan sanitasi di rumah tangga dan tempat-tempat umum 29. Cakupan desa siaga aktif

100% 18% 12% 80% 43,7% 100,0% 45,0%

PROGRAM

ANGGARAN

KETERANGAN

Rp.

9.777.739.900

DAK, APBD Kab.

2. Program upaya kesehatan masyarakat

Rp.

208.439.922.665

DAK, APBD Kab.

3. Program Pengawasan obat dan makanan

Rp.

185.273.000

APBD Kab.

Program Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Rp. Masyarakat

1.047.145.500

APBD Kab.

N 866.752.600

6. Program Pengembangan lingkungan sehat

Rp.

838.524.000

Program Pencegahan Penyakit Menular

dan

Penanggulangan

Rp. Rp.

Program Kemitraan Kesehatan

AT

AN

Program Pengadaan, Peningkatan dan Perbaikan 10. sarana dan prasarana puskesmas/puskesmas Rp. pembantu dan jaringannya Peningkatan

Pelayanan

APBD Prop. Jabar, APDB Kab. APBD Kab.

3.629.797.650

APBD Kab.

1.569.667.250

APBD Kab.

35.537.284.475

APBD Prop. Jabar, APDB Kab.

28.478.182.500

DAK, APDB Kab.

KA

9. Program Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin

BU

8. Program standarisasi pelayanan kesehatan

Rp.

PA TE N

7.

U

Rp.

BA N

5. Program Perbaikan Gizi Masyarakat

D

4.

8.720.510.000

APBD Kab.

12. Program peningkatan pelayanan kesehatan lansia Rp.

52.700.000

APBD Kab.

keselamatan

IN AS

Program Peningkatan melahirkan dan anak

D

13.

KE

SE

H

Rp.

11.

BUPATI BANDUNG KABUPATEN BANDUNG

(H. DADANG M. NASER, SH., S.IP., M.Ip)

ibu

Rp.

G

1. Program obat dan pebekalan

6.514.669.940

DAK, APBD Kab.

Soreang, 2016 KEPALA DINAS KESEHATAN

(dr. H. ACHMAD KUSTIJADI, M.Epid)

Program Pengadaan Peningkatan Persentase Puskesmas ,Puskesmas dan Perbaikan Sarana dan Pembantu dan Jaringannya yang Prasarana Puskesmas/ dibangun sesuai standar Puskesmas Pembantu dan Jaringannya

100%

Program Kemitraan Peningkatan Meningkatnya kualitas SDM Pelayanan Kesehatan kesehatan

37,6%

100 100 100 100 Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin

Pembangunan Puskesmas

BU

Pengembangan Gedung dan Revitalisasi Puskesmas Kemitraan Peningkatan Kualitas Dokter dan Paramedis

AN

Rata - Rata Belanja Obat yang bermutu per kapita (Rp/Kap)

4630 Pengadaan Obat dan Perbekalan Kesehatan Rp/Kapita Peningkatan pemerataan obat dan perbekalan kesehatan Peningkatan mutu pelayanan farmasi komunitas dan rumah Sakit

281.470.500 988.635.500

10.676.547.500 Bidang Pelayanan Dasar 1.575.270.000 235.830.000

15.990.535.000

8.720.510.000 Bidang Wasdalkes

8.245.395.400 UPTD Farmasi 450.000.000 1.082.344.500 Bidang Wasdalkes

Peningkatan Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya

Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

100%

71.23 tahun 100%

Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan Bagi Masyarakat Miskin Jaminan Kesehatan bagi Penerima Bantuan Iuran (PBI) Provinsi Jawa Barat Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin di Puskesmas dan Jaringannya Biaya Operasional Kesehatan (DAK)

100%

Pemeliharaan dan pemulihan kesehatan

78.430.000

Pelayanan Kesehatan Orang dengan Gangguan Jiwa Berat

100%

3.171.930.000

Pelayanan Kesehatan pada Usia Produktif

100%

Pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas dan jaringannya Peningkatan Pelayanan Kesehatan bagi

Umur Harapan Hidup Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes Militus

D

177.250.000

40%

Pengungsi Korban Bencana

185.273.000 Bidang Wasdalkes

23.766.327.000 Bidang Pelayanan Dasar 11.770.957.475 70.860.000 Bidang Pelayanan Dasar 16.244.930.000

152.217.500

JADWAL KEGIATAN

PENANGGUNGJAWAB

8 9 122.311.250 Bidang Wasdalkes

Persentase produk olahaan makanan dan minuman yang telah tersertifikasi layak edar

AS

36 71,2 Program Upaya Kesehatan Masyarakat

D IN

18 23,7

7 Penyusunan Standar Jaminan Pelayanan Kesehatan Evaluasi dan Pengembangan standar pelayanan kesehatan Pembangunan dan Pemutakhiran data dasar standar pelayanan kesehatan Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan

Pembangunan Puskesmas Pembantu Pengadaan Sarana dan Prasarana Puskesmas

AT

Program Pengawasan Obat dan Makanan

Menurunnya Umur Harapan Hidup angka (UHH) kesakitan dan kematian akibat penyakit menular dan tidak menular .

6 100%

ANGGARAN (Rp)

BA N

4 5 19 25,4 38 76,09 Program Standarisasi Pelayanan Persentase Pelayanan Kesehatan di Kesehatan Puskesmas yang memenuhi standar

RENCANA AKSI

PA TE N

TRI TRI TRI 2 TRI4 1 3 3

Program Obat dan Perbekalan Kesehatan

Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

TARGET KEGIATAN

INDIKATOR KINERJA

KA

PROGRAM / KEGIATAN

H

2 Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bidang kesehatan

TARGET KINERJA SASARAN

SE

1 Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

INDIKATOR SASARAN

KE

SASARAN

U

N

G

RENCANA AKSI KINERJA SASARAN TAHUN 2016 DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG

TRI 1 1

2

TRI 2 3

4

5

TRI 3 6

7 10

8

TRI 4

KETERANGA N

9 10 11 12 11

7 Peningkatan Pelayanan dan Penanggulangan Masalah Kesehatan Penyediaan Biaya Operasional dan Pemeliharaan Penyelenggaraan penyehatan lingkungan

182.828.142.567

362.000.000 Bidang P2PL

100%

Pengadaan alat fogging dan bahan-bahan fogging Pelayanan vaksinasi bagi balita dan anak sekolah Pelayanan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular Pencegahan Penularan Penyakit Endemik / Epidemik

322.304.200

100%

BU

Penyemprotan/fogging sarang nyamuk

AN Cakupan balita gizi 100 100 100 100 Program Perbaikan Gizi buruk yang mendapat Masyarakat perawatan

817.911.630

100%

AT

H

SE

KE

34 33,6 Program Peningkatan Angka Kematian Bayi (AKB) Keselamatan Ibu melahirkan dan anak Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil (K4) Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir Pelayanan Kesehatan Balita

652.281.000

Peningkatan kesehatan masyarakat

Peningkatan Imunisasi

Program Peningkatan Pelayanan Cakupan puskesmas santun lansia Kesehatan Lansia Pelayanan Kesehatan pada Usia Lanjut Usia

3.939.080.468

100%

KA

Program Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular

Pelayanan Kesehatan pada Usia Pendidikan Dasar Presentase indikator Pencegahan dan penanggulangan penyakit menular dan tidak menular yang mencapai target Pelayanan Kesehatan orang dengan TB Pelayanan Kesehatan orang dengan resiko terinfeksi HIV

8 9 400.034.500 Bidang Wasdalkes

PA TE N

Peningkatan mutu Pelayanan Kesehatan Masyarakat

U

6 100%

D

4 5 19 25,4 38 76,09 Program Standarisasi Pelayanan Persentase Pelayanan Kesehatan di Kesehatan Puskesmas yang memenuhi standar

34 33,6

PENANGGUNGJAWAB

18%

100%

Peningkatan Surveillance Epidemiologi dan Penanggulangan Wabah Pembangunan Pusat - Pusat Pelayanan Kesehatan Pembangunan Pusat - Pusat Pelayanan Kesehatan

33.62/1000 Penyuluhan Kesehatan Bagi Ibu Hamil Dari Kelahiran Keluarga Kurang Mampu hidup 100% Jampersal

84.105.000 Bidang Binkesmas

56.992.000 907.790.450 452.522.000 1.307.869.500 220.319.500

52.700.000 Bidang Binkesmas

2.320.820.000 Bidang Binkesmas

4.193.849.940

100% 100% 100%

Pelayanan Kesehatan pada Usia Produktif

100%

Cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan

100%

Penyusunan Peta Informasi Masyarakat Kurang Gizi

463.077.600 Bidang Binkesmas

JADWAL KEGIATAN

TRI 1

1

Peningkatan Pelayanan dan Penanggulangan Masalah Kesehatan PON

Angka Kematian Bayi (AKB)

ANGGARAN (Rp)

G

RENCANA AKSI

N

INDIKATOR KINERJA

BA N

2 Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bidang kesehatan

PROGRAM / KEGIATAN

TARGET KEGIATAN

TRI TRI TRI 2 TRI4 1 3 3

AS

1 Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

INDIKATOR SASARAN

D IN

SASARAN

TARGET KINERJA SASARAN

2

3

TRI 2 4

5

TRI 3 6

7 10

8

TRI 4

KETERANGA N

9 10 11 12 11

Meningkatny a sanitasi dasar , lingkungan sehat dan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Universal akses 100,0,100 di tahun 2019

20 26,7 40

Persentase PHBS pada Rumah Tangga

11 14,6 22

80

Program Pengembangan Lingkungan Sehat

Universal akses 100,0,100 di tahun 2019 Presentase pencapaian target higiene dan sanitasi di rumah tangga dan tempat-tempat umum

43,7 Program Promosi Kesehatan dan Persentase PHBS pada Rumah Pemberdayaan Masyarakat Tangga Cakupan desa siaga aktif

6 100% 12%

80%

7 Pemberian Tambahan Makanan dan Vitamin Penanggulangan Kurang Energi Protein (KEP), Anemi Gizi Besi,Gangguan akibat Kurang Iodium (GAKI),Kurang vitamin A, dan Kekurangan Zat Gizi Mikro lainnya

119.090.000

594.540.000 Bidang P2PL

43,7%

Pengembangan Media Promosi & Informasi Sadar Hidup Sehat

599.325.500 Bidang Binkesmas

45%

Peningkatan pemanfaatan sarana kesehatan

396.390.000

100%

BU

KA AN AT H SE KE AS D IN

8 9 284.585.000 Bidang Wasdalkes

Pengkajian Pengembangan Lingkungan Sehat Penyuluhan menciptakan lingkungan sehat

Mengetahui,

dr. H. ACHMAD KUSTIJADI, M.Epid Pembina Utama Muda NIP. 19580623 198711 1 001

243.984.000

51.430.000

G

PENANGGUNGJAWAB Bidang Binkesmas

Peningkatan pendidikan tenaga penyuluh kesehatan

KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG

ANGGARAN (Rp)

JADWAL KEGIATAN

TRI 1

N

RENCANA AKSI

U

INDIKATOR KINERJA

D

PROGRAM / KEGIATAN

TRI TRI TRI 2 TRI4 Cakupan balita gizi 100 1 100 100 3 100 Program Perbaikan Gizi buruk yang2mendapat Masyarakat 3 4 5 perawatan Indeks Kepuasan 19 25,4 38 76,09 Program Standarisasi Pelayanan Persentase Pelayanan Kesehatan di Prevalensi balita stunting pada anak Masyarakat (IKM) Kesehatan Puskesmas yangdua memenuhi baduta (bawah tahun) standar bidang kesehatan

BA N

1 Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

INDIKATOR SASARAN

TARGET KEGIATAN

PA TE N

SASARAN

TARGET KINERJA SASARAN

1

2

3

TRI 2 4

5

TRI 3 6

7 10

8

TRI 4

KETERANGA N

9 10 11 12 11

ANGGARAN (Rp)

PENANGGUNGJAWAB

G

RENCANA AKSI

7

8

9 Bidang Wasdalkes

SE

H

AT

AN

KA

BU

PA TE N

BA N

D

6 100%

U

1

4 5 19 25,4 38 76,09 Program Standarisasi Pelayanan Persentase Pelayanan Kesehatan di Kesehatan Puskesmas yang memenuhi standar

JADWAL KEGIATAN

TRI 1

N

INDIKATOR KINERJA

KE

2 Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bidang kesehatan

PROGRAM / KEGIATAN

TARGET KEGIATAN

TRI TRI TRI 2 TRI4 1 3 3

AS

1 Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

INDIKATOR SASARAN

D IN

SASARAN

TARGET KINERJA SASARAN

2

3

TRI 2 4

5

TRI 3 6

7 10

8

TRI 4

KETERANGA N

9 10 11 12 11

N

G

Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung

U

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

PROGRAM / KEGIATAN

4

3

Optimalnya Indeks Kepuasan penyediaan Masyarakat (IKM) layanan kesehatan bidang kesehatan

1 02 23

5

6

Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan

1 02 25 01

KA

AN

H

SE

1 02 25

1 02 25 02

1 02 25 04

BU

Tersedianya Peraturan Daerah, Perbup, juklak/juknis dan kajian di bidang kesehatan Persentase UPTD Yankes yang melaksanakan Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) Persentase puskesmas yang dilakukan survey akreditasi Pembangunan dan Pemutakhiran data Presentase puskesmas dalam menyusun laporan dasar standar pelayanan kesehatan inventory Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Terlaksananya SIK/Sistem Informasi Kesehatan persentase puskesmas dengan Aplikasi SIMPUS online,Wide Area Network/Local Area Netwok Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung dan SMS broadcast Tersedianya call center KIBLA, dan pengembangan ke Public Service Center Program Pengadaan Peningkatan dan Persentase Puskesmas ,Puskesmas Pembantu dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Jaringannya yang dibangun sesuai standar Puskesmas/ Puskesmas Pembantu dan Jaringannya Pembangunan Puskesmas Persentase Puskesmas yang dibangun/ direhab sesuai standar tataruang Persentase PONED yang dibangun/ direhab sesuai standar tataruang Pembangunan Puskesmas Pembantu Persentase PUSTU yang dibangun/direhab sesuai standar tataruang Persentase POSKESDES yang dibangun/ direhab sesuai standar tataruang Pengadaan Puskesmas Keliling Persentase puskesmas keliling yang terawat

AT

1 02 23 06

Tahun ke-4

Tahun ke-5

Target

Target

Target

7

8

9

10

11

12

13

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

0%

16%

56%

65%

88,70%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

50%

75%

85%

95%

100%

100%

100%

50%

75%

85%

95%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Persentase Puskesmas yang terakreditasi

1 02 23 01 Penyusunan Standar Jaminan Pelayanan Kesehatan 1 02 23 02 Evaluasi dan Pengembangan standar pelayanan kesehatan

1 02 23 03

PA TE N

Kode

KE

2

INDIKATOR SASARAN

AS

1 Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

SASARAN

D IN

TUJUAN

BA N

D

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

4

5

6

Tahun ke-5

Target

Target

Target

PA TE N

BU

7

8

9

10

11

12

13

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

30%

37,6%

45,2%

52,9%

60,5%

68,2%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

50%

62%

65%

70%

75%

75%

50%

62%

65%

70%

75%

75%

5.236 Rp/Kapita

5.236 Rp/Kapita

Terpeliharanya sarana dan prasarana puskesmas pembantu Terbangunnya gedung dan revitalisasi puskesmas berfungsi PONED Tersedianya sarana dan prasarana RSUD

SE

H

AT

AN

1 02 25 07 Pengadaaan sarana dan prasarana puskesmas pembantu 1 02 25 09 Pengadaan sarana dan prasarana puskesmas keliling 1 02 25 13 Pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana puskesmas 1 02 25 14 Pemeliharaan rutin dan berkala sarana dan prasarana puskesmas pembantu 1 02 25 17 Pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana posyandu 1 02 25 20 Rehabilitasi sedang/berat puskesmas pembantu 1 02 25 23 Pembangunan gedung dan revitalisasi puskesmas berfungsi poned 1 02 26 Program pengadaan, peningkatan sarana prasarana RS/RSJ/RSP/RS mata 1 02 28 Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan 1 02 28 05 Kemitraan Peningkatan Kualitas Dokter dan Paramedis 1 02 28 09 Peningkatan Kualitas SDM Kesehatan

Persentase pemenuhan perlengkapan dan sarana puskesmas / PONED / Pustu / Poskesdes yang dibangun Persentase PUSTU yang dibangun/direhab sesuai standar tataruang Tersedianya sarana dan prasarana puskesmas keliling Persentase Puskesmas yang dibangun/ direhab sesuai standar tataruang Terpeliharanya sarana dan prasarana puskesmas pembantu Terpeliharanya sarana dan prasarana posyandu

KA

1 02 25 06 Pengadaan Sarana dan Prasarana Puskesmas

1 02 15

KE

3

Program Obat dan Perbekalan Kesehatan

AS

2

1 02 15 01 Pengadaan Obat dan Perbekalan Kesehatan 1 02 15 02 Peningkatan pemerataan obat dan perbekalan kesehatan

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

Cakupan Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer Cakupan Puskesmas dengan tenaga dokter dan paramedis Persentase puskesmas yang memenuhi standar tenaga kesehatan (tenaga kesling, gizi, kefarmasian, analis, SKM) Persentase puskesmas yang memenuhi standar tenaga pelayanan kesehatan Rata - Rata Belanja Obat yang bermutu per kapita (Rp/Kap)

3.819 4.630 4.775 4.924 5.077 Rp./kapita Rp/Kapita Rp/Kapita Rp/Kapita Rp/Kapita

Cakupan ketersediaan obat yang bermutu

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Cakupan pemerataan obat yang bermutu

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

2

4

3

5

6

13

40%

45%

50%

55%

60%

60%

90%

90% 50%

90% 50%

90% 60%

90% 65%

90% 70%

90% 70%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

40%

45%

48%

50%

52%

52%

Presentase pengawasan terhadap IRTP

80%

80%

80%

80%

80%

80%

Presentase pengawasan terhadap PJAS Presentase makanan yang tidak mengandung bahan berbahaya pada pasar tradisional Cakupan Pelayanan Kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

30%

35%

40%

45%

50%

50%

90%

90%

90%

90%

90%

90%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100% 100% 3192

100% 100% 3192

100% 100% 3255

100% 100% 3319

100% 100% 3383

100% 100% 3447

100% 100%

PA TE N

7

8

100%

100%

75%

KA

BU

H

1 02 24 01 Pelayanan Kesehatan Operasi Katarak

KE

Program Upaya Kesehatan Masyarakat

Cakupan pelayanan kesehatan operasi katarak Cakupan pembayaran premi kesehatan bagi masyarakat miskin Cakupan pelayanan kesehatan dasar rujukan pasien masyarakat miskin dengan SKTM Persentase : Yankes Penderita Hipertensi Yankes Penderita Diabetes Militus Yankes Orang dengan Gangguan Jiwa Berat

AS

Menurunnya angka Umur Harapan Hidup 1 02 16 kesakitan dan (UHH) kematian akibat penyakit menular dan tidak menular .

SE

1 02 24 11 Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan Bagi Masyarakat Miskin

Target

12

AT

Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin

Target

11

AN

1 02 17 02 Peningkatan Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya

1 02 24

Target

10

Meningkatnya keterjangkauan harga obat dan perbekalan kesehatan terutama untuk penduduk miskin Persentase puskesmas yang melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai standar Persentase sarana farmasi yang diawasi Persentase pemenuhan sarana prasarana P4TO 1 02 15 05 Peningkatan mutu penggunaan obat dan Cakupan ketersediaan dan pemerataan obat yang perbekalan kesehatan bermutu 1 02 17 Program Pengawasan Obat dan Persentase produk olahaan makanan dan Makanan minuman yang telah tersertifikasi layak edar

Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

Tahun ke-5

9

1 02 15 03 Peningkatan keterjangkauan harga obat dan perbekalan kesehatan terutama untuk penduduk miskin 1 02 15 04 Peningkatan mutu pelayanan farmasi komunitas dan rumah Sakit

Yankes pada usia Produktif Yankes pada usia pendidikan dasar 1 02 16 01 Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin Jumlah Pelayanan kunjungan rumah bagi penderita di Puskesmas dan Jaringannya penyakit kronis dan resiko tinggi

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

1 02 16 02 Pemeliharaan dan pemulihan kesehatan Presentase desa/kelurahan yang melaksanakan kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit tidak menular

17%

18%

20%

25%

50%

75%

3447

75%

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

4

6

8

BU

Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat Persentase penanganan pelayanan kesehatan matra bencana temporer & dinamis Persentase penanganan kegiatan pelayanan kesehatan matra P3K, Lebaran, natal & tahun baru

AN

1 02 16 16

1 02 16 32 1 02 22

1 02 22 01 1 02 22 02 1 02 22 04

Target

Target

9

10

11

12

13

99%

99%

99%

99%

99%

99%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

48%

62%

78%

90%

100%

100%

100%

1% 100%

1% 100%

2% 100%

3% 100%

4% 100%

4% 100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

80%

80%

80%

80%

80%

80%

80%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

10%

15%

20%

25%

30%

35%

35%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

94%

95%

95%

95%

95%

95%

95%

H

AT

Kunjungan rawat jalan gigi Terlayaninya kesehatan calon jemaah haji Penyediaan Biaya Operasional dan Tersedianya biaya operasional UPTD dan Pemeliharaan puskesmas Pengadaan, peningkatan, dan perbaikan Tersedianya sarana dan prasarana puskesmas dan sarana dan prasarana puskesmas dan jaringannya jaringannya Peningkatan pelayanan dan Meningkatnya pelayanan dan penanggulangan penanggulangan masalah kesehatan masalah kesehatan (DBHCT) Peningkatan mutu Pelayanan Kesehatan Meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan dasar Masyarakat Program Pencegahan dan Presentase indikator Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular penanggulangan penyakit menular dan tidak menular yang mencapai target Penyemprotan/fogging sarang nyamuk Presentase desa yang melakukan pengendalian vektor Pengadaan alat fogging dan bahanPersentase pemenuhan kebutuhan alat fogging dan bahan fogging bahan fogging Pelayanan vaksinasi bagi balita dan Cakupan anak SD kelas 1,2,3 dan 4 yang mendapat anak sekolah imunisasi

SE

1 02 16 15

Target

99%

Cakupan pelayanan kesehatan gawat darurat level 1 yang harus diberikan sarkes (RS) Kab/ Kota

1 02 16 12

Tahun ke-5

Terselenggaranya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular dan wabah

KA

1 02 16 10 Peningkatan Pelayanan Kesehatan bagi Pengungsi Korban Bencana 1 02 16 11 Peningkatan Pelayanan dan Penanggulangan Masalah Kesehatan

7

PA TE N

5

1 02 16 03 Pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas dan jaringannya 1 02 16 04 Penyelenggaraan pencegahan dan pemberantasan penyakit menular dan wabah 1 02 16 06 Revitalisasi sistem kesehatan 1 02 16 09 Peningkatan kesehatan masyarakat

KE

3

AS

2

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

3

4

5

6

7

Target

Target

10

11

12

13

50%

60%

70%

80%

90%

90%

83%

10% 85%

20% 85%

30% 85%

40% 87%

50% 87%

50% 87%

16%

20%

35%

50%

65%

75%

75%

70%

75%

80%

85%

88%

90%

90%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

29

28

27

26

25

24

24

66,34

80%

84%

86%

88%

90%

90%

33

33

33

34

34

35

35

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

11 pusk

10 pusk

10 pusk

16 pusk

21 pusk

15%

16%

17%

18%

19%

20%

20%

33,64

33,62

33,60

33,57

33,54

33,50

33,50

cakupan kunjungan ibu hamil (K4)

91%

91,5%

92%

92,3%

92,7%

94%

94%

cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yg memiliki kompetensi kebidanan cakupan pelayanan nifas

84%

85%

87,5%

89%

89,5%

90%

90%

86%

87%

87,5%

88%

88,5%

89%

89%

87%

88%

89%

89%

89,5%

90%

90%

cakupan kunjungan bayi

99%

99%

99%

99%

99%

99%

99%

KA

Insiden rate DBD per 100000 penduduk Cakupan desa / kelurahan Universal Child Immunization (UCI) 1 02 22 09 Peningkatan Surveillance Epidemiologi AFP rate penduduk < 15 tahun dan Penanggulangan Wabah

H

AT

AN

1 02 22 08 Peningkatan Imunisasi

SE

Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia 1 02 30 04 Pembangunan Pusat - Pusat Pelayanan Kesehatan Angka Kematian Bayi 1 02 32 Program Peningkatan Keselamatan (AKB) Ibu melahirkan dan anak

KE

Target

9

BU

1 02 22 06 Pencegahan Penularan Penyakit Endemik / Epidemik

1 02 30

Tahun ke-5

8

Persentase fasilitas kesehatan dengan angka keberhasilan pengobatan TB paru BTA positif (Succes Rate) minimal 85% Persentase kasus HIV yang diobati Penemuan penderita diare Presentase puskesmas melaksanakan standar tata laksana pneumonia Presentase cakupan penemuan kasus baru kusta tanpa cacat Presentase penanganan kasus zoonosis secara standar Presentase tata laksana kasus penyakit tular vektor

PA TE N

1 02 22 05 Pelayanan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular

1 02 32 01 Penyuluhan Kesehatan Bagi Ibu Hamil Dari Keluarga Kurang Mampu

AS

2

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

Cakupan desa/kelurahan yang mengalami wabah dan KLB penyakit menular yang dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam Jumlah Puskesmas Santun Lansia Cakupan puskesmas santun lansia

26 pusk

26 pusk

Angka Kematian Bayi

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

2

4

3

5

6

1 02 32 03 Pertolongan persalinan bagi ibu dan keluarga kurang mampu 1 02 29 Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita 1 2 29 1 Penyuluhan kesehatan anak balita

Terlaksananya pertolongan persalinan bagi ibu dari keluarga kurang mampu Cakupan balita yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar Cakupan balita yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar Program Perbaikan Gizi Masyarakat Prevalensi balita stunting pada anak baduta (bawah dua tahun)

AN

KA

BU

Cakupan balita gizi 1 02 20 buruk yang mendapat perawatan 1 02 20 01 Penyusunan Peta Informasi Masyarakat Prevalensi balita gizi buruk (sangat kurus) Kurang Gizi Cakupan bayi lahir dengan IMD Cakupan bayi <6 bulan mendapat ASI eksklusif

KE

SE

H

AT

1 02 20 03 Penanggulangan Kurang Energi Protein cakupan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe (KEP), Anemi Gizi Besi,Gangguan akibat Kurang Iodium (GAKI),Kurang vitamin A, dan Kekurangan Zat Gizi Mikro lainnya Cakupan remaja putri mengkonsumsi Fe 1 02 20 02 Pemberian Tambahan Makanan dan Cakupan balita kurus mendapat Pemberian Vitamin Makanan Tambahan (PMT) Ibu hamil KEK (Kurang Energi Kronis) Mendapat PMT (Pemberian Makanan Tambahan) Cakupan distribusi vit A pada balita 1 02 20 05 Peningkatan gizi lebih Prevalensi balita gizi lebih 1 02 21 Program Pengembangan Lingkungan Presentase pencapaian target higiene dan Sehat sanitasi di rumah tangga dan tempat-tempat umum

AS

Meningkatnya Universal akses sanitasi dasar , 100,0,100 di tahun lingkungan sehat 2019 dan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Tahun ke-5

Target

Target

Target

7

8

9

10

11

12

13

82%

83%

84%

85%

85,5%

86%

86%

100%

100%

100%

100%

100,0%

100%

100%

80%

82,2%

85%

87,5%

90%

95%

95%

80%

82,2%

85%

87,5%

90%

95%

95%

15,6%

12,0%

11,5%

10,0%

8,2%

8%

14%

0.06%

0,06%

0,05%

0,047%

0,045%

0,04%

0,04%

40%

40%

42%

45%

47%

50%

50%

22%

23%

25%

30%

32%

35%

35%

91,5%

92%

93%

94%

95%

95%

95%

8%

9%

11%

17%

22%

22%

20%

23%

29%

32%

35%

38%

38%

15%

16%

17%

18%

20%

22%

22%

96%

96%

97%

98%

98%

98%

98%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

74,05%

80%

85%

90%

100%

100%

100%

54,43%

60%

70%

80%

100%

100%

100%

PA TE N

cakupan neonatus dengan komplikasi yg ditangani

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

1 02 21 01 Pengkajian Pengembangan Lingkungan Persentase penduduk dengan akses berkelanjutan Sehat terhadap air minum yang layak Presentase rumah sehat

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

2

3

4

5

6

AN

KA

BU

Persentase tempat - tempat umum yang sehat Pelayanan kesehatan lingkungan : institusi yang dibina Persentase pengawasan air minum yang memenuhi syarat 1 02 21 02 Penyuluhan menciptakan lingkungan Jumlah Desa/kelurahan yang melaksanakan sanitasi sehat total berbasis masyarakat (STBM) 1 02 21 03 Sosialisasi Kebijakan Lingkungan Sehat Tersosialisasinya kebijakan lingkungan sehat kepada masyarakat Persentase PHBS pada 1 02 19 Program Promosi Kesehatan dan Cakupan desa siaga aktif Rumah Tangga Pemberdayaan Masyarakat 1 02 19 01 Pengembangan Media Promosi & Persentase puskesmas menyelenggarakan promosi Informasi Sadar Hidup Sehat kesehatan dan pemberdayaan masyarakat

AT

Jumlah kecamatan yang melaksanakan kampanye gerakan masyarakat hidup sehat minimal 2 tema

KE

SE

H

1 02 19 02 Penyuluhan masyarakat pola hidup sehat Persentase desa yang mengalokasikan dana desa untuk UKBM Presentase PHBS pada Rumah Tangga Persentase desa dengan cakupan rumah tangga berPHBS minimal 20% 1 02 19 03 Peningkatan pemanfaatan sarana Presentase pemanfaatan sarana kesehatan kesehatan 1 02 19 04 Peningkatan pendidikan tenaga Tersedianya tenaga penyuluh kesehatan penyuluh kesehatan Meningkatkan Tata Persentase Aset dalam 1 02 01 Program Pelayanan Administrasi Presentase pemenuhan operasional perkantoran Kelola Instansi Kondisi Baik (%) Dinas Kesehatan

AS

Tahun ke-5

Target

Target

Target

1 02 01 01 Penyediaan Jasa Surat Menyurat 1 02 01 02 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Daya Air dan Listrik 1 02 01 03 Penyediaan Jasa Peralatan dan Perlengkapan Kantor 1 02 01 08 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor

Jumlah Materai dan Cek giro Terpenuhinya pembayaran rekening listrik, Air, telepon (bulan) Terpenuhinya jasa service peralatan dan perlengkapan kantor (Jenis) Tersedianya jasa tukang babat rumput

7

8

9

10

11

12

13

70,04

80%

85%

90%

100%

100%

100%

53,13%

54%

55%

56%

57%

58%

58%

52,21%

55%

57%

60%

62%

65%

65%

53,18

55%

57%

59%

61%

65%

65%

243

280

280

280

280

280

280

100%

100%

100%

100%

100%

PA TE N

Persentase penduduk dengan akses jamban sehat

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

42,5%

45%

50%

53%

57%

60%

60%

78%

80%

85%

90%

95%

100%

100%

10%

20%

40%

60%

80%

100%

100%

30%

30%

40%

50%

60%

70%

70%

39,9%

43,7%

45%

48,4%

49,2%

50%

50%

48%

50%

55%

60%

65%

70%

70%

75%

75%

75%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

500 lbr

500 lbr

600 lbr

600 lbr

700 lbr

700 lbr

700 lbr

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

75%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

4

5

6

1 02 02 22 1 02 02 24

1 02 05

10

11

12

13

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

Tersedianya peralatan dan perlengkapan kantor

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

Tersedianya peralatan rumah tangga (paket) Tersedianya bahan bacaan (jenis)

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

4 bahan bacaan

4 bahan bacaan

4 bahan bacaan

4 bahan bacaan

4 bahan bacaan

4 bahan bacaan

4 bahan bacaan

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

PA TE N

BU

KA

AN

AT

H

9

1 paket

Tersedianya kebutuhan pegawai memenuhi undangan dan kunjungan kerja ke dalam wilayah kabupaten Penunjang Perayaan Hari-hari Tersedianya kebutuhan pegawai dalam peringatan bersejarah hari besar daerah dan nasional Program Peningkatan Sarana Dan Prosentase pemenuhan sarana dan prasarana Prasarana Aparatur penunjang aparatur (%) Pemeliharaan rutin/ berkala rumah dinas Tersedianya kebutuhan untuk pemeliharaan rutin rumah dinas (unit) Pemeliharaan rutin/ berkala Gedung Tersedianya kebutuhan untuk pemeliharaan gedung Kantor dan halaman kantor Pemeliharaan rutin/ berkala Kendaraan Tersedianya kebutuhan untuk pemeliharaan dinas/operasional kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua (unit) Program Peningkatan Kapasitas Tersedianya kebutuhan untuk pendidikan dan Sumber Daya Aparatur pelatihan formal pegawai Pendidikan dan Pelatihan Formal Tersedianya kebutuhan untuk pendidikan dan pelatihan formal pegawai

SE

8

1 paket

Tersedianya kebutuhan pegawai dalam memenuhi undangan tingkat provinsi, luar kabupaten dalam provinsi, ibu kota negara, dan luar provinsi Jawa Barat Tersedianya penggajian tenaga pendukung administrasi dan teknis perkantoran

1 02 01 19 Pengadaan Tenaga Pendukung Administrasi Dan Teknis Perkantoran

7

1 paket

1 02 01 18 Rapat Koordinasi & Konsultasi ke luar Daerah

1 02 02 21

Target

1 paket

Tersedianya penggantian makanan dan minuman harian pegawai, mamin rapat dan tamu

1 02 02

Target

1 paket

1 02 01 17 Penyediaan Makanan & Minuman

1 02 01 22

Target

1 paket

Tersedianya alat tulis kantor Tersedianya bahan cetakan dan penggandaan

1 02 01 20 Rapat Koordinasi & Konsultasi ke dalam Daerah

Tahun ke-5

1 paket

1 02 01 10 Penyediaan Alat Tulis Kantor 1 02 01 11 Penyediaan Barang Cetakan & Penggandaan 1 02 01 13 Penyediaan Peralatan & Perlengkapan Kantor 1 02 01 14 Penyediaan Peralatan Rumah Tangga 1 02 01 15 Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan

KE

3

AS

2

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

4

1 02 06 2 1 02 06 3 1 02 06 4

Jumlah dokumen evaluasi dan laporan capaian kinerja (dokumen)

Tercatatnya inventaris barang pada 6 jenis buku catatan aset Penyusunan Laporan Keuangan Jumlah dokumen laporan keuangan semester I dan Semester II (dokumen) Penyusunan Pelaporan Prognosis Jumlah dokumen laporan prognosis realisasi Realisasi Anggaran anggaran (dokumen) Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir Jumlah dokumen akhir tahun (dokumen) Tahun Penyusunan rencana dan penganggaran Jumlah dokumen rencana dan penganggaran kegiatan kegiatan (dokumen)

H SE KE

Tahun ke-5

Target

Target

Target

7

8

9

10

11

12

13

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

5 dokumen

5 dokumen

5 dokumen

5 dokumen

5 dokumen

5 dokumen

5 dokumen

PA TE N

Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

AT

1 02 06 5

6

BU

1 02 06 1

5

Program Peningkatan Pengembangan Persentase ketersediaan pelaporan capaian Sistem Pelaporan Capaian Kinerja kinerja dan keuangan (%) dan Keuangan

KA

1 02 06

AN

3 Nilai Akuntabilitas Instansi Pemerintah

AS

2 Meningkatnya akuntabilitas kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pembangunan daerah

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

4

6

7

SE

H

AT

AN

KA

BU

PA TE N

5

KE

3

AS

2

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

Tahun ke-5

Target

Target

Target

11

12

13

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

8

9

10

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

ganti indikator

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

U

N

G TUJUAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

2

3

4

5

76,09%

76,31%

76,56%

76,83%

77,2%

Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

100%

100%

100%

100%

100%

Umur Harapan Hidup (UHH)

71,23 th

71,52 th

71,77 th

72,01 th

72,26 th

33,62

33,60

33,57

33,54

33,5

100%

100%

100%

100%

100%

Universal Akses 100,0,100 di tahun 2019

80%

85%

90%

100%

100%

Persentase PHBS pada Rumah Tangga

43,7%

45,0%

48,4%

49,2%

50%

60%

62%

64%

66%

68%

B

B

B

B

B

PA TE N

BU

AN

KA

Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat Angka Kematian Bayi (AKB) penyakit menular dan tidak menular . Cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan

SE

H

AT

Meningkatnya sanitasi dasar , lingkungan sehat dan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Nilai Akuntabilitas Instansi Pemerintah

KE

Meningkatkan Tata Kelola Instansi Dinas Kesehatan

AS

TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE1

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bidang kesehatan

Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

D IN

BA N

D

Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Dinas Kesehatan

Persentase Aset dalam Kondisi Baik

69,5%

70%

70,5%

71%

71,5%

N

G

Rencana Program, Kegiatan, Indikator Kinerja Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung

U

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

PROGRAM / KEGIATAN

4

3

Optimalnya Indeks Kepuasan penyediaan Masyarakat (IKM) layanan kesehatan bidang kesehatan

1 02 23

5

6

Program Standarisasi Pelayanan Kesehatan

1 02 25 01

KA

AN

H

SE

1 02 25

1 02 25 02

1 02 25 04

BU

Tersedianya Peraturan Daerah, Perbup, juklak/juknis dan kajian di bidang kesehatan Persentase UPTD Yankes yang melaksanakan Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP) Persentase puskesmas yang dilakukan survey akreditasi Pembangunan dan Pemutakhiran data Presentase puskesmas dalam menyusun laporan dasar standar pelayanan kesehatan inventory Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan Terlaksananya SIK/Sistem Informasi Kesehatan persentase puskesmas dengan Aplikasi SIMPUS online,Wide Area Network/Local Area Netwok Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung dan SMS broadcast Tersedianya call center KIBLA, dan pengembangan ke Public Service Center Program Pengadaan Peningkatan dan Persentase Puskesmas ,Puskesmas Pembantu dan Perbaikan Sarana dan Prasarana Jaringannya yang dibangun sesuai standar Puskesmas/ Puskesmas Pembantu dan Jaringannya Pembangunan Puskesmas Persentase Puskesmas yang dibangun/ direhab sesuai standar tataruang Persentase PONED yang dibangun/ direhab sesuai standar tataruang Pembangunan Puskesmas Pembantu Persentase PUSTU yang dibangun/direhab sesuai standar tataruang Persentase POSKESDES yang dibangun/ direhab sesuai standar tataruang Pengadaan Puskesmas Keliling Persentase puskesmas keliling yang terawat

AT

1 02 23 06

Tahun ke-4

Tahun ke-5

Target

Target

Target

7

8

9

10

11

12

13

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

0%

16%

56%

65%

88,70%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

50%

75%

85%

95%

100%

100%

100%

50%

75%

85%

95%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Persentase Puskesmas yang terakreditasi

1 02 23 01 Penyusunan Standar Jaminan Pelayanan Kesehatan 1 02 23 02 Evaluasi dan Pengembangan standar pelayanan kesehatan

1 02 23 03

PA TE N

Kode

KE

2

INDIKATOR SASARAN

AS

1 Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

SASARAN

D IN

TUJUAN

BA N

D

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

4

5

6

Tahun ke-5

Target

Target

Target

PA TE N

BU

7

8

9

10

11

12

13

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

30%

37,6%

45,2%

52,9%

60,5%

68,2%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

50%

62%

65%

70%

75%

75%

50%

62%

65%

70%

75%

75%

5.236 Rp/Kapita

5.236 Rp/Kapita

Terpeliharanya sarana dan prasarana puskesmas pembantu Terbangunnya gedung dan revitalisasi puskesmas berfungsi PONED Tersedianya sarana dan prasarana RSUD

SE

H

AT

AN

1 02 25 07 Pengadaaan sarana dan prasarana puskesmas pembantu 1 02 25 09 Pengadaan sarana dan prasarana puskesmas keliling 1 02 25 13 Pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana puskesmas 1 02 25 14 Pemeliharaan rutin dan berkala sarana dan prasarana puskesmas pembantu 1 02 25 17 Pemeliharaan rutin/berkala sarana dan prasarana posyandu 1 02 25 20 Rehabilitasi sedang/berat puskesmas pembantu 1 02 25 23 Pembangunan gedung dan revitalisasi puskesmas berfungsi poned 1 02 26 Program pengadaan, peningkatan sarana prasarana RS/RSJ/RSP/RS mata 1 02 28 Program Kemitraan Peningkatan Pelayanan Kesehatan 1 02 28 05 Kemitraan Peningkatan Kualitas Dokter dan Paramedis 1 02 28 09 Peningkatan Kualitas SDM Kesehatan

Persentase pemenuhan perlengkapan dan sarana puskesmas / PONED / Pustu / Poskesdes yang dibangun Persentase PUSTU yang dibangun/direhab sesuai standar tataruang Tersedianya sarana dan prasarana puskesmas keliling Persentase Puskesmas yang dibangun/ direhab sesuai standar tataruang Terpeliharanya sarana dan prasarana puskesmas pembantu Terpeliharanya sarana dan prasarana posyandu

KA

1 02 25 06 Pengadaan Sarana dan Prasarana Puskesmas

1 02 15

KE

3

Program Obat dan Perbekalan Kesehatan

AS

2

1 02 15 01 Pengadaan Obat dan Perbekalan Kesehatan 1 02 15 02 Peningkatan pemerataan obat dan perbekalan kesehatan

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

Cakupan Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer Cakupan Puskesmas dengan tenaga dokter dan paramedis Persentase puskesmas yang memenuhi standar tenaga kesehatan (tenaga kesling, gizi, kefarmasian, analis, SKM) Persentase puskesmas yang memenuhi standar tenaga pelayanan kesehatan Rata - Rata Belanja Obat yang bermutu per kapita (Rp/Kap)

3.819 4.630 4.775 4.924 5.077 Rp./kapita Rp/Kapita Rp/Kapita Rp/Kapita Rp/Kapita

Cakupan ketersediaan obat yang bermutu

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

Cakupan pemerataan obat yang bermutu

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

2

4

3

5

6

13

40%

45%

50%

55%

60%

60%

90%

90% 50%

90% 50%

90% 60%

90% 65%

90% 70%

90% 70%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

40%

45%

48%

50%

52%

52%

Presentase pengawasan terhadap IRTP

80%

80%

80%

80%

80%

80%

Presentase pengawasan terhadap PJAS Presentase makanan yang tidak mengandung bahan berbahaya pada pasar tradisional Cakupan Pelayanan Kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

30%

35%

40%

45%

50%

50%

90%

90%

90%

90%

90%

90%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100% 100% 3192

100% 100% 3192

100% 100% 3255

100% 100% 3319

100% 100% 3383

100% 100% 3447

100% 100%

PA TE N

7

8

100%

100%

75%

KA

BU

H

1 02 24 01 Pelayanan Kesehatan Operasi Katarak

KE

Program Upaya Kesehatan Masyarakat

Cakupan pelayanan kesehatan operasi katarak Cakupan pembayaran premi kesehatan bagi masyarakat miskin Cakupan pelayanan kesehatan dasar rujukan pasien masyarakat miskin dengan SKTM Persentase : Yankes Penderita Hipertensi Yankes Penderita Diabetes Militus Yankes Orang dengan Gangguan Jiwa Berat

AS

Menurunnya angka Umur Harapan Hidup 1 02 16 kesakitan dan (UHH) kematian akibat penyakit menular dan tidak menular .

SE

1 02 24 11 Pelayanan Kesehatan Dasar dan Rujukan Bagi Masyarakat Miskin

Target

12

AT

Program Pelayanan Kesehatan Masyarakat Miskin

Target

11

AN

1 02 17 02 Peningkatan Pengawasan Keamanan Pangan dan Bahan Berbahaya

1 02 24

Target

10

Meningkatnya keterjangkauan harga obat dan perbekalan kesehatan terutama untuk penduduk miskin Persentase puskesmas yang melaksanakan pelayanan kefarmasian sesuai standar Persentase sarana farmasi yang diawasi Persentase pemenuhan sarana prasarana P4TO 1 02 15 05 Peningkatan mutu penggunaan obat dan Cakupan ketersediaan dan pemerataan obat yang perbekalan kesehatan bermutu 1 02 17 Program Pengawasan Obat dan Persentase produk olahaan makanan dan Makanan minuman yang telah tersertifikasi layak edar

Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

Tahun ke-5

9

1 02 15 03 Peningkatan keterjangkauan harga obat dan perbekalan kesehatan terutama untuk penduduk miskin 1 02 15 04 Peningkatan mutu pelayanan farmasi komunitas dan rumah Sakit

Yankes pada usia Produktif Yankes pada usia pendidikan dasar 1 02 16 01 Pelayanan Kesehatan Penduduk Miskin Jumlah Pelayanan kunjungan rumah bagi penderita di Puskesmas dan Jaringannya penyakit kronis dan resiko tinggi

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

1 02 16 02 Pemeliharaan dan pemulihan kesehatan Presentase desa/kelurahan yang melaksanakan kegiatan Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) Penyakit tidak menular

17%

18%

20%

25%

50%

75%

3447

75%

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

4

6

8

BU

Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat Persentase penanganan pelayanan kesehatan matra bencana temporer & dinamis Persentase penanganan kegiatan pelayanan kesehatan matra P3K, Lebaran, natal & tahun baru

AN

1 02 16 16

1 02 16 32 1 02 22

1 02 22 01 1 02 22 02 1 02 22 04

Target

Target

9

10

11

12

13

99%

99%

99%

99%

99%

99%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

48%

62%

78%

90%

100%

100%

100%

1% 100%

1% 100%

2% 100%

3% 100%

4% 100%

4% 100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

80%

80%

80%

80%

80%

80%

80%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

10%

15%

20%

25%

30%

35%

35%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

94%

95%

95%

95%

95%

95%

95%

H

AT

Kunjungan rawat jalan gigi Terlayaninya kesehatan calon jemaah haji Penyediaan Biaya Operasional dan Tersedianya biaya operasional UPTD dan Pemeliharaan puskesmas Pengadaan, peningkatan, dan perbaikan Tersedianya sarana dan prasarana puskesmas dan sarana dan prasarana puskesmas dan jaringannya jaringannya Peningkatan pelayanan dan Meningkatnya pelayanan dan penanggulangan penanggulangan masalah kesehatan masalah kesehatan (DBHCT) Peningkatan mutu Pelayanan Kesehatan Meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan dasar Masyarakat Program Pencegahan dan Presentase indikator Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular penanggulangan penyakit menular dan tidak menular yang mencapai target Penyemprotan/fogging sarang nyamuk Presentase desa yang melakukan pengendalian vektor Pengadaan alat fogging dan bahanPersentase pemenuhan kebutuhan alat fogging dan bahan fogging bahan fogging Pelayanan vaksinasi bagi balita dan Cakupan anak SD kelas 1,2,3 dan 4 yang mendapat anak sekolah imunisasi

SE

1 02 16 15

Target

99%

Cakupan pelayanan kesehatan gawat darurat level 1 yang harus diberikan sarkes (RS) Kab/ Kota

1 02 16 12

Tahun ke-5

Terselenggaranya pencegahan dan pemberantasan penyakit menular dan wabah

KA

1 02 16 10 Peningkatan Pelayanan Kesehatan bagi Pengungsi Korban Bencana 1 02 16 11 Peningkatan Pelayanan dan Penanggulangan Masalah Kesehatan

7

PA TE N

5

1 02 16 03 Pengadaan, peningkatan dan perbaikan sarana dan prasarana puskesmas dan jaringannya 1 02 16 04 Penyelenggaraan pencegahan dan pemberantasan penyakit menular dan wabah 1 02 16 06 Revitalisasi sistem kesehatan 1 02 16 09 Peningkatan kesehatan masyarakat

KE

3

AS

2

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

3

4

5

6

7

Target

Target

10

11

12

13

50%

60%

70%

80%

90%

90%

83%

10% 85%

20% 85%

30% 85%

40% 87%

50% 87%

50% 87%

16%

20%

35%

50%

65%

75%

75%

70%

75%

80%

85%

88%

90%

90%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

29

28

27

26

25

24

24

66,34

80%

84%

86%

88%

90%

90%

33

33

33

34

34

35

35

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

11 pusk

10 pusk

10 pusk

16 pusk

21 pusk

15%

16%

17%

18%

19%

20%

20%

33,64

33,62

33,60

33,57

33,54

33,50

33,50

cakupan kunjungan ibu hamil (K4)

91%

91,5%

92%

92,3%

92,7%

94%

94%

cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yg memiliki kompetensi kebidanan cakupan pelayanan nifas

84%

85%

87,5%

89%

89,5%

90%

90%

86%

87%

87,5%

88%

88,5%

89%

89%

87%

88%

89%

89%

89,5%

90%

90%

cakupan kunjungan bayi

99%

99%

99%

99%

99%

99%

99%

KA

Insiden rate DBD per 100000 penduduk Cakupan desa / kelurahan Universal Child Immunization (UCI) 1 02 22 09 Peningkatan Surveillance Epidemiologi AFP rate penduduk < 15 tahun dan Penanggulangan Wabah

H

AT

AN

1 02 22 08 Peningkatan Imunisasi

SE

Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Lansia 1 02 30 04 Pembangunan Pusat - Pusat Pelayanan Kesehatan Angka Kematian Bayi 1 02 32 Program Peningkatan Keselamatan (AKB) Ibu melahirkan dan anak

KE

Target

9

BU

1 02 22 06 Pencegahan Penularan Penyakit Endemik / Epidemik

1 02 30

Tahun ke-5

8

Persentase fasilitas kesehatan dengan angka keberhasilan pengobatan TB paru BTA positif (Succes Rate) minimal 85% Persentase kasus HIV yang diobati Penemuan penderita diare Presentase puskesmas melaksanakan standar tata laksana pneumonia Presentase cakupan penemuan kasus baru kusta tanpa cacat Presentase penanganan kasus zoonosis secara standar Presentase tata laksana kasus penyakit tular vektor

PA TE N

1 02 22 05 Pelayanan Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit Menular

1 02 32 01 Penyuluhan Kesehatan Bagi Ibu Hamil Dari Keluarga Kurang Mampu

AS

2

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

Cakupan desa/kelurahan yang mengalami wabah dan KLB penyakit menular yang dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam Jumlah Puskesmas Santun Lansia Cakupan puskesmas santun lansia

26 pusk

26 pusk

Angka Kematian Bayi

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

2

4

3

5

6

1 02 32 03 Pertolongan persalinan bagi ibu dan keluarga kurang mampu 1 02 29 Program Peningkatan Pelayanan Kesehatan Anak Balita 1 2 29 1 Penyuluhan kesehatan anak balita

Terlaksananya pertolongan persalinan bagi ibu dari keluarga kurang mampu Cakupan balita yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar Cakupan balita yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar Program Perbaikan Gizi Masyarakat Prevalensi balita stunting pada anak baduta (bawah dua tahun)

AN

KA

BU

Cakupan balita gizi 1 02 20 buruk yang mendapat perawatan 1 02 20 01 Penyusunan Peta Informasi Masyarakat Prevalensi balita gizi buruk (sangat kurus) Kurang Gizi Cakupan bayi lahir dengan IMD Cakupan bayi <6 bulan mendapat ASI eksklusif

KE

SE

H

AT

1 02 20 03 Penanggulangan Kurang Energi Protein cakupan ibu hamil mengkonsumsi tablet Fe (KEP), Anemi Gizi Besi,Gangguan akibat Kurang Iodium (GAKI),Kurang vitamin A, dan Kekurangan Zat Gizi Mikro lainnya Cakupan remaja putri mengkonsumsi Fe 1 02 20 02 Pemberian Tambahan Makanan dan Cakupan balita kurus mendapat Pemberian Vitamin Makanan Tambahan (PMT) Ibu hamil KEK (Kurang Energi Kronis) Mendapat PMT (Pemberian Makanan Tambahan) Cakupan distribusi vit A pada balita 1 02 20 05 Peningkatan gizi lebih Prevalensi balita gizi lebih 1 02 21 Program Pengembangan Lingkungan Presentase pencapaian target higiene dan Sehat sanitasi di rumah tangga dan tempat-tempat umum

AS

Meningkatnya Universal akses sanitasi dasar , 100,0,100 di tahun lingkungan sehat 2019 dan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Tahun ke-5

Target

Target

Target

7

8

9

10

11

12

13

82%

83%

84%

85%

85,5%

86%

86%

100%

100%

100%

100%

100,0%

100%

100%

80%

82,2%

85%

87,5%

90%

95%

95%

80%

82,2%

85%

87,5%

90%

95%

95%

15,6%

12,0%

11,5%

10,0%

8,2%

8%

14%

0.06%

0,06%

0,05%

0,047%

0,045%

0,04%

0,04%

40%

40%

42%

45%

47%

50%

50%

22%

23%

25%

30%

32%

35%

35%

91,5%

92%

93%

94%

95%

95%

95%

8%

9%

11%

17%

22%

22%

20%

23%

29%

32%

35%

38%

38%

15%

16%

17%

18%

20%

22%

22%

96%

96%

97%

98%

98%

98%

98%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

74,05%

80%

85%

90%

100%

100%

100%

54,43%

60%

70%

80%

100%

100%

100%

PA TE N

cakupan neonatus dengan komplikasi yg ditangani

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

1 02 21 01 Pengkajian Pengembangan Lingkungan Persentase penduduk dengan akses berkelanjutan Sehat terhadap air minum yang layak Presentase rumah sehat

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

1

2

3

4

5

6

AN

KA

BU

Persentase tempat - tempat umum yang sehat Pelayanan kesehatan lingkungan : institusi yang dibina Persentase pengawasan air minum yang memenuhi syarat 1 02 21 02 Penyuluhan menciptakan lingkungan Jumlah Desa/kelurahan yang melaksanakan sanitasi sehat total berbasis masyarakat (STBM) 1 02 21 03 Sosialisasi Kebijakan Lingkungan Sehat Tersosialisasinya kebijakan lingkungan sehat kepada masyarakat Persentase PHBS pada 1 02 19 Program Promosi Kesehatan dan Cakupan desa siaga aktif Rumah Tangga Pemberdayaan Masyarakat 1 02 19 01 Pengembangan Media Promosi & Persentase puskesmas menyelenggarakan promosi Informasi Sadar Hidup Sehat kesehatan dan pemberdayaan masyarakat

AT

Jumlah kecamatan yang melaksanakan kampanye gerakan masyarakat hidup sehat minimal 2 tema

AS

KE

SE

H

1 02 19 02 Penyuluhan masyarakat pola hidup sehat Persentase desa yang mengalokasikan dana desa untuk UKBM Presentase PHBS pada Rumah Tangga Persentase desa dengan cakupan rumah tangga berPHBS minimal 20% 1 02 19 03 Peningkatan pemanfaatan sarana Presentase pemanfaatan sarana kesehatan kesehatan 1 02 19 04 Peningkatan pendidikan tenaga Tersedianya tenaga penyuluh kesehatan penyuluh kesehatan Meningkatkan Meningkatkan Tata Persentase Aset dalam 1 02 01 Program Pelayanan Administrasi Presentase pemenuhan operasional perkantoran Kapasitas dan Kelola Instansi Kondisi Baik (%) Kapabilitas Internal Dinas Kesehatan Dinas Kesehatan 1 02 01 01 Penyediaan Jasa Surat Menyurat Jumlah Materai dan Cek giro 1 02 01 02 Penyediaan Jasa Komunikasi, Sumber Terpenuhinya pembayaran rekening listrik, Air, Daya Air dan Listrik telepon (bulan) 1 02 01 03 Penyediaan Jasa Peralatan dan Terpenuhinya jasa service peralatan dan Perlengkapan Kantor perlengkapan kantor (Jenis) 1 02 01 08 Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor Tersedianya jasa tukang babat rumput

D IN

Tahun ke-5

Target

Target

Target

7

8

9

10

11

12

13

70,04

80%

85%

90%

100%

100%

100%

53,13%

54%

55%

56%

57%

58%

58%

52,21%

55%

57%

60%

62%

65%

65%

53,18

55%

57%

59%

61%

65%

65%

243

280

280

280

280

280

280

100%

100%

100%

100%

100%

PA TE N

Persentase penduduk dengan akses jamban sehat

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

42,5%

45%

50%

53%

57%

60%

60%

78%

80%

85%

90%

95%

100%

100%

10%

20%

40%

60%

80%

100%

100%

30%

30%

40%

50%

60%

70%

70%

39,9%

43,7%

45%

48,4%

49,2%

50%

50%

48%

50%

55%

60%

65%

70%

70%

75%

75%

75%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

500 lbr

500 lbr

600 lbr

600 lbr

700 lbr

700 lbr

700 lbr

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

75%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

12 bln

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

4

5

6

1 02 02 22 1 02 02 24

1 02 05

10

11

12

13

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

Tersedianya peralatan dan perlengkapan kantor

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

Tersedianya peralatan rumah tangga (paket) Tersedianya bahan bacaan (jenis)

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

1 paket

4 bahan bacaan

4 bahan bacaan

4 bahan bacaan

4 bahan bacaan

4 bahan bacaan

4 bahan bacaan

4 bahan bacaan

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

PA TE N

BU

KA

AN

AT

H

9

1 paket

Tersedianya kebutuhan pegawai memenuhi undangan dan kunjungan kerja ke dalam wilayah kabupaten Penunjang Perayaan Hari-hari Tersedianya kebutuhan pegawai dalam peringatan bersejarah hari besar daerah dan nasional Program Peningkatan Sarana Dan Prosentase pemenuhan sarana dan prasarana Prasarana Aparatur penunjang aparatur (%) Pemeliharaan rutin/ berkala rumah dinas Tersedianya kebutuhan untuk pemeliharaan rutin rumah dinas (unit) Pemeliharaan rutin/ berkala Gedung Tersedianya kebutuhan untuk pemeliharaan gedung Kantor dan halaman kantor Pemeliharaan rutin/ berkala Kendaraan Tersedianya kebutuhan untuk pemeliharaan dinas/operasional kendaraan roda empat dan kendaraan roda dua (unit) Program Peningkatan Kapasitas Tersedianya kebutuhan untuk pendidikan dan Sumber Daya Aparatur pelatihan formal pegawai Pendidikan dan Pelatihan Formal Tersedianya kebutuhan untuk pendidikan dan pelatihan formal pegawai

SE

8

1 paket

Tersedianya kebutuhan pegawai dalam memenuhi undangan tingkat provinsi, luar kabupaten dalam provinsi, ibu kota negara, dan luar provinsi Jawa Barat Tersedianya penggajian tenaga pendukung administrasi dan teknis perkantoran

1 02 01 19 Pengadaan Tenaga Pendukung Administrasi Dan Teknis Perkantoran

7

1 paket

1 02 01 18 Rapat Koordinasi & Konsultasi ke luar Daerah

1 02 02 21

Target

1 paket

Tersedianya penggantian makanan dan minuman harian pegawai, mamin rapat dan tamu

1 02 02

Target

1 paket

1 02 01 17 Penyediaan Makanan & Minuman

1 02 01 22

Target

1 paket

Tersedianya alat tulis kantor Tersedianya bahan cetakan dan penggandaan

1 02 01 20 Rapat Koordinasi & Konsultasi ke dalam Daerah

Tahun ke-5

1 paket

1 02 01 10 Penyediaan Alat Tulis Kantor 1 02 01 11 Penyediaan Barang Cetakan & Penggandaan 1 02 01 13 Penyediaan Peralatan & Perlengkapan Kantor 1 02 01 14 Penyediaan Peralatan Rumah Tangga 1 02 01 15 Penyediaan Bahan Bacaan dan Peraturan Perundang-undangan

KE

3

AS

2

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

4

1 02 06 2 1 02 06 3 1 02 06 4

Jumlah dokumen evaluasi dan laporan capaian kinerja (dokumen)

Tercatatnya inventaris barang pada 6 jenis buku catatan aset Penyusunan Laporan Keuangan Jumlah dokumen laporan keuangan semester I dan Semester II (dokumen) Penyusunan Pelaporan Prognosis Jumlah dokumen laporan prognosis realisasi Realisasi Anggaran anggaran (dokumen) Penyusunan Pelaporan Keuangan Akhir Jumlah dokumen akhir tahun (dokumen) Tahun Penyusunan rencana dan penganggaran Jumlah dokumen rencana dan penganggaran kegiatan kegiatan (dokumen)

H SE KE

Tahun ke-5

Target

Target

Target

7

8

9

10

11

12

13

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

100%

100%

100%

100%

100%

100%

100%

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

2 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

1 dokumen

5 dokumen

5 dokumen

5 dokumen

5 dokumen

5 dokumen

5 dokumen

5 dokumen

PA TE N

Penyusunan Laporan Capaian Kinerja dan Ikhtisar Realisasi Kinerja SKPD

AT

1 02 06 5

6

BU

1 02 06 1

5

Program Peningkatan Pengembangan Persentase ketersediaan pelaporan capaian Sistem Pelaporan Capaian Kinerja kinerja dan keuangan (%) dan Keuangan

KA

1 02 06

AN

3 Nilai Akuntabilitas Instansi Pemerintah

AS

2 Meningkatnya akuntabilitas kinerja birokrasi dan penyelenggaraan pembangunan daerah

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

G

TARGET KINERJA PROGRAM DAN KERANGKA PENDANAAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Kode

PROGRAM / KEGIATAN

4

6

7

SE

H

AT

AN

KA

BU

PA TE N

5

KE

3

AS

2

D IN

1

BA N

D

TUJUAN

Tahun ke-4

Tahun ke-5

Target

Target

Target

11

12

13

U

N

Data Tahun ke-1 Tahun ke-2 Tahun ke-3 Capaian INDIKATOR KINERJA PROGRAM (OUTCOME) DAN pada Awal KEGIATAN (OUTPUT) Tahun Perencana an Target Target Target

Kondisi Kinerja pada akhir periode Renstra SKPD

8

9

10

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

ganti indikator

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

U

N

G TUJUAN

SASARAN

INDIKATOR SASARAN

Meningkatkan derajat kesehatan masyarakat

2

3

4

5

76,09%

76,31%

76,56%

76,83%

77,2%

Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

100%

100%

100%

100%

100%

Umur Harapan Hidup (UHH)

71,23 th

71,52 th

71,77 th

72,01 th

72,26 th

33,62

33,60

33,57

33,54

33,5

100%

100%

100%

100%

100%

Universal Akses 100,0,100 di tahun 2019

80%

85%

90%

100%

100%

Persentase PHBS pada Rumah Tangga

43,7%

45,0%

48,4%

49,2%

50%

60%

62%

64%

66%

68%

B

B

B

B

B

PA TE N

BU

AN

KA

Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat Angka Kematian Bayi (AKB) penyakit menular dan tidak menular . Cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan

SE

H

AT

Meningkatnya sanitasi dasar , lingkungan sehat dan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Nilai Akuntabilitas Instansi Pemerintah

AS

KE

Meningkatkan Tata Kelola Instansi Dinas Kesehatan

D IN

TARGET KINERJA SASARAN PADA TAHUN KE1

Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bidang kesehatan

Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

Meningkatkan Kapasitas dan Kapabilitas Internal Dinas Kesehatan

BA N

D

Tujuan dan Sasaran Jangka Menengah Pelayanan Dinas Kesehatan

Persentase Aset dalam Kondisi Baik

69,5%

70%

70,5%

71%

71,5%

PEMERINTAH KABUPATEN BANDUNG DINAS KESEHATAN Jalan Raya Soreang Km. 17 Tlp. 022-5897520 Fax. 022-5897521 Website : http://www.kesehatan.bandungkab.go.id Email : [email protected] / [email protected]

KEPUTUSAN BUPATI BANDUNG

TENTANG

:

a. Bahwa sesuai ketentuan Pasal 3 Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Nomor PER/09/M.PAN/5/2007 tentang Pedoman Umum Penetapan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan Instansi Pemerintah setiap instansi pemerintah wajib menetapkan Indikator Kinerja Utama di Lingkungan masing – masing;

AN

KA

BU

Menimbang

PA TE N

BUPATI BANDUNG,

BA N

D

INDIKATOR KINERJA UTAMA RENCANA STRATEGIS DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG TAHUN 2016 - 2021

U

N

G

NOMOR : 800/6403.1/Dinkes/2017 LAMPIRAN : 1 (SATU)

D IN

AS

KE

SE

H

AT

b. bahwa demi terarahnya pencapaian Visi dan Misi Bupati Bandung Tahun 2016 – 2021 yang termuat dalam Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016 – 2021 diperlukan tolok ukur yang jelas dan sistematik untuk mengukur kinerja pembangunan pada setiap tahun perencanaannya;

Mengingat

:

c.

bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan b, maka perlu menetapkan Indikator Kinerja Utama Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016 – 2021 dengan Keputusan Bupati;

1. Undang-undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pemerintahan Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Jawa Barat (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 1950) sebagaimana telah di ubah dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1968 tentang

2 Pembentukan Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Subang dengan mengubah Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah-Daerah Kabupaten Dalam Lingkungan Provinsi Jawa Barat (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1968 Nomor 31, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 2851);

U

N

G

2. Undang - Undang Nomor 1 Tahun 2004, tentang Perbendaharaan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 5, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4355);

PA TE N

BA N

D

3. Undang - Undang Nomor 15 Tahun 2004, tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 66, Tambahan Negara Republik Indonesia Nomor 4400);

AT

AN

KA

BU

4. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 244, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5587) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 246, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5589);

D IN

AS

KE

SE

H

5. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Infomasi Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 61, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4846); 6. Undang - Undang Nomor 25 Tahun 2009, tentang Pelayanan Publik (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 112, Tambahan Negara Republik Indonesia Nomor 5038); 7. Peraturan Pemerintah Nomor 65 Tahun 2005, tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 150, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia No. 4585); 8. Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005, tentang

3 Pedoman Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4594); 9. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2006 tentang Pelaporan Keuangan dan Kinerja Instansi Pemerintah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 25, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4614);

BA N

D

U

N

G

10. Peraturan Pemerintah Nomor 39 Tahun 2006 tentang Tata Cara Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2006 Nomor 96, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4663);

PA TE N

11. Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2008 tentang Pedoman Evaluasi Penyelenggaran Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 19, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4815) 12. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah

AT

AN

KA

BU

13. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006, tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah, sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011, tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006, tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah;

D IN

AS

KE

SE

H

14. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 6 Tahun 2007, tentang Petunjuk Teknis Penyusunan dan Penetapan Standar Pelayanan Minimal; 15. Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor PER/20/M.PAN/11/2008 tentang Petunjuk Penyusunan Indikator Kinerja Utama; 16. Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 5 Tahun 2008 tentang Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Bandung (Lembaran Daerah Kabupaten Bandung Tahun 2008 Nomor 5) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 25 Tahun 2009tentangPerubahanatasPeraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 5 Tahun 2008 tentang Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten

4 Bandung (Lembaran Daerah Tahun 2009 Nomor 25);

Kabupaten

Bandung

17. Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 6 Tahun 2011 tentang Penataan Organisasi dan Kelembagaan Rumah Sakit Umum Daerah Kelas B Majalaya Kabupaten Bandung (Lembaran Daerah Kabupaten Bandung Tahun 2011 Nomor 6);

U

N

G

18. Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 11 Tahun 2010 Tentang Pembentukan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bandung (Lembaran Daerah Kabupaten Bandung Tahun 2010 Nomor 11);

PA TE N

BA N

D

19. Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 1 Tahun 2015 tentang Perubahan Ketiga atas Peraturan Daerah Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pembentukan Organisasi Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Bandung (Lembaran Daerah Kabupaten Bandung Tahun 2015 Nomor 1); 20. Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 7 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Kabupaten Bandung

MEMUTUSKAN

AS

KESATU

:

: Indikator Kinerja Utama Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016 – 2021, sebagaimana tercantum dalam lampiran keputusan ini.

KE

Menetapkan

SE

H

AT

AN

KA

BU

21. Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah (Lembaran Daerah Kabupaten Bandung Tahun 2016 Nomor 5);

: Indikator Kinerja Utama sebagaimana dimaksud pada diktum KESATU merupakan Indikator Sasaran sebagaimana tercantum dalam Dokumen Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Tahun 2016 – 2021.

KETIGA

: Indikator Kinerja Utama sebagaimana dimaksud dalam diktum KESATU merupakan acuan dalam merencanakan

D IN

KEDUA

5 program, kegiatan dan indikator kinerja untuk pencapaian kinerja di lingkungan Dinas Kesehatan KELIMA

: Keputusan ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan.

BA N

D

U

N

an. BUPATI BANDUNG Kepala Dinas Kesehatan

G

Ditetapkan di Soreang Pada tanggal 31 Mei 2017

PA TE N

dr. H. ACHMAD KUSTIJADI Pembina Utama Muda NIP. 19580623 198711 1 001 Tembusan, disampaikan kepada :

BU

1. Bupati Bandung; 2. Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung. ___________________________________________________

D IN

AS

KE

SE

H

AT

AN

KA

Yth.

2 3

N D

U

Meningkatnya fungsi sarana pelayanan kesehatan dan kompetensi tenaga kesehatan terhadap pelayanan kesehatan

Indeks Kepuasan Masyarakat

Meningkatnya kemnadirian masyarakat dalam bidang kesehatan

Cakupan PHBS pada tatanan Rumah Tangga

Meningkatnya status gizi dan kesehatan keluarga dalam masyarakat

Cakupan Balita Gizi Buruk mendapat penanganan

2011

2012

2013

2014

2015

73,01%

73,53%

74,48%

74,23%

75,87%

100

100

100

100

100

Cakupan pelayanan kesehatan dasar pasien masyarakat miskin

21,34%

51,2%

41,3%

43,3%

100

100

100

100

100

0,057%

0,030%

0,050%

0,045%

0,04%

34,01%

33,9%

33,64% 88,3%

6

Angka Kematian Bayi (AKB)

34,17%

34,05%

7

Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yg memiliki komp.kebidanan

82,9%

87,1%

88,0%

87,5%

Persentase rumah yang sehat

23,0%

62,0%

52,1%

70,40%

55,1%

Presentase tempat-tempat umum sehat

39,59%

77,0%

71,9%

80,4%

53,0%

100

100

100

100

AT

Cakupan Desa/Kelurahan Universal Child Immunization (UCI)

H

Cakupan desa/kelurahan yang mengalami wabah dan KLB penyakit menular yang dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam

SE

11

Menurunnya angka kesakitan penyakit menular

KE

10

KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG

AS

9

D IN

Mengendalikan penyakit berbasis lingkungan

dr. H. ACHMAD KUSTIJADI, M.Epid Pembina Utama Muda Nip. 19580623 198711 1 001

100

76,0%

BU

Prevalensi anak balita yang menderita gizi buruk

AN

5

8

Penanggung jawab

Sumber Data BPS KAB. BANDUNG LAKIP &PROFIL

43,7%

KA

4

Realisasi Kinerja

Indikator Kinerja Utama

BA N

1

Sasaran Strategis

: BANDUNG : DINAS KESEHATAN : WAJIB

PA TE N

No

G

INDIKATOR KINERJA UTAMA TAHUN 2015 KABUPATEN SKPD/UNIT KERJA URUSAN

LAKIP &PROFIL LAKIP &PROFIL LAKIP &PROFIL BPS KAB. BANDUNG LAKIP &PROFIL LAKIP &PROFIL LAKIP &PROFIL

LAKIP &PROFIL

91,30%

94,98%

90

62,8 LAKIP &PROFIL

Keterangan

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

1500

D

U

N

G

N U

Cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan Universal akses 100,0,100 di tahun 2019

BU

33,64/1000 KH

Angka Kematian Bayi (AKB)

75,88% 53,2%

KA

100,00%

Persentase PHBS pada Rumah Tangga

KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG

D

PA TE N

73,18 Tahun

Umur Harapan Hidup (UHH)

dr. H. ACHMAD KUSTIJADI, M.Epid Pembina Utama Muda Nip. 19580623 198711 1 001

2020

Penanggung jawab

BA N

2019

DINAS KESEHATAN

AN

6 Meningkatnya sanitasi dasar , lingkungan sehat 7 dan perilaku hidup sehat di masyarakat.

2018

100,00%

AT

5

Cakupan pelayanan kesehatan dasar pasien masyarakat miskin

H

3 Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular 4 dan tidak menular .

2017

77,4%

SE

2

2016

Indeks Kepuasan Masyarakat

KE

Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

REALISASI

Indikator Kinerja Utama

AS

1

Sasaran Strategis

: BANDUNG : DINAS KESEHATAN : WAJIB

D IN

No

G

INDIKATOR KINERJA UTAMA TAHUN 2016-2021 KABUPATEN SKPD/UNIT KERJA URUSAN

Sumber Data

DINAS KESEHATAN DINAS KESEHATAN

TIM ANALISIS LKPJ+BPS BPS DINAS KESEHATAN DINAS KESEHATAN DINAS KESEHATAN

Keterangan

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

1500

N U D

2020

76,09%

76,31%

76,56%

76,83%

77,2%

100,00%

100,00%

100,00%

71,2 Tahun

71,52 Tahun

71,77 Tahun

100,00%

100,00%

72,01Tahu n

72,26 Tahun

Persentase PHBS pada Rumah Tangga

KEPALA DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG

100,00%

100,00%

80,00%

85,00%

43,7%

45,0%

dr. H. ACHMAD KUSTIJADI, M.Epid Pembina Utama Muda Nip. 19580623 198711 1 001

100,00%

100,00%

100,00%

90,0%

100,0%

100,0%

48,4%

49,2%

50,0%

KA

Cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan Universal akses 100,0,100 di tahun 2019

BU

33,62/1000 33,60/1000 33,57/1000 33,54/1000 33,5/1000 KH KH KH KH KH

Angka Kematian Bayi (AKB)

Penanggung jawab

BA N

2019

PA TE N

2018

AN

6 Meningkatnya sanitasi dasar , lingkungan sehat 7 dan perilaku hidup sehat di masyarakat.

2017

AT

5

Umur Harapan Hidup (UHH)

2016

H

3 Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular 4 dan tidak menular .

Cakupan pelayanan kesehatan dasar pasien masyarakat miskin

SE

2

Indeks Kepuasan Masyarakat

KE

Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

TARGET

Indikator Kinerja Utama

AS

1

Sasaran Strategis

: BANDUNG : DINAS KESEHATAN : WAJIB

D IN

No

G

INDIKATOR KINERJA UTAMA TAHUN 2016-2021 KABUPATEN SKPD/UNIT KERJA URUSAN

DINAS KESEHATAN

Sumber Data

DINAS KESEHATAN DINAS KESEHATAN

TIM ANALISIS LKPJ+BPS BPS DINAS KESEHATAN DINAS KESEHATAN DINAS KESEHATAN

Keterangan

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

AS

D IN

AN

AT

H

SE

KE

BU

KA

PA TE N

BA N

D

U

N

G

1500

TARGET DAN REALISASI KINERJA TAHUN 2012-2016 DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG TARGET 76,09

2. Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

100%

4630 Rp/Kapita 40% 37,60%

8. Umur Harapan Hidup (UHH)

71.23 tahun

9. Angka Kematian Bayi (AKB)

33.62 /1000 100%

11. Cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan

100%

12. Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin

100%

13. Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir

100%

14 Pelayanan Kesehatan Balita

100%

KA

BU

10. Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil (K4)

15. Pelayanan Kesehatan pada Usia Pendidikan Dasar

100%

16. Pelayanan Kesehatan pada Usia Produktif

100%

AN

17. Pelayanan Kesehatan pada Usia Lanjut Usia

AT

18. Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi 19. Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes Militus

100% 100% 100% 100%

21. Pelayanan Kesehatan orang dengan TB

100%

SE

H

20. Pelayanan Kesehatan Orang dengan Gangguan Jiwa Berat 22. Pelayanan Kesehatan orang dengan resiko terinfeksi HIV

KE

23. Presentase indikator Pencegahan dan penanggulangan penyakit menular dan tidak menular yang mencapai target 24. Cakupan Puskesmas Santun Lansia

IN AS

25. Prevalensi balita stunting pada anak baduta (bawah dua tahun) 26. Universal akses 100,0,100 di tahun 2019 27. Persentase PHBS pada Rumah Tangga

D

Meningkatnya sanitasi dasar, lingkungan sehat dan perilaku hidup sehat di masyarakat.

U

100%

6. Persentase produk olahaan makanan dan minuman yang telah tersertifikasi layak edar 7. Meningkatnya kualitas SDM Kesehatan Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular dan tidak menular .

N

100%

D

3. Persentase Pelayanan Kesehatan di Puskesmas yang memenuhi standar 4. Persentase Puskesmas ,Puskesmas Pembantu dan Jaringannya yang dibangun sesuai standar 5. Rata - Rata Belanja Obat yang bermutu per kapita (Rp/Kap)

28. Presentase pencapaian target higiene dan sanitasi di rumah tangga dan tempat-tempat umum 29. Cakupan desa siaga aktif

100% 100% 18% 12% 80% 43,7% 100,0% 45,0%

REALISASI 2014

2013

G

1. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bidang kesehatan

2012

BA N

Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

INDIKATOR KINERJA

PA TE N

SASARAN STRATEGIS

2015

2016

TARGET DAN REALISASI KINERJA TAHUN 2016 DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG

INDIKATOR KINERJA

REALISASI

%

1. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bidang kesehatan

76,09

77,04

101%

2. Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin

100%

100%

100%

100%

16,13%

16,13%

100%

58,25%

58%

4630 Rp/Kapita

2767 Rp/Kapita

60%

40%

64,80%

162% 100%

3. Persentase Pelayanan Kesehatan di Puskesmas yang memenuhi standar 4. Persentase Puskesmas ,Puskesmas Pembantu dan Jaringannya yang dibangun sesuai standar 5. Rata - Rata Belanja Obat yang bermutu per kapita (Rp/Kap) 6. Persentase produk olahaan makanan dan minuman yang telah tersertifikasi layak edar 7. Meningkatnya kualitas SDM Kesehatan

37,51%

71.23 tahun

73,18

9. Angka Kematian Bayi (AKB)

33.62 /1000

33.64/1000

99,94%

100%

11. Cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan

U

91%

100%

12. Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin

100%

13. Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir

100%

14 Pelayanan Kesehatan Balita 15. Pelayanan Kesehatan pada Usia Pendidikan Dasar 17. Pelayanan Kesehatan pada Usia Lanjut Usia 18. Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi 19. Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes Militus

91,2%

100%

88,7%

89%

91,3%

91%

100%

84,4%

84%

100%

89%

89%

100%

23,7%

24%

100%

18,89%

19%

100%

12,42%

12%

BA N

100%

3,34%

3%

100%

36,49%

36%

21. Pelayanan Kesehatan orang dengan TB

100%

100%

100%

100%

6,64%

7%

100%

20%

20%

18%

24%

133%

12%

10%

120,0%

80%

75,88%

95%

43,7%

53,2%

122%

100,0%

59,72%

60%

45,0%

40,0%

88,89%

BU

100%

20. Pelayanan Kesehatan Orang dengan Gangguan Jiwa Berat

KA

22. Pelayanan Kesehatan orang dengan resiko terinfeksi HIV

AN

23. Presentase indikator Pencegahan dan penanggulangan penyakit menular dan tidak menular yang mencapai target 24. Cakupan Puskesmas Santun Lansia

AT

25. Prevalensi balita stunting pada anak baduta (bawah dua tahun) 26. Universal akses 100,0,100 di tahun 2019

H

27. Persentase PHBS pada Rumah Tangga

KE

SE

28. Presentase pencapaian target higiene dan sanitasi di rumah tangga dan tempat-tempat umum 29. Cakupan desa siaga aktif

IN AS D

103%

10. Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil (K4)

16. Pelayanan Kesehatan pada Usia Produktif

Meningkatnya sanitasi dasar, lingkungan sehat dan perilaku hidup sehat di masyarakat.

N

37,60%

8. Umur Harapan Hidup (UHH)

PA TE N

Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit

D

Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

TARGET

G

SASARAN STRATEGIS

G N U D BA N PA TE N BU KA AN AT H SE KE IN AS D

11.770.957.475,00 11.498.653.900,00 272.303.575,00

TARGET DAN REALISASI KINERJA TAHUN 2016 DINAS KESEHATAN KABUPATEN BANDUNG

REALISASI

1. Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) bidang kesehatan 2. Cakupan pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat miskin 3. Persentase Pelayanan Kesehatan di Puskesmas yang memenuhi standar 4. Persentase Puskesmas ,Puskesmas Pembantu dan Jaringannya yang dibangun sesuai standar 5. Rata - Rata Belanja Obat yang bermutu per kapita (Rp/Kap) 6. Persentase produk olahaan makanan dan minuman yang telah tersertifikasi layak edar 7. Meningkatnya kualitas SDM Kesehatan

77,04

75,90%

100%

100,00%

16,13%

0,00%

58,25%

56,50%

2767 Rp/Kapita

2143 Rp/Kapita

64,80%

U

36,46%

93,20% 33,87%

73,18

71,03

9. Angka Kematian Bayi (AKB)

33.64/1000

33.64/1000

91,20%

91,50%

100%

100,00%

88,6%

88,30%

91,3%

93,20%

D

8. Umur Harapan Hidup (UHH) 10. Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil (K4) 12. Pelayanan Kesehatan Ibu Bersalin 13. Pelayanan Kesehatan Bayi Baru Lahir 14 Pelayanan Kesehatan Balita

PA TE N

11. Cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan

82,20%

89,0%

99,2%

16. Pelayanan Kesehatan pada Usia Produktif

23,7%

0,00%

17. Pelayanan Kesehatan pada Usia Lanjut Usia

18,89%

0,00%

18. Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi

12,42%

0,00%

19. Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes Militus

3,34%

0,00%

36,49%

35,85%

21. Pelayanan Kesehatan orang dengan TB

100%

73,37%

22. Pelayanan Kesehatan orang dengan resiko terinfeksi HIV

6,64%

0,00%

20%

.

24,19%

24,19%

10%

0,00%

75,88%

0,00%

43,7%

43,70%

59,72%

53,00%

40,0%

22,86%

KA

BU

84,4%

15. Pelayanan Kesehatan pada Usia Pendidikan Dasar

AT

AN

20. Pelayanan Kesehatan Orang dengan Gangguan Jiwa Berat

SE

H

23. Presentase indikator Pencegahan dan penanggulangan penyakit menular dan tidak menular yang mencapai target 24. Cakupan Puskesmas Santun Lansia 25. Prevalensi balita stunting pada anak baduta (bawah dua tahun) 26. Universal akses 100,0,100 di tahun 2019

IN AS

KE

Meningkatnya sanitasi dasar, lingkungan sehat dan 27. Persentase PHBS pada Rumah Tangga perilaku hidup sehat di 28. Presentase pencapaian target higiene dan sanitasi di rumah masyarakat. tangga dan tempat-tempat umum 29. Cakupan desa siaga aktif

D

2015

BA N

Menurunnya angka kesakitan dan kematian akibat penyakit menular dan tidak menular .

2016

G

Optimalnya penyediaan layanan kesehatan

INDIKATOR KINERJA

N

SASARAN STRATEGIS

IN AS

D SE

KE AN

AT

H

BU

KA PA TE N

BA N

U

=

D

N

G

Kesenjangan