DINAS KESEHATAN KABUPATEN SAROLANGUN

Rencana strategis ini merupakan dokumen perencanaan yang diharapkan menjadi acuan bagi ... Kerangka logis rencana strategis ... Kasus diare yang ditan...

0 downloads 92 Views 9MB Size
DINAS KESEHATAN KABUPATEN SAROLANGUN KOMPLEK PERKANTORAN GUNUNG KEMBANG SAROLANGUN KABUPATEN SAROLANGUN JAMBI

2012

KATA PENGANTAR Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan karunia-Nya sehingga Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011–2016 ini dapat tersusun. Rencana strategis ini merupakan dokumen perencanaan yang diharapkan menjadi acuan bagi penyusunan program dan kegiatan, pelaksanaan serta evaluasi kegiatan kesehatan di Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun selama jangka waktu lima tahun mendatang. Dengan adanya Undang–undang nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah dan Undang-undang nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional ada kewajiban bagi Satuan Kerja Perangkat Daerah untuk menyusun Rencana Strategis sesuai dengan tugas dan fungsinya. Rencana Strategis Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011– 2016 ini mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Bidang Kesehatan (RPJPK) 20052025; Renstra Kementerian Kesehatan tahun 2010-2014; dan Renstra Dinkes Propinsi Jambi tahun 2010-2015. Kami sampaikan terima kasih kepada seluruh fihak yang telah berperan serta dalam penyusunan Rencana Strategis ini. Kritik dan saran demi kesempurnaan Rencana Strategis ini senantiasa kami harapkan.

Sarolangun,

Februari 2012

KEPALA DINAS KESEHATAN Kabupaten Sarolangun

H Adnan HS, SE, M.Kes Pembina TK I NIP. 19631231 198412 1 012

DAFTAR ISI

Halaman

Halaman Judul………………………………………………………………

i

Kata Pengantar……………………………………………………………..

ii

Daftar Isi……………………………………………………………………..

iii

BAB I

Pendahuluan ……………………………………………..……

1

BAB II

Tugas Pokok Dan Fungsi ……………………………………

6

BAB III

Profil Kinerja ……………………………................................

8

BAB IV

Visi, Misi, Tujuan Dan Sasaran ……………………………...

25

BAB V

Strategi Dan Kebijakan ………………………………………

32

BAB VI

Program dan Kegiatan Pembangunan Kesehatan …………………………

34

BAB VII

Penutup………………………………………………………..

44

Lampiran

- Kerangka logis rencana strategis Dinas Kesehatan Tahun 20112016 - Matrik program/kegiatan pembangunan bidang kesehatan rencana strategis tahun 2011-2016

LAMPIRAN 1

KERANGKA LOGIS RENCANA STRATEGIS DINAS KESEHATAN TAHUN 2011-2016

LAMPIRAN 2

MATRIK PROGRAM/KEGIATAN PEMBANGUNAN BIDANG KESEHATAN RENCANA STRATEGIS TAHUN 2011-2016 DINAS KESEHATAN KABUPATEN SAROLANGUN

KATA PENGANTAR Puji Syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, akhirnya Buku “ Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011” dapat diterbitkan. Buku ini merupakan salah satu sarana yang dapat digunakan untuk melaporkan pemantauan dan evaluasi terhadap pencapaian hasil pembangunan Kesehatan, termasuk kinerja dari penyelenggaraan Pelayanan Minimal di bidang kesehatan di Kabupaten Sarolangun. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun ini pada intinya berisi berbagai data/informasi yang menggambarkan situasi dan kondisi kesehatan masyarakat di Kabupaten Sarolangun. Dalam penyusunan Profil Kesehatan ini digunakan data yang bersumber dari unit-unit kerja dilingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun serta dari berbagai sumber lainnya di luar Lingkungan Dinas Kesehatan Sarolangun. Untuk menjamin Akurasi data dilakukan Validasi data melalui pemutakhiran data. Berbagai hambatan dan masalah dalam keakuratan, kelengkapan, ketepatan waktu data dan informasi dibahas dan disepakati penyelesaiannya melalui rapat kerja dengan bidang-bidang yang terkait. Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011, diharapkan dapat memberikan gambaran dalam pelaksanaan kegiatan pembangunan Kesehatan tahun 2011 sekaligus memberikan informasi yang berguna dalam pengambilan keputusan maupun dalam mengevaluasi kegiatan pembangunan Kesehatan tahun 2011 dengan mengacu SPM dan MDGs Tahun 2015. Dalam rangka meningkatkan mutu Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun berikutnya, diharapkan saran serta kritik yang sifatnya membangun serta partisipasi dari semua pihak, khusunya dalam upaya mendapatkan data/informasi yang akurat, tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan. Kepada semua pihak yang telah menyumbangkan tenaga dan pikirannya sehingga tersusunnya “ Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011” kami mengucapkan terima-kasih. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun

H. Adnan,HS,SE,M.Kes Pembina TK I NIP.19631231 198412 1 012

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR........................................................................................................... DAFTAR ISI....................................................................................................................... DAFTAR TABEL…………………………………………………………………………………………………………... BAB I PENDAHULUAN…………………………………………………………………………………………….. A. Latar Belakang………………………………………………………………………………………………. B. Tujuan……………………………………………………………………………………………….. C. Sistimatika…………………………………………………………………………………………. BAB II GAMBARAN UMUM ……………………………………………………………………………………….

1. Letak Geografis………………………………………………………………………………………………. 2. Tofografi…………………………………………………………………………………………………………. 3. Kependudukan………………………………………………………………………………………………. 4. Angka Kelahiran Total…………………………………………………………………………………….. 5. Angka Kematian Kasar……………………………………………………………………………………. 6. Sex Ratio………………………………………………………………………………………………………… 7. Presentase Penduduk Miskin…………………………………………………………………………. 8. Tingkat Pendidikan………………………………………………………………………………………… BAB III PEMBANGUNAN KESEHATAN DAERAH

A. Visi dan Misi………………………………………………………………………………………………….. B. Sasaran…………………………………………………………………………………………………………. C. Tujuan…………………………………………………………………………………………………………… D. Kebijakan……………………………………………………………………………………………………… E. Program-program pembangunan Kesehatan……………………………………………….. BAB IV PENCAPAIAN PEMBANGUNAN KESEHATAN KABUPATEN SAROLANGUN

A. Derajat Kesehatan………………………………………………………………………………………… B. Perilaku Sehat………………………………………………………………………………………………. C. Kesehatan Lingkungan………………………………………………………………………………… D. Pelayanan Kesehatan ………………………………………………………………………………….. E. Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit……………………………………………….. F. Sumber Daya Kesehatan…………………………………………………………………………….. G. Pembiayaan Kesehatan………………………………………………………………………………. BAB V PENCAPAIAN PELAKSANAAN STANDART PELAYANAN MINIMAL (SPM) TAHUN 2011................................................................................ BAB VI PENUTUP……………………....................................................................................

DAFTAR TABEL

TABEL 1 :

Luas Wilayah, Jumlah Desa , Kelurahan, Jumlah Rumah Tangga dan Kepadatan Penduduk Menurut Kecamatan.............................................................................

45

TABEL 2 :

Jumlah Penduduk Menurut Jenis Kelamin, Kelompok Umur, Rasio Jenis Kelamin, Rasio Beban Tanggungan Kabupaten Sarolangun ..................................

46

TABEL 3 :

Jumlah penduduk menurut jenis kelamin dan kelompok umur............................

47

TABEL 4 :

Persentase penduduk berumur 10 :tahun ke atas yang melek huruf Menurut jenis kelamin dan kecamatan...................................................................

TABEL 5 :

48

Persentase penduduk laki-laki dan perempuan berusia 10 tahun ke atas Menurut tingkat pendidikan tertinggi yang ditamatkan dan kecamatan..............

TABEL 6 :

Jumlah kelahiran menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas..................

TABEL 7 :

Jumlah kematian bayi dan balita menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas............................................................................................................

49 50

TABEL 8 :

Jumlah kematian ibu menurut kelompok umur kecamatan dan puskesmas......

51 52

TABEL 9 :

Jumlah kasus AFP RATE (non folio) menurut kecamatan dan puskesmas.............

53

TABEL 10 :

Jumlah kasus baru TB paru menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas..............................................................................................................

TABEL 11 :

Jumlah kasus dan angka penemuan kasus TB Paru BTA+ menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas....................................................................................

TABEL 12 :

63

Persentase penderita kusta selesai berobat menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas...................................................................................

TABEL 21 :

62

Jumlah kasus dan angka prevalensi penyakit kusta menurut jenis kelamin,kecamatan dan puskesmas......................................................................

TABEL 20 :

61

Kasus baru kusta 0-14 tahun dan cacat tingkat 2 menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas....................................................................................

TABEL 19 :

60

Jumlah kasus baru kusta menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas..............................................................................................................

TABEL 18 :

59

Kasus diare yang ditangani menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas..............................................................................................................

TABEL 17 :

58

Persentase donor darah diskrining terhadap HIV-AIDS menurut jenis kelamin..................................................................................................................

TABEL 16 :

57

Jumlah kasus baru HIV, AIDS,dan infeksi menular seksual lainnya menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas............................................................

TABEL 15 :

56

Penemuan kasus Pneumonia balita menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas.............................................................................................................

TABEL 14 :

55

Jumlah kasus dan kesembuhan TB Paru BTA+ menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas....................................................................................

TABEL 13 :

54

64

Jumlah kasus penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD31)menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas............................................................

65

TABEL 22 :

Jumlah kasus penyakit yang dapat dicegah (PD31)menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas....................................................................................

66

TABEL 23 :

Jumlah kasus DBD menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas................

67

TABEL 24 :

Kesakitan dan kematian akibat Malaria menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas............................................................................................................

68

TABEL 25 :

Penderita filariasis ditangani menurut jenis kelamin, kecamatan dan penyakit...

69

TABEL 26 :

Bayi berat badan lahir rendah menurut jenis kelamin, kecamatan dan penyakit

70

TABEL 27 :

Status Gizi Balita menurut jenis kelamin, kecamatan dan penyakit......................

71

TABEL 28 :

Cakupan kunjungan ibu hamil, persalinan ditolong tenaga kesehatan,dan pelayanan kesehatan ibu nifas...............................................................................

TABEL 29 :

Persentase cakupan Imunisasi TT pada ibu hamil menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas....................................................................................

TABEL 30 :

Jumlah persentase ibu hamil dan neonatal resiko tinggi/komplikasi ditangani menurut jenis kelamin,kecamatan dan puskesmas..............................................

TABEL 32 :

73

Jumlah ibu hamil yang mendapatkan tablet FE1 dan FE3 menurut kecamatan dan puskesmas....................................................................................

TABEL 31 :

72

74 75

Cakupan pemberian vitamin A pada bayi, anak balita, dan ibu nifas menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas.............................................................

TABEL 33 :

Proforsi peserta KB aktif menurut jenis kontrasepsi, kecamatan dan puskesmas

76 77

TABEL 34 :

Proforsi peserta KB baru menurut jenis kontrasepsi, kecamatan dan puskesmas

78

TABEL 35 :

Jumlah peserta KB baru dan KB aktif menurut kecamatan dan puskesmas..........

79

TABEL 36 :

Cakupan kunjungan neonates menurut jenis kelamin, kecamatan dan puskesmas..............................................................................................................

TABEL 37 :

Cakupan kunjung:an bayi menurut jenis kelamin, kecamatan, dan puskesmas.....

80 81

TABEL 38 :

Cakupan Desa/kelurahan Uci menurut kecamatan, dan puskesmas.....................

82

TABEL 39 :

Cakupan Imunisasi DPT,HB, dan campak pada bayi menurut jenis kelamin, kecamatan, dan puskesmas...................................................................................

TABEL 40 :

Cakupan Imunisasi BCG dan Folio pada bayi menurut jenis, kecamatan, dan puskesmas..............................................................................................................

TABEL 41 :

85

Pemberian makanan pendamping ASI anak usia 6-23 bulan keluarga miskin menurut jenis kelamin, kecamatan, dan puskesmas.............................................

TABEL 43 :

84

Jumlah bayi yang diberi ASI ekslusif menurut jenis kelamin, kecamatan, dan puskesmas..............................................................................................................

TABEL 42 :

83

86

Cakupan pelayanan anak balita menurut jenis kelamin, kecamatan, dan puskesmas.............................................................................................................

87

TABEL 44 :

Jumlah balita ditimbang menurut jenis kelamin , kecamatan , dan Puskesmas..

88

TABEL 45 :

Cakupan balita gizi buruk yang mendapat perawatan menurut jenis kelamin, kecamatan, dan puskesmas....................................................................

TABEL 46 :

Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD & setingkat menurut jenis

89

kelamin, kecamatan, dan puskesmas.................................................................... TABEL 47 :

Cakupan pelayanan kesehatan siswa SD & setingkat menurut jenis kelamin, kecamatan, dan puskesmas....................................................................

TABEL 48 :

91

Cakupan pelayanan kesehatan usia lanjut menurut jenis kelamin, kecamatan, dan pukesmas.....................................................................................................

TABEL 49 :

90

92

Persentase sarana kesehatan dengan kemampuan pelayanan gawat darurat (gadar) level 1

TABEL 50 :

Jumlah penderita dan kematian pada KLB menurut jenis KLB

TABEL 51 :

Desa/Kelurahan terkena KLB yang ditangani ≤ 24 jam menurut kecamatan dan puskesmas...............................................................................................................

TABEL 52 :

Pelayanan kesehatan gigi dan mulut menurut jenis kelamin, kecamatan, dan puskesmas..............................................................................................................

TABEL 53 :

93 94

Pelayanan kesehatan gigi dan mulut pada anak SD dan setingkat menurut jenis kelamin, kecamatan, dan puskesmas....................................................................

95

TABEL 54 :

Jumlah kegiatan penyuluhan kesehatan...............................................................

96

TABEL 55 :

Cakupan jaminan pemeliharaan kesehatan pra bayar menurut jenis kelamin, kecamatan, dan puskesmas....................................................................

TABEL 56 :

Cakupan pelayanan rawat jalan masyarakat miskin (dan hamper miskin) menurut strata sarana kesehatan, jenis kelamin, kecamatan, dan puskesmas...

TABEL 57 :

98

Cakupan pelayanan rawat inap masyarakat miskin (dan hamper miskin) menurut strata sarana kesehatan, jenis kelamin, kecamatan, dan puskesmas.....

TABEL 58 :

97

99

Jumlah kunjungan rawat jalan, rawat inap, dan kunjungan gangguan jiwa di sarana pelayanan kesehatan.......................................................................

100

TABEL 59 :

Angka kematain pasien di rumah sakit..................................................................

101

TABEL 60 :

Indikator kinerja pelayanan di rumah sakit...........................................................

102

TABEL 61 :

Persentase rumah tangga berprilaku hidup bersih sehat menurut kecamatan dan puskesmas.......................................................................................................

103

TABEL 62 :

Persentase rumah sehat menurut kecamatan dan puskesmas..............................

104

TABEL 63 :

Persentase rumah/bangunan bebas jentik nyamuk aedes menurut kecamatan dan puskesmas….....................................................................................................

TABEL 64 :

Persentase keluarga menurut jenis sarana air bersih yang digunakan, kecamatan, dan puskesmas....................................................................................

TABEL 65 :

TABEL 69 :

108

Persentase tempat umum dan pengelolaan makanan (TUPM) sehat menurut kecamatan dan puskesmas.....................................................................................

TABEL 68 :

107

Persentase keluarga dengan kepemilikan sarana sanitasi dasar menurut kecamatan dan puskesmas.....................................................................................

TABEL 67 :

106

Persentase keluarga menurut sarana air minum yang digunakan, kecamatan, dan puskesmas........................................................................................................

TABEL 66 :

105

109

Persentase institusi dibina kesehatan lingkungannya menurut kecamatan dan puskesmas...............................................................................................................

110

Ketersedian obat menurut jenis obat.....................................................................

111

TABEL 70 :

Jumlah sarana pelayanan kesehatan menurut kepemilikan...................................

TABEL 71 :

Sarana pelayanan kesehatan dengan kemampuan Labkes dan memiliki 4

112

spesialis dasar.........................................................................................................

113

TABEL 72 :

Jumlah posyandu menurut strata, kecamatan, dan puskesmas.............................

114

TABEL 73 :

Upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKBM) menurut kecamatan......

115

TABEL 74 :

Jumlah tenaga medis sarana kesehatan................................................................

116

TABEL 75 :

Jumlah tenaga keperawatan di sarana kesehatan.................................................

117

TABEL 76 :

Jumlah tenaga kefarmasian dan gizi di sarana kesehatan.....................................

118

TABEL 77 :

Jumlah tenaga kesehatan masyarakat dan sanitasi di saran kesehatan................

119

TABEL 78 :

Jumlah tenaga teknisi medis dan fisioterapis di sarana kesehatan........................

120

TABEL 79 :

Anggaran kesehatan kabupaten.............................................................................

121

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

PENDAHULUAN A. Latar Belakang Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun merupakan gambaran tentang situasi kesehatan di Kabupaten Sarolangun yang selalu diterbitkan setiap tahun. Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun memuat berbagai data kesehatan dan pendukung lainnya yang berhubungan dengan kesehatan seperti data kependudukan, ekonomi, pendidikan dan keluarga berencana. Data dianalis secara sederhana dengan bentuk tampilan tabel dan grafik serta naratif dan diharapkan nanti dapat memberikan informasi mengenai data-data bidang kesehatan kepada masyarakat luas. Profil Kesehatan Kabupaten berguna sebagai sarana penyedia data dan informasi dalam rangka mendukung manajemen kesehatan. Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun juga dapat digunakan sebagai sarana pembinaan dan pengawasan pelaksanaan upaya kesehatan di Kabupaten. Sebagian besar masyarakat Kabupaten Sarolangun masih sulit mendapatkan pelayanan kesehatan walau dalam skala minimal. Banyak hal yang menjadi penyebabnya, yaitu selain faktor teknis juga faktorfaktor geografi, ekonomi dan sosial. Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun merupakan bagian dari Profil Kesehatan Indonesia. kita ketahui bahwa sekarang Profil Kesehatan Indonesia selalu mengalami perubahan-perubahan oleh sebab itu juga Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun mengalami berbagai upaya perbaikan, baik dari segi materi maupun dalam bentuk fisiknya. Pada saat sekarang Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun dibentuk dalam satu buku yang terdiri dari Buku Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun yang berisi tentang analis dan Lampiran yang berisi tabel-tabel mengenai data-data kesehatan yang telah dicapai tahun 2011 . Pendidikan masyarakat yang relatif tinggi dan akses terhadap informasi tentang segala hal termasuk informasi kesehatan, serta kesadaran hukum yang semakin tinggi, menyebabkan semakin bervariasi dan tinggi tuntutan kebutuhan kesehatan mereka. Hal ini akan membawa dampak luas dalam pelayanan kesehatan termasuk kesiapan informasi untuk mendesain dan menilai pelayanan kesehatan yang tepat. Dari sisi penyedia, globalisasi membawa dampak persaingan yang lebih terbuka dan persaingan yang lebih efisien. Dalam hal ini organisasi pelayanan kesehatan yang modern, efisien dan efektif adalah yang dipilih oleh konsumen. Desentralisasi adalah kebijakan yang juga mendorong untuk terjadinya pelayanan kesehatan yang efektif dan efisien. Faktor-faktor diatas menuntut profesionalisme organisasi kesehatan termasuk sistem informasi kesehatannya. Untuk dapat mendukung profesionalisme maka tujuan pembuatan Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun ini adalah : 1

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

B. Tujuan  Tujuan Umum Tujuan disusunnya buku Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011 adalah memberikan gambaran dan informasi mengenai kesehatan yang menyeluruh disetiap tingkat administrasi dalam rangka meningkatkan kemampuan manajemen kesehatan secara berhasil guna dan berdaya guna.  Tujuan Khusus 1). Tersedianya Data dan Informasi tentang keadaan umum Kabupaten Sarolangun tahun 2011 yang meliputi situasi geografis, demografi serta keadaan lingkungan yang berkaitan dengan kesehatan lingkungan, Upaya Kesehatan, dan Status Kesehatan Masyarakat. 2). Tersedianya data dan informasi kesehatan sebagai alat untuk memantau dan mengevaluasi program-program kesehatan di Kabupaten Sarolangun. 3). Tersedianya data sarana dan prasarana yang dapat memacu perbaikan dan penyempurnaan sistem pencatatan dan pelaporan di semua tingkat. Desentralisasi bidang kesehatan, dalam pencapaian masyarakat Indonesia yang Sehat sangat ditentukan oleh pencapaian Kabupaten Sehat dan kecamatan sehat, oleh karena itu indikator Kabupaten Sehat harus mengacu pada indikator Indonesia Sehat 2011. Kendala yang dihadapi dalam melengkapi data dan informasi kesehatan serta yang terkait adalah kelengkapan data terutama yang bersumber dari kecamatan. Dalam perkembangannya sesuai dengan reformasi bidang kesehatan maka judul profil kesehatan disesuaikan dengan periode tahun data yang artinya profil kesehatan kabupaten Sarolangun tahun 2011 menggambarkan periode data tahun 2011. Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Jambi Tahun 2011 ini diharapkan dapat bermanfaat dalam mendukung Manajemen Kesehatan yang lebih baik terutama untuk mendukung pencapaian Indikator SPM dan MDGs 2015.. C. Sistematika Sistematika penyajian Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011 dapat diuraikan sebagai berikut :  Bab I – Pendahuluan. Bab ini berisi tentang maksud dan tujuan penerbitan Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011 dan Sistematika penyajian.  Bab II – Gambaran Umum dan Perilaku Penduduk. Bab ini berisikan tentang gambaran umum Kabupaten Sarolangun, yang meliputi letak geografis dan informasi umum lainnya yang 2

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

berkaitan atau berhubungan dengan derajat kesehatan masyarakat serta faktor lain, seperti kependudukan, ekonomi dan pendidikan.  Bab III – Situasi Derajat Kesehatan. Bab ini berisikan tentang informasi kesehatan , yang meliputi indikator-indokator pencapaian dan besaran target yang ingin dicapai pada tahun 2011. Bahasan dilakukan secara sistematis diawali dengan umur harapan hidup (UHH), angka kematian balita (AKABA), dan angka kematian ibu. Serta beberapa jumlah penyakit yang ada tahun 2011, serta status gizi bayi dan balita yang ada di Kabupaten Sarolangun.  Bab IV – Situasi Upaya Kesehatan. Bab ini berisikan tentang Visi dan Misi pembangunan kesehatan kabupaten Sarolangun serta sasaran sasaran yang telah dicapai tahun 2011, dan program program yang dilaksanakan diukur keberhasilan pebangunan kesehatannya melalui Indikator Sehat tahun 2011.  Bab V – Pelaksanaan Standar Minimal Bidang Kesehatan Tahun 2011. Bab ini berisikan tentang Pencapaian Pelaksanaan Standar Minimal Bidang Kesehatan Tahun 2011.  Bab VI - Penutup. Bab ini berisikan tentang kesimpulan pelaksanaan Pembangunan Kesehatan di Kabupaten Sarolangun.

3

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

BAB II GAMBARAN UMUM DAN PERILAKU PENDUDUK A. Kondisi Geografis Kabupaten Sarolangun secara geografis terletak di bagian barat Provinsi Jambi,dengan luas 6.174,43 Km2 dan terletak pada Ketinggian 20 M sampai 600 M dari permukaan laut terdiri dari dataran rendah 5,248 Km (85%) dan dataran tinggi seluas 926 Km (15%) danberada pada posisi yang cukup strategis yang merupakan interaksi dari jalan Lintas Sumatera (Dari Utara ke sealatan) dan Poros Sarolangun –Ma.Tembesi. Secara geografis Wilayah Kabupaten Sarolangun berada pada posisi 1020 03’ 39” sampai 1030 13’ 17” BT dan 010 53’ 39” LS sampai 020 46’ 24” LS (Meridian Greenwich) dan Ibukota Kabupaten berada di Kota Sarolangun yang berjarak lebih kurang 179 Km dari Ibukota Provinsi Jambi. Secara Administrasi, Kabupaten Sarolangun terbagi menjadi 10 Kecamatan, 133 Desa dan 9 Kelurahan. Jarak dari ibukota provinsi Jambi ke ibukota kabupaten sarolangun sekitar 180 Km dan dapat ditempuh selama 4 jam perjalanan dengan kendaraan roda empat. Jumlah penduduk Kabupaten sarolangun tahun 2011 mencapai 252.401 Jiwa terdiri dari Laki-laki 128.953 Jiwa dan perempuan sebanyak 123.448 Jiwa. Kabupaten Sarolangun memiliki iklim tropis basah dengan temperatur berkisar antara 200-320C dan curah hujan antara 2.400-2.500 mm per tahun. Temperatur udara rata-rata tercatat sebesar 240C dengan suhu tertinggi 320C pada bulan agustus dan terendah 200 C pada bulan Desember. Kabupaten Sarolangun merupakan Kabupaten pemekaran dari Kabupaten Sarolangun Bangko dengan batas-batas wilayah Administrasi Kabupaten Sarolangun adalah sebagai berikut : 

Sebelah Utara berbatasan dengan Kabupaten Batang Hari Provinsi Jambi



Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatra Selatan .



Sebelah Selatan berbatasan dengan Kabupaten Rejang Lebong Provinsi Bengkulu.



Sebelah Barat berbatasan dengan Kabupaten Merangin Provinsi Jambi

4

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

B. Kepemerintahan Kabupaten Sarolangun merupakan salah satu kabupaten yang ada di provinsi Jambi yang sebelumnya berada dalam wilayah Kabupaten Merangin. Mengingat bahwa pertumbuhan penduduk di Sarolangun yang semakin meningkat dan tingkat kebutuhan pelayanan masyarakat juga semakin tinggi baik dibidang pelayanan publik maupun di bidang kesehatan maka dibentuklah kabupaten Sarolangun guna memudahkan pelayanan terhadap masyarakat. Kabupaten Sarolangun keadaan wilayahnya sangat bervariasi antara berbukit, bergelombang dan datar. Wilayah bagian timur dan barat datar bergelombang dan wilayah selatan berbukit bukit. Kabupaten Sarolangun terdiri dari 10 Kecamatan dan 142 Desa dan Kelurahan dengan jumlah penduduk 252.401 Jiwa dan tersebar di 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Sarolangun. C.

Kependudukan Berdasarkan data dari kantor BPS Kabupaten Sarolangun Tahun 2011 jumlah penduduk Kabupaten Sarolangun sebanyak 252.401 jiwa (128.953 laki-laki dan 123.448 perempuan), dengan tingkat pertumbuhan penduduk sebesar 2,5 % per tahun. Tabel 2.4.

Jumlah Penduduk dan Rasio Jenis Kelamin Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Kecamatan Batang Asai Limun Cermin Nan Gedang Pelawan Singkut Sarolangun Batin VIII Pauh Air Hitam Mandiangin Jumlah 2011 Jumlah 2010 Jumlah 2009 Jumlah 2008

Jumlah Penduduk Laki-laki Perempuan 8.366 8.071 8.046 7.681 5.716 5.413 14.733 14.108 18.946 18.143 24.132 23.118 9.438 9.044 10.752 10.328 12.496 11.855 16.328 15.687 128.953 123.448 125.796 120.449 111.255 106.975 106.085 107.951

Jumlah 16.437 15.727 11.129 28.841 37.089 47.250 18.482 21.080 24.351 32.015 252.401 246.245 218.230 214.036

Sumber : BPS Kabupaten Sarolangun Dari tabel di atas kecamatan yang paling banyak jumlah penduduknya adalah kecamatan Sarolangun yaitu berjumlah 47.250 orang dan kecamatan yang paling sedikit penduduknya adalah Kecamatan Cermin Nan Gedang dengan jumlah penduduk berjumlah 11.129 orang.

5

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

Rata-rata kepadatan penduduk Kabupaten Sarolangun sebanyak 35 jiwa/km2, untuk Kecamatan Batang Asai 19 jiwa/km2, Kecamatan Limun 15 jiwa/km2, Kecamatan Cermin Nan Gedang 24 jiwa/km2, Kecamatan Pelawan 82 jiwa/km2, Kecamatan Singkut 200 jiwa/km2, Kecamatan Sarolangun 107 jiwa/km2, Kecamatan Batin VIII 37 jiwa/km2, Kecamatan Pauh 11 jiwa/km2. Kecamatan Air Hitam 44 jiwa/km2 dan Kecamatan Mandiangin 44 jiwa/km2. Kecamatan paling padat adalah Kecamatan Singkut dan jarang penduduknya adalah Kecamatan Pauh. Tabel 2.5. Jumlah Penduduk Berdasarkan Kelompok Umur Tahun 2011

No.

Kelompok Umur

Laki-laki

Perempuan

Jumlah

1 2 3 4 5

0-4 5-14 15-44 45-59 60+

13.511 39.508 49.638 16.939 9.357

12.807 37.516 47.883 15.291 9.951

26.318 77.024 97.521 32.230 19.308

Jumlah 128.953 123.448 252.401 Dari tabel di atas terlihat bahwa di Kabupaten Sarolangun kelompok umur penduduk yang paling banyak adalah pada usia 15-44 tahun dengan jumlah 97.521 orang, sedangkan kelompok umur yang paling sedikit adalah pada usia 60+ dengan jumlah 19.308 orang. Gambar 2.4 Peta Sebaran Penduduk Kabupaten Sarolangun

Sejalan dengan kebijakan yang akan diambil pemerintah dalam membangun daerah juga memperhatikan jumlah penduduk, sebaran dan laju pertumbuhannya, untuk itu perlu dilakukan proyeksi jumlah penduduk untuk 5 tahun kedepan, dimulai dari tahun 2011 sampai dengan 2016. Dimana sebagai tahun dasar digunakan tahun 2008, proyeksi dilakukan untuk setiap 6

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

kecamatan, dengan menggunakan angka laju pertumbuhan penduduk setiap kecamatan, dan untuk proyeksi penduduk Kabupaten Sarolangun didapat dari jumlah total setiap kecamatan. Proyeksi dilakukan dengan menggunakan metoda bunga berganda, dari proyeksi yang dilakukan, terlihat pada tahun 2016, penduduk di Kabupaten Sarolangun akan berjumlah 262.931 jiwa. D. Sosial Ekonomi Kinerja pembangunan pada aspek kesejahteraan masyarakat merupakan gambaran dan hasil dari pelaksanaan pembangunan selama periode tertentu terhadap kondisi kesejahteraan masyarakat yang mencakup kesejahteraan dan pemerataan ekonomi, kesejahteraan sosial, seni budaya dan olahraga. Hasil evaluasi pelaksanaan pembangunan pada aspek kesejahteraan masyarakat selama periode 2006-2010 adalah sebagai berikut : 1. Ekonomi. Kinerja kesejahteraan dan pemerataan ekonomi Kabupaten Sarolangun selama periode tahun 2006-2010 dapat dilihat dari indikator pertumbuhan PDRB, laju inflasi, PDRB per kapita, Garis Kemiskinan, Gini Rasio dan angka kriminalitas yang tertangani. Perkembangan kinerja pembangunan pada kesejahteraan dan pemerataan ekonomi adalah sebagai berikut : a. Pertumbuhan PDRB Pertumbuhan PDRB merupakan indikator untuk mengetahui kondisi perekonomian

secara makro yang mencakup tingkat pertumbuhan sektor-sektor

ekonomi dan tingkat pertumbuhan ekonomi pada suatu daerah. Laju Pertumbuhan PDRB Kabupaten Sarolangun atas dasar mengalami

harga berlaku selama periode 2006-2010

pertumbuhan yang meningkat, sampai dengan tahun 2010 mencapai

sebesar Rp.3.755.447.020.000,Tabel 2.7

Nilai dan Kontribusi Sektor dalam PDRB Tahun 2006 s.d 2010 atas Dasar Harga Berlaku (dalam juta rupiah) Kabupaten Sarolangun

2006 No.

2007

2008

2009

2010

Sektor (Rp)

%

(Rp)

%

(Rp)

%

(Rp)

%

(Rp)

%

1

Pertanian

734.028

40,33

887.146

40,04

1.150.172

43,05

1.325.942

41,32

1.523.467

40,57

2

Pertambangan & Penggalian

348.576

19,15

436.238

19,69

442.299

16,56

555.567

17,31

745.184

19,84

3

Industri Pengolahan

56.727

3,12

60.314

2,72

68.785

2,57

88.218

2,75

146.099

3,89

4

Listrik,Gas, & Air bersih

4.476

0,25

6.297

0,28

7.820

0,29

9.306

0,29

10.875

0,29

7

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

5

Konstruksi

105.466

5,79

135.510

6,12

167.024

6,25

197.439

6,15

219.868

5,85

6

Perdagangan, Hotel, & Restoran

222.405

12,22

266.950

12,05

319.784

11,97

412.903

12,87

444.131

11,83

7

Pengangkutan & Komunikasi

121.741

6,69

145.352

6,56

159.806

5,98

173.807

5,52

179.410

4,78

8

Keuangan, sewa, & Js. Perusahaan

59.973

3,29

75.255

3,40

94.257

3,53

103.702

3,23

118.611

3,16

9

Jasa-jasa

166.835

9,17

202.730

9,15

261.462

9,79

342.148

10,66

367.798

9,79

PDRB

1.480.579

2.215.792

2.671.411

3.209.035

3.755.447

Laju Pertumbuhan PDRB Kabupaten Sarolangun atas dasar harga Konstan Tahun 2000 selama periode 2006-2010 juga mengalami pertumbuhan yang meningkat. Rincian PDRB Kabupaten Sarolangun atas dasar harga Konstan Tahun 2000 dapat dilihat pada tabel 2.8. Tabel 2.8

Nilai dan Kontribusi Sektor dalam PDRB Tahun 2006 s.d 2010 atas Dasar Harga Konstan tahun 2000 (dalam juta rupiah) Kabupaten Sarolangun

2006 No.

2007

2008

2009

(Rp)

%

(Rp)

%

(Rp)

%

1

Pertanian

406.622

47,85

435.551

44,53

502.958

47,67

2

Pertambangan & Penggalian

120.871

12,10

127.608

13,05

99.974

9,48

3

Industri Pengolahan Listrik, Gas, & Air Bersih

31.942

3,76

35.359

3,61

36.445

1.882

0,22

0,27

2.998

5

Konstruksi

48.339

5,69

62.704

6,41

6

Perdagangan, Hotel , & Restoran Pengangkutan & Komunikasi

120.995

14,24

147.342

56.916

6,70

8

Keuangan, Sewa, & Js. Perush.

32.085

9

Jasa-jasa

48.178

PDRB

849.831

4

7

2010

Sektor (Rp)

(Rp)

%

48,11

587.269

47,65

9,13

131.796

10,69

39.735

3,49

51.402

4,17

0,28

3.550

0,31

4.049

0,33

70.834

6,71

76.476

6,71

77.030

6,25

15,06

155.477

14,74

170.415

14,96

177.897

14,43

66.801

6,83

67.911

6,44

70.973

6,23

71.398

5,79

3,78

43.558

4,45

50.818

4,82

54.222

4,76

57.735

4,68

5,67

56.678

5,79

67.696

6,42

71.802

6,30

74.005

6,00

2.595

978.196

1.055.110

3,45

548.125

%

104.066

1.139.367

1.232.586

Dari tabel tersebut, kontribusi sektor usaha terbesar terhadap PDRB Kabupaten Sarolangun adalah sektor Pertanian dan perdagangan, hotel dan restoran sedangkan

8

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

kontribusi sektor usaha terkecil terhadap PDRB Kabupaten Sarolangun adalah sektor Listrik, Gas dan Air Bersih.

Pada tahun 2010 kontribusi usaha terbesar sektor usaha Pertanian

sebesar 47,65 %, dan Perdagangan, Hotel dan Restoran sebesar 14,43 %, sedangkan kontribusi sektor usaha terkecil sektor usaha Listrik, Gas dan Air Bersih sebesar 0,33 %. Peningkatan

Laju

Pertumbuhan

PDRB

berimplikasi

terhadap

kondisi

perekonomian Kabupaten secara makro yang ditunjukan dengan Laju Pertumbuhan Ekonomi selama Tahun 2006-2010 mengalami pertumbuhan yang positif. Tabel 2.9

Perkembangan Kontribusi Sektor dalam PDRB atas Dasar Harga Berlaku (Hb) dan Harga Konstan (Hk) Kabupaten Sarolangun Tahun 2006 s.d 2010 2006

No.

Sektor

2007

2008

2009

2010

Hb

Hk

Hb

Hk

Hb

Hk

Hb

Hk

Hb

Hk

%

%

%

%

%

%

%

%

%

%

1

Pertanian

15,85

0,64 20,86

2

Pertambangan &

40,90 19,55 25,15

6,43 29,65 3,76

15,48 15,28

1,39 (21,66) 25,61

8,98 14,90

7,14

4,09 34,13 26,65

Penggalian 3

Industri Pengolahan 16,28

4

Listrik,Gas, & Air

8,06

6,32

2,44 14,05

3,07 28,25

9,03 65,61 29,36

24,68 18,33 40,68 16,52 24,19

15,51 19,01 18,44 16,86 14,05

12,97 18,21

bersih 5

Konstruksi

16,92 15,29 28,49 12,51 23,26

6

Perdagangan,

24,87 11,66 20,03

9,06 19,79

25,37

8,99

7,97 11,36

0,72

5,52 29,12

9,61

7,56

4,39

1,66

4,51

3,22

0,60

Hotel, & Restoran 7

Pengangkutan &

7,69 19,39

9,94

8,76

Komunikasi 8

Keuangan, sewa, &

14,25 11,26 25,48 22,02 25,25

16,67 10,02

6,70 14,38

6,48

Jasa-jasa

29,04

7,63 21,52

9,31 28,97

19,44 30,86

6,07

7,50

3,07

PDRB

22,94

6,92 21,73

7,66 20,56

7,86 20,13

7,99 17,03

8,18

Js. Perusahaan 9

9

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

PDRB atas Dasar Harga Harga Konstan (Hk), Pada tahun 2006 tercatat sebesar 6,92 %, pada tahun 2007, 7,66 % pada tahun 2008, dan 7,86 % pada tahun 2009, sebesar 7,99 % Sedangkan pada tahun 2010, pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sarolangun sebesar 8,18 %. Pertumbuhan ekonomi Kabupaten Sarolangun lebih tinggi dari rata-rata tinggi Pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi dimana dapat dilihat dari grafik 2.1 dibawah ini Grafik 2.1.

b.

Perkembangan Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Sarolangun dan Provinsi Jambi Tahun 2006-2010

Laju Inflasi Laju

inflasi

merupakan

ukuran

yang

dapat

menggambarkan

kenaikan/penurunan harga dari sekelompok barang dan jasa yang berpengaruh terhadap kemampuan daya beli masyarakat. Laju inflasi Kabupaten Sarolangun selama periode tahun 2006-2010 mengalami pertumbuhan yang fluktuatif dan berada di bawah rata-rata Provinsi Jambi.

Pada tahun 2006 rata-rata Laju Inflasi di Kabupaten

Sarolangun sebesar 12,20 %, dan tahun 2010 sebesar 8,89 %. Sedangkan Laju Inflasi diatas rata-rata Provinsi pada tahun 2010 sebesar 10,52%. Besaran laju inflasi yang terjadi lebih diakibatkan pada permintaan masyarakat akan bahan kebutuhan pokok.

10

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

Grafik 2.2.

c.

Perkembangan Laju Inflasi Kabupaten Sarolangun dan Provinsi Jambi Tahun 2006-2010

PDRB Perkapita

Pada tahun 2010 gambaran perekonomian Kabupaten Sarolangun secara makro dapat juga terlihat melalui beberapa indikator makro ekonomi lainnya seperti PDRB perkapita dan pendapatan regional perkapita. PDRB perkapita atas dasar harga berlaku menggambarkan besarnya PDRB per penduduk, sedangkan PDRB perkapita atas dasar harga konstan berguna untuk mengetahui pertumbuhan ekonomi riil (nyata) perkapita (perkepala). Pendapatan regional perkapita berguna untuk menentukan besarnya pendapatan bersih yang diperoleh perkapita (perkepala) penduduk Kabupaten Sarolangun. Dengan mencermati perkembangan kedua indikator makro ekonomi ini akan dapat menggambarkan kondisi perekonomian dan perkembangan nilai tambah yang di hasilkan penduduk perkapita (perkepala). PDRB perkapita Kabupaten Sarolangun tahun 2010 sebesar Rp.15.250.855,94,setahun, PDRB perkapita Kabupaten Sarolangun tahun 2009 sebesar Rp.14.704.967,33,setahun, tahun 2008 hanya mencapai Rp.12.481.129,00 hal ini berarti telah terjadi kenaikan PDRB perkapita sebesar 19,31 % dari tahun sebelumnya. Jika dihitung berdasarkan atas dasar harga konstan 2000, PDRB perkapita Kabupaten Sarolangun tahun 2010 adalah sebesar Rp.5.005.531,04 setahun dengan mengalami penurunan PDRB perkapita sebesar 5,92 % dari tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp.5.220.997,86 Sedangkan besarnya nilai pendapatan regional perkapita Kabupaten Sarolangun tahun 2010 adalah sebesar Rp.13.763.085,42 angka ini menunjukkan bahwa besarnya pendapatan bersih yang diperoleh penduduk Kabupaten Sarolangun di tahun 2010 perkepala (perkapita adalah sebesar Rp. 13.763.085,42

setahun atau

Rp.1.146.923,78 sebulan, dimana pendapatan bersih ini telah mengalami kenaikan sebesar 3,71 % dari tahun sebelumnya (sama dengan kenaikan PDRB perkapita), sebelumnya di tahun 2009 hanya mencapai Rp.13.270.450,03 setahun atau Rp.1.105.870,84 sebulan.

11

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

Grafik 2.3.

d.

Perkembangan PDRB Perkapita Kabupaten Sarolangun dan Provinsi Jambi Tahun 2006-2010

Garis kemiskinan Garis kemiskinan adalah suatu tingkat minimum pendapatan yang dianggap perlu dipenuhi untuk memperoleh standar hidup. Garis kemiskinan Kabupaten Sarolangun lebih tinggi dari rata-rata Provinsi Jambi. tahun 2006 adalah sebesar Rp.183.906,-/kapita/bulan,

pada

tahun

2010

menjadi

sebesar

Rp.297.111,-

/kapita/bulan. Grafik 2.4.

Perkembangan garis kemiskinan Kabupaten Sarolangun dan Provinsi Jambi Tahun 2006-2010

Pengukuran kemiskinan yang dilakukan oleh BPS menggunakan konsep kemampuan memenuhi kebutuhan dasar (basic need approach). Menurut pendekatan ini, penduduk miskin adalah penduduk yang memiliki rata-rata pengeluaran per kapita per bulan dibawah garis kemiskinan. Konsep ini tidak hanya digunakan oleh BPS tetapi juga oleh negara-negara lain seperti Senegal, Pakistan, Bangladesh, Vietnam, Sierra Leone dan Gambia. Dengan pendekatan 12

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

ini, kemiskinan dipandang sebagai ketidakmampuan dari sisi ekonomi untuk memenuhi kebutuhan dasar makanan dan bukan makanan yang diukur dari sisi pengeluaran. Menurut pendekatan ini, penduduk miskin adalah penduduk yang mempunyai rata-rata pengeluaran per kapita per bulan di bawah garis kemiskinan (GK). Secara teknis GK dibangun dari dua komponen yaitu Garis Kemiskinan Makanan (GKM) dan Garis Kemiskinan Non Makanan (GKNM). Garis Kemiskinan Makanan adalah nilai pengeluaran kebutuhan minimum makanan yang disetarakan dengan 2.100 kilokalori perkapita per hari ditambah kebutuhan minimum non makanan yang mencakup perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan. Di Provinsi Jambi sendiri, jumlah penduduk miskin setiap tahunnya

mengalami

penurunan, pada tahun 2006 jumlah penduduk miskin di Provinsi Jambi sebesar 304.600, tahun 2007 sebesar 281.900 dan tahun 2009 menurun menjadi 245.000 jiwa, tahun 2010 menurun menjadi 260.300 jiwa. Sebagai salah satu kabupaten dalam Provinsi Jambi, Kabupaten Sarolangun memiliki jumlah penduduk miskin yang relative besar. Pada tahun 2006 jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sarolangun sebesar 37,3 ribu, tahun 2007 sebesar 33,7 ribu orang, tahun 2008 sebesar 25,2 ribu orang, tahun 2009 sebesar 21,7 ribu orang. Tahun 2010 jumlah penduduk miskin naik menjadi 23,9 ribu orang. Selama periode 2006–2010. Bila dilihat dari laju penurunan jumlah penduduk miskin di seluruh Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi selama tahun

2006–2010 penurunan penduduk miskin

di Kabupaten Sarolangun rata–rata 9,67 persen per tahunnya. Tabel 2.10. Jumlah Penduduk Miskin Berdasarkan Kabupaten /Kota (dalam ribuan) Kabupaten/Kota

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9.

Kerinci Merangin Sarolangun Batang Hari Muaro Jambi Tanjab Timur Tanjab Barat Tebo Bungo 10. Kota Jambi Provinsi Jambi

Tahun 2006 – 2010

2006

2007

2008

2009

2010

38,3 38,9 37,3 36,4 25,0 28,9 29,8 24,7 22,3 22,9 304,6

34,8 34,2 33,7 33,1 21,9 28,3 31,6 21,7 19,6 23,2 281,9

24,1 27,5 25,2 23,2 13,7 28,8 34,0 16,2 13,7 54,9 261,2

22,8 25,5 21,7 22,8 14,4 26,4 30,2 15,9 14,6 50,7 245,0

17,9 27,2 23,9 24,6 18,2 25,4 31,0 19,2 17,3 52,5 260,3

Persentase penduduk miskin di Kabupaten Sarolangun tahun 2006–2010, Persentase terbesar pada tahun 2006 sebesar 18,23 persen, dan terendah pada tahun 2010 sebesar 9,67 persen. 13

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

Tabel 2.11.

Persentase Penduduk Miskin berdasarkan Kabupaten/Kota di Provinsi Jambi Tahun 2006 – 2010

Kabupaten/Kota

01. Kerinci 02. Merangin 03. Sarolangun 04. Batang Hari 05. Muaro Jambi 06. Tanjab Timur 07. Tanjab Barat 08. Tebo 09. Bungo 10. Kota Jambi Provinsi Jambi

2006

2007

2008

2009

2010

12,51 14,05 18,23 17,20 8,47 13,97 12,48 10,05 8,92 5,18 11,37

11,30 12,10 16,11 15,42 7,13 13,44 12,79 8,69 7,63 5,04 10,27

7,71 9,50 11,69 10,49 4,35 13,49 13,43 6,34 5,12 11,63 9,28

7,25 8,65 9,85 10,11 4,54 12,21 11,65 6,10 5,32 10,54 8,55

7,83 8,08 9,67 10,19 5,29 12,41 11,08 6,42 5,7 9,9 8,4

Untuk Kabupaten Sarolangun persentase penduduk miskin semakin berkurang setiap tahunnya. Pada tahun 2006 persentase penduduk miskin di Kabupaten ini sebesar 18,23 persen artinya dari total jumlah penduduk

di Kabupaten Sarolangun 18,23

persen penduduk

merupakan penduduk miskin, sedangkan sisanya tergolong penduduk menengah dan kaya. Untuk tahun 2010, persentase penduduk miskin di Kabupaten Sarolangun menurun drastis menjadi 9,67 persen. E. Pendidikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) merupakan salah satu ukuran yang dapat digunakan untuk melihat upaya dan kinerja pembangunan dengan dimensi yang lebih luas karena memperlihatkan kualitas penduduk dalam hal kelangsungan hidup, intelektualitas dan standar hidup layak. IPM disusun dari tiga komponen yaitu lamanya hidup, yang diukur dengan harapan hidup pada saat lahir ; tingkat pendidikan, diukur dengan kombinasi antara melek huruf pada penduduk dewasa dan rata-rata lama sekolah ; serta tingkat kehidupan yang layak dengan ukuran pengeluaran perkapita (purchasing power parity). Pada tahun 2009 IPM Kabupaten Sarolangun telah mencapai skor 72,00, angka tersebut masih jauh dibawah angka rata-rata Provinsi Jambi sebesar 72,45. Untuk itu menjadi tugas Pemerintah Kabupaten Sarolangun untuk meningkatkan nilai IPM tersebut, usaha perbaikan secara bertahap dimulai dengan mendorong komponen meningkatkan kehidupan yang layak dan meningkatkan pendidikan sampai dengan 9 tahun serta meningkatkan usia harapan hidup. Selengkapnya IPM Kabupaten Sarolangun dapat dilihat pada Grafik di bawah ini :

14

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

Grafik 2.5.

Perkembangan IPM Kabupaten Sarolangun dan Provinsi Jambi Tahun 20062009

Grafik 2.6.

Perkembangan Komponen Angka Harapan Hidup Kabupaten Sarolangun dan Provinsi Jambi Tahun 2006-2009

Untuk komponen lamanya rata-rata hidup, yang diukur dengan harapan hidup pada saat lahir, lamanya hidup di Kabupaten Sarolangun masih lebih tinggi dari Provinsi Jambi, dimana pada tahun 2009 sebesar 69,27 tahun. Peningkatan ini menunjukan arah pembangunan di Kabupaten Sarolangun sudah lebih baik dan diharapkan dapat ditingkatkan menjadi 71,98 tahun pada akhir tahun 2016.

15

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

a.2. Angka Melek Huruf Untuk komponen tingkat pendidikan, yang diukur dari kombinasi antara angka melek huruf pada penduduk dewasa dan rata-rata lama sekolah, angka melek huruf adalah persentase penduduk usia 10 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis huruf latin. Kemampuan baca tulis tercermin dari data Angka Melek Huruf, dalam hal ini merupakan persentase penduduk usia 10 tahun ke atas yang dapat membaca dan menulis huruf latin. Penduduk Sarolangun yang sudah mampu membaca dan menulis huruf latin tahun 2007 dan 2008 mencapai 93,70 persen, sisanya sebanyak 6,30 persen belum mampu membaca dan menulis huruf latin. Diperkirakan penduduk yang tidak dapat membaca dan menulis di Kabupaten Sarolangun sebagian besar terkonsentrasi pada penduduk usia tua. Tabel 2.13.

Perkembangan Angka Melek Huruf Penduduk Kabupaten Sarolangun dan Kabupaten/Kota Lain di Provinsi Jambi Tahun 2005- 2009 Angka Melek Huruf (persen)

No. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11.

Kabupaten/Kota dan Provinsi/ Kerinci Merangin Sarolangun Batanghari Muara Jambi Tanjab Timur Tanjab Barat Tebo Bungo Kota Jambi Kota Sungai Penuh JAMBI

2005

2006

2007

2008

2009

96.2 96.9 93.6 97.6 93.9 92.4 97.9 94.9 96.1 97.6 96.0

97.2 96.9 93.6 97.6 94.5 92.4 97.9 94.9 96.1 98.1 96.0

97.22 96.90 93.70 97.56 95.89 92.40 97.90 94.90 96.10 98.76 96.00

97.22 97.38 93.70 97.56 95.89 92.40 97.90 94.90 96.10 98.76 97.22 96.05

97,23 97,39 93,82 97,57 95,90 92,42 97,91 94,91 96,15 98,77 97,23 96,06

Berdasarkan Tabel 2.13. dapat dilihat bahwa angka melek huruf penduduk Kabupaten Sarolangun baik pada tahun 2007 maupun 2008 adalah 93,70 %. Angka tersebut masih dibawah angka rata-rata melek huruf Provinsi Jambi yang mencapai 96,05% dan 96,06% pada tahun 2007 dan 2008. Suatu hal yang sangat menyedihkan lagi adalah bahwa angka melek huruf penduduk Kabupaten Sarolangun adalah nomor 10 dari sebelas Kabupaten/kota di Provinsi Jambi dan hanya berada diatas kabupaten Tanjung Jabung Timur. Ini adalah tantangan dan tugas berat Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun dimasa mendatang. Rendahnya angka melek huruf tersebut salah satunya disebabkan oleh kondisi wilayah, ekonomi masyarakat dan infra struktur termasuk faktor kultur masyarakat.

16

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

Grafik 2.7.

Perkembangan Angka Melek Huruf Kabupaten Sarolangun dan Provinsi Jambi Tahun 2006-2009

Kemampuan membaca dan menulis atau baca tulis merupakan keterampilan minimum yang dibutuhkan oleh penduduk untuk mencapai kesejahteraannya. Semakin tinggi tingkat pendidikan masyarakat maka semakin terbuka pula peluang untuk mencapai tingkat kesejahteraan. Pemerintah Kabupaten Sarolangun telah berupaya untuk meningkatkan kemampuan baca tulis bagi masyarakat Kabupaten Sarolangun dengan berbagai program yang ada seperti penambahan jumlah tenaga guru kontrak agar dapat menjangkau sampai ke daerah terpencil. Dan adanya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) dari pemerintah Pusat sangat membantu terlaksananya berbagai kegiatan pendidikan guna meningkatkan kemampuan membaca dan menulis bagi masyarakat Kabupaten Sarolangun. Pada tahun 2008 Di Kabupaten Sarolangun sudah didirikan perguruan tinggi guna meningkatkan pendidikan masyarakat kabupaten Sarolangun. Sehingga memudahkan bagi siswa yang sudah tamat SMU (sekolah menengah umum) untuk melanjutkan ketingkat perguruan tinggi. Dan diharapakan nanti SDM kabupaten Sarolangun menjadi SDM yang memiliki kemampuan dan keterampilan serta berdaya guna. F. Lingkungan a.

Peningkatan Kualitas Kesehatan Lingkungan TTU dan TP2M Yang termasuk kategori TTU (tempat-tempat umum) disini adalah Sekolah, Pasar, Hotel, Sarana Ibadah, dan tempat tempat yang banyak dikunjungi masyarakat. Jumlah TTU yang 17

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

ada di Kabupaten Sarolangun adalah sebanyak 147 Dan 87 tempat tempat tersebut telah dilakukan pemeriksaan dengan jumlah yang sehat dan

dinyatakan memenuhi syarat

kesehatan sebanyak 56 atau sekitar 64 %. Sedangkan yang termasuk TP2M (tempat penjualan makanan dan minuman) adalah industri makanan rakyat, katering/jasa boga, restouran/rumah makan. Di Kabupaten Sarolangun Restouran dan Rumah Makan merupakan tempat yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakat kabupaten Sarolangun terutama di pusat kota yaitu kecamatan Sarolangun, jumlah restouran dan rumah makan yang ada di Kabupaten Sarolangun adalah sebanyak 117, dan dari 117 restouran dan rumah makan yang ada diperiksa sebanyak 69 restouran dan rumah makan dinyatakan sehat sebanyak 50 atau sekitar 72%. Bila dilihat dari wilayah kerja puskesmas, persentase restouran dan rumah makan sehat tertinggi berada di wilayah kecamatan Sarolangun yang merupakan ibu kota Kabupaten Sarolangun, Ini disebabkan penduduk diwilayah kerja puskesmas Sarolangun dekat dengan pusat kota sehingga memudahkan bagi petugas penyuluh kesehatan untuk memberikan penyuluhan tentang hidup bersih dan sehat. Sementara diwilayah kerja puskesmas pematang kabau merupakan daerah yang paling sulit untuk diberikan penyuluhan tentang gaya hidup bersih dan sehat, ini dikartenakan sulitnya merubah prilaku atau kebiasaan penduduk yang sebagian besar adalah suku anak dalam (SAD) yang selalu tergantung kepada hidup yang serba alami dan primitif. Seperti misalnya mereka masih mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak dimasak terlebih dahulu atau makanan yang masih mentah. b. Rumah Sehat Pada Tahun 2011 jumlah Rumah yang ada di Kabupaten Sarolangun sebanyak 42.710 dan telah dilakukan pemeriksaan

sebanyak 29.949 dan dinyatakan memenuhi syarat

kesehatan sebanyak 22.334 atau sekitar 74,6% Bila dibandingkan dengan target sasaran 2011 yakni 70%, maka angka tersebut sudah melebihi target. Bila dilihat menurut wilayah kerja puskesmas, persentase rumah sehat tertinggi berada diwilayah kerja puskesmas Sarolangun yakni sebesar 85,2% dimana dari 11.654 jumlah rumah dan yang diperiksa sebanyak 10.564 rumah dan yang dinyatakan sehat sebanyak 8.997 rumah. dan rumah sehat terendah berada diwilayah kerja puskesmas Pekan Gedang yakni sebesar 53,2% Dari 3.144 jumlah rumah yang ada diperiksa sebanyak 1.789 dan yang sehat sebanyak 952 rumah. hal ini disebabkan wilayah puskesmas Pekan Gedang berada jauh dari di pusat kota Kabupaten Sarolangun sehingga menyulitkan bagi petugas penyuluh kesehatan untuk memberikan penyuluhan tentang cara hidup bersih dan sehat.

18

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

c. Rumah Dengan Sarana Pembuangan Kotoran Manusia (Jamban Sehat) Jumlah keluarga di Kabupaten Sarolangun adalah 57.096 keluarga dan tersebar di 10 kecamatan yang ada. Jumlah keluarga tertinggi berada di wilayah kerja puskesmas sarolangun dengan jumlah keluarga sebanyak 11.654 sedangkan yang terendah berada di wilayah kerja puskesmas Air Hitam yaitu sebanyak 2.040 keluarga. Sedangkan wilayah kerja Puskesmas Singkut merupakan tertinggi kedua yaitu sebanyak 7.627 keluarga. Dari 57.096 jumlah keluarga yang ada di Kabupaten Sarolangun yang tersebar di 10 kecamatan yang ada dilakukan pemeriksaan sarana pembuangan kotoron manusia atau jamban sebanyak 35.836 atau sekitar 63,1% dari jumlah seluruh keluarga. Dari jumlah yang diperiksa yaitu sebanyak 35.836. Dari hasil pemeriksaan ini diketahui keluarga yang memiliki sarana pembuangan kotoron manusia atau jamban sebanyak 34.352 keluarga dan yang dinyatakan sehat sebanyak 20.647 keluarga atau sekitar 60,1% dari jumlah keluarga yang diperiksa. d. Rumah dengan Sarana Pembuangan Air Limbah Sehat Dari 35.836 keluarga diperiksa sarana pembuangan air limbahnya (SPAL) di Kabupaten Sarolangun tahun 2011 yang memiliki sebanyak 30.936 keluarga Sedangkan keluarga yang memiliki sarana pembuangan air limbah sehat dan memenuhi syarat kesehatan sebanyak 16.526 keluarga atau sekitar 53,4% dari jumlah keluarga yang diperiksa. bila dilihat berdasarkan wilayah kerja puskesmas, persentase tertinggi rumah yang memiliki sarana pembuangan air limbah sehat serta memenuhi syarat kesehatan berada diwilayah kerja puskesmas Sarolangun yakni sebesar 64,4%, hal ini disebabkan wilayah kerja puskesmas Sarolangun berada di pusat kota Kabupaten Sarolangun, sehingga memudahkan bagi petugas kesehatan untuk memantau dan memberikan penyuluhan tentang cara hidup bersih dan sehat. Sementara persentase terendah keluarga memiliki jamban sehat berada di wilayah kerja puskesmas Pekan Gedang yakni hanya 35,6% dari jumlah yang memiliki sebanyak 1.030 keluarga. e. Rumah dengan Sarana Air Bersih Sehat Kabupaten Sarolangun merupakan bagian dari provinsi Jambi dan menjadi salah satu Kabupaten termuda di Provinsi Jambi. Dan daerah kabupaten Sarolangun memiliki salah satu sungai yaitu Batang Tembesi, sebagian besar masyarakat Kabupaten Sarolangun untuk sarana air bersihnya banyak bergantung kepada sungai Batang Tembesi khususnya di daerah daerah yang jauh dari pusat kota salah satunya adalah kecamatan Batang Asai yang merupakan wilayah kerja puskesmas Pekan Gedang. Dari 57.096 jumlah keluarga yang ada dilakukan pemeriksaan sumber air bersihnya sebanyak 26.461 keluarga atau sekitar 46,3%. Dari hasil pemeriksaan jenis sarana air bersihnya ternyata banyak yang menggunakan 19

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

sumur gali sebagai sarana air bersihnya yaitu sebanyak 37.372 keluarga

dan yang

menggunakan ledeng sebanyak 5.421 keluarga.

20

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

BAB III SITUASI DERAJAT KESEHATAN 1.

Umur Harapan Hidup Meningkatnya umur harapan hidup waktu lahir secara tidak langsung memberikan gambaran

tentang adanya kemungkinan peningkatan kualitas hidup dan kesehatan dalam masyarakat sehingga dapat menurunkan angka kematian. Derajat kesehatan masyarakat kabupaten Sarolangun pada umumnya mulai meningkat jika dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya Umur Harapan Hidup (UHH) di Kabupaten Sarolangun menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Estimasi umur harapan hidup di Kabupaten Sarolangun pada tahun 2000 – 2006 (rata-rata 2002) adalah 65,36 tahun, meningkat menjadi 66,37 Tahun, pada tahun 2005 – 2009 (rata-rata 2007). Jika dilihat umur harapan hidup Indonesia pada tahun 1990 adalah 59,8 tahun, kemudian pada tahun 1995 meningkat menjadi 63,48 tahun. Menurut BPS, UHH Kabupaten Sarolangun tahun 2009 adalah 69 tahun dan tahun 2011 adalah 70 tahun. 2.

Mortalitas Secara umum kematian pada manusia berhubungan erat dengan permasalahan kesehatan

sebagai akibat dari gangguan penyakit atau akibat dari gangguan proses interaksi berbagai faktor yang secara sendiri-sendiri atau bersama-sama mengakibatkan kematian pada masyarakat. Kejadian kematian dalam masyarakat dari waktu ke waktu dapat memberikan gambaran perkembangan derajat kesehatan masyarakat atau dapat digunakan sebagai indikator dalam penilaian keberhasilan pelayanan kesehatan dan program pembangunan bidang kesehatan. Indikator derajat kesehatan dan target yang hendak dicapai ditahun 2011 adalah sebagai berikut : Tabel 3.1 Indikator Derajat Kesehatun Tahun 2011 INDIKATOR DERAJAT KESEHATAN

TARGET 2011

MORTALITAS 1. Angka Kematian Bayi per-1000 Kelahiran Hidup

26

2. Angka Kematian Balita per-1000 Kelahiran Hidup

40

3. Angka Kematian Ibu per-100000 Kelahiran Hidup

226

4. Angka Harapan Hidup Waktu Lahir

70

Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

21

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

a. Angka Kematian Bayi (Infant Mortality Rate) Angka Kematian Bayi (AKB) di Kabupaten Sarolangun cenderung menurun dari tahun 2009 – 2011. Keadaan ini menggambarkan kualitas dan kuantitas pelayanan kesehatan terhadap perinatal semakin membaik. pada tahun 2011 AKB mengalami penurunan bila dibandingkan dari data tahun sebelumnya ini disebabkan pada tahun 2011 program penyuluhan tentang masalah kesehatan sudah semakin mantap dan terarah dan ditambah lagi tingkat pendapatan masyarakat yang semakin membaik dan berpengaruh positif terhadap pemenuhan kebutuhan gizi dan kesehatan masyarakat. Angka Kematian Bayi di Kabupaten Sarolangun menunjukkan kecendrungan menurun, pada tahun 2010 angka kematian bayi sebesar 20 per 1000 kelahiran hidup. Pada tahun 2011 angka kematian bayi sebanyak 30 bayi atau 4,8 per 1000 kelahiran hidup dan kematian tertinggi masih berada diwilayah kerja puskesmas Singkut yaitu dari 972 jumlah kelahiran yang mati sebanyak 8 bayi. AKB cenderung menurun sebagai dampak dari hasil Pembangunan disegala bidang termasuk intervensi program kesehatan yang sangat intensif dilaksanakan dalam wilayah Kabupaten Sarolangun Provinsi Jambi. Dan juga adanya program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) sangat mempengaruhi terjadinya penurunan angka kematian Bayi di Kabupaten Sarolangun. b. Angka Kematian Balita (AKABA) AKABA (0-5 Tahun) adalah jumlah kematian anak umur 0-5. AKABA menggambarkan tingkat permasalahan kesehatan anak dan faktor – faktor lain yang berpengaruh terhadap anak balita seperti gizi, sanitasi, penyakit infeksi, dan kecelakaan. AKABA di Kabupaten Sarolangun menurut laporan pada tahun 2006-2007 adalah 0 kasus, keberadaan data ini masih dipertanyakan kebenarannya karena kemungkinan sistem pelaporan yang belum berjalan dengan baik sehingga tidak terlaporkan dengan akurat. Sedangkan pada tahun 2010 tercatat jumlah kematian AKABA sebesar 10,8 per 1000 kelahiran hidup. Pada tahun 2011 ini jumlah kematian AKABA menunjukan angka penurunan yang sangat signifikan, dari jumlah 24.803 anak balita yang ada, hanya terjadi 30 kematian itu pun pada proses persalinan. Ini artinya tidak ada kematian bayi dan balita setelah proses persalinan yang tercatat sebagai lahir hidup. c. Angka Kematian Ibu Bersalin (AKI) Angka Kematian Ibu atau AKI adalah mencerminkan resiko yang dihadapi ibu - ibu selama kehamilan dan melahirkan yang dipengaruhi oleh keadaan, sosial ekonomi, keadaan kesehatan, serta kurangnya pengetahuan ibu hamil dalam masalah kesehatan selama proses kehamilan.

22

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

AKI berguna untuk menggambarkan tingkat kesadaran perilaku hidup sehat, status gizi dan kesehatan ibu, kondisi kesehatan lingkungan, tingkat pelayanan kesehatan terutama untuk ibu hamil, pelayanan kesehatan waktu melahirkan dan masa nifas. Pada tahun 2010 tercatat AKI sebesar 199 per 100000 kelahiran hidup sedangkan tahun 2011 sebesar 112 per 100000 kelahiran hidup. Jumlah kematian ibu hamil 2 orang, kamatian ibu bersalin 4 orang dan kematian ibu nifas 1 orang dari 6.238 kelahiran. Bila dibandingkan dengan tahun 2010 sebanyak 10 kasus kematian ibu melahirkan, maka pada tahun 2011 sudah mengalami penurunan. Untuk lebih jelas nya dapat dilihat pada tabel berikut ini : Tabel 3.2 Jumlah Kematian Ibu Hamil, Ibu Bersalin, dan ibu Nifas Tahun 2011 NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1 2 3 4 5 6

Sarolangun Sarolangun BatinVIII Limbur Tembesi Pauh Pauh Pelawan Pelawan Singkut Singkut Mandiangin Mandiangin Mandiangin Butang Baru 7 Air Hitam Air Hitam Air Hitam Pematang Kabau 8 Limun Pulau Pandan 9 Cermin Nan Gedang Lubuk Resam 10 Batang Asai Pekan Gedang JUMLAH Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

JUMLAH KEMATIAN IBU IBU IBU IBU HAMIL BERSALIN NIFAS 1

1

1

1

1

1 1

1 2

JUMLAH KEMATIAN IBU

1

2

1

2 7

1 4

d. Angka Kematian Akibat Diare Pada Balita Penyakit diare merupakan penyakit yang mudah menular dan sering menimbulkan wabah. Penyebab utama kematian karena diare adalah dehidrasi/kekurangan cairan akibat lambatnya mendapatkan pertolongan. Di Kabupaten Sarolangun pada tahun 2010 tidak terdapat kasus diare dan pada tahun 2011 juga tidak terdapat kasus diare pada bayi dan balita. Tidak terdapatnya kasus diare pada balita disebabkan perhatian pemerintah dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun sebagai motor penggerak sehingga derajat kesehatan masyarakat dapat ditingkatkan ini dapat dibuktikan dengan tidak ditemukannya kasus diare pada bayi dan balita yang dapat menyebabkan kematian.

23

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

3. Morbiditas. Angka Kesakitan untuk Kabupaten Sarolangun berasal dari data yang diperoleh dari fasilitas sarana kesehatan melalui sistem pencatatan dan pelaporan rutin dari petugas di puskesmas. Penyakit menular masih merupakan masalah kesehatan utama indonesia dan juga di Kabupaten Sarolangun. Beberapa jenis penyakit menular yang dilaporkan di Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun adalah sebagai berikut : a.

Demam Berdarah Penyakit demam berdarah sering muncul sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) sehingga angka kesakitan yang terjadi dianggap sebagai gambaran dari penyakit masyarakat. Kabupaten Sarolangun merupakan daerah endemis demam berdarah, kondisi ini di dukung oleh kebiasaan mayoritas masyarakat kabupaten sarolangun yang mengkonsumsi air hujan serta tingginya mobilisasi penduduk yang pindah ke daerah endemis. Pada tahun 2009 tercatat 2 kasus DBD dan sudah ditangani, dan pada tahun 2010 tidak ditemukan kasus DBD, dan pada tahun 2011 banyak terjadi kasus DBD yaitu sebanyak 67 kasus, dan 30 kasus terjadi diwilayah kerja puskesmas Sarolangun. Berkat kerja keras Pemerintah Kabupaten Sarolangun dalam hal ini Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun peningkatan jumlah kasus DBD dapat di tekan dan di tangani penyebarannya dengan proses penyuluhan 3M plus dan fogging di setiap daerah yang ditemukan kasus DBD. Dan dari 67 kasus kesakitan akibat demam berdarah semua dapat ditangani sehingga tidak menyebabkan kematian. meningkatnya jumlah kasus DBD ini dipengaruhi oleh akibat tingginya curah hujan pada akhir 2010 sehingga memudahkan bagi nyamuk untuk berkembang biak. Dan ini tidak hanya terjadi di kabupaten Sarolangun tapi juga terjadi di beberapa kota besar di Indonesia seperti Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya.

b. Rabies. Penyakit rabies merupakan penyakit yang diakibatkan bekas gigitan

hewan penular

Rabies/HPR seperti anjing, kucing, dan kera. Pada Tahun 2011 di Kabupaten Sarolangun tidak ditemukan kasus rabies.

c. Malaria Penyakit malaria merupakan penyakit menular yang bisa menimbulkan kematian dan kejadian luar biasa. Kabupaten Sarolangun merupakan daerah low endemisitas malaria, pada tahun 2009 tercatat jumlah kasus malaria sebanyak 4.682 kasus dan tahun 2010 tercatat kasus malaria sebanyak 4.627 kasus sedangkan tahun 2011 terjadi penurunan jumlah kasus malaria sebesar 3.258 kasus yaitu malaria tanpa pemeriksaan darah, sedangkan dengan pemeriksaan darah ditemukan 642 kasus atau 2.54 per 1000 penduduk.

24

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

Berdasarkan wilayah kerja puskesmas, kasus malaria tertinggi ditemukan diwilayah kerja puskesmas mandiangin sebesar 584 kasus. sedangkan kasus malaria yang terendah ditemukan diwilayah kerja puskesmas Air Hitam yaitu sebanyak 74 kasus.

d.

Diare Penyakit diare merupakan penyakit yang mudah menular dan sering menimbulkan wabah serta penyebab kematian. Walaupun penyakit diare bukan Penyebab utama kematian pada semua golongan umur, tetapi penyakit diare merupakan penyakit yang harus di waspadai, artinya penanganan yang tepat di rumah sakit dan puskesmas sangat penting agar jangan sampai kasus diare tersebut dapat menimbulkan kematian. Di Kabupaten Sarolangun pada tahun 2010 terdapat 5.829 kasus diare sedangkan pada tahun 2011 ini kasus diare semakin meningkat yaitu sebanyak 7.887 jumlah kasus diare. Kasus diare tertinggi banyak ditemukan di wilayah kerja Puskesmas pauh yaitu sebanyak 1.094 kasus dan kasus diare terendah berada di wilayah kerja puskesmas Cermin Nan Gedang yaitu sebanyak 26 kasus. Minimnya sarana sanitasi yang bersih dan sehat merupakan salah satu penyebab utama meningkatnya kasus diare di Kabupaten Sarolangun serta perilaku hidup bersih masyarakat yang masih rendah.

e. Kusta Pada tahun 2010 Angka penderita kasus baru kusta yang tercatat di kabupaten Sarolangun adalah sebanyak 5 orang penderita kusta yang berumur diatas 15 tahun dan ditemukan di wilayah kerja puskesmas Pelawan sebanyak 3 orang, Limbur Tembesi 1 orang, dan puskesmas Lubuk Resam sebanyak 1 orang. Sedangkan pada tahun 2011 tercatat sebanyak 4 orang penderita kasus baru kusta, 2 orang termasuk kedalam golongan umur 0-14 tahun dan 2 orang lagi masuk kedalam golongan umur diatas 15 tahun. Kasus kusta terbanyak ditemukan di wilayah kerja puskesmas Butang baru yaitu sebanyak 3 orang penderita kusta, dan 1 orang ditemukan di wilayah kerja puskesmas Singkut dimana jumlah penderita terbanyak adalah laki-laki yaitu sebanyak 3 orang. f.

TB Paru Penyakit TB paru merupakan penyakit menular yang dapat menyerang segala kelompok umur. Penyakit TB paru atau TBC masih menjadi masalah utama kesehatan masyarakat di Kabupaten Sarolangun. Pada tahun 2009 ada 1.667 kasus TB Paru Klinis dan 130 TB Paru BTA positif. Dari 130 TB Paru BTA positif diobati sebanyak 130 atau 100% dari jumlah penderita TB Paru BTA positif, pada tahun 2010 terdapat 165 kasus dan yang di obati sebanyak 144 kasus dan dinyatakan sembuh. Dan pada tahun 2011 terjadi peningkatan jumlah kasus TBC di kabupaten Sarolangun yaitu sebanyak 303 kasus TB Paru Klinis dan 280 TB Paru BTA positif dan diobati sebanyak 165 penderita TB Paru BTA positif dan dinyatakan sembuh sebanyak 144 penderita TB Paru BTA positif. 25

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

Meningkat jumlah kasus TB paru dikabupaten Sarolangun di sebabkan oleh beberapa kendala yaitu : -

Kurangnya jumlah tenaga Analis di Puskesmas sehingga menyulitkan untuk mengetahui kasus secara dini.

-

Logistik yang tidak berkesinambungan, sehingga menghambat proses penemuan kasus secara akurat.

-

Ada beberapa wilayah yang sulit dijangkau oleh petugas kesehatan seperti Pauh, Pulau Pandan, Butang Baru dan Batang Asai, sehingga menyulitkan bagi petugas kesehatan untuk melacak perkembangan penyakit TB Paru atau TBC.

g. HIV AIDS dan Penyakit Menular Seksual (PMS) HIV AIDS dan Penyakit Menular Seksual (PMS) masih tetap masalah kesehatan masyarakat baik ditinjau dari segi kesehatan, politik maupun sosial ekonomi. Penyakit Menular Seksual (PMS) kaitannya dengan infeksi HIV/AIDS, telah banyak bukti yang menunjuk bahwa PMS dapat meningkatkan resiko penularan atau transmisi HIV melalui jalur seksual. Kabupaten Sarolangun merupakan kabupaten pecahan dari kabupaten merangin, dan juga merupakan daerah penghubung antara tiga provinsi dibagian timur dan selatan berbatasan dengan provinsi sumatera selatan dan provinsi bengkulu. Sebagai daerah penghubung tiga provinsi kabupaten Sarolangun termasuk daerah yang rawan dengan penyakit Menular Seksual (PMS), tetapi dengan kebijakan daerah yang diatur di dalam perda pemerintah Kabupaten Sarolangun serta tingginya kesadaran masyarakat akan bahayanya penyakit menular seksual dapat mencegah terjadinya kasus HIV di Kabupaten Sarolangun sehingga pada tahun 2010 dan 2011 tidak ditemukan kasus HIV AIDS dan Penyakit Menular Seksual Lainnya. h. Acute Flacid Paralysis / AFP Melalui pelaksanaan surveilans epidemiologi AFP terpantau adanya transmisi virus polio liar di Kabupaten Sarolangun pada anak yang berusia 15 tahun. Sasaran utama surveilans epidemiologi AFP adalah semua anak yang berusia kurang dari 15 tahun dengan kelumpuhan yang sifatnya Flaccid (layuh) terjadi secara akut (mendadak) termasuk sindroma Guilans Barredan buka disebabkan oleh ruda paksa atau penderita yang kelumpuhannya bersifat Flaccid (akut) terjadi secara mendadak (akut) berusia 15 tahun ke atas dan diduga kuat Poliomelitis. Penyakit Poliomylitis termasuk penyakit yang dapat dicegah melalui imunisasi. Di Kabupaten Sarolangun terdapat 3 kasus untuk tahun 2009. Pada tahun 2010 dan 2011 tidak di temukan kasus AFP.

26

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

i. Campak Campak adalah jenis penyakit yang disebabkan oleh Virus Campak dan dapat dicegah dengan imunisasi pada saat bayi dan balita, campak bisa menimbulkan kematian apa bila tidak ditangani secara dini dan tepat. Dan biasanya campak menyerang pada golongan umur 0 s/d 5 tahun, dikarenakan pada golongan umur tersebut masih rentan terhadap penyakit yang disebabkan oleh Virus. Pada tahun 2010 di Kabupaten Sarolangun tidak ditemukan kasus campak, berjalannya program imunisasi sampai kepada tingkat desa merupakan faktor utama yang menyebabkan dapat tertekannya kasus campak di Kabupaten Sarolangun. Dan pada tahun 2011 juga tidak ditemukan kasus campak, berkesinambungannya program imunisasi campak sampai ketingkat desa serta adanya program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dapat mencegah timbulnya kasus campak pada bayi dan balita di Kabupaten Sarolangun. j. Pola Penyakit Puskesmas Pada tahun 2011 kunjungan rawat jalan di 12 puskesmas sekabupaten Sarolangun sebanyak 58.936 orang. sedangkan sedangkan rawat inap sebesar 960 orang, dan di Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Sarolangun kunjungan rawat jalan tahun 2011 sebanyak 16.904 dan rawat inap 4.034 orang. Dari sejumlah kunjungan baik tingkat puskesmas maupun Rumah Sakit Penyakit terbesar yang ditemukan adalah ISPA (insfeksi saluran pernafasan atas), diikuti dengan diare dan Hipertensi. Tingginya kasus ISPA di Kabupaten Sarolangun disebabkan oleh tingginya tingkat polusi udara sehingga menyebabkan terganggunya sistem pernafasan dan bisa menyebabkan ISPA. Tingginya tingkat polusi udara di Kabupaten Sarolangun disebabkan oleh mobilisasi kendaraan di Kabupaten Sarolangun yang semakin meningkat apalagi jika menempuh jalan yang kering sehingga menimbulkan debu yang dapat mengganggu sistem pernafasan dan di tambah lagi sebagian besar masyarakat Kabupaten Sarolangun khususnya yang berada di desa-desa masih menggunakan kayu bakar sebagai sarana untuk memasak. Pada pertengahan 2011 program pemerintah Pusat yang membagikan kompor Gas kepada masyarakat ekonomi menengah kebawa sebagai pengganti kayu bakar dan minyak tanah diharapkan dapat mengurangi tingkat polusi udara di Kabupaten Sarolangun khususnya ditingkat desa sehingga dapat mengurangi penderita infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) bagi masyarakat Kabupaten Sarolangun. k. Status Gizi Status gizi sangat erat kaitannya dengan permasalahan kesehatan secara umum, karena merupakan faktor predisposisi yang dapat memperparah penyakit infeksi secara langsung juga dapat menyebabkan gangguan kesehatan individual. Bahkan status gizi janin yang masih berada

27

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

dalam kandungan dan bayi yang sedang menyusui sangat dipengaruhi oleh status gizi ibu hamil dan ibu menyusui. Pengukuran gizi pada balita difokuskan pada tingkat kecukupan gizinya yang diukur melalui berat badan terhadap umur atau berat badan terhadap tinggi badan. Dari hasil pemantauan status gizi (PSG) pada balita di Kabupaten Sarolangun pada tahun 2010 ditemukan status gizi balita sebagai berikut ; persentase balita gizi buruk sebesar 0,4%, persentase balita dengan gizi kurang 3,8%, persentase balita dengan gizi baik sebesar 93,6% dan persentase gizi lebih sebesar 2,1%. Sedangkan pada tahun 2011 persentase balita gizi buruk sebesar 0,03%, persentase balita dengan gizi kurang 3,8%, persentase dengan gizi baik sebesar 95,2%, dan persentase gizi lebih sebesar1,04%. Penimbangan balita merupakan salah satu dari kegiatan pelayanan gizi di posyandu. Pada tahun 2011 jumlah balita yang ada di Kabupaten Sarolangun berjumlah 24.803 balita, dari jumlah tersebut balita yang ditimbang dan memiliki KMS sebanyak 18.481 balita. Untuk lebih jelasnya jumlah balita gizi buruk dan gizi baik di kabupaten Sarolangun dapat dilihat pada tabel berikut ini : Tabel 3.3 Balita Gizi Buruk dan Gizi Baik di Kabupaten Sarolangun tahun 2011 STATUS GIZI BALITA MENURUT PUSKESMAS GIZI LEBIH GIZI BAIK GIZI KURANG GIZI BURUK 1 Sarolangun 36 5796 14 0 2 Limbur Tembesi 10 1588 5 0 3 Pauh 39 1987 474 2 4 Pelawan 0 708 0 0 5 Singkut 25 3520 67 0 6 Mandiangin 15 1506 27 0 Butang Baru 23 495 15 0 7 Air Hitam 0 165 2 1 Pematang Kabau 42 663 23 0 8 Pulau Pandan 0 1058 76 3 9 Lubuk Resam 4 621 0 0 10 Pekan Gedang 11 580 38 0 JUMLAH 205 18687 741 6 Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun NO

PUSKESMAS

28

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

BAB IV SITUASI UPAYA KESEHATAN A. VISI DAN MISI PEMBANGUNAN KESEHATAN KABUPATEN SAROLANGUN Visi dan Misi

VISI

Sejalan dengan telah tersusunnya rencana Pembangunan Kesehatan menuju

Indonesia Sehat 2010 Departemen Kesehatan Republik Indonesia, demikian juga Renstra Dinas Kesehatan Provinsi Jambi (Jambi Sehat 2008) serta sejalan pula denga visi Kabupaten Sarolangun (terwujudnya Kabupaten yang maju dan mandiri berbasis ekonomi kerakyatan,agribisnis yang berdaya saing tinggi dan SDM yang berkualitas dalam tatanan kehidupan masyarakat yang sejahtera, aman, tentram serta menjunjung tinggi nilai-nilai agama, adat istiadat dan supremasi hokum), maka sejalan dengan beberapa hal tersebut di atas, dapatlah dirumuskan visi Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun : “Sarolangun Sehat” Sarolangun Sehat : Mengambarkan bahwa masyarakat Kabupaten Sarolangun dapat mandiri dalam pemenuhan kebutuhan baik jasmani maupun rohani sehingga mampu melakukan aktivitas sesuai harkat dan martabat dalam kehidupan sehari-hari.

MISI a. Menggerakkan pembangunan berwawasan kesehatan. b. Mendorong kemandirian masyarakat untuk hidup sehat. c. Memeliharan dan meningkatkan upaya kesehatan yang bermutu, merata dan terjangkau. d. Meningkatkan dan mendayagunakan dumber daya kesehatan. B. Sasaran 1. Meningkatkan umur harapan hidup dari 69 tahun menjadi 70 tahun. 2. Menurunnya angka kematian ibu melahirkan menjadi 226 per 100000 kelahiran hidup. 3. Menurunnya angka kematian bayi menjadi 40 per 1000 kelahiran hidup. 4. Persentase ibu bersalin yang ditolong oleh nakes terlatih (cakupan PN) sebesar 90%. 5. Persentase puskesmas yang mampu PONED sebesar 50%. 6. Cakupan kunjungan neonatal lengkap (KN lengkap) sebesar 90%. 7. Menurunnya prevalensi gizi buruk pada balita menjadi 1,5%. 8. Menurunnya angka kesakitan malaria penjadi 5 per 1000 penduduk.

29

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

9. Meningkatnya angka kesembuhan penderita TB Paru BTA+ menjadi 85%. 10. Menurunnya prevalensi HIV (% kasus terhadap penduduk beresiko) menjadi 0,9%. 11. Menurunnya angka kesakitan DBD menjadi 2 per 100000 penduduk. 12. Meningkatnya pesentase desa yang mencapai UCI menjadi 100%. 13. Meningkatnya perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada tingkat rumah tangga menjadi 65%. 14. Meningkatnya penyediaan anggaran kesehatan terutama penduduk miskin. 15. Terpenuhinya kebutuhan tenaga kesehatan strategis di desa terpencil dan sangat terpencil. 16. Terlaksananya Standar Pelayanan Minimal (SPM) kesehatan. C. Tujuan Penetapan tujuan berdasarkan kepada pernyataan misi yang sudah dirumuskan dengan mempertimbangkan faktor-faktor eksternal dan internal. Berdasarkan hal tersebut, tujuan yang dirumuskan adalah sebagi berikut : a

Tujuan

1. Mewujudkan mutu lingkungan hidup yang lebih sehat dengan menggerakkan pembangunan berwawasan kesehatan. 2. Memberdayaan individu, keluarga dan masyarakat termasuk swasta dan menumbuhkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). 3. Meningkatkan kesadaran gizi keluarga dalam upaya meningkatkan status gizi masyarakat. 4. Meningkatkan pemerataan, kualitas dan keterjangkauan pelayanan kesehatan. 5. Menurunkan angka kesakitan dan kematian serta kecacatan akibat penyakit. 6. Menjamin ketersediaan, pemerataan dan mutu obat dan perbekalan kesehatan. 7. Meningkatkan jumlah, jenis, mutu dan penyebaran tenaga kesehatan. 8. Mengembangkan kebijakan dan menejemen pembangunan kesehatan. D. Kebijakan Sebagai upaya mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam pembangunan kesehatan Kabupaten Sarolangun perlu dibuat dan ditetapkan Strategi, Kebijaksanaan kerja Kegiatan yang akan dilaksanakan sebagai berikut : 1. Strategi Kebijakan Kesehatan Nasional Strategi pembangunan Kesehatan meliputi : a. Pembangunan berwawasan kesehatan ( paradigma sehat ). b. Sumber daya manusia yang memiliki profesionalisme tinggi. c. Penyelenggaraan jaminan Mutu Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat. d. Desentralisasi bidang kesehatan. 30

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

2. Kebijakan Untuk melaksanakan strategi kebijaksanaan pembangunan Dinas Kesehatan kabupaten Sarolangun mengacu pada beberapa kebijakan yaitu : a. Penggalangan kemitraan lintas sektor. b. Pemberdayaan masyarakat dan swasta. c. Peningkatan kemampuan institusi bawahan. d. Pengembangan sumberdaya kesehatan. E. Program-Program Pembangunan Kesehatan Untuk mendorong puskesmas dalam melaksanakan fungsinya secara komprehensif Dinas Kesehatan merencanakan beberapa program unggulan yang berhubungan dengan konsep pelayanan kesehatan dasar mengacu kepada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah yang meliputi upaya promotif, preventif, curatif dan rehabilitatif yaitu sebagai berikut: 1. Program pelayanan pengembangan lingkungan sehat 2. Program pengawasan dan pengendalian kesehatan makanan 3. Program promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat 4. Program peningkatan keselamatan ibu melahirkan dan anak 5. Program perbaikan gizi masyarakat 6. Program upaya kesehatan masyarakat 7. Program

pengadaan,

peningkatan

dan

perbaikan

sarana

dan

prasarana

puskesmas/puskesmas pembantu dan jaringannya 8. Program peningkatan pelayanan kesehatan anak dan balita 9. Program peningkatan pelayanan kesehatan lansia 10. Program pelayanan kesehatan penduduk miskin 11. Program kemitraan peningkatan pelayanan kesehatan 12. Program pencegahan dan penanggulangan penyakit menular. 13. Program obat dan perbekalan kesehatan 14. Program pengawasan obat dan makanan 15. Program pengembangan obat asli Indonesia 16. Program peningkatan kapasitas sumberdaya aparatur 17. Program peningkatan disiplin aparatur 18. Program standarisasi pelayanan kesehatan 19. Program pelayanan administrasi perkantoran 20. Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur 31

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

21. Program peningkatan pengembangan sistem pelaporan capaian kinerja dan keuangan. F. SITUASI UPAYA KESEHATAN Untuk mengukur keberhasilan pembangunan kesehatan di Kabupaten Sarolangun mengacu kepada pencapaian indikator SPM dan MDGs 2015 yang telah dituangkan dalam renstra. Adapun indikator tersebut pada tahun 2011 adalah sebagai berikut:

Tabel 1 Indikator Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan tahun 2010 berdasarkan Permenkes No. 741/Menkes/Per/VII/2008

Standart pelayanan Minimal No.

Jenis Pelayanan

Indikator Kinerja

Target 2010

Pelayanan Kesehatan Dasar

a.

B

C

D

Pelayanan kesehatan rujukan

Penyelidikan epidemiologi dan penanggulangan kejadian luar biasa (KLB) Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Cakupan kunjungan ibu hamil K4 Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan Cakupan pelayanan nifas Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani Cakupan kunjungan bayi Cakupan desa/kelurahan Universal Children Imunisation Cakupan pelayanan anak balita Cakupan pemberian makanan pendamping ASI pada anak usia 624 bulan keluarga miskin Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat Cakupan peserta KB aktif Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit a. Acute Flacid Paralysis (AFP) Rate. b. Penemuan penderita pneumonia balita c. Penemuan pasien baru TB BTA positif d. Penerita DBD yang ditangani e. Penemuan penderita diare Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien masyarakat miskin Cakupan pelayanan gawat darurat level 1 yang harus diberikan sarana kesehatan (rumah sakit) Cakupan desa/ kelurahan mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam Cakupan Desa Siaga Aktif

2015 95% 80% 90% 90%

80% 90% 100% 90% 100% 100% 100% 70% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100% 100%

80%

32

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

Tabel II TARGET MDGS TAHUN 2011 KABUPATEN SAROLANGUN

NO 1 2

PEMBINAAN GIZI MASYARAKAT Persentase balita gizi buruk yang mendapatkan perawatan Persentase balita ditimbang berat badannya (D/S)

TARGET 2011 100 70

1 2 3

Pembinaan Pelayanan Kesehatan Neonatal Cakupan kunjungan neonatal pertama (KN1) Cakupan pelayanan kesehatan bayi Cakupan pelayanan kesehatan anak balita

86 85 80

1

Pembinaan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Reproduksi Persentase ibu bersalin yang ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih (cakupan PN)

91

2

Persentase ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal (cakupan kunjungan kehamilan ke empat (K4))

3

Persentase cakupan peserta KB aktif (Contraceptive prevalence Rate = CPR)

4

Persentase yang tidak terpenuhi kebutuhan alokon (Unmet need)

6

Persentase persalinan pada anak remaja Presentase Puskesmas rawat inap yang mampu melaksanakan Pelayanan Obstetrik Neonatal Emergensi dasar (PONED)

7

Presentase RS kota yang melaksanakan Pelayanan Obstetrik Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK)

5

2

Pengendalian penyakit menular langsung Prevalensi kasus HIV Persentase penduduk 15 tahun ke atas menurut pengetahuan tentang HIV dan AIDS

3

Jumlah orang yang berumur 15 tahun atau lebih yang menerima konseling dan testing HIV

1

PersentaseRumah sakit dan puskesmas yang melaksanakan pencegahan penularan HIV sesuai pedoman 4 5

Penggunaan kondom pada kelompok hubungan seks berisiko tinggi (berdasarkan pengakuan pemakai)

90 0 7,5 60 100

<0.5 75 4000 60 50

Persentase ODHA yang mendapatkan Anti Retroviral Treatment (ART) Pembinaan Upaya Kesehatan Rujukan

1

98

Persentase RS Pemerintah menyelenggarakan pelayanan rujukan bagi Orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) Pengendalian Penyakit TB

75

50

33

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

1 2 3

Jumlah kasus TB per 100.000 penduduk Persentase kasus baru TB Paru (BTA positif) yang ditemukan Persentase kasus baru TB Paru (BTA positif) yang disembuhkan

130 75 86

Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang 1

Angka penemuan kasus Malaria per 1.000 penduduk

1,75

Penyehatan Lingkungan 1 2 3 4

Persentase penduduk yang memiliki akses terhadap air minum berkualitas Persentase kualitas air minum yang memenuhi syarat Persentase penduduk yang menggunakan jamban sehat Jumlah kelurahan yang melaksanakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)

70 90 70 23

34

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

BAB V PENCAPAIAN PELAKSANAAN STANDAR PELAYANAN MINIMAL TAHUN 2011

Dalam mengevaluasi capaian dan analisis kinerja Dinas Kesehatan Mengacu kepada pencapian Standart Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan sebagaimana pada tabel berikut: Hasil pengukuran kinerja beserta nilai kuantitas dapat dilihat pada tabel pengukuran kinerja kegiatan sebagai berikut : Standart pelayanan Minimal No.

Jenis Pelayanan

Indikator Kinerja

Realisasi Target 2015

Realisasi 2011

95% 80%

94% 73%

90% 90% 80% 90%

93% 92,9% 100% 96%

100% 90%

89% 95%

100% 100% 100% 70%

100% 100% 98,6% 79,1%

100% 100% 100% 100% 100%

100% 7,8% 75% 100% 73,9%

2010 Pelayanan Kesehatan Dasar

a.

B

C

D

Pelayanan kesehatan rujukan

Penyelidikan epidemiologi dan penanggulangan kejadian luar biasa (KLB) Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat

Cakupan kunjungan ibu hamil K4 Cakupan komplikasi kebidanan yang ditangani Cakupan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan yang memiliki kompetensi kebidanan Cakupan pelayanan nifas Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani Cakupan kunjungan bayi Cakupan desa/kelurahan Universal Children Imunisation Cakupan pelayanan anak balita Cakupan pemberian makanan pendamping ASI pada anak usia 6-24 bulan keluarga miskin Cakupan balita gizi buruk mendapat perawatan Cakupan penjaringan kesehatan siswa SD dan setingkat Cakupan peserta KB aktif Cakupan penemuan dan penanganan penderita penyakit a. Acute Flacid Paralysis (AFP) Rate. b. Penemuan penderita pneumonia balita c. Penemuan pasien baru TB BTA positif d. Penerita DBD yang ditangani e. Penemuan penderita diare Cakupan pelayanan kesehatan rujukan pasien masyarakat miskin Cakupan pelayanan gawat darurat level 1 yang harus diberikan sarana kesehatan (rumah sakit) Cakupan desa/ kelurahan mengalami KLB yang dilakukan penyelidikan epidemiologi < 24 jam Cakupan Desa Siaga Aktif

100%

10,7%

100%

100%

100%

100%

80%

42%

35

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

Tabel II PENCAPAIAN TARGET MDGS TAHUN 2011 KABUPATEN SAROLANGUN

NO 1 2

TARGET 2011

REALISASI 2011

Persentase balita gizi buruk yang mendapatkan perawatan

100

100

Persentase balita ditimbang berat badannya (D/S)

70

78

PEMBINAAN GIZI MASYARAKAT

Pembinaan Pelayanan Kesehatan Neonatal 1

Cakupan kunjungan neonatal pertama (KN1)

86

100

2

Cakupan pelayanan kesehatan bayi

85

96

3

Cakupan pelayanan kesehatan anak balita

80

95

1

Pembinaan Pelayanan Kesehatan Ibu dan Reproduksi Persentase ibu bersalin yang ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih (cakupan PN)

91

93

2

Persentase ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal (cakupan kunjungan kehamilan ke empat (K4))

98

94,7

3

Persentase cakupan peserta KB aktif (Contraceptive prevalence Rate = CPR)

90

80,8

4

Persentase yang tidak terpenuhi kebutuhan alokon (Unmet need)

5

Persentase persalinan pada anak remaja

6

Presentase Puskesmas rawat inap yang mampu melaksanakan Pelayanan Obstetrik Neonatal Emergensi dasar (PONED)

7

Presentase RS kota yang melaksanakan Pelayanan Obstetrik Neonatal Emergensi Komprehensif (PONEK)

0

0

7,5

0

60

58

100

100

<0.5

0

75

10

4000

0

60 50

100

Pengendalian penyakit menular langsung 1

Prevalensi kasus HIV

2

Persentase penduduk 15 tahun ke atas menurut pengetahuan tentang HIV dan AIDS

3

Jumlah orang yang berumur 15 tahun atau lebih yang menerima konseling dan testing HIV PersentaseRumah sakit dan puskesmas yang melaksanakan pencegahan penularan HIV sesuai pedoman

4 5

Penggunaan kondom pada kelompok hubungan seks berisiko tinggi (berdasarkan pengakuan pemakai)

0

Persentase ODHA yang mendapatkan Anti Retroviral Treatment (ART) 75

0

50

0

Pembinaan Upaya Kesehatan Rujukan

1

Persentase RS Pemerintah menyelenggarakan pelayanan rujukan bagi Orang dengan HIV dan AIDS (ODHA) Pengendalian Penyakit TB

36

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

1

Jumlah kasus TB per 100.000 penduduk

130

120

2

Persentase kasus baru TB Paru (BTA positif) yang ditemukan

75

73,7

3

Persentase kasus baru TB Paru (BTA positif) yang disembuhkan

86

87

1,75

2,54

Pengendalian Penyakit Bersumber Binatang 1

Angka penemuan kasus Malaria per 1.000 penduduk Penyehatan Lingkungan

1

Persentase penduduk yang memiliki akses terhadap air minum berkualitas

70

71,88

2

Persentase kualitas air minum yang memenuhi syarat

90

71,99

3

Persentase penduduk yang menggunakan jamban sehat

70

60,1

4

Jumlah kelurahan yang melaksanakan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM)

23

Pencapaian indikator kesehatan lainnya diluar indikator SPM dan MDGs 2015 dapat digambarkan sebagai berikut: 1. Pelayanan Kesehatan Dasar a. Pelayanan Kesehatan Ibu dan Bayi  Cakupan Kunjungan Ibu Hamil Dari hasil PWS kabupaten Sarolangun sampai akhir 2011 diketahui persentase cakupan kunjungan ibu hamil (K4) di seluruh puskesmas Kabupaten Sarolangun adalah 94,7% dari 6.946 Ibu Hamil, dengan cakupan tertinggi di puskesmas Cermin Nan Gedang sebesa 98,7% dan cakupan terendah di Puskesmas Butang Baru sebesar79,6%. bila dibandingkan dengan tahun 2010 dimana persentase cakupan kunjungan ibu hamil (K4) sebesar 47,2% maka terlihat ada peningkatan yang sangat signifikan terhadap pencapaiann hasil pada tahun 2011, sedangkan jika dibandingkan dengan target sasaran kabupaten Sarolangun tahun 2011sebesar 90% maka pencapaian persentase cakupan kunjungan ibu hamil (K4) sudah melebihi target.  Cakupan deteksi dini ibu hamil faktor resiko tinggi oleh tenaga kesehatan Tahun 2010 jumlah Ibu Hamil di Kabupaten Sarolangun mencapai 10.228 ibu hamil dan yang mengalami resiko tinggi/komplikasi sebanyak 375 ibu hamil dan dari jumlah ibu hamil resiko tinggi/komplikasi semua dapat tertangani oleh petugas kesehatan yang ada di Kabupaten Sarolangun. Sedangkan pada tahun 2011jumlah ibu hamil yang ada di Kabupaten Sarolangun sebanyak 6.946 ibu hamil dan yang mengalami resiko tinggi/komplikasi sebanyak 1.018 ibu hamil dan semua dapat tertangani oleh petugas kesehatan yang di Kabupaten Sarolangun. Kerja sama antara Pemerintah Daerah Kabupaten Sarolangun dengan Dinas terkait seperti Dinas Kesehatan dan BPP-KB Kabupaten Sarolangun memberikan kontribusi yang sangat dominan dalam hal 37

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

pengetahuan lebih dini terhadap ibu hamil resiko tinggi yang ada di Kabupaten Sarolangun. Dan selain itu Program Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) dan Jaminan Persalinan (jampersal) sangat membantu masyarakat untuk memeriksakan kesehatannya secara berkala selama proses kehamilan sampai dengan melahirkan.  Cakupan Ibu Hamil yang Mendapatkan Tablet FE1 dan FE3 Cakupan Ibu hamil yang mendapatkan Tablet FE1 (30 tablet)sebesar 49,1% dan FE3 (90 tablet) 43,7% pada tahun 2010, sedangkan pada tahun 2011 cakupan Ibu hamil yang mendapatkan Tablet FE1 (30 tablet)sebesar 96,5% dan FE3 (90 tablet) 90,5%. Jumlah ini jauh lebih tinggi jika dbandingkan dengan tahun 2010 yang tidak sampai 50% cakupannya, jika dibandingkan dengan target sasaran 2011 maka maka pencapaian pada tahun 2011 sudah melebihi target. Untuk lebih jelasnya cakupan ibu hamil yang mendapat Tablet FE1 dan FE3 tahun 2011 dapat dilihat pada tabel berikut ini : Tabel 4.2 Cakupan ibu hamil yang mendapat Tablet FE1 dan FE3 Tahun 2011

NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1 1 2 3 4 5 6

2

3

7 8 9 10

JUMLAH FE1 (30 TABLET) IBU % HAMIL JUMLAH 4 5 6

FE3 (90 TABLET) JUMLAH

%

7

8

Sarolangun

Sarolangun

1.302

1.275

97,9

1.203

92,4

BatinVIII

Limbur Tembesi

504

450

89,3

433

85,9

Pauh

Pauh

588

573

97,4

554

94,2

Pelawan

Pelawan

791

725

91,7

681

86,1

Singkut

Singkut

1.022

1.012

99,0

893

87,4

Mandiangin

Mandiangin

537

520

96,8

511

95,2

Mandiangin

Butang Baru

343

338

98,5

273

79,6

Air Hitam

Air Hitam

294

292

99,3

266

90,5

Air Hitam

Pematang Kabau

374

364

97,3

360

96,3

Limun

Pulau Pandan

436

436

100,0

421

96,6

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

303

303

100,0

277

91,4

Batang Asai

Pekan Gedang

452

412

91,2

415

91,8

6.946

6.700

96,5

6.287

90,5

JUMLAH Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

38

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

 Cakupan pertolongan persalinan oleh Tenaga Kesehatan Pada tahun 2011 di kabupaten Sarolangun persentase cakupan persalinan oleh tenaga kesehatan sebesar 98,8% dari 6.268 persalinan, dengan cakupan tertinggi ada di 3 Puskesmas yang ada di Kabupaten Sarolangun yaitu Puskesmas Sarolangun, Limbur Tembesi, dan Air Hitam yaitu sebesar 100% dan cakupan terendah di puskesmas Pauh sebesar 95,2%. bila dibandingkan dengan tahun 2010 dimana persentase persalinan oleh tenaga kesehatan sebesar 96,4% maka terlihat ada peningkatan pencapaian hasil pada tahun 2011, sedangkan bila dibandingkan dengan target sasaran 2011 yakni 90% maka angka tersebut sudah melebihi target.  Cakupan Kunjungan Neonatus Pada tahun 2010 persentase cakupan kunjungan Neonatus 1 kali atau KN 1 di Puskesmas sebesar 97% (4.361 neonatus)dari jumlah 4.463 jumlah bayi yang lahir hidup, dengan cakupan tertinggi ada di 10 Puskesmas yang ada di Kabupaten Sarolangun dengan cakupan 100%

dan cakupan terendah di Puskesmas Pekan Gedang sebesar 48%.

Sementara kunjungan nenonatus 3 kali (KN lengkap) pada tahun 2010 hanya mencapai 66% dari jumlah bayi yang lahir hidup. Bila dibandingkan dengan tahun 2011 dimana persentase cakupan kunjungan neonatus 1 kali (KN 1) sebesar 100% maka terlihat ada peningkatan dalam pencapaian hasil. Sedangkan kunjungan neonatus 3 kali (KN lengkap) 97% juga ada peningkatan pencapaian hasil yang cukup signifikan.  Cakupan kunjungan bayi Pada tahun 2010 cakupan kunjungan bayi (minimal 4 kali) di tingkat puskesmas sebesar 69% dari 5.562 jumlah bayi, bila dibandingkan dengan dengan tahun 2011 dimana persentase cakupan kunjungan bayi (minimal 4 kali) sebesar 98%, maka terlihat ada peningkatan pencapaian hasil kunjungan bayi pada tahun 2011. Sedangkan bila dibandingkan dengan dengan target sasaran tahun 2011 yakni sebesar 90% maka angka tersebut sudah melebihi target.  Cakupan Bayi Berat Lahir Rendah/BBLR yang ditangani Pada tahun 2010 persentase cakupan bayi berat lahir rendah/BBLR yang ada sebanyak 56 bayi dan ditangani disarana kesehatan pemerintah (puskesmas dan puskesmas pembantu) sebesar 80%. Kasus BBLR banyak ditemukan di wilayah kerja puskesmas Sarolangun sebanyak 15 kasus BBLR. Sedangkan pada tahun 2011 terjadi peningkatan jumlah kasus BBLR yaitu sebesar 117 kasus, dan kasus tertinggi banyak ditemukan di wilayah kerja puskesmas Mandiangin yaitu 26 kasus BBLR dan terendah 39

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

ditemukan di wilayah kerja puskesmas Butang Baru yaitu sebanyak 2 kasus. Sementara di wilayah kerja puskesmas Limbur Tembesi tidak ditemukan kasus BBLR.  Cakupan Pemberian Vitamin A pada Bayi dan Anak Balita Jumlah bayi (0-11 bulan) yang ada di Kabupaten Sarolangun pada tahun 2011 sejumlah 6.238 bayi. Dan cakupan pemberian Vitamin A pada bayi usia 6-11 bulan sebesar . 2.756 bayi atau sekitar 44,2% dari jumlah bayi yang ada, angka ini belum menunjukan peningkatan jika dibanding dengan tahun sebelumnya yang mencapai 45,0%. Persentase ini tergantung dengan jumlah bayi usia 6-11 bulan, semakin banyak jumlah bayi 0-11 bulan maka semakin tingi pula persentase cakupan pemberian Vitamin A, karena sasaran pemberian Vitamin A hanya pada Bayi yang sudah berumur 6-11 bulan, artinya bayi yang berumur 0-5 bulan tidak diberikan Vitamin A. Sedangkan pada anak Balita yang berumur 1-5 tahun pada tahun 2010 cakupan pemberian Vitamin A sebesar 74,2%. Dan pada tahun 2011 pemberian Vitamin A pada anak balita umur 1-5 tahun sudah mencapai angka 88,7% dan sudah ada peningkatan jika dibanding dengan tahun sebelumnya. b. Pelayanan Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Usia Lanjut Cakupan pelayanan kesehatan siswa SD dan setingkat oleh Tenaga Kesehatan Pada tahun 2011 persentase cakupan pelayanan kesehatan sesuai standar siswa SD dan setingkat di Kabupaten Sarolangun mencapai 5.988 anak atau 87,5% dari 6.840 jumlah murid SD dan setingkat yang ada di Kabupaten Sarolangun. Cakupan ini belum dapat mencapai 100% dikarenakan ada dua puskesmas yang ada di Kabupaten Sarolangun yaitu puskesmas Limbur Tembesi dan Puskesmas Pematang Kabau yang tidak melaporkan hasil cakupannya terhadap pelayanan kesehatan murid SD dan setingkat. .  Cakupan Pelayanan Kesehatan Usia Lanjut (USILA) Pada tahun 2010 jumlah Usia lanjut (USILA) di Kabupaten Sarolangun puskesmas sebesar 6.751 orang. Dan yang mendapatkan pelayanan kesehatan sebesar 1.451 orang atau sekitar 21% dari jumlah keseluruhan penduduk usia lanjut. Sedangkan pada tahun 2011 jumlah usia lanjut (USILA) di Kabupaten Sarolangun 17.834 dan yang mendapatkan pelayanan kesehatan sebesar 10.684 orang atau sekitar 60% dari keseluruhan jumlah penduduk usia lanjut. c. Pelayanan Keluarga Berencana  Persentase pasangan usia yang menjadi akseptor Keluarga Berencana 40

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

Pada tahun 2011 persentase pasangan usia subur (PUS) yang menjadi akseptor Keluarga Berencana baru di Kabupaten Sarolangun sebesar 23,9% dari 49.178 pasangan usia subur yang ada. Berdasarkan wilayah kerja puskesmas angka tertinggi persentase pasangan usia subur yang menjadi akseptor keluarga berencana baru adalah puskesmas Pauh sebesar 39,8% dan angka terendah adalah wilayah kerja puskesmas Sarolangun sebesar 16,5%.  Cakupan Peserta KB Aktif Pada tahun 2011 pasangan usia subur (PUS) yang menjadi akseptor Keluarga Berencana Aktif di Kabupaten Sarolangun sebesar 79,1% dari 49.178 pasangan usia subur yang ada. Umumnya peserta KB baru dan KB aktif memilih suntik sebagai alat kontrasepsi lebih dari 50% peserta dan diikuti dengan Pil lebih dari 30% peserta dan diikuti oleh inflan dan pil sebanyak 20%. d. Cakupan Pelayanan Imunisasi pada Bayi dan Ibu Hamil  Desa/Kelurahan UCI Program Imunisasi merupakan upaya untuk menurunkan angka kesakitan, kematian dan kecacatan pada bayi, balita dan anak usia sekolah dari penyakit yang dapat dicegah dengan Imunisasi (PD3I), dengan cara memberikan perlindungan kekebalan buatan (imunisasi) terhadap penyakit-penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi, seperti penyakit Tuberculosis, Diphteri, Pertusis, Tetanus, Neonatorum, Hepatits B, Polio dan Campak. Indikator kinerja program imunisasi bayi diukur dengan pencapaian UCI (Universal Child Imunization) atau jumlah bayi yang mendapat imunisasi dasar lengkap yang diukur dengan indikator cakupan DPT-HB III, Polio IV dan campak Pada tahun 2010 cakupan desa/kelurahan UCI menurut kecamatan dan Puskesmas, dari 142 desa/kelurahan, desa/kelurahan UCI sejumlah 102 desa/kelurahan atau sekitar 78%. Sedangkan pada tahun 2011 cakupan desa/kelurahan UCI sebanyak 126 desa/kelurahan atau sekitar 89% dari 142 desa/kelurahan yang ada. Angka ini menunjukan adanya peningkatan cakupan desa/kelurahan UCI di Kabupaten Sarolangun tahun 2011.  Cakupan Imunisasi DPT, HB, dan Campak pada Bayi Cakupan imunisasi DPT1+HB1 mencapai lebih dari 100%, dari jumlah bayi yang ada di Kabupaten Sarolangun yaitu sejumlah 6.238 bayi sedangkan yang mendapatkan imunisasi

41

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

DPT1+HB1 sejumlah 6.384 bayi, tingginya angka imunisasi DPT1+HB1 dari pada jumlah bayi disebabkan adanya perpindahan penduduk dari kota ke desa. Sementara bayi yang mendapatkan DPT3+HB3 sebanyak 6.311 bayi dan juga lebih dari 100%. Dan sama seperti imunisasi DPT1+HB1 dipengaruhi oleh tingginya laju perpindahan penduduk dari kota ke desa.  Cakupan Imunisasi BCG dan Polio pada Bayi Pada tahun 2011 Cakupan Imunisasi BCG pada bayi adalah sebanyak 6.263 bayi dari jumlah bayi sebesar 6.238. ini artinya pencapaian imunisasi BCG lebih dari 100%. Sementara polio 3 cakupannya sebanyak 6.338 bayi juga melebihi dari jumlah bayi yang ada. Tingginya tingkat mobilisasi penduduk atau perpindahan penduduk dari kota ke desa mempengaruhi tingginya jumlah bayi yang diberikan imunisasi.  Cakupan Imunisasi Tetanus Toksoid (TT) pada Ibu Hamil Kabupaten Sarolangun pada tahun 2011 memiliki jumlah ibu hamil sebesar 6.946 ibu hamil dan tersebar di 10 kecamatan yang ada. Jumlah ibu hamil tertinggi berada di wilayah kerja puskesmas Sarolangun yaitu 1.302 ibu hamil, besarnya jumlah ibu hamil di wilayah kerja puskesmas sarolangun dipengaruhi oleh banyaknya jumlah penduduk yang ada di wilayah kerja puskesmas Sarolangun sebagai Pusat Kota. Dari jumlah ibu hamil sebanyak 6.946 ibu hamil yang mendapatkan imunisasi Tetanus Toksoid (TT-1) sebanyak 90,5% sedangkan yang mendapatkan imunisasi Tetanus Toksoid (TT-2) sebanyak 85,3%. Sedangkan ibu hamil yang mendapatkan Tablet FE1 (30 tablet) sebanyak 96,5% dan FE3 (90 tablet) sebanyak 90,5%. e. Cakupan Kesehatan Rumah Tangga dan Sarana Sanitasi Dasar  Cakupan Rumah Tangga BER-PHBS dan Persentase Rumah Sehat Berdasarkan laporan yang diterima dari puskesmas, Kabupaten Sarolangun memiliki jumlah Rumah Tangga sejumlah 57.096 rumah tangga, dari jumlah rumah tangga yang ada di pantau sebanyak 34.751 atau sekitar 60,9% dari pantauan tersebut diketahui yang berprilaku Hidup Bersih dan Sehat (BER-PHBS) sebanyak 21.455 atau sekitar 61,7%. Sementara persentase Rumah Sehat pada tahun 2011 mencapai 74,6% dari 29.949 jumlah yang diperiksa.  Persentase keluarga menurut jenis Sarana Air Bersih yang digunakan Di Kabupaten Sarolangun sebagian besar masyarakatnya masih menggunakan air sungai dan sumur gali sebagai sarana air bersihnya. Minimnya fasilitas air bersih yang 42

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

diadakan oleh pemerintah seperti ledeng dan sumber air bersih lainnya menjadi salah satu sebab sebagian besar masyarakat masih menggunakan air sungai dan sumur gali sebagai sumber air bersihnya. Pada tahun 2011 jumlah keluarga yang ada di Kabupaten Sarolangun sebanyak 57.096 dan hanya 5.421 keluarga yang menggunakan ledeng sebagai sarana air bersihnya, itu pun sebagian besar berdomisili di Wilayah kerja puskesmas Sarolangun sebagai pusat kota, karena air bersih yang bersumber dari ledeng

belum dapat

mencapai kecamatan yang jauh dari pusat kota kabupaten Sarolangun.  Persentase keluarga menurut sumber Air Minum yang digunakan Air Minum merupakan kebutuhan yang sangat dasar bagi kehidupan manusia. Semakin tinggi kwalitas kebersihan sumber air minum maka semakin baik pula untuk kesehatan. Di Kabupaten Sarolangun pada tahun 2011 sebagian besar kebutuhan air minum keluarga bersumber dari sumur gali baik yang terlindung maupun sumur gali yang tidak terlindung. Sementara yang menggunakan ledeng meteran persentasenya hanya 37,0%, ini artinya sebagian besar masyarakat Kabupaten Sarolangun masih menggunakan air sungai dan lain-lainnya sebagai sumber air minum keluarga.  Persentase Institusi Di Bina Kesehatan Lingkungannya Pada tahun 2011 Kabupaten Sarolangun melakukan pembinaan kesehatannya terhadap Institusi yang ada. Diantaranya adalah sarana pelayanan kesehatan, Instalasi pengolahan air minum, Sarana Pendidikan, Sarana Ibadah dan perkantoran. Tidak dianggarkannya kegiatan tersebut di dalam RKA menyulitkan bagi petugas untuk melakukan pembinaan secara maksimal, jadi hanya beberapa institusi saja yang dilakukan pembinaan itu pun tidak semua sarana yang ada dilakukan pembinaan. Namun walaupun demikian bukan berarti Dinas Kesehatan sebagai Leading Sektor kesehatan lingkungan berpangku tangan dalam melakukan pembinaan. Tahun 2011 sarana pelayanan kesehatan sejumlah 147 dan dibina sebanyak 119 atau sekitar 81,0%, Instalasi pengolahan air minum di bina sebanyak 9, sarana pendidikan dari 481 jumlah yang tercatat dilakukan pembinaan sebanyak 177 atau sekitar 36,8%, sementara sarana ibadah persentase di bina sebesar 319 dari 552 sarana ibadah yang tercatat, dan perkantoran dibina sebanyak 158 dari 226 jumlah yang tercatat atau sekitar 69,9%.

43

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

 Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun Tahun 2011

BAB VI PENUTUP Kita ketahui bahwa mutu Sistem Informasi Kesehatan memiliki komponen sistem yaitu : data, manusia, prosedur, software dan hardware. Secara umum data kesehatan bersumber dari fasilitas kesehatan (Facility based), masyarakat (Comunity based), yang diperoleh melalui survei oleh berbagai organisasi penelitian dan data sekunder yang terkait kesehatan yang berada unit lainnya di luar kesehatan (external data). Berbagai upaya kesehatan dilakukan untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, melalui berbagai reformasi program-program pembangunan dibidang kesehatan sejalan dengan pelaksanaan desentralisasi dibidang kesehatan. Dengan ditetapkannya UU No. 22/1999, perjalanan otonomi daerah telah berlangsung lebih kurang 2 tahun, dalam pelaksanaan desentralisasi khususnya untuk mendapatkan data dan informasi yang bersumber dari daerah masih mengalami kesulitan. Oleh karena itu data dan informasi yang ditampilkan dalam profil ini masih terasa kurang lengkap. Meskipun demikian diharapkan profil kesehatan Kabupaten Sarolangun ini tetap dapat memberikan gambaran tentang kesehatan masyarakat di Kabupaten Sarolangun dan dapat ditingkatkan pada tahun berikutnya baik kelengkapan dan dari informasinya maupun pemanfaatannya. Sejalan dengan maksud dan tujuan dari profil kesehatan Kabupaten Sarolangun yaitu selain untuk menggambarkan kesehatan masyarakat di Kabupaten Sarolangun juga sebagai bahan untuk evaluasi dalam pencapaian Visi Dinas Kesehatan Sarolangun untuk mewujudkan Sarolangun Sehat dengan prioritas yaitu peningkatan derajat kesehatan, penurunan angka kesakitan dan kematian, perbaikan gizi masyarakat, peningkatan pelayanan kesehatan keluarga, perilaku hidup sehat dan lingkungan sehat. Namun disadari, sistem informasi kesehatan yang ada saat ini masih belum dapat memenuhi kebutuhan data dan informasi kesehatan secara optimal, apalagi dalam era desentralisasi pengumpulan data dan informasi dari daerah menjadi relatif lebih sulit. Hal ini berimplikasi pada kualitas data dan informasi yang disajikan dalam Profil Kesehatan Kabupaten Sarolangun ini tetap dapat memberikan gambaran secara garis besar dan menyeluruh tentang seberapa jauh perubahan dan perbaikan keadaan kesehatan masyarakat yang dicapai. Ahirnya kritik dan saran yang positif sangat kami harapkan demi perbaikan penyajian profil kesehatan di masa yang akan datang .

44

Manajemen dan SIK Manajemen Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

RESUME PROFIL KESEHATAN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 NO

INDIKATOR

ANGKA/NILAI L

P

L+P

A. GAMBARAN UMUM 1 2 3 4 5 6 7 8 9

Luas Wilayah Jumlah Desa/Kelurahan Jumlah Penduduk Rata-rata jiwa/rumah tangga 2 Kepadatan Penduduk /Km Rasio Beban Tanggungan Rasio Jenis Kelamin Penduduk 10 tahun ke atas melek huruf Penduduk 10 tahun ke atas dengan pendidikan tertinggi SMP+

B. B.1 10 11 12 13 14 15 16 17

DERAJAT KESEHATAN Angka Kematian Jumlah Lahir Hidup Angka Lahir Mati (dilaporkan) Jumlah Bayi Mati Angka Kematian Bayi (dilaporkan) Jumlah Balita Mati Angka Kematian Balita (dilaporkan) Jumlah Kematian Ibu Angka Kematian Ibu (dilaporkan)

B.2 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51

Angka Kesakitan AFP Rate (non polio) < 15 th Angka Insidens TB Paru Angka Prevalensi TB Paru Angka kematian akibat TB Paru Angka Penemuan Kasus TB Paru (CDR) Success Rate TB Paru Pneumonia Balita ditemukan dan ditangani Jumlah Kasus Baru HIV Jumlah Kasus Baru AIDS Jumlah Infeksi Menular Seksual Lainnya Jumlah Kematian karena AIDS Donor darah diskrining positif HIV Persentase Diare ditemukan dan ditangani Jumlah Kasus Baru Kusta (Pausi Basiler) Jumlah Kasus Baru Kusta (Multi Basiler) Angka penemuan kasus baru kusta (NCDR) Persentase Kasus Baru Kusta 0-14 Tahun Persentase Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta Angka Prevalensi Kusta Penderita Kusta PB Selesai Berobat (RFT PB) Penderita Kusta MB Selesai Berobat (RFT MB) Jumlah Kasus Difteri Case Fatality Rate Difteri Jumlah Kasus Pertusis Jumlah Kasus Tetanus (non neonatorum) Case Fatality Rate Tetanus (non neonatorum) Jumlah Kasus Tetanus Neonatorum Case Fatality Rate Tetanus Neonatorum Jumlah Kasus Campak Case Fatality Rate Campak Jumlah Kasus Polio Jumlah Kasus Hepatitis B Incidence Rate DBD Case Fatality Rate DBD

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun

128.953

123.448

0,0

0,0

6.174 142 252.401 4,4 40,9 94,5 104,5 0,0

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

3.187 4,1 13 4,1 0 0,0

3.051 5,5 17 5,5 0 0,0 7 112,2

6.238 4,8 30 4,8 0 0,0

126 126 2 68,78 96,91 8,548850575 0 0 0 0 0,00 80,84 0 3 2 0,00 0,00 0,16 0,00 0,00 0

113 113 1 80,46 89,71 6,595365 0 0 0 0 0,00 66,47 0 1 1 0,00 0,00 0,16 0,00 0,00 0

0 0

0 0

0

0

0

0

0 0 26,37 0,00

0 0 26,73 0,00

0,97 120,05 120,05 1,58 73,72 93,94 7,677008751 0 0 0 0 0,00 73,81 0 4 2 0,00 0,00 0,32 0,00 0,00 0 #DIV/0! 0 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 #DIV/0! 0 0 26,55 0,00

Halaman : 30

NO

INDIKATOR

52 53 54

Angka Kesakitan Malaria (Annual Parasit Incidence ) Case Fatality Rate Malaria Angka Kesakitan Filariasis

B.3 55 56 57 58 59

Status Gizi Bayi baru lahir ditimbang Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) Balita Gizi Baik Balita Gizi Kurang Balita Gizi Buruk

C. C.1 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86

UPAYA KESEHATAN Pelayanan Kesehatan Kunjungan Ibu Hamil (K1) Kunjungan Ibu Hamil (K4) Persalinan ditolong Tenaga Kesehatan Pelayanan Ibu Nifas Ibu hamil dengan imunisasi TT2+ Ibu Hamil Mendapat Tablet Fe3 Bumil Risti/Komplikasi ditangani Neonatal Risti/Komplikasi ditangani Bayi Mendapat Vitamin A Anak Balita Mendapat Vitamin A Ibu Nifas Mendapat Vitamin A Peserta KB Baru Peserta KB Aktif Kunjungan Neonatus 1 (KN 1) Kunjungan Neonatus 3 kali (KN Lengkap) Kunjungan Bayi (minimal 4 kali) Desa/Kelurahan UCI Cakupan Imunisasi Campak Bayi Drop-Out Imunisasi DPT1-Campak Bayi yang diberi ASI Eksklusif Pemberian MP-ASI pada anak 6-23 bulan dari Gakin Cakupan Pelayanan Anak Balita (minimal 8 kali) Balita ditimbang Balita berat badan naik Balita berat badan di bawah garis merah (BGM) Balita Gizi Buruk Mendapat Perawatan Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat

87 88 89 90 91 92 93 94 95 96

C.2

ANGKA/NILAI L 2,79 0,00 2

P 2,28 0,00 1

L+P 2,54 0,00 1

103 1,95 93,97 4,17 0,03

98 1,78 96,42 3,35 0,03

100 1,87 95,15 3,77 0,03

100,00 61,88 97,10

100 94,73 98,80 98,80 84,98 90,51 100,00 100,00 54,51 75,86 95,12

100,00 58,27 86,66

100,00 97,11 96,05

100,00 97,12 96,17

5,65 89,47 95,41 77,32 73 0 100,00 98,57

4,98 89,54 95,13 78,34 70 0 100,00 98,63

23,86 79,12 100,00 97,11 96,10 88,73 99,26 0,82 5,32 89,51 95,27 77,81 72 0 100,00 98,59

Cakupan Pelayanan Kesehatan Siswa SD dan Setingkat

99,78

99,45

99,62

Pelayanan Kesehatan Usila (60 tahun +) Sarkes dgn kemampuan yan. gadar level 1 Desa/Kel. terkena KLB ditangani < 24 jam Rasio Tumpatan/Pencabutan Gigi Tetap SD/MI yang melakukan sikat gigi massal SD/MI yang mendapat pelayanan gigi Murid SD/MI Diperiksa (UKGS) Murid SD/MI Mendapat Perawatan (UKGS) Siswa SD dan setingkat mendapat perawatan gigi dan mulut

65,33

55,06

-

-

99,89 2,09

98,08 1,98

59,91 100,00 100,00 34,98 34,98 98,99 2,04

2,09

1,98

2,04

33,67

34,42

34,04

15,84

38,46

26,93

Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan

97 98

Peserta Jaminan Pemeliharaan Kes. Pra Bayar Penduduk Miskin (dan hampir miskin) dicakup Askeskin/Jamkesmas

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun

Halaman : 30

NO

INDIKATOR

99

Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat Pelayanan Rawat Jalan di Sarana Kes. Strata 1 Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat Pelayanan Rawat Jalan di Sarana Kes. Strata 2&3 Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat Pelayanan Rawat Inap di Sarana Kes. Strata 1

100 101

102 103 104 105 106 107 108 109

Pasien Maskin (dan hampir miskin) Mendapat Pelayanan Rawat Inap di Sarana Kes. Strata 2&3 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan Cakupan Kunjungan Rawat Inap Gross Death Rate (GDR) di RS Nett Death Rate (NDR) di RS Bed Occupation Rate (BOR) di RS Length of Stay (LOS) di RS Turn of Interval (TOI) di RS

ANGKA/NILAI L 14,99

P 36,33

L+P 25,45

0,28

0,73

0,50

0,51

1,27

0,88

-

-

-

32,84 2,04 2,27 1,88

27,13 1,91 1,63 1,53

30,05 1,98 1,96 1,71 46,85 2,50 2,84

C.3 Perilaku Hidup Masyarakat 110 Rumah Tangga ber-PHBS

61,74

C.4 111 112 113 114 115 116 117 118

Keadaan Lingkungan Rumah Sehat Rumah/bangunan bebas jentik nyamuk Aedes Keluarga dengan sumber air minum terlindung Keluarga memiliki Jamban Sehat Keluarga memiliki Tempat Sampah Sehat Keluarga memiliki Pengelolaan Air Limbah Sehat TUPM Sehat Institusi dibina kesehatan lingkungannya

74,57 62,52 #REF! #REF! #REF! 64,37 55,27

D. D.1 119 120 121 122 123 124 125 126 127 128 129 130 131

SUMBERDAYA KESEHATAN Sarana Kesehatan Jumlah Rumah Sakit Umum Jumlah Rumah Sakit Khusus Jumlah Puskesmas Perawatan Jumlah Puskesmas non-Perawatan Jumlah Apotek Sarkes yang memiliki laboratorium kesehatan Sarkes yang memiliki 4 spesialis dasar Jumlah Posyandu Posyandu Aktif Rasio posyandu per 100 balita Jumlah Desa Siaga Desa Siaga Aktif Jumlah Poskesdes

1,00 12,00 13,00 7,69 100,00 329,00 100,00 1,25 131,00 41,98 61,00

D.2 132 133 134 135 136 137 138 139 140 141 142 143 144 145

Tenaga Kesehatan Jumlah Dokter Spesialis Rasio Dokter Spesialis Jumlah Dokter Umum Rasio Dokter Umum Jumlah Dokter Gigi Jumlah Bidan Rasio Bidan per 100.000 penduduk Jumlah Perawat Jumlah Tenaga Kefarmasian Jumlah Tenaga Gizi Jumlah Tenaga Kesmas Jumlah Tenaga Sanitasi Jumlah Tenaga Teknisi Medis Jumlah Fisioterapis

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun

6,00 4,65 14,00 10,86 3,00 59,00 27,00 5,00 3,00 12,00 10,00 10,00 2,00

24,00 18,63 4,00 27,00 32,49 72,00 31,00 20,00 16,00 27,00 27,00 2,00

6,00 2,38 38,00 14,66 7,00 86,00 99,00 36,00 23,00 28,00 37,00 37,00 4,00

Halaman : 30

NO D.3 146 147 148

INDIKATOR Pembiayaan Kesehatan Total Anggaran Kesehatan APBD Kesehatan thd APBD Kab/Kota Anggaran Kesehatan Perkapita

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun

ANGKA/NILAI L

P

L+P 33.224.771.013,00

3,70 131.634,80

Halaman : 30

No. Lampiran Satuan 2

Km Desa/Kel Jiwa Jiwa 2 Jiwa/Km

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun

Tabel 1 Tabel 1 Tabel 2 Tabel 1

%

Tabel 1 Tabel 2 Tabel 2 Tabel 4

%

Tabel 5

Bayi Bayi per 1.000 KH Balita per 1.000 KH Ibu per 100.000 KH

Tabel 6 Tabel 6 Tabel 7 Tabel 7 Tabel 7 Tabel 7 Tabel 8 Tabel 8

per 100.000 pend <15thn per 100.000 penduduk per 100.000 penduduk per 100.000 penduduk % % % Kasus Kasus Kasus Jiwa % % Kasus Kasus per 100.000 penduduk % % per 10.000 Penduduk % % Kasus % Kasus Kasus % Kasus % Kasus % Kasus Kasus per 100.000 penduduk %

Tabel 9 Tabel 10 Tabel 10 Tabel 10 Tabel 11 Tabel 12 Tabel 13 Tabel 14 Tabel 14 Tabel 14 Tabel 14 Tabel 15 Tabel 16 Tabel 17 Tabel 17 Tabel 17 Tabel 18 Tabel 18 Tabel 19 Tabel 20 Tabel 20 Tabel 21 Tabel 21 Tabel 21 Tabel 21 Tabel 21 Tabel 21 Tabel 21 Tabel 22 Tabel 22 Tabel 22 Tabel 22 Tabel 23 Tabel 23

Halaman : 30

No. Lampiran

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun

Satuan per 1.000 penduduk % per 100.000 penduduk

Tabel 24 Tabel 24 Tabel 25

% % % % %

Tabel 26 Tabel 26 Tabel 27 Tabel 27 Tabel 27

% % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % % %

Tabel 28 Tabel 28 Tabel 28 Tabel 28 Tabel 29 Tabel 30 Tabel 31 Tabel 31 Tabel 32 Tabel 32 Tabel 32 Tabel 35 Tabel 35 Tabel 36 Tabel 36 Tabel 37 Tabel 38 Tabel 39 Tabel 39 Tabel 41 Tabel 42 Tabel 43 Tabel 44 Tabel 44 Tabel 44 Tabel 45 Tabel 46

%

Tabel 47

% % % sekolah sekolah % %

Tabel 48 Tabel 49 Tabel 51 Tabel 52 Tabel 49 Tabel 49 Tabel 53 Tabel 53

%

Tabel 53

%

Tabel 55

%

Tabel 56

Halaman : 30

No. Lampiran Satuan % Tabel 56

% Tabel 56

% Tabel 57

% % % per 100.000 pasien keluar per 100.000 pasien keluar % Hari Hari

Tabel 57 Tabel 58 Tabel 58 Tabel 59 Tabel 59 Tabel 60 Tabel 60 Tabel 60

%

Tabel 61

% % % % % % % %

Tabel 62 Tabel 63 Tabel 65 Tabel 66 Tabel 66 Tabel 66 Tabel 67 Tabel 68

% % Posyandu % per 100 balita Desa % Poskesdes

Tabel 70 Tabel 70 Tabel 70 Tabel 70 Tabel 70 Tabel 71 Tabel 71 Tabel 72 Tabel 72 Tabel 72 Tabel 73 Tabel 73 Tabel 73

Orang per 100.000 penduduk Orang per 100.000 penduduk Orang Orang Orang Orang Orang Orang Orang Orang Orang

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun

Tabel 74 Tabel 74 Tabel 74 Tabel 74 Tabel 74 Tabel 75 Tabel 75 Tabel 75 Tabel 76 Tabel 76 Tabel 77 Tabel 77 Tabel 78 Tabel 78

Halaman : 30

No. Lampiran Satuan Rp % Rp

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun

Tabel 79 Tabel 79 Tabel 79

Halaman : 30

TABEL 1 LUAS WILAYAH, JUMLAH DESA/KELURAHAN, JUMLAH PENDUDUK, JUMLAH RUMAH TANGGA, DAN KEPADATAN PENDUDUK MENURUT KECAMATAN

KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

KECAMATAN NO 1

LUAS WILAYAH (km 2)

2

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

SAROLANGUN BATHIN VIII PELAWAN SINGKUT LIMUN PAUH AIR HITAM MANDIANGIN CERMIN NAN GEDANG BATANG ASAI

JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH DESA

KELURAHAN

DESA+KEL.

JUMLAH PENDUDUK

JUMLAH RUMAH TANGGA

3

4

5

6

7

8

319 498 330 173 799 1.770 471 636 320 858

9 14 14 8 15 13 9 20 9 22

6 1 0 1 0 1 0 0 0 0

15 15 14 9 15 14 9 20 9 22

47.250 18.482 28.841 37.089 15.727 21.080 24.351 32.015 11.129 16.437

11.654 5.693 5.947 7.627 5.210 5.011 4.843 6.443 1.524 3.144

6.174

133

9

142

252.401

57.096

Sumber: - Kantor Statistik Kabupaten Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

RATA-RATA KEPADATAN JIWA/RUMAH PENDUDUK TANGGA per km 2

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

9

10

4,05 3,25 4,85 4,86 3,02 4,21 5,03 4,97 7,30 5,23

148 37 87 214 20 12 52 50 35 19

4,42

41

TABEL 2 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN, KELOMPOK UMUR, RASIO BEBAN TANGGUNGAN, RASIO JENIS KELAMIN, DAN KECAMATAN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

JUMLAH PENDUDUK

JUMLAH PENDUDUK

0-4

5-14

LAKI-LAKI 15-44 45-59

>=60

PEREMPUAN 15-44 45-59

0-4

5-14

10

11

12

13

>=60 14

1

2

3

4

5

6

7

8

JUMLAH 9

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

SAROLANGUN BATHIN VIII PELAWAN SINGKUT LIMUN PAUH AIR HITAM MANDIANGIN CERMIN NAN GEDANG BATANG ASAI

47.250 18.482 28.841 37.089 15.727 21.080 24.351 32.015 11.129 16.437

2.513 994 1.543 1.978 889 1.101 1.306 1.717 596 874

7.412 2.885 4.509 5.811 2.450 3.316 3.812 5.017 1.730 2.566

9.291 3.621 5.670 7.302 3.092 4.174 4.786 6.300 2.177 3.225

3.171 1.242 1.934 2.480 1.048 1.398 1.634 2.152 785 1.095

1.745 696 1.077 1.375 567 763 913 1.187 428 606

24.132 9.438 14.733 18.946 8.046 10.752 12.451 16.373 5.716 8.366

2.385 944 1.466 1.876 781 1.048 1.241 1.620 578 868

7.024 2.740 4.282 5.516 2.342 3.145 3.621 4.753 1.655 2.438

8.978 3.500 5.473 7.055 3.000 4.043 4.615 6.078 2.013 3.128

2.872 1.126 1.750 2.244 948 1.264 1.470 1.936 686 995

1.859 734 1.137 1.452 610 828 953 1.255 481 642

252.401

13.511

39.508

49.638

16.939

9.357

128.953

12.807

37.516

47.883

15.291

9.951

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber : Kantor Statistik Kabupaten Sarolangun Catatan : Jumlah kolom 3 = jumlah kolom 9 + jumlah kolom 15, yaitu sebesar:

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

RASIO BEBAN RASIO JENIS TANGGUNGAN KELAMIN

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

JUMLAH 15

16

17

23.118 9.044 14.108 18.143 7.681 10.328 11.900 15.642 5.413 8.071

94,35 94,77 94,52 94,38 94,45 93,77 94,73 94,43 96,59 94,68

104,39 104,36 104,43 104,43 104,75 104,11 104,63 104,67 105,60 103,66

123.448

94,53

104,46

TABEL 3 JUMLAH PENDUDUK MENURUT JENIS KELAMIN DAN KELOMPOK UMUR KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 JUMLAH PENDUDUK

NO

KELOMPOK UMUR (TAHUN)

LAKI-LAKI

PEREMPUAN

LAKI-LAKI+PEREMPUAN

1

2

3

4

5

1

0-4

13.511

12.807

26.318

2

5 - 14

39.508

37.516

77.024

3

15 - 44

49.638

47.883

97.521

4

45 - 59

16.939

15.291

32.230

5

60+

9.357

9.951

19.308

128.953

123.448

252.401

JUMLAH

Sumber: Kantor Statistik Kabupaten Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

TABEL 4 PERSENTASE PENDUDUK BERUMUR 10 TAHUN KE ATAS YANG MELEK HURUF MENURUT JENIS KELAMIN DAN KECAMATAN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN JUMLAH

1

2

1 SAROLANGUN 2 BATHIN VIII 3 PELAWAN 4 SINGKUT 5 LIMUN 6 PAUH 7 AIR HITAM 8 MANDIANGIN 9 CERMIN NAN GEDANG 10 BATANG ASAI JUMLAH (KAB/KOTA)

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 211

3

20.672 6.387 11.388 15.743 4.912 7.824 9.650 13.362 2.647 4.861 97.446

LAKI-LAKI MELEK HURUF

%

JUMLAH PENDUDUK USIA 10 KE ATAS PEREMPUAN LAKI-LAKI + PEREMPUAN MELEK MELEK JUMLAH % JUMLAH HURUF HURUF

4

5

6

0

0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

19.925 6.143 11.249 14.940 4.930 7.241 8.606 12.371 2.710 5.674 93.789

7

8

9

10

0

0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

40.597 12.530 22.637 30.683 9.842 15.065 18.256 25.733 5.357 10.535 191.235

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Halaman : 34

AS YANG MELEK HURUF MENURUT JENIS KELAMIN DAN KECAMATAN

LAKI-LAKI + PEREMPUAN % 11

0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 211

Halaman : 34

TABEL 6 JUMLAH KELAHIRAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 JUMLAH KELAHIRAN NO 1

KECAMATAN

NAMA PUSKESMAS

Sarolangun BatinVIII Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Mandiangin 7 Air Hitam Air Hitam 8 Limun 9 Cermin Nan Gedang 10 Batang Asai

HIDUP + MATI

PEREMPUAN HIDUP + HIDUP MATI MATI

LAKI-LAKI + PEREMPUAN

HIDUP

MATI

3

4

5

6

7

8

9

10

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Butang Baru Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Lubuk Resam Pekan Gedang

577 235 311 351 495 243 131 127 186 197 145 189

2 1 0 2 2 1 1 1 1 1 1 0

579 236 311 353 497 244 132 128 187 198 146 189

555 224 290 344 469 225 121 114 168 194 142 205

1 1 0 4 6 0 0 3 0 1 0 1

556 225 290 348 475 225 121 117 168 195 142 206

1.132 459 601 695 964 468 252 241 354 391 287 394

3.187

13

3.200

3.051

17

3.068

6.238

2

1 2 3 4 5 6

LAKI-LAKI

JUMLAH (KAB/KOTA) ANGKA LAHIR MATI (DILAPORKAN)

4,1

HIDUP

5,5

Sumber: Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun

Keterangan : Angka Lahir Mati (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan Angka Lahir Mati yang sebenarnya di popul

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 36

LAKI-LAKI + PEREMPUAN HIDUP + MATI MATI 11

12

3 0 0 6 8 1 1 4 1 2 1 1

1.135 459 601 701 972 469 253 245 355 393 288 395

30

6.268

4,8

ebut di atas belum tentu menggambarkan Angka Lahir Mati yang sebenarnya di populasi

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 36

TABEL 5 PERSENTASE PENDUDUK LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN BERUSIA 10 TAHUN KE ATAS MENURUT TINGKAT PENDIDIKAN TERTINGGI YANG DITAMATKAN DAN KECAMATAN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 LAKI-LAKI

NO

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

KECAMATAN

2 SAROLANGUN BATHIN VIII PELAWAN SINGKUT LIMUN PAUH AIR HITAM MANDIANGIN CERMIN NAN GEDANG BATANG ASAI

JUMLAH (KAB/KOTA)

TIDAK/ BELUM TIDAK/ PERNA BELUM H TAMAT SEKOLA SD/MI H

SD/MI

SMP/ MTs

SMA/ SMK/ MA

LAKI-LAKI + PEREM

PEREMPUAN TIDAK/ BELU AK/ M UNIVER JUMLA DIPLOM PERN SITAS H A AH SEKO LAH

TIDAK/ BELU M SMP/ SD/MI TAMA MTs T SD/MI

TIDAK/ BELU M SMA/ AK/ UNIVE JUML PERN SMK/ DIPLO RSITA AH AH MA MA S SEKO LAH

TIDAK/ BELU M SD/MI TAMA T SD/MI

SMP/ MTs

3

4

5

6

7

8

9

10 -

11

12

13

14

15

16

17

18 -

19 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

20 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

21 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

22 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0

0

0

0

0

0

0

-

0

0

0

0

0

0

0

-

0

0

0

0

Sumber : Dinas pendidikan

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 211

Halaman : 35

LAKI-LAKI + PEREMPUAN

SMA/ SMK/ MA

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 211

AK/ UNIVE JUMLA DIPLO RSITA H MA S

23 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

24 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

25 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

26 -

0

0

0

-

Halaman : 35

TABEL 7 JUMLAH KEMATIAN BAYI DAN BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 JUMLAH KEMATIAN NO

KECAMATAN

PUSKESMAS BAYI

1

1 2 3 4 5 6

2

Sarolangun BatinVIII Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Mandiangin 7 Air Hitam Air Hitam 8 Limun 9 Cermin Nan Gedang 10 Batang Asai JUMLAH (KAB/KOTA)

3

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Butang Baru Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Lubuk Resam Pekan Gedang

ANGKA KEMATIAN (DILAPORKAN)

4

2 1 0 2 2 1 1 1 1 1 1 0 13 4,1

LAKI - LAKI ANAK BALITA BALITA 5

PEREMPUAN ANAK BAYI BALITA BALITA

6

7

0

0

1 1 0 4 6 0 0 3 0 1 0 1 17

0,0

0,0

5,5

8

LAKI - LAKI + PEREM BAYI

9

10

0

0

3 2 0 6 8 1 1 4 1 2 1 1 30

0,0

0,0

4,8

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun Keterangan : Angka Kematian (dilaporkan) tersebut di atas belum tentu menggambarkan AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 37

A MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

LAKI - LAKI + PEREMPUAN ANAK BALITA BALITA 11

12

0

0

0,0

0,0

belum tentu menggambarkan AKB/AKABA yang sebenarnya di populasi

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 37

TABEL 8 JUMLAH KEMATIAN IBU MENURUT KELOMPOK UMUR, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

KECAMATAN 2 Sarolangun BatinVIII Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Mandiangin Air Hitam Air Hitam Limun Cermin Nan Gedang Batang Asai

PUSKESMAS 3 Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Butang Baru Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Lubuk Resam Pekan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH LAHIR HIDUP

JUMLAH KEMATIAN IBU KEMATIAN IBU HAMIL < 20 Thn 20-34 Thn ≥35 Thn

4 1.132 459 601 695 964 468 252 241 354 391 287 394

5

6.238

0

6

7

KEMATIAN IBU BERSALIN

JUMLAH < 20 Thn 20-34 Thn ≥35 Thn

8

9

10 1

11

1 1

JUMLAH < 20 Thn 20-34 Thn ≥35 Thn

12 1

13

14

15

JUMLAH KEM

JUMLAH < 20 Thn

16

17

1

1

1 2

KEMATIAN IBU NIFAS

1 0

2

0

2

1

1

1

1

2

4

1

0

1

1

0

1

0

ANGKA KEMATIAN IBU (DILAPORKAN) Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun Keterangan: - Jumlah kematian ibu = jumlah kematian ibu hamil + jumlah kematian ibu bersalin + jumlah kematian ibu nifas - Angka Kematian Ibu (dilaporkan) tersebut di atas belum bisa menggambarkan AKI yang sebenarnya di populasi

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 38

JUMLAH KEMATIAN IBU 20-34 Thn ≥35 Thn

18 1

19

JUMLAH

20 1

1

1

1

1

1

1

2

1

1

2

5

2

7

112,2

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 38

TABEL 9

JUMLAH KASUS AFP (NON POLIO) DAN AFP RATE (NON POLIO) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

1

2

Sarolangun BatinVIII Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Mandiangin 7 Air Hitam Air Hitam 8 Limun 9 Cermin Nan Gedang 10 Batang Asai 1 2 3 4 5 6

PUSKESMAS 3

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Butang Baru Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Lubuk Resam Pekan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH JUMLAH KASUS AFP PENDUDUK <15 (NON POLIO) TAHUN 4

19.334 7.563 11.800 15.199 6.482 4.982 3.764 3.180 6.755 13.085 4.581 6.756 103.481

5

1

1

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 39

ON POLIO) DAN AFP RATE (NON POLIO) MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS

AFP RATE (NON POLIO) 6

0,0 13,2 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,97

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 39

TABEL 10 JUMLAH KASUS BARU TB PARU DAN KEMATIAN AKIBAT TB PARU MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS DINAS KESEHATAN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

JUMLAH KASUS TB PARU NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

1 2 3 4 5 6 7

Sarolangun Sarolangun Limbur Tembesi BatinVIII Pauh Pauh Pelawan Pelawan Singkut Singkut Mandiangin Mandiangin Butang Baru Mandiangin Air Hitam Air Hitam Pematang Kabau Air Hitam Pulau Pandan Limun Cermin Nan Gedang Lubuk Resam Pekan Gedang Batang Asai

8 9 10 JUMLAH (KAB/KOTA) ANGKA INSIDENS PER 100.000 PENDUDUK

JUMLAH PENDUDUK

KASUS BARU

PREVALENSI (PER 100.000 PENDUDUK)

KASUS BARU + KASUS LAMA

KASUS LAMA

L 4

P 5

L+P 6

L 7

P 8

L+P 9

L 10

P 11

L+P 12

L 13

P 14

L+P 15

L 16

P 17

L+P 18

24.132

23.118

47.250

36

33

69

0

0

0

36

33

69

149

143

146

9.438

9.044

18.482

11

9

20

0

0

0

11

9

20

117

100

108

10.752

10.328

21.080

15

12

27

0

0

0

15

12

27

140

116

128

14.733

14.108

28.841

12

21

33

0

0

0

12

21

33

81

149

114

18.946

18.143

37.089

29

23

52

0

0

0

29

23

52

153

127

140

8.018

7.677

15.695

12

5

17

0

0

0

12

5

17

150

65

108

8.310

8.010

16.320

2

0

2

0

0

0

2

0

2

24

0

12

7.217

6.877

14.094

9

10

19

0

0

0

9

10

19

125

145

135

5.279

4.978

10.257

4

4

8

0

0

0

4

4

8

76

80

78

8.046

7.681

15.727

14

9

23

0

0

0

14

9

23

174

117

146

5.716

5.413

11.129

5

3

8

0

0

0

5

3

8

87

55

72

8.366

8.071

16.437

14

11

25

0

0

0

14

11

25

167

136

152

128.953

123.448

252.401

163 126

140 113

303 120

0

0

0 163 140 303 126 KEMATIAN PER 100.000 PENDUDUK

113

120

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun Keterangan: Catatan : Jumlah kolom 6 = jumlah kolom 7 pada Tabel 1, yaitu sebesar:

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 40

JUMLAH KEMATIAN AKIBAT TB PARU L 19

P 20

1

L+P 21 1 0 0

1

1 0

1

1

2 0 0 0 0 0 0

3 2,33

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

1 0,81

4 1,58

Halaman : 40

TABEL 11 JUMLAH KASUS DAN ANGKA PENEMUAN KASUS TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

1 1 2 3 4 5 6

2

Sarolangun BatinVIII Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Mandiangin 7 Air Hitam Air Hitam 8 Limun 9 Cermin Nan Gedang 10 Batang Asai

PUSKESMAS 3 Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Butang Baru Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Lubuk Resam Pekan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

TB PARU

JUMLAH PERKIRAAN KASUS BARU

KLINIS

BTA (+)

ANGKA PENEM KASUS (CD L

L

P

L+P

L

P

L+P

L

P

L+P

4 40 20 20 27 35 18 12 10 12 18 10 15

5 37 10 14 20 25 14 8 8 10 8 8 12

6 77 30 34 47 60 32 20 18 22 26 18 27

7 391 153 178 235 309 165 105 92 116 129 88 128

8 376 147 165 229 293 153 97 83 105 127 87 139

9 767 300 343 464 602 318 202 175 221 256 175 267

10

11

36 11 15 12 29 12 2 9 4 14 5 14

33 9 12 21 23 5 0 10 4 9 3 11

12 69 20 27 33 52 17 2 19 8 23 8 25

13 90,0 55,0 75,0 44,4 82,9 66,7 16,7 90,0 33,3 77,8 50,0 93,3

237

174

411

2.089

2.001

4.090

163

140

303

68,8

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun Keterangan: Jumlah kasus adalah seluruh kasus yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk kasus yang ditemukan di RS

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 41

B PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

ANGKA PENEMUAN KASUS (CDR) P L+P

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

14 89,2 90,0 85,7 105,0 92,0 35,7 0,0 125,0 40,0 112,5 37,5 91,7

15 89,6 66,7 79,4 70,2 86,7 53,1 10,0 105,6 36,4 88,5 44,4 92,6

80,5

73,7

Halaman : 41

TABEL 12 JUMLAH KASUS DAN KESEMBUHAN TB PARU BTA+ MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2010 TB PARU NO

KECAMATAN

1 1 2 3 4 5 6

2 Sarolangun BatinVIII Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Mandiangin 7 Air Hitam Air Hitam 8 Limun 9 Cermin Nan Gedang 10 Batang Asai

PUSKESMAS 3 Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Butang Baru Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Lubuk Resam Pekan Gedang

BTA (+) DIOBATI

KESEMBUHAN

L L P L+P JUMLAH JUMLAH JUMLAH JUMLAH 4 5 6 7 14 11 25 12 9 7 16 9 15 10 25 15 4 3 7 3 13 8 21 13 3 3 6 2 2 1 3 1 7 5 12 4 1 0 1 1 21 14 35 21 2 1 3 6 5 11 6

JUMLAH (KAB/KOTA)

97

68

165

87

PENGOBATAN LENGKAP

P

L+P

L

% 8 86 100 100 75 100 67 50 57 100 100

JUMLAH 9 8 7 10 3 8 1 0 2 0 14

% 10 73 100 100 100 100 33 0 40 0 100

JUMLAH 11 20 16 25 6 21 3 1 6 1 35

% 12 80 100 100 86 100 50 33 50 100 100

100

4

80

10

91

90

57

84

144

87

P

L+P

JUMLAH 13

% 14

JUMLAH 15

% 16

JUMLAH 17

1 4

50 57

1 2

0 40

2 6

2

100

1

0

3

7

7

4

6

11

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 42

ANGKA KESUKSESAN (SUCCESS RATE/SR)

L+P % 18

67 50

100 7

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

L 19 86 100 100 75 100 67 100 114 100 100 100 100

P 20 73 100 100 100 100 33 0 80 0 100 0 80

L+P 21 80 100 100 86 100 50 100 100 100 100 100 91

97

90

94

Halaman : 42

TABEL 13 PENEMUAN KASUS PNEUMONIA BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

KECAMATAN 2 Sarolangun BatinVIII Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Mandiangin Air Hitam Air Hitam Limun Cermin Nan Gedang Batang Asai

JUMLAH BALITA

PUSKESMAS

PNEUMONIA PADA BALITA PENDERITA DITEMUKAN DAN DITANGANI L P L+P

L

P

L+P

L

P

L+P

JUMLAH

%

JUMLAH

%

JUMLAH

4 2.413 944 1.075 1.473 1.895 802 831 722 528 805 572 837

5 2.312 904 1.033 1.411 1.814 768 801 688 498 768 541 807

6 4.725 1.848 2.108 2.884 3.709 1.570 1.632 1.409 1.026 1.573 1.113 1.644

7 263 98 120 164 196 109 69 56 72 90 67 88

8 210 85 94 124 176 90 56 39 60 69 43 76

9 473 183 214 288 372 199 125 95 132 159 110 164

10 69 27 9 12

11 26,2 27,6 0,0 5,5 6,1 0,0 0,0 0,0 2,8 0,0 0,0 0,0

12 44 14 7 9

13 21,0 16,5 0,0 5,6 5,1 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

14 113 41 0 16 21 0 0 0 2 0 0 0

12.895

12.345

25.240

1.392

1.122

2.514

119

8,55

74

6,6

193

3 Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Butang Baru Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Lubuk Resam Pekan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH PERKIRAAN PENDERITA

2

0

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Srolangun 2011

Halaman : 43

PENDERITA DITEMUKAN DAN DITANGANI L+P % 15 23,9 22,4 0,0 5,6 5,6 0,0 0,0 0,0 1,5 0,0 0,0 0,0 7,68

Dinas Kesehatan Kabupaten Srolangun 2011

Halaman : 43

TABEL 14

JUMLAH KASUS BARU HIV, AIDS, DAN INFEKSI MENULAR SEKSUAL LAINNYA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN P KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 JUMLAH KASUS BARU NO

KECAMATAN

1 1 2 3 4 5 6

2

7 8 9 10

Sarolangun BatinVIII Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Mandiangin Air Hitam Air Hitam Limun Cermin Nan Gedang Batang Asai

HIV

PUSKESMAS 3 Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Butang Baru Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Lubuk Resam Pekan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

AIDS

INFEKSI MENULAR SEKSUAL LAINNYA L P L+P

L

P

L+P

L

P

L+P

4

5

6

7

8

9

10

11

12

0

0

0

0

NIHIL

0

0

0

0

0

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 44

MENULAR SEKSUAL LAINNYA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

JUMLAH KEMATIAN AKIBAT AIDS

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

L

P

L+P

13

14

15

0

0

0

Halaman : 44

TABEL 15 PERSENTASE DONOR DARAH DISKRINING TERHADAP HIV-AIDS MENURUT JENIS KELAMIN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 DONOR DARAH SAMPEL DARAH DIPERIKSA NO UNIT TRANSFUSI DARAH JUMLAH PENDONOR L P L+P L P L+P JUMLAH % JUMLAH % JUMLAH % 1 1

2 RSUD. Chatib Quzwain

JUMLAH

L JUMLAH %

POSITIF HIV P JUMLAH

3 365

4 153

5 518

6 321

7 88

8 146

9 95

10 467

11 90

12 0

13 0,0

14 0

365

153

518

321

88

146

95

467

90

0

0,0

0

Sumber : RSUD Chatib Quzwain Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 45

POSITIF HIV P L+P % JUMLAH %

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

15 0,0

16 0

17 0,0

0,0

0

0,0

Halaman : 45

TABEL 16 KASUS DIARE YANG DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 DIARE NO

KECAMATAN

JUMLAH PENDUDUK

PUSKESMAS L

1

3

L+P

L

P

L+P

L JUMLAH

%

4

5

6

7

8

9

10

11

1

Sarolangun

Sarolangun

24.132

23.118

47.250

1.023

980

2.003

413

40

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

9.438

9.044

18.482

395

379

774

277

70

3

Pauh

Pauh

10.752

10.328

21.080

462

442

904

612

132

4

Pelawan

Pelawan

14.733

14.108

28.841

231

221

452

463

200

5

Singkut

Singkut

18.946

18.143

37.089

294

281

575

591

201

6

Mandiangin

Mandiangin

8.018

7.677

15.695

342

328

670

305

89

Mandiangin

Butang Baru

8.310

8.010

16.320

354

342

696

218

62

Air Hitam

Air Hitam

7.217

6.877

14.094

387

371

758

257

66

Air Hitam

Pematang Kabau

5.279

4.978

10.257

304

291

595

358

118

8

Limun

Pulau Pandan

8.046

7.681

15.727

621

595

1.216

318

51

9

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

5.716

5.413

11.129

802

769

1.571

257

32

10

Batang Asai

Pekan Gedang

8.366

8.071

16.437

243

229

472

343

141

128.953

123.448

252.401

5.458

5.228

10.686

4.412

80,8

7

2

P

JUMLAH PERKIRAAAN KASUS

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

AMATAN, DAN PUSKESMAS

DIARE DIARE DITANGANI P JUMLAH

%

L+P JUMLAH

%

12

13

14

15

325

33

738

37

219

58

496

64

482

109

1.094

121

364

165

827

183

465

165

1.056

184

240

73

545

81

172

50

390

56

202

54

459

61

283

97

641

108

250

42

568

47

202

26

459

29

271

118

614

130

3.475

66,5

7.887

73,8

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 46

TABEL 17 JUMLAH KASUS BARU KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 KASUS BARU NO 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

KECAMATAN 2 Sarolangun BatinVIII Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Mandiangin Air Hitam Air Hitam Limun Cermin Nan Gedang Batang Asai

PUSKESMAS 3

Pausi Basiler (PB)/ Kusta kering 0-14 TAHUN ≥ 15 TAHUN L P L+P L P L+P L 4 5 6 7 8 9 10

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Butang Baru Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Lubuk Resam Pekan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0

0

JUMLAH P L+P 11 12

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0

ANGKA PENEMUAN KASUS BARU (NCDR/NEW CASE DETECTION RATE ) PER 100.000 PENDUDUK

0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0

0

Multi Basiler (MB)/ Kusta Basah 0-14 TAHUN ≥ 15 TAHUN L P L+P L P L+P L 13 14 15 16 17 18 19

1

0

1

0

2

0

0 0 0 0 1 0 1 0 0 0 0 0 2

JUMLAH P L+P 20 21

0

1

0

1

1

1

2

2

1

3

1

1

2

3

1

4

PB + MB L 22 0 0 0 0 1 0 2 0 0 0 0 0 3 2,33

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 47

PB + MB

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

P 23

L+P 24

0 0 0 0 0 0 1 0 0 0 0 0

0 0 0 0 1 0 3 0 0 0 0 0

1

4

0,81

1,58

Halaman : 47

TABEL 18 KASUS BARU KUSTA 0-14 TAHUN DAN CACAT TINGKAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

1

Sarolangun

Sarolangun

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

3

Pauh

Pauh

4

Pelawan

Pelawan

5

Singkut

Singkut

6

Mandiangin

Mandiangin

Mandiangin

Butang Baru

Air Hitam

Air Hitam

7

Air Hitam

Pematang Kabau

8

Limun

Pulau Pandan

9

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

10 Batang Asai

KASUS BARU PENDERITA KUSTA 0-14 TAHUN PENDERITA KUSTA L P L+P JUMLAH JUMLAH JUMLAH % % % L P L+P 4

5

6

7

8

9

10

1 1

2

3

1

2

3

11

CACAT TINGKAT 2 P

L JUMLAH

%

JUMLAH

12

13

14

15

0

0

0

0

1

Pekan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

1

0

0

0

1

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 48

KAT 2 MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

CACAT TINGKAT 2 P L+P % JUMLAH %

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

16

17

18

0

0

0

Halaman : 48

TABEL 19 JUMLAH KASUS DAN ANGKA PREVALENSI PENYAKIT KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

1

2

3

KASUS TERCATAT MB

PB

PUSKESMAS L 4

P 5

L+P 6

1

Sarolangun

Sarolangun

0

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

0

3

Pauh

Pauh

0

4

Pelawan

Pelawan

0

5

Singkut

Singkut

0

6

Mandiangin

Mandiangin

0

Mandiangin

Butang Baru

0

Air Hitam

Air Hitam

0

Air Hitam

Pematang Kabau

0

8

Limun

Pulau Pandan

0

9

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

0

10

Batang Asai

Pekan Gedang

0

7

JUMLAH (KAB/KOTA) ANGKA PREVALENSI PER 10.000 PENDUDUK

0

0

0

L 7

P 8

1

JUMLAH

L+P 9

L 10

1

1

P 11

1

2

3

1

2

2

2

4

2

2

0,2

0,2

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 49

YAKIT KUSTA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

L+P 12 0 0 0 0 1 0 3 0 0 0 0 0 4 0,3

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 49

TABEL 20 PERSENTASE PENDERITA KUSTA SELESAI BEROBAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

1 1

PUSKESMAS

2 Sarolangun

3

KUSTA (PB) PENDERITA PB L

-1

P

L+P

L+P

JUMLAH

%

JUMLAH

%

JUMLAH

%

L

P

L+P

JUMLAH

%

JUMLAH

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

0

0

0

Sarolangun

0

0

0

BatinVIII

Limbur Tembesi

0

0

0

Pauh

Pauh

0

0

0

4

Pelawan

Pelawan

0

0

0

5

Singkut

Singkut

0

0

0

Mandiangin

Mandiangin

0

0

0

Mandiangin

Butang Baru

0

0

0

Air Hitam

Air Hitam

0

0

0

Air Hitam

Pematang Kabau

0

0

0

8

Limun

Pulau Pandan

0

0

0

9

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

0

0

0

Batang Asai

Pekan Gedang

0

0

0

10

JUMLAH (KAB/KOTA)

P

P

2

7

RFT MB

L

-2

L

3

6

KUSTA (MB) PENDERITA MB

RFT PB

0

0

0

0

0,0

0

0,0

0

0,0

3

3

1

1

4

0

4

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 50

RFT MB P

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

L+P %

JUMLA H

%

19

20

21

0

0

Halaman : 50

TABEL 21

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESM KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

DIFTERI JUMLAH KASUS L P L+P 4

5

6

MENIN G-GAL

L

7

8

JUMLAH KASUS PD3I TETANUS (NON PERTUSIS NEONATORUM) JUMLAH KASUS MENIN P L+P L P L+P G-GAL 9

10

11

12

13

1

Sarolangun

Sarolangun

0

0

0

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

0

0

0

3

Pauh

Pauh

0

0

0

4

Pelawan

Pelawan

0

0

0

5

Singkut

Singkut

0

0

0

6

Mandiangin

Mandiangin

0

NIHIL

Mandiangin

Butang Baru

0

0

0

Air Hitam

Air Hitam

0

0

0

Air Hitam

Pematang Kabau

0

0

0

Limun

Pulau Pandan

0

0

0

7

8 9 10

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

0

0

0

Batang Asai

Pekan Gedang

0

0

0

JUMLAH (KAB/KOTA) CASE FATALITY RATE (%)

0

0

0

0 #DIV/0!

0

0

0

0

0

0

TETANUS NEON

JUMLAH KASUS L

14

15

0

0

#DIV/0!

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 51

MUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

TETANUS NEONATORUM JUMLAH KASUS P L+P 16

17

MENIN G-GAL 18

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0

0 #DIV/0!

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 51

TABEL 22

JUMLAH KASUS PENYAKIT YANG DAPAT DICEGAH DENGAN IMUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMA KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 JUMLAH KASUS PD3I NO

KECAMATAN

PUSKESMAS L

P

L+P

L

8

9

10

11

1

Sarolangun

Sarolangun

0

0

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

0

0

3

Pauh

Pauh

0

0

4

Pelawan

Pelawan

0

0

5

Singkut

Singkut

0

0

6

Mandiangin

Mandiangin

0

0

Mandiangin

Butang Baru

0

0

Air Hitam

Air Hitam

0

0

Air Hitam

Pematang Kabau

0

0

8

Limun

Pulau Pandan

0

0

9

Cermin Nan Gedang Lubuk Resam

0

0

0

0

JUMLAH (KAB/KOTA) CASE FATALITY RATE (%)

0

0

0

7

L

3

Pekan Gedang

6

HEPATITIS

2

10 Batang Asai

5

POLIO MENINGGAL

1

7

4

CAMPAK JUMLAH KASUS P L+P

0

0

0

0

0

#DIV/0!

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 52

MUNISASI (PD3I) MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

HEPATITIS B P

L+P

12

13

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

0

Halaman : 52

TABEL 23 JUMLAH KASUS DBD MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

1 2 3 4 5 6

Sarolangun Sarolangun BatinVIII Limbur Tembesi Pauh Pauh Pelawan Pelawan Singkut Singkut Mandiangin Mandiangin Mandiangin Butang Baru 7 Air Hitam Air Hitam Air Hitam Pematang Kabau 8 Limun Pulau Pandan 9 Cermin Nan Gedang Lubuk Resam 10 Batang Asai Pekan Gedang JUMLAH (KAB/KOTA) INCIDENCE RATE PER 100.000 PENDUDUK

JUMLAH KASUS

MENINGGAL

L

P

L+P

L

P

L+P

L

4

5

6

7

8

9

10

15 0 0 4 7 2 2 0 1 3 0 0 34 26,4

15 1 2 2 9 0 1 0 0 2 1 0 33 26,7

30 1 2 6 16 2 3 0 1 5 1 0 67 26,5

0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 53

CFR (%) P

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

L+P

11

12

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

Halaman : 53

TABEL 24 KESAKITAN DAN KEMATIAN AKIBAT MALARIA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

KECAMATAN

2 Sarolangun BatinVIII Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Mandiangin Air Hitam Air Hitam Limun Cermin Nan Gedang Batang Asai

PUSKESMAS

MALARIA PENDERITA TANPA PEMERIKSAAN DENGAN PEMERIKSAAN SEDIAAN DARAH SEDIAAN DARAH

JUMLAH (KAB/KOTA)

CFR

L 4

P 5

L+P 6

L 7

P 8

L+P 9

L 10

P 11

L+P 12

L 13

P 14

196 63 99 172 243 298 102 43 164 105 190 102

178 49 79 145 186 286 75 31 118 72 184 78

374 112 178 317 429 584 177 74 282 177 374 180

30 18 105 21 145

20 15 77 14 127

2 39

1 28

50 33 182 35 272 0 0 0 3 67 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

1.777

1.481

3.258

360

282

642

0

0

0

0,0

0,0

2,79

2,28

2,54

3 Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Butang Baru Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Lubuk Resam Pekan Gedang

MENINGGAL

ANGKA KESAKITAN (API) PER 1.000 PENDUDUK

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 54

L+P 15 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 54

TABEL 25 PENDERITA FILARIASIS DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 PENDERITA FILARIASIS NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

1

Sarolangun

Sarolangun

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

3

Pauh

Pauh

4

Pelawan

Pelawan

5

Singkut

Singkut

6

Mandiangin

Mandiangin

Mandiangin

Butang Baru

Air Hitam

Air Hitam

Air Hitam

Pematang Kabau

Limun

Pulau Pandan

7 8 9

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

10

Batang Asai

Pekan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA) ANGKA KESAKITAN PER 100.000 PENDUDUK (KAB/KOTA)

KASUS BARU DITEMUKAN

JUMLAH SELURUH KASUS

L

P

L+P

L

P

4

5

6

7

8

1

1

1

0

2

1

1,55

0,81

0

0

0

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

AH SELURUH KASUS L+P 9 2

1 3 1,19

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 55

TABEL 26 BAYI BERAT BADAN LAHIR RENDAH MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Sarolangun BatinVIII Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Mandiangin Air Hitam Air Hitam Limun Cermin Nan Gedang Batang Asai

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Butang Baru Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Lubuk Resam Pekan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

BAYI BARU LAHIR DITIMBANG

JUMLAH LAHIR HIDUP

L

L + P JUMLA H 6 7

L

P

4

5

577 235 311 351 495 243 131 127 186 197 145 189

555 224 290 344 469 225 121 114 168 194 142 205

1.132 459 601 695 964 468 252 241 354 391 287 394

3.187

3.051

6.238

P

BBLR

L+P

L

8

JUMLA H 9

10

JUMLA H 11

12

612 249 311 400 492 243 132 127 186 197 145 189

106 106 100 114 99 100 101 100 100 100 100 100

523 212 290 301 480 226 121 118 169 196 143 206

94 95 100 88 102 100 100 104 101 101 101 100

1.135 461 601 701 972 469 253 245 355 393 288 395

100 100 100 101 101 100 100 102 100 101 100 100

10

3.283

103

2.985

98

6.268

100

%

%

%

JUMLA H 13

P % 14

JUMLA H 15 5

L+P 16

JUMLA H 17 15 0 18 3 6 26 2 3 20 13 6 5 117

%

8 2 3 17 1 1 9 7 3 3

1,6 0,0 2,6 0,5 0,6 7,0 0,8 0,8 4,8 3,6 2,1 1,6

10 1 3 9 1 2 11 6 3 2

1,0 0,0 3,4 0,3 0,6 4,0 0,8 1,7 6,5 3,1 2,1 1,0

64

1,9

53

1,8

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun Bayi baru lahir ditimbang samakan dengan lahir hidup dan lahir mati kesga rubah data

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 56

L+P % 18 1,3 0,0 3,0 0,4 0,6 5,5 0,8 1,2 5,6 3,3 2,1 1,3 1,9

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 56

TABEL 27 STATUS GIZI BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 BALITA NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

BALITA DITIMBANG

GIZI LEBIH L

P

L

P

L+P

4

5

6

7

8

9

3.102

2.744

5.846

20

0,6

820

783

1.603

6

0,7

1.297

1.205

2.502

21

1,6

L+P

JUMLAH % JUMLAH %

L

GIZI KURANG

P

L+P

L

P

L+P

L

JUMLAH

%

JUMLAH

%

JUMLAH

%

JUMLAH

%

JUMLAH

%

JUMLAH

%

JUMLAH

%

JUMLAH

%

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

25

26

16

0,6

36

0,6

2.956

95,3

2.840

103,5

5.796

99,1

7

0,2

7

0,3

14

0,2

0

0,0

4

0,5

10

0,6

812

99,0

776

99,1

1.588

99,1

3

0,4

2

0,3

5

0,3

0

0,0

18

1,5

39

1,6

1.030

79,4

957

79,4

1.987

79,4

263

20,3

211

17,5

474

18,9

1

0,1

1

2

1

Sarolangun

Sarolangun

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

3

Pauh

Pauh

4

Pelawan

Pelawan

358

350

708

0

0,0

0

0,0

0

0,0

358

100,0

350

100,0

708

100,0

0

0,0

0

0,0

0

0,0

0

0,0

5

Singkut

Singkut

1.855

1.757

3.612

14

0,8

11

0,6

25

0,7

1.807

97,4

1.713

97,5

3.520

97,5

39

2,1

28

1,6

67

1,9

0

0,0

6 7

3

GIZI BAIK

Mandiangin

Mandiangin

803

745

1.548

7

0,9

8

1,1

15

1,0

781

97,3

725

97,3

1.506

97,3

17

2,1

10

1,3

27

1,7

0

0,0

Mandiangin

Butang Baru

276

257

533

13

4,7

10

3,9

23

4,3

256

92,8

239

93,0

495

92,9

10

3,6

5

1,9

15

2,8

0

0,0

Air Hitam

Air Hitam

88

79

167

0

0,0

0

0,0

0

0,0

87

98,9

78

98,7

165

98,8

1

1,1

1

1,3

2

1,2

0

0,0

Air Hitam

Pematang Kabau

383

346

729

22

5,7

20

5,8

42

5,8

348

90,9

315

91,0

663

90,9

13

3,4

10

2,9

23

3,2

0

0,0

8

Limun

Pulau Pandan

574

563

1.137

0

0,0

0

0,0

0

0,0

534

93,0

524

93,1

1.058

93,1

46

8,0

30

5,3

76

6,7

2

0,3

9

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

316

309

625

2

0,6

2

0,6

4

0,6

314

99,4

307

99,4

621

99,4

0

0,0

0

0,0

0

0,0

0

0,0

10

Batang Asai

Pekan Gedang

302

327

629

6

2,0

5

1,5

11

1,7

278

92,1

302

92,4

580

92,2

25

8,3

13

4,0

38

6,0

0

0,0

111

1,1

94

1,0

205

1,04

9.561

94,0

9.126

96,4

18.687

95,2

424

4,2

317

3,3

741

3,8

3

0,0

JUMLAH (KAB/KOTA)

10.174 9.465 19.639

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 57

GIZI BURUK P

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

L+P

JUMLAH

%

JUMLAH

%

27

28

29

30

0

0,0

0

0,0

0

0,0

0

0,0

1

0,1

2

0,1

0

0,0

0

0,0

0

0,0

0

0,0

0

0,0

0

0,0

0

0,0

0

0,0

0

0,0

0

0,0

1

0,3

1

0,1

1

0,2

3

0,3

0

0,0

0

0,0

0

0,0

0

0,0

3

0,0

6

0,03

Halaman : 57

TABEL 28

CAKUPAN KUNJUNGAN IBU HAMIL, PERSALINAN DITOLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 IBU HAMIL NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

1

Sarolangun

Sarolangun

JUMLAH

K1

%

IBU BERSALIN K4

%

JUMLAH

DITOLONG NAKES

%

JUMLAH

4

5

6

7

8

9

10

11

12

1.302

1.275

97,9

1.203

92,4

1.135

1.135

100,0

1.135

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

504

502

99,6

487

96,6

461

461

100,0

461

3

Pauh

Pauh

588

578

98,3

570

96,9

601

572

95,2

601

4

Pelawan

Pelawan

791

799

101,0

763

96,5

701

698

99,6

701

5

Singkut

Singkut

1.022

1.073

105,0

992

97,1

972

958

98,6

972

6 7

Mandiangin

Mandiangin

537

520

96,8

511

95,2

469

462

98,5

469

Mandiangin

Butang Baru

343

338

98,5

273

79,6

253

252

99,6

253

Air Hitam

Air Hitam

294

292

99,3

286

97,3

245

245

100,0

245

Air Hitam

Pematang Kabau

374

370

98,9

360

96,3

355

347

97,7

355

8

Limun

Pulau Pandan

436

462

106,0

421

96,6

393

390

99,2

393

9

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

303

308

101,7

299

98,7

288

287

99,7

288

10

Batang Asai

Pekan Gedang

452

418

92,5

415

91,8

395

386

97,7

395

6.946

6.935

99,8

6.580

94,7

6.268

6.193

98,8

6.268

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 58

OLONG TENAGA KESEHATAN, DAN PELAYANAN KESEHATAN IBU NIFAS

IBU NIFAS MENDAPAT YANKES

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

%

13

14

1.135

100,0

461

100,0

572

95,2

698

99,6

958

98,6

462

98,5

252

99,6

245

100,0

347

97,7

390

99,2

287

99,7

386

97,7

6.193

98,8

Halaman : 58

TABEL 29 PERSENTASE CAKUPAN IMUNISASI TT PADA IBU HAMIL MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

1

PUSKESMAS

2

3

JUMLAH IBU HAMIL

IMUNISASI TETANUS TOKSOID PADA IBU HAMIL TT-2 TT-3 TT-4 TT-5

TT-1 %

4

JUMLA H 5

%

6

JUMLA H 7

8

JUMLA H 9

10

JUMLA H 11

12

JUMLA H 13

%

%

1

Sarolangun

Sarolangun

1.302

1.306

100,3

1.213

93,2

0

-

0

-

0

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

504

419

83,1

390

77,4

0

-

0

-

0

3

Pauh

Pauh

588

572

97,3

572

97,3

0

-

0

-

0

4

Pelawan

Pelawan

791

700

88,5

629

79,5

0

-

0

-

0

5

Singkut

Singkut

1.022

1.021

99,9

1.021

99,9

0

-

0

-

0

6

Mandiangin

Mandiangin

537

348

64,8

292

54,4

0

-

0

-

0

Mandiangin

Butang Baru

343

302

88,0

260

75,8

0

-

0

-

0

Air Hitam

Air Hitam

294

256

87,1

244

83,0

0

-

0

-

0

7

Air Hitam

Pematang Kabau

374

267

71,4

252

67,4

0

-

0

-

0

8

Limun

Pulau Pandan

436

341

78,2

334

76,6

0

-

0

-

0

9

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

303

302

99,7

302

99,7

0

-

0

-

0

10

Batang Asai

Pekan Gedang

452

413

91,4

394

87,2

0

-

0

-

0

6.946

6.247

89,9

5.903

85,0

0

-

0

-

0

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 59

TT-5

TT2+ %

14

JUMLA H 15

-

1.213

93,2

-

390

77,4

-

572

97,3

-

629

79,5

-

1.021

99,9

-

292

54,4

-

260

75,8

-

244

83,0

-

252

67,4

-

334

76,6

-

302

99,7

-

394

87,2

-

5.903

85,0

%

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

16

Halaman : 59

TABEL 30 JUMLAH IBU HAMIL YANG MENDAPATKAN TABLET FE1 DAN FE3 MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 NO

KECAMATAN

1

2

Sarolangun BatinVIII Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Mandiangin 7 Air Hitam Air Hitam 8 Limun 9 Cermin Nan Gedang 10 Batang Asai 1 2 3 4 5 6

PUSKESMAS 3

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Butang Baru Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Lubuk Resam Pekan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH IBU HAMIL

FE1 (30 TABLET) JUMLAH

%

FE3 (90 TABLET) JUMLAH

%

4

5

6

7

8

1302 504 588 791 1022 537 343 294 374 436 303 452

1.275 450 573 725 1.012 520 338 292 364 436 303 412

97,9 89,3 97,4 91,7 99,0 96,8 98,5 99,3 97,3 100,0 100,0 91,2

1.203 433 554 681 893 511 273 266 360 421 277 415

92,4 85,9 94,2 86,1 87,4 95,2 79,6 90,5 96,3 96,6 91,4 91,8

6946

6.700

96,5

6.287

90,5

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 60

TABEL 31 JUMLAH DAN PERSENTASE IBU HAMIL DAN NEONATAL RISIKO TINGGI/KOMPLIKASI DITANGANI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

BUMIL JUMLAH BUMIL RISTI/ RISTI/KOMPLIKASI DITANGANI IBU HAMIL KOMPLIKASI

JUMLAH LAHIR HIDUP

PERKIRAAN NEONATAL RISTI/KOMPLIKASI

NEONATAL RISTI/KOMPLIKASI D L

P

S

%

L

P

L+P

L

P

L+P

S

%

S

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

1.302

161

161

100,0

577

555

1.132

68

65

133

68

100,0

65

1

Sarolangun

Sarolangun

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

504

74

74

100,0

235

224

459

34

26

60

34

100,0

26

3

Pauh

Pauh

588

85

85

100,0

311

290

601

42

30

72

42

100,0

30

4

Pelawan

Pelawan

791

96

96

100,0

351

344

695

49

40

89

49

100,0

40

5

Singkut

Singkut

1.022

158

158

100,0

495

469

964

69

51

120

69

100,0

51

6

Mandiangin

Mandiangin

537

126

126

100,0

243

225

468

42

20

62

42

100,0

20

Mandiangin

Butang Baru

343

51

51

100,0

131

121

252

20

19

39

20

100,0

19

Air Hitam

Air Hitam

294

46

46

100,0

127

114

241

16

14

30

16

100,0

14

7

Air Hitam

Pematang Kabau

374

53

53

100,0

186

168

354

23

20

43

23

100,0

20

8

Limun

Pulau Pandan

436

68

68

100,0

197

194

391

27

20

47

27

100,0

20

9

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

303

43

43

100,0

145

142

287

20

16

36

20

100,0

16

10

Batang Asai

Pekan Gedang

452

57

57

100,0

189

205

394

29

20

49

29

100,0

20

6.946

1.018

1018

100,0

3.187

3.051

6.238

439

341

780

439

100,0

341

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 61

NEONATAL RISTI/KOMPLIKASI DITANGANI P

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

L+P %

S

%

17

18

19

100,0

133

100,0

100,0

60

100,0

100,0

72

100,0

100,0

89

100,0

100,0

120

100,0

100,0

62

100,0

100,0

39

100,0

100,0

30

100,0

100,0

43

100,0

100,0

47

100,0

100,0

36

100,0

100,0

49

100,0

100,0

780

100,0

Halaman : 61

TABEL 32 CAKUPAN PEMBERIAN VITAMIN A PADA BAYI, ANAK BALITA, DAN IBU NIFAS MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 BAYI NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

JUMLAH

L

P

L 4

P 5

L+P 6

S 7

% 8

S 9

% 10

S 11

% 12

1

Sarolangun

Sarolangun

577

555

1.132

241

41,8

225

40,5

466

41,2

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

235

224

459

148

63,0

108

48,2

256

55,8

3

Pauh

Pauh

311

290

601

231

74,3

192

66,2

423

70,4

4

Pelawan

Pelawan

351

344

695

191

54,4

150

43,6

341

49,1

5

Singkut

Singkut

495

469

964

279

56,4

252

53,7

531

55,1

6

Mandiangin

Mandiangin

243

225

468

178

73,3

149

66,2

327

69,9

Mandiangin

Butang Baru

131

121

252

91

69,5

67

55,4

158

62,7

Air Hitam

Air Hitam

127

114

241

118

92,9

94

82,5

212

88,0

Air Hitam

Pematang Kabau

186

168

354

141

75,8

123

73,2

264

74,6

8

Limun

Pulau Pandan

197

194

391

137

69,5

125

64,4

262

67,0

9

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

145

142

287

101

69,7

89

62,7

190

66,2

10

Batang Asai

Pekan Gedang

189

205

394

116

61,4

89

43,4

205

52,0

3.187

3.051

6.238

1.972

61,9

1.663

54,5

3.635

58,3

9.663

7

2

3

JUMLAH (KAB/KOTA)

P 14 1.772 614 998 670 1.762 604 271 310 662 698 454 524 9.339

MENDAPAT

MENDAPAT VIT A 2X

JUMLAH

L+P L 13 1.834 631 1.063 674 1.848 620 292 343 720 702 452 484

1

IBU NIFAS

ANAK BALITA (1-5 TAHUN)

BAYI 6-11 BULAN MENDAPAT VIT A

L

P

JUMLAH

L+P

VIT A

L+P 15

S 16

% 17

S 18

% 19

S 20

% 21

22

S 23

3.606

1.407

76,7

1.062

59,9

2.469

68,5

1.135

1.134

1.245

706

111,9

533

86,8

1.239

99,5

461

435

2.061

1.061

99,8

799

80,1

1.860

90,2

601

512

1.344

978

145,1

739

110,3

1.717

127,8

701

939

3.610

1.857

100,5

1.401

79,5

3.258

90,2

972

642

1.224

642

103,5

485

80,3

1.127

92,1

469

468

563

190

65,1

144

53,1

334

59,3

253

253

653

472

137,6

357

115,2

829

127,0

245

245

1.382

342

47,5

258

39,0

600

43,4

355

308

1.400

687

97,9

520

74,5

1.207

86,2

393

382

906

558

123,5

422

93,0

980

108,2

288

288

1.008

483

99,8

365

69,7

848

84,1

395

356

19.002

9.383

97,1

7.085

75,9

16.468

86,7

6.268

5.962

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun data ditukar

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

25.240

Halaman : 62

IBU NIFAS MENDAPAT VIT A % 24 99,9 94,4 85,2 134,0 66,0 99,8 100,0 100,0 86,8 97,2 100,0 90,1 95,1

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 62

TABEL 33 PROPORSI PESERTA KB AKTIF MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 PESERTA KB AKTIF NO

KECAMATAN

MKJP

PUSKESMAS IUD

1 1

2 Sarolangun

3 Sarolangun

%

MOP

%

MOW

4

5

6

7

8

215

4,4

5

0,1

30

NON MKJP IM PLAN

%

9

10

0,6

1.198

%

JUMLAH

%

SUNTIK

%

11

12

24

1.448

PIL

%

13

14

29

2.359

15

16

17

48

897

18

KON DOM

%

OBAT VAGINA

%

LAIN NYA

18

19

209

4,3

20

21

22

23

24

0

0,0

0

0,0

3.465

%

JUMLAH

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

3

0,1

7

0,2

21

0,6

350

10

381

11

1.991

55

1.196

33

40

1,1

0

0,0

0

0,0

3.227

3

Pauh

Pauh

14

0,5

0

0,0

2

0,1

547

19

563

19

1.162

39

1.216

41

8

0,3

0

0,0

0

0,0

2.386

4

Pelawan

Pelawan

48

0,9

3

0,1

8

0,2

786

16

845

17

2.577

51

1.555

31

93

1,8

0

0,0

0

0,0

4.225

5

Singkut

Singkut

151

2,6

9

0,2

13

0,2

1.472

25

1.645

28

2.457

42

1.635

28

89

1,5

0

0,0

0

0,0

4.181 1.897

6

Mandiangin

Mandiangin

121

4,3

8

0,3

32

1,1

757

27

918

33

914

32

932

33

51

1,8

0

0,0

0

0,0

Mandiangin

Butang Baru

98

4,1

6

0,3

25

1,1

539

23

668

28

835

35

815

35

44

1,9

0

0,0

0

0,0

1.694

7

Air Hitam

Air Hitam

94

4,0

2

0,1

31

1,3

694

30

821

35

793

34

705

30

27

1,2

0

0,0

0

0,0

1.525

Air Hitam

Pematang Kabau

71

3,9

2

0,1

17

0,9

516

28

606

33

628

34

571

31

21

1,2

0

0,0

0

0,0

1.220

8

Limun

Pulau Pandan

9

0,3

0

0,0

3

0,1

208

8

220

8

1.203

46

1.151

44

29

1,1

0

0,0

0

0,0

2.383

9 10

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

6

0,3

0

0,0

2

0,1

184

8

192

9

892

40

1.142

51

12

0,5

0

0,0

0

0,0

2.046

Batang Asai

Pekan Gedang

3

0,1

0

0,0

5

0,2

310

13

318

14

1.043

44

980

42

11

0,5

0

0,0

0

0,0

2.034

833

2,1

42

0,1

189

0,5

7.561

19

8.625

22

16.854

43

12.795

33

634

1,6

0

0,0

0

0,0

30.283

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber:BPP KB Kab. Sarolangun Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 63

%

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

MKJP + NON MKJP

% MKJP + NON MKJP

25

26

27

71

4.913

100

89

3.608

100

81

2.949

100

83

5.070

100

72

5.826

100

67

2.815

100

72

2.362

100

65

2.346

100

67

1.826

100

92

2.603

100

91

2.238

100

86

2.352

100

78

38.908

100

Halaman : 63

TABEL 34 PROPORSI PESERTA KB BARU MENURUT JENIS KONTRASEPSI, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 PESERTA KB BARU NO

KECAMATAN

MKJP

PUSKESMAS IUD

1

3

MOP 6

%

MOW

7

8

%

IMPLAN

%

%

SUNTIK

%

PIL

%

KONDO M

%

OBAT VAGINA

%

LAIN NYA

%

JUMLA H

4

5

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

1

Sarolangun

Sarolangun

12

1,0

0,0

0,0

79

6,7

91

7,7

711

60,2

338

28,6

41

3,5

0

0,0

0

0,0

1.090

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

36

2,7

0,0

0,0

70

5,3

106

8,0

763

57,6

429

32,4

27

2,0

0

0,0

0

0,0

1.219

3

Pauh

Pauh

12

0,9

0,0

0,0

162

11,6

174

12,5

786

56,5

393

28,2

39

2,8

0

0,0

0

0,0

1.218

4

Pelawan

Pelawan

80

6,0

0,0

0,2

93

7,0

175

13,1

555

41,7

490

36,8

111

8,3

0

0,0

0

0,0

1.156

5

Singkut

Singkut

2

0,2

0,0

0,0

155

12,2

157

12,4

899

71,0

205

16,2

6

0,5

0

0,0

0

0,0

1.110

6

Mandiangin

Mandiangin

3

0,4

0,0

0,1

78

10,1

82

10,6

412

53,1

253

32,6

29

3,7

0

0,0

0

0,0

694

Mandiangin

Butang Baru

3

0,5

0,0

0,0

62

9,8

65

10,3

324

51,3

221

35,0

22

3,5

0

0,0

0

0,0

567

7

2

%

NON MKJP JUMLA H

2

1

Air Hitam

Air Hitam

12

1,7

0,0

0,0

75

10,9

87

12,6

361

52,2

216

31,3

27

3,9

0

0,0

0

0,0

604

Air Hitam

Pematang Kabau

8

1,3

0,0

0,0

62

10,3

70

11,7

326

54,3

183

30,5

21

3,5

0

0,0

0

0,0

530

8

Limun

Pulau Pandan

13

1,1

0,0

0,0

37

3,1

50

4,2

778

64,9

353

29,5

17

1,4

0

0,0

0

0,0

1.148

9

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

2

0,4

0,0

0,0

49

9,4

51

9,8

219

42,0

222

42,5

30

5,7

0

0,0

0

0,0

471

10

Batang Asai

Pekan Gedang

8

1,0

0,0

0,0

140

17,1

148

18,0

324

39,5

311

37,9

38

4,6

0

0,0

0

0,0

673

191

1,6

0,0

1.062

9,0

1.256

10,7

6.458

55,0

3.614

30,8

408

3,5

0

0,0

0

0,0

10.480

JUMLAH (KAB/KOTA)

0

0,0

3

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun Keterangan: MKJP = Metode Kontrasepsi Jangka Panjang

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 64

%

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

MKJP + % MKJP NON + NON MKJP MKJP

25

26

27

92,3

1.181

100,0

92,0

1.325

100,0

87,5

1.392

100,0

86,9

1.331

100,0

87,6

1.267

100,0

89,4

776

100,0

89,7

632

100,0

87,4

691

100,0

88,3

600

100,0

95,8

1.198

100,0

90,2

522

100,0

82,0

821

100,0

89,3

11.736

100,0

Halaman : 64

TABEL 35 JUMLAH PESERTA KB BARU DAN KB AKTIF MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

JUMLAH PUS

1

2

3

PESERTA KB BARU

PESERTA KB AKTIF

JUMLAH

%

JUMLAH

4

5

6

7

1

Sarolangun

Sarolangun

7.177

1.181

16,5

4.913

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

4.510

1.325

29,4

3.608

3

Pauh

Pauh

3.495

1.392

39,8

2.949

4

Pelawan

Pelawan

6.370

1.331

20,9

5.070

5

Singkut

Singkut

6.764

1.267

18,7

5.826

6

Mandiangin

Mandiangin

3.749

876

23,4

2.880

Mandiangin

Butang Baru

2.841

532

18,7

2.297

7

Air Hitam

Air Hitam

2.718

512

18,8

2.321

Air Hitam

Pematang Kabau

2.303

779

33,8

1.851

8

Limun

Pulau Pandan

3.381

1.198

35,4

2.603

9

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

2.372

522

22,0

2.238

10

Batang Asai

Pekan Gedang

3.498

821

23,5

2.352

49.178

11.736

23,9

38.908

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: BPP KB Kab. Sarolangun diperbaiki lagi

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 65

PESERTA KB AKTIF % 8

68,5 80,0 84,4 79,6 86,1 76,8 80,9 85,4 80,4 77,0 94,4 67,2 79,1

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 65

TABEL 36 CAKUPAN KUNJUNGAN NEONATUS MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

1 1 2 3 4 5 6

KECAMATAN

2

Sarolangun BatinVIII Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Mandiangin 7 Air Hitam Air Hitam 8 Limun 9 Cermin Nan Gedang 10 Batang Asai JUMLAH (KAB/KOTA)

PUSKESMAS

3 Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Butang Baru Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Lubuk Resam Pekan Gedang

JUMLAH BAYI LAHIR HIDUP

KUNJUNGAN NEONATUS 1 KALI (KN1)

KUNJUNGAN NEONATUS 3 KALI (KN LENGKA

L

P

L +P

L JUMLAH

%

P JUMLAH

%

L+P JUMLAH

%

L JUMLAH

%

P JUMLAH

%

4 577 235 311 351 495 243 131 127 186 197 145 189 3.187

5 555 224 290 344 469 225 121 114 168 194 142 205 3.051

6 1.132 459 601 695 964 468 252 241 354 391 287 394 6.238

7 577 235 311 351 495 243 131 127 186 197 145 189 3.187

8 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100

9 555 224 290 344 469 225 121 114 168 194 142 205 3.051

10 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100

11 1.132 459 601 695 964 468 252 241 354 391 287 394 6.238

12 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100 100

13 575 233 290 329 462 241 131 126 184 195 142 187 3.095

14 99,7 99,1 93,2 93,7 93,3 99,2 100,0 99,2 98,9 99,0 97,9 98,9 97,1

15 553 223 270 321 437 224 121 113 166 192 140 203 2.963

16 100 100 93 93 93 100 100 99 99 99 99 99 97

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun sinkronisasi tabel 27 dengan 36

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 66

KUNJUNGAN NEONATUS 3 KALI (KN LENGKAP)

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

L+P JUMLAH

%

17 1.128 456 560 650 899 465 252 239 350 387 282 390 6.058

18 100 99 93 94 93 99 100 99 99 99 98 99 97

Halaman : 66

TABEL 37 CAKUPAN KUNJUNGAN BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

1 2 3 4 5 6

Sarolangun BatinVIII Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Mandiangin 7 Air Hitam Air Hitam 8 Limun 9 Cermin Nan Gedang 10 Batang Asai JUMLAH (KAB/KOTA)

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Butang Baru Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Lubuk Resam Pekan Gedang

KUNJUNGAN BAYI (MINIMAL 4 KALI)

JUMLAH BAYI

L

P

L

P

L+P

JUMLAH

%

JUMLAH

%

4

5

6

7

8

9

10

577 235 311 351 495 243 131 127 186 197 145 189 3.187

555 224 290 344 469 225 121 114 168 194 142 205 3.051

1.132 459 601 695 964 468 252 241 354 391 287 394 6.238

573 231 271 350 467 239 130 120 173 196 131 180 3.061

99 98 87 100 94 98 99 94 93 99 90 95 96

550 221 251 339 443 221 120 111 157 192 129 200 2.934

99 99 87 99 94 98 99 97 93 99 91 98 96

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun diperbaiki lagi

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 67

KUNJUNGAN BAYI (MINIMAL 4 KALI) L+P JUMLAH

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

%

11

12

1.123 452 522 689 910 460 250 231 330 388 260 380 5.995

99 98 87 99 94 98 99 96 93 99 91 96 96

Halaman : 67

TABEL 38 CAKUPAN DESA/KELURAHAN UCI MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

JUMLAH DESA/KEL

DESA/KEL UCI

1

2

3

4

5

15 15 14 5 4 15 22 14 6 14 9 9

15 14 14 4 2 13 22 8 6 11 9 8

142

126

Sarolangun Bathin VIII Pauh Air Hitam Air Hitam 5 Limun 6 Batang Asai 7 Mandiangin Mandiangin 8 Pelawan 9 Singkut 10 Cermin Nan Gedang 1 2 3 4

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Pekan Gedang Mandiangin Butang Baru Pelawan Singkut Cermin Nan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 68

ESA/KELURAHAN UCI MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS

% DESA/KEL UCI 6

100 93 100 80 50 87 100 57 100 79 100 89 89

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 68

TABEL 39 CAKUPAN IMUNISASI DPT, HB, DAN CAMPAK PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 BAYI DIIMUNISASI JUMLAH BAYI NO

KECAMATAN

1

DPT1+HB1

PUSKESMAS

2

3

L

DPT3+HB3

P

L+P

L

CAMPAK

P

L

L+P

P

L+P

L

P

L+P

JUML AH

%

JUML AH

%

JUMLA H

%

JUML AH

%

JUMLA H

%

JUMLA H

%

JUMLA H

%

JUMLA H

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16,0

17

18

19

20

21

22

23

%

JUMLA H

1

Sarolangun

Sarolangun

577

555

1.132

582

100,9

555

100,0

1.137

100,4

582

100,9

548

98,7

1.130

99,8

584

101,2

549

98,9

1.133 442

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

235

224

459

233

99,1

222

99,1

455

99,1

233

99,1

221

98,7

454

98,9

227

96,6

215

96,0

3

Pauh

Pauh

311

290

601

309

99,4

288

99,3

597

99,3

307

98,7

286

98,6

593

98,7

304

97,7

284

97,9

588

4

Pelawan

Pelawan

351

344

695

352

100,3

344

100,0

696

100,1

348

99,1

350

101,7

698

100,4

347

98,9

349

101,5

696

5

Singkut

Singkut

495

469

964

497

100,4

471

100,4

968

100,4

495

100,0

471

100,4

966

100,2

495

100,0

470

100,2

965

6

Mandiangin

Mandiangin

243

225

468

231

95,1

212

94,2

443

94,7

229

94,2

211

93,8

440

94,0

235

96,7

217

96,4

452

Mandiangin

Butang Baru

131

121

252

132

100,8

121

100,0

253

100,4

131

100,0

120

99,2

251

99,6

132

100,8

121

100,0

253

Air Hitam

Air Hitam

127

114

241

128

100,8

114

100,0

242

100,4

126

99,2

114

100,0

240

99,6

127

100,0

115

100,9

242

Air Hitam

Pematang Kabau

186

168

354

206

110,8

178

106,0

384

108,5

186

100,0

154

91,7

340

96,0

190

102,2

158

94,0

348

8

Limun

Pulau Pandan

197

194

391

197

100,0

195

100,5

392

100,3

197

100,0

195

100,5

392

100,3

196

99,5

194

100,0

390

9

Cermin Nan Gedang Lubuk Resam

145

142

287

157

108,3

124

87,3

281

97,9

158

109,0

124

87,3

282

98,3

161

111,0

127

89,4

288

10

Batang Asai

189

205

394

190

100,5

205

100,0

395

100,3

190

100,5

205

100,0

395

100,3

190

100,5

205

100,0

395

3.187

3.051

6.238

3.214

101

3.029

99

6.243

100

3.182

100

2.999

98

6.181

99

3.188

100

3.004

98

6.192

7

Pekan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun Jumlah bayi dengan jumlah imunisasi tidak sama

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

diperbaiki lagi

Halaman : 69

DO RATE (%) L+P %

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

L

P

L+P

24

25

26

27

100,1

-0,3

1,1

0,4

96,3

2,6

3,2

2,9

97,8

1,6

1,4

1,5

100,1

1,4

-1,5

0,0

100,1

0,4

0,2

0,3

96,6

-1,7

-2,4

-2,0

100,4

0,0

0,0

0,0

100,4

0,8

-0,9

0,0

98,3

7,8

11,2

9,4

99,7

0,5

0,5

0,5

100,3

-2,5

-2,4

-2,5

100,3

0,0

0,0

0,0

99

0,8

0,8

0,8

Halaman : 69

TABEL 40 CAKUPAN IMUNISASI BCG DAN POLIO PADA BAYI MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 BAYI DIIMUNISASI NO

KECAMATAN

JUMLAH BAYI

PUSKESMAS

BCG L

POLIO3

P

L+P JUMLA % H 11 12

L

P

1

2

3

4

5

6

JUMLA H 7

8

JUMLA H 9

1

Sarolangun

Sarolangun

577

555

1.132

642

111

584

105

1.226

108

656

114

604

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

235

224

459

225

96

217

97

442

96

226

96

217

3

Pauh

Pauh

311

290

601

284

91

249

86

533

89

282

91

247

4

Pelawan

Pelawan

351

344

695

397

113

322

94

719

103

402

115

329

5

Singkut

Singkut

495

469

964

492

99

440

94

932

97

492

99

447

6

Mandiangin

Mandiangin

243

225

468

220

91

191

85

411

88

220

91

193

Mandiangin

Butang Baru

131

121

252

169

129

131

108

300

119

169

129

131

Air Hitam

Air Hitam

127

114

241

144

113

125

110

269

112

144

113

125

L

7

P

L+P

%

% 10

JUMLA H 13

14

%

JUMLA H 15

Air Hitam

Pematang Kabau

186

168

354

173

93

153

91

326

92

163

88

147

8

Limun

Pulau Pandan

197

194

391

229

116

200

103

429

110

231

117

200

9

Cermin Nan Gedang Lubuk Resam

145

142

287

167

115

110

77

277

97

164

113

106

Batang Asai

189

205

394

251

133

148

72

399

101

251

133

192

3.187

3.051

6.238

3.393

106

2.870

94

6.263

100

3.400

107

2.938

10

Pekan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun diperbaiki lagi

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 70

POLIO3 P % 16

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

L+P JUMLA % H 17 18

109

1.260

111

97

443

97

85

529

88

96

731

105

95

939

97

86

413

88

108

300

119

110

269

112

88

310

88

103

431

110

75

270

94

94

443

112

96

6.338

102

Halaman : 70

TABEL 41 JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1 1 2 3 4 5 6

2

3

7 8 9 10

Sarolangun BatinVIII Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Mandiangin Air Hitam Air Hitam Limun Cermin Nan Gedang Batang Asai

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Pelawan Singkut Mandiangin Butang Baru Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Lubuk Resam Pekan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH BAYI

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF L P JUMLAH % JUMLAH %

L

P

L+P

4 577 235 311 351 495 243 131 127 186 197 145 189

5 555 224 290 344 469 225 121 114 168 194 142 205

6 1.132 459 601 695 964 468 252 241 354 391 287 394

7 52 4 9 2 14 9 4 13 7 25 20 21

8 9,0 1,7 2,9 0,6 2,8 3,7 3,1 10,2 3,8 12,7 13,8 11,1

9 50 3 8 1 13 9 3 11 7 25 20 2

10 9,0 1,3 2,8 0,3 2,8 4,0 2,5 9,6 4,2 12,9 14,1 1,0

3.187

3.051

6.238

180

5,6

152

5,0

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 71

MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

JUMLAH BAYI YANG DIBERI ASI EKSKLUSIF L+P JUMLAH %

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

11 102 7 17 3 27 18 7 24 14 50 40 23

12 9,0 1,5 2,8 0,4 2,8 3,8 2,8 10,0 4,0 12,8 13,9 5,8

332

5,3

Halaman : 71

TABEL 42 PEMBERIAN MAKANAN PENDAMPING ASI ANAK USIA 6-23 BULAN KELUARGA MISKIN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 ANAK 6-23 BULAN NO

KECAMATAN

1 1

PUSKESMAS

2 Sarolangun

3 Sarolangun

DARI KELUARGA MISKIN L P L+P 4 5 6 179

173

352

MENDAPAT MP-ASI L P L+P 7 8 9 179

173

L 10

% P 11

352

100

100 100

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

84

81

165

84

81

165

100

3

Pauh

Pauh

152

141

293

129

119

248

85

84

4

Pelawan

Pelawan

111

108

219

111

108

219

100

100

5

Singkut

Singkut

136

129

265

97

92

189

71

71

6

Mandiangin

Mandiangin

140

130

270

140

130

270

100

100

Mandiangin

Butang Baru

174

161

335

118

110

228

68

68

7

Air Hitam

Air Hitam

61

55

116

61

55

116

100

100

Air Hitam

Pematang Kabau

112

102

214

112

102

214

100

100 100

8

Limun

Pulau Pandan

104

102

206

104

102

206

100

9

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

93

92

185

63

62

125

68

67

10

Batang Asai

Pekan Gedang

60

65

125

60

65

125

100

100

1.406

1.339

2.745

1.258

1.199

2.457

89

90

JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 72

L+P 12 100 100 85 100 71 100 68 100 100 100 68 100 90

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 72

TABEL 43 CAKUPAN PELAYANAN ANAK BALITA MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 ANAK BALITA (12-59 BULAN) NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

1

Sarolangun

Sarolangun

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

3

Pauh

Pauh

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (MINIMAL 8 KALI)

JUMLAH

L

P

L

P

L+P

JUMLAH

%

JUMLAH

%

4

5

6

7

8

9

10

1.834

1.772

3.606

1.799

98

1.700

96

631

614

1.245

589

93

587

96

1.063

998

2.061

1.000

94

915

92 93

4

Pelawan

Pelawan

674

670

1.344

602

89

620

5

Singkut

Singkut

1.848

1.762

3.610

1.801

97

1.702

97

6

Mandiangin

Mandiangin

620

604

1.224

610

98

599

99

Mandiangin

Butang Baru

292

271

563

270

92

271

100

7

Air Hitam

Air Hitam

343

310

653

330

96

290

94

Air Hitam

Pematang Kabau

720

662

1.382

698

97

599

90

8

Limun

Pulau Pandan

702

698

1.400

650

93

680

97

9

Cermin Nan Gedang

Lubuk Resam

452

454

906

420

93

421

93

10

Batang Asai

Pekan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

484

524

1.008

450

93

500

95

9.663

9.339

19.002

9.219

95

8.884

95

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 73

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN (MINIMAL 8 KALI) L+P

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

JUMLAH

%

11

12

3.499

97

1.176

94

1.915

93

1.222

91

3.503

97

1.209

99

541

96

620

95

1.297

94

1.330

95

841

93

950

94

18.103

95

Halaman : 73

TABEL 44 JUMLAH BALITA DITIMBANG MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 BALITA NO

KECAMATAN

L 1

2

1

Sarolangun

Sarolangun

2

BatinVIII

Limbur Tembesi

3

P

L+P

4

5

6

3.102

2.744

5.846

978

928

1.906

607

578

1.185

871

1.747

13.158

12.082

25.240

10.174

Pauh

Pauh

1.140

1.083

2.223

Pelawan

Pelawan

1.533

1.456

2.989

5

Singkut

Singkut

1.982

1.881

3.863

6

Mandiangin

Mandiangin

903

802

1.705

Mandiangin

Butang Baru

476

357

833

Air Hitam

Air Hitam

233

234

467

Air Hitam

Pematang Kabau

483

346

829

8

Limun

Pulau Pandan

845

802

1.647

9

Cermin Nan Gedang Lubuk Resam Pekan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

JUML AH 7

876

3

10 Batang Asai

L

3.102 820 1.297 358 1.855 803 276 88 383 574 316 302

4

7

DITIMBANG

BALITA YANG ADA

PUSKESMAS

P

L

L+P JUML % AH 17 18

L JUMLA % H 19 20

14

100

5.846

100

2.109

68

1.871

68

3.980

68

8

0,3

84

1.603

84

820

100

727

93

1.547

97

3

0,4

111

2.502

113

1.085

84

963

80

2.048

82

2

0,2

24

708

24

343

96

304

87

647

91

0

0,0

93

3.612

94

1.119

60

993

57

2.112

58

10

0,5

93

1.548

91

423

53

376

50

799

52

1

0,1

72

533

64

235

85

208

81

443

83

0

0,0

34

167

36

62

70

56

71

118

71

2

2,3

100

729

88

303

79

268

77

571

78

1

0,3

70

1.137

69

408

71

362

64

770

68

13

2,3

53

625

53

331

105

294

95

625

100

0

0,0

34

2.744 783 1.205 350 1.757 745 257 79 346 563 309 327

38

629

36

203

67

180

55

383

61

3

1,0

77

9.465

78

19.639

78

7.441

73

6.602

70

14.043

72

43

0,4

8 100 84 114 23 94 89 58 38 79 68 52

% 10

JUML AH 13

P JUML AH 15

%

JUML AH 9

BB NAIK L+P JUML % AH 11 12

%

% 16

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Data tidak sama dengan tabel 13 diperbaiki lagi

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman :74

BGM P

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

L+P JUMLA % H 23 24

JUMLA H 21

22

6

0,2

14

0,2

2

0,3

5

0,3

1

0,1

3

0,1

0

0,0

0

0,0

7

0,4

17

0,5

1

0,1

2

0,1

0

0,0

0

0,0

2

2,5

4

2,4

1

0,3

2

0,3

9

1,6

22

1,9

0

0,0

0

0,0

2

0,6

5

0,8

31

0,3

74

0,4

%

Halaman :74

TABEL 45 CAKUPAN BALITA GIZI BURUK YANG MENDAPAT PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 BALITA GIZI BURUK NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Air Hitam Pematang Kabau 5 Limun Pulau Pandan 6 Batang Asai Pekan Gedang 7 Mandiangin Mandiangin Butang Baru 8 Pelawan Pelawan 9 Singkut Singkut 10 Cermin Nan GedangCermin Nan Gedang 1 2 3 4

Sarolangun Bathin VIII Pauh Air Hitam

JUMLAH (KAB/KOTA)

MENDAPAT PERAWATAN

JUMLAH

L

P

L

P

L+P

S

%

S

%

4

5

6

7

8

9

10

1

1

2

1

100

1

100

1

1

1

2

3

1

100

2

100

2

4

6

2

100

4

100

1

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman :75

PERAWATAN MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

MENDAPAT PERAWATAN

L+P

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

S

%

11

12

2

100

1

100

3

100

6

100

Halaman :75

TABEL 46 CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 MURID KELAS 1 SD DAN SETINGKAT NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

JUMLAH L

1

2

1 2 3 4

Sarolangun Bathin VIII Pauh Air Hitam

5 6 7

Limun Batang Asai Mandiangin

8 9 10

Pelawan Singkut Cermin Nan Gedang

3

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Pekan Gedang Mandiangin Butang Baru Pelawan Singkut Cermin Nan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

P

L L+P

JUMLAH

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN P % JUMLAH %

4

5

6

7

8

9

10

659 386 357 148 190 304 439 364 204 440 548 215

440 257 239 99 128 202 293 244 136 294 365 144

1.099 643 596 247 318 506 732 608 340 734 913 359

650 380 350 144 190 295 430 360 204 440 540 210

98,6 98,4 98,0 97,3 100,0 97,0 97,9 98,9 100,0 100,0 98,5 97,7

440 250 230 90 120 200 290 240 130 290 360 162

100,0 97,3 96,2 90,9 93,8 99,0 99,0 98,4 95,6 98,6 98,6 112,5

4.254

2.841

7.095

4.193

98,6

2.802

98,6

CAKUPAN PENJARINGAN KESEHATAN SISWA SD & SETINGKAT

98,6

98,6

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman :76

& SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN L+P JUMLAH

%

11

12

1.090 630 580 234 310 495 720 600 334 730 900 372

99,2 98,0 97,3 94,7 97,5 97,8 98,4 98,7 98,2 99,5 98,6 103,6

6.995

98,6 98,6

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman :76

TABEL 47 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN SISWA SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 MURID SD DAN SETINGKAT NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

1 2 3 4

Sarolangun Bathin VIII Pauh Air Hitam

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Air Hitam Pematang Kabau 5 Limun Pulau Pandan 6 Batang Asai Pekan Gedang 7 Mandiangin Mandiangin Butang Baru 8 Pelawan Pelawan 9 Singkut Singkut 10 Cermin Nan GedangCermin Nan Gedang JUMLAH (KAB/KOTA)

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN SESUAI STAN

JUMLAH

L

P

L

P

L+P

JUMLAH

%

JUMLAH

%

4

5

6

7

8

9

10

550 315 306 126 170 268 369 301 172 373 466 197

549 328 290 122 148 239 364 307 168 361 448 162

1.099 643 596 248 318 507 733 608 340 734 914 359

548 313 306 123 168 260 365 329 170 370 460 193

99,6 99,4 100,0 97,6 98,8 97,0 98,9 109,3 98,8 99,2 98,7 98,0

546 325 289 120 145 244 369 301 165 359 445 159

99,5 99,1 99,7 98,4 98,0 102,1 101,4 98,0 98,2 99,4 99,3 98,1

3.613

3.486

7.099

3.605

99,8

3.467

99,5

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman :77

TINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN SESUAI STANDAR L+P

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

JUMLAH

%

11

12

1.094 638 595 243 313 504 734 630 335 729 905 352

99,5 99,2 99,8 98,0 98,4 99,4 100,1 103,6 98,5 99,3 99,0 98,1

7.072

99,6

Halaman :77

TABEL 48 CAKUPAN PELAYANAN KESEHATAN USIA LANJUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 USILA (60TAHUN+) NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

1 2 3 4

Sarolangun Bathin VIII Pauh Air Hitam

5 6 7

Limun Batang Asai Mandiangin

8 9 10

Pelawan Singkut Cermin Nan Gedang

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Pekan Gedang Mandiangin Butang Baru Pelawan Singkut Cermin Nan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH

MENDAPAT PELAYANAN KESEHATAN

L

P

L+P

L

%

P

%

4

5

6

7

8

9

10

L+P 11

1.730 715 754 477 374 579 0 741 464 970 1.271 339

1.844 670 864 550 434 618 0 733 478 1.201 1.536 492

3.574 1.385 1.618 1.027 808 1.197 0 1.474 942 2.171 2.807 831

659 593 674 424 310 284 0 720 357 314 822 340

38 83 89 89 83 49 0 97 41 32 65 100

593 534 735 449 378 315 0 461 372 293 717 340

32 80 85 82 87 51 0 63 78 24 47 69

1.252 1.127 1.409 873 688 599 0 1.181 729 607 1.539 680

8.414

9.420

17.834

5.497

65

5.187

55

10.684

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman :78

% 12

35 81 87 85 85 50 0 80 77 28 55 82 60

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman :78

TABEL 49 PERSENTASE SARANA KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN PELAYANAN GAWAT DARURAT (GADAR ) LEVEL I KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 MEMPUNYAI KEMAMPUAN YAN. GADAR LEVEL I

NO

SARANA KESEHATAN

JUMLAH SARANA

1

2

3

4

5

JUMLAH

%

1

RUMAH SAKIT UMUM

1

1

100

2

RUMAH SAKIT JIWA

0

0

0

3

RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA

0

0

0

4

PUSKESMAS PERAWATAN

12

12

100

5

SARANA YANKES.LAINNYA 1. Polindes/poskesdes 2. Posyandu 3. Puskesmas Keliling 4. Puskesmas Pembantu

109 329 13 51

109 329 13 51

100 100 100 100

13

13

100,0

JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 79

TABEL 50 JUMLAH PENDERITA DAN KEMATIAN PADA KLB MENURUT JENIS KLB KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 YANG TERSERANG JENIS KEJADIAN LUAR NO JUMLAH JUMLAH BIASA KEC DESA 1

2

3

4

JUMLAH PENDUDUK TERANCAM

JUMLAH PENDERITA

ATTACK RATE (%)

JUMLAH KEMATIAN

L

P

L+P

L

P

L+P

L

P

L+P

L

P

L+P

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

0

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

0

35

13,95

48,33

33,98

0

1

SAROLANGUN

2

BATHIN VIII

3

PELAWAN

0

0

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

0

4

SINGKUT

0

0

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

0

5

LIMUN

0

0

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

0

6

PAUH

0

0

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

0

7

AIR HITAM

180

4,87

3,26

4,02

0

8

MANDIANGIN

0

0

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

0

9

CERMIN NAN GEDANG

0

0

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

0

10

BATANG ASAI

0

0

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

0

215

5,05

4,37

4,6913

Jumlah

0 1

1

2

1

1

2

43

2.115

2.158

60

2.365

2.425

103

4.480

4.583

6

103

109

29

77

106

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 80

CFR (%)

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

L

P

17

18

L+P 19

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

-

-

-

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

-

-

-

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

#DIV/0!

Halaman : 80

TABEL 51

DESA/KELURAHAN TERKENA KLB YANG DITANGANI < 24 JAM MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

DESA/KELURAHAN TERKENA KL

NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

1 2 3 4 5 6 7

Sarolangun Bathin VIII Pauh Air Hitam Limun Batang Asai Mandiangin

8 Pelawan 9 Singkut 10 Cermin Nan Gedang JUMLAH (KAB/KOTA)

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Pekan Gedang Mandiangin Butang Baru Pelawan Singkut Cermin Nan Gedang

JUMLAH DESA/KELURAHA N

4

15 15 14 4 5 15 22 12 8 14 9 9 142

JUMLAH

5

1

1

2

RATA2 KEJADIAN DESA/KELURAHA N KLB PER JUMLAH DESA/KELURAHA N 6

0,00 0,07 0,00 0,00 0,20 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,00 0,01

Halaman : 81

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 81

NG DITANGANI < 24 JAM MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS

DESA/KELURAHAN TERKENA KLB

DITANGANI <24 JAM

7

1

1

2

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

%

8

#DIV/0! 100,00 #DIV/0! #DIV/0! 100,00 #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! #DIV/0! 100,00

Halaman : 81

TABEL 52 PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT RASIO TUMPATAN/ TUMPATAN GIGI TETAP PENCABUTAN GIGI TETAP PENCABUTAN L P L+P L P L+P L 4

5

6

7

8

9

10

Sarolangun Bathin VIII Pauh Air Hitam

-

-

-

277 29 68 25 34 40 5 21 6 73 118 36

206 18 51 17 22 34 4 17 3 60 91 25

483 47 119 42 56 74 9 38 9 133 209 61

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

JUMLAH (KAB/ KOTA)

-

-

-

732

548

1.280

0,0

1 2 3 4

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Air Hitam Pematang Kabau 5 Limun Pulau Pandan 6 Batang Asai Pekan Gedang 7 Mandiangin Mandiangin Butang Baru 8 Pelawan Pelawan 9 Singkut Singkut 10 Cermin Nan GedangCermin Nan Gedang

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 82

UT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

RASIO TUMPATAN/ PENCABUTAN P L+P

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

11

12

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0 0,0

0,0

0,0

Halaman : 82

TABEL 53

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT PADA ANAK SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMA KABUPATEN TAHUN 2011 2011 UKGS (PROMOTIF DAN PREVENTIF) NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

1

Sarolangun

2 3

JUMLAH JUMLA SD/MI H SD/MI DGN SIKAT

%

JUMLAH SD/MI MENDAPAT YAN. GIGI

%

JUMLAH MURID SD/MI

PERLU PERAWATAN

MURID SD/MI DIPERIKSA

L

P

L+P

L

%

P

%

L+P

%

L

P

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

Sarolangun

24

8

33,3

8

33,3

550

549

1.099

548

99,6

546

99,5

1.094

99,5

274

219

Bathin VIII

Limbur Tembesi

21

7

33,3

7

33,3

315

328

643

313

99,4

325

99,1

638

99,2

160

128

Pauh

Pauh

17

6

35,3

6

35,3

306

290

596

306

100,0

289

99,7

595

99,8

149

119

4

Air Hitam

Air Hitam

7

3

42,9

3

42,9

126

122

248

123

97,6

120

98,4

243

98,0

61

49

Pematang Kabau

7

3

42,9

3

42,9

170

148

318

168

98,8

145

98,0

313

98,4

78

63

5

Limun

Pulau Pandan

25

8

32,0

8

32,0

264

248

512

260

98,5

244

98,4

504

98,4

126

101

6

Batang Asai

Pekan Gedang

33

12

36,4

12

36,4

369

364

733

365

98,9

369

101,4

734

100,1

184

147

7

Mandiangin

Mandiangin

20

7

35,0

7

35,0

301

307

608

329

109,3

301

98,0

630

103,6

158

126

Butang Baru

12

4

33,3

4

33,3

172

168

340

170

98,8

165

98,2

335

98,5

84

67

8

Pelawan

Pelawan

23

8

34,8

8

34,8

373

361

734

370

99,2

359

99,4

729

99,3

182

146

9

Singkut

Singkut

18

6

33,3

6

33,3

466

488

954

460

98,7

445

91,2

905

94,9

226

181

10

Cermin Nan Gedang

Cermin Nan Gedang

16

6

37,5

6

37,5

197

162

359

193

98,0

159

98,1

352

98,1

88

70

223

78

35,0

78

35,0

3.609

3.535

7.144

3.605

99,9

3.467

98,1

7.072

99,0

1770

1416

JUMLAH (KAB/ KOTA)

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 83

SD DAN SETINGKAT MENURUT JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

PERLU PERAWATAN

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

MENDAPAT PERAWATAN

L+P

L

%

P

%

L+ P

%

20

21

22

23

24

25

26

493

5

1,82

4

1,83

9

1,83

288

3

1,88

3

2,34

6

2,08

268

3

2,01

2

1,68

5

1,87

110

1

1,64

1

2,04

2

1,82 2,13

141

2

2,56

1

1,59

3

227

3

2,38

2

1,98

5

2,2

331

4

2,17

3

2,04

7

2,11

284

3

1,9

3

2,38

6

2,11

151

2

2,38

1

1,49

3

1,99

328

4

2,2

3

2,05

7

2,13

407

5

2,21

4

2,21

9

2,21

158

2

2,27

1

1,43

3

1,9

3186

37

2,09

28

2,0

65

2,0

Halaman : 83

TABEL 54 JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN KESEHATAN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 PENYULUHAN KESEHATAN NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

JUMLAH SELURUH KEGIATAN PENYULUHAN KELOMPOK

JUMLAH KEGIATAN PENYULUHAN MASSA

4

5

1

Sarolangun

Sarolangun

50

35

2

Bathin VIII

Limbur Tembesi

51

36

3

Pauh

Pauh

52

36

4

Air Hitam

Air Hitam

53

37

Pematang Kabau

54

38

5

Limun

Pulau Pandan

55

39

6

Batang Asai

Pekan Gedang

56

39

7

Mandiangin

Mandiangin

57

40

Butang Baru

58

41

8

Pelawan

Pelawan

59

41

9

Singkut

Singkut

60

42

Cermin Nan Gedang

61

43

666

467

666

467

10 Cermin Nan Gedang SUB JUMLAH I 1 2

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun Rumah Sakit Umum Daerah Kab. Sarolangun

JUMLAH (KAB/KOTA) Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 84

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 84

TABEL 55 CAKUPAN JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN PRA BAYAR MENURUT JENIS JAMINAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2010 JUMLAH PESERTA JAMINAN KESEHATAN PRA BAYAR NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

1

Sarolangun

Sarolangun

JUMLAH PENDUDUK

ASKES

JAMSOSTEK

ASKESKIN/JAMKESMAS

LAINNYA

JUMLAH

L

P

L+P

L

P

L+P

L

P

L+P

L

P

L+P

L

P

L+P

L

P

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

24.132

23.118

47.250

0

7.253

6.971

14.224

0

0

0

7.253

6.971

14.224

0

L+P

2

Bathin VIII

Limbur Tembesi

9.438

9.044

18.482

0

0

3.540

3.381

6.921

0

0

0

3.540

3.381

6.921

3

Pauh

Pauh

10.752

10.328

21.080

0

0

5.149

4.784

9.933

0

0

0

5.149

4.784

9.933

4

Air Hitam

Air Hitam

5.917

5.041

10.958

0

0

270

244

514

0

0

0

270

244

514

Pematang Kabau

7.098

6.295

13.393

0

0

4.730

4.271

9.001

0

0

0

4.730

4.271

9.001

5

Limun

Pulau Pandan

8.046

7.681

15.727

0

0

5.675

5.564

11.239

0

0

0

5.675

5.564

11.239

6

Batang Asai

Pekan Gedang

8.366

8.071

16.437

0

0

3.558

3.856

7.414

0

0

0

3.558

3.856

7.414

7

Mandiangin

7.639

8

Pelawan

9

Singkut

10 Cermin Nan Gedang

Mandiangin

8.992

7.975

16.967

0

0

3.961

3.678

7.639

0

0

0

3.961

3.678

Butang Baru

7.975

7.073

15.048

0

0

264

245

509

0

0

0

264

245

509

Pelawan

14.733

14.108

28.841

0

0

4.137

4.047

8.184

0

0

0

4.137

4.047

8.184

Singkut

18.946

18.143

37.089

0

0

3.425

3.245

6.670

0

0

0

3.425

3.245

6.670

Cermin Nan Gedang

5.716

5.413

11.129

0

0

1.848

1.812

3.660

0

0

0

1.848

1.812

3.660

130.111

122.290

252.401

JUMLAH (KAB/KOTA) PERSENTASE (KAB/KOTA)

0

0

0

0

0

0

43.810

42.098

85.908

0

0

0

43.810

42.098

85.908

0,0

0,0

0,0

0,0

0,0

0,0

33,7

34,4

34,0

0,0

0,0

0,0

33,7

34,4

34,0

Sumber: Dinkes Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 85

ENURUT JENIS JAMINAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

%

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

L

P

L+P

22

23

24

30

30

30

38

37

37

48

46

47

5

5

5

67

68

67

71

72

71

43

48

45

44

46

45

3

3

3

28

29

28

18

18

18

32

33

33

34

34

34

Halaman : 85

TABEL 56

CAKUPAN PELAYANAN RAWAT JALAN MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENDAPAT YANKES RAWAT JALAN NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

DICAKUP ASKESKIN/JAMKESMAS

JUMLAH YANG ADA

L L

P

L+P

JUMLAH

P %

PELAYANAN KESEHATAN DASAR (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1)

L+P

JUMLAH

%

P

L

JUMLAH

%

JUMLAH

%

PELAYANAN KESEHATAN (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 3)

L+P

JUMLAH

%

L

P

JUMLAH

%

JUMLAH

%

JUMLAH

1

2

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

1

Sarolangun

Sarolangun

6.987

6.715

13.702

774

11

1.809

27

2.583

19

688

9,8

1.606

24

2.294

17

10

0,1

26

2

Bathin VIII

Limbur Tembesi

2.804

2.679

5.483

639

23

1.494

56

2.133

39

685

24,4

1.600

60

2.285

42

6

0,2

16

3

Pauh

Pauh

4.370

4.061

8.431

146

3

341

8

487

6

118

2,7

277

7

395

5

9

0,2

22

4

Air Hitam

Air Hitam

2.091

1.887

3.978

385

18

900

48

1.285

32

381

18,2

899

48

1.280

32

-

0,0

-

Pematang Kabau

2.069

1.868

3.937

702

34

1.640

88

2.342

59

667

32,2

1.559

83

2.226

57

20

1,0

49

5

Limun

Pulau Pandan

4.520

4.432

8.952

645

14

1.506

34

2.151

24

639

14,1

1.492

34

2.131

24

8

0,2

20

6

Batang Asai

Pekan Gedang

4.028

4.366

8.394

473

12

1.104

25

1.577

19

466

11,6

1.089

25

1.555

19

12

0,3

29

7

Mandiangin

Mandiangin

3.273

3.039

6.312

372

11

871

29

1.243

20

369

11,3

862

28

1.231

20

27

0,8

64

Butang Baru

1.757

1.631

3.388

170

10

397

24

567

17

151

8,6

353

22

504

15

1

0,1

5

8

Pelawan

Pelawan

3.816

3.733

7.549

445

12

1.039

28

1.484

20

420

11,0

942

25

1.362

18

-

0,0

-

9

Singkut

Singkut

6.221

5.896

12.117

928

15

2.167

37

3.095

26

736

11,8

1.718

29

2.454

20

6

0,1

14

10

Cermin Nan Gedang

Cermin Nan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA)

1.850

1.815

3.665

1.257

68

2.933

162

4.190

114

1.245

67,3

2.905

160

4.150

113

25

1,4

61

43.786

42.122

85.908

6.936

16

16.201

38

23.137

27

6.565

15,0

15.302

36

21.867

25

124

0,3

306

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 86

N) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 2 DAN STRATA 3) P

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

L+P %

JUMLAH

%

22

23

24

0,4

36

0,3

0,6

22

0,4

0,5

31

0,4

0,0

-

0,0

2,6

69

1,8

0,5

28

0,3

0,7

41

0,5

2,1

91

1,4

0,3

6

0,2

0,0

-

0,0

0,2

20

0,2

3,4

86

2,3

0,7

430

0,5

Halaman : 86

TABEL 57

CAKUPAN PELAYANAN RAWAT INAP MASYARAKAT MISKIN (DAN HAMPIR MISKIN) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, D KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 MASYARAKAT MISKIN DAN HAMPIR MISKIN MENDAPAT YANKES RAWAT INAP NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

PELAYANAN KESEHATAN DASAR (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 1)

JUMLAH YANG ADA L L

1

2

3

P

L+P

JUMLAH

P %

JUMLAH

PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN MASKIN DI SARKES STRATA 2 DAN S

L+P %

JUMLAH

L %

JUMLAH 13

P %

4

5

6

7

8

9

10

11

12

1

Sarolangun

Sarolangun

6.987

6.715

13.702

9

0,1

21

0,3

30

0,2

14

2

Bathin VIII

Limbur Tembesi

2.804

2.679

5.483

8

0,3

20

0,7

28

0,5

0,0

3

Pauh

Pauh

4.370

4.061

8.431

27

0,6

65

1,6

92

1,1

0,0

4

Air Hitam

Air Hitam

2.091

1.887

3.978

4

0,2

11

0,6

15

0,4

0,0

Pematang Kabau

2.069

1.868

3.937

34

1,6

82

4,4

116

2,9

0,0 0,0

5

Limun

Pulau Pandan

4.520

4.432

8.952

37

0,8

88

2,0

125

1,4

Batang Asai

Pekan Gedang

4.028

4.366

8.394

6

0,1

16

0,4

22

0,3

0,0

7

Mandiangin

Mandiangin

3.273

3.039

6.312

24

0,7

57

1,9

81

1,3

0,0

Butang Baru

1.757

1.631

3.388

21

1,2

50

3,1

71

2,1

0,0

8

Pelawan

Pelawan

3.816

3.733

7.549

-

0,0

-

0,0

-

0,0

0,0

9

Singkut

Singkut

6.221

5.896

12.117

41

0,7

98

1,7

139

1,1

0,0

10

Cermin Nan Gedang

Cermin Nan Gedang

1.850

1.815

3.665

11

0,6

27

1,5

38

1,0

43.786

42.122

85.908

222

0,5

535

1,3

757

0,9

15

0,0

6

JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH

0,0 -

0,0

-

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 87

N) MENURUT STRATA SARANA KESEHATAN, JENIS KELAMIN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS

PELAYANAN KESEHATAN RUJUKAN (PASIEN MASKIN DI SARKES STRATA 2 DAN STRATA 3) P

L+P %

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

JUMLAH

%

16

17

18

0,0

-

0,0

0,0

-

0,0

0,0

-

0,0

0,0

-

0,0

0,0

-

0,0

0,0

-

0,0

0,0

-

0,0

0,0

-

0,0

0,0

-

0,0

0,0

-

0,0

0,0

-

0,0

0,0

-

0,0

-

-

0,0

Halaman : 87

TABEL 58 JUMLAH KUNJUNGAN RAWAT JALAN , RAWAT INAP, DAN KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA DI SARANA PELAYANAN KESEHATAN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 KUNJUNGAN GANGGUAN JIWA

JUMLAH KUNJUNGAN NO

SARANA PELAYANAN KESEHATAN

1 1

2

2 3

Pauh

4

Air Hitam

5

Pematang Kabau

6 7 8 9

RAWAT JALAN

RAWAT INAP

JUMLAH

Sarolangun

L 3 8.815

P 4 6.927

L+P 5 15.742

L 6 135

P 7 76

L+P 8 211

Limbur Tembesi

1.479

1.163

2.642

2

2

4

848

667

1.515

5

3

8

1.129

887

2.016

29

22

51

1.141

875

2.016

27

15

42

Pulau Pandan

1.366

1.074

2.440

5

4

9

Pekan Gedang

481

379

860

0

0

0

Mandiangin

1.302

1.023

2.325

4

4

8

Butang Baru

3.508

2.758

6.266

1

2

3

10

Pelawan

3.293

2.588

5.881

1

0

1

11

Singkut

7.339

5.768

13.107

341

268

609

12

Cermin Nan Gedang

2.310

1.816

4.126

8

6

14

33.011

25.925

58.936

558

402

9.341

7.563

16.904

2.076

9.341

7.563

0

0

16.904 0 0 0

JUMLAH (KAB/KOTA)

42.352

33.488

JUMLAH PENDUDUK KAB/KOTA

128.953 32,8

SUB JUMLAH I 1 SUB 1 2 SUB

RSUD CHATIB QUZWAIN JUMLAH II Sarana Yankes lainnya Sarana Yankes lainnya JUMLAH III

CAKUPAN KUNJUNGAN (%)

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

L 9

P 10

960

0

0

1.958

4.034

0

0

2.076

1.958

0

0

0

0

4.034 0 0 0

0

0

75.840

2.634

2.360

4.994

0

0

123.448

252.401

128.953

123.448

252.401

27,1

30,0

2,0

1,9

2,0

Halaman : 88

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun dan RSUD Chatib Quzwain Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 88

N KESEHATAN

GAN GANGGUAN JIWA L+P 11 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 88

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 88

TAHUN ……….

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 88

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 88

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 88

TABEL 59 ANGKA KEMATIAN PASIEN DI RUMAH SAKIT KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2010

NAMA RUMAH SAKITa

JENIS RSb

1

2

3

JUMLAH TEMPAT TIDUR 4

1

RSUD CHATIB QUZWAIN

RSU

59

2.074

1.958

59

2.074

1.958

KABUPATEN/KOTA

PASIEN KELUAR MATI L P L+P 8 9 10

PASIEN KELUAR MATI ≥ 48 LJAM DIRAWAT P L+P 11

12

13

L 14

P 15

L+P 16

L 17

4.032

47

32

79

39

30

69

12,0

8,0

2,0

1,9

4.032

47

32

79

39

30

69

2,3

1,6

2,0

1,9

PASIEN KELUAR (HIDUP + MATI) L P L+P 5 6 7

NO

GDR

Sumber: Rumah Sakit Umum Daerah Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 89

NDR

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

P 18

L+P 19

1,5

1,7

1,5

1,7

Halaman : 89

TABEL 60 INDIKATOR KINERJA PELAYANAN DI RUMAH SAKIT KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 JUMLAH PASIEN NO

NAMA RUMAH SAKITa

JENIS RSb

JUMLAH TEMPAT TIDUR

3 RSU

4 59

PASIEN KELUAR (HIDUP + MATI) 5 4.032

59

4032

1 2 1 RSUD CHATIB QUZWAIN

KABUPATEN/KOTA

PASIEN KELUAR MATI PASIEN ≥ 48 JAM KELUAR MATI DIRAWAT 6 7 79 69

79

69

JUMLAH HARI PERAWATAN 8 10.089

10.089

Sumber: Rumah Sakit Umum Daerah Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 90

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

BOR

LOS

TOI

9 46,8

10 2,5

11 2,8

46,8

2,5

2,8

Halaman : 90

TABEL 61 PERSENTASE RUMAH TANGGA BERPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 RUMAH TANGGA NO

KECAMATAN

PUSKESMAS JUMLAH

1

2

3

1

Sarolangun

Sarolangun

2

Bathin VIII

3

4

JUMLAH DIPANTAU 5

% DIPANTAU

BER PHBS *

6

7

11.654

7.627

65,4

4290

Limbur Tembesi

5.693

2.780

48,8

1470

Pauh

Pauh

5.011

2.400

47,9

2368

4

Air Hitam

Air Hitam

2.040

900

44,1

665

Pematang Kabau

2.803

1.886

67,3

965

5

Limun

Pulau Pandan

5.210

3.500

67,2

1780

6

Batang Asai

Pekan Gedang

3.144

1.670

53,1

584

7

Mandiangin

Mandiangin

3.789

1.700

44,9

944

Butang Baru

2.654

1.965

74,0

1054

8

Pelawan

Pelawan

5.947

3.866

65,0

2805

9

Singkut

Singkut

7.627

5.582

73,2

3820

10

Cermin Nan Gedang

Cermin Nan Gedang

875

57,4 60,9

710 21.455

JUMLAH (KAB/KOTA)

1.524 57.096

34.751

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 91

RSIH DAN SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS

% 8 56,2 52,9 98,7 73,9 51,2 50,9 35,0 55,5 53,6 72,6 68,4 81,1 61,7

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 91

TABEL 62 PERSENTASE RUMAH SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 RUMAH NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

1 2 3 4

Sarolangun Bathin VIII Pauh Air Hitam

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Air Hitam Pematang Kabau 5 Limun Pulau Pandan 6 Batang Asai Pekan Gedang 7 Mandiangin Mandiangin Butang Baru 8 Pelawan Pelawan 9 Singkut Singkut 10 Cermin Nan Gedang Cermin Nan Gedang JUMLAH (KAB/KOTA)

JUMLAH YANG JUMLAH YANG ADA DIPERIKSA

% DIPERIKSA

JUMLAH YANG SEHAT

4

5

6

7

11.654

10.564

90,6

8.997

2.986

1.852

62,0

1.476

3.546

2.354

66,4

1.715

1.321

567

42,9

374

1.524

625

41,0

416

5210

3.225

61,9

2.118

3144

1.789

56,9

952

3.789

2.321

61,3

1.679

2.654

1.214

45,7

795

2.845

2.250

79,1

1.558

2.513

2.334

92,9

1.683

1.524

854

56,0

571

42.710

29.949

70,1

22.334

Sumber: Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 92

% RUMAH SEHAT 8

85,2 79,7 72,9 66,0 66,6 65,7 53,2 72,3 65,5 69,2 72,1 66,9 74,6

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 92

TABEL 63 PERSENTASE RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK NYAMUK AEDES MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 NO

KECAMATAN

1

2

1 2 3 4

Sarolangun Bathin VIII Pauh Air Hitam

5 6 7

Limun Batang Asai Mandiangin

8 Pelawan 9 Singkut 10 Cermin Nan Gedang

PUSKESMAS

JUMLAH RUMAH/BANGUNA N YANG ADA

3

4

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Pekan Gedang Mandiangin Butang Baru Pelawan Singkut Cermin Nan Gedang

JUMLAH ( KAB/KOTA)

RUMAH/BANGUNAN DIPERIKSA

RUMAH/BANGUNAN BEB JENTIK JUMLAH

JUMLAH

%

5

6

7

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Ksehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 93

S JENTIK NYAMUK AEDES MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS

RUMAH/BANGUNAN BEBAS JENTIK % 8

0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0

Dinas Ksehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 93

TABEL 64 PERSENTASE KELUARGA MENURUT JENIS SARANA AIR BERSIH YANG DIGUNAKAN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

1

PUSKESMAS

2

3

1 Sarolangun

Sarolangun

2 Bathin VIII

Limbur Tembesi

3 Pauh

Pauh

4 Air Hitam

JUMLAH JUMLAH KELUARGA % KELUARG DIPERIKSA KEMASAN KELUARGA SUMBER A YANG DIPERIKSA JUML AIR ADA % AH BERSIHNYA 4

JENIS SARANA AIR BERSIH LEDENG

SPT

JUMLA H

%

JUML AH

10

MATA AIR

SGL %

JUMLA H

%

JUML AH

PAH

%

JUMLA H

LAINNYA %

JUMLA H

5

6

7

8

9

11

12

13

14

15

16

17

18

19

11.654

6.654

57,1

-

0

2.364

-

0,0

9.976

86

-

0,0

-

0,0

-

5.693

1.763

31,0

-

0

383

-

0,0

2.394

42

-

0,0

-

0,0

-

5.011

1.983

39,6

-

0

361

-

0,0

2.774

55

-

0,0

-

0,0

-

Air Hitam

2.040

974

47,7

-

0

-

-

0,0

1.329

65

-

0,0

-

0,0

-

Pematang Kabau

2.803

1.314

46,9

-

0

217

-

0,0

1.653

59

-

0,0

-

0,0

-

5 Limun

Pulau Pandan

5.210

2.015

38,7

-

0

235

-

0,0

2.675

51

-

0,0

-

0,0

-

6 Batang Asai

Pekan Gedang

3.144

1.676

53,3

-

0

-

-

0,0

1.576

50

-

0,0

-

0,0

1.023

7 Mandiangin

Mandiangin

3.789

1.698

44,8

-

0

314

-

0,0

2.184

58

-

0,0

-

0,0

-

Butang Baru

2.654

1.178

44,4

-

0

-

-

0,0

1.879

71

-

0,0

-

0,0

-

8 Pelawan

Pelawan

5.947

2.543

42,8

-

0

623

-

0,0

4.128

69

-

0,0

-

0,0

-

9 Singkut

Singkut

7.627

3.665

48,1

-

0

821

-

0,0

5.337

70

-

0,0

-

0,0

-

1.524

998

65,5

-

0

103

-

0,0

1.467

96

-

0,0

-

0,0

-

57.096

26.461

46,3

-

0

5.421

-

0,0

37.372

65

-

0,0

-

0,0

1.023

10 Cermin Nan Gedang Cermin Nan Gedang JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun Lain-lain

: grafitasi

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 94

LAINNYA %

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

JUMLAH JUMLA H

%

20

21

22

0,0

12.340

106

0,0

2.777

49

0,0

3.135

63

0,0

1.329

65

0,0

1.870

67

0,0

2.910

56

61,0

2.599

83

0,0

2.498

66

0,0

1.879

71

0,0

4.751

80

0,0

6.158

81

0,0

1.570

103

3,9

43.816

77

Halaman : 94

TABEL 65 PERSENTASE KELUARGA MENURUT SUMBER AIR MINUM YANG DIGUNAKAN, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

1

PUSKESMAS

2

JUMLAH KELUARGA DIPERIKSA AIR KEMASAN AIR ISI ULANG SUMBER AIR MINUMNYA

3

SUMBER AIR MINUM KELUARGA LEDING METERAN

LEDING ECERAN

POMPA

SUMUR MATA AIR AIR HUJAN TERLINDUNG TERLINDUNG

SUMUR TAK TERLINDUNG

MATA AIR TAK TERLINDUNG

JUMLAH

%

JUMLAH

%

JUMLAH

%

JUMLA H

%

JUMLA H

%

JUMLAH

%

JUMLAH

%

JUMLAH

%

JUMLAH

%

JUMLAH

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

19

20

21

22

23

24

1

Sarolangun

Sarolangun

11.234

-

0,0

-

0,0

5.109

45,5

-

0,0

-

0,0

3.602

32,1

-

0,0

-

0,0

2.523

22,5

-

2

Bathin VIII

Limbur Tembesi

2.342

-

0,0

-

0,0

988

42,2

-

0,0

-

0,0

455

19,4

-

0,0

-

0,0

899

38,4

-

3

Pauh

Pauh

3.241

-

0,0

-

0,0

1.420

43,8

-

0,0

-

0,0

455

14,0

-

0,0

-

0,0

1.366

42,1

-

4

Air Hitam

Air Hitam

1.345

-

0,0

-

0,0

-

0,0

-

0,0

-

0,0

567

42,2

-

0,0

-

0,0

778

57,8

-

Pematang Kabau

1.765

-

0,0

-

0,0

311

17,6

-

0,0

-

0,0

614

34,8

-

0,0

-

0,0

840

47,6

-

5

Limun

Pulau Pandan

3.156

-

0,0

-

0,0

1.232

39,0

-

0,0

-

0,0

920

29,2

-

0,0

-

0,0

1.004

31,8

-

6

Batang Asai

Pekan Gedang

1.568

-

0,0

-

0,0

-

0,0

-

0,0

-

0,0

672

42,9

-

0,0

-

0,0

896

57,1

-

7

Mandiangin

Mandiangin

2.345

-

0,0

-

0,0

987

42,1

-

0,0

-

0,0

483

20,6

-

0,0

-

0,0

875

37,3

-

Butang Baru

1.987

-

0,0

-

0,0

-

0,0

-

0,0

-

0,0

880

44,3

-

0,0

-

0,0

1.107

55,7

-

8

Pelawan

Pelawan

4.567

-

0,0

-

0,0

1.786

39,1

-

0,0

-

0,0

695

15,2

-

0,0

-

0,0

2.086

45,7

-

9

Singkut

Singkut

5.897

-

0,0

-

0,0

2.543

43,1

-

0,0

-

0,0

947

16,1

-

0,0

-

0,0

2.407

40,8

-

Cermin Nan Gedang

1.675

-

0,0

-

0,0

832

49,7

-

0,0

-

0,0

210

12,5

-

0,0

-

0,0

633

37,8

-

41.122

-

0,0

-

0,0

15.208

37,0

-

0,0

-

0,0

10.500

25,5

0

0,0

-

0,0

15.414

37,5

-

10 Cermin Nan Gedang JUMLAH (KAB/KOTA)

Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 95

MATA AIR TAK TERLINDUNG

AIR SUNGAI

LAIN-LAIN

KELUARGA DENGAN SUMBER AIR MINUM TERLINDUNG

%

JUMLAH

%

JUMLAH

%

JUMLAH

%

25

26

27

28

29

30

31

0,0

-

0,0

-

0,0

8.711

77,5

10.091

6.235

3.856

0,0

-

0,0

-

0,0

1.443

61,6

2.661

1.472

1.189

0,0

-

0,0

-

0,0

1.875

57,9

2.872

1.681

1.191

0,0

-

0,0

-

0,0

567

42,2

1.625

853

772

0,0

-

0,0

-

0,0

925

52,4

2.143

1.292

851

0,0

-

0,0

-

0,0

2.152

68,2

2.669

1.459

1.210

0,0

-

0,0

-

0,0

672

42,9

1.287

692

595

0,0

-

0,0

-

0,0

1.470

62,7

2.352

1.294

1.058

0,0

-

0,0

-

0,0

880

44,3

1.989

1.012

977

0,0

-

0,0

-

0,0

2.481

54,3

3.789

1.879

1.910

0,0

-

0,0

-

0,0

3.490

59,2

5.843

3.214

2.629

0,0

-

0,0

-

0,0

1.042

62,2

1.687

906

781

0,0

0

0,0

-

0,0

25.708

62,5

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 95

TABEL 66 PERSENTASE KELUARGA DENGAN KEPEMILIKAN SARANA SANITASI DASAR MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 JAMBAN NO

KECAMATAN

1

PUSKESMAS

2

JUMLAH KELUAR GA

3

KELUARGA DIPERIKSA JUML AH 5

KELUARGA MEMILIKI

PENGELOLAAN AIR LI

TEMPAT SAMPAH KELUARGA DIPERIKSA

SEHAT

KELUARGA MEMILIKI

SEHAT

KELUARGA DIPERIKSA

KELUARGA MEMILIKI

6

JUMLA H 7

8

JUMLA H 9

10

JUML AH 11

12

JUML AH 13

14

JUMLA H 15

16

JUMLA H 17

18

JUMLA H 19

90,5

10.323

97,9

6.871

66,6

10.543

90,5

10.322

97,9

6.823

66,1

10.543

90,5

9.430

2.105

37,0

1.998

94,9

1.317

65,9

2.105

37,0

1.990

94,5

1.267

63,7

2.105

37,0

1.690

5.011

2.768

55,2

2.668

96,4

1.606

60,2

2.768

55,2

2.660

96,1

1.661

62,4

2.768

55,2

2.330

2.040

1.117

54,8

1.069

95,7

639

59,8

1.117

54,8

1.059

94,8

563

53,2

1.117

54,8

980

4

1 Sarolangun

Sarolangun

11.654 10.543

2 Bathin VIII

Limbur Tembesi

5.693

3 Pauh

Pauh

4 Air Hitam

Air Hitam

%

%

%

%

%

%

%

Pematang Kabau

2.803

1.212

43,2

1.123

92,7

687

61,2

1.212

43,2

1.117

92,2

572

51,2

1.212

43,2

990

5 Limun

Pulau Pandan

5.210

2.476

47,5

2.393

96,6

1.290

53,9

2.476

47,5

2.390

96,5

1.193

49,9

2.476

47,5

2.134

6 Batang Asai

Pekan Gedang

3.144

1.440

45,8

1.262

87,6

449

35,6

1.440

45,8

1.258

87,4

347

27,6

1.440

45,8

1.234

7 Mandiangin

Mandiangin

3.789

1.987

52,4

1.919

96,6

1.192

62,1

1.987

52,4

1.910

96,1

1.092

57,2

1.987

52,4

1.669

Butang Baru

2.654

1.310

49,4

1.250

95,4

691

55,3

1.310

49,4

1.243

94,9

689

55,4

1.310

49,4

1.030

8 Pelawan

Pelawan

5.947

4.080

68,6

3.889

95,3

2.105

54,1

4.080

68,6

3.882

95,1

2.034

52,4

4.080

68,6

3.645

9 Singkut

Singkut

7.627

5.555

72,8

5.280

95,0

3.109

58,9

5.555

72,8

5.180

93,2

2.745

53,0

5.555

72,8

4.800

10 Cermin Nan Gedang

Cermin Nan Gedang

1.524

1.243

81,6

1.178

94,8

691

58,7

1.243

81,6

1.175

94,5

636

54,1

1.243

81,6

1.004

35.836

62,8

34.352

95,9

20.647

60,1

35.836

62,8

34.186

95,4

19.622

57,4

35.836

62,8

30.936

JUMLAH (KAB/KOTA)

57.096

Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 96

PENGELOLAAN AIR LIMBAH KELUARGA MEMILIKI

20

JUML AH 21

22

89,4

6.070

64,4

80,3

1.048

62,0

84,2

1.378

59,1

87,7

343

35,0

81,7

393

39,7

86,2

1.163

54,5

85,7

280

22,7

84,0

899

53,9

78,6

434

42,1

89,3

1.585

43,5

86,4

2.473

51,5

80,8

460

45,8

86,3

16.526

53,4

%

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

SEHAT %

Halaman : 96

TABEL 67 PERSENTASE TEMPAT UMUM DAN PENGELOLAAN MAKANAN (TUPM) SEHAT MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 RESTORAN/R-MAKAN

TUPM LAINNYA

JUMLAH SEHAT

% SEHAT

JUMLAH YG ADA

JUMLAH DIPERIKSA

JUMLAH SEHAT

% SEHAT

JUMLAH YG ADA

8

9

10

11

12

13

14

15

16

17

18

20

21

53

35

32

91

2

2

1

50

-

62

Limbur Tembesi

-

8

5

3

60

1

-

-

9

Pauh

Pauh

-

7

4

2

50

5

-

-

12

Air Hitam

Air Hitam

-

-

2

-

-

2

Pematang Kabau

-

5

1

-

3

-

-

8

29

1

1

-

-

11

-

2

1

-

-

4

3

Sarolangun

Sarolangun

2

Bathin VIII

3 4

JUMLAH SEHAT

7 71

2

1

JUMLAH DIPERIKSA

6 5

1

PUSKESMAS

% SEHAT

5 7

KECAMATAN

JUMLAH SEHAT

4 7

NO

JUMLAH DIPERIKSA

JUMLAH DIPERIKSA

JUMLAH

JUMLAH YG ADA

PASAR

% SEHAT

JUMLAH YG ADA

JUMLAH YG ADA

HOTEL

2

3

5

Limun

Pulau Pandan

-

10

7

6

Batang Asai

Pekan Gedang

-

2

1

7

Mandiangin

Mandiangin

-

10

8

5

63

1

1

-

-

11

Butang Baru

-

12

6

6

100

1

1

-

-

13

8

Pelawan

Pelawan

-

5

1

-

-

3

1

-

-

8

9

Singkut

Singkut

-

5

1

-

-

1

1

-

-

6

Cermin Nan Gedang

-

-

1

1

-

-

1

72

23

12

-

147

10 Cermin Nan Gedang JUMLAH (KAB/KOTA)

7

7

5

71

117

69

50

1

8

0

0

0

Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 97

JUMLAH DIPERIKSA

JUMLAH SEHAT

% SEHAT

JUMLAH TUPM

22

23

24

44

38

86

5

3

60

7

2

29 0

1 8

0 2

2

0

9

5

56

7

6

86

1

0

2

0

1

0

87

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

25

56

64

Halaman : 97

TABEL 68 PERSENTASE INSTITUSI DIBINA KESEHATAN LINGKUNGANNYA MENURUT KECAMATAN DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

KECAMATAN

1

PUSKESMAS

2

3

SARANA PELAYANAN KESEHATAN JUMLA DIBIN H A 4 5

% 6

INSTALASI PENGOLAHAN AIR MINUM JUMLA DIBIN H A 4 5

% 6

SARANA PENDIDIKAN JUMLA DIBIN H A 7 8

% 9

SARANA IBADAH JUMLA DIBIN H A 10 11

% 12

PERKANTORAN JUMLA DIBIN H A 13 14

% 15

1

Sarolangun

Sarolangun

20

20

100

1

1

100

40

-

-

75

65

86,7

88

75

85,2

2

Bathin VIII

Limbur Tembesi

15

12

80

1

1

100

48

-

-

25

20

80,0

15

6

40,0

3

Pauh

Pauh

14

10

71

1

1

100

33

-

-

32

11

34,4

13

7

53,8

4

Air Hitam

Air Hitam

7

5

71

-

16

13

81,3

12

7

58,3

6

4

66,7

Pematang Kabau

6

6

100

1

1

100

7

-

-

62

33

53,2

5

3

60,0

1

1

100

72

42

58,3

17

7

41,2

8

5

62,5

-

65

7

10,8

61

23

37,7

14

11

78,6

5

Limun

Pulau Pandan

16

9

56

6

Batang Asai

Pekan Gedang

21

7

33

7

Mandiangin

Mandiangin

11

10

91

Butang Baru

10

8

80

1

1

100

33

20

60,6

75

35

46,7

15

10

66,7

-

35

27

77,1

132

86

65,2

9

8

88,9

8

Pelawan

Pelawan

12

12

100

1

1

100

45

-

-

41

22

53,7

23

18

78,3

9

Singkut

Singkut

8

15

188

1

1

100

49

38

77,6

12

7

58,3

22

5

22,7

Cermin Nan Gedang

7

5

71

1

1

100

38

30

78,9

8

3

37,5

8

6

75,0

147

119

81,0

9

9

100

481

177

36,8

552

319

57,8

226

158

69,9

10 Cermin Nan Gedang JUMLAH (KAB/KOTA)

SARANA LAIN JUMLA DIBIN H A 16 17

-

-

Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 98

SARANA LAIN

% 18

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

JUMLAH JUMLA DIBIN H A 19 20

% 21

#DIV/0!

224

161

71,9

#DIV/0!

104

39

37,5

#DIV/0!

93

29

31,2

#DIV/0!

41

29

70,7

#DIV/0!

81

43

53,1

#DIV/0!

114

64

56,1

#DIV/0!

161

48

29,8

#DIV/0!

135

76

56,3

#DIV/0!

186

129

69,4

#DIV/0!

122

53

43,4

#DIV/0!

92

66

71,7

#DIV/0!

62

45

72,6

#DIV/0!

1.415

782

55,3

Halaman : 98

TABEL 69 KETERSEDIAAN OBAT MENURUT JENIS OBAT KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

NAMA OBAT

SATUAN

STOCK OBAT

PEMAKAIAN RATA-RATA/ BULAN

TINGKAT KECUKUPAN (BULAN)

1

2,00

3,00

4,00

5,00

6,00

1

Amoksisilin sirup kering 125 mg/ml

Btl 60 ml

32.276

1.143

28,24

2

Amoksisilin kapsul 500 mg

Ktk @ 120 kap

413.812

26.333

15,71

3

Antasida DOEN tablet

Btl @ 1000 tab

681.360

39.308

17,33

4

Antalgin tablet 500 mg

Btl @ 1000 tab

706.350

34.876

20,25

5

Deksametason inj 5 mg/ml – 2ml

Ktk @ 100 ampul

45.818

21.894

2,09

6

Dekstrometorfan Sirup 10 mg/5ml

Btl 60 ml

4.000

637

6,28

7

Dekstrometorfan Tab 15 mg

Btl @ 1000 tab

414.700

37.750

10,99

8

Difenhidramin HCl inj 10 mg/ml-1ml

Ktk @ 100 ampul

41.520

1.070

38,80

9

Gliserin Guaiakolat tab 100 mg

Btl @ 1000 tab

462.700

36.833

12,56

10

Glukosa Larutan Infus 5 % steril

Btl 500 ml

25.560

228

112,11

11

Ibuprofen tablet 200 mg

Btl @ 100 tab

40.800

6.033

6,76

12

Kloramfenikol kapsul 250 mg

Btl @ 250 Kapsul

71.650

8.688

8,25

13

Kotrimoksazol tablet 480 mg

Btl @ 100 tab

39.000

10.925

3,57

14

Kotrimoksazol tablet 120 mg

Btl @ 100 tab

94.900

6.208

15,29

15

Kotrimoksazol Sirup

Btl 60 ml

27.200

846

32,15

16

Klorfeniramini Maleat tab 4 mg

Tablet

611.850

60.620

10,09

17

Kloroquin tablet

Tablet

40.000

9.167

4,36

18

Natrium Klorida Infus 0,9 % steril

Btl 500 ml

8.740

292

29,93

19

Parasetamol Tablet 500 mg

Btl @ 1000 tab

1.340.400

40.042

33,47

20

Ringer Laktat Infus steril

Btl 500 ml

5.500

638

8,62

21

Vitamin B Kompleks Kapsul

Btl @ 1000 Kapsul

553.500

31.167

17,76

22

Retinol 200.000 IU

Btl @ 30 Kapsul

74.300

7.142

10,40

23

Tablet Tambah darah

Ktk @ 30 Tablet

1.016.680

68.618

14,82

24

Multivitamin Sirup

Botol

3.500

208

16,83

25

Garam Oralit

Bungkus

3.800

11.176

0,34

26

OAT Kat 1

Pkt

242

17

14,24

27

OAT Kat 2

Pkt

12

-

-

28

OAT Kat 3

Pkt

-

-

-

Pkt

40

-

-

29 OAT Kat Sisipan Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 99

30

OAT Kat Anak

Pkt

6

1

-

31

Pyrantel Pamoat 125 mg tablet

Btl @ 1000 Tablet

7.634

1.163

6,56

32

Salep 2-4

Pot

2.359

381

6,19

33

Infus set dewasa

Kantong

3.623

680

5,33

34

Infus set anak

Kantong

4.272

468

9,13

Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 99

PERSENTASE TINGKAT KECUKUPAN 7,00 156,88 87,30 96,30 112,52 11,63 34,89 61,03 215,58 69,79 622,81 37,57 45,82 19,83 84,93 178,62 56,07 24,24 166,29 185,97 47,89 98,66 57,80 82,31 93,48 1,89 79,08 Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

-

Halaman : 99

36,47 34,40 29,60 50,71

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 99

TABEL 70 JUMLAH SARANA PELAYANAN KESEHATAN MENURUT KEPEMILIKAN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 PEMILIKAN/PENGELOLA NO 1 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

FASILITAS KESEHATAN 2 RUMAH SAKIT UMUM RUMAH SAKIT JIWA RUMAH SAKIT BERSALIN RUMAH SAKIT KHUSUS LAINNYA PUSKESMAS PERAWATAN PUSKESMAS NON PERAWATAN PUSKESMAS KELILING PUSKESMAS PEMBANTU RUMAH BERSALIN BALAI PENGOBATAN/KLINIK PRAKTIK DOKTER BERSAMA PRAKTIK DOKTER PERORANGAN PRAKTK PENGOBATAN TRADISIONAL POSKESDES POSYANDU APOTEK TOKO OBAT GFK INDUSTRI OBAT TRADISIONAL INDUSTRI KECIL OBAT TRADISIONAL

KEMENKES

PEM.PROV

PEM.KAB/KOTA

TNI/POLRI

BUMN

3

4

5 1

6

7

12 12 51 1 2

75 300

Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 100

SWASTA

JUMLAH

8

9 1

12

1

12 51 2

33

13 4

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

75 300 13 4

Halaman : 100

TABEL 71 SARANA PELAYANAN KESEHATAN DENGAN KEMAMPUAN LABKES DAN MEMILIKI 4 SPESIALIS DASAR KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

SARANA KESEHATAN

JUMLAH

LABORATORIUM KESEHATAN

4 (EMPAT) SPESIALIS DASAR

JUMLAH

%

JUMLAH

%

3

4

5

6

7

1 RUMAH SAKIT UMUM

1

1

100,00

4

100

2 RUMAH SAKIT JIWA

0

0

0

0

0

3 RUMAH SAKIT KHUSUS

0

0

0

0

0

4 PUSKESMAS

12

0

0,00

0

0

JUMLAH (KAB/KOTA)

13

1

7,69

4

100

1

2

Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 101

TABEL 72 JUMLAH POSYANDU MENURUT STRATA, KECAMATAN, DAN PUSKESMAS KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 POSYANDU NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

1

2

3

PRATAMA

MADYA

PURNAMA

MANDIRI

JUMLAH

JUMLAH 4

% 5

JUMLAH 6

% 7

JUMLAH 8

% 9

JUMLAH 10

% 11

JUMLAH 12

% 13

1

Sarolangun

Sarolangun

7

15,9

27

61,4

7

15,9

3

6,8

44

100

2

Bathin VIII

Limbur Tembesi

4

21,1

11

57,9

2

10,5

2

10,5

19

100

3

Pauh

Pauh

0

0,0

10

50,0

10

50,0

0

0,0

20

100

4

Air Hitam

Air Hitam

0

0,0

8

100,0

0

0,0

0

0,0

8

100

Pematang Kabau

0

0,0

2

25,0

5

62,5

1

12,5

8

100

5

Limun

Pulau Pandan

1

2,2

12

26,7

27

60,0

5

11,1

45

100

6

Batang Asai

Pekan Gedang

15

44,1

17

50,0

2

5,9

0

0,0

34

100

7

Mandiangin

Mandiangin

0

0,0

1

4,5

21

95,5

0

0,0

22

100

Butang Baru

2

4,5

12

27,3

27

61,4

3

6,8

44

100

8

Pelawan

Pelawan

10

33,3

10

33,3

8

26,7

2

6,7

30

100

9

Singkut

Singkut

0

0,0

2

6,7

30

100,0

4

13,3

36

120

10

Cermin Nan Gedang

Cermin Nan Gedang

JUMLAH (KAB/KOTA) RASIO POSYANDU PER 100 BALITA

11

36,7

2

6,7

3

10,0

3

10,0

19

63

50

15,2

114

34,7

142

43,2

23

7,0

329

100 1,25

Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 102

POSYANDU AKTIF

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

JUMLAH 14

% 15

44

100

19

100

20

100

8

100

8

100

45

100

34

100

22

100

44

100

30

100

36

100

19

100

329

100

Halaman : 102

TABEL 73 UPAYA KESEHATAN BERSUMBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) MENURUT KECAMATAN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 JUMLAH DESA SIAGA AKTIF

DESA SIAGA

NO

KECAMATAN

PUSKESMAS

DESA/ KELURAHAN

2

3

4

JUMLAH 5

%

1

JUMLAH 6

% 7

1

SAROLANGUN

1

15

14

93

3

21

2

BATHIN VIII

1

15

15

100

3

20

3

PELAWAN

1

14

11

79

4

36

4

SINGKUT

1

9

9

100

6

67

5

LIMUN

1

15

13

87

7

54

6

PAUH

1

14

13

93

13

100

7

AIR HITAM

2

9

9

100

9

100

8

MANDIANGIN

2

20

19

95

-

0

9

CERMIN NAN GEDANG

1

8

8

100

-

0

10

BATANG ASAI

1

22

20

91

10

50

JUMLAH (KAB/KOTA)

12

141

131

93

55

42

Sumber : Dinas Kesehatan Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 103

MBERDAYA MASYARAKAT (UKBM) MENURUT KECAMATAN

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

POSKESDES

POSYANDU

8

9

4

44

6

19

5

22

6

36

5

48

6

20

7

16

5

51

4

19

13

25

61

300

Halaman : 103

TABEL 74 JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 NO

UNIT KERJA

1

2

1 Puskesmas Sarolangun 2 Puskesmas Limbur Tembesi 3 Puskesmas Pauh 4 Puskesmas Mandiangin 5 Puskesmas Butang Baru 6 Puskesmas Air Hitam 7 Puskesmas Pematang Kabau 8 Puskesmas Pelawan 9 Puskesmas Singkut 10 Puskesmas Pulau Pandan 11 Cermin Nan Gedang 12 Batang Asai SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 1

RSUD CHATIB QUZWAIN

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT)

DR SPESIALIS

a

DOKTER UMUM

JUMLAH

DOKTER GI

L

P

L+P

L

P

L+P

L

P

L+P

L

3

4

5

6

7

8

12

13

14

9

-

2 1

1 1

1 1 2 2 1 1 1 2 1 2 2 1

3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2

2 1 1 1 1 1 1 1

1 1 2 2 1 1 1 2 1 2 2 1

3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 2

-

9

17

26

9

17

26

1

6

5

6

11

11

6

17

2

-

-

6

1 1 1 1

1

6

-

6

5

6

11

11

6

17

2

4,7

0,0

2,4

10,9

18,6

14,7

15,5

18,6

17,0

2,3

-

-

-

-

1

1

-

1

1

24

38

20

24

44

SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN RASIO TERHADAP 100.000 PDDK INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT

-

DINAS KESEHATAN KAB/KOTA JUMLAH (KAB/KOTA)

-

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

6

-

6

14

3

Halaman : 104

Sumber : Dinkes Kab. Sarolangun dan RSUD Kab. Sarolangun Keterangan : a termasuk S3

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 104

DOKTER GIGI b P

L+P

10

11

2 1

2 1 1 1 -

1

4

5 2

-

2

3,2

2,8 -

4

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

7

Halaman : 104

TABEL 75 JUMLAH TENAGA MEDIS DI SARANA KESEHATAN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2010 BIDAN NO

UNIT KERJA BIDAN

1

2

1 Puskesmas Sarolangun 2 Puskesmas Limbur Tembesi 3 Puskesmas Pauh 4 Puskesmas Mandiangin 5 Puskesmas Butang Baru 6 Puskesmas Air Hitam 7 Puskesmas Pematang Kabau 8 Puskesmas Pelawan 9 Puskesmas Singkut 10 Puskesmas Pulau Pandan 11 Cermin Nan Gedang 12 Batang Asai SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 1

RSUD CHATIB QUZWAIN

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN RASIO TERHADAP 100.000 PDDK INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT DINAS KESEHATAN KAB SAROLANGUN JUMLAH (KAB/KOTA)

PERAWAT PERAWAT

SARJANA KEPERAWATAN

3 22 1 3 5 1

DIII BIDAN 4

JUMLAH

L

P

L+P

L

P

L+P

5

6

7

8

12

13

14

4 5 3 4 2 2 2 7 5 5 1 3 39

19 14 11 5 1 6 1 22 14 10 7 3 103

23 19 14 9 3 8 3 29 19 15 8 6 142

1 54

18 17 15 11 8 7 5 12 11 12 17 20 116

40 18 18 16 9 7 7 20 20 15 17 21 170

-

-

-

5

27

32

8

11

19

27

67

94

5

27

32

8

11

19

27

67

94

45,8

115,8

6,2

8,9

3 62

3 146

80,0 6 208

8

11

7,5 19

51,2 1 67

137,7 1 171

93,5 2 238

2 8 9 3

Sumber : Dinkes Kab. Sarolangun dan RSUD Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 105

JUMLAH

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

L

P

L+P

9

10

11

4 5 3 4 2 2 2 7 5 5 1 3 39

19 14 11 5 1 6 1 22 14 10 7 3 103

23 19 14 9 3 8 3 29 19 15 8 6 142

35

78

113

35

78

113

57,4

146,6

1 75

1 182

101,0 2 257

Halaman : 105

TABEL 76 JUMLAH TENAGA KEFARMASIAN DAN GIZI DI SARANA KESEHATAN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 TENAGA GIZI

TENAGA KEFARMASIAN NO

UNIT KERJA

1

2

1 Sarolangun 2 Limbur Tembesi 3 Pauh 4 Air Hitam 5 Pematang Kabau 6 Pulau Pandan 7 Pekan Gedang 8 Mandiangin 9 Butang Baru 10 Pelawan 11 Singkut 12 Cermin Nan Gedang SUB JUMLAH I (PUSKESMAS)

APOTEKER DAN D-III FARMASI DAN ASS APOTEKER SARJANA FARMASI a

a

DI DAN D-III GIZI

L

P

L+P

L

P

L+P

L

P

L+P

L

P

L+P

L

P

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

15

16

1 1

1 1

1 2 1 1 1 2 8

1 2 1 1 1 1 2 9

-

-

-

1 1 1 1 1 1 12

-

2

4

-

2

4

-

2

1

7

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT) SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN RASIO TERHADAP 100.000 PDDK INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT DINAS KESEHATAN KAB SAROLANGUN

1

7

JUMLAH (KAB/KOTA)

1

RSUD CHATIB QUZWAIN

D-IV/SARJANA GIZI

3

1 1 2

1

JUMLAH

1

1

1

2 6

1 1 1 1 1 2 7

8

3

13

16

4

20

24

8 -

3

13

16 -

4

20

-

-

23 3

24 13 3

-

1

1

1

3

31

36

-

1

1

3

19

1 1

1

2

2

-

1

1

4 -

11

12

4

20

24

5

-

2 1 1 2

Sumber : Dinkes Kab. Sarolangun dan RSUD Kab. Sarolangun a Keterangan : termasuk S2 dan S3

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 106

TENAGA GIZI DI DAN D-III GIZI

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

JUMLAH

L+P

L

P

L+P

17

18

19

20

2 1 1 2 1 1 1 1 1 1 12

-

2 1 1 2 1 1 1 1 1 1 12

2 1 1 2 1 1 1 1 1 1 12

6

2

4

6

6 -

2

4

4

2 1

13 4

6 7 5

22

3

20

23

Halaman : 106

TABEL 77 JUMLAH TENAGA KESEHATAN MASYARAKAT DAN SANITASI DI SARANA KESEHATAN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 TENAGA KESMAS NO

UNIT KERJA

1

2

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Pekan Gedang Mandiangin Butang Baru Pelawan Singkut Cermin Nan Gedang

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 1

a

SARJANA KESMAS L P L+P 3

4

5

2 1

1 -

3 1 1 1 1 6 13

1 1 1 4

2

10

3

RSUD CHATIB QUZWAIN

3

11

14

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT)

3

11

14

SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN

D-III KESMAS b L P L+P

L

P

L+P

6

9

10

11

7

8

-

-

-

-

-

-

-

3

11

14

-

-

-

3

11

14

-

-

RASIO TERHADAP 100.000 PDDK INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT

JUMLAH

-

-

-

-

-

2,3

8,9

5,5

-

-

-

DINAS KESEHATAN KAB SAROLANGUN

9

5

14

-

-

-

9

5

14

JUMLAH (KAB/KOTA)

22

19

41

-

-

-

12

16

28

Sumber : Dinkes Kab. Sarolangun dan RSUD Kab. Sarolangun Keterangan: a termasuk S2 dan S3 b termasuk D-I

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 107

TENAGA SANITASI L

P

L+P

12

13

14

1 -

5 3 -

4

2 16

5 4 1 1 2 1 2 1 1 2 20

3

5

8

3

5

8

5,4

17,0

11,1

1 1

1

2 1 1 1

1

-

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

3

6

9

10

27

37

Halaman : 107

TABEL 78 JUMLAH TENAGA TEKNISI MEDIS DAN FISIOTERAPIS DI SARANA KESEHATAN KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011

NO

UNIT KERJA L

1

1 2 3 4 5 6 7 8 0 10 11 12

2

Sarolangun Limbur Tembesi Pauh Air Hitam Pematang Kabau Pulau Pandan Pekan Gedang Mandiangin Butang Baru Pelawan Singkut Cermin Nan Gedang

SUB JUMLAH I (PUSKESMAS) 1

RSUD CHATIB QUZWAIN

SUB JUMLAH II (RUMAH SAKIT)

ANALIS LAB. P L+P

TENAGA TEKNISI MEDIS TEM & P.RONTG P.ANESTESI L P L+P L P L+P

L

JUMLAH P L+P

3

4

5

6

7

8

9

10

11

12

13

14

1 1 1 1 4

3 1 2 1 1 2 1 11

4 1 2 1 1 2 1 2 1 15

-

1 1

1 1

-

-

-

-

-

1 1 1 1 4

4 1 2 1 1 2 1 12

5 1 2 1 1 2 1 2 1 16

3

11

14

2

4

6

1

1

6

15

21

3

11

14

2

4

6

1

1

6

15

21

-

-

SARANA PELAYANAN KESEHATAN LAIN

-

-

-

RASIO TERHADAP 100.000 PDDK

7,8

INSTITUSI DIKNAKES/DIKLAT

21,9

14,7

-

DINAS KESEHATAN KAB SAROLANGUN

-

1

1

-

-

-

-

-

-

-

-

-

JUMLAH (KAB/KOTA)

7

23

30

2

5

7

1

-

1

10

27

37

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 108

Sumber : Dinkes Kab. Sarolangun dan RSUD Kab. Sarolangun

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 108

FISIOTERAPIS L

P

L+P

15

16

17

-

-

-

2

2

4

2

2

4

-

-

Dinas Kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

1,6

1,6

1,6

-

-

-

2

2

4

Halaman : 108

TABEL 79 ANGGARAN KESEHATAN KABUPATEN/KOTA KABUPATEN SAROLANGUN TAHUN 2011 NO

SUMBER BIAYA

1

2

ALOKASI ANGGARAN KESEHATAN Rupiah

%

3

4

26.233.431.013

78,96

ANGGARAN KESEHATAN BERSUMBER: 1 APBD KAB/KOTA a. Belanja Langsung

8.031.017.973

b. Belanja Tidak Langsung

18.202.413.040

2 APBD PROVINSI 3 APBN :

-

0,00

6.991.340.000

21,04

- Dana Dekonsentrasi - Dana Alokasi Khusus (DAK)

0,00 3.256.700.000

- ASKESKIN / JAMKESMAS - Lain-lain (CWSHP)

9,80 0,00

3.734.640.000

11,24

-

0,00

-

0,00

TOTAL ANGGARAN KESEHATAN

33.224.771.013

100,0

TOTAL APBD KAB/KOTA

709.927.813.915

4 PINJAMAN/HIBAH LUAR NEGERI (PHLN) (sebutkan project dan sumber dananya) 5 SUMBER PEMERINTAH LAIN

Dinas kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 109

% APBD KESEHATAN THD APBD KAB/KOTA

ANGGARAN KESEHATAN PERKAPITA

3,70

131.634,80

Sumber: Dinkes Kab. Sarolangun

Dinas kesehatan Kabupaten Sarolangun 2011

Halaman : 109

rumus TABEL ABAL-ABAL MENCARI JUMLAH INDIKATOR LAKI DAN PEREMPUAN TAHUN 2010

No

Kecamatan

1 Batang Asai 2 Limun 3 CNG 4 Pelawan 5 Singkut 6 Sarolangun

Puskesmas

Jumlah Penduduk Laki-Laki

Proporsi

Perempuan

Proporsi

Pekan Gedang

7.696

48,0%

8.340

52,0%

Pulau Pandan

7.747

50,5%

7.596

49,5%

Lb. Resam

5.482

50,5%

5.376

49,5%

Pelawan

14.223

50,5%

13.915

49,5%

Singkut

18.578

51,3%

17.606

48,7%

Sarolangun

23.507

51,0%

22.591

49,0%

7 Batin VIII 8 Pauh

Limbur Tembesi

9.222

51,1%

8.809

48,9%

Pauh

10.659

51,8%

9.907

48,2%

9 Air Hitam

Air Hitam

5.469

52,6%

4.937

47,4%

Pematang Kabau

7.016

52,6%

6.335

47,4%

10 Mandiangin

Mandiangin

9.853

51,9%

9.147

48,1%

Butang Baru

6.344

51,9%

5.890

48,1%

125.796

51,1%

120.449

48,9%

Jumlah

Page 221

rumus

LAH INDIKATOR LAKI DAN PEREMPUAN

Total

INPUT

INDIKATOR YANG DICARI

JUMLAH

DATA

Laki-Laki

Perempuan

16.036

629

302

327

629

15.343

1.137

574

563

1.137

10.858

625

316

309

625

28.138

708

358

350

708

36.184

3.612

1.855

1.757

3.612

46.098

4.688

2.391

2.297

4.688

18.031

1.603

820

783

1.603

20.566

2.502

1.297

1.205

2.502

10.406

167

88

79

167

13.351

729

383

346

729

19.000

1.548

803

745

1.548

12.234

533

276

257

533

246.245

18.481

9.461

9.020

18.481

Page 222

TABEL ABAL-ABAL MENCARI JUMLAH INDIKATOR LAKI DAN PEREMPUAN TAHUN 2010

No

Kecamatan

Puskesmas

Jumlah Penduduk Laki-Laki

Proporsi Perempuan Proporsi

Total

INPUTINDIKATOR YANG DICARI JUMLAH DATA Laki-Laki Perempuan

1

Sarolangun

Sarolangun

23.507

51,0%

22.591

49,0%

46.098

767

391

376

767

2

Batin VIII

Limbur Tembesi

9.222

51,1%

8.809

48,9%

18.031

300

153

147

300

3

Pauh

Pauh

10.659

51,8%

9.907

48,2%

20.566

343

178

165

343

4

Pelawan

Pelawan

14.223

50,5%

13.915

49,5%

28.138

464

235

229

464

5

Singkut

Singkut

18.578

51,3%

17.606

48,7%

36.184

602

309

293

602

6

Mandiangin

Mandiangin

9.853

51,9%

9.147

48,1%

19.000

318

165

153

318

Butang Baru

6.344

51,9%

5.890

48,1%

12.234

202

105

97

202

Air Hitam

5.469

52,6%

4.937

47,4%

10.406

175

92

83

175

Pematang Kabau 7.016

52,6%

6.335

47,4%

13.351

221

116

105

221

7 8

Air Hitam

9 10

Limun

Pulau Pandan

7.747

50,5%

7.596

49,5%

15.343

256

129

127

256

11

CNG

Lb. Resam

5.482

50,5%

5.376

49,5%

10.858

175

88

87

175

12

Batang Asai

Pekan Gedang

7.696

48,0%

8.340

52,0%

16.036

267 4.090

128 2.089

139 2.001

267 4090

TABEL ABAL-ABAL MENCARI JUMLAH INDIKATOR LAKI DAN PEREMPUAN TAHUN 2010

Kecamatan Puskesmas No 1 Sarolangun

INPUTINDIKATOR YANG DICARI DATA

Laki-Laki Perempuan

767

391

376

2

Limbur Tembesi

300

153

147

3

Pauh

343

178

165

4

Pelawan

464

235

229

5

Singkut

602

309

293

6

Mandiangin

318

165

153

7

Butang Baru

202

105

97

8

Air Hitam

175

92

83

9

Pematang Kabau 221

116

105

256

129

127

175

88

87

267 4.090

128 2.089

139 2.001

10 Pulau Pandan 11 Lb. Resam 12 Pekan Gedang