Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap perbedaan Individual

Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap perbedaan Individual Faktor Hereditas (keturunan) --> melalui kromosom Faktor Lingkungan. Perubahan pd masa ka...

0 downloads 5 Views 115KB Size
Faktor-faktor yang Berpengaruh terhadap perbedaan Individual

 

 1. 2. 3. 4. 5.

Faktor Hereditas (keturunan) --> melalui kromosom Faktor Lingkungan. Perubahan pd masa kanak-kanak berkaitan dg. kematangan --> perbedaan individual meningkat dg. bertambah usia . Faktor lingkungan yang besar pengaruhnya a.l : Keluarga : - keluarga inti - keluarga besar Status sosial ekonomi (SES) : kondisi tempat tinggal, lingkungan tetangga, pemeliharaan kesehatan, sekolah, pendapatan klg Ras/Suku bangsa, bahasa, & budaya Karakteristik dr st. kondisi berpengaruh pd kelompok usia yg sama Periode kritis pd awal perkemb. fisik --> perkemb. kognitif & psikososial

TAHAPAN DALAM RENTANG KEHIDUPAN



Periode pranatal

: konsepsi - kelahiran



Bayi neonatal

: kelahiran – akhir minggu kedua



Masa bayi

: akhir minggu kedua – tahun ketiga



Masa kanak-kanak awal

: 3 – 6 tahun (Masa prasekolah)



Masa kanak-kanak akhir

: 6 – 10/12 tahun (Masa sekolah)



Masa puber atau pramasa remaja

: 10/12 – 13/14 thn



Masa remaja

: 13/14 – 18 tahun



Awal masa dewasa

: 18 – 40 tahun (Dewasa dini)



Usia pertengahan

: 40 – 60 tahun (Dewasa madya)



Masa tua atau usia lanjut

: 60 tahun - meninggal



Keturunan : cendr. turun temurun



Karakteristik tubuh :Ukuran & struktur rata-rata cendr. Hidup lbh lama dr yg kurus/gemuk/tg/pendek



Kondisi tubuh pd umumnya : kondisi yg baik sepj kehidupan terutama pd masa pertumbuhan



Seks : sbg klp, wanita lbh pj usia dari pria



Ras : Di USA, kulit hitam harapan hidup lbh pendek dari kulit putih



Letak geografis : penduduk kota cendr. Lbh pj usianya dari penduduk desa karena fasilitas kes. & dokter.



Tkt. Sosial ekonomi : semakin tg tkt. ekonomi semakin pj usia



Inteligensi : indiv. dg Kecerdasan tg lbh pj usia



Pendidikan : Indiv. dg pendidikan lbh baik akan lbh pj usia dari yang pendidikannya terbatas



Merokok & minuman keras : Bukan perokok & peminum lbh pj usia dari perokok & peminum berat



Status perkawinan : menikah atau pernah menikah lbh pj usia dari yg tidak menikah



Efisiensi : indiv. Bertindak efisien lbh pj usia krn tidak banyak mengeluarkan energi



Kecemasan : cemas thd pekerjaan, klg, ekonomi dll  hipertensi  memperpendek rentang kehidupan



Pekerjaan :jenis pekerjaan mempengaruhi pj usia



Kebahagiaan : indiv yg bahagia & puas dg pola hdupnya lbh pj usia

PERKEMBANGAN SBG SUATU PROSES SEUMUR HIDUP





Perkembangan tdk berakhir dg tercapainya kematangan fisik, ttp merup. Proses berkesinambungan mulai kelahiran berlanjut ke dewasa samapi tua Erik Erikson mengemukakan 8 tahap perkemb. Dg 2 dimensi polaritas yg berlawanan :

1.

2.

3.

4.

5.

Stadium Oral Sensori (fase tahun pertama) Kepercayaan VS Ketidakpercayaan (trust vs mistrust) Hub. Sosial yg penting : Ibu / Pengganti ibu Stadium Anal Maskular (fase anak kecil) Otonomi VS Ragu-ragu ( Autonomy vs shame & doubt) Hub. Sosial yg penting : orangtua Stadium Genital lokomotor (fase pra sekolah) Inisiatif VS rasa bersalah (initiative vs guilt) Hub. Sosial yg penting : keluarga dasar Stadium Latensi (umur anak sekolah) Rasa mampu VS Rendah diri ( confidence vs inferiority) Hub. Sosial yg penting ; lingk. Org dewasa & teman sebaya/sekolah Periode Remaja Identitas VS Kebingungan identitas ( identity vs role confusion) Hub. Sosial yg penting : klp teman sebaya dan orag dewasa

6. Dewasa muda

Intimasi vs isolasi (intimacy vs isolation) Hub. Sosial yang penting : partner dalam hub. teman dan seksual; kompetisi dan kerjasama 7. Masa dewasa tengah Generativitas vs stagnasi (generativity vs stagnation) Hub. Sos yang penting : anak-anak, keahlian produktif, keluarga dan pekerjaan 8. Masa tua (lanjut usia) Integritas vs keputus asaan (integrity vs despair) Hub. Sos yang penting : keturunan dalam arti luas, kemanusiaan 

Erikson menyebut juga tahap perkembangan ini sbg krisis perkembangan



Setiap tahap mempunyai 2 kemungkinan pemecahan yaitu positif & negatif



Kegagalan pd tahap tertentu akan mempengaruhi tahap berikutnya



Setiap tahap atau tugas perkembangan harus dpt diatasi utk mencapai tahap berikutnya