Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi dalam Rangka

3 BAB I PENDAHULUAN Penggabungan atau penyatuan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) telah diatur dalam Permenristekdikti No. 100 Tahun 2016 Tentang Pendiria...

0 downloads 115 Views 721KB Size
Lampiran Peraturan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi Nomor 48 Tahun 2018 tentang Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi dalam Rangka Penggabungan atau Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta yang Melahirkan Perguruan Tinggi Baru dan/atau Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi

BAN-PT

Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi dalam Rangka Penggabungan atau Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta yang Melahirkan Perguruan Tinggi Baru dan/atau Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi

BADAN AKREDITASI NASIONAL PERGURUAN TINGGI 2018

DAFTAR ISI DAFTAR ISI .......................................................................................................................... 2 BAB I PENDAHULUAN ......................................................................................................... 3 BAB II PENGISIAN INSTRUMEN AKREDITASI PERGURUAN TINGGI DALAM RANGKA PENGGABUNGAN ATAU PENYATUAN PERGURUAN TINGGI SWASTA YANG MELAHIRKAN PERGURUAN TINGGI BARU DAN/ATAU PERUBAHAN BENTUK PERGURUAN TINGGI .......................................................................................................... 4 A.

Kaidah Pengisian Instrumen ....................................................................................... 4

B.

Tahap Pengisian Instrumen ........................................................................................ 4

C. Tim Pengisi Instrumen ................................................................................................ 4 D. Berbagai Aspek Yang Perlu Diperhatikan Dalam Pengisian Instrumen ...................... 4 E.

Isi Instrumen ............................................................................................................... 5

Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi dalam Rangka Penggabungan atau Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta yang Melahirkan Perguruan Tinggi Baru dan/atau Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi ...................................................................................................... 6

2

BAB I PENDAHULUAN Penggabungan atau penyatuan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) telah diatur dalam Permenristekdikti No. 100 Tahun 2016 Tentang Pendirian, Perubahan, Pembubaran PTN, dan Pendirian, Perubahan, Pencabutan Izin PTS. Menurut Pasal 15 Permenristekdikti tersebut, perubahan PTS antara lain dapat terdiri atas penggabungan 2 (dua) PTS atau lebih menjadi 1 (satu) PTS baru, dan penyatuan 1 (satu) PTS atau lebih ke dalam 1 (satu) kedalam 1 (satu) PTS lain. Akreditasi perguruan tinggi dalam rangka penggabungan dan penyatuan perguruan tinggi swasta adalah proses penilaian terhadap usulan penggabungan atau penyatuan perguruan tinggi swasta untuk mengevaluasi komitmen badan penyelenggara terhadap penyelenggaraan akademik dan manajemen perguruan tinggi, yang didasarkan pada Standar Nasional Pendidikan Tinggi (SN-DIKTI). Akreditasi dilakukan oleh BAN-PT. Evaluasi terhadap rencana penggabungan atau penyatuan perguruan tinggi swasta dilakukan dengan menggunakan instrumen akreditasi perguruan tinggi dalam rangka penggabungan dan penyatuan perguruan tinggi swasta (selanjutnya dalam naskah ini disebut instrumen) oleh tim asesor. Instrumen adalah format dokumen untuk mengungkapkan data dan hasil analisis data serta informasi. Evaluasi tersebut merupakan penilaian kelayakan usulan penggabungan atau penyatuan perguruan tinggi swasta. Tim asesor melakukan asesmen kecukupan terhadap instrumen yang diisi oleh badan penyelenggara untuk kemudian dapat dilanjutkan dengan asesmen lapangan. Format Instrumen dilampirkan pada bagian akhir buku ini.

3

BAB II PENGISIAN INSTRUMEN AKREDITASI PERGURUAN TINGGI DALAM RANGKA PENGGABUNGAN ATAU PENYATUAN PERGURUAN TINGGI SWASTA YANG MELAHIRKAN PERGURUAN TINGGI BARU DAN/ATAU PERUBAHAN BENTUK PERGURUAN TINGGI A. Kaidah Pengisian Instrumen Pengisian instrumen dilakukan sesuai dengan peraturan perundang-undangan, konsep dan prinsip dasar pelayanan akademik, dan manajemen perguruan tinggi yang baik. Badan penyelenggara mengisi Instrumen secara: 1. Lengkap, Isian menggambarkan hasil analisis, evaluasi data dan informasi yang dimiliki. Paparannya dilengkapi dengan tabel, gambar, grafik, atau cara penyajian lain yang memberikan gambaran tentang kondisi awal perguruan tinggi yang akan digabung atau disatukan, serta prospek pengembangannya di masa depan; dan 2. Benar. Pemaparan data dan informasi tersebut harus memenuhi kaidah kesahihan data dan informasi, obyektivitas analisis, serta mempertimbangkan kepentingan pemangku kepentingan.

B. Tahap Pengisian Instrumen Pengisian instrumen oleh badan penyelenggara dilakukan melalui tahap berikut. 1. Pengumpulan data dan informasi, 2. Analisis data dan informasi yang telah dikumpulkan berdasarkan penggabungan atau penyatuan PTS, 3. Penyajian data dan informasi dalam format instrumen, dan 4. Penyiapan bukti-bukti pendukung.

syarat

C. Tim Pengisi Instrumen Instrumen diisi oleh suatu tim kerja yang memahami hakikat akreditasi perguruan tinggi dalam rangka penggabungan atau penyatuan PTS, serta fungsi dan tugas perguruan tinggi.

D. Berbagai Aspek Yang Perlu Diperhatikan Dalam Pengisian Instrumen 1. Tim pengisi instrumen harus mengkaji dan memahami setiap syarat, kriteria, dan elemen penilaian akreditasi perguruan tinggi dalam rangka penggabungan atau penyatuan PTS. 2. Setiap butir penilaian dijelaskan dalam bentuk deskripsi dan analisis yang cermat dan sesuai dengan keadaan sebenarnya. 3. Deskripsi dan analisis elemen penilaian dibuat dalam konteks keseluruhan kriteria yang mencerminkan keadaan PTS hasil penggabungan atau penyatuan dan arah pengembangan pada masa yang akan datang sesuai dengan visi, misi, tujuan dan sasarannya. 4. Data bahan pendukung instrumen dilampirkan dalam bentuk tabel, rekapitulasi, dan/atau bagan. 4

5. Instrumen dan lampirannya disampaikan dalam bentuk soft copy kepada BAN-PT melalui website silemkerma (http://silemkerma.ristekdikti.go.id).

E. Isi Instrumen A. Identitas PTS Hasil Penggabungan atau Penyatuan B. Deskripsi Kriteria Akreditasi 1. Visi, Misi, dan Tujuan 2. Tata Pamong, Tata Kelola, dan Kerjasama 3. Mahasiswa 4. Sumber Daya Manusia 5. Keuangan, Sarana, dan Prasarana 6. Pendidikan 7. Penelitian 8. Pengabdian Kepada Masyarakat C. Lampiran

5

Instrumen Akreditasi Perguruan Tinggi dalam Rangka Penggabungan atau Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta yang Melahirkan Perguruan Tinggi Baru dan/atau Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi UNIVERSITAS/INSTITUT/SEKOLAH TINGGI/POLITEKNIK/AKADEMI

(tanpa nama dan logo perguruan tinggi)

KABUPATEN/KOTA DOMISILI PTS TAHUN 2018

6

Pengisian instrumen ini dilakukan oleh Badan Penyelenggara

IDENTITAS PTS DAN BADAN PENYELENGGARA HASIL PENGGABUNGAN ATAU PENYATUAN

Nama PTS yang Diusulkan : ....................................................................... (nama PTS hasil penggabungan atau penyatuan) Alamat

: .......................................................................

Nomor Telpon

: .......................................................................

Nomor Faksimili

: .......................................................................

E-mail

: .......................................................................

Badan Penyelenggara

: .......................................................................

Alamat

: .......................................................................

Nomor Telpon

: .......................................................................

Nomor Faksimili

: .......................................................................

E-mail

: .......................................................................

SK Pendirian Badan Penyelenggara (*)

: .......................................................................

Tanggal SK Pendirian Badan Penyelenggara

: .......................................................................

Ketua Badan Penyelenggara : .......................................................................

(*) : Lampirkan fotokopi SK

7

IDENTITAS TIM INTI PENGISI INSTRUMEN AKREDITASI PERGURUAN TINGGI DALAM RANGKA PENGGABUNGAN ATAU PENYATUAN PERGURUAN TINGGI SWASTA YANG MELAHIRKAN PERGURUAN TINGGI BARU DAN/ATAU PERUBAHAN BENTUK PERGURUAN TINGGI Nama No.Identitas Posisi/Jabatan Tanggal Pengisian Tanda Tangan

:...................................................................... :...................................................................... :...................................................................... : - -  :

Nama No.Identitas Posisi/Jabatan Tanggal Pengisian Tanda Tangan

:..................................................................... :...................................................................... :..................................................................... : - -  :

Nama No.Identitas Posisi/Jabatan Tanggal Pengisian Tanda Tangan

:...................................................................... :...................................................................... :...................................................................... : - -  :

Nama No.Identitas Posisi/Jabatan Tanggal Pengisian Tanda Tangan

:...................................................................... :...................................................................... :...................................................................... : - -  :

8

KATA PENGANTAR

9

RINGKASAN EKSEKUTIF

10

Deskripsi Kriteria Akreditasi Perguruan Tinggi dalam Rangka Penggabungan atau Penyatuan Perguruan Tinggi Swasta yang Melahirkan Perguruan Tinggi Baru dan/atau Perubahan Bentuk Perguruan Tinggi KRITERIA 1 VISI, MISI, TUJUAN, DAN STRATEGI Tuliskan visi, misi, tujuan, dan strategi (untuk mencapai tujuan) pada perguruan tinggi hasil penggabungan atau penyatuan PTS.

KRITERIA 2 TATA PAMONG, TATA KELOLA, DAN KERJASAMA 2.1 Tata Pamong Perguruan Tinggi Rancangan Struktur Organisasi dan Organisasi TataKerja Gambarkan penyatuan.

rancangan

struktur

organisasi

PTS

hasil

penggabungan

atau

Tuliskan nama unit yang menjalankan fungsi penyusun kebijakan, pelaksana akademik, penjaminan mutu, penunjang akademik/sumber belajar serta pelaksana administrasi/tata usaha, serta jelaskan tata kerja antar unit dengan mengikuti format tabel berikut ini. No.

Fungsi Organisasi

Nama Unit

Deskripsi Tata Kerja

(1)

(2)

(3)

(4)

1 2 3 4 5

Penyusun Kebijakan Pelaksana Akademik Penjaminan Mutu Penunjang Akademik/Sumber Belajar Pelaksana Administrasi/Tata Usaha

(diisi jika menggunakan unit)

11

2.2 Tata Kelola Uraikan rancangan sistem pengelolaan perguruan tinggi yang mencakup fungsi: perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengendalian.

2.3 Sistem Penjaminan Mutu Uraikan rancangan sistem penjaminan mutu internal yang terdiri atas: (1) pengorganisasian SPMI dan (2) kelengkapan dokumen SPMI (kebijakan, manual, standar, formulir).

2.4 Status Akreditasi dan Peringkat Terakreditasi Program Studi Tuliskan data status akreditasi BAN-PT/LAM dari program studi yang sudah ada dengan mengikuti format dan contoh tabel berikut. Dalam hal terdapat program studi yang sama dari perguruan tinggi yang digabungkan atau disatukan, masing-masing program studi tersebut harus dicantumkan dalam tabel dibawah ini. Jumlah Program Studi Nama Program Akademik Vokasi No Studi dan asal Status Akreditasi Program Program Program Total Program Program Program Profesi perguruan tinggi Diploma Diploma Doktor Magister Sarjana

(1)

1 2 3 4 5

(2)

Ilmu Hukum (PT X) ... Akuntansi (PT X) Akuntansi (PT Y)

...

(3)

(4)

(5)

(6)

Empat

Tiga

(7)

(8)

Terakreditasi A Terakreditasi A Terakreditasi B Terakreditasi C Terakreditasi Minimum

Jumlah

(9)

NA = NB = NC = NM =... NPS =

*) Jenis Pendidikan adalah Akademik, Vokasi, dan Profesi. Program Pendidikan adalah Diploma, Sarjana, Sarjana Terapan, Magister, Magister Terapan, Doktor, Doktor Terapan, Profesi, dan Spesialis. **) Status Akreditasi terdiri atas Terakreditasi dan Tidak Terakreditasi. ***) Peringkat Terakreditasi terdiri atas A, B, dan C.

12

KRITERIA 3 MAHASISWA 3.1 Kebijakan Sistem Rekrutmen dan Seleksi Mahasiswa Baru Jelaskan kebijakan sistem rekrutmen dan seleksi mahasiswa baru yang menganut sistem terbuka (multi–entry, multi–exit) yang meliputi kebijakan, kriteria, instrumen, prosedur, dan sistem pengambilan keputusan.

3.2 Profil Mahasiswa Tuliskan profil mahasiswa pada program studi yang telah diselenggarakan dengan mengikuti format tabel berikut ini. No. (1)

A 1

B 2

3

Nama Program Studi

Kelompok Bidang Ilmu *)

Jumlah Mahasiswa Terdaftar

(2)

(3)

(4)

Jenis Pendidikan Akademik Program Sarjana a. Program Studi ... b. ... Jenis Pendidikan Vokasi Program Diploma Tiga a. Program Studi ... b. ... Program Diploma Empat a. Program Studi ... b. ... Jumlah

Catatan: *) Kelompok bidang ilmu diisi dengan pilihan IPA (ilmu pengetahuan alam) atau IPS (ilmu pengetahuan sosial).  IPA: program studi pada program sarjana dari rumpun ilmu alam, rumpun ilmu formal, dan/atau rumpun ilmu terapan yang meliputi pertanian, arsitektur dan perencanaan, teknik, kehutanan dan lingkungan, kesehatan, dan transportasi,serta  IPS: program studi dari rumpun ilmu agama,rumpun ilmu humaniora, rumpun ilmu sosial, dan/atau rumpun ilmu terapan yang meliputi bisnis, pendidikan, keluarga dan konsumen, olahraga, jurnalistik, media massa dan komunikasi, hukum, perpustakaan dan permuseuman, militer, administrasi publik, dan pekerja sosial. Diberikan tanda utk prodi yang pelaksanaan kegiatan pendidikan tingginya berada di luar kampus utama perguruan tinggi hasil penggabungan atau penyatuan PTS.

13

KRITERIA 4 SUMBER DAYA MANUSIA 4.1 Profil Dosen Tuliskan nama dan identitas calon dosen tetap untuk setiap program studi dengan mengikuti format tabel berikut ini. No.

Nama

Identitas *)

Tanggal Lahir

Pendidikan Tinggi **) dan Bidang Keahlian

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

Program Studi ... (yang sudah ada) 1 ... 2 ... 3 ... 4 ... 5 ... 6 ... Dst. ... Program Studi ... (usulan baru) 1 ... 2 ... 3 ... 4 ... 5 ... 6 ... Dst. ...

Catatan: Dalam hal PTS hasil penggabungan atau penyatuan memerlukan penambahan program studi baru, dosen paling sedikit berjumlah 6 (enam) orang untuk setiap program studi pada Program Diploma atau Program Sarjana, kecuali ditentukan lain oleh peraturan perundang-undangan, dengan persyaratan sebagai berikut: 1) *) identitas sesuai dengan KTP terbaru dan masih berlaku; 2) **) paling rendah berijazah magister, magister terapan, atau yang setara untuk program diploma atau **) paling rendah berijazah magister atau yang setara untuk program sarjana, dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang sesuai dengan program studi yang akan dibuka di PTS hasil penggabungan atau penyatuan; 3) berusia paling tinggi 58 (lima puluh delapan) tahun pada saat diterima sebagai dosen; 4) bersedia bekerja penuh waktu selama 40 (empat puluh) jam per minggu (yang dinyatakan dalam surat pernyataan); 5) belum memiliki Nomor Induk Dosen Nasional (NIDN) atau Nomor Induk Dosen Khusus (NIDK), atau jika telah memiliki NIDN/NIDK dari program studi lain dalam perguruan tinggi hasil penggabungan atau penyatuan, dengan syarat harus tetap mempertahankan nisbah dosen dan mahasiswa pada program studi yang ditinggalkan; Nisbah dosen dan mahasiswa sebagaimana dimaksud pada angka 5): a. 1 (satu) dosen berbanding paling banyak 45 (empat puluh lima) mahasiswa untuk rumpun ilmu agama, rumpun ilmu humaniora, rumpun ilmu sosial, dan/atau rumpun ilmu terapan (bisnis, pendidikan, 14

keluarga dan konsumen, olahraga, jurnalistik, media massa dan komunikasi, hukum, perpustakaan dan permuseuman, militer, administrasi publik, dan pekerja sosial); dan b. 1 (satu) dosen berbanding paling banyak 30 (tiga puluh) mahasiswa untuk rumpun ilmu alam, rumpun ilmu formal, dan/atau rumpun ilmu terapan (pertanian, arsitektur dan perencanaan, teknik, kehutanan dan lingkungan, kesehatan, dan transportasi); 6) bukan guru yang telah memiliki Nomor Urut Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK); 7) bukan pegawai tetap pada instansi lain; dan 8) bukan Aparatur Sipil Negara; 4.2 Tenaga Kependidikan 4.2.1 Tenaga Administrasi Tuliskan nama dan identitas tenaga administrasi yang akan melayani kegiatan pada setiap program studi dengan mengikuti format tabel berikut ini. No.

Nama

Identitas *)

Tanggal Lahir

Pendidikan Tertinggi **)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

Program Studi ... (yang sudah ada) 1 ... 2 ... 3 ... Dst. ... Program Studi ... (usulan baru) 1 ... 2 ... 3 ... Dst. ...

4.2.2 Tenaga Laboran, Teknisi, dan Tenaga Teknis Lainnya Tuliskan nama dan identitas tenaga laboran, teknisi, dan tenaga teknis lainnya yang akan melayani kegiatan pada setiap program studi dengan mengikuti format tabel berikut ini. No.

Nama

Identitas *)

Tanggal Lahir

Pendidikan Tertinggi **)

Penugasan

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

(6)

***)

Program Studi ... (yang sudah ada) 1 ... 2 ... 3 ... Dst. ... Program Studi ... (usulan baru) 1 ... 2 ... 3 ... Dst. ... 15

4.2.3 Pustakawan Tuliskan nama dan identitas pustakawan dengan mengikuti format tabel berikut ini. No.

Nama

Identitas *)

Tanggal Lahir

PendidikanTertinggi**)

(1)

(2)

(3)

(4)

(5)

1 ... 2 ... Dst. ...

Catatan untuk butir 4.2.1, 4.2.2, dan 4.2.3: Dalam hal PTS hasil penggabungan dan penyatuan memerlukan penambahan program studi baru, tenaga kependidikan pada program studi yang akan dibuka pada PTS hasil penggabungan atau penyatuan, paling sedikit berjumlah 3 (tiga) orang untuk melayani kegiatan dalam setiap program studi pada Program Diploma atau Program Sarjana (terdiri dari tenaga administrasi, tenaga laboran, teknisi dan tenaga teknis lainnya), dan 1 (satu) orang untuk melayani Perpustakaan PTS hasil penggabungan atau penyatuan, dengan kualifikasi: 1) *) identitas sesuai dengan KTP terbaru dan masih berlaku; 2) **) paling rendah berijazah Diploma Tiga; (khusus untuk melayani Perpustakaan, pendidikan harus dari ilmu perpustakaan) 3) ***) tenaga laboran, teknisi, atau tenaga teknis lainnya 4) berusia paling tinggi 56 (lima puluh enam) tahun; dan 5) bersedia bekerja penuh waktu selama 40 (empat puluh) jam per minggu (dituliskan sebagai surat pernyataan);

16

KRITERIA 5 KEUANGAN, SARANA, DAN PRASARANA 5.1 Rencana Penerimaan dan Penggunaan Dana Tuliskan rencana keuangan untuk lima tahun ke depan dengan mengikuti format Proyeksi Arus Kas berikut ini dan dilengkapi dengan asumsi dan kriteria yang digunakan dan rincian perhitungan. Keterangan

TS

TS+1

TS+2

TS+3

TS+4

Jumlah Mahasiswa Prodi A Prodi B Prodi C dst Total Mahasiswa

Saldo Kas Awal Penerimaan Kas Penerimaan dari Mahasiswa Prodi A Prodi B Prodi C dst Subtotal Penerimaan Dari Mahasiswa Penerimaan Lainnya Penerimaan Hibah Penerimaan Jasa Layanan Profesi/Keahlian Dana Lestari dari Alumni Kerjasama Kelembagaan Pemerintah/Swasta Subsidi Badan Penyelenggara Subtotal Penerimaan Lainnya Total Penerimaan

Pengeluaran Kas Pengeluaran Operasional Pendidikan Tinggi Prodi A Prodi B Prodi C dst Pengeluaran Operasional Penelitian Prodi A 17

Keterangan

TS

TS+1

TS+2

TS+3

TS+4

Prodi B Prodi C dst Pengeluaran Operasional Pengabdian Masyarakat Prodi A Prodi B Prodi C dst Pengeluaran Operasional tidak langsung Subtotal Pengeluaran Operasional Pengeluaran Investasi Pembangunan Gedung dana Prasarana Pengadaan Sarana Pengembangan SDM Subtotal Pengeluaran Investasi Total Pengeluaran Surplus/defisit Saldo Kas Akhir Catatan: TS = Tahun akademik pertama PTS hasil penggabungan atau penyatuan beroperasi

Uraikan asumsi dan kriteria yang digunakan dalam penyusunan proyeksi arus kas dan rincian perhitungannya.

5.2 Lahan Tuliskan lokasi, luas dan status lahan yang akan digunakan untuk kegiatan pendidikan tinggi dengan mengikuti format tabel berikut ini. No. (1)

Lokasi Lahan (2)

*)

2

Luas Lahan (m ) (3)

Status (4)

**)

Sertifikat (5)

***)

***)

Pihak Yang ***) Berwenang

Penerbitan

Berakhir

(6)

(7)

(8)

Tanggal

1 2 3 dst. Jumlah

Catatan: *) Tuliskan alamat lengkap dari lokasi lahan PTS hasil penggabungan atau penyatuan 18

**)

Status lahan dapat berupa hak milik, hak guna bangunan atau hak pakai sebagaimana dibuktikan dengan sertifikat hak milik, sertifikat hak guna bangunan atau sertifikat hak pakai atas nama badan penyelenggara atau perjanjian sewa menyewa yang dibuat secara notarial dengan mencantumkan hak opsi. Perjanjian sewa menyewa gedung/bangunan paling lama sampai dengan Desember 2035. ***) Diisi dengan nomor sertifikat, nama pihak yang berwenang menerbitkan sertifikat (antara lain: kepala BPN, kadaster), dan tanggal penerbitannya serta tanggal berakhirnya hak tersebut kecuali hak milik. 5.3 Prasarana Kampus Tuliskan data ruang yang telah tersedia untuk digunakan sebagai sarana Pendidikandengan mengikuti format tabel berikut ini. Jenis Prasarana

Jumlah Unit

Total Luas (m2)

(1)

(2)

(3)

(4)

1 2 3

Ruang kuliah Ruang dosen tetap Ruang administrasi dan kantor Ruang perpustakaan Ruang praktikum *) : a. ... b. ... c. ... Lain-lain : ... Luas Seluruhnya

No

4 5

6

Lokasi Prasarana (5)

**)

Kondisi **

*)

(6)

Catatan: *) Ruang praktikum diisi sesuai dengan kebutuhan program studi. **) Lokasi prasarana mencantumkan alamat dan nama/identitas gedung dimana ruang berada. ***) Kolom ini diisi dengan catatan kondisi prasarana yang tersedia, seperti: baru, lama, terawat, dsb. Perjanjian sewa menyewa gedung/bangunan paling lama sampai dengan Desember 2035. Lampirkan dokumentasi dan denah gedung/prasarana pembelajaran.

19

KRITERIA 6 PENDIDIKAN 6.1 Usulan Program Studi Baru Usulan program studi baru pada Program Diploma atau Program Sarjana hanya diperkenankan untuk memenuhi persyaratan minimum suatu bentuk perguruan tinggi yang diusulkan.1 Akademik No

Nama Program Studi

Program Sarjana

(1)

(2)

(3)

Vokasi Rumpun Ilmu Program Program Diploma Empat Diploma Tiga (4)

(5)

(6)

1 2 3 4 5 Jumlah

6.2 Penyelenggaraan Pendidikan Uraikan kebijakan penyelenggaraan pendidikan yang akan diterapkan pada perguruan tinggi hasil penggabungan atau penyatuan, yang mencakup paling sedikit : (1) pemutakhiran kurikulum, (2) desain proses pembelajaran, dan (3) peraturan akademik.

1

Dalam hal perguruan tinggi hasil penggabungan atau penyatuan beberapa PTS tidak mengalami perubahan bentuk perguruan tinggi, namun program studi pada PTS yang digabung atau disatukan belum memenuhi jumlah minimal untuk suatu bentuk perguruan tinggi, maka diperlukan penambahan program studi melalui pembukaan program studi baru. 20

KRITERIA 7 PENELITIAN Jelaskan kebijakan penelitian perguruan tinggi hasil penggabungan atau penyatuan PTS berdasarkan Visi dan Misi Perguruan Tinggi, mencakup paling sedikit arah, fokus, peningkatan kapasitas dosen dalam penelitian, integrasi penelitian ke dalam pembelajaran dan pengabdian kepada masyarakat, serta pendanaan.

KRITERIA 8 PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Jelaskan kebijakan pengabdian kepada masyarakat perguruan tinggi hasil penggabungan atau penyatuan PTS berdasarkan Visi dan Misi Perguruan Tinggi, mencakup paling sedikit arah, fokus, peningkatan kapasitas dosen dalam pengabdian kepada masyarakat, integrasi pengabdian kepada masyarakat ke dalam pembelajaran dan penelitian, serta pendanaan.

21

LAMPIRAN 1 2 3 4 5 6 7

Lampiran rancangan dokumen sistem pengelolaan perguruan tinggi. Lampiran rancangan dokumen sistem penjaminan mutu internal. Lampiran sertifikat akreditasi perguruan tinggidari BAN-PT (jika ada). Lampiran sertifikat akreditasi prodi dari BAN-PT/LAM. Lampiran rincian proyeksi arus kas. Lampiran denah gedung/ruangan yang disiapkan untuk kebutuhan program studi yang menunjukkan kegunaan ruang dan luasnya serta dokumentasi (foto) Lampiran rancangan dokumen penyelenggaraan pendidikan yang mencakup paling sedikit : (1) pemutakhiran kurikulum, (2) desain proses pembelajaran, dan (3) peraturan akademik yang akan diterapkan pada perguruan tinggi hasil penggabungan atau penyatuan.

22