INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM

Kementerian Pendidikan Nasional dalam rangka meningkatkan mutu proses dan output pendidikan. 4 ... Strategi Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembel...

0 downloads 211 Views 1MB Size
INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BERBASIS TEKS Nunik Sugesti Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Yogyakarta

Character education is not a new thing; it is as old as education itself.

1

We must remember that intelligence is not enough. Intelligence plus character—that is the goal of true education. —Martin Luther King Jr., Speech at Morehouse College 1948

PENDIDIKAN NASIONAL

n

FUNGSI ~ mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa

2

n

TUJUAN ~ untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, Esa, berakhlak mulia, mulia, sehat, sehat, berilmu, berilmu, cakap, cakap, kreatif, kreatif, mandiri, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab (Pasal 3 UndangUndang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional) Nasional)

n

PENGEMBANGAN PENDIDIKAN KARAKTER ~ Salah satu program utama Kementerian Pendidikan Nasional dalam rangka meningkatkan mutu proses dan output pendidikan

3

INOVASI PENDIDIKAN KARAKTER n

Pertama, kedua mata pelajaran Pendidikan Agama dan PKN cenderung baru membekali pengetahuan mengenai nilai-nilai melalui materi/substansi mata pelajaran.

n

Kedua, kegiatan pembelajaran pada kedua mata pelajaran tersebut pada umumnya belum secara memadai mendorong terinternalisasinya nilai-nilai oleh masing-masing siswa sehingga siswa berperilaku dengan karakter yang tangguh.

4

n

Ketiga, menggantungkan pembentukan watak siswa melalui kedua mata pelajaran itu saja tidak cukup. Pengembangan karakter peserta didik perlu melibatkan lebih banyak lagi mata pelajaran, bahkan semua mata pelajaran.

PENDIDIKAN KARAKTER Elkind & Sweet (2004) n

“character education is the deliberate effort to help people understand, care about, and act upon core ethical values. When we think about the kind of character we want for our children, it is clear that we want them to be able to judge what is right, care deeply about what is right, and then do what they believe to be right, even in the face of pressure from without and temptation from within”.

5

TUJUAN PENDIDIKAN KARAKTER n

untuk meningkatkan mutu penyelenggaraan dan hasil pendidikan di sekolah yang mengarah pada pencapaian pembentukan karakter atau akhlak mulia peserta didik secara utuh, terpadu, dan seimbang, sesuai standar kompetensi lulusan

Pendidikan Karakter Terintegrasi di dalam Pembelajaran n

pengenalan nilainilai-nilai, fasilitasi diperolehnya kesadaran akan pentingnya nilainilai-nilai, dan penginternalisasian nilainilainilai ke dalam tingkah laku peserta didik seharisehari-hari melalui proses pembelajaran baik yang berlangsung di dalam maupun di luar kelas pada semua mata pelajaran

n

kegiatan pembelajaran, selain untuk menjadikan peserta didik menguasai kompetensi (materi) yang ditargetkan, juga dirancang dan dilakukan untuk menjadikan peserta didik mengenal, menyadari/peduli, dan menginternalisasi nilainilainilai dan menjadikannya perilaku.

6

Strategi Integrasi Pendidikan Karakter dalam Pembelajaran n

Perencanaan pembelajaran,

n

Pelaksanaan pembelajaran, dan

n

Evaluasi pembelajaran

PERENCANAAN PEMBELAJARAN n

Analisis SK/KD,

n

Pengembangan silabus,

n

Penyusunan RPP, dan

n

Penyiapan bahan ajar

7

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN n

Pendahuluan

n

Inti

n

Penutup

PELAKSANAAN PEMBELAJARAN n

n

Aplikasi prinsip-prinsip Contextual Teaching and Learning Perilaku guru sepanjang proses pembelajaran harus merupakan model pelaksanaan nilai-nilai bagi peserta didik

8

PRINSIP-PRINSIP CTL 1. Constructivism 2. Questioning 3. Inquiry 4. Learning Community 5. Modeling 6. Reflection 7. Authentic Assessment

PEMBELAJARAN BERBASIS TEKS (TEXT-BASED INSTRUCTION) n

BUILDING KNOWLEDGE OF THE FIELD

n

MODELLING OF TEXT

n

JOINT CONSTRUCTION OF TEXT

n

INDEPENDENT CONSTRUCTION OF TEXT

9

BUILDING KNOWLEDGE OF TEXT n

Guru membangun konteks agar siswa mengetahui hubungan teks dengan tata bahasa, kosa kata serta membuat pelajaran menjadi interaktif.

BENTUK KEGIATAN 1.

2.

Mempresentasikan konteks. Untuk menyajikan suatu konteks, bisa menggunakan berbagai media antara lain melalui gambar, benda nyata, field-trip, kunjungan, nara sumber dan sebagainya. Membangun tujuan sosial. Untuk mengetahui tujuan sosial bisa melalui diskusi, survey, dan yang lainnya.

10

3. Membandingkan dua kebudayaan. Membandingkan penggunaan teks antara dua kebudayaan berbeda, yaitu kebudayaan kita dengan kebudayaan penutur asli. 4. Membandingkan model teks dengan teks yang lainnya. Contohnya membandingkan percakapan antara teman dekat, teman kerja, atau orang asing.

MODELLING OF TEXT n

Siswa mengamati pola dan ciri-ciri dari teks yang diajarkan.

n

Siswa membandingkan model dengan contoh teks yang lain

11

JOINT CONSTRUCTION OF TEXT n

Siswa mulai memahami keseluruhan teks.

n

Guru secara perlahan mulai mengarahkan siswa agar mandiri sehingga siswa menguasai model teks yang diajarkan.

n

Kegiatan yang dapat dilakukan di dalam kelas antara lain mendiskusikan jenis teks, melengkapi teks rumpang, membuat kerangka teks, melakukan penilaian sendiri atau penilaian antar teman sebaya, dan bermain teka-teki

12

INDEPENDENT CONSTRUCTION OF TEXT n

Siswa telah memiliki pengetahuan mengenai model teks yang diajarkan. diajarkan.

n

Siswa mulai memiliki kemampuan yang cukup untuk membuat teks yang mirip dengan model teks yang diajarkan. diajarkan.

n

Dalam tahapan ini, ini, siswa mulai mandiri dalam mengerjakan teks dan peran guru hanya mengamati siswa untuk penilaian. penilaian.

BENTUK KEGIATAN 1.

2.

Untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan, siswa merespon teks lisan, menggaris bawahi teks, menjawab pertanyaan, dan lain-lain. Untuk meningkatkan kemampuan mendengarkan dan berbicara, siswa bermain peran, melakukan dialog berpasangan atau berkelompok

13

3. Untuk meningkatkan kemampuan berbicara, siswa melakukan presentasi di depan kelas 4. Untuk meningkatkan kemampuan membaca, siswa merespon teks tertulis, menggaris bawahi teks, menjawab pertanyaan, dan lainlain. 5. Untuk meningkatkan kemampuan menulis, siswa membuat draft dan menulis teks secara keseluruhan

APLIKASI n

Contoh aplikasi

n

Contoh lain

14

INTEGRASI PENDIDIKAN KARAKTER n

TAHAP PENDAHULUAN

n

TAHAP INTI PEMBELAJARAN (TEXTBASED INSTRUCTION)

n

TAHAP PENUTUP

TAHAP PENDAHULUAN n

n

n

kedisiplinan (guru tidak terlambat hadir di kelas, mengecek kehadiran siswa), kesopanan (guru memberi salam dengan ramah dan santun, menegur siswa yang datang terlambat dengan sopan), religiusitas (guru membuka pelajaran dengan berdoa dan mendoakan siswa yang sakit atau mendapat musibah),

15

n

n

n

kerajinan (guru mengecek kehadiran peserta didik), serta kepedulian (guru menanyakan tentang tentang ketidakhadiran peserta didik) dll

TAHAP INTI KEGIATAN PEMBELAJARAN

16

BUILDING KNOWLEDGE OF TEXT n

n

Pengenalan karakter melalui exposure ke berbagai jenis teks Hampir semua nilai karakter dapat diintegrsikan

MODELLING OF TEXT n

Nilai-nilai karakter digali melalui contohcontoh teks yang dipajankan

n

Nilai-nilai karakter dapat diintegrasikan dalam kegiatan pembelajaran

17

JOINT CONSTRUCTION OF TEXT n

Nilai-nilai karakter kerjasama, tanggung jawab, saling menghargai dapat diintegrasikan melalui kegiatan-kegiatan pembelajaran Contoh Contoh lain

INDEPENDENT CONSTRUCTION OF TEXT n

n n n

Nilai-nilai karakter: percaya diri, saling menghargai, kemandirian, dan tanggung jawab Contoh 1 Contoh 2 Contoh 3

18

TAHAP PENUTUP n

Kegiatan merangkum

n

Kegiatan refleksi

n

Kegiatan tindak lanjut (follow up)

KEGIATAN MERANGKUM n

Nilai karakter: karakter: kemandirian, kemandirian, kerja sama, sama, berpikir kritis dan logis

n

Kegiatan: Kegiatan: 1. secara bersamabersama-sama guru dan peserta didik merangkum atau menyimpulkan materi yang telah dipelajari. dipelajari. 2. Selain itu sangat disarankan juga peserta didik secara bersamabersama-sama melakukannya secara mandiri. mandiri.

19

n

n

Feedback terhadap proses pembelajaran yang telah dilalui peserta didik dan hasil pembelajaran yang telah dicapai oleh peserta didik. Nilai karakter: kepercayaan diri, saling menghargai, kesantunan, berpikir kritis dan logis

REFLEKSI n

Nilai karakter: kejujuran

n

Kegiatan: guru bersama peserta didik melakukakan refleksi terhadap kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan

20

HAL-HAL PENTING n

n

n

n

Simpulan yang dibuat tidak hanya terkait dengan aspek pengetahuan tetapi juga pelajaran moral yang dipetik dari pengetahuan/keterampilan dan proses pembelajaran yang telah dilaluinya. Penilaian yang dilakukan hendaknya juga mengukur perkembangan karakter peserta didik.

Umpan balik yang diberikan juga hendaknya menyangkut baik kompetensi maupun karakter peserta didik. Selain itu untuk mengembangkan sikap saling menghargai dan menumbuhkan rasa percaya diri, disarankan agar karya-karya siswa dipajang.

21

KEGIATAN FOLLOW UP n

n

Kegiatan follow up tidak hanya dikaitkan dengan pengembangan kemampuan intelektual tetapi juga kepribadian. Berdoa di akhir kegiatan pembelajaran juga berperan penting dalam menanamkan nilai religiusitas. (Sudrajat, 2010)

22