KERANGKA ACUAN KERJA (KAK)

KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) ... -1 (satu) orang Operator Komputer, minimal SLTA/SMK/STM . 18 Jadwal Tahapan Pelaksanaan …...

0 downloads 449 Views 165KB Size
BAB IV. KERANGKA ACUAN KERJA (KAK) URAIAN PENDAHULUAN 1

Latar Belakang

Peran

energi

sangat

penting

dalam

proses

pembangunan ekonomi, terutama dalam mendukung industrialisasi.

Besarnya

konsumsi

energi

perkapita

merupakan salah satu tolak ukur kesejahteraan dan taraf hidup bangsa. Potensi sumber energi primer di Indonesia khususnya di Jawa Tengah sangat berlimpah dan beraneka ragam tetapi belum dimanfaatkan secara optimal sehingga pemanfaatan bahan bakar minyak mendominasi pada berbagai sektor. Berdasarkan Undang-undang No.30 Tahun 2007 tentang Energi dan Peraturan Presiden No.5 Tahun 2006 tentang

Kebijakan

Pengelolaan

Energi

Energi

Nasional

Nasional

serta

secara

Blueprint signifikan

mengarahkan agar proporsi konsumsi energi bergeser untuk mengurangi ketergantungan terhadap BBM karena mengingat keterbatasan cadangan sehingga selanjutnya akan bergeser ke energi non BBM seperti gas, batubara serta energi baru terbarukan lainnya. Konsumsi energi di Provinsi Jawa Tengah cukup besar sehingga perlu adanya penghematan dan konservasi energi untuk memenuhi kebutuhan energi sekarang maupun di masa yang akan datang. Sehubungan dengan itu Pemerintah Provinsi perlu

menyusun Dokumen Umum Pengelolaan Energi

Daerah. 2

Maksud dan Tujuan

Penyusunan

Dokumen

Rencana

Umum

Pengelolaan Energi Daerah yang berbasis pada sumber daya

energi

di

daerah

(Energi

Baru

Terbarukan)

dimaksudkan untuk mewujudkan kemandirian dalam pengelolaan energi di daerah. Adapun tujuan kegiatannya adalah : 1. Menggambarkan kondisi energi daerah saat ini serta permasalahan yang dihadapi.

2. Memproyeksikan

kebutuhan

energi

atas

dasar

tuntutan perkembangan zaman dan kebutuhan pembangunan di masa yang akan datang. 3. Merumuskan kebijakan penyediaan energi yang berbasis sumberdaya energi lokal. 3

Sasaran

Masyarakat, instansi pemerintah, badan usaha penyedia dan pengguna energi.

4

Lokasi Kegiatan

5

Sumber Pendanaan

Jawa Tengah. Kegiatan ini dibiayai dari sumber pendanaan APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2015

6

Nama dan Organisasi Pejabat Pembuat Komitmen Nama Pejabat Pembuat

Ir. EDY SUCIPTO, MT

Komitmen Proyek/Satuan Kerja

Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah DATA PENUNJANG

7

Data-Dasar

-

Data Pengawasan Migas

-

Data koordinasi dengan Fuel Retail Marketing Region IV PT. Pertamina (Persero)

9

Studi-Studi Terdahulu



RUPED Jawa Tengah tahun 2014



Inventarisasi kebutuhan gas untuk industri dan rumah tangga tahun anggaran 2014



Inventarisasi Desa Mandiri Energi di Jawa Tengah tahun 2014

10

Referensi Hukum



Laporan Pembangunan Biogas tahun anggaran 2014



UU No.22 Tahun 2001, tentang Minyak Dan Gas Bumi.



UU No.30 Tahun 2007, tentang Energi.



Perpress No.5 Tahun 2006, tentang KEN. RUANG LINGKUP

11

Lingkup Kegiatan

Lingkup pekerjaan ini meliputi : 1. Persiapan Pada tahap ini, pihak pelaksana perlu melakukan koordinasi

dengan

Tim

Teknis

RUPED

yang

ditetapkan oleh Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Jawa Tengah. Untuk tahapan berikutnya, pelaksana pekerjaan melakukan pengolahan dan kajian data sekunder yang keluarannya berupa : a. Rencana

kerja

beserta

jadwal

pelaksana

pekerjaan. b. Kerangka konseptual tentang RUPED beserta data, informasi, methodologi dan peralatan yang dibutuhkan 2. Pengolahan / Pemrosesan Data Data tersebut mencakup kondisi pasokan dan pemintaan energi, potensi energi daerah dan data pendukung ditujukan

lainya. untuk

Pemrosesan mengevaluasi

data

tersebut

secara

tajam

mengenai kondisi saat ini, asumsi-asumsi dan proyeksi kebutuhan energi dimasa yang akan datang. Metode yang akan digunakan adalah analisis software

statistik

ekonometri

yang

relevan

dengan

program

tergantung

dari

pertimbangan pelaksana kegiatan. Untuk tahap pekerjaan ini Tim pelaksana sebagai penyedia barang jasa banyak berperan dan dapat melibatkan Tim Teknis RUPED. Dari hasil pendataan dan pemrosesan data dapat dipergunakan bersama yaitu antara Tim pelaksana dan Tim Teknis RUPED guna untuk menyusun indikasi Kebijakan dan Program Energi Daerah. 3. Penyusunan Laporan  Pada tahap penyusunan Draft Laporan Akhir dilakukan diskusi secara intensif dengan Tim Penyusun Pengelolaan Energi Daerah Provinsi Jawa Tengah untuk validasi informasi dan perumusan Kebijakan Rencana Umum Pengelolaan Energi Daerah. Laporan tersebut menjadi bahan utama pembahasan diskusi yang selanjutnya dibuat sebagai hasil Laporan Akhir kegiatan ini.

12

Keluaran

Dokumen Rencana Umum Pengelolaan Energi Daerah tahun 2015.

14

Peralatan dan Material

Peralatan yang diperlukan :

dari Penyedia Jasa

 Software LEAP

Konsultasi

 Alat Tulis  Laptop/computer  Printer

15

Lingkup Kewenangan Penyedia Jasa

 Melakukan studi pustaka yang berkaitan dengan pengelolaan energi di Jawa Tengah.  Mengumpulkan informasi

data

penyediaan

sekunder energi

meliputi

(supply)

dan

kebutuhan energi (demand) di Jawa Tengah.  Melakukan

kajian

terhadap

rencana

pengelolaan energi di Jawa Tengah pada tahun 2015 - 2020 16

17

Jangka Waktu

75 (tujuh puluh lima) hari kalender sejak ditandatangani

Penyelesaian Kegiatan

Surat Perintah Kerja.

Personil

Klasifikasi personil yang diperlukan pada kegiatan ini dengan kualifikasi sebagai berikut : a. 1 (satu) orang Ahli teknik elektro, minimal S1 Teknik Elektro dengan pengalaman 8 tahun b. 1 (satu) orang Ahli teknik elektro, minimal S1 Teknik Elektro dengan pengalaman 3 tahun c. 1 (satu) orang Ahli teknik informatika, minimal S1 teknik informatika dengan pengalaman 4 tahun d. 1 (satu) orang Ahli teknik informatika, minimal S1 teknik informatika dengan pengalaman 1 tahun e. 1 (satu) orang Ahli Ekonomi Pembangunan, minimal S1 Ekonomi dengan pengalaman 4 tahun f. 3 (tiga) orang Tenaga Pendukung,terdiri dari : - 1 (satu) orang Asisten, min. Diploma Teknik (D3) - 1 (satu) orang Tenaga Administrasi, minimal SLTA/SMK/STM - 1 (satu) orang Operator Komputer, minimal SLTA/SMK/STM

18

Jadwal Tahapan

(Jadwal terlampir)

Pelaksanaan Kegiatan LAPORAN 19

Laporan Pendahuluan Laporan pendahuluan memuat : Latar Belakang Masalah dan kondisi umum daerah penelitian atau pekerjaan telah mencapai 30% (tiga puluh persen). Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya : 30 (tiga puluh) hari setelah sejak Surat Perintah Kerja diterbitkan sebanyak 10 (sepuluh) buku laporan yang telah dibahas oleh Panitia Penerima Hasil Pekerjaan yang hasilnya dituangkan dalam Berita Acara I.

21

Laporan Antara Laporan antara memuat hasil sementara pelaksanaan kegiatanyang telah mencapai 85% (delapan puluh lima persen) berisi Maksud dan tujuan, Metodologi penelitian, sistematika pelaporan dan data sekunder Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya : 50 (lima puluh) hari setelah sejak Surat Perintah Kerja diterbitkan sebanyak 10 (sepuluh) buku laporan yang telah dibahas oleh Panitia Penerima Hasil Pekerjaan yang hasilnya dituangkan dalam Berita Acara II.

22

Laporan Akhir Laporan akhir memuat : semua hasil lapangan, hasil survei, rumusan-rumusan dan hasil inventarisasi, data dan analisa hasil survei, evaluasi data primer dan sekunder atau telah mencapai 100% (seratus persen) pekerjaan. Laporan harus diserahkan selambat-lambatnya : 75 (tujuh puluh lima) hari setelah sejak Surat Perintah Kerja diterbitkan sebanyak 10 (sepuluh) buku laporan dan cakram padat (compact disc) (jika diperlukan) yang telah dibahas oleh Panitia Penerima Hasil Pekerjaan yang hasilnya dituangkan dalam Berita Acara III. Semarang,

2015

KEPALA BIDANG KETENAGALISTRIKAN Selaku PEJABAT PEMBUAT KOMITMEN

Ir. EDY SUCIPTO, MT NIP. 19601011 198903 1 006

KERANGKA LAPORAN AKHIR PENYUSUNAN RENCANA UMUM PENGELOLAAN ENERGI DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2015 - 2020

KATA PENGANTAR

DAFTAR ISI DAFTAR GAMBAR (FOTO) DAFTAR TABEL BAB

I. PENDAHULUAN 1.1 Latar belakang penyusunan RUEN, RUED-P, RUED-Kab/Kota 1.2 Identifikasi aspek legal bagi Pemerintah, provinsi atau kabupaten/kota. 1.3 Keterkaitan RUEN, RUED-P, atau RUED-Kab/Kota 1.4 Pengertian RUEN, RUED-P, atau RUED-Kab/Kota.

BAB II. KONDISI ENERGI NASIONAL/DAERAH SAAT INI DAN EKSPEKTASI MASA MENDATANG 2.1 Isu dan Permasalahan Energi 2.1.1 Ketergantungan pada

nergy fosil

2.1.2 Pemanfaatan

nergy baru,

2.1.3 Infrastruktur

nergy

nergy terbarukan

2.1.4 Subsidi bahan bakar minyal dan listrik 2.1.5 Harga keekonomian komoditas

nergy

2.1.6 Langkah penanggulangan kondisi krisis dan darurat

nergy

2.2 Kondisi Energi Nasional/Daerah 2.2.1 Indikator sosio-ekonomi 2.2.2 Indikator

nergy

2.2.3 Indikator lingkungan 2.3 Kondisi Energi Nasional/Daerah di Masa Mendatang dalam permodelan. 2.3.1.Menginventarisasi data pengelolaan

energy pada tahun dasar

permodelan. 2.3.2 Menyusun struktur model kebutuhan

energy dan penyediaan energy.

2.3.3 Menyusun dan menetapkan asumsi dasar dan scenario. 2.3.3.1 Asumsi Dasar pertumbuhan penduduk dan pertumbuhan PDB. 2.3.3.2 Skenario dasar kondisi masa depan. 2.3.3.3 Skenario RUEN 2.3.3.4 Skenario RUED-P atau RUED-Kab/Kota 2.3.4 Menjalankan model dalam perencanaan

energy

BAB III. VISI, MISI, TUJUAN, DAN SASARAN ENERGI NASIONAL/DAERAH 3.1 Visi yang terdapat dalam RUEN, RUED-P, atau RUED-Kab/Kota. 3.1.1 Menjamin ketersediaan energi 3.1.2 Memaksimalkan

otensi SDA dan SDM

3.1.3 Meningkatkan aksesibilitas energy

3.1.4 Mengakselerasikan pemanfaatan

nergy baru,

nergy terbarukan

3.1.5 Mengoptimalkan peningkatan nilat tambah penggunaan energy 3.1.6 Mendorong pengelolaan energi yang berwawasan lingkungan 3.2 Tujuan 3.3 Sasaran.

BAB

IV.

KEBIJAKAN

DAN

STRATEGI

NASIONAL/DAERAH 4.1 Kebijakan 4.2 Strategi 4.3 Kelembagaan 4.4 Instrumen Kebijakan 4.5 Program Pengembangan Energi; meliputi: 4.5.1 Program Utama 4.5.2 Program Pendukung BAB V. P E N U T U P 5.1. Kesimpulan 5.2. Saran DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

PENGELOLAAN

ENERGI