LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN …

i LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SEMESTER KHUSUS TAHUN 2015 10 AGUSTUS – 12 SEPTEMBER 2015 SLB B KARNNAMANOHARA Jln. Pandean, Gg. ...

0 downloads 46 Views 1MB Size
LAPORAN INDIVIDU PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) SEMESTER KHUSUS TAHUN 2015

10 AGUSTUS – 12 SEPTEMBER 2015 SLB B KARNNAMANOHARA Jln. Pandean, Gg. Wulung, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY.

Disusun oleh:

BAIQ ADELIA MEILINDA P. 12103241013

JURUSAN PENDIDIKAN LUAR BIASA FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2015

i

HALAMAN PENGESAHAN

Yang bertanda tangan di bawah ini menyatakan bahwa mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta, peserta Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dengan: Nama

: BAIQ ADELIA MEILINDA P.

NIM

: 12103241013

Fak/Jurusan

: FIP/ Pendidikan Luar Biasa

Telah melaksanakan PPL Semester Khusus tahun 2015 yang dimulai pada tanggal 10 Agustus sampai dengan 12 September 2015, di Sekolah Luar Biasa Bagian B Karnnamanohara. Sebagai pertanggungjawabannya telah disusun Laporan Individu PPL Universitas Negeri Yogyakarta ini.

Yogyakarta, 21 September 2015 Dosen Pembimbing

Guru Pembimbing

Lapangan (DPL)

Lapangan (GPL)

Prof. Dr. Suparno, M.Pd

Y. Retnaningsih, S.Pd.

NIP. 19580807 198601 1 001

NIP. 197202152005012011

Mengetahui, Kepala Sekolah

Koordinator PPL Sekolah

Hikmawan Cahyadi, S.Pd.

Rusningsih, S.Pd NIP. 19650609 200501 2004

ii

KATA PENGANTAR Puji syukur mahasiswa panjatkan ke hadirat Allah SWT atas rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua, sehingga program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) semester khusus tahun 2015 di SLB B Karnnamanohara ini dapat terlaksana dan terselesaikan dengan baik. Laporan PPL ini disusun sebagai bentuk pertanggungjawaban secara tertulis dari hasil pelaksanaan PPL yang telah dilaksanakan di SLB

B

Karnnamanohara dari tanggal 10 Agustus sampai dengan 12 September 2015. Banyak pihak yang banyak membantu dalam pelaksanaan PP.L Untuk itu, mahasiswa mengucapkan terima kasih kepada : 1. Orangtua yang telah memberikan dukungan moral dan material. 2. Bapak Prof. Dr. Suparno, M.Pd selaku Dosen Pembimbing Lapangan. 3. Bapak

Hikmawan

Cahyadi,

S.Pd

selaku

Kepala

Sekolah

SLB

Karnnamanohara atas segala bantuan dan arahan yang telah diberikan. 4. Ibu Rusningsih S.Pd

selaku koordinator pelaksanaan PPL di SLB B

Karnnamanohara. 5. Ibu

Y. Retnaningsih, S.Pd. selaku guru kelas VI B dan pembimbing

perencanaan program pembelajaran. 6. Rekan-rekan kelompok PPL yang telah membantu selama kegiatan berlangsung. Mahasiswa memahami bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan. Mahasiswa mohon maaf atas segala kekurangan dan kesalahan dalam penyusunan laporan ini. Semoga kegiatan PPL ini dapat berguna bagi mahasiswa dan pihak sekolah.

Yogyakarta, September 2015

Penyusun

iii

DAFTAR ISI

Halaman Judul ................................................................................................... i Halaman Pengesahan .......................................................................................... ii Kata pengantar ................................................................................................... iii Daftar Isi ............................................................................................................. iv Abstrak ............................................................................................................... v BAB 1 PENDAHULUAN A. Analisis Situasi ............................................................................... 1 B. Permasalahan .................................................................................. 5 BAB II PERSIAPAN, PELAKSANAAN DAN ANALISIS HASIL A. Persiapan ..................................................................................... 12 B. Pelaksanaan .................................................................................. 17 C. Analisis Hasil Pelaksanaan PPL .................................................. 20 D. Analisis Program Pembelajaran Individual ................................. 22 BAB III PENUTUP A. Kesimpulan .................................................................................. 25 B. Saran ............................................................................................. 26 LAMPIRAN

iv

PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL) UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA SEMESTER KHUSUS TAHUN AKADEMIK 2015/2016

Disusun oleh: BAIQ ADELIA MEILINDA P. NIM 12103241013 Jurusan Pendidikan Luar Biasa Lokasi : SLB B Karnnamanohara Yogyakarta

ABSTRAK Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) adalah suatu bentuk pendidikan dengan cara memberikan pengalaman belajar secara langsung di lapangan kerja. Kegiatan PPL dilaksanakan mulai tanggal 10 Agustus – 12 September 2015. Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) dilaksanakan di SLB B Karnnamanohara Yogyakarta. Program ini direncanakan dan dilaksanakan secara individu dalam suatu kelompok. Program kegiatan yang telah dilaksanakan berdasarkan hasil pelaksanaan yaitu pendampingan KBM, piket harian, pembuatan RPP, praktik mengajar, upacara kemerdekaan, syawalan, dan lain-lain. Keseluruhan program telah terlaksana dengan baik dan lancar dengan dukungan seluruh warga sekolah. Kata kunci : PPL, Program, Pelaksanaan.

v

BAB I PENDAHULUAN

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan suatu bentuk program akademik berbasis lapangan kerja yang bertujuan untuk mengembangkan kompetensi mahasiswa sebagai calon tenaga kependidikan. Calon tenaga pendidik tidak hanya memiliki kompetensi di bidang akademik saja, melainkan juga harus mempunyai kompetensi yang baik di bidang kepribadian dan sosial, karena guru merupakan panutan bagi siswa-siswanya. Pada kegiatan PPL, mahasiswa diterjunkan ke sekolah dengan tujuan agar dapat mengenal, mengamati, dan mempraktikkan semua kompetensi yang diperlukan sebagai calon guru di lingkungan sekolah, termasuk selain kompetensi dalam hal mendidik. Sehingga dengan diadakannya kegiatan PPL ini dapat dijadikan bekal untuk mengembangkan diri sebagai calon guru yang sadar akan tugas dan tanggung jawab sebagai seorang tenaga pendidik. A. Analisis Situasi SLB B Karnnamanohara berdiri di bawah Yayasan Tunarungu Yogyakarta yang melayani pendidikan bagi anak-anak tunarungu. Sekolah ini didirikan pada tanggal 23 Februari 1999, yang beralamatkan di Jalan Pandean 2, Gang Wulung, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY. Adapun visi dari SLB B Karnnamanohara adalah “Sekolah Khas yang Berkualitas, Berorientasi Lingkungan dengan Selalu Mengikuti Perkembangan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi”. Pelayanan pendidikan yang diberikan di sekolah ini menggunakan Metode Maternal Reflektif (MMR) di semua kelas, yaitu suatu metode pembelajaran yang mengembangkan bahasa oral (bahasa verbal) bagi anak tunarungu. Di sekolah ini terdapat 145 siswa dengan kondisi tunarungu total dan tunarungu yang masih ada sebagian sisa pendengaran, serta 32 staf pengajar dan karyawan. Siswa dikelompokkan dalam masing-masing kelas sesuai dengan tahapannya. Dimulai dari kelas latihan sebanyak tiga kelas, kelas taman sebanyak

1

tiga kelas, kelas dasar sebanyak tujuh kelas, kelas SMP sebanyak tiga kelas, dan kelas SMA sebanyak tiga kelas. Bangunan di SLB B Karnnamanohara terdiri dari dua gedung utama yang seluruhnya telah dioptimalkan untuk proses kegiatan belajar mengajar dan keterampilan atau ekstrakurikuler maupun untuk acara-acara lainnya. Lokasi sekolah sangat strategis, berada di pusat kota namun terhindar dari keramaian dan kebisingan karena lokasi gedung yang jauh dari jalan raya. Sekolah terdiri dari dua lantai, di mana terdapat tangga-tangga kayu yang menjadi penghubung untuk menuju ke lantai atas. Lantai gedung pun sudah cukup baik, karena telah menggunakan keramik. Adapun keadaan fisik sekolah yang mencakup fasilitas ruang adalah sebagai berikut.

No.

Fasilitas

Jumlah

1

Aula

1

2

Ruang Kepala Sekolah

1

3

Ruang Kelas

13

4

Tempat Ibadah (Musholla)

1

5

Ruang BKPBI

1

6

Ruang UKS

1

7

Ruang Keterampilan

3

8

Ruang Perpustakaan

1

9

Dapur

1

10

Kamar Mandi

9

11

Gudang

1

12

Ruang Terapi Wicara

1

13

Parkir

2

2

Adapun program fisik sekolah meliputi kegiatan belajar mengajar, interaksi warga sekolah, potensi siswa, potensi guru dan kurikulum sekolah, yang dapat diuraikan sebagai berikut.

1. Kegiatan Belajar Mengajar Kegiatan belajar mengajar berlangsung selama lima hari dalam satu minggu, dimulai dari hari Senin sampai dengan Jumat, sejak pukul 08.00 – 15.00 WIB, dengan pembagian waktu sebagai berikut.

Jam Pelajaran

Waktu

Ke – 1

08.00 – 08.35

Ke – 2

08.35 – 09.10

Ke – 3

09.10 – 09.45

Istirahat

09.45 – 10.15

Ke – 4

10.15 – 10.50

Ke – 5

10.50 – 11.25

Ishoma

11.25 – 13.00

Ke – 6

13.00 – 13.35

Ke - 7

13.35 – 14.10

Ke - 8

14.10 – 14.55

Untuk hari Jumat proses belajar mengajar lebih banyak dilaksanakan di luar kelas. Kegiatan dimulai dengan senam bersama, dilanjutkan dengan jalan sehat untuk kelas latihan dan taman, serta latihan karate untuk kelas dasar dan menengah. Waktu kegiatan pembelajaran bagi kelas Latihan dibagi menjadi dua, yaitu pagi hari sejak pukul 08.00 – 10.30 WIB untuk kelas Latihan A, dan siang hari pukul 13.00 – 15.00 WIB untuk kelas Latihan B.

2. Interaksi Peserta Didik, Guru dan Karyawan Interaksis antara peserta didik, guru dan karyawan berjalan dalam suasana yang hangat dan kekeluargaan. Setiap waktu dan kesempatan selalu dimanfaatkan

3

untuk bercakap, yang bertujuan untuk melatih siswa selalu aktif berbicara serta dapat memperkuat rasa kekeluargaan dan keharmonisan semua warga sekolah.

3. Potensi Siswa Potensi masing-masing anak tunarungu berbeda-beda satu sama lain, sehingga sulit untuk mengembangkan setiap potensi yang dimiliki. Dalam setiap waktu dan kesempatan, terutama saat melakukan aktifitas pembelajaran, guru selalu menanamkan etos kerja dan disiplin kepada siswa. Potensi yang telah dimiliki oleh siswa di SLB B Karnnamanohara adalah memiliki kemampuan bahasa yang baik, baik dalam berbicara secara oral maupun isyarat serta membaca gerak bibir lawan bicara. Dengan berkembangnya kemampuan berbahasa ini, banyak prestasi yang telah diperoleh oleh sekolah.

4. Potensi Guru Jumlah staf pengajar di SLB B Karnnamanohara sebanyak 23 orang yang masingmasing diberi wewenang dan tanggung jawab tersendiri. Sekolah juga memiliki tiga tenaga administrasi, dua juru masak dan dua juru kebersihan. Tenaga pengajar tidak hanya berasal dari lulusan jurusan Pendidikan Luar Biasa, melainkan juga terdapat lulusan dari Pendidikan Seni Rupa, Pendidikan Informatika dan Psikologi.

5. Kurikulum Sekolah Pengembangan kurikulum di SLB B Karnnamanohara tidak terlepas dari perkembangan IPTEK yang semakin maju. Kurikulum yang digunakan adalah KTSP dengan persiapan untuk menggunakan kurikulum 2013. Materi pembelajaran diambil dari KTSP dan dimodifikasi sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan siswa. Dari kurikulum diturunkan menjadi silabus, dan diturunkan lagi menjadi Rencana Program Pembelajaran (RPP). RPP disusun setelah proses pembelajaran dilakukan. Kurikulum

dikembangkan

berdasarkan

Standar

Isi

dan

Standar

Kompetensi Lulusan (SKL). Dari panduan kurikulum tersebut, maka sekolah dapat menentukan kebutuhan kompetensi yang harus dimiliki oleh siswa, selain

4

kemampuan akademis, seperti keterampilan hidup mandiri, yang dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan ekstrakurikuler, meliputi: pramuka, karate, ensambel, melukis dan menggambar.

B. Permasalahan Tunarungu merupakan suatu keadaan kehilangan pendengaran yang mengakibatkan seseorang tidak mampu menangkap rangsang bunyi terutama yang melalui indra pendengaran, sebagai akibat dari adanya kerusakan atau tidak berfungsinya sebagian atau seluruh alat pendengaran. Oleh karena itu penyandang tunarungu memerlukan bimbingan dan pendidikan khusus. Kondisi ketunarunguan pada seseorang menyebabkan adanya hambatan dalam perkembangan bahasa. Hal itu menunjukkan, bahwa kemampuan pendengaran sangat penting artinya dalam perkembangan bahasa seseorang. Perkembangan bahasa anak tunarungu terutama untuk yang tergolong tuli berat tentu tidak mungkin untuk sampai pada penguasaan bahasa yang baik hanya melalui pendengarannya, melainkan perlu adanya optimalisasi fungsi indra penglihatan, yaitu selain untuk menangkap pesan visual juga sebagai pintu masuknya konsep-konsep bahasa melalui kegiatan membaca bibir. Pembelajaran untuk anak tunarungu lebih ditekankan pada aspek bahasa, karena anak tunarungu harus banyak dilatih dan diajarkan berbahasa agar dapat berkomunikasi dengan orang lain. Berusaha memperbaiki dan menambah kosa kata yang dimiliki anak dengan memperkenalkan dari pengalaman yang dialami anak (pengalaman sehari-hari). Selain pelajaran bahasa, anak juga memerlukan pembelajaran untuk mata pelajaran lain seperti berhitung, keterampilan, pengetahuan umum dan lainlain untuk menambah informasi bagi dirinya sendiri dalam kehidupan sehari-hari. Pada mata pelajaran keterampilan anak dapat dilatih motorik halusnya agar berkembang sesuai seperti anak pada umumnya. Pembelajaran yang diberikan kepada anak dapat dengan bantuan media untuk mendukung proses pembelajaran yang diberikan kepada anak. Berdasarkan

latar

belakang

permasalahan

diidentifikasikan sebagai berikut:

5

tersebut

maka

dapat

1.

Anak tunarungu miskin bahasa atau dapat dikatakan bahwa anak

tunarungu itu memiliki sedikit kosa kata. 2.

Anak tunarungu kesulitan dalam memahami kalimat baik tertulis

ataupun lisan.

6

BAB II PERSIAPAN, PELAKSANAAN DAN ANALISIS HASIL A.

Persiapan

1.

Observasi Observasi merupakan pengamatan langsung terhadap suatu obyek guna

memperoleh data-data yang diperlukan untuk mengetahui kondisi secara nyata. Observasi dilaksanakan selama 5 minggu. Kegiatan observasi dilakukan di SLB B Karnnamanohara, khususnya di kelas Dasar 6. Observasi yang dilakukan berkenaan dengan aspek fisik dan non fisik. Aspek fisik meliputi keadaan fisik sekolah seperti ruangan kelas dimana tempat mahasiswa praktik mengajar, fasilitas, serta sarana dan prasarana. Sedangkan aspek non fisik berupa kondisi siswa, kegiatan pembelajaran, dan kegiatan administrasi sekolah. Observasi ini dilakukan dengan tujuan untuk memperoleh pengetahuan dan pengalaman mengenai tugas keseluruhan guru dalam proses belajar mengajar. Selain itu, informasi yang diperoleh dari hasil observasi ini dapat dijadikan acuan untuk merancang rencana pembelajaran pada siswa dengan memperhatikan keadaan atau kebutuhan anak, atau kondisi lingkungan kelas tempat anak belajar

2.

Assesmen

1) Informasi Umum a.

Identitas Subyek

Nama Siswa

: Aisya Nurulita

Kelas

: Dasar 6A

Tanggal lahir/ usia

: Sleman, 10 Agustus 2001

Jenis kelamin

: Perempuan

Agama

: Islam

Status anak

: Kandung

Alamat

: Jalan Gowongan Lor JT 3/308, Yogyakarta

7

b. Identitas Orang Tua Nama orang tua Ayah

: Purwito

Ibu

: Putri Tutwuri handayani

Pekerjaan Orang Tua

: Swasta

Alamat

: Jalan Gowongan Lor JT 3/308, Yogyakarta

c. Riwayat kelahiran Perkembangan masa kehamilan

: Normal

Penyakit masa kehamilan

:-

Usia kandungan

: 9 bulan

Tempat kelahiran

: Rumah Bersalin Sakina Idaman

Penolong proses kelahiran

: Bidan

Riwayat proses kelahiran

: Normal

Berat badan saat lahir

: 23 kg

Panjang badan saat lahir

: 47 cm

Gangguan pada saat bayi lahir

:-

Tanda-tanda kelainan saat lahir

: Plasenta layu

d. Perkembangan masa balita Menetek Ibunya hingga umur

: 1 tahun

Imunisasi (lengkap/tidak)

: Lengkap

Pemeriksaan/ penimbangan

: Rutin

Kualitas makanan

: Sedang

Kuantitas makanan

: Sedang

Kesulitan makan

: Sulit makan sayur

d. Perkembangan fisik Menangis mengeluarkan suara

: Ya

Tertawa mengeluarkan suara

: Ya

8

Mengoceh/ meraban bersuara

: Ya

Dapat berdiri pada umur

: 1,5 tahun

Dapat berjalan pada umur

: 2 tahun

e. Perkembangan sosial Dapat bermain dengan saudara

: Ya

Banyak bermain (sendiri/bersama)

: Bersama

Emosi

: Dapat diarahkan

Minat khusus yang sudah terlihat

: Meniru gaya kakaknya (fashion show)

2) Masalah yang dihadapi guru di kelas Berdasarkan hasil wawancara dengan guru di kelas masalah yang dihadapi guru yaitu anak memiliki ingatan jangka pendek (short term memory) sehingga menyebabkan anak cepat lupa pada pelajaran yang telah diberikan. Jika anak diberikan sebuah materi pelajaran, maka anak akan cukup bagus dalam emenangkap dan memahaminya, namun jika dilakukan pengulangan materi kembali besok anak tidak akan bisa mengingatnya. Hal ini mengakibatkan anak harus membutuhkan waktu lama untuk berfikir dan menggali ingatannya, sehingga sering mengalami keterlambatan di kelas.

3) Asesmen a. Akademik Pada mata pelajaran Bahasa Indonesia, anak seringkali mengalami kesalahan dalam menyusun sebuah kalimat panjang, di mana anak sering membuat kalimat dengan terbolak-balik ataupun menggunakan kosa kata dan imbuhan yang tidak tepat. Sebenarnya, hal ini wajar terjadi pada anak tunarungu karena terhambatnya informasi yang masuk untuk memori mereka. Namun anak seringkali membuat kesalahan parah sehingga menyulitkan orang lain untuk membaca ataupun memahami apa yang di utarakan baik melalui lisan/isyarat maupun tulisan. Misalnya, anak ingin menulis kalimat ; “Besok pagi Richo ikut lomba IPA karena Richo pintar dan paham. Semangat! Kami berdoa kepada Richo agar dapat juara 1”. Akan tetapi anak menuliskannya ; “Besok pagi Richo ikut

9

lomba IPA

supaya pintar dan paham semangat. Kami mau berdoa kepada

mungkin Richo juara 1 ikut lomba IPA”. Contoh kesalahan lainnya yaitu dengan penghilangan atau kesalahan pemberian imbuhan. Misalnya kalimat yang sebenarnya ; “Rizky harus diperiksa Dokter karena Rizky sakit. Tetapi anak menuliskannya ; “ Rizky harus periksa Dokter karena Rizky sakit”. Kesalahan lainnya misalnya ; “Dokter memeriksa Rizky yang sedang sakit”. Tetapi anak menulis ; “Dokter periksa Rizky yang sedang sakit”. Meskipun sebenarnya kalimat yang dibuat anak sudah benar menurut orang normal, namun hal itu masih salah bagi anak tunarungu yang diharuskan

menggunakan

kalimat

formal

dan

berstruktur

baik

dalam

pembelajaran. Kesalahan itu terhitung juga karena tidak sesuai dengan yang diminta guru. Guru meminta anak-anak membuat kalimat dengan kata periksa/memeriksa, namun anak menyalahgunakan penempatannya. Dalam memahami bacaan, anak sudah cukup mampu, namun tetap harus membutuhkan waktu yang lama untuk dapat memahaminya dengan baik. Anak harus dipancing terlebih dahulu dengan contoh-contoh atau harus melihat temannya yang lain untuk mengutarakan pendapat lebih dahulu. Anak seringkali mengalami keraguan dalam mengutarakan pendapatnya, sehingga ia harus menanyakannya terlebih dahulu kepada guru sebelum di ucapkan atau ditulis. Pada aspek membaca, anak mampu membaca dengan lancar. Suara yang dikeluarkan cukup keras, namun belum terlalu jelas. Saat didikte, anak sudah mampu menulisnya dengan benar. Namun masih sering ragu-ragu sehingga meminta guru untuk menuliskannya terlebih dahulu untuk kemudian disalin.

b. Non akademik 1. Perilaku a)

Perilaku sosial dan emosi Di kelas, anak adalah satu-satunya siswa perempuan. Menurut penuturan

guru kelas, pada awalnya anak sempat merasa tertekan dan takut untuk bergaul dengan teman-temannya yang laki-laki. Namun setelah lama kelamaan dengan bimbingan guru anak saat ini sudah mampu bergaul dengan baik. Anak seringkali dimintai bantuan dalam bidang pelajaran oleh teman-temannya dan anak

10

membantu dengan senang hati. Dengan orang lain yang belum dikenalnya, anak selalu murah senyum dan tidak malu untuk bergaul. Dikarenakan anak adalah satu-satunya perempuan di kelas, seringkali ia diganggu oleh teman-temannya yang laki-laki, sehingga menyebabkan ia sering menangis. b) Kemandirian Saat belajar di kelas, anak mampu melakukannya secara mandiri. Anak tidak sering bergantung pada temannya dalam menyelesaikan sebuah pekerjaan yang disukainya. Namun terkadang, dalam menjawab soal ia sering malas untuk berfikir dan mengingat pelajaran sebelumnya sehingga seringkali bertanya jawabannya pada orang yang dipercayainya. 2. Fungsional a) Kemampuan motorik Kemampuan motorik kasar dan halus siswa sudah baik. Siswa dapat memegang pensil dengan baik. Tulisan siswa sudah bagus rapi, meskipun besar-besar. Untuk motorik kasar siswa pun baik. Siswa dapat berjalan, berlari, bermain, serta berolahraga tanpa kendala apapun. Terlebih siswa menyukai keterampilan, olahraga dan suka bermain catur bersama teman-temannya.

b) Kemampuan komunikasi Dalam hal komunikasi, anak dapat menggunakan oral dan isyarat dengan cukup baik. Anak juga mampu membaca bibir orang lain, namun terkadang harus dijelaskan dengan tulisan terlebih dahulu untuk dapat dimengerti. Pada saat istirahat, anak sering bergaul dengan siswa-siswa perempuan dari kelas lain. Biasanya mereka saling bertukar informasi dan cerita menggunakan isyarat, maupun terkadang disertai dengan oral. Anak adalah pendengar dan pencerita yang baik, ia mampu mengekspresikan kondisi hati dan pikirannya dengan cukup baik.

11

4) Kesimpulan Asesmen Kesimpulan dari asesmen yang telah dilakukan terhadap siswa kelas dasar 6A bernama Lita adalah anak mengalami keterlambatan belajar yang disebabkan oleh ingatan anak yang relatif pendek dan tidak bertahan lama, sehingga sering menyebabkan anak harus membutuhkan waktu yang cukup lama untuk berfikir dan menggali ingatannya kembali. Selain itu, anak mengalami kesulitan dalam membuat kalimat baru dengan susunan yang baik dan tepat. Seringkali terdapat kesalahan-kesalahan kecil, seperti imbuhan yang salah dan tidak sesuai, susunan kalimat yang tidak benar, serta penghilangan, penggantian, ataupun penambahan huruf. Saat pemberian perdati dan pelajaran bahasa Indonesia, anak kurang aktif dalam mengutarakan pendapat atau pertanyaan. Anak harus dipancing terlebih dahulu dengan contoh atau melihat temannya untuk ditiru. Saat diberikan pertanyaan spontan oleh guru, anak membutuhkan waktu yang cukup lama untuk berfikir agar dapat menjawab dengan benar. Namun secara keseluruhan anak sudah cukup baik dalam mengikuti pelajaran, dibandingkan dengan 3 orang temannya yang mengalami keterlambatan belajar yang lebih parah.

B. Pelaksanaan Praktik mengajar dilaksanakan sebanyak 10 kali pertemuan, dimana keseluruhnya merupakan praktik terbimbing. Berikut adalah rincian pelaksanaan praktik mengajar di Kelas Dasar 6B SLB B Karnamanohara.

1.

2.

Pertemuan I Hari, Tanggal

: 24 Agustus 2015

Kelas

: Dasar 6B

Mata Pelajaran

: Bahasa (Berbicara, Membaca)

Tema/ Subtema

: Peristiwa/ Haji

Waktu

: 3 x 35

Pertemuan II Hari/Tanggal

: 25 Agustus 2015

Kelas

: Dasar 6B

12

3.

4.

Mata Pelajaran

: Bahasa (Mendengarkan/ Menyimak)

Tema/ Subtema

: Peristiwa/ Haji

Waktu

: 1 x 35 Menit

Pertemuan III Hari/Tanggal

: 26 Agustus 2015

Kelas

: Dasar 6B

Mata Pelajaran

: Bahasa (Menulis)

Tema/ Subtema

: Peristiwa/ Haji

Waktu

: 1 x 35 Menit

Pertemuam IV Hari/Tanggal Kelas Mata Pelajaran Tema/ Subtema Waktu

5.

6.

7.

: 27 Agustus 2015 : Dasar 6B : Bahasa (Berbicara, Membaca) : Kegiatanku/ Terlambat : 3 x 35 Menit

Pertemuan V Hari/Tanggal

: 31 Agustus 2015

Kelas

: Dasar 6B

Mata Pelajaran

: Bahasa (Berbicara, Membaca)

Tema/ Subtema

: Kesehatan/ Sakit

Waktu

: 3 x 35 Menit

Pertemuan VI Hari/Tanggal

: 1 September 2015

Kelas

: Dasar 6B

Mata Pelajaran

: Bahasa (Menulis)

Tema

: Kesehatan

Waktu

: 1 x 35 Menit

Pertemuan VII Hari/Tanggal

: 2 September 2015

Kelas

: Dasar 6B

13

8.

9.

10.

Mata Pelajaran

: Bahasa (Menulis)

Tema/ Subtema

: Kegiatanku/ Aktivitas di pagi hari

Waktu

: 1 x 35 Menit

Pertemuan VIII Hari/Tanggal

: 3 September 2015

Kelas

: Dasar 6B

Mata Pelajaran

: Bahasa (Membaca)

Tema/ Subtema

: Peristiwa/ Imunisasi

Waktu

: 2 x 35 Menit

Pertemuan IX Hari/Tanggal

: 7 September 2015

Kelas

: Dasar 6B

Mata Pelajaran

: Bahasa (Berbicara, Membaca)

Tema/ Subtema

: Peristiwa/ Kebakaran

Waktu

: 3 x 35 Menit

Pertemuan X Hari/Tanggal

: 8 September 2015

Kelas

: Dasar 6B

Mata Pelajaran

: Bahasa (Menulis)

Tema

: Kegiatanku

Waktu

: 1 x 35 Menit

Praktik mengajar

yang dilakukan sebanyak 10 kali pertemuan,

keseluruhannya merupakan praktek mengajar. Untuk pembuatan RPP dibuat untuk seluruh praktek mengajar terbimbing sebanyak 10 RPP. RPP dibuat sebelum proses pembelajaran di kelas dilaksanakan. Rancangan Program Pembelajaran yang telah dibuat untuk praktek mengajar di kelas terlampir.

14

C. Analisis Hasil Pelaksanaan PPL 1.

Hasil Praktek Mengajar Praktek mengajar di kelas telah dilaksanakan sesuai dengan jadwal yang

telah ditentukan. Adapun hasil yang diperoleh setelah melaksanakan praktek mengajar adalah sebagai berikut: a.

Mendapat pengalaman dan keterampilan dalam membuka pelajaran,

penyampaian materi pembelajaran, memotivasi siswa untuk aktif dalam belajar dan teknik untuk menutup pelajaran. b.

Memperoleh pengalaman mengajar berbicara dan membaca, dari memulai

percakapan, dan menuliskan hasil percakapan (perdati, visualisasi, percami dan pengembangan). c.

Mendapat kesempatan untuk menerapkan Metode Maternal Reflektif

(MMR) dalam pembelajaran untuk anak tunarungu, walaupun masih belum ahli dalam menerapkan metode tersebut. Dan masih memerlukan bantuan serta bimbingan guru dalam pelaksanaannya. d.

Mengetahui materi apa saja yang dibutuhkan dalam mengajar di kelas

dengan siswa tunarungu. e.

Mendapat kesempatan untuk belajar mengelola kelas.

f.

Lebih dekat dengan anak, sehingga dapat mengetahui berbagai karakteristik

dari anak tunarungu. g.

Belajar menyiapkan media pembelajaran yang dibutuhkan untuk mengajar.

h.

Mendapat kesempatan untuk berlatih dan membuat RPP untuk proses

pembelajaran anak tunarungu.

2. Hambatan atau Permasalahan Dalam melakukan pembelajaran di kelas, terdapat beberapa hambatan yang dialami dalam pelaksanaannya. Adapun hambatan yang dialami selama praktek mengajar di kelas berlangsung adalah sebagai berikut. a.

Sulit untuk memancing anak aktif berbicara, sulit untuk menangkap sinyal

dari anak dan membuat pembicaraan mengalir secara alami.

15

b.

Keterampilan untuk menguasai kelas belum matang, dan masih sering kebingungan saat proses pembelajaran berlangsung, terutama dalam saat memilih materi pembelajaran.

c.

Kurangnya penguasaan terhadap Metode Maternal Reflektif, sehingga mempengaruhi saat berbicara dengan siswa, sehingga masih memerlukan banyak bimbingan dari guru kelas dalam penerapannya pada proses pembelajaran.

d.

Sulit membuat semua siswa untuk fokus dalam pembelajaran, yang disebabkan karena proses percakapan harus dijaga supaya tidak terhenti lama, sehingga waktu untuk memperhatikan anak satu-persatu pun kurang.

3. Usaha dalam Mengatasi Hambatan Adapun usaha yang dilakukan untuk mengatasi hambatan tersebut diatas adalah sebagai berikut: a.

Lebih sering memanfaatkan waktu untuk bercakap atau berbicara dengan anak, misalnya: pada saat istirahat atau makan siang.

b.

Berusaha bersikap tegas saat proses pembelajaran dan lebih aktif dalam memberikan pancingan-pancingan kepada anak, agar anak konsentrasi pada materi yang sedang dipercakapkan dan lebih aktif dalam berbicara, mengungkapkan gagasan atau ide yang dimiliki.

c.

Mempelajari lebih lanjut mengenai tahapan dari Metode Maternal Reflektif, dan lebih sering melakukan konsultasi dengan guru untuk menemukan solusi dalam permasalahan yang dihadapi saat proses pembelajaran berlangsung.

d.

Lebih dekat pada anak, dengan tujuan untuk mengetahui karakteristik khusus siswa, kemampuan serta potensi yang dimilikinya, sehingga bisa menyusun program pembelajaran yang tepat dan sesuai, atau bisa menyiapkan tahaptahap pembelajaran yang sesuai. Dengan mengetahui tahap – tahap pembelajaran yang tepat, maka proses pembelajaran bisa dikondisikan aktif dan kondusif.

16

D. Analisis Program Pembelajaran Individual 1.

Perkembangan Anak Selama Proses PPL Dalam setiap proses belajar, tentu adalah hasil yang diperoleh. Adapun perkembangan yang diperoleh anak selama kegiatan belajar mengajar berlangsung dapat diuraikan pada tabel sebagai berikut. Sebelum Mengajar

Sesudah Mengajar

Bahasa (Berbicara) : Anak pasif dalam mengikuti proses Anak masih pasif dalam belajar dan pembelajaran, inisiatif anak untuk memerlukan

pancingan

dari

guru

berbicara dan berdiskusi sangat untuk membuat anak aktif dalam kurang.

mengungkapkan

ide,

gagasan,

sanggahan atau pertanyaan terhadap tema yang sedang dibahas. Kemampuan untuk mengungkapkan Kemampuan mengungkapkan ide atau ide atau gagasan dalam percakapan gagasan ada sedikit peningkatan dari masih kurang.

sebelum

dilaksanakan

praktek

mengajar. Walaupun meningkat, tetapi masih jauh dari kemampuan temantemannya. Penyebabnya adalah karena anak sering bengong atau melamun, sehingga memahami

ketinggalan materi

pelajaran

dalam yang

disampaikan oleh guru. Situasi ini terjadi sampai pertemuan ke- 10. Bahasa (Membaca) : Sulit memahami isi bacaan hasil Sulitnya anak dalam memahami isi percakapan.

bacaan disebabkan karena kurang konsentrasi dalam mengikuti proses pembelajaran. Ini disebabkan karena perhatiannya teralihkan pada objek lain yang ada di dalam maupun di luar kelas. Perhatian yang tidak fokus pada

17

pelajaran,

juga

memikirkan

dikarenakan

atau

anak

membayangkan

objek lain di luar tema yang dibahas, perilaku anak yang seperti ini dapat terlihat

saat

diberikan

pertanyaan

bacaan, dan anak tidak bisa menjawab pertanyaan tersebut dengan benar, melainkan berkata berkaitan dengan yang dipikirkan. Setelah beberapa kali pertemuan, perhatian

anak

dalam

proses

pembelajaran mulai membaik, dan bisa berkomunikasi sesuai dengan tema

yang

dibahas,

serta

bisa

menjawab pertanyaan yang diberikan. Namun untuk melakukan hal tersebut, memang dari pihak guru harus sedikit bekerja keras memberikan pancinganpancingan dan sering mengajaknya berbicara. Sering

salah

dalam

menjawab Dalam menjawab pertanyaan lisan

pertanyaan lisan dari bacaan hasil mengalami percakapan.

masih

ada

peningkatan, yang

walaupun

keliru.

Namun

jawaban anak yang keliru tersebut bisa dijawab kembali dengan benar jika dilakukan mengulang

pengulangan, dalam

seperti

memberikan

pertanyaan lisan. Artikulasi anak ketika membaca Kemampuan kurang

jelas,

kejelasan

anak

sudah

sedikit

dalam meningkat dalam kejelasan gerak bibir

mengucapkan kata juga tidak begitu ketika mengucapkan kata. jelas

18

Anak bisa menjawab pertanyaan Masih sering salah dan terbolak-balik dari guru dengan benar, tetapi dalam menulis, dan penanganannya terkadang dalam penulisan kalimat adalah dengan memberikan bimbingan masih terdapat huruf yang salah secara atau sering terbolak-balik.

individu.

memberitahukan

Caranya letak

adalah: kesalahan

penulisannya dan meminta anak untuk segera memperbaikinya. Bahasa (Menulis) : Dalam

membuat

mengalami

kalimat,

banyak

anak Penyusunan

kalimat

sudah

mulai

kesalahan membaik, hanya terdapat beberapa

penyusunan struktur kata.

kesalahan susunan struktur kata yang dapat diperbaiki dengan bimbingan guru.

2. Refleksi dan Tidak Lanjut a. Refleksi Setelah dilakukan praktek mengajar dalam program PPL, anak mengalami sedikit peningkatan pada pelajaran bahasa khususnya pada aspek menulis. Hal ini disebabkan karena anak dilatih terus menerus baik secara klasikal bersama teman-teman maupun secara pribadi untuk menyusun kalimat dengan menggunakan struktur kata yang tepat.

b. Tindak Lanjut Tindak lanjut yang perlu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan aspek menulis yaitu perlu adanya perhatian dari guru untuk selalu mengingatkan dan membimbing siswa agar lebih teliti dalam menulis kalimat dan meminta siswa untuk segera memperbaiki kalimat yang salah sehingga kesalahan dalam membuat kalimat dengan ssusunan struktur kata yang tepat dapat diminimalisir atau dihilangkan. Perlu adanya perhatian dari guru agar anak bisa konsentrasi dengan baik dan fokus, sehingga anak tidak mengalami ketertinggalan pengetahuan dalam belajar dibandingkan dengan teman-temannya yang lain.

19

BAB III PENUTUP

A. Kesimpulan Kegiatan Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) merupakan kegiatan terpadu yang bertujuan untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk menerapkan semua ilmu yang sudah diperoleh selama masa perkuliahan. Dengan adanya kegiatan PPL ini maka diharapkan kemampuan mahasiswa sebagai calon guru semakin meningkat, sehingga nantinya bisa bekerja dengan professional. Kegiatan PPL ini dilaksanakan di kelas Dasar 6B SLB B Karnnamanohara sebanyak 10 kali pertemuan, dengan sistem praktik terbimbing. Terdapat banyak manfaat dari kegiatan PPL ini, baik untuk siswa, mahasiswa maupun sekolah tempat melaksanakan PPL. Berdasarkan kegiatan PPL yang sudah dilakukan maka dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut. 1.

Mahasiswa dapat menerapkan langsung Metode Maternal Reflektif dalam

pembelajaran bagi anak tunrungu. 2.

Mahasiswa mendapat pengalaman baru disamping pengalaman kuliah di

kampus, seperti berlatih untuk menyiapkan materi pelajaran atau media yang diperlukan untuk proses belajar. 3.

Dengan diadakannya PPL ini, dapat memperluas wawasan mahasiswa

tentang tugas pendidik, kegiatan persekolahan, dan kegiatan lain yang menunjang kelancaran proses belajar mengajar di sekolah. 4.

Mendapat kesempatan untuk dekat dengan peserta didik, sehingga bisa

belajar mengamati lebih detail mengenai karakteristik anak tunarungu, yang nantinya bisa digunakan sebagai acuan untuk menyusun program pembelajaran. 5.

Mendapat pengalaman baru dalam membuat RPP percami dan perdati,

dimana pengalaman ini belum tentu bisa diperoleh di lembaga-lembaga pendidikan yang lain, walaupun subjek pendidikannya sama.

20

B.

Saran

1. Bagi sekolah a. Mempertahankan komunikasi yang intensif antara seluruh warga sekolah. b. Mempertahankan hubungan yang baik dengan mahasiswa PPL, sehingga nantinya dapat saling bertukar informasi terkait info terkini seputar pendidikan anak tunarungu.

2. Bagi universitas a. Menjalin koordinasi yang intensif antara pihak universitas, dosen pembimbing, sekolah dan mahasiswa. b. Mengadakan pengawasan terhadap jalannya kegiatan PPL, baik secara langsung maupun tidak langsung. c. Memberikan bimbingan yang lebih terperinci sebelum kegiatan PPL berlangsung, agar mahasiswa bisa menyiapkan keperluan praktek dengan baik dan benar sesuai dengan prosedur yang sudah disepakati.

3. Bagi mahasiswa a. Perencanaan mengajar yang dibuat harus lebih sistematis. b. Menjalin komunikasi yang lebih baik dengan semua warga sekolah. c. Menjaga nama baik almamater dengan selalu berpegang teguh pada nilai kebaikan dan kesopanan.

21

LAMPIRAN

FOTO KEGIATAN

(Gambar 01. Mahasiswa sedang praktik mengajar Bahasa aspek membaca/percami).

(Gambar 02. Mahasiswa sedang membimbing subjek membuat kalimat di papan tulis).

(Gambar 03. Mahasiswa sedang praktik mengajar Bahasa aspek membaca/percami, yaitu membahas isi bacaan).

(Gambar 04. Mahasiswa sedang membimbing siswa pada saat membuat kalimat).

(Gambar 04. Mahasiswa sedang membimbing siswa pada saat membuat kalimat).

(Gambar 03. Mahasiswa sedang praktik mengajar Bahasa aspek membaca/percami, yaitu membahas isi bacaan).

MATRIKS PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN UNY JURUSAN PENDIDIKAN LUAR BIASA SEMESTER KHUSUS TAHUN 2015

NAMA

: BAIQ ADELIA MEILINDA P.

NIM

: 12103241013

FAK/ PRODI

: FIP/ PLB

NAMA SEKOLAH

: SLB B KARNNAMANOHARA

ALAMAT SEKOLAH

: Jln. Pandean, Gg. Wulung, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY.

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16

Program/ Kegiatan PPL Koordinasi dengan pihak sekolah Penyusunan program Pendampingan KBM Penyusunan RPP Praktik mengajar Evaluasi praktik mengajar Pelatihan MMR Rapat guru Senam bersama Upacara kemerdekaan Lomba 17 Agustus Piket harian Syawalan Pendampingan pelatihan karate Pendampingan jalan sehat Perpisahan dan penarikan PPL Jumlah Jam

1 3 2 20

4 1 1 2 5 2

2

Minggu ke 3 4

20 2

3 1 1 2 2 5

Jumlah Jam 5

12 8 8 4 3 1 1

12 8 7 4

16 2 4 2

4 1

4 1

5

5

5

1

1

1

43

42

1 36

1 40

37

3 2 80 20 19 10 10 11 5 4 2 25 2 3 1 198

Mengetahui, Kepala Sekolah

Dosen Pembimbing Lapangan

Penyusun

Hikmawan Cahyadi, S.Pd

Prof. Dr. Suparno, M.Pd NIP. 195808071986011001

Baiq Adelia Meilinda NIM. 12103241013

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN (RPP)

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan

: SLB B Karnnamanohara

Kelas/ Semester

: VI/ I

Mata Pelajaran

: Bahasa Indonesia

Tema/ Subtema/

: Peristiwa/ Haji

Aspek Kebahasaan

: Berbicara, Membaca

Alokasi Waktu

: 1 x pertemuan (3 x 35 menit)

A. Kompetensi Inti 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya

diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar

Indikator

1.1 Menerima anugerah Tuhan 1.1.1 Melafalkan kata-kata teks dan Yang Maha Esa berupa bahasa doa dengan jelas. Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah. 2.1 Memiliki kepedulian terhadap 2.1.1 Menunjukkan perilaku jujur,

perubahan terjadi di melalui

dan

peristiwa

yang disiplin, tanggung jawab, santun,

lingkungan sekitar peduli, kasih sayang dan percaya diri pemanfaatan

bahasa dalam berinteraksi dengan teman

Indonesia dan/atau bahasa daerah.

dan lingkungan sekitar.

3.1 Menggali dan menguraikan 3.1.1 Mengemukakan ide/gagasan informasi dari peristiwa yang ada tentang di

lingkungan

diperoleh

dari

sekitar berbagai

peristiwa

yang

ada

di

yang lingkungan sekitar media 3.1.2 Mengulang ucapan guru atau

dengan bantuan guru atau teman teman secara benar. dalam bahasa Indonesia lisan dan 3.1.3 Menanggapi atau menyangkal tulis sehingga menjadi informasi ucapan guru atau teman secara benar yang dapat dipahami.

dengan bimbingan guru.

4.1 Membaca sekilas informasi 4.1.1

Membaca bacaan sesuai

dalam berita tentang peristiwa yang frase. ada di lingkungan sekitar dengan 4.1.2 Memahami bacaan dengan bantuan kosakata bahasa daerah identifikasi untuk membantu penyajian.

langsung

dan

tidak

langsung. 4.1.3

Mengekspresikan

bacaan

dengan tepat. 4.1.4

Menjawab

pertanyaan

mengenai isi bacaan.

C. Tujuan Pembelajaran 1. Bila dibimbing untuk bercakap, siswa mampu mengemukakan ide/ gagasan/ pendapat dengan percaya diri. 2. Bila diminta mengulang informasi yang telah diterima, siswa mampu berbicara dengan percaya diri. 3. Bila diberikan teks/bacaan tentang peristiwa yang ada di lingkungan sekitar, siswa dapat membaca bacaan dengan teliti. 4. Bila diberikan teks/bacaan tentang peristiwa yang ada di lingkungan sekitar, siswa dapat menjelaskan isi bacaan dengan percaya diri.

5. Bila diberikan teks/bacaan tentang peristiwa yang ada di lingkungan sekitar, siswa dapat mengidentifikasi kata-kata asing yang ada dalam bacaan dengan teliti. 6. Bila diberikan teks/bacaan tentang peristiwa yang ada di lingkungan sekitar, siswa dapat menjawab pertanyaan bacaan dengan teliti dan percaya diri.

D. Kemampuan Awal 1. Richo & Rizky

:

siswa

mampu

mengemukakan

ide/gagasan,

membaca, memahami dan menjawab pertanyaan bacaan dengan baik dengan bimbingan guru. 2. Zaid & Bagas

:

siswa

mampu

mengemukakan

ide/gagasan,

membaca, memahami dan menjawab pertanyaan bacaan dengan bantuan guru sepenuhnya. 3. Lita & Raihan

:

siswa

mampu

mengemukakan

ide/gagasan,

membaca, memahami dan menjawab pertanyaan bacaan dengan bimbingan guru.

E. Materi Pembelajaran 1. Berita tentang pemberangkatan haji di televisi pada hari Minggu, tanggal 23 Agustus 2015. 2. Deposit bacaan dengan tema haji. Pemberangkatan Haji “Saya melihat berita di televisi tentang pemberangkatan haji,” kata Richo. “Kapan kamu melihat pemberangkatan haji?” tanya Lita. “Kemarin,” jawab Richo. “Kami juga melihat,” tambah teman-teman. “Ada sebagian orang yang belum bisa berangkat,” kata Richo. “Mengapa orang itu belum bisa berangkat?” tanya Rizky. “Karena belum ada visa,” jawab Richo.

“O...ya, visa itu kartu untuk berangkat ke luar negeri,” tambah bu Linda. “Kapan sebagian orang itu bisa berangkat?” tanya Lita. “Belum tahu,” jawab Richo. “Mereka masih menunggu pengurusan visa di KBRI Arab Saudi,” tambah bu Linda. “Ada sebagian besar sudah berangkat haji lewat Bandara SukarnoHatta di Banten,” kata Richo.

F. Metode dan Pendekatan Pembelajaran Menggunakan metode MMR (Metode Maternal Reflektif)

G. Media dan Alat Pembelajaran 1. Deposit bacaan tentang pemberangkatan haji. 2. Berita di televisi pada hari Minggu, tanggal 23 Agustus 2015. H. Langkah-langkah Pembelajaran 1. Pendahuluan Alokasi Waktu

: 5 menit

Deskripsi Kegiatan

: Mengkondisikan siswa untuk mengikuti pelajaran (mengucapkan salam, berdoa).

2. Kegiatan Inti Alokasi Waktu

: 85 menit

Deskripsi Kegiatan

:

-

Perdati

: melakukan percakapan sederhana tentang berita

pemberangkatan haji di televisi menggunakan kalimat dan kosakata yang dikuasai anak. -

Visualisasi :

guru menuliskan hasil percakapan secara

kronologis di papan tulis. -

Percami

:

1) Guru menulis deposit bacaan tentang pemberangkatan haji di papan tulis.

2) Membaca bacaan bersama tentang pemberangkatan haji secara teknis. a. Membuat frase. b. Guru menunjuk bacaan sesuai frase. c. Guru memberi contoh membaca sesuai frase. d. Anak membaca dengan bimbingan guru. e. Anak membaca dalam hati. 3) Mempercakapkan isi bacaan. 4)

Memberikan pertanyaan secara tertulis mengenai isi

bacaan.

3. Penutup Alokasi Waktu

: 15 menit

Deskripsi Kegiatan

: membuat PR dari deposit bacaan.

I. Penilaian 1. Penilaian sikap Sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan, sikap yang sesuai untuk dinilai adalah teliti dan percaya diri.

No.

Nama Siswa

Teliti SB

1

Richo

2

Rizky

3

Zaid

4

Lita

5

Raihan

6

Bagas

B

C

Percaya Diri K

SB

B

C

K

Keterangan : SB = sangat baik

B = baik

C = cukup

K = kurang

Rubrik: 1. Teliti: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik

dengan bimbingan guru. Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan

bimbingan guru. Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan

bimbingan guru.

2. Percaya Diri: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik

dengan bimbingan guru. Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan

bimbingan guru. Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan

bimbingan guru.

2. Penilaian Pengetahuan : tes tertulis, dengan menjawab pertanyaan mengenai isi bacaan.

Penilaian : - Jika benar nilai 2, jika salah nilai 0. - Jumlah nilai =

x 100

Yogyakarta, 24 Agustus 2015 Mengetahui Mahasiswa

Guru Kelas VI B

Baiq Adelia Meilinda

Y. Retnaningsih, S.Pd.

NIM 12103241013

NIP. 197202152005012011

LAMPIRAN 1. Hasil Visualisasi “Kemarin saya melihat televisi,” kata Richo. “Ada apa di televisi?” tanya bu Linda. “Ada orang-orang yang tidak bisa berangkat haji,” jawab Richo. “Apa sebab orang-orang tidak bisa berangkat haji?” tanya Lita. “Sebab tidak ada visa,” jawab Richo. “Sebagian orang masih menunggu di rumah,” tambah Richo. “Kapan orang-orang itu bisa berangkat?” tanya Lita. “Belum tahu,” jawab Richo. “Dari bandara mana orang-orang berangkat haji?” tanya bu Linda. “Sebagian dari bandara Sukarno-Hatta Banten,” jawab Richo.

2. Hasil Percakapan - Kemarin menggantikan tanggal 23 Agustus 2015. - KBRI singkatan dari Kedutaan Besar Republik Indonesia. - Mereka menggantikan orang-orang yang akan naik haji. - Sebagian besar orang menggantikan banyak orang yang sudah berangkat haji.

3. Pertanyaan Bacaan Jawablah! 1. Apa judul bacaan? 2. Kapan Richo melihat berita tentang pemberangkatan haji? 3. mengapa sebagian besar orang belum bisa berangkat haji? 4. Apa yang dimaksud dengan visa? 5. Di mana tempat mengurus visa untuk haji?

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan

: SLB B Karnnamanohara

Kelas/ Semester

: VI/ I

Mata Pelajaran

: Bahasa Indonesia

Tema/ Subtema

: Peristiwa/ Haji

Aspek Kebahasaan

: Mendengarkan/ menyimak

Alokasi Waktu

: 1 x pertemuan (1 x 35 menit)

A. Kompetensi Inti 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru 3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar

Indikator

1.1 Menerima anugerah Tuhan 1.1.1 Melafalkan kata-kata teks dan Yang Maha Esa berupa bahasa doa dengan jelas. Indonesia yang dikenal sebagai bahasa

persatuan

dan

sarana

belajar di tengah keberagaman bahasa daerah. 2.1 Memiliki kepedulian terhadap 2.1.1 Menunjukkan perilaku jujur,

perubahan terjadi di melalui

dan

peristiwa

yang disiplin, tanggung jawab, santun,

lingkungan sekitar peduli, kasih sayang dan percaya diri pemanfaatan

bahasa dalam berinteraksi dengan teman

Indonesia dan/atau bahasa daerah.

4.1

Memperhatikan

dan lingkungan sekitar.

dan 4.1.1

Menyimak

kata

yang

kalimat

yang

menuliskan kembali suatu teks diucapkan guru. yang sedang dibaca

tentang 4.1.2

Menyimak

peristiwa yang ada di lingkungan diucapkan guru. sekitar

secara

mandiri

dalam 4.1.3Menyebutkan

bahasa Indonesia lisan dan tulis kembali/mengucapkan

kalimat

dengan kosakata bahasa daerah ucapan guru. untuk membantu penyajian.

4.1.4 Menuliskan ucapan guru sesuai kaidah Bahasa Indonesia.

C. Tujuan Pembelajaran 1. Bila dibacakan suatu teks/bacaan tentang haji, siswa dapat memperhatikan dan mengetahui isi bacaan dengan teliti. 2. Bila dibacakan suatu teks/bacaan tentang haji, siswa dapat menyebutkan kembali/mengucapkan kalimat ucapan guru dengan percaya diri. 3. Bila dibacakan/didikte suatu teks/bacaan tentang haji, siswa mampu menyimak dan menuliskan ucapan guru sesuai kaidah Bahasa Indonesia yang benar dengan teliti.

D. Kemampuan Awal 1. Richo & Rizky

: siswa mampu memahami dan menulis teks dikte dengan baik dengan bimbingan guru.

2. Zaid & Bagas

: siswa mampu memahami dan menulis teks dikte dengan bantuan guru sepenuhnya.

3. Lita & Raihan

: siswa mampu memahami dan menulis teks dikte dengan bimbingan guru.

E. Materi Pembelajaran Dikte 1. Kata : 1. Berangkat

6. Tiket pesawat

2. Haji

7. Warga

3. Tanah Suci

8. Kelompok

4. Pasport

9. Agustus

5. Visa

10. Kartu

2. Kalimat : 1. Warga Indonesia berangkat haji ke Tanah Suci. 2. Sepuluh kelompok berangkat setiap hari. 3. Mereka berangkat pada bulan Agustus. 4. Mereka harus mengurus kartu-kartu. 5. Ada paspor, visa dan tiket pesawat.

F. Metode dan Pendekatan Pembelajaran Menggunakan metode MMR (Metode Maternal Reflektif)

G. Media dan Alat Pembelajaran Deposit bacaan tema pemberangkatan haji, pada hari Senin tanggal 24 Agustus 2015.

H. Langkah-langkah Pembelajaran 4. Pendahuluan Alokasi Waktu

: 5 menit

Deskripsi Kegiatan

: Mengkondisikan siswa untuk mengikuti pelajaran (mengucapkan salam, berdoa).

5. Kegiatan Inti Alokasi Waktu

: 25 menit

Deskripsi Kegiatan

:

- Mendengarkan atau menyimak

bacaan tentang

pemberangkatan haji dari guru. - Menuliskan cerita bacaan tema pemberangkatan haji. 6. Penutup Alokasi Waktu

: 5 menit

Deskripsi Kegiatan

: Melakukan refleksi kecil dan koreksi (penilaian) dari bacaan yang telah ditulis siswa.

I. Penilaian 1. Penilaian sikap Sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan, sikap yang sesuai untuk dinilai adalah teliti dan percaya diri.

No.

Nama Siswa

Teliti SB

1

Richo

2

Rizky

3

Zaid

4

Lita

5

Raihan

6

Bagas

B

Percaya Diri

C

K

SB

B

C

K

Keterangan : SB = sangat baik

B = baik

C = cukup

K = kurang

Rubrik: 1. Teliti: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Percaya Diri: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Penilaian Keterampilan : tes tertulis Rubrik menulis kalimat sesuai dikte. No. 1

Kriteria Penggunaan huruf besar dan tanda baca.

Sangat Baik Menggunakan huruf besar di awal kalimat dan nama orang, serta menggunakan tanda titik di akhir kalimat. Seluruh isi kalimat yang ditulis sesuai dengan dikte.

2

Kesesuaian kalimat yang ditulis sesuai dikte.

3

Penulisan.

Penulisan kata sudah tepat.

4

Penggunaan kalimat yang

Semua kata menggunakan

Baik Terdapat 1-2 kesalahan dalam menggunakan huruf besar dan tanda titik.

Cukup Terdapat lebih dari 2 kesalahan dalam menggunakan huruf besar dan tanda titik.

Steengah atau lebih isi kalimat yang ditulis sesuai dengan dikte. Terdapat 1-2 kata yang kurang tepat dalam penulisan.

Kurang dari setengah isi kalimat yang ditulis sesuai dengan dikte. Lebih dari 2 kata yang kurang tepat dalam penulisan.

Terdapat 1-2 kalimat yang

Lebih dari 2 kalimat yang

Kurang Tidak satu pun kalimat yang menggunakan huruf besar dan tanda titik. Semua isi kalimat belum sesuai.

Semua kata belum tepat dalam penulisan.

Semua kalimat

efektif.

kalimat yang efektif.

menggunakan kalimat kurang efektif.

menggunakan kalimat kurang efektif.

menggunakan kalimat kurang efektif.

Yogyakarta, 25 Agustus 2015 Mengetahui Mahasiswa

Guru Kelas VI B

Baiq Adelia Meilinda

Y. Retnaningsih, S.Pd.

NIM 12103241013

NIP. 197202152005012011

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan

: SLB B Karnnamanohara

Kelas/ Semester

: VI/ I

Mata Pelajaran

: Bahasa Indonesia

Tema/ Subtema

: Peristiwa/ Haji

Aspek Kebahasaan

: Menulis

Alokasi Waktu

: 1 x pertemuan (1 x 35 menit)

A. Kompetensi Inti 5. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 6. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya

diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru

7. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 8. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar 1.1 Menerima

Indikator

anugerah Tuhan 1.1.1 Melafalkan kata-kata teks dan

Yang Maha Esa berupa bahasa doa dengan jelas. Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar di

tengah

keberagaman

bahasa

daerah. 2.1 Memiliki kepedulian terhadap 2.1.1 Menunjukkan perilaku jujur,

perubahan terjadi

dan

di

melalui

peristiwa

lingkungan pemanfaatan

yang disiplin, tanggung jawab, santun, sekitar peduli, kasih sayang dan percaya bahasa diri

Indonesia dan/atau bahasa daerah.

4.1

Menulis

percakapan kata

depan

bacaan

dengan yang

dalam

berinteraksi

dengan

teman dan lingkungan sekitar.

hasil 4.1.1 Menuliskan kalimat dengan

penggunaan penggunaan kata depan yang tepat. tepat

secara

mandiri dalam bahasa Indonesia tulis dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian.

C. Tujuan Pembelajaran 1. Bila diminta membuat kalimat, siswa mampu menulis kalimat dengan pemilihan kata yang efektif dengan teliti. 2. Bila diminta membuat kalimat, siswa mampu menulis kalimat dengan penggunaan kata depan yang tepat secara teliti.

D. Kemampuan Awal 1. Richo & Rizky

: siswa mampu membuat kalimat dengan kata depan yang tepat dengan baik dengan bimbingan guru.

2. Zaid & Bagas

: siswa mampu membuat kalimat dengan kata depan yang tepat dengan bantuan guru sepenuhnya.

3. Lita & Raihan

: siswa mampu membuat kalimat dengan kata depan yang tepat dengan bimbingan guru.

E. Materi Pembelajaran Contoh : 1. Richo melihat berita di televisi tentang pemberangkatan haji. 2. Orang-orang berangkat dari Bandara Sukarno-Hatta ke Arab Saudi. 3. Calon jamaah haji mengurus visa di KBRI Arab Saudi. 4. Kakek pergi haji ke Tanah Suci.

5. Nenek menginap di Wisma Haji. 6. Bapak membeli tiket pesawat di bandara. 7. Ibu membawa oleh-oleh tasbih dari Mekkah.

F. Metode dan Pendekatan Pembelajaran Menggunakan metode MMR (Metode Maternal Reflektif)

G. Media dan Alat Pembelajaran Deposit bacaan tema pemberangkatan haji, pada hari Senin tanggal 24 Agustus 2015.

H. Langkah-langkah Pembelajaran 7. Pendahuluan Alokasi Waktu

: 5 menit

Deskripsi Kegiatan

: Mengkondisikan siswa untuk mengikuti pelajaran (mengucapkan salam, berdoa).

8. Kegiatan Inti Alokasi Waktu

: 25 menit

Deskripsi Kegiatan

: 1. Membuka dan membaca kembali catatan deposit bacaan tentang pemberangkatan haji. 2. Guru memberikan contoh kalimat dengan penggunaan kata depan yang tepat di papan tulis. 3. Guru membimbing siswa mengisi kata depan yang tepat pada kalimat yang telah ditulis di papan tulis. 4. Siswa diminta membuat sepuluh kalimat dengan menggunakan kata depan di, ke atau dari.

9. Penutup Alokasi Waktu

: 5 menit

Deskripsi Kegiatan

: Melakukan refleksi kecil dari pekerjaan siswa.

I. Penilaian 1. Penilaian sikap Sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan, sikap yang sesuai untuk dinilai adalah teliti dan percaya diri. No.

Nama Siswa

Teliti SB

1

Richo

2

Rizky

3

Zaid

4

Lita

5

Raihan

6

Bagas

B

C

K

Keterangan : SB = sangat baik

B = baik

C = cukup

K = kurang

Rubrik: Teliti: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Penilaian Keterampilan : tes tertulis. Rubrik membuat kalimat dengan penggunaan kata depan yang tepat. No.

Kriteria

Sangat Baik

Baik

Cukup

Kurang

1

Penggunaan huruf besar dan tanda baca.

Terdapat 1-2 kesalahan dalam menggunakan huruf besar dan tanda titik.

Terdapat lebih dari 2 kesalahan dalam menggunakan huruf besar dan tanda titik.

2

Ketepatan penggunaan kata depan

Menggunakan huruf besar di awal kalimat dan nama orang, serta menggunakan tanda titik di akhir kalimat. Seluruh kalimat yang ditulis sesuai dengan penggunaan kata depan yang tepat.

Steengah atau lebih kalimat yang ditulis sesuai dengan penggunaan kata depan yang tepat.

3

Penulisan.

Penulisan kata sudah tepat.

4

Penggunaan kalimat yang efektif.

Semua kata menggunakan kalimat yang efektif.

Terdapat 1-2 kata yang kurang tepat dalam penulisan. Terdapat 1-2 kalimat yang menggunakan kalimat kurang efektif.

Kurang dari setengah kalimat yang ditulis sesuai dengan penggunaan kata depan yang tepat. Lebih dari 2 kata yang kurang tepat dalam penulisan. Lebih dari 2 kalimat yang menggunakan kalimat kurang efektif.

Tidak satu pun kalimat yang menggunakan huruf besar dan tanda titik. Semua kalimat belum menggunakan kata depan yang tepat.

Semua kata belum tepat dalam penulisan. Semua kalimat menggunakan kalimat kurang efektif.

Yogyakarta, 26 Agustus 2015 Mengetahui Mahasiswa

Guru Kelas VI B

Baiq Adelia Meilinda

Y. Retnaningsih, S.Pd.

NIM 12103241013

NIP. 197202152005012011

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan

: SLB B Karnnamanohara

Kelas/ Semester

: VI/ I

Mata Pelajaran

: Bahasa Indonesia

Tema/ Subtema

: Kegiatanku/ Terlambat

Aspek Kebahasaab

: Berbicara, Membaca

Alokasi Waktu

: 1 x pertemuan (3 x 35 menit)

A. Kompetensi Inti 1.Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2.Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru 3.Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 4.Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar

Indikator

1.1 Menerima anugerah Tuhan 1.1.1 Melafalkan kata-kata teks dan Yang Maha Esa berupa bahasa doa dengan jelas. Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah. 2.1 Memiliki kepedulian terhadap 2.1.1 Menunjukkan perilaku jujur,

perubahan terjadi di melalui

dan

peristiwa

yang disiplin, tanggung jawab, santun,

lingkungan sekitar peduli, kasih sayang dan percaya diri pemanfaatan

bahasa dalam berinteraksi dengan teman

Indonesia dan/atau bahasa daerah.

dan lingkungan sekitar.

3.1 Menggali dan menguraikan 3.1.1 Mengemukakan ide/gagasan informasi dari peristiwa yang ada tentang di

lingkungan

diperoleh

dari

sekitar berbagai

peristiwa

yang

ada

di

yang lingkungan sekitar media 3.1.2 Mengulang ucapan guru atau

dengan bantuan guru atau teman teman secara benar. dalam bahasa Indonesia lisan dan 3.1.3 Menanggapi atau menyangkal tulis sehingga menjadi informasi ucapan guru atau teman secara benar yang dapat dipahami.

dengan bimbingan guru.

4.1 Membaca sekilas informasi 4.1.1

Membaca bacaan sesuai

dalam berita tentang peristiwa yang frase. ada di lingkungan sekitar dengan 4.1.2 Memahami bacaan dengan bantuan kosakata bahasa daerah identifikasi untuk membantu penyajian.

langsung

dan

tidak

langsung. 4.1.3

Mengekspresikan

bacaan

dengan tepat. 4.1.4

Menjawab

pertanyaan

mengenai isi bacaan.

C.Tujuan Pembelajaran 1. Bila dibimbing untuk bercakap, siswa mampu mengemukakan ide/ gagasan/ pendapat dengan percaya diri. 2. Bila diminta mengulang informasi yang telah diterima, siswa mampu berbicara dengan percaya diri. 3. Bila diberikan teks/bacaan tentang peristiwa yang ada di lingkungan sekitar, siswa dapat membaca bacaan dengan teliti. 4. Bila diberikan teks/bacaan tentang peristiwa yang ada di lingkungan sekitar, siswa dapat menjelaskan isi bacaan dengan percaya diri.

5. Bila diberikan teks/bacaan tentang peristiwa yang ada di lingkungan sekitar, siswa dapat mengidentifikasi kata-kata asing yang ada dalam bacaan dengan teliti. 6. Bila diberikan teks/bacaan tentang peristiwa yang ada di lingkungan sekitar, siswa dapat menjawab pertanyaan bacaan dengan teliti dan percaya diri.

D.Kemampuan Awal 1. Richo & Rizky

:

siswa

mampu

mengemukakan

ide/gagasan,

membaca, memahami dan menjawab pertanyaan bacaan dengan baik dengan bimbingan guru. 2. Zaid & Bagas

:

siswa

mampu

mengemukakan

ide/gagasan,

membaca, memahami dan menjawab pertanyaan bacaan dengan bantuan guru sepenuhnya. 3. Lita & Raihan

:

siswa

mampu

mengemukakan

ide/gagasan,

membaca, memahami dan menjawab pertanyaan bacaan dengan bimbingan guru.

E.Materi Pembelajaran Deposit bacaan Zaid Terlambat “Zaid terlambat datang ke sekolah,” kata Richo. “Ya, kursinya masih kosong!” seru anak-anak. “Mengapa Zaid terlambat?” tanya Lita kepada teman-teman. “Mungkin motor bapak Zaid macet!” kira Richo. “Apakah Zaid selalu diantar bapaknya ke sekolah?” tanya bu Linda. “Ya,” jawab anak-anak. “Ia selalu diantar bapaknya ke sekolah dari Kulon Progo,” tambah Rizky.

“Wah..jauh sekali rumah Zaid,” kata bu Linda. “Betul. Mungkin saja mereka terjebak macet di jalan,” kata Rizky. “Semoga Zaid cepat datang ke sekolah,” kata anak-anak.

F.Metode dan Pendekatan Pembelajaran Menggunakan metode MMR (Metode Maternal Reflektif)

G.Media dan Alat Pembelajaran 1. Informasi tentang Zaid terlambat ke sekolah. 2. Deposit bacaan tentang Zaid terlambat. H.Langkah-langkah Pembelajaran 1.Pendahuluan Alokasi Waktu

: 5 menit

Deskripsi Kegiatan

: Mengkondisikan siswa untuk mengikuti pelajaran (mengucapkan salam, berdoa).

2.Kegiatan Inti Alokasi Waktu

: 85 menit

Deskripsi Kegiatan

:

-

Perdati

: melakukan percakapan sederhana tentang Zaid

terlambat datang ke sekolah menggunakan kalimat dan kosakata yang dikuasai anak. -

Visualisasi :

guru menuliskan hasil percakapan secara

kronologis di papan tulis. -

Percami

:

3) Guru menulis deposit bacaan tentang pemberangkatan haji di papan tulis. 4) Membaca bacaan bersama tentang pemberangkatan haji secara teknis. a. Membuat frase.

b. Guru menunjuk bacaan sesuai frase. c. Guru memberi contoh membaca sesuai frase. d. Anak membaca dengan bimbingan guru. e. Anak membaca dalam hati. 3) Mempercakapkan isi bacaan. 4)

Memberikan pertanyaan secara tertulis mengenai isi

bacaan. 3.Penutup Alokasi Waktu

: 15 menit

Deskripsi Kegiatan

: membuat growing (PR) dari deposit

bacaan.

I.Penilaian 1. Penilaian sikap Sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan, sikap yang sesuai untuk dinilai adalah teliti dan percaya diri.

No.

Nama Siswa

Teliti SB

1

Richo

2

Rizky

3

Zaid

4

Lita

5

Raihan

6

Bagas

B

C

Percaya Diri K

SB

B

C

Keterangan : SB = sangat baik

B = baik

C = cukup

K = kurang

K

Rubrik: 1. Teliti: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Percaya Diri: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Penilaian Pengetahuan : tes tertulis, dengan menjawab pertanyaan mengenai isi bacaan.

Penilaian : - Jika benar nilai 2, jika salah nilai 0. - Jumlah nilai =

x 100

Yogyakarta, 27 Agustus 2015 Mengetahui Mahasiswa

Guru Kelas VI B

Baiq Adelia Meilinda

Y. Retnaningsih, S.Pd.

NIM 12103241013

NIP. 197202152005012011

LAMPIRAN 1. Hasil Visualisasi “Zaid belum datang,” kata Richo. “Apa sebab Zaid belum datang ke sekolah?” tanya Lita kepada teman-teman. “Mungkin motor bapak Zaid macet,” kata Richo. “Mungkin tadi malam Zaid bermain komputer sampai tengah malam sehingga terlambat bangun pagi,” kata bu Linda. “Apakah Zaid sering terlambat datang ke sekolah?” tanya bu Linda. “Tidak tahu,” jawab anak-anak. “Mungkin ia malas,” kira Bagas.

2. Hasil Percakapan - Bapak Zaid bernama bapak Firmansyah. - Kursinya menggantikan kursi Zaid. - Bapaknya menggantikan bapak Zaid. - Ia menggantikan Zaid. - Rumah Zaid di Kulon Progo. - Terjebak macet artinya terkena macet. - Mereka menggantikan Zaid dan bapak Zaid.

3. Pertanyaan Bacaan Jawablah! 1. Apa judul bacaan? 2. Siapa yang terlambat datang ke sekolah? 3. Mengapa Zaid terlambat datang ke sekolah? 4. Siapa yang mengantar Zaid ke sekolah? 5. Di mana rumah Zaid?

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan

: SLB B Karnnamanohara

Kelas/ Semester

: VI/ I

Mata Pelajaran

: Bahasa Indonesia

Tema/ Subtema

: Kesehatan/ Sakit

Aspek Kebahasaan

: Berbicara, Membaca

Alokasi Waktu

: 1 x pertemuan (3 x 35 menit)

A. Kompetensi Inti 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya

diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar

Indikator

1.1 Menerima anugerah Tuhan 1.1.1 Melafalkan kata-kata teks dan Yang Maha Esa berupa bahasa doa dengan jelas. Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah. 2.1 Memiliki kepedulian terhadap 2.1.1 Menunjukkan perilaku jujur,

perubahan terjadi di melalui

dan

peristiwa

yang disiplin, tanggung jawab, santun,

lingkungan sekitar peduli, kasih sayang dan percaya diri pemanfaatan

bahasa dalam berinteraksi dengan teman

Indonesia dan/atau bahasa daerah.

dan lingkungan sekitar.

3.1 Menggali dan menguraikan 3.1.1 Mengemukakan ide/gagasan informasi tentang kesehatan yang tentang kesehatan. diperoleh dari berbagai informasi 3.1.2 Mengulang ucapan guru atau di

lingkungan

sekitar

dengan teman secara benar.

bantuan guru atau teman dalam 3.1.3 Menanggapi atau menyangkal bahasa Indonesia lisan dan tulis ucapan guru atau teman secara benar sehingga menjadi informasi yang dengan bimbingan guru. dapat dipahami. 4.1 Membaca sekilas informasi 4.1.1

Membaca bacaan sesuai

tentang kesehatan dengan bantuan frase. kosakata

bahasa

daerah

untuk 4.1.2 Memahami bacaan dengan

membantu penyajian.

identifikasi

langsung

dan

tidak

langsung. 4.1.3

Mengekspresikan

bacaan

dengan tepat. 4.1.4

Menjawab

pertanyaan

mengenai isi bacaan.

C. Tujuan Pembelajaran 1. Bila dibimbing untuk bercakap, siswa mampu mengemukakan ide/ gagasan/ pendapat dengan percaya diri. 2. Bila diminta mengulang informasi yang telah diterima, siswa mampu berbicara dengan percaya diri. 3. Bila diberikan teks/bacaan tentang kesehatan, siswa dapat membaca bacaan dengan teliti. 4. Bila diberikan teks/bacaan tentang kesehatan, siswa dapat menjelaskan isi bacaan dengan percaya diri.

5.

Bila

diberikan

teks/bacaan

tentang

kesehatan,

siswa

dapat

mengidentifikasi kata-kata asing yang ada dalam bacaan dengan teliti. 6. Bila diberikan teks/bacaan tentang kesehatan, siswa dapat menjawab pertanyaan bacaan dengan teliti dan percaya diri.

D. Kemampuan Awal 1. Richo & Rizky

:

siswa

mampu

mengemukakan

ide/gagasan,

membaca, memahami dan menjawab pertanyaan bacaan dengan baik dengan bimbingan guru. 2. Zaid & Bagas

:

siswa

mampu

mengemukakan

ide/gagasan,

membaca, memahami dan menjawab pertanyaan bacaan dengan bantuan guru sepenuhnya. 3. Lita & Raihan

:

siswa

mampu

mengemukakan

ide/gagasan,

membaca, memahami dan menjawab pertanyaan bacaan dengan bimbingan guru.

E. Materi Pembelajaran Deposit bacaan Kaki Richo Sakit “Aduh kakiku sakit!” seru Richo. “Kasihan sekali, mengapa kakimu sakit?” tanya Rizky. “Aku jatuh saat melompat pagar sekolah lima hari yang lalu,” jawab Richo. “Mengapa kamu melompat pagar?” tanya Rizky. “Abel yang menyuruhku melompat pagar,” jawab Richo. “Apakah kamu sudah memberi obat?” tanya Bagas. “Sudah, aku memberi minyak tawon setiap hari,” jawab Richo. “Apakah kamu sudah pergi ke dokter?” tanya Zaid. “Belum, aku takut,” jawab Richo. “Aku takut disuntik,” tambahnya. “Tidak disuntik, tetapi kamu akan diberi salep,” kata bu Linda. “O begitu, besok aku akan mengajak mama ke dokter,” kata Richo.

“Semoga cepat sembuh, Richo!” seru teman-teman.

F. Metode dan Pendekatan Pembelajaran Menggunakan metode MMR (Metode Maternal Reflektif)

G. Media dan Alat Pembelajaran 1. Informasi tentang kaki Richo yang sakit. 2. Deposit bacaan tentang kaki Richo yang sakit. H. Langkah-langkah Pembelajaran 10. Pendahuluan Alokasi Waktu

: 5 menit

Deskripsi Kegiatan

: Mengkondisikan siswa untuk mengikuti pelajaran (mengucapkan salam, berdoa).

11. Kegiatan Inti Alokasi Waktu

: 85 menit

Deskripsi Kegiatan

:

-

Perdati

: melakukan percakapan sederhana tentang kaki

Richo yang sakit menggunakan kalimat dan kosakata yang dikuasai anak. -

Visualisasi :

guru menuliskan hasil percakapan secara

kronologis di papan tulis. -

Percami

:

5) Guru menulis deposit bacaan tentang kaki Richo yang sakit.di papan tulis. 6) Membaca bacaan bersama tentang kaki Richo yang sakit.secara teknis. a. Membuat frase. b. Guru menunjuk bacaan sesuai frase. c. Guru memberi contoh membaca sesuai frase. d. Anak membaca dengan bimbingan guru.

e. Anak membaca dalam hati. 3) Mempercakapkan isi bacaan. 4)

Memberikan pertanyaan secara tertulis mengenai isi

bacaan. 12. Penutup Alokasi Waktu

: 15 menit

Deskripsi Kegiatan

: membuat PR dari deposit bacaan.

I. Penilaian 1. Penilaian sikap Sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan, sikap yang sesuai untuk dinilai adalah teliti dan percaya diri.

No.

Nama Siswa

Teliti SB

1

Richo

2

Rizky

3

Zaid

4

Lita

5

Raihan

6

Bagas

B

C

Percaya Diri K

SB

B

C

Keterangan : SB = sangat baik

Rubrik:

B = baik

C = cukup

K = kurang

K

1. Teliti: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Percaya Diri: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Penilaian Pengetahuan : tes tertulis, dengan menjawab pertanyaan mengenai isi bacaan. Penilaian : - Jika benar nilai 2, jika salah nilai 0. - Jumlah nilai =

x 100 Yogyakarta, 31 Agustus 2015 Mengetahui

Mahasiswa

Guru Kelas VI B

Baiq Adelia Meilinda

Y. Retnaningsih, S.Pd.

NIM 12103241013

NIP. 197202152005012011

LAMPIRAN 1. Hasil Visualisasi “Kakiku sakit,” kata Richo. “Apa sebab kakimu sakit?” tanya Rizky. “Sebab aku jatuh saat melompat pagar,” jawab Richo. “Mengapa kamu melompat pagar?” tanya Rizky. “Abel menyuruhku melompat pagar,” jawab Richo. “Apakah orang tuamu marah?” tanya Raihan. “Tidak marah,” jawab Richo. “Apakah kamu sudah memberi obat?” tanya Bagas. “Sudah, aku memberi minyak tawon,” jawab Richo. “Apakah kamu sudah pergi ke dokter?” tanya Zaid. “Belum, aku takut nanti disuntik,” jawab Richo.

2. Hasil Percakapan - Lima hari yang lalu = tanggal 26 Agustus 2015. - Salep = obat gosok.

3. Pertanyaan Bacaan Jawablah! 1. Apa judul bacaan? 2. Siapa yang sakit kaki? 3. Mengapa kaki Richo sakit? 4. Kapan Richo jatuh dari pagar? 5. Mengapa Richo tidak ke dokter?

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan

: SLB B Karnnamanohara

Kelas/ Semester

: VI/ I

Mata Pelajaran

: Bahasa Indonesia

Tema

: Kesehatan

Aspek Kebahasaan

: Menulis

Alokasi Waktu

: 1 x pertemuan (1 x 35 menit)

A. Kompetensi Inti 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya

diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar

Indikator

1.1 Menerima anugerah Tuhan 1.1.1 Melafalkan kata-kata teks dan Yang Maha Esa berupa bahasa doa dengan jelas. Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah. 2.1 Memiliki kepedulian terhadap 2.1.1 Menunjukkan perilaku jujur,

perubahan terjadi di melalui

dan

peristiwa

yang disiplin,

tanggung

jawab

dan

lingkungan sekitar percaya diri dalam menyelesaikan pemanfaatan

bahasa tugas.

Indonesia dan/atau bahasa daerah. 4.1

Menuliskan

percakapan

bacaan

dengan

hasil 4.1.1 Menuliskan kalimat dengan

penggunaan menggunakan struktur kata yang

struktur kata yang tepat secara tepat. mandiri dalam bahasa Indonesia lisan dan tulisan dengan bantuan bahasa daerah untuk membantu penyajian.

C. Tujuan Pembelajaran 1. Bila diberikan teks/bacaan tentang Richo sakit kaki, siswa dapat mengetahui penempatan struktur kata yang benar dengan teliti. 2. Bila diberikan soal tentang stuktur kata acak, siswa dapat menyusun kata-kata menjadi kalimat yang benar dengan teliti

D. Kemampuan Awal 1. Richo & Rizky

: siswa mampu menyusun kalimat dengan baik dengan bimbingan guru.

2. Zaid & Bagas

: siswa mampu menyusun kalimat dengan bantuan guru sepenuhnya.

3. Lita & Raihan

:

siswa

mampu

menyusun

kalimat

dengan

bimbingan guru.

E. Materi Pembelajaran - Contoh : 1. Sakit – Richo – kaki = kaki Richo sakit. 2. Takut – Richo – dokter – disuntik = Richo takut disuntik dokter. - Menyusun kata-kata dibawah ini menjadi kalimat yang benar.

1. Melompat – Abel – menyuruh – Richo – pagar 2. Dokter – takut – Richo – disuntik 3. Perawat – resep – obat – menulis 4. Rumah sakit – ke – dibawa – Kakek. 5. Minum – Lita – obat – malam – tadi 6. Rizky – obat – minum – jerawat 7. Kuat – Bagas – minum – supaya – vitamin 8. Operasi – Ayu – akan – pagi – besok 9. Klinik – periksa – mata – di – Zaid 10. Adi – sekolah – sakit- tidak – karena

F. Metode dan Pendekatan Pembelajaran Menggunakan metode MMR (Metode Maternal Reflektif)

G. Media dan Alat Pembelajaran Deposit bacaan tema sakit kaki, pada hari Senin tanggal 31 Agustus 2015.

H. Langkah-langkah Pembelajaran 13. Pendahuluan Alokasi Waktu

: 5 menit

Deskripsi Kegiatan

: Mengkondisikan siswa untuk mengikuti pelajaran (mengucapkan salam, berdoa).

14. Kegiatan Inti Alokasi Waktu

: 25 menit

Deskripsi Kegiatan

: 1. Membuka dan membaca kembali catatan deposit bacaan tentang kaki Richo sakit. 2. Guru memberikan contoh kalimat dengan kata-kata acak di papan tulis.

3. Guru membimbing siswa menyusun katakata acak menjadi kalimat dengan struktur yang tepat di papan tulis. 4. Siswa diminta menyusun sepuluh kalimat dengan menggunakan struktur kata yang tepat. 15. Penutup Alokasi Waktu

: 5 menit

Deskripsi Kegiatan

: Melakukan refleksi kecil dari pekerjaan siswa.

I. Penilaian 1. Penilaian sikap Sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan, sikap yang sesuai untuk dinilai adalah sikap teliti.

No.

Nama Siswa

Teliti SB

1

Richo

2

Rizky

3

Zaid

4

Lita

5

Raihan

6

Bagas

B

C

K

Keterangan : SB = sangat baik

B = baik

C = cukup

K = kurang

Rubrik : Teliti: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Penilaian Keterampilan : tes tertulis Rubrik menyusun kata-kata acak menjadi kalimat dengan struktur yang tepat. No.

Kriteria

Sangat Baik

Baik

Cukup

Kurang

1

Penggunaan huruf besar dan tanda baca.

Terdapat 1-2 kesalahan dalam menggunakan huruf besar dan tanda titik.

Terdapat lebih dari 2 kesalahan dalam menggunakan huruf besar dan tanda titik.

2

Ketepatan penyusunan kalimat.

Menggunakan huruf besar di awal kalimat dan nama orang, serta menggunakan tanda titik di akhir kalimat. Seluruh isi kalimat yang ditulis sesuai dengan susunan yang tepat.

Kurang dari setengah isi kalimat yang ditulis sesuai dengan susunan yang tepat.

3

Penulisan.

Penulisan kata sudah tepat.

4

Penggunaan kalimat yang efektif.

Semua kata menggunakan kalimat yang efektif.

Steengah atau lebih isi kalimat yang ditulis sesuai dengan susunan yang tepat. Terdapat 1-2 kata yang kurang tepat dalam penulisan. Terdapat 1-2 kalimat yang menggunakan kalimat kurang efektif.

Tidak satu pun kalimat yang menggunakan huruf besar dan tanda titik. Semua isi kalimat belum tepat susunannya.

Lebih dari 2 kata yang kurang tepat dalam penulisan. Lebih dari 2 kalimat yang menggunakan kalimat kurang efektif.

Semua kata belum tepat dalam penulisan. Semua kalimat menggunakan kalimat kurang efektif.

Yogyakarta, 1 September 2015 Mengetahui Mahasiswa

Guru Kelas VI B

Baiq Adelia Meilinda

Y. Retnaningsih, S.Pd.

NIM 12103241013

NIP. 197202152005012011

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan

: SLB B Karnnamanohara

Kelas/ Semester

: VI/ I

Mata Pelajaran

: Bahasa Indonesia

Tema/ Subtema/ PB : Kegiatanku/ Aktivitas di pagi hari. Aspek Kebahasaan

: Menulis

Alokasi Waktu

: 1 x pertemuan (1 x 35 menit)

A. Kompetensi Inti 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya

diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar

Indikator

1.1 Menerima anugerah Tuhan 1.1.1 Melafalkan kata-kata teks dan Yang Maha Esa berupa bahasa doa dengan jelas. Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar di

tengah

keberagaman

bahasa

daerah. 2.1 Memiliki kepedulian terhadap 2.1.1 Menunjukkan perilaku jujur,

perubahan terjadi melalui

di

dan

peristiwa

lingkungan pemanfaatan

yang disiplin, tanggung jawab, santun, sekitar peduli, kasih sayang dan percaya bahasa diri

Indonesia dan/atau bahasa daerah.

4.1

Mengamati

dan

dalam

berinteraksi

dengan

teman dan lingkungan sekitar.

mengolah 4.1.1 Mengolah dan menuliskan

gambar berseri tentang kegiatan cerita dari gambar berseri tentang dalam kehidupan sehari-hari secara kegiatan dalam kehidupan seharimandiri dalam bahasa Indonesia hari dengan membuat kalimat yang lisan dan tulis yang dapat diisi tepat. dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian.

C. Tujuan Pembelajaran 1. Bila diberikan gambar berseri tentang kegiatan, siswa dapat mengidentifikasi gambar dengan teliti. 2. Bila diberikan gambar berseri tentang kegiatan, siswa dapat menceritakan kegiatan dalam gambar berseri dengan percaya diri. 3. Bila diberikan gambar berseri tentang kegiatan, siswa dapat menuliskan kalimat sesuai gambar dengan teliti dan percaya diri.

D. Kemampuan Awal 1. Richo & Rizky

: siswa mampu membuat kalimat dari gambar berseri dengan baik dengan bimbingan guru.

2. Zaid & Bagas

: siswa mampu membuat kalimat dari gambar berseri dengan bantuan guru sepenuhnya.

3. Lita & Raihan

: siswa mampu membuat kalimat dari gambar berseri dengan bimbingan guru.

E. Materi Pembelajaran Gambar berseri dengan tema : kegiatanku.

1.

2.

4.

5.

3.

F. Metode dan Pendekatan Pembelajaran Menggunakan metode MMR (Metode Maternal Reflektif)

G. Media dan Alat Pembelajaran Gambar berseri tentang aktivitas di pagi hari.

H. Langkah-langkah Pembelajaran 1. Pendahuluan Alokasi Waktu

: 5 menit

Deskripsi Kegiatan

: Mengkondisikan siswa untuk mengikuti pelajaran (mengucapkan salam, berdoa), serta

menyiapkan

media

pembelajaran

dengan membagikan kertas gambar berseri pada setiap siswa.

2. Kegiatan Inti Alokasi Waktu

: 25 menit

Deskripsi Kegiatan

: 1.

Mengamati

gambar

berseri

tentang

kehidupan sehari-hari. 2. Guru memberikan contoh kalimat untuk mengisi cerita gambar berseri di papan tulis.

3. Siswa diminta membuat kalimat untuk menyusun cerita gambar berseri dengan menggunakan pemilihan kata-kata yang tepat sesuai gambar. 3. Penutup Alokasi Waktu

: 5 menit

Deskripsi Kegiatan

: Melakukan refleksi kecil dan menilai pekerjaan siswa.

I. Penilaian 1. Penilaian sikap Sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan, sikap yang sesuai untuk dinilai adalah teliti dan percaya diri. No.

Nama Siswa

Teliti SB

1

Richo

2

Rizky

3

Zaid

4

Lita

5

Raihan

6

Bagas

B

Percaya Diri

C

K

SB

B

C

K

Keterangan : SB = sangat baik

B = baik

C = cukup

K = kurang

Rubrik: 1. Teliti: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Percaya Diri: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Penilaian Keterampilan : tes tertulis Rubrik membuat kalimat sesuai gambar berseri. No.

Kriteria

Sangat Baik

Baik

Cukup

Kurang

1

Penggunaan huruf besar dan tanda baca.

Terdapat 1-2 kesalahan dalam menggunakan huruf besar dan tanda titik.

Terdapat lebih dari 2 kesalahan dalam menggunakan huruf besar dan tanda titik.

2

Kesesuaian isi cerita gambar yang ditulis.

Menggunakan huruf besar di awal kalimat dan nama orang, serta menggunakan tanda titik di akhir kalimat. Seluruh isi kalimat yang ditulis sesuai dengan isi cerita gambar yang diminta.

3

Penulisan.

Penulisan kata sudah tepat.

4

Penggunaan

Semua kata

Steengah atau lebih isi kalimat yang ditulis sesuai dengan isi cerita gambar yang diminta. Terdapat 1-2 kata yang kurang tepat dalam penulisan. Terdapat 1-2

Kurang dari setengah isi kalimat yang ditulis sesuai dengan isi cerita gambar yang diminta. Lebih dari 2 kata yang kurang tepat dalam penulisan. Lebih dari 2

Tidak satu pun kalimat yang menggunakan huruf besar dan tanda titik. Semua isi kalimat belum sesuai.

Semua kata belum tepat dalam penulisan. Semua

kalimat yang efektif.

menggunakan kalimat yang efektif.

kalimat yang menggunakan kalimat kurang efektif.

kalimat yang menggunakan kalimat kurang efektif.

kalimat menggunakan kalimat kurang efektif.

Yogyakarta, 2 September 2015 Mengetahui Mahasiswa

Guru Kelas VI B

Baiq Adelia Meilinda

Y. Retnaningsih, S.Pd.

NIM 12103241013

NIP. 197202152005012011

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan

: SLB B Karnnamanohara

Kelas/ Semester

: VI/ I (Satu)

Mata Pelajaran

: Bahasa Indonesia

Tema/ Subtema

: Peristiwa/ Imunisasi

Aspek Kebahasaan

: Membaca

Alokasi Waktu

: 1 x pertemuan (2 x 35 menit)

A. Kompetensi Inti 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya

diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati (mendengar, melihat, membaca) dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar

Indikator

1.1 Menerima anugerah Tuhan 1.1.1 Melafalkan kata-kata teks dan Yang Maha Esa berupa bahasa doa dengan jelas. Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah. 2.1 Memiliki kepedulian terhadap 2.1.1 Menunjukkan perilaku jujur,

perubahan

dan

terjadi di melalui

peristiwa

yang disiplin, tanggung jawab, santun,

lingkungan sekitar peduli, kasih sayang dan percaya pemanfaatan

bahasa diri

Indonesia dan/atau bahasa daerah.

3.1

Menguraikan

dalam

berinteraksi

dengan

teman dan lingkungan sekitar.

teks/bacaan 3.1.1 Membaca teks/bacaan tentang

tentang peristiwa yang ada di peristiwa yang ada di lingkungan lingkungan sekitar dengan bantuan sekitar. guru atau teman dalam bahasa 3.1.2

Mengidentifikasi

isi

Indonesia lisan dan tulis sehingga teks/bacaan tentang peristiwa yang menjadi

informasi

yang

dapat ada di lingkungan sekitar.

dipahami. 4.1 Menerangkan isi teks/bacaan 4.1.1

Menuliskan

jawaban

dari

tentang peristiwa yang ada di pertanyaan bacaan tentang peristiwa lingkungan sekitar secara mandiri yang ada di lingkungan sekitar. dalam bahasa Indonesia lisan dan tulis

dengan

kosakata

bahasa

daerah untuk membantu penyajian.

C. Tujuan Pembelajaran 1. Bila diberikan teks/bacaan tentang peristiwa yang ada di lingkungan sekitar, siswa dapat membaca bacaan dengan teliti. 2. Bila diberikan teks/bacaan tentang peristiwa yang ada di lingkungan sekitar, siswa dapat menjelaskan isi bacaan dengan percaya diri. 3. Bila diberikan teks/bacaan tentang peristiwa yang ada di lingkungan sekitar, siswa dapat mengidentifikasi kata-kata asing yang ada dalam bacaan dengan teliti. 4. Bila diberikan teks/bacaan tentang peristiwa yang ada di lingkungan sekitar, siswa dapat menjawab pertanyaan bacaan dengan teliti dan percaya diri.

D. Kemampuan Awal

1. Richo & Rizky

:

siswa

mampu

membaca,

memahami

dan

menjawab pertanyaan bacaan dengan baik dengan bimbingan guru. 2. Zaid & Bagas

:

siswa

mampu

membaca,

memahami

dan

menjawab pertanyaan bacaan dengan bantuan guru sepenuhnya. 3. Lita & Raihan

:

siswa

mampu

membaca,

memahami

dan

menjawab pertanyaan bacaan dengan bimbingan guru.

E. Materi Pembelajaran Deposit bacaan Imunisasi Campak “Di depan sekolah ramai, di sana ada banyak kursi dan meja,” kata Rizky. “Untuk apa kursi dan meja itu?” tanya Richo. “Untuk imunisasi campak nanti pukul 8,” jawab bu Retna. “Saya takut, saya tidak mau diimunisasi campak!” seru Rizky. “Bukan kalian yang diimunisasi, tetapi adik-adik yang berumur 6 sampai 9 tahun,” kata bu Retna. “Syukurlah,” kata anak-anak. “Mengapa mereka diimunisasi?” tanya Richo. “Agar badan mereka kebal terhadap penyakit itu,” jawab bu Retna. “Apakah badan kami sudah kebal dari penyakit campak?” tanya Lita. “Ya, karena kalian sudah diimunisasi campak dulu waktu kecil,” jawab bu Retna. “Siapa yang memberi imunisasi?” tanya Richo. “Dokter dari Puskesmas Depok II,” jawab bu Retna.

F. Metode dan Pendekatan Pembelajaran Menggunakan metode MMR (Metode Maternal Reflektif)

G. Media dan Alat Pembelajaran

1. Informasi tentang peritiwa yang ada di lingkungan sekitar (imunisasi campak). 2. Deposit bacaan tentang imunisasi campak. H. Langkah-langkah Pembelajaran 1. Pendahuluan Alokasi Waktu

: 5 menit

Deskripsi Kegiatan

: Mengkondisikan siswa untuk mengikuti pelajaran (mengucapkan salam, berdoa).

2. Kegiatan Inti Alokasi Waktu

: 50 menit

Deskripsi Kegiatan

:

guru membimbing

siswa melakukan

kegiatan percami (percakapan membaca ideovisual), dengan langkah-langkah: 1) Guru menulis deposit bacaan tentang imunisasi campak.di papan tulis. 2)

Membaca bacaan bersama tentang

imunisasi campak secara teknis. a. Membuat frase. b. Guru menunjuk bacaan sesuai frase. c. Guru memberi contoh membaca sesuai frase. d. Anak membaca dengan bimbingan guru. e. Anak membaca dalam hati. 3) Mempercakapkan isi bacaan. 4)

Memberikan pertanyaan secara tertulis

mengenai isi bacaan. 3. Penutup Alokasi Waktu

: 15 menit

Deskripsi Kegiatan

: membuat PR dari deposit bacaan dan menutup pelajaran bahasa Indonesia untuk dilanjutkan ke pelajaran selanjutnya.

I. Penilaian 1. Penilaian sikap Sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan, sikap yang sesuai untuk dinilai adalah teliti dan percaya diri. No.

Nama Siswa

Teliti SB

1

Richo

2

Rizky

3

Zaid

4

Lita

5

Raihan

6

Bagas

B

Percaya Diri

C

K

SB

B

C

K

Keterangan : SB = sangat baik

B = baik

C = cukup

K = kurang

Rubrik: 1. Teliti: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Percaya Diri:

Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Penilaian Pengetahuan : tes tertulis Menjawab pertanyaan mengenai isi bacaan.

Jawablah! 1. Apa judul bacaan? 2. Mengapa sekolah ramai? 3. Siapa yang diberi imunisasi campak? 4. Mengapa mereka diimunisasi? 5. Siapa yang memberi imunisasi campak? Penilaian : - Jika benar nilai 2, jika salah nilai 0. - Jumlah nilai =

x 100

Yogyakarta, 3 September 2015 Mengetahui Mahasiswa

Baiq Adelia Meilinda NIM 12103241013

Guru Kelas VI B

Y. Retnaningsih, S.Pd. NIP. 197202152005012011

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan

: SLB B Karnnamanohara

Kelas/ Semester

: VI/ I

Mata Pelajaran

: Bahasa Indonesia

Tema/ Subtema

: Peristiwa / Kebakaran

Aspek Kebahasaan

: Berbicara, Membaca

Alokasi Waktu

: 1 x pertemuan (3 x 35 menit)

A. Kompetensi Inti 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya

diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar

Indikator

1.1 Menerima anugerah Tuhan 1.1.1 Melafalkan kata-kata teks dan Yang Maha Esa berupa bahasa doa dengan jelas. Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar di tengah keberagaman bahasa daerah. 2.1 Memiliki kepedulian terhadap 2.1.1 Menunjukkan perilaku jujur,

perubahan terjadi di melalui

dan

peristiwa

yang disiplin, tanggung jawab, santun,

lingkungan sekitar peduli, kasih sayang dan percaya diri pemanfaatan

bahasa dalam berinteraksi dengan teman

Indonesia dan/atau bahasa daerah.

dan lingkungan sekitar.

3.1 Menggali dan menguraikan 3.1.1 Mengemukakan ide/gagasan informasi tentang peristiwa yang tentang kesehatan. diperoleh dari berbagai informasi 3.1.2 Mengulang ucapan guru atau di media cetak atau elektronik teman secara benar. dengan bantuan guru atau teman 3.1.3 Menanggapi atau menyangkal dalam bahasa Indonesia lisan dan ucapan guru atau teman secara benar tulis sehingga menjadi informasi dengan bimbingan guru. yang dapat dipahami. 4.1 Membaca sekilas informasi 4.1.1

Membaca bacaan sesuai

tentang peristiwa dengan bantuan frase. kosakata

bahasa

daerah

untuk 4.1.2 Memahami bacaan dengan

membantu penyajian.

identifikasi

langsung

dan

tidak

langsung. 4.1.3

Mengekspresikan

bacaan

dengan tepat. 4.1.4

Menjawab

pertanyaan

mengenai isi bacaan.

C. Tujuan Pembelajaran 1. Bila dibimbing untuk bercakap, siswa mampu mengemukakan ide/ gagasan/ pendapat dengan percaya diri. 2. Bila diminta mengulang informasi yang telah diterima, siswa mampu berbicara dengan percaya diri. 3. Bila diberikan teks/bacaan tentang peristiwa, siswa dapat membaca bacaan dengan teliti. 4. Bila diberikan teks/bacaan tentang peristiwa, siswa dapat menjelaskan isi bacaan dengan percaya diri.

5.

Bila

diberikan

teks/bacaan

tentang

peristiwa,

siswa

dapat

mengidentifikasi kata-kata asing yang ada dalam bacaan dengan teliti. 6. Bila diberikan teks/bacaan tentang peristiwa, siswa dapat menjawab pertanyaan bacaan dengan teliti dan percaya diri.

D. Kemampuan Awal 1. Richo & Rizky

:

siswa

mampu

mengemukakan

ide/gagasan,

membaca, memahami dan menjawab pertanyaan bacaan dengan baik dengan bimbingan guru. 2. Zaid & Bagas

:

siswa

mampu

mengemukakan

ide/gagasan,

membaca, memahami dan menjawab pertanyaan bacaan dengan bantuan guru sepenuhnya. 3. Lita & Raihan

:

siswa

mampu

mengemukakan

ide/gagasan,

membaca, memahami dan menjawab pertanyaan bacaan dengan bimbingan guru.

E. Materi Pembelajaran Deposit bacaan Kebakaran Hutan “Sekarang banyak terjadi kebakaran hutan,” kata Richo. “Mengapa hutan-hutan bisa terbakar?” tanya Rizky. “Mungkin karena musim kemarau yang terlalu lama,” kata richo. “Ya, sebab musimhujan terlambat datang,” tambah Raihan. “Kebakaran hutan mengakibatkan banyak asap berbahaya,” kata Rizky. “Benar, asap berbahaya itu dapat menyebabkan orang yang menghirupnya terkena penyakit paru-paru dan penyakit ISPA,” tambah bu Retna. “O, jadi mereka harus memakai masker?” tanya Lita. “Betul, pemerintah juga telah menyarankan orang-orang di sekitar hutan memakai masker atau penutup hidung,” jawab bu Retna. “Di sana juga banyak terjadi kecelakaan!” seru anak-anak. “Banyak penerbangan yang terganggu,” kata Raihan.

“Kendaraan juga harus berjalan pelan karena jarak pandang yang terlalu dekat,” tambah Richo. “Oleh karena itu mereka harus berhati-hati,” kata bu Retna.

F. Metode dan Pendekatan Pembelajaran Menggunakan metode MMR (Metode Maternal Reflektif)

G. Media dan Alat Pembelajaran 1. Berita tentang kebakaran hutan di media cetak (koran). 2. Deposit bacaan tentang kebakaran hutan. H. Langkah-langkah Pembelajaran 1. Pendahuluan Alokasi Waktu

: 5 menit

Deskripsi Kegiatan

: Mengkondisikan siswa untuk mengikuti pelajaran (mengucapkan salam, berdoa).

2. Kegiatan Inti Alokasi Waktu

: 85 menit

Deskripsi Kegiatan

:

-

Perdati

:

melakukan

percakapan

sederhana

tentang

kebakaran hutan menggunakan kalimat dan kosakata yang dikuasai anak. -

Visualisasi :

guru menuliskan hasil percakapan secara

kronologis di papan tulis. -

Percami

:

7) Guru menulis deposit bacaan tentang kebakaran hutan.di papan tulis. 8) Membaca

bacaan

bersama

tentang

kebakaran

hutan.secara teknis. a. Membuat frase. b. Guru menunjuk bacaan sesuai frase. c. Guru memberi contoh membaca sesuai frase.

d. Anak membaca dengan bimbingan guru. e. Anak membaca dalam hati. 3) Mempercakapkan isi bacaan. 4)

Memberikan pertanyaan secara tertulis mengenai isi

bacaan.

3. Penutup Alokasi Waktu

: 15 menit

Deskripsi Kegiatan

: membuat kesimpulan tentang pelajaran hari ini dan membuat PR dari deposit bacaan.

I. Penilaian 1. Penilaian sikap Sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan, sikap yang sesuai untuk dinilai adalah teliti dan percaya diri.

No.

Nama Siswa

Teliti SB

1

Richo

2

Rizky

3

Zaid

4

Lita

5

Raihan

6

Bagas

B

C

Percaya Diri K

SB

B

C

Keterangan : SB = sangat baik

B = baik

C = cukup

K = kurang

K

Rubrik: 1. Teliti: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Percaya Diri: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Penilaian Pengetahuan : tes tertulis dengan menjawab pertanyaan bacaan.

Penilaian : - Jika benar nilai 2, jika salah nilai 0. - Jumlah nilai =

x 100

Yogyakarta, 7 September 2015 Mengetahui Mahasiswa

Guru Kelas VI B

Baiq Adelia Meilinda

Y. Retnaningsih, S.Pd.

NIM 12103241013

NIP. 197202152005012011

LAMPIRAN

1. Hasil visualisasi “Sekarang banyak kebaran hutan,” kata Richo. “Mengapa terjadi kebakaran hutan?” tanya Rizky. “Mungkin karena musim kemarau terlalu lama,” jawab Richo. “Banyak asap yang membuat paru-paru sakit,” kata Rizky. “Penerbangan juga terganggu,” kata Raihan. “Jarak pandang yang terlalu dekat mengakibatkan banyak kendaraan harus berjalan pelan,” kata anak-anak. “Orang-orang harus memakai masker,” kata Lita. “Agar tidak terkena asap dan penyakit ISPA,” tambah bu Retna.

2. Hasil Percakapan - Hutan yang terbakar di daerah gunung. - Musim kemarau terlalu lama = musim hujan terlambat datang. - Asap berbahaya menyebabkan:

a. Penyakit paru-paru b. Penyakit ISPA (Infeksi Saluran

Pernafasan Atas) c. Mata pedih d. Penyakit batuk e. Penerbangan terganggu atau pesawat celaka f. Motor dan mobil terganggu sebab jarak pandang yang terlalu dekat. - Langkah yang diambil:

a. Menyemprot dengan air b. Dengan air hujan

c. Tidak boleh membakar - Mereka menggantikan orang-orang dekat kebakaran. - Mereka menggantikan orang-orang yang mengendarai motor dan mobil.

3. Pertanyaan Bacaan 1) Apa judul bacaan? 2) Di mana terjadi kebakaran? 3) Mengapa hutan dapat terbakar? 4) Asap berbahaya dapat menyebabkan apa? 5) Bagaimana cara agar tidak terkena penyakit paru-paru dan penyakit ISPA?

RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan

: SLB B Karnnamanohara

Kelas/ Semester

: VI/ I

Mata Pelajaran

: Bahasa Indonesia

Tema

: Kegiatanku

Aspek Kebahasaab

: Menulis

Alokasi Waktu

: 1 x pertemuan (1 x 35 menit)

A. Kompetensi Inti 1. Menerima dan menjalankan ajaran agama yang dianutnya 2. Memiliki perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya

diri dalam berinteraksi dengan keluarga, teman, dan guru

3. Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati [mendengar, melihat, membaca] dan menanya berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah dan di sekolah. 4. Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar

Indikator

1.1 Menerima anugerah Tuhan 1.1.1 Melafalkan kata-kata teks dan Yang Maha Esa berupa bahasa doa dengan jelas. Indonesia yang dikenal sebagai bahasa persatuan dan sarana belajar di

tengah

keberagaman

bahasa

daerah. 2.1 Memiliki kepedulian terhadap 2.1.1 Menunjukkan perilaku jujur,

perubahan terjadi

di

melalui

dan

peristiwa

lingkungan pemanfaatan

yang disiplin, tanggung jawab, santun, sekitar peduli, kasih sayang dan percaya bahasa diri

Indonesia dan/atau bahasa daerah.

4.1

Mengamati

dan

dalam

berinteraksi

dengan

teman dan lingkungan sekitar.

mengolah 4.1.1 Mengolah dan menuliskan

gambar tentang kegiatan dalam cerita dari gambar tentang kegiatan kehidupan

sehari-hari

secara dalam kehidupan sehari-hari dengan

mandiri dalam bahasa Indonesia membuat kalimat yang tepat. lisan dan tulis yang dapat diisi dengan kosakata bahasa daerah untuk membantu penyajian.

C. Tujuan Pembelajaran 1. Bila diberikan gambar tentang kegiatan, siswa dapat mengidentifikasi gambar dengan teliti. 2. Bila diberikan gambar tentang kegiatan, siswa dapat menceritakan kegiatan dalam gambar berseri dengan percaya diri. 3. Bila diberikan gambar tentang kegiatan, siswa dapat menuliskan kalimat sesuai gambar dengan teliti dan percaya diri.

D. Kemampuan Awal 1. Richo & Rizky

:

siswa

mampu

mengemukakan

ide/gagasan,

membaca, memahami dan menjawab pertanyaan bacaan dengan baik dengan bimbingan guru. 2. Zaid & Bagas

:

siswa

mampu

mengemukakan

ide/gagasan,

membaca, memahami dan menjawab pertanyaan bacaan dengan bantuan guru sepenuhnya. 3. Lita & Raihan

:

siswa

mampu

mengemukakan

ide/gagasan,

membaca, memahami dan menjawab pertanyaan bacaan dengan bimbingan guru.

E. Materi Pembelajaran Gambar 1. Membuat empat kalimat untuk menceritakan gambar di bawah ini.

2. Membuat empat kalimat untuk menceritakan gambar di bawah ini.

3. Membuat dua kalimat untuk menceritakan gambar di bawah ini.

4. Membuat empat kalimat untuk menceritakan gambar di bawah ini.

5. Membuat dua kalimat untuk menceritakan gambar di bawah ini.

6. Membuat empat kalimat untuk menceritakan gambar di bawah ini.

F. Metode dan Pendekatan Pembelajaran Menggunakan metode MMR (Metode Maternal Reflektif)

G. Media dan Alat Pembelajaran Gambar tentang kegiatan.

H. Langkah-langkah Pembelajaran 1. Pendahuluan Alokasi Waktu

: 5 menit

Deskripsi Kegiatan

: Mengkondisikan siswa untuk mengikuti pelajaran (mengucapkan salam, berdoa), serta

menyiapkan

media

pembelajaran

dengan membagikan kertas gambar pada setiap siswa.

2. Kegiatan Inti

Alokasi Waktu

: 25 menit

Deskripsi Kegiatan

: 1. Mengamati gambar tentang kegiatan. 2. Guru memberikan contoh kalimat untuk mengisi cerita gambar di papan tulis. 3. Siswa diminta membuat kalimat untuk menyusun

cerita

gambar

dengan

menggunakan pemilihan kata-kata yang tepat sesuai gambar. 3. Penutup Alokasi Waktu

: 5 menit

Deskripsi Kegiatan

: Melakukan refleksi kecil dan menilai pekerjaan siswa.

I. Penilaian 1. Penilaian sikap Sesuai dengan kegiatan pembelajaran yang dilakukan, sikap yang sesuai untuk dinilai adalah teliti dan percaya diri.

No.

Nama Siswa

Teliti SB

1

Richo

2

Rizky

3

Zaid

4

Lita

5

Raihan

6

Bagas

B

C

Percaya Diri K

SB

B

C

Keterangan : SB = sangat baik

B = baik

C = cukup

K = kurang

K

Rubrik: 1. Teliti: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Percaya Diri: Skor 4 (sangat baik) : siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik tanpa bantuan guru. Skor 3 (baik)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan baik dengan bimbingan guru.

Skor 2 (cukup)

: siswa mampu mengerjakan pekerjaan dengan bimbingan guru.

Skor 1 (kurang)

: siswa mengerjakan pekerjaan sepenuhnya dengan bimbingan guru.

2. Penilaian Keterampilan : tes tertulis Rubrik membuat kalimat sesuai gambar berseri. No.

Kriteria

Sangat Baik

Baik

Cukup

Kurang

1

Penggunaan

Menggunakan

Terdapat 1-2

Terdapat lebih

Tidak satu

huruf besar dan

huruf besar di

kesalahan

dari 2 kesa-

pun kalimat

tanda baca.

awal kalimat

dalam meng-

lahan dalam

yang meng-

dan nama orang,

gunakan huruf

menggunakan

gunakan

serta menggu-

besar dan

huruf besar dan

huruf besar

nakan tanda titik

tanda titik.

tanda titik.

dan tanda

di akhir kalimat. 2

3

4

titik.

Kesesuaian isi

Seluruh isi

Steengah atau

Kurang dari

Semua isi

cerita gambar

kalimat yang

lebih isi

setengah isi

kalimat

yang ditulis.

ditulis sesuai

kalimat yang

kalimat yang

belum sesuai.

dengan isi cerita

ditulis sesuai

ditulis sesuai

gambar yang

dengan isi

dengan isi

diminta.

cerita gambar

cerita gambar

yang diminta.

yang diminta.

Penulisan kata

Terdapat 1-2

Lebih dari 2

Semua kata

sudah tepat.

kata yang

kata yang

belum tepat

kurang tepat

kurang tepat

dalam

dalam

dalam

penulisan.

penulisan.

penulisan.

Penulisan.

Penggunaan

Semua kata

Terdapat 1-2

Lebih dari 2

Semua

kalimat yang

menggunakan

kalimat yang

kalimat yang

kalimat

efektif.

kalimat yang

menggunakan

menggunakan

menggunakan

efektif.

kalimat kurang

kalimat kurang

kalimat

efektif.

efektif.

kurang efektif.

Yogyakarta, 8 September 2015 Mengetahui Mahasiswa

Guru Kelas VI B

Baiq Adelia Meilinda

Y. Retnaningsih, S.Pd.

NIM 12103241013

NIP. 197202152005012011

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

NAMA SEKOLAH ALAMAT SEKOLAH GURU PEMBIMBING

Minggu ke-1 No Hari/Tanggal 1 Jumat, 7 Agustus 2015

: SLB B KARNNAMANOHARA : Jln. Pandean, Gg. Wulung, Condongcatur, Depok, Sleman, DIY. : Y. Retnaningsih, S.Pd.

Materi Kegiatan Koordinasi mahasiswa PPL dengan pihak sekolah.

Penyusunan Program

NAMA MAHASISWA NO. MAHASISWA FAK/JUR/PRODI DOSEN PEMBIMBING

Hasil Mendapat pengarahan tentang kegiatan di sekolah yaitu sebagai berikut: a. Kegiatan di dalam sekolah yaitu kegiatan belajar mengajar, pelatihan karate, senam bersama, pramuka dan jalan sehat. b. Pakaian saat mengajar c. Agenda 17 agustus. d. Jam masuk serta jam pulang sekolah e. Piket harian Menyusun program-program kegiatan yang direncakan akan dilaksanakan selama pelaksanaan PPL.

: : : :

Baiq Adelia Meilinda P. 12103241013 FIP/Pendidikan Luar Biasa Prof. Dr. Suparno. M.Pd.

Hambatan -

Solusi -

-

-

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No Hari/Tanggal 2 Senin, 10 Agustus 2015

Materi Kegiatan Pendampingan KBM

Konsultasi dengan guru pembimbing Piket Harian

3

Selasa, 11 Agustus 2015

Pendampingan KBM

Piket Harian (pendampingan sholat)

Hasil Pendampingan mata pelajaran: a. Bahasa Indonesia b. Matematika c. Seni Budaya Konsultasi dengan guru pembimbing dengan hasil mengetahui jadwal pelajaran Dasar 6 B. Membuat jadwal piket harian (pendampingan sholat, mencuci piring, menyapu dan mengepel,menjaga siswa dan piket pulang). Pendampingan mata pelajaran: a. Olahraga b. Bahasa c. Kespro d. Pendidikan Agama e. Pengembangan Bahasa Pendampingan wudhu dan sholat siswa SLB B Karnnamanohara di musholla.

Hambatan -

Solusi -

-

-

-

-

-

-

-

-

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No

4

Hari/Tanggal

Rabu, 12 Agustus 2015

Materi Kegiatan Konsultasi dengan guru pembimbing

Hasil Mengetahui silabus kelas Dasar 6 B.

Hambatan

Solusi

Pendampingan KBM

Pendampingan mata pelajaran: a. Matematika b. IPA c. Seni Budaya d. Pengembangan Bahasa Mencuci rantang, sendok dan mangkuk makan siswa. Mengkonsultasikan jadwal praktek mengajar Bahasa Indonesia di kelas Dasar 6 B. Latihan upacara kemerdekaan 17 Agustus di halaman sekolah yang diikuti seluruh siswa dan guru.

-

-

-

-

-

-

Siswa sulit dikondisikan karena belum terbiasa melaksanakan upacara

Mendampingi siswa tiap kelas pada saat pelaksanaan latihan upacara. -

Piket Harian (mencuci) Konsultasi dengan guru pembimbing Upacara kemerdekaan

Lomba 17 Agustus

Persiapan alat dan bahan untuk lomba

Rapat guru

Koordinasi pembagian tugas dan pembagian kelompok untuk lomba 17 Agustus.

-

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No Hari/Tanggal 5 Kamis, 13 Agustus 2015

Materi Kegiatan Lomba 17 Agustus

Piket harian (menyapu) 6

Jumat, 14 Agustus 2015

Senam bersama

Upacara kemerdekaan

Piket harian (mendampingi sholat dan piket pulang)

Hasil Pelaksanaan lomba 17 Agustus yaitu lomba makan kerupuk, pecah air, susun gelas, memisahkan biji-bijian dan kipas balon yang diikuti oleh siswa kelas Dasar 4, 5 dan 6 di halaman dan ruang sirkulasi SLB B Karnnamanohara. Menyapu dan mengepel ruang sirkulasi di SLB B Karnnamanohara. Pelaksanaan senam sehat ceria bersama siswa dan guru SLB B Karnnamanohara di halaman. Gladi bersih pelaksanaan latihan upacara kemerdekaan 17 Agustus di halaman sekolah yang diikuti seluruh siswa dan guru.

Hambatan -

Solusi -

-

-

-

-

Menjaga dan mengawasi siswa pada saat wudhu dan sholat, serta menemani siswa saat menunggu jemputan.

-

-

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No

7

Hari/Tanggal

Sabtu, 15 Agustus 2015

Materi Kegiatan Syawalan

Pelatihan MMR

Hasil Pelaksanaan acara syawalan (halal bihalal) di halaman sekolah yang diikuti oleh siswa, guru, wali murid dan mahasiswa PPL. Pelaksanaan pelatihan MMR (Metode Mathernal Reflektif) untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan MMR yang baik dan benar untuk diterapkan pada saat mengajar yang diberikan oleh pihak sekolah yang bertempat di kelas Taman 1 SLB B Karnnamanohara.

Hambatan -

Solusi -

-

-

Yogyakarta, 15 Agustus 2015 Mengesahkan, Dosen Pembimbing Lapangan

Menyetujui, Guru Pembimbing Lapangan

Mahasiswa PPL

Prof. Dr. Suparno, M.Pd. NIP. 19580807 198601 1 001

Y. Retnaningsih, S.Pd. NIP. 197202152005012011

Baiq Adelia Meilinda P. NIM. 12103241013

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

Minggu ke-2 No Hari/Tanggal 1 Selasa 18 Agustus 2015

2

Rabu, 19 Agustus 2015

Materi Kegiatan Upacara kemerdekaan

Hasil Pelaksanaan upacara kemerdekaan 17 Agustus di aula sekolah yang diikuti oleh seluruh siswa, guru dan mahasiswa PPL.

Hambatan -

Solusi -

Pendampingan KBM

Pendampingan mata pelajaran: a. Bahasa b. Kespro c. Pendidikan Agama d. Pengembangan Bahasa

-

-

Piket Harian (pendampingan sholat)

Pendampingan wudhu dan sholat siswa SLB B Karnnamanohara di musholla.

-

-

Pendampingan KBM

Pendampingan mata pelajaran: a. Matematika b. IPA c. Seni Budaya d. Pengembangan Bahasa

-

-

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No

3

6

Hari/Tanggal

Kamis, 20 Agustus 2015

Jumat, 21 Agustus 2015

Materi Kegiatan Piket Harian (mencuci)

Hasil Mencuci rantang, sendok dan mangkuk makan siswa.

Hambatan -

Solusi -

Rapat guru

Pelaksanaan rapat rutin guru yang membahas kegiatan yang akan dilaksanakan di sekolah.

Pendampingan KBM

Pendampingan mata pelajaran: a. Bahasa Indonesia b. IPS c. PKn d. Pengembangan Bahasa

-

-

Piket harian (menyapu)

Menyapu dan mengepel ruang sirkulasi di SLB B Karnnamanohara.

-

-

Senam bersama

Pelaksanaan senam sehat ceria bersama siswa dan guru SLB B Karnnamanohara di halaman.

-

-

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No

7

Hari/Tanggal

Sabtu, 22 Agustus 2015

Materi Kegiatan Jalan sehat

Hasil Mendampingi siswa jalan sehat untuk mengunjungi FKY di Taman Kuliner Condongcatur.

Hambatan

Solusi

Piket harian (pendampingan sholat dan piket pulang)

Menjaga dan mengawasi siswa pada saat wudhu dan sholat, serta menemani siswa saat menunggu jemputan.

-

-

Pendampingan KBM

Pendampingan mata pelajaran PKn dan pramuka di kelas.

-

-

Pembuatan RPP

Pembuatan dan konsultasi RPP dengan guru pendamping kelas untuk merancang pembelajaran Bahasa Indonesia pada hari Senin, 24 Agustus 2015.

Pelatihan MMR

Pelaksanaan pelatihan MMR (Metode Mathernal Reflektif) untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan

-

-

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No

Hari/Tanggal

Materi Kegiatan

Hasil MMR yang baik dan benar untuk diterapkan pada saat mengajar yang diberikan oleh pihak sekolah yang bertempat di kelas Taman 1 SLB B Karnnamanohara.

Hambatan

Solusi

Yogyakarta, 22 Agustus 2015 Mengesahkan, Dosen Pembimbing Lapangan

Menyetujui, Guru Pembimbing Lapangan

Mahasiswa PPL

Prof. Dr. Suparno, M.Pd. NIP. 19580807 198601 1 001

Y. Retnaningsih, S.Pd. NIP. 197202152005012011

Baiq Adelia Meilinda P. NIM. 12103241013

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

Minggu ke-3 No Hari/Tanggal 1 Senin, 24 Agustus 2015

Materi Kegiatan Praktek mengajar

Hasil Pelaksanaan praktek mengajar pelajaran Bahasa Indonesia dengan tema peristiwa menggunakan MMR dengan aspek kebahasaan perdati, visualisasi dan percami, yang diikuti oleh 6 siswa kelas 6 B. Pendampingan mata pelajaran matematika dan seni budaya di kelas.

Hambatan Kesulitan memahami ujaran siswa pada saat melakukan perdati.

Solusi Meminta bimbingan guru kelas untuk menerjemahkan ujaran siswa.

-

-

Evaluasi praktek mengajar

Konsultasi hasil praktek mengajar yang telah dilaksanakan dengan guru kelas.

-

-

Piket harian (menjaga anak)

Mengawasi dan menjaga anak pada saat istirahat agar tertib.

-

-

Pembuatan RPP

Pembuatan dan konsultasi RPP dengan guru pendamping kelas untuk merancang pembelajaran Bahasa Indonesia pada hari Selasa, 25 Agustus 2015.

-

-

Pendampingan KBM

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No Hari/Tanggal 2 Selasa 25 Agustus 2015

Materi Kegiatan Pendampingan KBM

Hasil Pendampingan mata pelajaran: a. Bahasa b. Kespro c. Pendidikan Agama

Piket Harian (pendampingan sholat)

Pendampingan wudhu dan sholat siswa SLB B Karnnamanohara di musholla.

Praktek mengajar

Evaluasi praktek mengajar

Pembuatan RPP

Hambatan -

Solusi -

-

-

Pelaksanaan praktek mengajar pelajaran Bahasa Indonesia aspek mendengarkan/menyimak dengan cara mendikte kata dan kalimat tentang pemberangkatan haji, yang diikuti oleh 6 siswa kelas 6 B. Konsultasi hasil praktek mengajar yang telah dilaksanakan dengan guru kelas.

Siswa kesulitan memahami kata dan kalimat yang didiktekan.

Mengulang pendiktean kata dan kalimat untuk memudahkan pemahaman siswa.

-

-

Pembuatan dan konsultasi RPP dengan guru pendamping kelas untuk merancang pembelajaran Bahasa Indonesia pada hari Rabu, 26 Agustus 2015.

-

-

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No Hari/Tanggal 2 Rabu, 26 Agustus 2015

Materi Kegiatan Pendampingan KBM

Piket Harian (mencuci) Praktek mengajar

Evaluasi praktek mengajar

Pembuatan RPP

Hasil Pendampingan mata pelajaran: a. Matematika b. IPA c. Seni Budaya Mencuci rantang, sendok dan mangkuk makan siswa. Pelaksanaan praktek mengajar pelajaran Bahasa Indonesia yang diikuti oleh 6 siswa kelas Dasar 6 B, dengan aspek menulis untuk membuat 10 kalimat dengan kata depan di, ke dan dari. Konsultasi hasil praktek mengajar yang telah dilaksanakan dengan guru kelas. Pembuatan dan konsultasi RPP dengan guru pendamping kelas untuk merancang pembelajaran Bahasa Indonesia pada hari Kamis, 27 Agustus 2015.

Hambatan -

Solusi -

-

-

-

-

-

-

-

-

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No

3

Hari/Tanggal

Kamis, 27 Agustus 2015

Materi Kegiatan Rapat guru

Hasil Pelaksanaan rapat rutin guru yang membahas kegiatan yang akan dilaksanakan di sekolah. Pelaksanaan praktek mengajar pelajaran Bahasa Indonesia yang diikuti oleh 6 siswa kelas Dasar 6 B, dengan aspek perdati, visualisasi dan percami dengan tema kegiatanku.

Hambatan -

Solusi -

-

-

Evaluasi praktek mengajar

Konsultasi hasil praktek mengajar yang telah dilaksanakan dengan guru kelas.

-

-

Pendampingan KBM

Pendampingan mata pelajaran: a. IPS b. PKn c. Pengembangan Bahasa

-

-

Piket harian (menyapu)

Menyapu dan mengepel ruang sirkulasi di SLB B Karnnamanohara.

Praktek mengajar

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No Hari/Tanggal 6 Jumat, 27 Agustus 2015

Materi Kegiatan Senam bersama

Hasil Pelaksanaan senam sehat ceria bersama siswa dan guru SLB B Karnnamanohara di halaman.

Hambatan -

Solusi -

Pelatihan karate

Mendampingi siswa untuk latihan karate yang dipimpin oleh pelatih yang diikuti oleh siswa kelas Dasar 2 sampai SMA

-

-

Piket harian (menjaga siswa dan piket pulang)

Menjaga dan mengawasi siswa pada saat istirahat, serta menemani siswa saat menunggu jemputan.

-

-

Pendampingan KBM

Pendampingan mata pelajaran PKn dan pramuka di kelas.

-

-

Pembuatan RPP

Pembuatan dan konsultasi RPP dengan guru pendamping kelas untuk merancang pembelajaran Bahasa Indonesia pada hari Senin, 31 Agustus 2015.

-

-

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No Hari/Tanggal 7 Sabtu, 28 Agustus 2015

Materi Kegiatan Pelatihan MMR

Hasil Pelaksanaan pelatihan MMR (Metode Mathernal Reflektif) untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan MMR yang baik dan benar untuk diterapkan pada saat mengajar yang diberikan oleh pihak sekolah yang bertempat di kelas Taman 1 SLB B Karnnamanohara.

Hambatan -

Solusi -

Yogyakarta, 28 Agustus 2015 Mengesahkan, Dosen Pembimbing Lapangan

Menyetujui, Guru Pembimbing Lapangan

Mahasiswa PPL

Prof. Dr. Suparno, M.Pd. NIP. 19580807 198601 1 001

Y. Retnaningsih, S.Pd. NIP. 197202152005012011

Baiq Adelia Meilinda P. NIM. 12103241013

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

Minggu ke-4 No Hari/Tanggal 1 Senin, 31 Agustus 2015

Materi Kegiatan Praktek mengajar

Hasil Pelaksanaan praktek mengajar pelajaran Bahasa Indonesia dengan tema kesehatan menggunakan MMR dengan aspek kebahasaan perdati, visualisasi dan percami, yang diikuti oleh 6 siswa kelas 6 B. Pendampingan mata pelajaran matematika dan seni budaya di kelas.

Hambatan Kesulitan memahami ujaran siswa pada saat melakukan perdati.

Solusi Meminta bimbingan guru kelas untuk menerjemahkan ujaran siswa.

-

-

Evaluasi praktek mengajar

Konsultasi hasil praktek mengajar yang telah dilaksanakan dengan guru kelas.

-

-

Piket harian (menjaga anak)

Mengawasi dan menjaga anak pada saat istirahat agar tertib.

-

-

Pembuatan RPP

Pembuatan dan konsultasi RPP dengan guru pendamping kelas untuk merancang pembelajaran Bahasa Indonesia pada hari Selasa, 1 September 2015.

-

-

Pendampingan KBM

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No Hari/Tanggal 2 Selasa 1 September 2015

Materi Kegiatan Pendampingan KBM

Hasil Pendampingan mata pelajaran: a. Bahasa b. Kespro c. Pendidikan Agama

Hambatan -

Solusi -

Piket Harian (pendampingan sholat)

Pendampingan wudhu dan sholat siswa SLB B Karnnamanohara di musholla.

-

-

Praktek mengajar

Pelaksanaan praktek mengajar pelajaran Bahasa Indonesia aspek menulis dengan meminta siswa menyusun 10 kalimat acak menjadi susunan yang benar, yang diikuti oleh 6 siswa kelas 6 B.

Siswa kesulitan menyusun beberapa kalimat dengan dua atau lebih kata depan dalam satu kalimat.

Membimbing siswa secara berulang-ulang untuk menyusun kalimat yang benar

Evaluasi praktek mengajar

Konsultasi hasil praktek mengajar yang telah dilaksanakan dengan guru kelas.

-

-

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No

2

Hari/Tanggal

Rabu, 2 September 2015

Materi Kegiatan Pembuatan RPP

Hasil Pembuatan dan konsultasi RPP dengan guru pendamping kelas untuk merancang pembelajaran Bahasa Indonesia pada hari Rabu, 2 September 2015.

Hambatan -

Solusi -

Pendampingan KBM

Pendampingan mata pelajaran: a. Matematika b. IPA c. Seni Budaya

-

-

Piket Harian (mencuci)

Mencuci rantang, sendok dan mangkuk makan siswa.

-

-

Praktek mengajar

Pelaksanaan praktek mengajar pelajaran Bahasa Indonesia yang diikuti oleh 6 siswa kelas Dasar 6 B, dengan aspek menulis untuk membuat 10 kalimat berdasarkan gambar berseri yang telah disediakan.

Siswa kesulitan membuat kalimat dengan struktur yang benar

Membimbing siswa membuat kalimat dengan menggunakan beberapa contoh kalimat sederhana.

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No

Hari/Tanggal

Materi Kegiatan Evaluasi praktek mengajar

Pembuatan RPP

Rapat guru

3

Kamis, 27 Agustus 2015

Praktek mengajar

Evaluasi praktek mengajar

Pendampingan KBM

Hasil Konsultasi hasil praktek mengajar yang telah dilaksanakan dengan guru kelas. Pembuatan dan konsultasi RPP dengan guru pendamping kelas untuk merancang pembelajaran Bahasa Indonesia pada hari Kamis, 3 September 2015. Pelaksanaan rapat rutin guru yang membahas kegiatan yang akan dilaksanakan di sekolah. Pelaksanaan praktek mengajar pelajaran Bahasa Indonesia yang diikuti oleh 6 siswa kelas Dasar 6 B, dengan aspek percami dengan tema peristiwa. Konsultasi hasil praktek mengajar yang telah dilaksanakan dengan guru kelas. Pendampingan mata pelajaran: a. IPS b. PKn

Hambatan -

Solusi -

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No

Hari/Tanggal

Materi Kegiatan

Piket harian (menyapu) 6

Jumat, 4 September 2015

Senam bersama

Hasil c. Pengembangan Bahasa Menyapu dan mengepel ruang sirkulasi di SLB B Karnnamanohara. Pelaksanaan senam sehat ceria bersama siswa dan guru SLB B Karnnamanohara di halaman.

Hambatan

Solusi

-

-

Pelatihan karate

Mendampingi siswa untuk latihan karate yang dipimpin oleh pelatih yang diikuti oleh siswa kelas Dasar 2 sampai SMA

-

-

Piket harian (menjaga siswa dan piket pulang)

Menjaga dan mengawasi siswa pada saat istirahat, serta menemani siswa saat menunggu jemputan.

-

-

Pendampingan KBM

Pendampingan mata pelajaran PKn dan pramuka di kelas.

-

-

Pembuatan RPP

Pembuatan dan konsultasi RPP dengan

-

-

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

No

7

Hari/Tanggal

Sabtu, 5 September 2015

Materi Kegiatan

Rapat guru

Hasil guru pendamping kelas untuk merancang pembelajaran Bahasa Indonesia pada hari Senin, 31 Agustus 2015. Pelaksanaan rapat rutin guru yang membahas kegiatan yang akan dilaksanakan di sekolah, serta persiapan untuk akreditasi sekolah.

Hambatan

Solusi

-

-

Yogyakarta, 5 September 2015 Mengesahkan, Dosen Pembimbing Lapangan

Menyetujui, Guru Pembimbing Lapangan

Mahasiswa PPL

Prof. Dr. Suparno, M.Pd. NIP. 19580807 198601 1 001

Y. Retnaningsih, S.Pd. NIP. 197202152005012011

Baiq Adelia Meilinda P. NIM. 12103241013

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

Minggu ke-5 No Hari/Tanggal 1 Senin, 7 September 2015

Materi Kegiatan Praktek mengajar

Pendampingan KBM

Evaluasi praktek mengajar

Hasil Pelaksanaan praktek mengajar pelajaran Bahasa Indonesia dengan tema peristiwa menggunakan MMR dengan aspek kebahasaan perdati, visualisasi dan percami, yang diikuti oleh 6 siswa kelas 6 B. Pendampingan mata pelajaran matematika dan seni budaya di kelas. Konsultasi hasil praktek mengajar yang telah dilaksanakan dengan guru kelas.

Hambatan Kesulitan memahami ujaran siswa pada saat melakukan perdati.

Solusi Meminta bimbingan guru kelas untuk menerjemahkan ujaran siswa.

-

-

-

-

Piket harian (menjaga anak)

Mengawasi dan menjaga anak pada saat istirahat agar tertib.

-

-

Pembuatan RPP

Pembuatan dan konsultasi RPP dengan guru pendamping kelas untuk merancang pembelajaran Bahasa Indonesia pada hari Selasa,

-

-

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

8 September 2015. 2

Selasa 8 September 2015

Pendampingan KBM

Pendampingan mata pelajaran: a. Bahasa b. Kespro c. Pendidikan Agama

-

-

Piket Harian (pendampingan sholat)

Pendampingan wudhu dan sholat siswa SLB B Karnnamanohara di musholla.

-

-

Praktek mengajar

Pelaksanaan praktek mengajar pelajaran Bahasa Indonesia aspek menulis dengan meminta siswa membuat 20 kalimat dari gambar yang telah disediakan, yang diikuti oleh 6 siswa kelas 6 B. Konsultasi hasil praktek mengajar yang telah dilaksanakan dengan guru kelas.

Siswa mengalami beberapa kesalahan dalam menyusun kalimat dengan struktur yang benar. -

Membimbing siswa secara berulang-ulang untuk menyusun kalimat yang benar -

-

-

Evaluasi praktek mengajar

3

Rabu, 9 September 2015

Pendampingan KBM

Pendampingan mata pelajaran: a. Matematika b. IPA c. Seni Budaya

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

Piket Harian (mencuci) Evaluasi praktek mengajar

Rapat guru

4

Kamis, 10 September 2015

Pendampingan KBM

Piket harian (menyapu)

5

Jumat, 11 September 2015

Senam bersama

Pelatihan karate

d. Pengembangan Bahasa Mencuci rantang, sendok dan mangkuk makan siswa. Konsultasi hasil praktek mengajar yang telah dilaksanakan dengan guru kelas. Pelaksanaan rapat rutin guru yang membahas kegiatan yang akan dilaksanakan di sekolah. Pendampingan mata pelajaran: a. Bahasa Indonesia b. IPS c. PKn d. Pengembangan Bahasa Menyapu dan mengepel ruang sirkulasi di SLB B Karnnamanohara. Pelaksanaan senam sehat ceria bersama siswa dan guru SLB B Karnnamanohara di halaman. Mendampingi siswa untuk latihan karate yang dipimpin oleh pelatih yang diikuti oleh siswa kelas

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

F02

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL

Untuk mahasiswa

Universitas Negeri Yogyakarta

Piket harian (menjaga siswa dan piket pulang) Perpisahan

6

Sabtu, 12 September 2015

Rapat guru

Dasar 2 sampai SMA Menjaga dan mengawasi siswa pada saat istirahat, serta menemani siswa saat menunggu jemputan. Pelaksanaan acara perpisahan mahasiswa PPL yang diikuti oleh seluruh siswa dan guru. Pelaksanaan acara sosialisasi akreditasi sekolah yang dihadiri oleh pengawas pembina Dinas Dikpora, guru serta mahasiswa PPL.

-

-

-

-

-

-

Yogyakarta, 12 September 2015 Mengesahkan, Dosen Pembimbing Lapangan

Menyetujui, Guru Pembimbing Lapangan

Mahasiswa PPL

Prof. Dr. Suparno, M.Pd. NIP. 19580807 198601 1 001

Y. Retnaningsih, S.Pd. NIP. 197202152005012011

Baiq Adelia Meilinda P. NIM. 12103241013

LAPORAN MINGGUAN PELAKSANAAN PPL Universitas Negeri Yogyakarta

F02 Untuk mahasiswa