Modul 10 Struktur Pasar

Cost MR MC AC R C MAXIMUM PROFIT Qa PENDEKATAN MARGINAL MAX PROFIT. 0 Q Cost MR MC AC R MINIMUM LOSS Qa PENDEKATAN MARGINAL MINIMUM LOSS C. 0 Q Cost M...

0 downloads 44 Views 473KB Size
STRUKTUR PASAR

Pendahuluan  Tujuan perusahaan adalah untuk memaksimalkan laba

perusahaan.  Untuk mencapai tujuan perusahaan tersebut, manajemen perusahaan harus terlebih dahulu menganalisis pasar yang akan dimasuki oleh perusahaan.  Pasar memiliki pengaruh yang penting dalam kaitannya dengan kemampuan perusahaan untuk menghasilkan keuntungan.  Perusahaan harus mempertimbangkan pasar mana yang akan dimasuki, karena hal ini terkait dengan tingkat persaingan bisnis dan hambatan yang dihadapi dalam memasuki pasar.

Struktur Pasar Struktur pasar merupakan karakteristik tertentu yang melekat pada pasar sehingga dapat mempengaruhi sifat kompetisi dan penentuan harganya. Karakteristik pasar dapat dilihat dari: a) ciri khusus produk yang diperjual-belikan di pasar, b) jumlah pelaku bisnis di pasar, c) tingkat kesulitan dari pelaku bisnis baru untuk memasuki pasar, d) tingkat kekuasaan suatu pelaku bisnis di pasar.

Struktur Pasar  Pada ilmu ekonomi, struktur pasar dapat

dibedakan menjadi : 1. PERFECT COMPETITION MARKET 2. IN-PERFECT COMPETITION

MARKET (MONOPOLI)

PERFECT COMPETITION MARKET Pasar persaingan sempurna  Pasar persaingan sempurna merupakan pasar yang

memiliki karakteristik terdapat banyak penjual maupun pembeli dan penjual maupun pembeli tidak dapat saling mempengaruhi harga di pasar.  Karakteristik utama dari pasar persaingan sempurna, antara lain: 1) Perusahaan hanya berperan sebagai pengambil harga (price taker), sehingga perusahaan tersebut tidak dapat menentukan dan mempengaruhi harga suatu produk di pasar. 2) Setiap perusahaan dapat dengan mudah untuk memasuki atau keluar dari suatu industri.

PERFECT COMPETITION MARKET Pasar persaingan sempurna 3) Produk yang ditawarkan di pasar merupakan produk yang sama atau serupa (homogen), sehingga hal ini menyebabkan perusahaan tidak akan menggunakan strategi non-harga untuk memenangkan persaingan di pasar. 4) Terdapat banyak pelaku bisnis (perusahaan) di dalam pasar, sehingga perusahaan-perusahaan tidak memiliki kekuasaan untuk menentukan atau mempengaruhi harga di pasar. 5) Pembeli memiliki pengetahuan yang sempurna mengenai pasar. Setiap pembeli mengetahui harga yang berlaku di pasar dan perubahan-perubahan harga yang terjadi, sehingga penjual tidak dapat menawarkan produknya dengan harga di atas harga umum yang berlaku di pasar.

Pasar persaingan sempurna Permintaan dan penawaran di pasar  Tingkat harga produk di pasar persaingan sempurna ditentukan oleh permintaan dan penawaran di pasar.  Hal ini dikarenakan perusahaan di pasar persaingan sempurna hanya bertindak sebagai pengambil harga (price taker) dan tidak bertindak sebagai penentu harga (price maker).

Pasar persaingan sempurna Keseimbangan perusahaan dalam jangka pendek  Terdapat beberapa kondisi tercapai keseimbangan perusahaan dalam jangka pendek, yaitu: 1)Perusahaan hanya mengalami kerugian biaya tetap Kondisi ini terjadi ketika perusahaan mengalami kondisi sebagai berikut: a) Biaya variabel (VC) adalah sama dengan penerimaan total (TR) b) Biaya variabel rata-rata (AVC) adalah sama dengan harga (P) Konsekuensi dari kedua kondisi di atas adalah perusahaan hanya menanggung biaya tetap (FC), sehingga perusahaan mengalami kerugian hanya sebatas biaya tetap (FC) yang ditanggung oleh perusahaan.

Pasar persaingan sempurna 2) Perusahaan mendapatkan keuntungan Terdapat dua pendekatan bagi perusahaan untuk memaksimalkan keuntungannya, yaitu: Pendekatan total (total approach) Pada pendekatan ini, perusahaan dapat memaksimalkan keuntungannya ketika penerimaan total (TR) perusahaan sama dengan biaya totalnya (TC) Pendekatan marginal (marginal approach) Pada pendekatan ini, perusahaan dapat memaksimalkan keuntungannya ketika penerimaan marginal (MR) perusahaan sama dengan biaya marginalnya (MC), atau ketika MR-MC = positif terkecil.

PENDEKATAN TOTAL

TC LOSS

Cost

TR

BEP R

MAXIMUM PROFIT

PROFIT

C

LOSS

0

BEP

Qa

Q

PENDEKATAN MARGINAL MAX PROFIT

MC

Cost

AC

MR

R MAXIMUM PROFIT C

0

Qa

Q

PENDEKATAN MARGINAL MINIMUM LOSS MC

Cost

AC

C R

0

MR

MINIMUM LOSS

Qa

Q

PENDEKATAN MARGINAL BREAK EVEN POINT MC

Cost

AC

BEP

MR

R=C

0

Qa

Q

Pasar persaingan sempurna 3) Perusahaan menutup usahanya Kondisi ini terjadi ketika perusahaan mengalami kondisi sebagai berikut: a) Pendapatan rata-rata (AR) atau penerimaan marginal (MR) telah menyinggung garis biaya variabel rata-rata (AVC) b) Pendapatan rata-rata (AR) atau penerimaan marginal (MR) di bawah garis biaya variabel ratarata (AVC)

Pasar persaingan sempurna Keseimbangan perusahaan dalam jangka panjang 1. Perusahaan harus berproduksi secara efisien yaitu: penerimaan marginal (MR) = biaya marginalnya (MC). 2. Perusahaan dalam waktu jangka panjang tidak mengalami kerugian, sehingga perusahaan dapat mengganti barang modalnya untuk melakukan kegiatan produksi. 3. Tidak adanya insentif bagi perusahaan untuk memasuki atau keluar pasar ketika laba mencapai titik nol. 4. Perusahaan tidak dapat lagi untuk meningkatkan labanya dikarenakan perusahaan sudah berproduksi dengan biaya produksi rata-rata pada titik terendah untuk waktu jangka panjang.

Pasar persaingan sempurna Kekuatan dan kelemahan  Kekuatan pasar persaingan sempurna, antara lain: 1) memaksimumkan efisiensi, 2) adanya kebebasan untuk memilih produk  Kelemahan dari pasar persaingan sempurna, antara lain: 1) pasar persaingan sempurna tidak mendorong inovasi, 2) pasar persaingan sempurna menimbulkan biaya sosial yang tinggi atau konflik keadilan, 3) membatasi pilihan konsumen, 4) biaya produksi pada pasar persaingan sempurna akan dimungkinkan tinggi, 5) efisiensi penggunaan sumber daya tidak selalu meratakan distribusi pendapatan.

Contoh Diketahui: 1. Perusahaan beroperasi dalam pasar persaingan sempurna 2. TC = 2Q3 -15Q2 + 50Q + 40 3. Harga jual per unit adalah 38 Hitung: 1. Jumlah produk untuk mencapai keuntungan yang maksimal 2. Jumlah keuntungan yang maksimal

Pembahasan Mencari jumlah produk untuk mencapai keuntungan yang maksimal TR = P x Q TR = 38 x Q TR = 38Q Penerimaan marginal (MR) dapat dicari melalui turunan pertama dari persamaan fungsi penerimaan total (TR), yaitu: TR = 38Q, maka turunan pertamanya adalah: MR = 38

Pembahasan Biaya marginal (MC) dapat dicari melalui turunan pertama dari persamaan fungsi biaya total (TC), yaitu: TC = 2Q3 -15Q2 + 50Q + 40, maka turunan pertamanya adalah: MC = 6Q2 – 30Q + 50

Pembahasan MC 6Q2 – 30Q + 50 6Q2 – 30Q + 50 – 38 6Q2 – 30Q + 12 Q2 – 5Q + 2

= MR = 38 =0 =0 =0

Pembahasan Q1,2

- b  b2  4 . a . c  2.a

Q1,2

- (-5)  (-5)2  4 . 1 .2  2 .1

Q1,2 

5  4,12 2

5  4,12 9,12 Q1    4,56  5 2 2 Q2 

5  4,12 0,44   0,22 2 2

Pembahasan Mencari jumlah keuntungan yang maksimal Laba = TR - TC Laba = (38Q) – (2Q3 -15Q2 + 50Q + 40) Laba = (38x5) – (2 [5]3 -15 [5]2 + 50 [5] + 40) Laba = 190 – 165 Laba = 25

IN-PERFECT COMPETITION MARKET [ MONOPOLI ] Adalah salah satu bentuk pasar dengan hanya terdapat SATU perusahaan saja dan perusahaan ini menghasilkan barang yang tidak mempunyai barang pengganti yang sangat dekat.

BENTUK IN-PERFECT COMPETITION  MONOPOLI = 1 PENJUAL , BANYAK PEMBELI  OLIGOPOLI = BANYAK PENJUAL, 1 PEMBELI  MONOPSONY = 1 PEMBELI , BANYAK PENJUAL  OLIGOPSONY = BANYAK PEMBELI, 1 PENJUAL

.  Biasanya keuntungan yang dinikmati oleh

Monopoli adalah keuntungan melebihi normal dan ini diperoleh karena terdapat hambatan yang sangat tangguh yang dihadapi oleh perusahaan –perusahaan lain untuk memasuki industri tersebut.

CIRI-CIRI MONOPOLI  Pasar monopoli adalah industri SATU

perusahaan  Tidak mempunyai barang pengganti yang mirip  Tidak terdapat kemungkinan untuk masuk kedalam industri  Dapat mempengaruhi penentuan harga  Promosi iklan kurang diperlukan

FAKTOR YANG MENIMBULKAN MONOPOLI :  Perusahaan monopoli MEMPUNYAI SATU

SUMBER DAYA TERTENTU YANG UNIK  Perusahaan monopoli pada umumnya dapat menikmati SKALA EKONOMIS HINGGA KETINGKAT PRODUKSI YANG SANGAT TINGGI

.  MONOPOLI TERWUJUD &

BERKEMBANG MELALUI UNDANGUNDANG ; yaitu pemerintah memberi hak monopoli kepada perusahaan terdekat.

Pasar Oligopoli Oligopoli adalah suatu bentuk pasar yang di dalamnya hanya ada beberapa penjual.  Masing-masing penjual mempunyai pengaruh atas harga-harga barang yang dijual, tetapi tidak sebesar pengaruh penjual monopolis.  Ada saling ketergantungan antara perusahaan yang satu dengan

perusahaan yang lain  Untuk menguasai harga dan konsumen adalah menggunakan merek-

merek dagang tertentu (differentiated product), dengan mutu dan rasa agak sedikit berbeda  Perusahaan oligopolis bersedia bekerjasama dengan saingannya

menjalankan kebijakan harga dan output untuk memperoleh laba maksimal secara bersama –sama  membentuk Kartel

Pasar Monopsoni • Monopsoni adalah suatu bentuk pasar dimana hanya terdapat satu

pembeli atau pembeli tunggal. • Sebagai monopsoni, sebuah perusahaan akan dapat mempengaruhi

harga dengan menaikkan atau menurunkan faktor produksi yang ia beli. •

Pembeli menjadi price setter sedangkan penjual menjadi price taker. Dalam keadaan tertentu, monopsoni atas faktor-faktor produksi dapat bertindak sebagai monopolis atas hasil produksi.

• Pasar monopsoni dapat timbul karena berbagai sebab, diantaranya

adalah: • •

Pengaruh letak geografis. Barang yang diperjual belikan sangat spesifik.

Pasar Oligopsoni  Oligopsoni adalah suatu bentuk pasar dimana terdapat

beberapa pembeli, dimana masing-masing pembeli cukup besar untuk dapat mempengaruhi harga barang yang dibelinya.  Antara monopsoni dan oligopsoni ada bentuk pasar

yang dinamakan duopsoni yaitu bila hanya terdapat dua pembeli tetapi dalam prakteknya bentuk pasar ini jarang dijumpai.  Dalam pasar oligopsoni banyak produsen menghadapi

beberapa pembeli, dimana pembeli bertindak sebagai price setter dan penjual bertindak sebagai price taker.

DISKRIMINASI HARGA  Terbuka kemungkinan pada perusahaan Monopoli untuk

menjual barangnya di DUA PASAR (dalam negeri & luar negeri ) yang sangat berbeda sifatnya, sehingga PERMINTAAN nya juga berbeda.  Untuk memaksimumkan keuntungannya , maka perusahaan Monopoli dapat menjalankan kebijakan DISKRIMINASI HARGA  CONTOH: Perusahaan listrik Negara misalnya menggunakan

tarif yang berbeda untuk listrik yang di pakai rumah tangga dan yang di pakai perusahaan.

Contoh Diketahui: 1.Permintaan pasar pertama, Q1 = 8 – 2P1 2.Permintaan pasar kedua, Q2 = 16 – P2 3. Biaya rata-rata sebesar 2 Hitung: Laba maksimum pada diskriminasi harga produk ?

Pembahasan Struktur biaya AC = 2 TC = AC x Q TC = 2 X Q TC = 2Q MC merupakan turunan pertama dari TC, sehingga TC = 2Q MC = 2

Pembahasan Struktur permintaan dan penawaran perusahaan 1.Pasar pertama Q1 = 8 – 2P1 2P1 = 8 – Q1 P1 = 4 – 0,5 Q1 TR = P x Q = (4 – 0,5 Q1) x Q = 4Q – 0,5 Q21 MR = 4 – Q1

Pembahasan 2.

Pasar kedua Q2 = 16 – P2 P2 = 16 – Q2 TR = P x Q = (16 – Q2) x Q = 16Q – Q22 MR = 16 – 2Q2

Pembahasan Kebijakan diskriminasi 1. Laba maksimum pasar pertama MR1 = MC 4 – Q1 = 2 – Q1 = 2 – 4 – Q1 = - 2 Q1 = 2 Q1 2 2P1 2P1 P1

= 8 – 2P1 = 8 – 2P1 =8–2 =6 =3

Laba1 = TR – TC = (P x Q) – TC = (3 x 2) – (2 x 2) =6–4 =2

Pembahasan 2. Laba maksimum pasar kedua MR2 = MC 16 – 2Q2 =2 – 2Q2 = 2 – 16 – 2Q2 = - 14 Q2 =7 Q2 7 P2 P2 Laba2

= 16 – P2 = 16 – P2 = 16 – 7 =9

= TR – TC = (P x Q) – TC = (9 x 7) – (2 x 7) = 63 – 14 = 49

Pembahasan 3.Laba maksimum pasar total Laba total = Laba1 + Laba2 = 2 + 49 = 51