PEDOMAN PENILAIAN PENCAPAIAN

Pedoman ini tidak akan mengidentifikasi semua mata pelajaran yang ada di SMK, namun ... Ada perbedaan antara Tabel 1 dan Tabel 2, Tabel 1 (kurikulum u...

0 downloads 5 Views 2MB Size
PEDOMAN PENILAIAN PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK SMK

DIREKTORAT PEMBINAAN SMK ============================ 2013

DAFTAR ISI BAB.

Halaman Halaman Sampul

1

Daftar Isi

2

I.

PENDAHULUAN

3

II.

IDENTIFIKASI MATA PELAJARAN

3

III.

PENDEKATAN DAN INSTRUMEN PENILAIAN

13

IV.

PENSKORAN DAN PENENTUAN KELULUSAN

15

V.

PELAPORAN PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK

19

Lampiran 1. Contoh Instrumen untuk mengungkap kompetensi pengetahuan

43

Lampiran 2. Contoh Instrumen untuk mengungkap kompetensi keterampilan

46

Lampiran 3. Contoh Instrumen untuk mengungkap kompetensi sikap

55

2

I. PENDAHULUAN Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 66 Tahun 2013 tentang Standar Penilaian Pendidikan menyebutkan bahwa hasil penilaian oleh pendidik dan satuan pendidikan dilaporkan dalam bentuk nilai dan deskripsi pencapaian kompetensi kepada orang tua dan pemerintah. Terkait dengan hal ini, masalah yang muncul adalah untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), kurikulum 2013 belum lengkap dan pada gilirannya mata pelajaran di SMK belum teridentifikasi secara jelas. Oleh karena itu, pada Pedoman Pencapaian Kompetensi Peserta Dididk SMK ini perludiawali dengan cara melakukan Identifikasi Mata Pelajaran di SMK. Sebaliknya, apabila mata pelajaran di SMK ini sudah ada maka kegiatan identifikasi mata pelajaran ini tidak perlu ada. Pedoman ini tidak akan mengidentifikasi semua mata pelajaran yang ada di SMK, namun hanya contoh cara mengidentifikas i mata pelajaran yang ada di SMK. Identifikasi mata pelajaran diawali dengan penjelasan tentang bidang keahlian yang ada di SMK, dan struktur kurikulum SMK tahun 2013. Setelah penjelasan cara mengidentifikasi mata pelajaran, pada pedoman ini berturutturut akan dibahas: pendekatan dan instrumen penilaian, penskoran dan penentuan kelulusan, dan pelaporan pencapaian kompetensi peserta didik. II. IDENTIFIKASI MATA PELAJARAN Kurikulum tahun 2013 dirancang dengan pandangan bahwa SMA/dan SMK/MAK pada dasarnya adalah pendidikan menengah, pembedanya hanya pada pengakomodasian minat peserta didik saat memasuki pendidikan menengah. Oleh karena itu, struktur umum SMK/MAK sama dengan struktur umum SMA/MA, yakni ada tiga kelompok mata pelajaran: Kelompok A, B, dan C. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 tentang Penyelenggaraan dan Pengelolaan Pendidikan Pasal 80 menyatakan bahwa: (1) penjurusan pada SMK, MAK, atau bentuk lain yang sederajat berbentuk bidang keahlian; (2) setiap bidang keahlian sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dapat terdiri atas 1 (satu) atau lebih program studi keahlian; (3) setiap program studi keahlian sebagaimana dimaksud pada ayat (2) dapat terdiri atas 1 (satu) atau lebih kompetensi keahlian. Bidang keahlian pada SMK/MAK meliputi: 1. Teknologi dan Rekayasa; 2. Teknologi Informasi dan Komunikasi; 3. Kesehatan; 4. Agribisnis dan Agroteknologi; 5. Perikanan dan Kelautan;

3

6. Bisnis dan Manajemen; 7. Pariwisata; 8. Seni Rupa dan Kriya; 9. Seni Pertunjukan. Dalam

penetapan

penjurusan

sesuai

dengan

bidang/program/

paket

keahlian

mempertimbangan Spektrum Pendidikan Menengah Kejuruan yang ditetapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Pemilihan Peminatan Bidang Keahlian dan program keahlian dilakukan saat peserta didik mendaftar pada SMK/MAK. Pilihan pendalaman peminatan keahlian dalam bentuk pilihan Paket Keahlian dilakukan pada semester 3, berdasarkan nilai rapor dan/atau rekomendasi guru BK di SMK/MAK dan/atau hasil tes penempatan (placement test) oleh psikolog.

Tabel 1. Mata pelajaran SMK/MAK Bidang Keahlian Teknologi dan Rekayasa KELAS DAN SEMESTER MATA PELAJARAN

X

XI

XII

1

2

1

2

1

2

Kelompok A (Wajib) 1

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

3

3

3

3

3

3

2

Pendidikan Pancasila dan Kwarganegaraan

2

2

2

2

2

2

3 4

Bahasa Indonesia Matematika

4 4

4 4

4 4

4 4

4 4

4 4

5

Sejarah Indonesia

2

2

2

2

2

2

2

2

2

2

2

2

6 Bahasa Inggris Kelompok B (Wajib) 7

Seni Budaya

2

2

2

2

2

2

8

Prakarya dan Kewirausahaan

2

2

2

2

2

2

9

Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan

3

3

3

3

3

3

2

2

2

2

-

-

Kelompok C (Peminatan) C1. Dasar Bidang Keahlian 10 Fisika 11

Kimia

2

2

2

2

-

-

12

Gambar Teknik

2

2

2

2

-

-

C2. Dasar Program Keahlian C3. Paket Keahlian

18

18

-

-

-

-

-

-

18

18

24

24

TOTAL

48

48

48

48

48

48

Pada SMK/MAK, mata pelajaran Kelompok Peminatan (C) terdiri atas: (1) Kelompok Mata Pelajaran Dasar Bidang Keahlian (C1), (2) Kelompok Mata Pelajaran Dasar Program Keahlian (C2), 4

dan (3) kelompok Mata Pelajaran Paket Keahlian (C3). Mata pelajaran serta KD pada kelompok C2 dan C3 ditetapkan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia usaha dan industri. Khusus untuk MAK dapat ditambah dengan muatan keagamaan yang diatur lebih lanjut oleh Kementerian Agama. Dengan demikian ada beberapa mata pelajaran yang sama antara SMA dan SMK, dan antara SMK namun berbeda peminatannya. Untuk peminatan bidang keahlian Teknologi dan Rekayasa kurikulumnya dapat dilihat pada Tabel 1. Tabel 1 menunjukkan bahwa semua program keahlian yang berada dalam bidang keahlian Teknologi dan Rekayasa memiliki jumlah dan nama pata pelajaran yang sama pada kelompok C1 nya, yaitu: Fisika, Kimia, dan Gambar Teknik. Untuk program keahlian yang berbeda maka nama dan jumlah mata pelajaran yang ada di dalamnya juga berbeda. Sebagai contoh untuk program keahlian Teknik Mesin dapat dilihat pada Tabel 2. Tabel 2. Mata pelajaran SMK/MAK Bidang Keahlian Teknologi dan Rekayasa, Program Keahlian Teknik Mesin, dan Paket Keahlian Teknik Pemesisnan. KELAS DAN SEMESTER MATA PELAJARAN

X

XI

XII

1

2

1

2

1

2

Kelompok A (Wajib) 1 2

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

3

3

3

3

3

3

2

2

2

2

2

2

3

Bahasa Indonesia

4

4

4

4

4

4

4

Matematika

4

4

4

4

4

4

5

Sejarah Indonesia

2

2

2

2

2

2

6

Bahasa Inggris

2

2

2

2

2

2

Kelompok B (Wajib) 7

Seni Budaya

2

2

2

2

2

2

8 9

Prakarya dan Kewirausahaan Pendidikan Jasmani, Olah Raga dan Kesehatan

2 3

2 3

2 3

2 3

2 3

2 3

Kelompok C (Peminatan) C1. Dasar Bidang Keahlian: Teknologi dan Rekayasa 10

Fisika

2

2

2

2

-

-

11

Kimia

2

2

2

2

-

-

2

2

2

2

-

-

4

4

-

-

-

-

4

4

-

-

-

-

12 Gambar Teknik C2. Dasar Program Keahlian: Teknik Mesin 18 13 Kekuatan Bahan dan Komponen Mesin 18 14 Kelistrikan dan Konversi Energi -

5

15

Pengolahan Logam

Dasar Teknik Mesin 17 Keselamatan dan Kesehatan Kerja C3. Paket Keahlian: Teknik Pemesinan 16

18

Perkakas Tangan

19

Alat Ukur

-

4

4

-

-

-

-

4 2

4 2

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

-

3 3

-

-

3 3

-

-

4

-

-

20

Gambar Teknik

-

-

4

21

Mesin Perkakas I

-

-

8

8

22

Mesin Perkakas II

-

-

-

-

8

8

23

Alat Potong

-

-

-

-

6

6

24

Mesin dan program mesin NC/CNC

-

-

-

-

10

10

48

48

48

48

48

48

TOTAL

Ada perbedaan antara Tabel 1 dan Tabel 2, Tabel 1 (kurikulum untuk bidang keahlian: Teknologi dan Rekayasa) nama mata pelajaran pada peminatan C2 dan C3 masih kosong, sedangkan pada Tabel 2 (kurikulum untuk program keahlian Teknik Mesin dengan paket keahlian Teknik Pemesinan) nama-nama mata pelajaran itu sudah ada. Nama-nama mata pelajaran pada peminatan Program Keahlian (C2) dan peminatan Paket Keahlian (C1) itu diambil dari Spektrum Kejuruan atau dapat diambil dari intisari standar kompetensi yang tertera pada Permendiknas Nomor 28 Tahun 2009. Setiap mata pelajaran dalam Program Keahlian (dalam hal ini Teknik Mesin) dan Paket Keahlian (dalam hal ini diambil contoh Teknik Pemesinan) terdiri atas beberapa kompetensi dasar yang selanjutnya dijabarkan menjadi indikator-indikator pencapaian belajar. Indikator pencapaian inilah yang selanjutnya digunakan sebagai rambu-rambu kegiatan penilaian. Langkah pertama, cermati Permendiknas Nomor 28 Tahun 2009, kemudian cermati bidang keahlian, dan program keahlian yang menjadi tugas kita. Dalam contoh ini Bidang Keahlian dipilih Teknologi dan Rekayasa dan program keahliannya adalah Teknik Mesin. Cermati program keahlian yang dalam permendiknas itu disebut dengan Dasar Kompetensi Kejuruan, dan dalam contoh ini adalah Program Keahlian Teknik Mesin). Cermati Standar Kompetensi (SK) dan Kompetensi Dasar (KD) yang ada pada program keahlian ini. Hasil pencermatan terhadap program keahlian Teknik Mesin diperoleh lima SK dan setiap SK dijadikan satu mata pelajaran. Sesuai dengan SK yang terkandung di dalamnya, kelima mata pelajaran itu adalah: (1) Kekuatan Bahan dan Komponen Mesin, (2) Kelistrikan dan Konversi Energi, (3) Pengolahan Logam, (4) Dasar Teknik Mesin, dan (5) Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Pada tiap-tiap mata pelajaran itu terdapat beberapa KD, sesuai dengan KD yang terkandung dalam

6

setiap SK yang membentuk mata pelajaran tersebut. Secara rinci, proses dan hasil pencermatan terhadap Program Keahlian Teknik Mesin dapat dilihat pada Tabel 3. Tabel 3. Hasil pencermatan terhadap Program Keahlian Teknik Mesin C2. Dasar Program Keahlian: Teknik Mesin 13 Kekuatan Bahan dan Komponen Mesin 14 Kelistrikan dan Konversi Energi C2. Otomotif 15 Teknik Pengolahan Logam 16 Dasar Teknik Mesin 17 Keselamatan dan Kesehatan Kerja C3.

4 4 4 4 2

4 4 4 4 2

Kompetensi dasar yang ada pada tiap-tiap mata pelajaran dalam Tabel 3 dapat dilihat pada Tabel 4

18 Tabel 4. Kompetensi Dasar dalam mata pelajaran nomor 13, 14, 15, 16, 17 (Program Keahlian Teknik Mesin) STANDAR KOMPETENSI 1. Memahami dasar kekuatan bahan dan komponen mesin (13)

KOMPETENSI 18 DASAR 1.1 Mendeskripsikan prinsip dasar mekanika 1.2 Menjelaskan komponen/elemen mesin 2.1 Mendeskripsikan prinsip dasar kelistrikan mesin -

2. Memahami prinsip dasar kelistrikan dan konversi energi (14) 2.2 Mendeskripsikan prinsip dasar motor bakar 2.3 Menjelaskan prinsip dasar turbin 3. Memahami proses dasar perlakuan logam (15)

3.1 Menjelaskan pembuatan dan pengolahan logam 3.2 Menguraikan unsur dan sifat logam 3.3 Mendeskripsikan proses perlakuan panas logam 3.4 Mendeskripsikan proses korosi dan pelapisan logam -

4. Memahami proses dasar teknik mesin (16)

3.5 Mendeskripsikan proses pengujian logam 4.1 Menjelaskan proses dasar pemesinan 4.2 Menjelaskan proses dasar pengelasan 4.3 Menjelaskan proses dasar fabrikasi logam 4.4 Menjelaskan proses dasar pengecoran logam 4.5 Menjelaskan proses dasar pneumatik dan hidrolik

5. Menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) (17)

4.6 Menjelaskan proses dasar otomasi 5.1 Mendeskripsikan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) 5.2 Melaksanakan prosedur K3.

Tabel 4 menunjukkan bahwa Mata pelajaran Kekuatan Bahan dan Komponen Mesin memiliki dua KD, mata pelajaran Kelistrikan dan Konversi Energi memiliki tiga KD, mata pelajaran Pengolahan Logam memiliki lima KD, mata pelajaran Dasar Tiknik Mesin memiliki lima KD, dan

7

mata pelajaran Keselamatan dan Kesehatan Kerja memiliki dua KD. Cara pengelompokan dan pemberian nama mata pelajaran harus dilakukan oleh pakar dalam program keahlian Teknik Mesin. Langkah selanjutnya kita cermati paket keahlian yang dalam contoh ini dipilih Teknik Pemesinan. Paket keahlian Teknik Pemesinan ini terdiri atas 17 SK yang dapat dikelompokkan menjadi tujuh grup SK. Grup 1 merupakan mata pelajaran nomor 18 atau disebut dengan mata pelajaran Perkakas Tangan, grup 2 yakni mata pelajaran

nomor 19 dan disebut dengan mata

pelajaran Alat Ukur, grup 3 adalah mata pelajaran nomor 20 yang disebut dengan mata pelajaran Gambar Teknik, grup nomor 4 adalah mata pelajaran nomor 21 dan disebut dengan mata pelajaran Mesin Perkakas I, grup nomor 5 adalah mata pelajaran nomor 22 disebut mata pelajaran Mesin Perkakas II, grup 6 adalah mata pelajaran nomor 23 yang disebut mata pelajaran Alat Potong, dan grup 7 adalah mata pelajaran nomor 24 yang disebut dengan mata pelajaran Mesin dan program mesin NC/CNC.

Secara rinci proses dan hasil pencermatan paket keahlian Tenik Pemesinan dapat dilihat Tabel 5. Tabel 5. Hasil pencermatan terhadap paket keahlian Teknik Pemesinan. C3. Paket Keahlian: Teknik Pemesinan C4. Otomotif 18 Teknik Perkakas Tangan C5. 19 Alat Ukur 18 20 Gambar Teknik 18 21 Mesin Perkakas I 22 Mesin Perkakas II 23 Alat Potong 24 Mesin dan program mesin NC/CNC Kompetensi Dasar yang ada pada Tabel 5 dapat dilihat pada Tabel 6. Tabel 6. Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran nomor 18, 19, 20, 21, 22, 23, 24 STANDAR KOMPETENSI 1. Melaksanakan penanganan material secara manual (18)

2. Menggunakan peralatan pembandingan dan/atau alat ukur dasar (19)

3. Mengukur dengan alat ukur mekanik presisi (19)

KOMPETENSI DASAR 1.1 Mengangkat material secara manual 1.2 Menggerakkan/mengganti material secara manual 2.1 Menjelaskan cara penggunaan peralatan pembandingan dan/atau alat ukur dasar 2.2 Menggunakan peralatan pembandingan dan/atau alat ukur dasar 2.3 Memelihara peralatan pembandingan dan/ atau alat ukur dasar 3.1 Menjelaskan cara penggunaan alat ukur mekanik presisi 8

STANDAR KOMPETENSI

KOMPETENSI DASAR 3.2 Menggunakan alat ukur mekanik presisi 3.3 Memelihara alat ukur mekanik presisi 4. Menggunakan perkakas tangan 4.1 Menjelaskan jenis, fungsi, dan cara penggunaan (18) perkakas tangan 4.2 Menggunakan macam-macam perkakas tangan 5. Menggunakan perkakas 5.1 Menjelaskan jenis, fungsi, dan cara penggunaan bertenaga/operasi digenggam (18) perkakas bertenaga 5.2 Menggunakan macam-macam perkakas bertenaga 6. Menginterpretasikan sketsa (20) 6.1 Menyiapkan sket tangan 6.2 Mengartikan detil sket tangan 7. Membaca gambar teknik (20) 7.1 Mendeskripsikan gambar teknik 7.2 Memilih teknik gambar yang benar 7.3 Membaca gambar teknik 8. Menggunakan mesin untuk operasi 8.1 Menjelaskan cara mengeset mesin dasar (21) 8.2 Menjelaskan cara mengoperasikan mesin 9. Melakukan pekerjaan dengan 9.1 Memproses bentuk permukaan pendakian mesin bubut (21) 9.2 Menjelaskan teknik pengoperasian mesin bubut 9.3 Mengoperasikan mesin bubut 9.4 Memeriksa komponen sesuai dengan spesifikasi 10. Melakukan pekerjaan dengan 10.1 Menjelaskan cara pengoperasian mesin frais mesin frais (21) 10.2 Mengoperasikan mesin frais 10.3 Mengecek komponen untuk penyesuaian dengan rinciannya 11. Melakukan pekerjaan dengan 11.1 Menentukan kebutuhan kerja mesin gerinda (21) 11.2 Memilih roda gerinda dan perlengkapannya 11.3 Menjelaskan cara pengoperasian mesin gerinda 11.4 Mengoperasikan mesin gerinda 11.5 Memeriksa komponen-komponen untuk kesesuaian secara spesifik 12. Menggunakan mesin bubut 12.1 Melakukan persiapan kerja secara tepat (kompleks) (22) 12.2 Mengikuti sisipan indentifikasi dari organisasi standar internasional atau standar lain yang sesuai 12.3 Melakukan berbagai macam pembubutan 13. Memfrais (kompleks) (22) 13.1 Memasang benda kerja 13.2 Mengenali insert menurut standar ISO 13.3 Melakukan pengefraisan benda rumit 14. Menggerinda pahat dan alat 14.1 Menetapkan persyaratan pekerjaan potong (23) 14.2 Memilih alat dan roda gerinda pemotong dan perlengkapan yang sesuai 9

STANDAR KOMPETENSI

15. Mengeset mesin dan program mesin NC/CNC (dasar) (24)

16. Memprogram mesin NC/CNC (dasar) (24)

17. Mengoperasikan mesin NC/CNC (Dasar) (24)

KOMPETENSI DASAR 14.3 Menggerinda pahat dan alat potong 14.4 Memeriksa komponen sesuai spesifikasi 15.1 Mendeskripsikan instruksi kerja 15.2 Memasang fixture/perlengkapan/alat pemegang 15.3 Melakukan pemeriksaan awal 15.4 Melakukan pengaturan mesin NC/CNC (numerical control/ computer numerical control) 15.5 Menginstruksi operator mesin 15.6 Mengganti tooling yang rusak 16.1 Mengenal bagian-bagian program mesin NC/CNC 16.2 Menulis program mesin NC/CNC 16.3 Melaksanakan lembar penulisan operasi NC/CNC 16.4 Menguji coba program 17.1 Mendeskripsikan instruksi kerja 17.2 Melakukan pemeriksaan awal 17.3 Mengoperasikan mesin CNC/NC 17.4 Mengawasi kerja mesin/proses CNC/NC.

Menurut kurikulum tahun 2013, setiap mata pelajaran harus mengandung kompetensi inti 1 (KI 1) atau Kompetensi Sikap Spiritual, dan kompetensi Inti 2 atau kompetensi sikap sosial. Secara tektual Kompetensi inti ini sama untuk semua mata pelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sedangkan kompetensi dasarnya diambil dari Permendiknas Nomor 28 tahun 2009 untuk Program Keahlian Teknik Mesin dan Paket Keahlian Teknik Pemesinan yang dalam contoh ini dapat dilihat pada Tabel 4 dan Tabel 6. Secara rinci, hubungan antara kompetensi inti dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran tertentu (dalam contoh ini adalah mata pelajaran Teknologi Dasar Mesin yang berada dalam Program keahlian Teknik Mesin, klas X) dapat dilihat pada Tabel 7. Tabel 7. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar klas X mata pelajaran Kekuatan Bahan dan Komponen Mesin Bidang Keahlian : TEKNOLOGI REKAYASA Dasar Program Keahlian : TEKNIK MESIN Mata Pelajaran/Kompetensi Sasaran : KEKUATAN BAHAN DAN KOMPONEN MESIN Klas : X KOMPETENSI INTI 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

1.1 1.2

KOMPETENSI DASAR Menyadari kebesaran Tuhan yang menciptakan berbagai komponen dengan kekuatan masing-masing Mengamalkan nilai-nilai ajaran agama sebagai 10

2. Menghayati dan mengamalkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3. Memahami, menerapkan dan menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, dan prosedural berdasar kan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam wawasan kemanusiaan, kebang saan, kenegaraan, danperadaban terkait penyebab fenomena dan kejadian dalam bidang kerja yang spesifik untuk memecahkan masalah. 4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

2.1

2.2

tuntunan dalam pembuatan melaksanakan praktik bengkel menggunakan teknologi dasar Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas seharihari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan praktik bengkel dan diskusi Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi melaksanakan percobaan dan melaporkan hasil percobaan

3.1 3.2 3.3 3.4 3.5 3.6 3.7 3.8

Mendeskripsikan prinsip dasar mekanika Menjelaskan komponen/elemen mesin Menjelaskan proses dasar pemesinan Menjelaskan proses dasar pengelasan Menjelaskan proses dasar fabrikasi logam Menjelaskan proses dasar pengecoran logam Menjelaskan proses dasar pneumatik dan hidrolik Menjelaskan proses dasar otomasi

4.1

Melakukan praktik dasar pemesinan, misal praktik menggergaji Melakukan praktik dasar pengelasan Melakukan praktik dasar fabrikasi logam Melakukan praktik dasar pengecoran logam Melakukan praktik dasar pneumatik dan hidrolik Melakukan praktik dasar otomasi

4.2 4.3 4.4 4.5 4.6

Tabel 7 menunjukkan bahwa kompetensi dasar nomor 3.1 s/d 3.8 merupakan kompetensi dasar yang termasuk dalam Kompetensi Pengetahuan dan standar kompetensi nomor 4.1 s/d 4.6 merupakan kompetensi dasar yang termasuk dalam Kompetensi Keterampilan; kedua kelompok kompetensi dasar itu diambil dari Tabel 3. Sementara itu, kompetensi inti dan kompetensi dasar untuk mata pelajaran

Alat Ukur yang berada dalam paket keahlian Teknik Pemesinan, klas XI dapat dilihat pada Tabel 6. Tabel 6. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Alat Ukur

11

Tabel 8. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar klas XI mata pelajaran Bidang Keahlian : Dasar Program Keahlian : Paket Keahlian : Mata Pelajaran/Kompetensi Sasaran : Klas : KOMPETENSI INTI 1. Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya

TEKNOLOGI REKAYASA TEKNIK MESIN TEKNIK PEMESINAN ALAT UKUR XI 1.1

1.2 2. Menghayati dan mengamalkan perilaku 2.1 jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif dan proaktif dan menunjukan sikap sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan 2.2 alam serta dalam menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan dunia. 3. Memahami, menerapkan, dan 3.1 menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural, dan 3.2 metakognitif berdasarkan rasa ingin 3.3 tahunya tentang ilmu pengetahuan, 3.4 teknologi, seni, budaya, dan humaniora 3.5 dalam wawasan kemanusiaan, 3.6 kebangsaan, kenegaraan, dan 3.7 peradaban terkait penyebab fenomena 3.8 dan kejadian dalam bidang kerja yang 3.9 spesifik untuk memecahkan masalah 3.10

4. Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, bertindak secara efektif dan kreatif, dan mampu melaksanakan tugas spesifik di bawah pengawasan langsung.

4.1 4.2 4.3 4.4 4.5 4.6 4.7 4.8

KOMPETENSI DASAR Menyadari kebesaran Tuhan yang menciptakan berbagai tingkat teknologi yang digunakan untuk memecahkan masalah Mengamalkan nilai-nilai ajaran agama sebagai tuntunan dalam menggunakan teknologi menengah Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun; hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam aktivitas seharihari sebagai wujud implementasi sikap dalam menyelesaikan tugas menggunakan teknologi menengah Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari, menyelesaikan pekerjaan dengan menggunakan teknologi menengah dan melaporkan hasil nya Menjelaskan cara penggunaan alat ukur mekanik presisi Menjelaskan cara mengeset mesin Menjelaskan cara mengoperasikan mesin Menjelaskan teknik pengoperasian mesin bubut Memeriksa komponen sesuai dengan spesifikasi Menjelaskan cara pengoperasian mesin frais Menentukan kebutuhan kerja Memilih roda gerinda dan perlengkapannya Menjelaskan cara pengoperasian mesin gerinda Memeriksa komponen-komponen untuk kesesuaian secara spesifik

Menggunakan alat ukur mekanik presisi Memelihara alat ukur mekanik presisi Memproses bentuk permukaan pendakian Menyelesaikan pekerjaan dengan menggunakan mesin bubut Menyelesaikan pekerjaan dengan menggunakan mesin frais Mengecek komponen untuk penyesuaian dengan rinciannya Menyelesaikan pekerjaan dengan menggunakan mesin gerinda Menggunakan alat ukur mekanik presisi 12

Tabel 8 menunjukkan bahwa kompetensi dasar nomor 3.2 s/d 3.10 merupakan bagian dari kompetensi pengetahuan dan butir-butir kompetensi dasar nomor 4.1 s/d 4.8 merupakan bagian dari kompetensi keterampilan; kedua kelompok kompetensi dasar ini diambil dari Tabel 4. Selanjutnya, berdasarkan kompetensi inti dan kompetensi dasar inilah disusun SILABUS. Silabus merupakan acuan penyusunan kerangka pembelajaran untuk setiap bahan kajian mata pelajaran. Oleh karena silabus ini merupakan acuan kegiatan selama satu semester untuk mata pelajaran tertentu maka perlu dikaji terlebih dahulu karakteristik mata pelajaran atau paket keahlian, yang dalam contoh ini adalah Paket Keahlian Teknik Pemesinan.

III. PENDEKATAN DAN INSTRUMEN PENILAIAN Penilaian Pencapaian Kompetensi peserta didik mencakup kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan yang dilakukan secara berimbang sehingga dapat digunakan untuk menentukan posisi relatif setiap peserta didik terhadap standar yang telah ditetapkan. Cakupan penilaian merujuk pada ruang lingkup materi, kompetensi mata pelajaran/kompetensi muatan/kompetensi program, dan proses. Teknik dan instrumen yang digunakan untuk penilaian kompetensi sikap, pengetahuan, dan keterampilan sebagai berikut. 1. Penilaian kompetensi sikap Pendidik melakukan penilaian kompetensi sikap melalui observasi, penilaian diri, penilaian “teman sejawat”(peer evaluation) oleh peserta didik dan jurnal. Instrumen yang digunakan untuk observasi, penilaian diri, dan penilaian antarpeserta didik adalah daftar cek atau skala penilaian (rating scale) yang disertai rubrik, sedangkan pada jurnal berupa catatan pendidik. a. Observasi merupakan teknik penilaian yang dilakukan secara berkesinambungan dengan menggunakan indera, baik secara langsung maupun tidak langsung dengan menggunakan pedoman observasi yang berisi sejumlah indikator perilaku yang diamati. b. Penilaian diri merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk mengemukakan kelebihan dan kekurangan dirinya dalam konteks pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian diri. c. Penilaian antarpeserta didik merupakan teknik penilaian dengan cara meminta peserta didik untuk saling menilai terkait dengan pencapaian kompetensi. Instrumen yang digunakan berupa lembar penilaian antarpeserta didik. d. Jurnal merupakan catatan pendidik di dalam dan di luar kelas yang berisi informasi hasil pengamatan tentang kekuatan dan kelemahan peserta didik yang berkaitan dengan sikap dan perilaku. 13

2. Penilaian Kompetensi Pengetahuan Pendidik menilai kompetensi pengetahuan melalui tes tulis, tes lisan, dan penugasan. a. Instrumen tes tulis berupa soal pilihan ganda, isian, jawaban singkat, benar-salah, menjodohkan, dan uraian. Instrumen uraian dilengkapi pedoman penskoran. b. Instrumen tes lisan berupa daftar pertanyaan. c. Instrumen penugasan berupa pekerjaan rumah dan/atau projek yang dikerjakan secara individu atau kelompok sesuai dengan karakteristik tugas. 3. Penilaian Kompetensi Keterampilan Pendidik menilai kompetensi keterampilan melalui penilaian kinerja, yaitu penilaian yang menuntut peserta didik mendemonstrasikan suatu kompetensi tertentu dengan menggunakan tes praktik, projek, dan penilaian portofolio. Instrumen yang digunakan berupa daftar cek atau skala penilaian (rating scale) yang dilengkapi rubrik. a. Tes praktik adalah penilaian yang menuntut respon berupa keterampilan melakukan suatu aktivitas atau perilaku sesuai dengan tuntutan kompetensi. b. Projek adalah tugas-tugas belajar (learning tasks) yang meliputi kegiatan perancangan, pelaksanaan, dan pelaporan secara tertulis maupun lisan dalam waktu tertentu. c. Penilaian portofolio adalah penilaian yang dilakukan dengan cara menilai kumpulan seluruh karya peserta didik dalam bidang tertentu yang bersifat reflektif-integratif untuk mengetahui minat, perkembangan, prestasi, dan/atau kreativitas peserta didik dalam kurun waktu tertentu. Karya tersebut dapat berbentuk tindakan nyata yang mencerminkan kepedulian peserta didik terhadap lingkungannya. Jenis penilaian yang dapat digunakan oleh pendidik untuk menilai kompetensi pengetahuan, kompetensi keterampilan, dan kompetensi sikap adalah penilaian otentik. Penilaian otentik adalah penilaian perilaku peserta didik secara multi-dimensional pada situasi nyata. Penilaian seperti ini tidak hanya menggunakan tes kertas pensil atau tes tertulis saja tetapi juga menggunakan berbagai metode, misalnya tes perbuatan, pemberian tugas, dan portofolio. Hargreaves dan Lorna Earl (2002) menjelaskan bahwa penilaian otentik mampu memotivasi peserta didik untuk lebih bertanggungjawab atas belajar mereka sendiri, membuat penilaian merupakan bagian integral dari proses pembelajaran, mendorong peserta didik untuk lebih berkreasi dan menerapkan pengetahuannya daripada hanya sekedar melatih ingatan. Di bagian lain, Hargreaves dan Lorna Earl (2002) memaparkan hasil penelitiannya bahwa: (1) guru lebih senang menggunakan penilaian otentik karena soal yang digunakan tidak harus diujicoba terlebih dahulu, (2) dengan penilaian otentik dapat dibangun pemahaman kolaboratif antara guru, peserta didik, dan orang tua karena penilaian otentik menilai setiap kegiatan peserta didik dan kadang-kadang melibatkan orang tua, dan (3) penilaian otentik juga

14

Instrumen yang digunakan dalam penilaian harus memenuhi persyaratan: 1) substansi yang merepresentasikan kompetensi yang dinilai; 2) konstruksi yang memenuhi persyaratan teknis sesuai dengan bentuk instrumen yang digunakan; dan 3) penggunaan bahasa yang baik dan benar serta komunikatif sesuai dengan tingkat perkembangan peserta didik. Persyaratan ini dapat terpenuhi manakala instrumen ditulis didasarkan langkah-langkah baku, yakni: (a) menulis kisi-kisi, (b) menulis butir soal, dan (c) menelaah butir-butir instrumen. Langkah-langkah ini adalah langkah minimum yang harus dilakukan agar butir-butir instrumen dikatakan baik. Untuk ujian skala besar, setelah ditelaah dan direvisi, maka instrumen itu harus diuji- cobakan untuk melihat bukti empirik validitas dan reliabilitas instrumen tersebut. IV. PENSKORAN DAN PENENTUAN KELULUSAN Setiap kompetensi hasil belajar mencakup kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi sikap, meskipun demikian penilaiannya dilakukan secara terpisah. Penilaian kompetensi ditampilkan

dalam dua bentuk, yakni capaian dan deskripsi. Penilaian capaian

kompetensi pengetahuan dan kompetensi keterampilan awalnya dinyatakan dalam bentuk angka (1 – 100) kemudian dikonversi menjadi (1 – 4) menggunakan persamaan: Y = 1/15 X – 2,66 Y = skor hasil konversi (1 – 4) X = skor hasil penilaian (1 – 100) Penilaian capaian kompetensi sikap terdiri dari dua, yakni penilaian sikap pada mata pelajaran tertentu dan penilaian sikap pada semua

mata pelajaran. Deskripsi kompetensi dalam mata

pelajaran tertentu hanya singkat, yakni: Sangat Baik (SB), Baik (B), Cukup (C), dan Kurang (K). Sementara itu, deskripsi pada kompetensi sikap antar mata pelajaran merupakan penjelasan bagian kompetensi mana yang sudah dan yang belum dikuasai oleh siswa. Hasil konversi dan keterkaitannya dengan deskripsi dapat dilihat pada Tabel 9. Tabel 9. Konversi dari skor (1 – 100) ke (1 – 4) INTERVAL SKOR 96 – 100 91 – 95 86 – 90 81 – 85 75 – 80 70 – 74 65 – 69 60 – 64 55 – 59 < 54

HASIL KONVERSI 4.00 3.67 3.33 3.00 2.67 2.33 2.00 1.67 1.33 1.00

PREDIKAT

KRITERIA

A AB+ B BC+ C CD+ D

SB B

C

K

15

Penilaian pencapaian sikap pada mata pelajaran tertentu merupakan deskripsi singkat dari guru mata pelajaran tentang sikap siswa pada saat mengikuti mata pelajaran yang diampunya, sedangkan penilaian sikap pada semua mata pelajaran merupakan kesimpulan dari wali kelas berdasarkan deskripsi dan hasil diskusi dengan semua guru mata pelajaran yang mengajarnya. Selain itu, guru juga harus melakukan penilaian sikap dalam bentuk deskripsi, yakni guru matapelajaran menjelaskan secara lengkap tentang sikap spiritual dan sikap sosial siswa pada saat mereka mengikuti pelajaran yang diampunya. Penilaian yang dilakukan dengan menggunakan skor 1 – 100, harus dikonversi dengan menggunakan tabel konversi seperti Tabel 9. Nilai dalam bentuk angka (1-4) yang tertera dalam raport merupakan gabungan dari berbagai hasil penilaian yang menggunakan berbagai teknik penilaian. Nilai kompetensi pengetahuan yang tertera dalam raport merupakan gabungan dari hasil penilaian yang menggunakan teknik: tes tertulis, tes lisan, dan penugasan (lihat pada Sub Bab Pendekatan dan instrumen). Proporsi dari ketiga hasil penilaian itu tergantung pada bobot atau penting/tidak pentingnya ke tiga jenis penilaian itu menurut guru. Bisa saja tes tertulis digunakan untuk ujian akhir semester (UAS), ujian lisan untuk ujian tengah semester (UTS), dan skor tugas disingkat ST maka skor akhir (SA) adalah: (SA) = {(3xUAS) + (2xUTS) + (NT)}/6 SA

= Skor Akhir, 1 - 100

UAS

= skor ujian akhir semester, 1 – 100

UTS

= skor ujian tengah semester, 1 – 100

ST

= skor tugas, 1 - 100

Selanjutnya skor 1 – 100 pada SA dikonversi ke Nilai Akhir (NA) 1 – 4 dengan menggunakan ketentuan seperti Tabel 9.

Contoh: Pada mata pelajaran Matematika, seorang siswa “A” memperoleh skor sebagai berikut. Skor Ujian Akhir Semester (UAS)

= 95

Skor Ujian Tengah Semester (UTS) = 90 Skor Tugas (ST)

= 86

(SA)

= {(3xUAS) + (2xUTS) + (ST)}/6

(SA)

= {(3x95) + (2x90) + (86)}/6 = 92

16

Jadi, skor yang diperoleh siswa “A” untuk mata pelajaran matematika adalah 92. Selanjutnya dengan menggunakan pedoman pada Tabel 9, skor tersebut dikonversi menjadi Nilai Akhir yaitu 3,67 (Sangat Baik). Jadi Nilai Akhir siswa “A” adalah 3,67 (Sangat Baik). Nilai kompetensi keterampilan yang tertera dalam raport merupakan gabungan dari hasil penilaian yang menggunakan teknik: tes praktik, projek, dan penilaian portofolio (lihat pada Sub Bab Pendekatan dan instrumen). Proporsi dari ketiga hasil penilaian itu tergantung pada bobot atau penting/tidak pentingnya ke tiga jenis penilaian itu menurut guru. Misal, tes praktik dianggap yang memiliki bobot paling tinggi karena siswa diminta mendemonstrasikan keterampilannya dan dinilai secara langsung. Teknik yang memiliki bobot penting berikutnya adalah penilaian dengan projek karena dengan tugas ini, siswa harus bekerjasama dengan teman lain dan proses pengerjaan juga dinilai. Bobot terrendah dari ke tiga teknik penilaian keterampilan adalah teknik portofolio karena teknik ini proses pengerjaan tidak diamati secara langsung oleh guru, sehingga skor akhir (SA) adalah: (SA)

= {(3xUP) + (2xUPJ) + (NP}/6

SA

= Skor Akhir, 1 - 100

UP

= skor ujian praktik, 1 – 100

UPJ

= skor proyek, 1 – 100

NP

= skor portofolio. 1 - 100

Selanjutnya skor 1 – 100 pada SA dikonversi ke Nilai Akhir (NA) 1 – 4 dengan menggunakan ketentuan seperti Tabel 9. Contoh: Pada mata pelajaran Alat Ukur, seorang siswa “B” memperoleh skor sebagai berikut. Skor Ujian Praktik (UP)

= 85

Skor Proyek (UPJ)

= 86

Skor Portofolio (NP)

= 88

(SA)

= {(3xUP) + (2xUPJ) + (NP)}/6

(SA)

= {(3x85) + (2x86) + (88)}/6 = 86

Jadi, skor yang diperoleh siswa “B” untuk mata pelajaran Alat Ukur adalah 86. Menggunakan pedoman pada Tabel 9, skor tersebut dikonversi menjadi Nilai Akhir yaitu 3,33 (Baik). Jadi Nilai Akhir siswa “B” adalah 3,33 (Baik). Selain kompetensi pengetahuan dan keterampilan, perlu ditampilkan juga hasil pnilaian sikap, baik sikap spiritual maupun sikap sosial. Penilaian sikap dilakukan dengan cara pengamatan

17

terus menerus terhadap perilaku peserta didik yang dinilai oleh diri peserta didik sendiri, oleh teman sejawat, dan oleh guru selama satu (1) semester. Nilai kompetensi sikap yang tertera dalam raport merupakan gabungan dari hasil penilaian yang dilakukan oleh diri sendiri, teman sejawat, dan oleh guru (lihat pada Sub Bab Pendekatan dan instrumen). Proporsi dari ketiga hasil penilaian itu tergantung pada bobot atau penting/tidak pentingnya ke tiga teknik penilaian itu menurut guru. Misal, observasi oleh guru dianggap teknik yang paling berbobot karena guru mengamati perilaku peserta didik secara langsung. Penilaian teman sejawat merupakan teknik yang kurang berbobot bila dibandingkan dengan observasi guru, Teknik yang terrendah bobotnya adalah penilaian diri yang dilakukan oleh peserta didik, karena sulit sekali memperoleh skor obyektif dari hasil penilaian diri sendiri. Apabila bobot dari teknik observasi guru, penilaian teman sejawat, dan penilaian diri sendiri secara berturut-turut: 3: 2: 1 maka Nilai Aakhir (NA) adalah: (NA) = {(3xOG) + (2xTS) + (PD}/6 NA

= Nilai Akhir, 1 - 4

OG

= nilai observasi guru, 1 – 4

TS

= nilai teman sejawat, 1 – 4

PD

= nilai penilaian diri. 1 - 4

Contoh: Pada saat mengikuti mata pelajaran Alat Ukur, perilaku peserta didik “C” dinilai melalui tiga teknik, yakni observasi1oleh guru, penilaian oleh teman sejawat, dan penilaian oleh peserta didik sendiri, dan hasilnya sebagai berikut. Nilai dari guru (OG)

= 3, 67

Nilai teman sejawat (TS)

= 3, 33

Nilai dari diri sendiri

= 4,00

(NA) = {(3xOG) + (2xTS) + (PD)}/6 (NA) = {(3x3,67) + (2x3,33) + (4,00)}/6 = 3,61 Menggunakan pedoman pada Tabel 9, nilai sikap siswa “C” adalah 3,61 termasuk kriteria Sangat Baik (SB). Kriteria kelulusan untuk kompetensi pengetahuan adalah tercapainya kompetensi minimum, yakni bila siswa sudah mampu mengaplikasikan ilmu pengetahuan yang diperolehnya; atau bisa dinyatakan dengan skor, yakni bila skor yang diperolehnya adalah 75 atau lebih besar. Kriteria kelulusan

untuk

kompetensi

keterampilan

adalah

bila

seorang

siswa

sudah

mampu

mendemosntrasikan substansi yang dipelajarinya dengan benar; atau bila dinyatakan dengan skor 18

sebesar 75 atau lebih besar. Sementara itu, kriteria kelulusan untuk kompetensi sikap adalah bila peserta didik itu berperilaku baik, atau bila dinyatakan dalam bentuk nilai sebesar 3,67 atau lebih.

V.

PELAPORAN PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK Dalam Permendikbud R.I. Nomor 66 Tahun 2013 Tentang Standar Penilaian dijelaskan bahwa pencapaian kompetensi peserta didik dilaporkan oleh pendidik dan satuan pendidikan. Secara sepintas laporan itu dapat dijelaskan sebagai berikut. 1. Pelaporan oleh Pendidik Laporan hasil penilaian oleh pendidik dapat berbentuk: a.

nilai dan/atau deskripsi pencapaian kompetensi, untuk hasil penilaian kompetensi pengetahuan dan keterampilan termasuk penilaian hasil pembelajaran tematik-terpadu.

b.

deskripsi sikap, untuk hasil penilaian kompetensi sikap spiritual dan sikap sosial.

c.

laporan hasil penilaian oleh pendidik disampaikan kepada kepala sekolah/madrasah dan pihak lain yang terkait (misal: wali kelas, guru Bimbingan dan Konseling, dan orang tua/wali) pada periode yang ditentukan.

d.

penilaian kompetensi sikap spiritual dan sosial dilakukan oleh semua pendidik selama satu semester, hasilnya diakumulasi dan dinyatakan dalam bentuk deskripsi kompetensi oleh wali kelas/guru kelas.

2. Pelaporan oleh Satuan Pendidikan Terkait dengan pencapaian kompetensi peserta didik, satuan pendidikan berkewajiban: a.

melaporkan hasil pencapaian kompetensi dan/atau tingkat kompetensi kepada orang tua/wali peserta didik dalam bentuk buku rapor;

b.

melaporkan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada dinas pendidikan kabupaten/kota dan instansi lain yang terkait;

c.

melaporkan hasil ujian Tingkat Kompetensi kepada orangtua/wali peserta didik dan dinas pendidikan. Tidak jauh berbeda dengan satuan pendidikan lainnya, laporan pencapaian kompetensi

peserta didik SMK juga mencakup kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan sikap. Untuk mempermudah, laporan pencapaian kompetensi peserta didik SMK ditampilkan dalam bentuk buku sebagai berikut.

19

LAPORAN PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)

Nama Peserta Didik

Nomor Induk _________________

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 2013

20

LAPORAN PENCAPAIAN KOMPETENSI PESERTA DIDIK SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK)

Nama Sekolah :

_________________________________

NISN/NSS

:

_________________________________

Alamat Sekolah :

_________________________________

_________________________________ Kode Pos _________Telp.___________ Kelurahan

:

___________________________________

Kecamatan

:

___________________________________

Kabupaten/Kota :

___________________________________

Provinsi

:

___________________________________

Website

:

___________________________________

E-mail

:

___________________________________

Hal 21

PETUNJUK PENGGUNAAN

1. Buku Laporan Pencapaian Kompetensi ini digunakan selama peserta didik mengikuti pembelajaran di Sekolah Menengah Kejuruan. 2. Apabila peserta didik pindah sekolah, buku Laporan Pencapaian Kompetensi dibawa oleh peserta didik yang bersangkutan sebagai bukti pencapaian kompetensi. 3. Apabila buku Laporan Pencapaian Kompetensi peserta didik hilang, dapat diganti dengan buku Laporan Pencapaian Kompetensi Pengganti dan diisi dengan nilai-nilai yang dikutip dari Buku Induk Sekolah asal peserta didik dan disahkan oleh Kepala Sekolah yang bersangkutan. 4. Buku Laporan Pencapaian Kompetensi peserta didik ini harus dilengkapi dengan pas foto terbaru ukuran 3 x 4 cm, dan pengisiannya dilakukan oleh wali kelas.

KETERANGAN NILAI KUANTITATIF DAN KUALITATIF Nilai Kuantitatif dengan

Skala

1 – 4 (berlaku kelipatan 0,33) digunakan untuk Nilai

Pengetahuan (KI 3) dan Nilai Keterampilan (KI 4). Sedangkan nilai kualitatif digunakan untuk Nilai Sikap Spiritual (KI 1), Sikap Sosial (KI 2), dan Kegiatan Ekstra Kurikuler, dengan kualifikasi SB (Sangat Baik), B (Baik), C (Cukup), dan K (Kurang). NILAI KOMPETENSI PREDIKAT

PENGETAHUAN

KETERAMPILAN

SIKAP

A AB+ B

4.00 3.67 3.33 3.00

4.00 3.67 3.33 3.00

SB (Sangat Baik)

B-

2.67

2.67

C+ C C-

2.33 2.00 1.67

2.33 2.00 1.67

C (Cukup)

D+

1.33

1.33

D

1.00

1.00

K (Kurang)

B (Baik)

Hal 22

KETERANGAN TENTANG DIRI PESERTA DIDIK 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Nama Peserta Didik (Lengkap) Nomor Induk Siswa Nasional Tempat Tanggal Lahir Jenis Kelamin Agama Status dalam Keluarga Anak ke Alamat Peserta Didik

: : : : : : : : :

9. 10.

Nomor Telepon Rumah Sekolah Asal

: .................................................

11.

Diterima di sekolah ini Di kelas

................................................. ................................................. ................................................. ................................................. ................................................. ................................................. ................................................. ................................................. ............................................... ..

: .................................................

Pada tanggal : ................................................. 12.

Nama Orang Tua a. Ayah b. Ibu

: ................................................. : ................................................. : .................................................

13.

Alamat Orang Tuua

: ................................................. : .................................................

Nomor Telepon Rumah 14. Pekerjaan Orang Tua a. b.

Ayah Ibu

: ................................................. : ................................................. : ................................................. : .................................................

15.

Nama Wali Peserta Didik

: .................................................

16.

Alamat Wali Peserta Didik

: ................................................. : .................................................

17.

Nomor Telepon Rumah

: .................................................

Pekerjaan Wali Peserta Didik

: ................................................. ...................., ................ 20....

Pas Foto

Kepala Sekolah,

3x4 ............................................... NIP:

Hal 23

Nama Sekolah Alamat Nama Nomor Induk/NISN

: : : :

................................ ................................ ................................ ................................

Kelas Semester Tahun Pelajaran

: ............................. : 1 (Satu) : .............................

Keterampilan (KI-4)

Sikap Sosial dan Spiritual

CAPAIAN Pengetahuan (KI-3) No .

Mapel

Angka

Predi kat

1-4

Angka Predikat DalamMapel 1-4

Antarmapel

SB/ B/ C/ K

Kelompok A (Wajib) 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 2

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 3 Bahasa Indonesia 4 Matematika 5 Sejarah Indonesia 6 Bahasa Inggris Kelompok B (Wajib) 1 Seni Budaya 2 Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan 3 Prakarya dan Kewirausahaan Kelompok C (Peminatan) I Dasar Bidang Keahlian: Teknologi dan Rekayasa 1 Fisika 2 Kimia 3 Gambar Teknik II Dasar Program Keahlian: Teknik Mesin 1 Kekuatan Bahan dan Komponen Mesin 2 Kelistrikan dan Konversi Energi 3 Pengolahan Logam 4 Dasar Teknik Mesin 5 Keselamatan dan Kesehatan Kerja III Paket Keahlian : Teknik Pemesinan 1 Perkakas Tangan 2 Alat Ukur 3 Gambar Teknik 4 Mesin Perkakas I 5 Mesin Perkakas II 6 Alat Potong 7 Mesin dan program mesin NC/CNC Jumlah Nilai Rata-rata Kegiatan Ekstra Kurikuler

Deskripsi

1. Praja Muda Karana (Pramuka) 2. ………………………………

Hal 24

Ketidakhadiran Sakit : ........... hari : ........... hari Izin : ........... hari Tanpa Keterangan Mengetahui: Orang Tua/Wali,

....................., .................... 20.... Wali Kelas,

..................................

.................................................... NIP:

Hal 25

Nama Sekolah Alamat Nama Nomor Induk/NISN

: : : :

................................ ................................ ................................ ................................

Kelas Semester Tahun Pelajaran

: ............................. : 1 (Satu) : .............................

Deskripsi No Mapel Kelompok A 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 2

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

3

Bahasa Indonesia

4

Matematika

5

Sejarah Indonesia

6

Bahasa Inggris

Kelompok B 1 Seni Budaya

2

Pendidikan Jasmani, Olahj Raga, dan Kesehatan

3

Prakarya

Kompetensi

Catatan

Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual

Kelompok C I Dasar Bidang Keahlian: Teknologi dan Rekayasa 1 Fisika Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual 2 Kimia Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual 3 Gambar Teknik Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual

Hal 26

No II 1

2

Mapel Kompetensi Dasar Program Keahlian: Teknik Mesin Kekuatan Bahan dan Pengetahuan Komponen Mesin Keterampilan Sosial dan spiritual Kelistrikan dan Konversi Pengetahuan Energi Keterampilan

Sosial dan spiritual

3

4

5

III 1

2

Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Dasar Teknik Mesin Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Keselamatan dan Kesehatan Pengetahuan Kerja Keterampilan Sosial dan spiritual Keterampilan Sosial dan spiritual Paket Keahlian : Teknik Pemesinan Perkakas Tangan Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Alat Ukur Pengetahuan

Catatan

Mampu mendeskripsikan prinsip dasar kelistrikan mesin dan motor bakar, tetapi perlu ditingkatkan pemahmannya pada prinsip dasar turbin Trampil mengerjakan tugas dasar kelistrikan mesin dan motor bakar tetapi belum trampil mengerjakan tugas-tugas dasar turbin Sudah mampu bekerja secara disiplin, cermat dan tekun tetapi belum mampu bekerja sama dan santun dengan teman lain

Pengolahan Logam

3

Gambar Teknik

4

Mesin Perkakas I

5

Mesin Perkakas II

Mampu menjelaskan cara menggunakan dan memelihara alat ukur dasar tetapi belum memahami cara menggunakan dan memelihara alat ukur mekanik presisi

Keterampilan

Sudah mampu menggunakan dan memelihara alat ukur dasar tetapi belum mampu menggunakan dan memelihara alat ukur mekanik presisi.

Sosial dan spiritual

Kerjasama dan kesantunan dengan teman lain sudah baik tetapi masih belum disiplin dalam menggunakan peralatan dan berdoa sebelum bekerja

Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Hal 27

No 6

7

Mapel

Alat Potong

Mesin dan program mesin NC/CNC

Kompetensi Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual

Catatan

*) Untuk mengisi di catatan pada CII diambil dari Tabel 3 dan CIII diambil dari Tabel 4

Mengetahui:

.............., ……………….. 20….

Orang Tua/Wali,

Wali Kelas,

.................................

.................................................

Hal 28

Nama Sekolah Alamat Nama Nomor Induk/NISN

: : : :

................................ ................................ ................................ ................................

Kelas Semester Tahun Pelajaran

: ............................. : 2 (Dua) : .............................

CAPAIAN Pengetahuan (KI-3) No.

Mapel

Keterampilan (KI-4)

Angka Predikat Angka Predikat 1-4

1-4

Sikap Sosial dan Spiritual Dalam Mapel

Antarmapel

SB/ B/ C/ K

Kelompok A (Wajib) 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 3 Bahasa Indonesia 4 Matematika 5 Sejarah Indonesia 6 Bahasa Inggris Kelompok B (Wajib) 1 Seni Budaya 2 Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan 3 Prakarya dan Kewirausahaan Kelompok C (Peminatan) I Dasar Bidang Keahlian: Teknologi dan Rekayasa 1 Fisika 2 Kimia 3 Gambar Teknik II Dasar Program Keahlian: Teknik Mesin 1 Kekuatan Bahan dan Komponen Mesin 2 Kelistrikan dan Konversi Energi 3 Pengolahan Logam 4 Dasar Teknik Mesin 5 Keselamatan dan Kesehatan Kerja III Paket Keahlian : Teknik Pemesinan 1 Perkakas Tangan 2 Alat Ukur 3 Gambar Teknik 4 Mesin Perkakas I 5 Mesin Perkakas II 6 Alat Potong 7 Mesin dan program mesin NC/CNC Jumlah Nilai Rata-rata Kegiatan Ekstra Kurikuler

Deskripsi

1. Praja Muda Karana (Pramuka) 2. ……………………………… Ketidakhadiran Sakit : ........... hari : ........... hari Izin : ........... hari Tanpa Keterangan

Hal 29

Mengetahui: Orang Tua/Wali,

....................., .................... 20.... Wali Kelas,

..................................

.................................................... NIP:

Hal 30

Nama Sekolah

: ................................

Kelas

: .............................

Alamat

: ................................

Semester

: 1 (Satu)

Nama

: ................................

Tahun Pelajaran

: .............................

Nomor Induk/NISN

: ................................

Deskripsi No Mapel Kelompok A 1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 2

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan

3

Bahasa Indonesia

4

Matematika

5

Sejarah Indonesia

6

Bahasa Inggris

Kelompok B 1 Seni Budaya

2

Pendidikan Jasmani, Olahj Raga, dan Kesehatan

3

Prakarya

Kompetensi

Catatan

Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual

Kelompok C I Dasar Bidang Keahlian: Teknologi dan Rekayasa 1 Fisika Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual 2 Kimia Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual 3 Gambar Teknik Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual

Hal 31

II 1

2

3

4

5

III

Dasar Program Keahlian: Teknik Mesin Kekuatan Bahan dan Pengetahuan Komponen Mesin Keterampilan Sosial dan spiritual Kelistrikan dan Konversi Pengetahuan Energi Keterampilan Sosial dan spiritual Pengolahan Logam Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Dasar Teknik Mesin Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Keselamatan dan Kesehatan Pengetahuan Kerja Keterampilan Sosial dan spiritual Paket Keahlian : Teknik Pemesinan

1

Perkakas Tangan

2

Alat Ukur

Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual

3

Gambar Teknik

4

Mesin Perkakas I

5

Mesin Perkakas II

6

Alat Potong

7

Mesin dan program mesin NC/CNC

Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual

Hal 32

Keputusan: Wali kelas

............................................ NIP: ....................................

Berdasarkan hasil yang dicapai pada semester 1 dan 2, peserta didik ditetapkan naik ke kelas ............... (...........................) tinggal di kelas ............ (...........................)

..................................., ........................20......

Kepala Sekolah Orang Tua/Wali, .............................. NIP. ..............................

_____________________________ NIP

Hal 33

KETERANGAN PINDAH SEKOLAH NAMA PESERTA DIDIK

: ................................................... KELUAR

Tanggal

Kelas yang Ditinggalkan

Sebab-sebab Keluar atau Atas Permintaan (Tertulis)

Tanda Tangan Kepala Sekolah, Stempel Sekolah, dan Tanda Tangan Orang Tua/Wali .........................., ................ Kepala Sekolah,

......................... NIP: ................. Orang Tua/Wali,

.........................

.........................., ................ Kepala Sekolah,

......................... NIP: ................. Orang Tua/Wali,

.........................

.........................., ................ Kepala Sekolah,

......................... NIP: ................. Orang Tua/Wali,

.........................

Hal 34

KETERANGAN PINDAH SEKOLAH

NAMA PESERTA DIDIK NO.

: ....................................... MASUK

1

Nama Peserta Didik

............................................

........................, ..............

2

Nomor Induk

............................................

Kepala Sekolah,

3

Nama Sekolah Asal

............................................

4

Masuk di Sekolah ini:

............................................

a. Tanggal

............................................

..............................

b. Di Kelas

............................................

NIP: .......................

Tahun Pelajaran

............................................

5

........................, .............. 1

Nama Peserta Didik

............................................

2

Nomor Induk

............................................

3

Nama Sekolah Asal

............................................

4

Masuk di Sekolah ini:

............................................

..............................

a. Tanggal

............................................

NIP: .......................

b. Di Kelas

............................................

Tahun Pelajaran

............................................

5

Kepala Sekolah,

........................, .............. 1

Nama Peserta Didik

............................................

2

Nomor Induk

............................................

3

Nama Sekolah Asal

............................................

4

Masuk di Sekolah ini:

............................................

..............................

a. Tanggal

............................................

NIP: .......................

b. Di Kelas

............................................

Tahun Pelajaran

............................................

5

Kepala Sekolah,

Hal 35

Catatan Prestasi yang Pernah Dicapai

Nama Peserta Didik

:

……………………………………………….

Nama Sekolah

:

……………………………………………….

Nomor Induk

:

……………………………………………….

No. 1

Prestasi yang Pernah Dicapai Kurikuler

Keterangan _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________

2

Ekstra Kurikuler

_____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________ _____________________________________________

3

Catatan Khusus Lainnya

____________________________________________ ____________________________________________ ____________________________________________ ____________________________________________ ____________________________________________ ____________________________________________

Hal 36

CARA PENGISIAN RAPOR SMK

1. Nama peserta didik di halaman judul, data Satuan Pendidikan di lembar 1, dan data peserta didik di lembar 2 diisi dengan lengkap. 2. Lembar 2 yang berisi data peserta didik, dilengkapi dengan pas foto peserta didik terbaru berukuran 3 x 4. 3. Lembar CAPAIAN kompetensi semester 1 diisi dengan: a. Identitas Satuan Pendidikan dan identitas peserta didik. b. Pada kolom Pengetahuan dan Keterampilan diisi dengan perolehan nilai dari tiap guru mata pelajaran yang berupa angka (berdasarkan perhitungan skala 1 s.d 4) dan Kode Huruf (predikat). c. Hasil penilaian yang dilakukan oleh guru (dengan skor 1 s.d 100) dikonversikan untuk mendapatkan angka rapor 1 – 4, dengan menggunakan persamaan: Y = 1/15 X – 2,66 Y = skor hasil konversi (1 – 4) X = skor hasil penilaian (1 – 100) d. Hasil perhitungan konversi itu bila disederhanakan, tampak seperti tabel berikut. INTERVAL SKOR

HASIL KONVERSI

96– 100 91– 95 86–90 81– 85 75–80 70– 74 65– 69 60–64 55– 59 <54

4.00 3.67 3.33 3.00 2.67 2.33 2.00 1.67 1.33 1.00

PREDIKAT A AB+ B BC+ C CD+ D

KRITERIA SB B

C

K

e. Kolom Sikap Spiritual dan Sosial (KI-1 dan KI-2), dalam kolom Mapel diisi dengan menggunakan nilai kualitatif:Sangat Baik (SB), Baik (B), Cukup (C), dan Kurang (K). f. Kolom Sikap Spiritual dan Sosial (KI-1 dan KI-2) antarmapel diisi oleh wali kelas dengan deskripsi kesimpulan dari sikap peserta didik secara keseluruhan. Kesimpulan tersebut diperoleh melalui rapat bersama dengan guru mata pelajaran. g. Kelompok mata pelajaran peminatan diisi dengan cara sebagai berikut. Dasar Bidang Keahlian: Teknologi dan Rekayasa, Dasar Program Keahlian: Teknik Mesin, dan Paket Keahlian: Teknik Pemesinan.

Hal 37

Kolom 1 – 2 diisi jumlah SKS untuk mata pelajaran pada program keahlian Teknik Mesin, sedangkan kolom 3 s/d 6 diisi jumlah SKS untuk mata pelajaran pada paket keahlian Teknik Pemesinan.

Hal 38

CONTOH PENGISIAN Nama Sekolah Alamat

: SMK Pakubuwono : Kebayoran Baru Jakarta Selatan

Kelas Semester

: X : 1 (Satu)

Nama

: Budi

Tahun Pelajaran

: 2013-2014

Nomor Induk/NISN

: 000085

CAPAIAN Pengetahuan (KI-3) No.

Mapel

Keterampilan (KI-4)

Sikap Sosial dan Spiritual

Angka

Predikat Angka Predikat

DalamMape l

1-4

1-4

SB/ B/ C/ K

Antarmapel

Kelompok A (Wajib) 1

Pendidikan Agama dan Budi Pekerti (Nama guru : Achmad Syukur, S,Ag)

4.00

A

3.67

A-

SB

2

Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Nama guru: Drs. Widodo

3.67

A-

3.33

B+

B

3

Bahasa Indonesia Nama guru: Indrawati, S.Pd,

4.00

A

4.00

A

SB

3.67

A-

3.00

B

B

Matematika 4 Nama guru: Irawan, MPd 5

Sejarah Indonesia Nama guru: Ana Rosida, S.Pd, MM

3.00

B

3.33

B+

B

6

Bahasa Inggris Nama guru: Safrida, S.Pd

3.67

A-

3.67

A-

SB

3.00

B

B

Memiliki rasa ingin tahu, obyektif, jujur, percaya diri dan menghar gai karya orang lain, tetapi belum mampu bekerjasama

Kelompok B (Wajib) 1

Seni Budaya Nama guru: Alia, S.Pd

3.33

B+

2

Pendidikan Jasmani, Olah Raga, dan Kesehatan Nama guru: Indra S, MPd

4.00

A

3

Prakarya dan Kewirausahaan Nama guru: Drs. Rizki

2.67

B-

2.33

C+

B

4.00

A

SB

Kelompok C: Teknik mesin I

Dasar Bidang Keahlian

1

Fisika Nama guru: Tuti, MPd

3.67

A-

3.00

B

B

2

Kimia Nama guru: Putri, SPd

3.33

B+

2.67

B-

B

3

Gambar Teknik Nama guru: Leonardo, MPd

4.00

A

3.33

B+

SB

Hal 39

Pengetahuan (KI-3) No.

II 1

Mapel

3 4 5

1 2

Angka

Predikat Angka Predikat

DalamMape l

1-4

1-4

SB/ B/ C/ K

3.67

A-

3.33

B+

B

3.00

B

3.00

B

B

3,67

A-

3,67

A-

SB

3,33

B+

3,00

B

B

3.67

A-

4.00

A

SB

Perkakas Tangan Nama guru: Nurgiyanta, SPd

4.00

A

3.33

B+

SB

Alat Ukur Nama guru: Harjanta, SPd

3.67

A-

4.00

A

SB

Keselamatan dan Kesehatan Kerja Nama guru: Mansur, MPd III

Sikap Sosial dan Spiritual Antarmapel

Dasar Program Keahlian Kekuatan Bahan dan Komponen Mesin Nama guru: Herman, MPd Kelistrikan dan Konversi Energi Nama guru: Ridwan, S.Pd Pengolahan Logam Nama guru: Supriyono, SPd Dasar Teknik Mesin Nama guru: Bambang S, SPd

2

Keterampilan (KI-4)

Paket Keahlian: Teknik Pemesinan

dst

h.

Kegiatan ekstra kurikuler diisi dengan nilai kualitatif (SB = sangat baik,B = baik,C = cukup, dan K = kurang) dilengkapi dengan keterangan masing-masing kegiatan ekstra kurikuler yang diikuti. Nilai dan keterangan kegiatan ekstra kurikuler diperoleh dari guru pembina/pelatih ekstra kurikuler. Contoh: Kegiatan Ekstra Kurikuler

Deskrpsi

1.

Praja Muda Karana (Pramuka)

Sangat Baik. Juara LT I tingkat Provinsi

2.

Usaha Kesehatan Sekolah (UKS)

Baik, aktif dalam setiap kegiatan

i. Kolom ketidakhadiran diisi dengan rekapitulasi ketidakhadiran peserta didik (sakit, izin, dan tanpa keterangan) dari wali kelas. Contoh: Ketidakhadiran Sakit Izin Tanpa Keterangan

: 1 hari : --- hari : --- hari

j. Lembar catatan DESKRIPSI kompetensi mata pelajaran diisi dengan: Hal 40

a. Identitas Satuan Pendidikan dan identitas peserta didik. b. Catatan deskripsi Pengetahuan, Keterampilan, Sikap Spiritual dan Sosial tiap mata pelajaran diperoleh dari guru mata pelajaran.

Contoh Pengisian: No.

Mata Pelajaran

Kelompok A (Wajib) 1. Pendidikan Agama dan Budi Pekerti

Kompetensi Pengetahuan

Keterampilan

Sikap Spiritual dan Sosial

Catatan Baik, sudah memahami seluruh kompetensi, terutama sangat baik dalam memahami makna mujahadah an-nafs. Terus berlatih agar lebih baik dalam kompetensi yang lain. Sudah terampil dalam hafalan surat-surat yang ditentukan, namun masih perlu banyak berlatih dalam hafalan Q.S.An-Nur(24):2. Sudah konsisten menunjukkan sikap beriman, bertaqwa, jujur, dan kontrol diri.

Kelompok B (Wajib) 1. ............... 2.

Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan

Pengetahuan

Keterampilan

Sikap Spiritual dan Sosial

Dst

Sudah memahami semua konsep keterampilan, kecuali peranaktivitasfisikdalam pencegahanpenyakitdanpengurangan biayaperawatankesehatan. Perlu lebih tekun dalam memahami peranaktivitasfisikdalam pencegahanpenyakitdanpengurangan biayaperawatankesehatan. Sudah menguasai keterampilan permainan dan atletik, terutama mempraktikkan teknik dasar atletik (jalan cepat, lari, lompat dan lempar) dengan menekankan gerak dasar fundamentalnya. Dapat diikutsertakan dalam lomba OOSN tingkat kota. Sudah menunjukkan usaha maksimal dalam setiap aktivitas gerak jasmani, sportif dalam bermain, perlu peningkatan dalam menghargai perbedaan. Perlu terus dikembangkan sikap sportif dalam bermain danmenghargai perbedaan

.....

Kelompok C I 1

2

3

Dasar Bidang Keahlian: Teknologi dan Rekayasa Fisika Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Kimia Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Gambar Teknik Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual

Hal 41

II 1

2

Dasar Program Keahlian: Teknik Mesin Kekuatan Bahan dan Pengetahuan Komponen Mesin Keterampilan Sosial dan spiritual Kelistrikan dan Konversi Pengetahuan Energi Keterampilan

Sosial dan spiritual

3

III 1

2

3

Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Paket Keahlian : Teknik Pemesinan Perkakas Tangan Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual Alat Ukur Pengetahuan

Mampu mendeskripsikan prinsip dasar kelistrikan mesin dan motor bakar, tetapi perlu ditingkatkan pemahmannya pada prinsip dasar turbin Trampil mengerjakan tugas dasar kelistrikan mesin dan motor bakar tetapi belum trampil mengerjakan tugas-tugas dasar turbin Sudah mampu bekerja secara disiplin, cermat dan tekun tetapi belum mampu bekerja sama dan santun dengan teman lain

dst

dst

Mampu menjelaskan cara menggunakan dan memelihara alat ukur dasar tetapi belum memahami cara menggunakan dan memelihara alat ukur mekanik presisi

Keterampilan

Sudah mampu menggunakan dan memelihara alat ukur dasar tetapi belum mampu menggunakan dan memelihara alat ukur mekanik presisi.

Sosial dan spiritual

Kerjasama dan kesantunan dengan teman lain sudah baik tetapi masih belum disiplin dalam menggunakan peralatan dan berdoa sebelum bekerja

Pengetahuan Keterampilan Sosial dan spiritual

k. Pegisian lembar penilaian laporan Pencapaian Kompetensi semester 2 (dua) sama dengan pengisian lembar penilaian laporan Pencapaian Kompetensi semester 1 (satu). l. Kriteria kenaikan kelas ditentukan oleh Satuan Pendidikan berdasarkan karakteristik Satuan Pendidikan.

Contoh : Peserta didik dinyatakan naik kelas apabila memenuhi persyaratan sebagai berikut: a. menyelesaikan seluruh program pembelajaran dalam dua semester pada tahun pelajaran yang diikuti.

Hal 42

b. tidak terdapat 3 mata pelajaran atau lebih, pada kompetensi pengetahuan, keterampilan, dan/atau sikap yang belum tuntas/belum baik pada semester kedua. c. ketidakhadiran peserta didik tanpa keterangan maksimal 15% dari jumlah hari efektif. 4. Keterangan pindah keluar Satuan Pendidikan diisi dengan: a. tanggal ditetapkannya keluar dari Satuan Pendidikan. b. kelas yang ditinggalkan pada saat keluar dari Satuan Pendidikan. c. alasan keluar dari Satuan Pendidikan. d. waktu penandatanganan pengesahan oleh Kepala Sekolah dan tanda tangan kepala sekolah dibubuhi stempel. e. pengesahan kepindahan keluar Satuan Pendidikan dikuatkan dengan tanda tangan orang tua/wali peserta didik. 5. Keterangan pindah masuk Satuan Pendidikan diisi dengan: a. nama peserta didik yang masuk diisi lengkap. b. identitas peserta didik ditulis apabila pindah masuk ke sekolah baru (mutasi dari luar ke dalam Satuan Pendidikan). c. waktu penandatanganan pengesahan oleh Kepala Sekolah dan tanda tangan kepala sekolah dibubuhi stempel. 6. Catatan prestasi yang pernah dicapai diisi dengan: a. identitas peserta didik. b. catatan prestasi yang menonjol pada bidang kurikuler (akademik), ekstra kurikuler (nonakademik), dan catatan khusus lainnya yang berhubungan dengan sikap serta hal-hal selain kurikuler dan ekstra kurikuler (misalnya memenangkan kejuaraan dalam ajang pencarian bakat, dan sebagainya).

Hal 43

Lampiran 1 CONTOH INSTRUMEN UNTUK MENILAI KOMPETENSI PENGETAHUAN UNTUK MATA PELAJARAN: ALAT UKUR A. Tes tulis bentuk pilihan ganda 1.

Untuk mengukur diameter lubang dengan produk masal dapat menggunakan alat ukur pembanding ... . a. mikrometer dalam b. telescoping gauge c. plug Gauge d. ring Gauge

2.

Jangka sorong di bawah ini mempunyai ketelitian... .

a. b. c. d.

0,02 mm 0,05 mm 0,10 mm 0,20 mm

3.

Dari gambar di atas jenis alat ukur yang diperlukan untuk mengkur diameter 45±0,02mm adalah ... .

Hal 44

a. b. c. d.

micrometer ketelitian 0,01mm jangka sorong ketelitian 0,2 mm jangka sorong ketelitian 0,001mm jangka sorong ketelitian 0,05mm

Rubrik/pedoman penskoran soal tes tulis pilihan ganda 1. Setiap butir, salah diberi skor 0 dan bila benar diberi skor 1, Skor seseorang = (jumlah jawaban benar : jumlah butir soal) x 100, misal peserta didik Z betul 38 dari 40 butir soal seluruhnya, maka skor A = (38:40)x100 = 95. 2. Dalam menilai tes tulis ini, juga dinilai sikap: tekun, jujur, cermat, dan tanggung jawab. B. Tes tulis uraian Jelaskan pengertian dan perbedaan antara jangka sorong dan mikrometer Rubrik/pedoman penskoran soal tes uji tulis uraian 1a. Skor 1 bila jawaban tentang pengertian jangka sorong/mikrometer benar 1b. Skor 2 bila jawaban tentang pengertian jangka sorong dan mikrometer benar 1c. Skor 3 bila jawaban tentang pengertian jangka sorong dan mikrometer benar, karakteristik jangka sorong/mikrometer benar 1d. Skor 4 bila jawaban tentang pengertian jangka sorong dan mikrometer benar, karakteristik jangka sorong dan mikrometer benar 1e. Skor 5 bila jawaban tentang pengertian jangka sorong dan mikrometer benar, karakteristik jangka sorong dan mikrometer benar, serta kesimpulan tentang perbedaan antara jangka sorong dan mikrometer benar. 2. Dalam menilai tes tulis yang berbentu uraian ini, juga dinilai sikap: tekun, jujur, cermat, dan tanggung jawab. C. Tes Lisan Jelaskan kegunaan jangka sorong! Rubrik/pedoman penskoran soal tes lisan uraian 1. Skor terhadap jawaban berkisar antara 1 – 100,

Hal 45

Jawaban salah diberi skor 1, semakin benar jawaban semakin tiggi skornya, dan jawaban benar skor = 100 2. Dalam menilai tes lisan yang berbentuk uraian ini, juga dinilai sikap: santun, cermat, dan tanggung jawab. D. Tugas. Penilaian kompetensi pengetahuan dengan cara pemberian tugas (dalam hal ini berupa Pekerjaan Rumah (PR) 1a. Kerjakan 40 butir soal pilihan ganda berikut 1b. Kerjakan 5 butir soal uraian berikut. Jawaban dikumpul paling lambat 24 jam dari soal tugas ini diberikan. Rubrik/pedoman penskoran soal tes tugas 1a. Skor pilihan ganda= (jawaban benar/40) x 100 1b. Skor tiap butir uraian adalah 1 s/d 20; jawaban salah diberi skor 1, semakin benar jawaban semakin besar skornya, dan jawaban benar diberi skor 20 Skor uraian = jumlah dari skor dari butir 1 + butir 2 + butir 3 + butir 4 + butir 5 Skor seseorang = (skor pilihan ganda + skor uraian): 2 2. Dalam menilai tugas ini, juga dinilai sikap: kejujuran, cermat, dan tanggung jawab.

Hal 46

Lamiran 2. CONTOH INSTRUMEN UNTUK MENILAI KOMPETENSI KETERAMPILAN UNTUK MATA PELAJARAN: MESIN PERKAKAS 1 A. Tes Praktik Buatlah benda kerja sesuai dengan Gambar 1

Gambar 1. Poros Konis (diambil dari UN Teori Kejuruan Tahun 2011/ 2012) Rubrik Gambar 1 Bobot 20%

70%

10%

Komponen yang dinilai

Skor maksimum

A. Proses 1. Penggunaan alat 2. Langkah kerja 3. Keselamatan kerja 4. Perawatan Alat

5 5 5 5

B. Produk 1. Diameter 10 2. Diameter 30 3. Diameter 40 4. Panjang 130 5. Panjang 100

20 15 15 10 10

C. Waktu Sesuai alokasi/Lebih Cepat Skor Total

Skor yang dicapai

Bobot x Skor

10 ……………….

……………….., …………………. Penilai, (………………………….. ) Hal 47

2. Pada saat praktik, siswa juga dinilai kompetensi sikap: Tekun, tanggung jawab, toleran, kreatif, jujur, cermat, disiplin, dan taat menjalankan agama yang dianutnya. B. Proyek Butlah kelompok dengan anggota 3 – 4 siswa, kemudian buatlah benda proyek seperti Gambar 2. Setiap siswa dalam kelompok berkewajiban menyelesaikan proyek, oleh karenanya pekerjaan proyek itu dibagai secara adil kepada setiap siswa.

Gambar 2. Roda pintu pagar (diambil dari Soal UN praktik kejuruan tahun 2011/2012) Hal 48

Gambar 2. Roda pintu pagar (diambil dari Soal ujian praktik kejuruan tahun 2011/2012)

Hal 49

Rubrik Bagian 1 dari Roda Pintu Pagar Bobot 20%

70%

10%

Komponen yang dinilai

Skor maksimum

A. Proses 1. Penggunaan alat 2. Langkah kerja 3. Keselamatan kerja 4. Perawatan Alat

5 5 5 5

B. Produk 1. Panjang 60 2. Panjang 28 3. Panjang 68 4. Diameter ½” 5. Jarak 10 6. Ukuran 10 x 450 7. Tebal 3

10 10 10 10 10 10 10

C. Waktu Sesuai alokasi/Lebih Cepat

10

Skor Total

Skor yang dicapai

Bobot x Skor

……………….

……………….., …………………. Penilai, (………………………….. )

Hal 50

Rubrik Bagian 2 dari Roda Pintu Pagar Bobot 20%

70%

10%

Komponen yang dinilai

Skor maksimum

A. Proses 1. Penggunaan alat 2. Langkah kerja 3. Keselamatan kerja 4. Perawatan Alat

5 5 5 5

B. Produk 1. Panjang 60 2. Panjang 28 3. Panjang 68 4. Diameter ½” 5. Jarak 10 6. Ukuran 10 x 450 7. Tebal 3

10 10 10 10 10 10 10

C. Waktu Sesuai alokasi/Lebih cepat Skor Total

Skor yang dicapai

Bobot x Skor

10 ……………..

……………….., …………………. Penilai, (………………………….. )

Hal 51

Rubrik Bagian 4 dari Roda Pintu Pagar Bobot 20%

70 %

10%

Komponen yang dinilai

Skor maksimum

A. Proses 1. Penggunaan alat 2. Langkah kerja 3. Keselamatan kerja 4. Perawatan Alat

5 5 5 5

B. Produk 1. Panjang 26 2. Panjang 54 3. Panjang 62,5 4. Diameter 12 5. Diameter 19 6. M 12 x 1,75

10 10 15 10 10 15

C. Waktu Sesuai alokasi/Lebih Cepat Skor Total

Skor yang dicapai

Bobot x Skor

10 ……………….

……………….., …………………. Penilai, (………………………….. )

Hal 52

Rubrik Bagian 5 dari Roda Pintu Pagar Bobot 20%

70%

10%

Komponen yang dinilai

Skor maksimum

A. Proses 1. Penggunaan alat 2. Langkah kerja 3. Keselamatan kerja 4. Perawatan Alat

5 5 5 5

B. Produk 1. Tebal 9 2. Diameter 12 3. Diameter 22

30 20 20

C. Waktu Sesuai alokasi/Lebih Cepat

10

Skor Total

Skor yang dicapai

Bobot x Skor

……………….

……………….., …………………. Penilai, (………………………….. )

Hal 53

Rubrik Roda Pintu Pagar (Gabungan) Bobot 20%

70%

10%

Komponen yang dinilai

Skor maksimum

A. Proses 1. Penggunaan alat 2. Langkah kerja 3. Keselamatan kerja 4. Perawatan Alat

5 5 5 5

B. Produk 1. Fit 2. Berfungsi 3. Rapi

30 30 10

C. Waktu Sesuai alokasi/Lebih Cepat

10

Skor yang dicapai

Bobot x Skor

……………….

Skor Total

……………….., …………………. Penilai,

(………………………….. ) 1. Skor seorang siswa X = (0, 6 x Skor individu) + (0, 4 x Skor kerjasama) 2. Dalam penilaian Proyek juga menilai kompetensi sikap: tekun, tanggung jawab, toleran, kreatif, jujur, cermat, disiplin, kerjasama, dan taat menjalankan agama yang dianutnya.

Hal 54

C. Portofolio Penilaian dengan portofolio adalah penilaian perkembangan dan pencapaian kompetensi peserta didik melalui bukti kinerja peserta didik yang dapat berbentuk benda sebenarnya, atau dapat juga surat keterangan. Contoh penilaian dengan portofolio: Nama Peserta Didik Kelas /Semester Mata Pelajaran/Materi Pokok NO

: ………………… : ……………… : Mesin Perkakas 1/Mesin bubut

BENDA KERJA YANG DIBUAT*)

NOMOR

WAKTU

SKOR*)

TUGAS 1

2

3

4 5

Benda kerja yang penyelsaiannya memerlukan kompetensi membubut rata dan konis Benda kerja yang penyelsaiannya memerlukan kompetensi membubut tundak dan alur Benda kerja yang penyelsaiannya memerlukan kompetensi membubut ulir luar Benda kerja yang penyelsaiannya memerlukan kompetensi membubut dalam Benda kerja yang penyelsaiannya memerlukan kompetensi membubut ulir dalam

1

2

3

4 5

Catatan: 1. Kompetensi yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas 1, 2, 3, 4, dan 5 semakin tinggi dan menuju pencapaian kompetensi tertentu (misal, mampu membuat benda kerja yang komplek yang memerlukan kompetensi membubut rata, konis, tundak, alur, ulir luar, membubut dalam, dan membubut ulir dalam 2. Masing-masing tugas harus dinilai dengan menggunakan rubrik/pedoman penskoran.

Hal 55

Lamiran 3. CONTOH INSTRUMEN UNTUK MENILAI KOMPETENSI SIKAP Catatan: 1. Tidak mesti semua aspek kempetensi sikap itu muncul bersamaan dalam satu pembelajaran mata pelajaran tertentu. 2. Setiap aspek sikap memiliki bobot kepentingan yang sama dengan aspek sikap lainnya, sehingga skor kompetensi sikap sama dengan rata-rata skor dari semua aspek yang muncul pada kegiatan pembelajaran tertentu. 3. Instrumen sikap dapat dibuat dengan menggunakan rating scale (pilihan bergradasi) atau dengan penggunakan check list (kemunculan indikator). Dalam Lampiran 3 ini, instrumen sikap nomor 1 s/d 4 digunakan pilihan bergradasi, sedangkan instrumen sikap nomor 5 s/d 12 digunakan kemunculan indikator. 4. Contoh beberapa instrumen sikap adalah sebagai berikut.

Instrumen sikap nomor 1 s/d 4 pola pilihan bergradasi 1. Menjalankan Agama yang Dianutnya Skor

Rubrik

4

Selalu melaksanakan ibadah keseharian baik yang diwajibkan maupun yang dianjurkan sesuai dengan agama yang dianutnya Sering melaksanakan ibadah keseharian yang diwajibkan, maupun yang dianjurkan sesuai agama yang dianutnya Kadang-kadang melaksanakan ibadah keseharian yang diwajibkan, sesuai agama yang dianutnya Sesekali melaksanakan ibadah keseharian yang diwajibkan, sesuai agama yang dianutnya.

3 2 1

2. Kreatifitas Skor

Rubrik

4 3 2

Siswa dapat menghasilkan ide/karya inovatif yang dipublikasikan/dipasarkan. Siswa dapat menghasilkan ide/karya inovatif untuk kalangan sendiri/ skala kecil Siswa dapat memodifikasi dan menggabungkan beberapa ide/karya untuk menghasilkan gagasan/karya baru . Siswa dapat mencoba membuat ide/karya dari contoh yang sudah ada

1

Hal 56

3. Kejujuran Skor

Rubrik

4

Selalu ada kesesuaian antara perkataan dan perbuatan, dan tidak mau Menyontek pada waktu ulangan/ujian dalam keadaan apapun serta tidak meniru karya orang lain tanpa izin Sering ada kesesuaian antara perkataan dan perbuatan, tidak mau menyontek pada waktu ulangan/ujian, dan tidak meniru karya orang lain tanpa izin Kadang-kadang ada kesesuaian antara perkataan dan perbuatan, dan sering menyontek pada waktu ulangan/ujian serta sering meniru karya orang lain tanpa izin Tidak ada kesesuaian antara perkataan dan perbuatan, selalu berusaha menyontek pada waktu ulangan/ujian, dan selalu berusaha meniru karya orang lain tanpa izin.

3

2

1

4. Kedisiplinan Skor

Rubrik

4 3 2

Selalu bertindak dan berpakian sesuai dengan aturan/hukum yang berlaku Sering bertindak dan berpakian sesuai dengan aturan/hukum yang berlaku Kadang-kadang bertindak dan berpakian sesuai dengan aturan/hukum yang berlaku Sesekali bertindak dan berpakian sesuai dengan aturan/hukum yang berlaku

1

Instrumen sikap dengan menggunakan pola kemunculan indikator nomor 5 s/d 12 5. Kecermatan No. Indikator Kecermatan 1. Mengerjakan tugas dengan teliti 2. Berhati-hati dalam menyelesaikan tugas dan menggunakan peralatan 3 Mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan standar mutu 4 Mampu menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan standar waktu

Penilaian Kecermatan Skor 1 jika muncul1 indikator Skor 2 jika muncul 2 indikator Skor 3 jika muncul 3 indikator Skor 4 jika muncul 4 indikator

Hal 57

6. Ketekunan No. 1 2 3 4

Indikator Tekun Bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas/pekerjaan Tidak mudah menyerah menghadapi kesulitan Berpegang teguh pada tugas/pekerjaan Melaksanakan tugas secara konsisten

Penilaian Tekun Skor 1 jika terpenuhi satu indikator Skor 2 jikaterpenuhi dua indikator Skor 3 jikaterpenuhi tiga indikator Skor 4 jikaterpenuhi semua indikator

7. Kerjasama No. 1. 2. 3. 4.

Indikator Kerjasama

Penilaian Kerjasama

Terlibat aktif dalam bekerja kelompok

Skor 1 jika 1 atau tidak ada indikator yang konsisten ditunjukkan peserta didik Kesediaan melakukan tugas sesuai Skor 2 jika 2 indikator kosisten kesepakatan ditunjukkan peserta didik Bersedia membantu orang lain dalam Skor 3 jika 3 indikator kosisten satu kelompok yang mengalami kesulitan ditunjukkan peserta didik Menghargai hasil kerja anggota Skor 4 jika 4 indikator konsisten kelompok/team work ditunjukkan peserta didik

8. Tanggung Jawab No. 1 2 3 4 5

Indikator Tanggung Jawab Menerima resiko dari tindakan yang dilakukan Melaksanakan tugas/pekerjan sesuai dengan target kualitas Melaksanakan tugas/pekerjan sesuai dengan target waktu Mengembalikan barang yang dipinjam sesuai dengan kondisi semula Meminta maaf atas kesalahan yang dilakukan

Penilaian Tanggung Jawab Skor 1 jika 1 atau tidak ada indikator yang konsisten ditunjukkan peserta didik Skor 2 jika 2 indikator kosisten ditunjukkan peserta didik Skor 3 jika 3 indikator kosisten ditunjukkan peserta didik Skor 4 jika 4-5 indikator konsisten ditunjukkan peserta didik

Hal 58

9. Toleransi No. 1. 2. 3. 4.

Indikator Toleran Bisa menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar Berempati terhadap kondisi orang lain Menerima perbedaan pendapat, suku, agama, ras, budaya, dan gender Menerima kesepakatan meskipun berbeda dengan pendapatnya

Penilaian Toleran Skor 1 jika 1 atau tidak ada indikator yang konsisten ditunjukkan peserta didik Skor 2 jika 2indikator kosisten ditunjukkan peserta didik Skor 3 jika 3indikator kosisten ditunjukkan peserta didik Skor 4 jika 4 indikator konsisten ditunjukkan peserta didik

10. Santun No. 1. 2. 3. 4.

Indikator Santun Menghormati orangtua, guru, saudara, dan orang lain Bertutur kata, berperilaku, dan berpakaian sesuai dengan norma agama dan sosial Rendah hati, tidak menyombongkan diri, tidak meremehkan orang lain Bersikap ramah dan sabar

Penilaian Santun Skor 1 jika terpenuhi satu indikator Skor 2 jika terpenuhi dua indikator Skor 3 jikaterpenuhi tiga indikator Skor 4 jika terpenuhi semua indikator

11. Responsif No.

Indikator Responsif

1

Tanggap terhadap kerepotan pihak lain dan segera memberikan solusi dan atau pertolongan Berperan aktif terhadap berbagai kegiatan sekolah dan/atau sosial Bergerak cepat dalam melaksanakan tugas/kegiatan Berfikir lebih maju terhadap segala hal

2 3 4

Penilaian Responsif Skor 1 jika terpenuhi satu indikator Skor 2 jikaterpenuhi dua indikator Skor 3 jikaterpenuhi tiga indikator Skor 4 jikaterpenuhi semua indikator

Hal 59

12. Proaktif No. 1 2 3 4

Indikator Proaktif

Penilaian Proaktif

Berinisiatif dalam bertindak terkait dengan tugas/pekerjaan atau sosial Mampu memanfaatkan peluang yang ada Memiliki motivasi untuk terus maju dan berkembang Fokus pada hal-hal yang memungkinkan untuk diubah/diperbaiki

Skor 1 jika terpenuhi satu indikator Skor 2 jikaterpenuhi dua indikator Skor 3 jikaterpenuhi tiga indikator Skor 4 jikaterpenuhi semua indikator

Selanjutnya hasil penilaian diri tiap peserta didik dapat disajikan sebagai berikut.

Tabel Rekapitulasi Skor Sikap Spiritual dan Sikap Sosial

Rata-rata

Keproaktifan

Kerensponsifan

Kesantunan

Toleransi

Kerja Sama

Tanggung Jawab

Ketekunan

Kecermatan

Kedisiplinan

Nama Siswa

Kejujuran

No

Ketaatan menjalankan agama Kreatifitas

Skor Sikap Spiritual dan Sosial

1. 2. 3. Dst

Hal 60