Pengantar Anthropologi Hukum

FILSAFAT HUKUM 3. ILMU HUKUM (TEORI HUKUM) : 3.1. Normwissenschaft ( Ilmu Kaidah Hukum) ( Sollen), (Hans Kelsen) ... dukungan data & informasi memadai...

1 downloads 459 Views 8MB Size
01/03/2014

Pengantar Anthropologi Hukum Oleh Tim Pengampu Pengampu// Team Teaching:

Prof.Dr. I Nyoman Nurjaya,SH Prof.Dr. Nurjaya,SH..MS MS;; Dr.Bambang Dr. Bambang Sugiri,SH,MH Sugiri,SH,MH;; Imam Koeswahyono,SH.MH Dr. Rachmad Syafaat,SH.MSi

1

01/03/2014

• • • • • • • • • • •

KONTRAK BELAJAR (Student Based LEARNING ): 1. Serius 2. Tertib & Cermat 3. Tepat waktu 4. Partisipasi (totalitas) 5. Kekompakan/ Kebersamaan dgn tgs kelmp 6. Kejujuran 7. Keberanian (dlm kebenaran) 8. Transparansi (Sistem Penilaian Hsl Belajar) 9. Keterbukaan Fikiran (Positif) 10.Kemandirian 11.Mencapai Terbaik

2

01/03/2014

PRE TEST • 1. Apa yang sdr maknai/ ketahui mengenai Antropologi dan Antropologi hukum ? • 2. Apa tujuan dan manfaat mempelajari Antropologi hukum? • 3. Apabila dilihat dari obyek kajiannya, studi antropologi hukum masuk studi ilmu hukum atau antropologi ? • 4. Mengapa sdr tertarik mempelajari/ menstudi Antropologi hukum ? • 5. Jelaskan hambatan/ kendala mempelajari Antropologi hukum ? • 6. Bagaimana menurut anda upaya mengatasi hambatan/ kendala tersebut ?

3

01/03/2014

Pokok Bahasan



   



Pengantar: kontrak perkuliahan, sistem Penilaian, Metode Pembelajaran, Literatur Ruang lingkup Tujuan Latar belakang Teori & KonsepPerkemb pemikiran anthropologi hukum Topik Tematik

4

01/03/2014

DAFTAR PUSTAKA RUJUKAN Adriaan W Bedner dkk (Editor).,2012., Kajian Sosio Legal, Cetakan Pertama, Leiden & Groningen Univ,Ui, Pustaka Larasan, Bali Hilman Hadikusuma.,2004., Pengantar Antropologi Hukum,Cet II, Citra Aditya Bakti, Bandung I Nyoman Nurjaya.,2006., Pengelolaan Sumber Daya Alam Dalam Perspektif Antropologi Hukum, UM Press, Arena Hukum, Malang James M Donnavan.,2008., Legal Anthropology An Introduction, Altamira Press, UK Myrna A Safitri (Editor).,2011.,Untuk Apa Pluralisme Hukum.,Epistema, HuMa, FPP, Jakarta Sulistyawati Irianto.,2003,Perempuan Di Antara Berbagai Pilihan Hk, Cet I, Dissertasi, YOI, Jkt TO Ihromi,1993., Antropologi & Hk, Cet I, YOI, Jkt TO Ihromi,1993.,Antropologi Hk Sebuah Bunga Rampai Cet I, YOI, Jkt Tim Pengampu.,2003.,Bahan Kuliah Antropolgi Hk, FH-Unibraw

5

01/03/2014

ANTROPOLOGI HUKUM  Anthropology of law  Legal

anthropology  Anthropological study of law

6

01/03/2014

Pengertian











Oliver Wendel Holmes: “ the life of law hasn’t been logic, it has been experience” Suatu cabang ilmu anthropologi spesialisasi sbg sistem gagasan, tindakan,hasil karya dlm kehidupan masy yg dijadikan milik dgn belajar Suatu cabang dari ilmu hukum yang mempelajari berlakunya norma hukum bukan memakai perat hk mengarahkan perilaku tetapi menjelaskan fenomena hk yang ada (law as it is in society); James M Donnavan (2008) :” a cross-cultural, comparative perspective is to identify general principles that characterize this slice of sociocultural life so as to understand this aspect of what can be termed the normative regulation of society. ” Jadi: “pemahaman ilmiah tingkah laku & kultural & pemahaman sistematik thd distribusi manifestasi dlm kurun waktu & ruang tertentu” (Goldschmidt 1979)

7

01/03/2014

Pendapat Beberapa Pakar: 1. Herskovits (1980): “memahami hk, bukan etnosentrisme,ttp comprehensive approach dlm manifestasi khas sbg sistem org sosial berupa pranata & fungsinya” 2.Paul Bohannan: merupakan counter action thd norma sosial yg dipandang salah sehingga perlu balasan berupa sanksi yg luas & dlm sbg ekspresi totalitas kehid masy 3.Tapi Omas Ihromi (UI): “mempelajari bgm masy mempertahankan nilai2 yg berlaku dlm suatu proses pengendalian sosial (hk) Jadi fungsi hk menurut Hoebel (1967) adalah: a. Merumuskan hub antar anggota masy b.Pemeliharaan tatanan masy ( management of social order) c.Penyelesaian sengketa (dispute resolution) d.Perumusan kembali tatanan dlm situasi yg berubah

8

01/03/2014

Mengapa harus mempelajari Antropologi Hukum ?

• Satjipto Rahardjo (1986): “ hk tdk dpt dledle-

paskan dari keseluruhan proses dlm masy, sehingga AH dpt menjelaskan fenomena hk dgn pengamatan comprehensif & lintas bubudaya (universal)” • 3 alur Pengkajian AH menurut EA Hoebel (1954):a. Ideologis (persepsi masy), b. Deskriptif (empirik/ realita) dan mengkaji ketegangan (sengketa), motif, solusi (Pokok Bhs VIIVII-VIII)

9

01/03/2014

Posisi antropologi hukum dalam ilmu hukum Ilmu hukum (1)

ilmu hukum Normatif

(law in the book) Mempelajari KonsepKonsep-pengertian HUKUM Asas--asas HUKUM Asas Norma--kaidah HUKUM Norma Peraturan PerundangPerundang-undangan Keputusan pengadilanpengadilan-yurisprudensi KONVENSI INTERNASIONAL

10

01/03/2014

(2) ilmu hukum empirik (law in action) mempelajari hukum dalam kenyataannya di masyarakat Sosiologi hukum Antropologi hukum Psikologi hukum Politik hukum Sejarah hukum Perbandingan hukum

11

01/03/2014

LEGAL THEORY (DISPLIN (DISPLIN HUKUM HUKUM)) WOLFGANG FRIEDMANN (1967)

(Purnadi Purbacaraka & Chidir Ali, 1986, Alumni Bandung h. vii – viii viii,, Wignjosoebroto,1990,1993,1999,2003, 2010) 2010 )

1. 2. 3.

POLITIK HUKUM FILSAFAT HUKUM ILMU HUKUM (TEORI HUKUM HUKUM)) : 3.1. Normwissenschaft ( Ilmu Kaidah Hukum Hukum)) ( Sollen Sollen)), (Hans Kelsen Kelsen)) 3.2. Ilmu Pengertian Hukum (Begriffwissenshaft) (Kamphuysen Kamphuysen))

3.3. Tatsachenwissenschaft (Sein Sein)) : 3.3.1. Sosiologi Hukum 3.3.2. Anthropologi Hukum 3.3.3. Sejarah Hukum 3.3.4. Perbandingan Hukum 3.3.5. Psikologi Hukum

12

01/03/2014

RUANG LINGKUP & TUJUAN • Sejarah perkemb AH • Teori, Konsep & • • • •

Pendekatan AH Pluralisme Hk Kajian Sengketa & Non Sengketa Topik2 Tematik: SDA, Globalisasi, Otoda, Gender Metode Kajian AH: data collecting & Analize

13

01/03/2014

Antropologi hukum sosiologi hukum hukum adat  SEJARAH

PERKEMBANGAN  FOKUS KAJIAN  METODE PENDEKATAN  LINGKUP BERLAKU

14

01/03/2014

Perbedaan Antropologi & Sosiologi

•Sejarah:Etnografi •Metode Pndkt : Kualitatif

Filsafat Kuantitatif

Holistik Proses Komparatif Interaksi •Obyek: Masy sederhana ke komplk Komplk ke sdrh

15

01/03/2014

Persamaan & Perbedaan AH & Hk Adat

• Persamaan: meneliti gejala sosial dlm masy • Perbedaan: AH mempelajari bgm masy memperth nilai2 yg berlaku dlm proses pengend sosial (Hk); Hk Adat mempelajari Adat yg memp konsekuensi hk (diikuti & bersanksi); Metode AH: komparatif & Cross cultural (lintas budaya) Hk Adat: yuridik & lokalitas (tempat & waktu tertentu) (Ihromi, 1993)

16

01/03/2014

Antropologi hukum Mempelajari Hukum sebagai 1.

2.

3.

proses sosial Perilaku produk kebudayaan Hukum bekerja dalam kenyataannya di masyarakat

17

01/03/2014

Ruang Lingkup Kajian antropologi hukum 1.

2.

3.

4. 5.

6. 7.

apakah hukum itu ? Fungsi hukum Efektifitas hukum Penyelesaian sengketa Kemajemukan hukum Hukum dan perubahan sosial HUKUM DALAM PEMBANGUNAN

18

01/03/2014

PERIODISASI KAJIAN ETNOGRAFI JAMES M DONNAVAN     

Beranjak dari kritik teori “hukum Alam”/Natural Law Plato (428-348 SM)pleasure & pain Aristoteles (384-322 SM) tgs ngr menjadikan rakyat baikeudaimonia (happiness) Cicero (106-43 SM) oikeion manusia sesuai alam Thomas Aquinas (1225-1274)summa theologia Eternal Law

Hukum Alam/Natural Law

Human Law/ Hukum Manusia

19

01/03/2014

PERIODISASI KAJIAN ETNOGRAFI JAMES M DONNAVAN            

Periode Klasik: 1.Bronislaw Malinowskiresiprositas berbasis hukum 2.Isaac Schapera kodifikasi (hk) masy aseli 3.Bronislaw Malinowski crime & custom savage 4.E Adamson Hoebel rise of legal realism 5.Gluckman identification of legal universals 6.Paul Bohannan relativism 7.Leopold Pospisil pemilahan lembaga dari aturan sosial Posta Klasik: 1. Laura Nader prosesualism 2.William O’barr & John Conley etnografi sbg diskursus hk pendekatan interdisiplin Antropologi Komparatif

20

01/03/2014

SEJARAH PERKEMB PEMIKIRAN AH ☻Teori Evolusionistik Henry Sumner Maine (Ancient Law) ☻Teori Pengendalian Sosial Automate Spontaneous submission to tradition Radcliffe Brown ☻Teori Functionalism ( Reciprocity & Publicity) Bronislaw Malinowski ☻4 Atribute of Law ( Authority, intention of universal application, obligatio & sanction ) Leopold Pospisil ☻Teori Double Institutionalization of Norms Paul Bohannan ☻Teori Trouble Case Method Llewelyn & E Adamson Hoebel ( 3 approach: ideologi ideologi,, deskritif & trouble case) ☻Trouble Trouble--less case method FA Holleman ☻Teori Semi autonomous Social field Sally Falk Moore

21

01/03/2014

☻Sejarah Perkemb Pemikiran AH

• Teori Legal Pluralism

J Gillissen (living law & state law) John Griffiths, Gordon R Woodman, Franz & Keebet von Benda Beckmann ( 3 tahap penajaman konsep: strong & weak legal pluralism, mapping of law dan critical legal pluralism

22

01/03/2014

Hukum dalam perspektif antropologi Persepsi masyarakat TENTANG Hukum 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

NILAI UNIVERSAL TENTANG KEADILAN/KEBENARAN Norma-NORMA/kaidah Peraturan perundang-undangan TATA Pemerintahan INSTITUSI Pengadilan-KEJAKSAANKEPOLISIAN APARAT PENEGAK HUKUM (Polisi-jaksahakim) Rambu lalu lintas ILMU PENGETAHUAN

23

01/03/2014

Hukum sebagai produk kebudayaan Kebudayaan ideal Nilai-norma-tradisi-adat

1. 2. 3.

FUNGSI HUKUM Menjaga Keteraturan sosial (social order) Pengendalian sosial (social control) ALAT REKAYASA SOSIAL (a Tool of SOCIAL ENGINEERING)

24

01/03/2014

Metodologi antropologi hukum 3 Metode penelusuran hukum dalam masyarakat 1.

2.

3.

4.

IDEOLOGI (Ideological METHOD) DESKRIPTIF (Descriptive METHOD) KASUS (Trouble(Trouble-case METHOD) TANPA KASUS (Troubleless(Troubleless-case METHOD)

25

01/03/2014

METODE & pendekatan DALAM PENELITIAN ANTROPOLOGI HUKUM 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8.

Fieldwork HOLISTIK /Holistic Emic view Empathy Rapport Micro-processes Historical comparative

26

01/03/2014

TUGAS INDIVIDU UNTUK MID/ TENGAH SEMESTER            

Cara Sukses/ Kiat Menyusun Karya Ilmiah (Hukum): 1. Turuti Pedoman Penulisan yg Baik & Benar 2. Bersikaplah JUJUR & TIDAK melakukan PLAGIASI 3. Manajemen waktu, biaya, kesempatan, alat, tenaga 4. Baca kritis landasan teori yg anda gunakan 5. Konsultasikan intensif dgn “dosen pengampu” BAGAIMANA FORMAT PROPOSAL YG BAIK & BENAR ? Judul/ Topik: problematik: gap between sollen & sein layak diteliti, memiliki urgensi, menarik Latar Belakang Masalah: kesenjangan norm & facts Permasalahan (Legal Problem)  Legal Issues Tujuan penelitian: apa sasarannya? Sesuai masalah Kegunaan/ Manfaat Penelitian

27

01/03/2014

BAGAIMANA FORMAT PROPOSAL YanG BAIK & BENAR ?



Asumsi/ Hipotesis Penelitian (jika/sekiranya perlu) Definisi Istilah/ Operasional Metode Penelitian: 1. Rancangan Penelitian 2. Populasi & Sampel 3. Instrumen Penelitian 4. Pengumpulan Data 5. Analisis Data (Kualitatif) Daftar Pustaka (masukkan hanya yg diacu/disitir saja) !!!



nama penulis, thn terbit.,judul, cetakan ke?, nama penerbit, kota

  

 

Baca Kritis: Soerjono Soekanto, Soetandyo, Pieter M, Ali Syaukah dkk 2010, UM Press, Johny Ibrahim) Judul: problematik, laik diteliti, kompetensi peneliti, dukungan data & informasi memadai, manajemen waktu, tenaga, biaya, alat/ fasilitas dsb.

28

01/03/2014

JUDUL PENELITIAN ANTROPOLOGI HUKUM (TENTATIF) No.

Tema Penelitian

Lokasi

Sub Tema

Waktu (Hari)

1.

Pedagang Garmen Pasar Minggu

Jl.Kawi Malang

Grosir, pengecer

12-14

2.

Pedagang Kuliner Pasar Minggu

Jl.Kawi Malang

Jajanan, nasi

12-14

3.

Pedagang Binatang Peliharaan Pasar Binatang

Pasar Hewan Splendid

Jenis hewan

12-14

4.

Pedagang Buku, Pasar Buku

Jl.Wilis Malang

Grosir, pengecer

12-14

5.

Pedagang Helm Bursa Helm

Jln.Stasiun Malang

6.

Pedagang Buah, Pasar Buah

Pasar Dinoyo/ Grosir/ Besar Malang pengecer

12-14

7.

Pedagang Ayam Pasar

Pasar Dinoyo/ Grosir/ Besar pengecer

12-14

12-14

29

01/03/2014

APAKAH Hukum ITU ??? 1.

Radcliffe-brown NORMA-NORMA YANG SECARA OTOMATIK DITAATI (Automatic-submission to law)

2. Bronislow malinowski MEKANISME TUKAR-MENUKAR (Reciprocity principle)

30

01/03/2014

??? hukum 3. Leopold pospisil FOUR Attributes of law 1. 2. 3. 4.

Authority Intention of universal application Obligation Sanction

31

01/03/2014

Paul bohanan

Llewelyn & hoebel

32

01/03/2014

fungsi hukum law as a tool of social order social control social engineering conflict resolution facilitation of human interactions

33

01/03/2014

1.

2.

3.

4.

Kemajemukan hukum (legal pluralism)

Hukum negara (state law) Hukum rakyat (folk/customary/ Adat law) Hukum agama (Religious law) Pengaturan lokal (Self (Self--regulation/inner regulation/inner--order mechanism)

34

01/03/2014

IDEOLOGI PEMBANGUNAN HUKUM

sentralisme hukum (Legal centralism)

Law is and should be the law of the state, uniform for all persons, exclusive of all other law, and administered by a single set of state institutions

35

01/03/2014

Legal centralism is A myth, an ideal, a claim, an illusion LEGAL PLURALISM Legal pluralism is the name of a social state of affairs and it is a characteristic which can be predicted of a social group

36

01/03/2014

TipOlogi hukum 1.

2.

3.

4.

Repressive LAW Autonomy LAW Responsive LAW Progressive law

37

01/03/2014

HUKUM SEBAGAI SISTEM (legal system) TIGA Komponen hukum 1.

2.

3.

peraturan perundang perundang--undangan (Substance of law) Lembaga penegak hukum (Structure of law) Budaya hukum masyarakat (legal Culture)

38

01/03/2014

penyelesaian sengketa (conflict resolution) DUA MODEL PENYELESAIAN SENGKETA (1) litigasi pengadilan (In court settlement) (2) Non litigasi Di luar pengadilan (Out court settlement)

39

01/03/2014

Jalur litigasi (pengadilan) hukum acara (substantive & prosedural law) Jalur non litigasi (LUAR PENGADILAN PENGADILAN)) 1.

2.

3.

4. 5.

Negosiasi Mediasi Musyawarah Konsiliasi islah

40

01/03/2014

TAHAPAN SENGKETA (Dispute stages) 1.

2.

3.

Pra-conflict PraConflict dispute

41

01/03/2014

PENYELESAIAN SENGKETA (Dispute settlement) 1. 2. 3. 4. 5.

NEGOSIASI (Negosiation Mediasi (mediation) Penghindaran (Avoidance) Membiarkan (Lumping it) Self--help (Eigenrichting Self (Eigenrichting))

42

01/03/2014

Filosofi Litigasi & non litigasi Litigasi Win--lose solution Win Kalah--menang dalam berperkara Kalah di pengadilan === Non litigasi Win--win solution Win Mengembalikan keseimbangan Magis/ Magis / psikologis dalam masyarakat

43

01/03/2014

POST TEST  

  

1. Mengapa Antropologi hukum dikatakan sebagai suatu ilmu? 2. Jelaskan mengapa dlm sejarah perkembangan pemikiran tentang Antropologi hukum memiliki karakteristik yang khas, berikan masing-masing satu contoh untuk membedakannya 3. Mengapa terdapat perbedaan teori kasus sengketa dan non kasus/ sengketa serta apa manfaat menstudi hal tsb? 4. Mengapa lahir teori tentang pluralisme hukum dan apa manfaat menstudi masalah tersebut? 5. Bagaimana perkembangan pemikiran tentang Antropologi hukum di Indonesia dan di negara lain ?

44

01/03/2014

TERIMA KASIH & SELAMAT BELAJAR

45