PENGANTAR HUKUM INDONESIA

Sumber Hukum 4. Sistem Hukum 5. Kekuasaan Kehakiman 6. ... Azas-azas Hukum Internasional 13. Azas- azas Hukum Acara 14. Azas-azas Hukum Adat 15. …...

80 downloads 1773 Views 546KB Size
PENGANTAR HUKUM INDONESIA 1. 2.

3.

Hariyo Sulistyantoro, SH.,MM Fauzul Aliwarman, SH.,M.Hum Mas Anienda Tien F.,SH.,MH

 Pengantar Hukum

Indonesia (PHI), adalah mata kuliah dasar kedudukannya sama dengan Pengantar Ilmu Hukum (PIH), keduanya merupakan mata kuliah yang mempelajari hukum  PIH mendukung atau menunjang kepada setiap orang yang akan mempelajari hukum positif Indonesia (Tata Hukum Indonesia).

Pengantar Hukum Indonesia Pengantar atau introduction , artinya memperkenalkan secara umum, sehingga diperoleh gambaran menyeluruh dari ruang lingkup permasalahan secara garis besar. Pengantar bersifat meluas tetapi tidak mendalam

R. Abdul Djamali Dalam bukunya Pengantar Hukum Indonesia, “Tata Hukum berasal dari bahasa Belanda Recht Orde, adalah susunan hukum, yang artinya memberikan tempat yang sebenarnya. Ini bermakna menyusun dengan baik dan tertib aturan-aturan hukum dalam pergaulan hidup agar dengan mudah dapat diketahui dan digunakan untuk menyelesaikan setiap peristiwa hukum yang terjadi. Tata atau susunan itu pelaksanannya berlangsung selama ada pergaulan hidup manusia yang terus berkembang. Oleh karena itu dalam tata hukum ada aturan hukum yang berlaku pada saat tertentu di tempat tertentu, yang disebut hukum positif atau ius constitutum”.

Dalam bukunya Pengantar Tata Hukum Indonesia, “yang dimaksud dengan Tata Hukum Indonesia adalah hukum yang sekarang berlaku di Indonesia. Berlaku berarti yang memberi akibat hukum kepada peristiwa dalam pergaulan hidup; sekarang menunjukkan kepada pergaulan hidup yang ada pada saat ini, dan tidak kepada pergaulan hidup yang telah lampau, tidak pula pada pergaulan hidup masa yang akan dicitacitakan di kemudian hari (ius constituendum). Di Indonesia menunjukkan kepada pergaulan hidup yang terdapat di wilayah Republik Indonesia dan tidak di negara lain”.

Menurut Soediman Kartohadiprodjo

Jadi Pengantar Hukum Indonesia adalah mengantar/memperkenalkan atau mempelajari azas-azas/dasar-dasar dari bidang-bidang hukum positif yang saat ini berlaku di Indonesia (IUS CONSTITUTUM)

 PHI

berobyek pada hukum yang sedang berlaku di Indonesia sekarang ini, atau obyeknya khusus mengenai hukum positif (ius constitutum). Sedangkan obyek PIH adalah aturan tentang hukum pada umumnya, tidak terbatas pada aturan hukum yang berlaku pada suatu tempat dan waktu tertentu.

PERBEDAAN PIH DENGAN PHI

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14. 15. 16.

Kontrak Perkuliahan Dan Pengantar Sejarah Hukum Sumber Hukum Sistem Hukum Kekuasaan Kehakiman Azas-azas Hukum Pidana Azas-azas Hukum perdata UTS Azas-azas Hukum Administrasi Negara Azas-azas Hukum Tata Negara Azas-azas Hukum Islam Azas-azas Hukum Internasional Azas- azas Hukum Acara Azas-azas Hukum Adat QUIS UAS Materi Pokok

PHI

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Yulie Triena M, SH.,M.Hum , “Pengantar Hukum Indonesia” Sinar Grafika, R. Abdoel Djamali, SH, “Pengantar Hukum Indonesia”, Raja Grafindo Persada Drs. Sudarsono, SH.,M.Si,”Pengantar Tata Hukum Indonesia, Rineka Cipta Boechson Mustofa, “Sistem Hukum Indonesia”, Remaja Karya Bandung Ilhami Bisri, SH.,”Sistem Hukum Indonesia” Rajawali Press Samidjo, “Pengantar Hukum Indonesia”, Armico Bandung Kansil ,”Pokok-Pokok Pengertian Hukum Indonesia”, Paramita

Referensi

Sistem KBM dilaksanakan melalui ceramah, diskusi dsb. 2. Sistem penilaian meliputi tugas, UTS, UAS, kehadiran dan tingkah laku berdasarkan Acuan Penilaian Fakultas maupun Universitas 3. Untuk mendapatkan nilai maksimal, mahasiswa harus memenuhi 75 % dari 16 X TM Aktif 4. Toleransi Keterlambatan 15 Menit 1.

KONTRAK KULIAH