PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN BEBAN KERJA …

kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan PT. ... Manusia sebagai penggerak ... PT Merapi Agung Lestari memberikan beban kerja dengan sistem tar...

0 downloads 29 Views 2MB Size
PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. MERAPI AGUNG LESTARI

SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan guna Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi

Oleh : Febri Furqon Artadi NIM. 10408141043

PROGRAM STUDI MANAJEMEN – JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2015

PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. MERAPI AGUNG LESTARI

SKRIPSI Diajukan Kepada Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta untuk Memenuhi Sebagian Persyaratan guna Memperoleh Gelar Sarjana Ekonomi

Oleh : Febri Furqon Artadi NIM. 10408141043

PROGRAM STUDI MANAJEMEN – JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2015

i

ii

iii

iv

MOTTO

“Dan bumi Allah itu adalah luas. Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah Yang dicukupkan pahala mereka tanpa batas.” (Q.S. Az-Zumar: 10)

“Kesuksesan dan kebahagiaan akan sangat berarti jika kamu mau berbagi dengan semua orang.” - Albert Camus

"Pendidikan adalah paspor untuk masa depan, untuk besok milik mereka yang mempersiapkan diri untuk hari ini." - Malcolm X

“Pelajar selalu dimulai dengan mencari kesalahan, tetapi sarjana melihat prestasi positif dalam segala hal.” - Georg Wilhelm Friedrich Hegel

v

HALAMAN PERSEMBAHAN

Skripsi ini saya persembahkan kepada : 1. Ayahanda ku tercinta, Bapak Sunaryo, yang telah mengantarkan, memotivasi dan mendoakan kepada penulis. 2. Ibunda ku tercinta, Ibu Mamik Sudarmi (almh), mudah-mudahan diterima segala amal ibadahnya disisi-Nya. 3. Kakak-kakak ku tersayang, Untari Candra Dewi S.E. dan Wahyu Danarto S.T. yang selalu mensupport dan memberikan masukan buat penulis. 4. Segenap keluarga tercinta, dan seluruh teman-teman penulis. 5. Almamater yang ku banggakan, Universitas Negeri Yogyakarta.

vi

PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. MERAPI AGUNG LESTARI

ABSTRAK Oleh: Febri Furqon Artadi NIM: 10408141043 Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. (2) Pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. (3) Pengaruh kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Penelitian ini dikategorikan sebagai penelitian survey. Jenis data dalam penelitian ini adalah data kuantitatif atau berbentuk angka. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan PT. Merapi Agung Lestari sebanyak 121 karyawan. Sampel yang diambil dalam penelitian ini sebanyak 92 responden yang ditentukan berdasarkan tabel Krejcie dan Morgan. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini menggunakan simple random sampling. Uji validitas instrumen menggunakan Confirmatory Factor Analysis sedangkan uji reliabilitasnya menggunakan Alpha Cronbach. Alat ukur terbukti valid dan reliabel untuk instrumen penelitian. Analisis regresi berganda digunakan untuk uji hipotesis penelitian ini. Hasil penelitian pada taraf signifikansi 5% menemukan bahwa: (1) kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari dengan nilai (β) sebesar 0,402 (*p<0.05; p=0,000), dengan nilai ∆R2 kepuasan kerja mampu memprediksi kinerja karyawan sebesar 0,123**. (2) beban kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari dengan nilai (β) sebesar 0,427 (**p<0.01; p=0,000), dengan ∆R2 beban kerja mampu memprediksi kinerja karyawan sebesar 0,151**. (3) kepuasan kerja dengan nilai (β) sebesar 0,275 (*p<0.05;p=0,000) dan beban kerja dengan nilai (β) sebesar 0,331 (*p<0.05; p=0,000), secara simultan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari, dengan ∆R2 kepuasan kerja dan beban kerja mampu memprediksi kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari sebesar 0,017**. Kata kunci: Kepuasan Kerja, Beban Kerja, Kinerja Karyawan

vii

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas berkat rahmat serta kasih-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “Pengaruh Kepuasan Kerja dan Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Merapi Agung Lestari”. Selesainya skripsi ini tidak terlepas dari bantuan berbagai pihak, sehingga pada kesempatan ini penulis dengan segala kerendahan hati dan penuh rasa hormat mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah memberikan bantuan moril maupun materiil secara langsung maupun tidak langsung kepada penulis dalam penyusunan skripsi ini hingga selesai, terutama kepada yang saya hormati: 1. Prof. Dr. Rochmat Wahab, M.Pd., M.A., selaku Rektor Universitas Negeri Yogyakarta. 2. Dr. Sugiharsono, M.Si., selaku Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. 3. Setyabudi Indartono, Ph.D., selaku Ketua Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta. 4. Prof. Dr. Moerdiyanto, M.Pd. (alm), selaku dosen pembimbing akademik yang telah memberikan dukungan selama perkuliahan.

viii

5. Prof. Dr. Nahiyah Jaidi Faraz, M.Pd. selaku dosen pembimbing yang telah memberikan kritik dan saran bimbingan maupun arahan yang sangat berguna dalam penyusunan skripsi ini. 6. M. Lies Endarwati, MSi. dan Arum Darmawati, M.M., selaku narasumber dan ketua penguji yang telah memberikan masukan selama penyusunan skripsi ini. 7. Segenap dosen dan karyawan di lingkungan Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta khususnya jurusan Manajemen yang telah banyak membantu kami untuk dapat melaksanakan studi. 8. Teristimewa kepada orang tua penulis, kakak, dan keluarga tercinta yang selalu memberikan doa dan dukungan untuk menyelesaikan skripsi. 9. Teman-teman jurusan Manajemen angkatan 2010 Universitas Negeri Yogyakarta. 10. Seluruh responden yang telah bersedia berpartisipasi, dan kepada semua pihak yang telah membantu dalam penyelesaian skripsi ini. Akhir kata penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu dan penulis berharap semoga skripsi ini dapat bermanfaat bagi kita semua dan menjadi bahan masukan bagi dunia pendidikan.

Yogyakarta, 30 Desember 2014 Penulis,

Febri Furqon Artadi

ix

DAFTAR ISI

Abstrak.......... ........................................................................................................ vii Kata Pengantar ..................................................................................................... viii Daftar Isi.......... ........................................................................................................x Daftar Tabel .......................................................................................................... xii Daftar Lampiran ................................................................................................... xiii BAB I............. ..........................................................................................................1 PENDAHULUAN ..................................................................................................1 A. Latar Belakang Masalah...............................................................................1 B. Identifikasi Masalah .....................................................................................7 C. Batasan Masalah ...........................................................................................7 D. Rumusan Masalah ........................................................................................8 E. Tujuan Penelitian ..........................................................................................8 F. Manfaat Penelitian ........................................................................................8 BAB II......... ..........................................................................................................10 KAJIAN TEORI ..................................................................................................10 A. Landasan Teori ...........................................................................................10 1. Kinerja Karyawan ..................................................................................10 2. Kepuasan Kerja ......................................................................................17 3. Beban Kerja ...........................................................................................23 B. Penelitian yang Relevan .............................................................................26 C. Kerangka Pikir ...........................................................................................27 D. Paradigma Penelitian .................................................................................29 E. Hipotesis Penelitian ....................................................................................30 BAB III........ ..........................................................................................................31 METODE PENELITIAN ....................................................................................31 A. Desain Penelitian .......................................................................................31 B. Tempat dan Waktu Penelitian ....................................................................31 C. Definisi Operasional ...................................................................................31

x

D. Populasi dan Sampel ..................................................................................35 E. Instrumen Penelitian ...................................................................................37 F. Uji Instrumen .............................................................................................38 1. Uji Validitas ...........................................................................................38 2. Uji Reliabilitas .......................................................................................44 G. Teknik Analisis Data ..................................................................................45 BAB IV....... ...........................................................................................................50 HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN ..................................................50 A. Gambaran Umum Obyek Penelitian ..........................................................50 B. Hasil Penelitian ..........................................................................................52 1. Hasil Uji Prasyarat Analisis ...................................................................52 2. Hasil Analisis Deskriptif ........................................................................54 3. Pengujian Hipotesis ...............................................................................59 C. Pembahasan ................................................................................................62 BAB V............. ......................................................................................................66 KESIMPULAN DAN SARAN ............................................................................66 A. Kesimpulan ................................................................................................66 B. Saran.......... .................................................................................................67 DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................................70 LAMPIRAN ..........................................................................................................74

xi

DAFTAR TABEL

Halaman Tabel 1.

Tingkat Absensi Karyawan PT. Merapi Agung Lestari....................

3

Tabel 2.

Kisi-kisi Instrumen Penelitian...........................................................

37

Tabel 3.

KMO and Bartlett's Test Tahap 1 .....................................................

39

Tabel 4.

Rotated Component Matrix Tahap 1 .................................................

41

Tabel 5.

KMO and Bartlett's Test Tahap 2 .....................................................

42

Tabel 6.

Rotated Component Matrix Tahap 2 .................................................

43

Tabel 7.

Hasil Uji Reliabilitas .........................................................................

45

Tabel 8.

Hasil Uji Linieritas ............................................................................

53

Tabel 9.

Hasil Uji Multikolinearitas................................................................

54

Tabel 10. Karakteristik Responden berdasarkan Usia ......................................

54

Tabel 11. Karakteristik Responden berdasarkan Pendidikan ............................

55

Tabel 12. Karakteristik Responden berdasarkan Lama Bekerja .......................

56

Tabel 13. Kategorisasi Variabel Kepuasan Kerja .............................................

57

Tabel 14. Kategorisasi Variabel Beban Kerja ...................................................

58

Tabel 15. Kategorisasi Variabel Kinerja Karyawan .........................................

59

Tabel 16. Rangkuman Hasil Analisis Regresi, Kepuasan Kerja dan Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan ................................................................................ 60 Tabel 17. Ringkasan Hasil Hipotesis ................................................................

xii

62

DAFTAR LAMPIRAN

1. Kuesioner Validitas dan Reliabilitas ...........................................................75 2. Kuesioner Penelitian ...................................................................................78 3. Data Validitas dan Reliabilitas ...................................................................81 4. Hasil Uji Validitas Instrumen .....................................................................86 5. Data Penelitian ............................................................................................88 6. Hasil Karakteristik Responden ...................................................................96 7. Hasil Uji Validitas Instrumen .....................................................................99 8. Hasil Uji Karakteristik Responden ...........................................................100 9. Hasil Uji Deskriptif ...................................................................................101 10. Rumus Perhitungan Kategorisasi ............................................................102 11. Hasil Uji Kategorisasi .............................................................................104 12. Hasil Uji Normalitas ...............................................................................105 13. Hasil Uji Linieritas ..................................................................................106 14. Hasil Uji Multikolinieritas .....................................................................107 15. Hasil Uji Regresi Berganda ....................................................................108 16. Tabel Krejcie dan Morgan ......................................................................113

xiii

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah Dalam era kompetisi sekarang ini, setiap perusahaan harus mampu mengembangkan dan meningkatkan perusahaan dengan mengadakan berbagai cara yang tersusun dalam program untuk meningkatkan kinerja para karyawan. Banyak faktor yang terkait dalam perbaikan kinerja perusahaan. Salah satu faktor penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan dalam mencapai tujuannya adalah faktor sumber daya manusia (SDM). Manusia sebagai penggerak perusahaan merupakan faktor utama karena eksistensi perusahaan tergantung pada manusia-manusia yang terlibat di belakangnya. Untuk dapat mencapai tujuan dari perusahaan diperlukan sumber daya manusia yang kompeten dalam melaksanakan tugasnya. Pengelolaan terhadap sumber daya manusia merupakan hal yang penting

dalam

pencapaian

tujuan.

Umumnya

pimpinan

perusahaan

mengharapkan kinerja yang baik dari masing-masing karyawan dalam mengerjakan tugas-tugas yang diberikan sebuah perusahaan. Perusahaan menyadari bahwa sumber daya manusia merupakan modal dasar dalam proses pembangunan perusahaan bahkan nasional, oleh karena itu kualitas sumber daya manusia senantiasa harus dikembangkan dan diarahkan agar tercapainya tujuan yang telah ditetapkan oleh suatu perusahaan atau organisasi (Handoko, 2003 : 195).

1

2

Bagi setiap perusahaan, karyawan bagian produksi merupakan sumber daya yang tidak kalah pentingnya dengan sumber daya perusahaan yang lainnya. Bahkan, karyawan bagian produksi memegang kendali dalam proses produksi. Dengan kata lain, lancar atau tidaknya sebuah proses produksi akan sangat tergantung pada karyawan pelaksana produksi tersebut. PT. Merapi Agung Lestari sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produksi barang berupa rokok menggunakan tenaga kerja untuk bagian produksi yang cukup banyak. Untuk memenuhi target produksinya PT. Merapi Agung Lestari mengharapkan para karyawan berkerja secara optimal. Dengan pemberlakuan jam kerja yang terbatas para karyawan harus memenuhi target yang ditetapkan setiap harinya. Pada PT. Merapi Agung Lestari upaya untuk mengatasi masalah sumber daya manusia juga sudah jadi perhatian oleh bagian personalianya. Diantaranya pemberian reward untuk karyawan yang dapat menyelesaikan pekerjaannya melebihi target kerja yang telah ditentukan. Namun dalam beberapa hal tertentu ternyata juga masih ditemukan kondisi yang kontradiktif, yang bila diamati, juga akan dapat berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Misalnya adanya kondisi yang dialami karyawan yang rentan mengalami kejenuhan akibat pekerjaan monoton yang dijalani. Berdasarkan pengamatan dan wawancara yang dilakukan peneliti, diperoleh bahwa kinerja kerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari saat ini dapat dikatakan rendah. Hal ini didukung dengan tingkat absensi karyawan

3

PT. Merapi Agung Lestari yang semakin menurun tiap bulannya seperti yang ditunjukan pada tabel absensi karyawan berikut ini: Tabel 1. Tingkat Absensi Karyawan Absensi Bulan Juni 2014 Juli 2014 Agustus 2014

Ijin

Sakit

3 5 6

6 8 9

Tanpa Keterangan 4 4 3

Jumlah 13 17 18

Sumber: Data sekunder perusahaan (2014) Penurunan kinerja karyawan pada PT. Merapi Agung Lestari ditandai dengan adanya tingkat absensi yang semakin tinggi setiap setiap bulan. Selain itu pencapaian tugas karyawan PT. Merapi Agung Lestari seringkali tidak sesuai dengan standar waktu yang telah ditentukan untuk menyelesaikan pekerjaan. Jam pulang yang diterapkan di PT. Merapi Agung Lestari adalah sampai pukul 14.00, akan tetapi seringkali karyawan baru menyelesaikan pekerjaannya 1-2 jam kemudian. Berdasarkan wawancara dengan manager personalia PT. Merapi Agung Lestari ada beberapa masalah yang dapat berpengaruh terhadap kinerja karyawan pada PT. Merapi Agung Lestari, diantaranya beban kerja dan kepuasan kerja. Karyawan dari perusahaan rokok yang memang memiliki beban kerja yang tinggi, dituntut untuk bekerja memenuhi target yang telah ditetapkan. PT Merapi Agung Lestari memberikan beban kerja dengan sistem target yang tinggi. Setiap karyawan diharuskan untuk menyelesaikan pekerjaannya memenuhi target yang telah ditetapkan yaitu 2.150 batang per hari.

4

Menurut para karyawan, banyak pekerjaan belum dilaksanakan dengan tepat target, dan tepat waktu. Selanjutnya diketahui bahwa distribusi beban kerja belum konsisten setiap bulannya. Perusahaan dalam menentukan jumlah beban kerja menyesuaikan dengan kondisi stok di gudang, sehingga beban kerja yang diterima karyawan fluktuatif atau berbeda setiap bulannya. Pada keadaan stok gudang yang normal, dalam artian stok tidak menumpuk, karyawan harus menyelesaikan target 2.150 batang rokok. Apabila stok di gudang menumpuk, maka perusahan melakukan pengurangan beban kerja yang berimbas pada berkurangnya kegiatan produksi. Pada bulan Agustus 2014, perusahaan mengurangi produksi dengan cara meliburkan karyawan, dari 6 hari kerja menjadi 3 hari kerja. Berdasarkan informasi yang diperoleh, standar waktu bekerja karyawan bagian produksi adalah tujuh jam dalam sehari. Standar waktu ini bertentangan dengan Undang-Undang No.13 tahun 2003 pasal 77 ayat 1 tentang Ketenagakerjaan yaitu mewajibkan setiap pengusaha untuk melaksanakan ketentuan jam kerja karyawan sebanyak 40 jam/minggu dengan 6 hari kerja. Hal ini menambah beban kerja karyawan. Pemberlakuan beban kerja yang tinggi tersebut menuntut karyawan untuk dapat menyelesaikan target yang ditentukan. Hal ini ternyata juga memicu tindakan indisiplioner yang dilakukan buruh karena tidak dapat memenuhi target 2.150 batang per hari, yaitu dengan memalsukan data pasokan rokok yang harus mereka kerjakan. Untuk mengatasi tindakan indisiplioner tersebut, maka perusahaan berusaha menegakkan peraturan dan

5

norma-norma

yang berlaku. Diantaranya dengan memberikan surat

peringatan kepada karyawan yang bersangkutan dan penerapan sanksi denda, sehingga diharapkan karyawan dapat mematuhi disiplin kerja yang diterapkan oleh perusahaan. Permasalahan lain yaitu ditetapkannya kebijakan pemerintah melalui Kementrian Kesehatan agar produsen rokok menyertakan Picture Health Warning atau gambar efek merokok membawa efek domino. Dampak dari kebijakan itu tentu banyak, salah satunya menurunnya pemasaran. Pasalnya, konsumen akan berfikir ulang ketika melihat gambar efek merokok. Dari menurunnya pemasaran otomatis akan berimbas pada produksi perusahaan. Lebih mengkhawatirkan lagi jika dengan menurunnya produksi bisa memangkas jumlah karyawan secara perlahan. Kepuasan kerja dalam pekerjaan adalah kepuasan kerja yang dinikmati dalam pekerjaan dengan memperoleh pujian hasil kerja, penempatan, perlakuan, peralatan, dan suasana lingkungan kerja yang baik. Karyawan yang lebih suka menikmati kepuasan kerja dalam pekerjaan akan lebih mengutamakan pekerjaannya daripada balas jasa walaupun balas jasa itu penting (Hasibuan, 2007:185). Pada PT. Merapi Agung Lestari tingkat kepuasan kerja karyawannya dinilai masih kurang. Pada tahun 2013, tingkat turnover atau jumlah karyawan yang mengundurkan diri berdasarkan data dari bagian personalia mencapai 7 orang. Perusahaan rokok yang mengharuskan karyawan bekerja pada bidang tugas yang sama untuk waktu yang panjang akan mudah membuat karyawan merasa bosan. Rutinitas kerja

6

yang monoton setiap harinya, pada suatu waktu pasti akan sampai pada titik kejenuhan, yang dapat mengakibatkan karyawan tidak dapat dengan maksimal mengeluarkan kemampuan yang dimiliki untuk kemajuan perusahaan. Karena tahu posisi mereka tidak akan berubah, bisa menyebabkan karyawan tidak lagi punya minat dan kemauan untuk mengembangkan diri. PT. Merapi Agung Lestari telah berupaya menangani permasalahan tersebut agar kinerja karyawan menjadi lebih baik. Untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan, perusahaan memberlakukan upah premi kepada karyawan yang telah menyelesaikan pekerjaannya melebihi target yang telah ditetapkan, yaitu 2.150 batang per hari. Kelebihan target tersebut yang dijadikan dasar untuk menentukan bonus yang akan diterima karyawan. Selain itu perusahaan juga memberikan kesempatan kepada karyawan yang berprestasi untuk memperoleh kenaikan jabatan. Dalam hal ini karyawan bagian produksi dapat berpromosi menjadi supervisi, atau pengawas produksi. Penentuannya adalah dengan memperhatikan faktor kinerja, yaitu karyawan yang memiliki prestasi yang baik dan tanpa memperhitungkan waktu atau lama kerja yang dilakukan karyawan bagi perusahaan. Permasalahan dan kondisi yang telah diuraikan di atas, dirasa dapat mempengaruhi kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Untuk itu perusahaan perlu memperhatikan faktor-faktor yang terkait dengan kepuasan kerja karyawan dan beban kerja karyawan.

7

Berdasarkan pada uraian tersebut, maka dapat diajukan sebuah penelitian dengan judul “Pengaruh Kepuasan Kerja dan Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan pada PT. Merapi Agung Lestari”.

B. Identifikasi Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah diuraikan di atas, maka permasalahan dalam penelitian ini dapat diidentifikasi sebagai berikut: 1. Kinerja karyawan pada PT. Merapi Agung Lestari mengalami penurunan. 2. Kurangnya kepuasan kerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. 3. Beban kerja yang tinggi menyebabkan menurunnya kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. 4. Kurangnya gairah dan semangat kerja karyawan yang menyebabkan pencapaian tugasnya tidak memenuhi target yang ditentukan. 5. Masih dijumpai adanya karyawan yang sering tidak masuk kerja yang menyebabkan terganggunya pelaksanaan tugas dari para karyawan tersebut. 6. Kurangnya disiplin kerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari.

C. Batasan Masalah Berdasarkan latar belakang dan identifikasi masalah yang telah diuraikan di atas, maka permasalahan dalam penelitian ini dibatasi pada pengaruh kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja.

8

D. Rumusan Masalah 1. Bagaimana pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Merapi Agung Lestari? 2. Bagaimana pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Merapi Agung Lestari? 3. Bagaimana pengaruh kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Merapi Agung Lestari?

E. Tujuan Penelitian 1. Untuk mendapatkan informasi mengenai pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Merapi Agung Lestari. 2. Untuk mendapatkan informasi mengenai pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Merapi Agung Lestari. 3. Untuk mendapatkan informasi mengenai pengaruh kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan pada PT. Merapi Agung Lestari.

F. Manfaat Penelitian Manfaat penelitian ini antara lain adalah: 1) Bagi Perusahaan Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi bagi perusahaan dalam menyikapi masalah sumber daya manusia yang menyangkut kepuasan kerja, beban kerja dan kinerja.

9

2) Bagi Karyawan Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat kepada karyawan dalam bekerja di perusahaan agar hasil kerjanya lebih baik. 3) Bagi Akademisi Hasil penelitian ini diharapkan bermanfaat untuk menjadi bahan referensi bagi penelitian yang berkaitan dengan sumber daya manusia di masa yang akan datang. 4) Bagi Penulis Penelitian diharapkan dapat menambah pengalaman berharga dalam menerapkan teori-teori yang didapat di bangku kuliah.

BAB II KAJIAN TEORI

A. Landasan Teori 1.

Kinerja a.

Pengertian Kinerja Mangkunegara (2005:9) mendefinisikan kinerja sebagai hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang dapat dicapai oleh seseorang pegawai dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tanggung jawab yang diberikan kepadanya. Brahmasari (2008:128) juga mengemukakan bahwa kinerja adalah pencapaian atas tujuan organisasi yang dapat berbentuk output kuantitatif maupun kualitatif, kreatifitas, fleksibilitas, dapat diandalkan, atau hal-hal lain yang diinginkan oleh organisasi. Bernaders

dan

Russel

(1993:379)

menyatakan

kinerja

sebagai

“performance is defined as the record of outcomes produced on specified job function or activity during a specified time period”. Hal tersebut berarti bahwa kinerja dihasilkan dari fungsi suatu pekerjaan tertentu atau hasil dari suatu aktivitas selama periode waktu tertentu. Penelitian ini berlandaskan pada pendapat Simamora (2004:409) yang mengemukakan bahwa kinerja karyawan adalah tingkatan dimana para karyawan mencapai persyaratan-persyaratan pekerjaan. Kinerja mengacu pada kadar pencapaian tugas-tugas yang membentuk sebuah pekerjaan karyawan.

10

11

Simamora (2004:409) berpendapat bahwa kinerja karyawan adalah tingkatan dimana para karyawan mencapai persyaratanpersyaratan pekerjaan. Kinerja mengacu pada kadar pencapaian tugastugas yang membentuk sebuah pekerjaan karyawan. Jadi dapat disimpulkan bahwa kinerja adalah seberapa baik karyawan dalam mencapai persyaratan sebuah pekerjaan. b.

Faktor-faktor Kinerja Karyawan Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan menurut Mangkuprawira dan Hubeis (2007:153) terdiri dari: 1) Faktor intrinsik Faktor Personal atau individual, yaitu pengetahuan, keterampilan (skill), kemampuan, kepercayaan diri, motivasi, dan komitmen yang dimiliki oleh tiap individu karyawan. 2) Faktor ekstrinsik a) Faktor kepemimpinan, meliputi aspek mutu manajer dan team leader dalam memberikan dorongan, semangat, arahan dan dukungan kerja pada karyawan. b) Faktor tim, meliputi aspek dukungan dan semangat yang diberikan oleh rekan dalam satu tim, kepercayaan terhadap sesama anggota tim, kekompakan dan keeratan anggota tim. c) Faktor sistem, meliputi sistem kerja, fasilitas kerja atau infrastruktur yang diberikan oleh proses organisasi dan kultur kerja dalam organisasi.

12

d) Faktor situasional, meliputi tekanan dan perubahan lingkungan internal dan eksternal. Gibson

(2002:56),

mengatakan

bahwa

faktor-faktor

yang

mempengaruhi kinerja karyawan adalah sebagai berikut: 1) Atribut individu Dengan adanya berbagai atribut yang melekat pada individu dan dapat membedakan individu yang satu dengan yang lainnya. Faktor ini merupakan kecakapan individu untuk menyelesaikan tugastugas yang telah ditentukan, terdiri dari: a) Karakteristik demografi. Misalnya: umur, jenis kelamin, dan lainlain. b) Karakteristik

kompetensi.

Misalnya:

bakat,

kecerdasan,

kemampuan, keterampilan, dan sebagainya. c) Karakteristik psikologi. Misalnya: nilai-nilai yang dianut seperti sikap dan perilaku. 2) Kemauan untuk bekerja Dengan berbagai atribut yang melekat pada individu untuk menunjukan adanya kesempatan yang sama untuk mencapai suatu prestasi. Untuk mencapai kinerja yang baik diperlukan usaha dan kemauan untuk bekerja keras, karena kemauan merupakan suatu kekuatan pada individu yang dapat memicu usaha kerja yang lebih terarah dalam melakukan suatu pekerjaan.

13

3) Dukungan organisasi Dalam mencapai tujuan karyawan yang tinggi diperlukan adanya dukungan atas kesempatan dari organisasi/perusahaan. Hal ini untuk mengantisipasi keterbatasan baik dari karyawan maupun dari perusahaan. Misalnya: perlengkapan peralatan dan kelengkapan kejelasan dalam memberikan informasi. c.

Indikator-Indikator Kinerja Penelitian ini menganalisis pengaruh kepuasan kerja dan beban kerja dalam meningkatkan kinerja karyawan. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan beberapa indikator yang dikemukakan oleh (Tsui et al, 1997 dalam Mas’ud, 2004) antara lain: a) Kuantitas Kerja Karyawan Kuantitas merupakan jumlah yang dihasilkan dan dinyatakan dalam istilah seperti jumlah unit atau jumlah siklus aktivitas yang diselesaikan. Kuantitas yang diukur dari persepsi karyawan terhadap jumlah aktivitas yang ditugaskan beserta hasilnya. b) Kualitas Kerja Karyawan Kualitas adalah ketaatan dalam prosedur, disiplin dan dedikasi. Tingkat dimana hasil aktivitas yang dikehendaki mendekati sempurna dalam arti menyesuaikan beberapa cara ideal dari penampilan

aktivitas,

maupun

memenuhi

tujuan-tujuan

yang

diharapkan dari suatu aktivitas. Kualitas kerja diukur dari persepsi

14

pegawai

terhadap

kualitas

pekerjaan

yang

dihasilkan

serta

kesempurnaan tugas terhadap ketrampilan dan kemampuan pegawai. c) Efisiensi Karyawan Efisiensi karyawan adalah kemampuan karyawan untuk memanfaatkan tiap sumber daya dengan baik secara maksimal. d) Usaha Karyawan Usaha karyawan adalah kesadaran dalam diri karyawan untuk bekerja dengan penuh dedikasi dan berusaha lebih baik lagi. e) Standar Profesional Karyawan Standar profesional karyawan merupakan ketaatan karyawan yang bersangkutan dalam menghormati perjanjian kerja dengan perusahaan dimana dia bekerja. f) Kemampuan Karyawan kemampuan yang dimiliki karyawan sesuai terhadap pekerjaan inti, dan kemampuan karyawan dalam menggunakan akal sehat g) Ketepatan Karyawan Berkaitan dengan ketepatan karyawan dalam menyelesaikan tugas. Karyawan harus memiliki kreatifitas untuk memberikan ide yang berkaitan dengan tujuan organisasi. Beberapa indikator lain yang berkaitan terhadap penelitian ini antara lain Menurut Riduwan (2002:65), mengemukakan bahwa indikator yang digunakan untuk menilai kinerja karyawan adalah sebagai berikut:

15

1) Inisiatif mencari langkah yang terbaik Inisiatif mencari langkah yang terbaik merupakan faktor penting dalam usaha untuk meningkatkan kinerja karyawan. Untuk memiliki inisiatif dibutuhkan pengetahuan serta ketrampilan yang dimiliki para karyawan dalam usaha untuk meningkatkan hasil yang dicapainya. 2) Menguasai Job Description. Faktor kesesuaian antara disiplin ilmu yang dimiliki dengan penempatan pada bidang tugas. 3) Hasil yang dicapai Kemampuan untuk mengatur pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya termasuk membuat jadwal kerja, umumnya mempengaruhi kinerja seorang karyawan 4) Tingkat kemampuan kerjasama Kemampuan bekerjasama dengan karyawan maupun orang lain, karena dalam hal ini sangat berperan dalam menentukan kinerjanya 5) Ketelitian Ketelitian yang tinggi yang dimiliki karyawan dalam menyelesaikan pekerjaan dapat meningkatkan kinerjanya 6) Tingkat kesesuaian tugas dengan perintah Adanya kesesuaian antara tugas yang diberikan pimpinan terhadap kemampuan karyawan dapat menentukan kinerja karyawan

16

7) Tingkat kualitas hasil kerja Pekerjaan yang dilakukan dengan kualitas yang tinggi dapat memuaskan yang bersangkutan dan perusahaan. Penyelesaian tugas yang terandalkan, tolok ukur minimal kualitas kinerja pastilah dicapai. 8) Tingkat ketepatan penyelesaian kerja Tingkat suatu aktivitas diselesaikan pada waktu awal yang diinginkan, dilihat dari sudut koordinasi dengan hasil output serta memaksimalkan waktu yang tersedia untuk aktivitas lain. 9) Tingkat kuantitas hasil kerja Pekerjaan yang dilakukan karyawan harus memiliki kuantitas kerja tinggi dapat memuaskan yang bersangkutan dan perusahaan. Dengan memiliki kuantitas kerja sesuai dengan yang ditargetkan, maka hal itu akan

dapat

mengevaluasi

kinerja

karyawan

dalam

usaha

meningkatkan prestasi kerjanya. Menurut Prawirosentono (2008:27) kinerja dapat dinilai atau diukur dengan beberapa indikator yaitu: a) Efektifitas Efektifitas yaitu bila tujuan kelompok dapat dicapai dengan kebutuhan yang direncanakan. b) Tanggung jawab Merupakan bagian yang tak terpisahkan atau sebagai akibat kepemilikan wewenang.

17

c) Disiplin Yaitu taat pada hukum dan aturan yang belaku. Disiplin karyawan adalah ketaatan karyawan yang bersangkutan dalam menghormati perjanjian kerja dengan perusahaan dimana dia bekerja. d) Inisiatif Berkaitan dengan daya pikir, kreatifitas dalam bentuk suatu ide yang berkaitan tujuan perusahaan. Sifat inisiatif sebaiknya mendapat perhatian atau tanggapan perusahaan dan atasan yang baik. Dengan perkataan lain inisiatif karyawan merupakan daya dorong kemajuan yang akhirnya akan mempengaruhi kinerja karyawan.

2. Kepuasan Kerja a. Pengertian Kepuasan Kerja Seorang karyawan akan merasa nyaman dan tinggi loyalitasnya pada perusahaan apabila memperoleh kepuasan kerja sesuai dengan apa yang diinginkan. Menurut Robbins (2003:78) kepuasan kerja adalah sikap umum terhadap pekerjaan seseorang yang menunjukkan perbedaan antara jumlah penghargaan yang diterima pekerja dan jumlah yang mereka yakini seharusnya mereka terima. Sedangkan Handoko (2000:193) menyatakan bahwa kepuasan kerja (job satisfaction) adalah keadaan emosional yang menyenangkan atau tidak menyenangkan bagaimana para karyawan

18

memandang pekerjaan mereka. Kepuasan kerja mencerminkan perasaan seseorang terhadap pekerjaannya. Mangkunegara (2005:117) juga mengemukakan bahwa kepuasan kerja berhubungan dengan variabel-variabel seperti turnover, tingkat absensi, umur, tingkat pekerjaan, dan ukuran organisasi perusahaan. Kepuasan kerja berhubungan dengan turnover mengandung arti bahwa kepuasan kerja yang tinggi selalu dihubungkan dengan turnover yang rendah, dan sebaliknya jika karyawan banyak yang merasa tidak puas maka turnover karyawan tinggi. Teori kepuasan kerja mencoba mengungkapkan apa yang membuat sebagian orang lebih puas terhadap suatu pekerjaan daripada beberapa lainnya. Teori ini juga mencari landasan tentang proses perasaan orang terhadap kepuasan kerja. Teori tentang kepuasan kerja menurut Rivai (2004:475) adalah: 1) Teori ketidaksesuaian (discrepancy theory) Teori ini mengukur kepuasan kerja seseorang dengan menghitung selisih antara susuatu yang seharusnya dengan kenyataan yang dirasakan. Sehingga apabila kepuasannya diperoleh melebihi dari yang diinginkan, maka orang akan menjadi lebih puas lagi, sehingga terdapat discrepancy, tetapi merupakan discrepancy yang positif. Kepuasan kerja seseorang tergantung pada selisih antara sesuatu yang dianggap akan didapatkan dengan apa yang dicapai.

19

2) Teori keadilan (equity theory) Teori ini mengemukakan bahwa orang akan merasa puas atau tidak puas, tergantung pada ada atau tidaknya keadilan dalam suatu situasi, khususnya situasi kerja. Menurut teori ini komponen utama dalam teori keadilan adalah input, hasil, keadilan dan ketidakadilan. Input adalah faktor bernilai bagi karyawan yang dianggap mendukung pekerjaannya, seperti pendidikan, pengalaman, kecakapan, jumlah tugas dan peralatan atau perlengkapan yang dipergunakan untuk melaksanakan pekerjaannya. Hasilnya adalah sesuatu yang dianggap bernilai oleh seorang karyawan yang diperoleh dari pekerjaannya, seperti: upah/gaji, keuntungan sampingan, simbol, status, penghargaan dan kesempatan untuk berhasil atau aktualisasi diri. Sedangkan orang selalu membandingkan dapat berupa seseorang di perusahaan yang sama, atau ditempat lain atau bisa pula dengan dirinya di masa lalu. 3) Teori dua faktor (two factor theory) Kepuasan kerja dan ketidakpuasan kerja itu merupakan hal yang berbeda. Kepuasan dan ketidakpuasan terhadap pekerjaan itu bukan suatu variabel yang kontinu. Teori ini merumuskan karakteristik pekerjaan menjadi dua kelompok yaitu satisfies atau dissatisfies. Satisfies ialah faktor-faktor atau situasi yang dibutuhkan sebagai sumber kepuasan kerja yang terdiri dari: pekerjaan yang menarik, penuh tantangan, ada kesempatan untuk berprestasi, kesempatan memperoleh penghargaan dan promosi. Terpenuhinya faktor tersebut

20

akan menimbulkan kepuasan, namun tidak terpenuhinya faktro ini tidak selalu mengakibatkan ketidakpuasan. Dissatisfies (hygiene factors) adalah faktor-faktor yang menjadi sumber ketidakpuasan, yang terdiri dari: gaji/upah, pengawasan, hubungan antarpribadi, kondisi kerja dan status. Faktor ini diperlukan untuk memenuhi dorongan biologis serta kebutuhan dasar karyawan. Jika tidak terpenuhi faktor ini, karyawan tidak akan puas. Namun, jika besarnya faktor ini memadai untuk memenuhi kebutuhan tersebut, karyawan tidak akan kecewa meskipun belum terpuaskan. b. Faktor-Faktor Kepuasan Kerja Kepuasan kerja tergantung kesesuaian atau keseimbangan antara yang diharapkan dengan kenyataan. Faktor–faktor yang menentukan kepuasan kerja yaitu (Robbins, 1996:181-182): 1) Pekerjaan yang secara mental menantang Karyawan cenderung lebih menyukai pekerjaan yang memberi mereka kesempatan untuk menggunakan ketrampilan dan kemampuan mereka dan menawarkan beragam tugas, kebebasan, dan umpan balik. Pekerjaan

yang terlalu kurang menantang akan menciptakan

kebosanan, tetapi pekerjaan yang terlalu banyak menantang akan menciptakan frustasi dan perasaan gagal. Pada kondisi tantangan yang sedang, kebanyakan karyawan akan mengalami kesenangan dan kepuasan.

21

2) Gaji atau upah yang pantas Para karyawan menginginkan sistem upah dan kebijakan promosi yang mereka persepsikan sebagai adil dan segaris dengan pengharapan mereka. Bila upah dilihat sebagai adil yang didasarkan pada tuntutan pekerjaan, tingkat ketrampilan individu, dan standar pengupahan komunitas, kemungkinan besar akan dihasilkan kepuasan. Promosi memberikan kesempatan untuk pertumbuhan pribadi, tanggung jawab yang lebih banyak, dan status sosial yang ditingkatkan. Oleh karena itu, individu–individu yang mempersepsikan bahwa keputusan promosi dibuat secara adil, kemungkinan besar karyawan akan mengalami kepuasan dalam pekerjaannya. 3) Kondisi kerja yang mendukung Karyawan

peduli

akan

lingkungan

yang

baik

untuk

kenyamanan pribadi maupun untuk mempermudah mengerjakan tugas yang baik. Studi–studi membuktikan bahwa karyawan lebih menyukai keadaan sekitar yang aman, tidak berbahaya dan tidak merepotkan. Di samping itu, kebanyakan karyawan lebih menyukai bekerja dekat dengan rumah, dalam fasilitas yang bersih dan relatif modern, dan dengan alat-alat yang memadai. 4) Rekan sekerja yang mendukung Bagi kebanyakan karyawan, bekerja juga mengisi kebutuhan akan interaksi sosial. Oleh karena itu, tidaklah mengejutkan apabila mempunyai rekan sekerja yang ramah dan mendukung akan mengarah

22

ke kepuasan kerja yang meningkat. Perilaku atasan juga merupakan determinan utama dari kepuasan. 5) Kesesuaian kepribadian dengan pekerjaan Teori

“kesesuaian

kepribadian–pekerjaan”

Holland

menyimpulkan bahwa kecocokan yang tinggi antara kepribadian seorang karyawan dan okupasi akan menghasilkan seorang individu yang lebih terpuaskan. Orang–orang dengan tipe kepribadian yang sama dengan pekerjaannya memiliki kemungkinan yang besar untuk berhasil dalam pekerjaannya, sehingga mereka juga akan mendapatkan kepuasan yang tinggi. c. Indikator Kepuasan Kerja Indikator kepuasan kerja yang dipakai peneliti adalah indikatorindikator yang dikembangkan oleh Celluci, Anthony J dan David L. De Vries dalam Mas’ud (2004) yang meliputi antara lain: 1) Kepuasan terhadap gaji, yaitu senang atau tidak senang karyawan akan gaji yang diterima. 2) Kepuasan dengan promosi, yaitu sikap senang atau tidak senang karyawan akan promosi yang dilakukan perusahaan. 3) Kepuasan terhadap rekan kerja, yaitu sikap senang atau tidak senang karyawan akan dukungan dari rekan kerjanya. 4) Kepuasan terhadap supervisor, yaitu sikap senang atau tidak senang karyawan akan perlakuan dari pimpinan.

23

3. Beban Kerja a. Pengertian Beban Kerja Menurut Menpan (1997:46), beban kerja adalah sekumpulan atau sejumlah kegiatan yang harus diselesaikan oleh suatu unit organisasi atau pemegang jabatan dalam jangka waktu tertentu. Sementara Komaruddin (1996:235) mengemukakan bahwa analisa beban kerja adalah proses untuk menetapkan jumlah jam kerja orang yang digunakan atau dibutuhkan untuk merampungkan suatu pekerjaan dalam waktu tertentu, atau dengan kata lain analisis beban kerja bertujuan untuk menentukan berapa jumlah personalia dan berapa jumlah tanggungjawab atau beban kerja yang tepat dilimpahkan kepada seorang petugas. Sedangkan menurut Permendagri No. 12/2008, beban kerja adalah besaran pekerjaan yang harus dipikul oleh suatu jabatan atau unit organisasi dan merupakan hasil kali antara volume kerja dan norma waktu Robbins (2003:90) menyatakan bahwa positif negatifnya beban kerja merupakan masalah persepsi. Persepsi didefinisikan sebagai suatu proses dimana individu mengorganisasikan dan menafsirkan kesan indera mereka agar memberi makna kepada lingkungan mereka (Robbins, 2007:160). Persepsi terhadap beban kerja berkaitan dengan faktor atribut peran dan pekerjaan. Hal ini dikarenakan persepsi terhadap beban kerja merupakan hal yang erat hubungannya dengan suatu pekerjaan, dimana individu memberikan penilaian mengenai sejumlah tuntutan tugas atau kegiatan yang membutuhkan aktivitas mental dan fisik yang harus ia

24

selesaikan dalam waktu tertentu, apakah memiliki dampak positif atau negatif terhadap pekerjaannya. b. Indikator Beban Kerja Dalam penelitian ini indikator beban kerja yang digunakan mengadopsi indikator beban kerja yang digunakan dalam penelitian yang telah dilakukan oleh Putra (2012:22) yang meliputi antara lain: 1) Target Yang Harus Dicapai Pandangan individu mengenai besarnya target kerja yang diberikan untuk menyelesaikan pekerjaannya, misalnya untuk menggiling, melinting, mengepak dan mengangkut. Pandangan mengenai hasil kerja yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. 2) Kondisi Pekerjaan Mencakup tentang bagaimana pandangan yang dimiliki oleh individu mengenai kondisi pekerjaannya, misalnya mengambil keputusan dengan cepat pada saat pengerjaan barang, serta mengatasi kejadian yang tak terduga seperti melakukan pekerjaan ekstra diluar waktu yang telah ditentukan. 3) Standar Pekerjaan Kesan yang dimiliki oleh individu mengenai pekerjaannya, misalnya perasaan yang timbul mengenai beban kerja yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu.

25

c. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Beban Kerja Rodahl (1989) dalam Prihatini (2007:25), menyatakan bahwa beban kerja dipengaruhi faktor-faktor sebagai berikut: 1. Faktor eksternal yaitu beban yang berasal dari luar tubuh pekerja, seperti: a) Tugas-tugas yang dilakukan yang bersifat fisik seperti stasiun kerja, tata ruang, tempat kerja, alat dan sarana kerja, kondisi kerja, sikap kerja, sedangkan tugas-tugas yang bersifat mental seperti kompleksitas pekerjaan, tingkat kesulitan pekerjaan, pelatihan atau pendidikan yang diperoleh, tanggung jawab pekerjaan. b) Organisasi kerja seperti masa waktu kerja, waktu istirahat, kerja bergilir, kerja malam, sistem pengupahan, model struktur organisasi, pelimpahan tugas dan wewenang. c) Lingkungan kerja adalah lingkungan kerja fisik, lingkungan kimiawi, lingkungan kerja biologis, dan lingkungan kerja psikologis. Ketiga aspek ini disebut wring stresor. 2. Faktor internal Faktor internal adalah faktor yang berasal dari dalam tubuh akibat dari reaksi beban kerja eksternal. Reaksi tubuh disebut strain, berat ringannya strain dapat dinilai baik secara objektif maupun subjektif. Faktor internal meliputi faktor somatis (Jenis kelamin, umur, ukuran tubuh, status gizi, kondisi kesehatan), faktor psikis (motivasi, persepsi, kepercayaan. keinginan dan kepuasan).

26

B. Penelitian yang Relevan Penelitian-penelitian terdahulu yang berkaitan dengan pengaruh kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja adalah sebagai berikut: 1. Prayuginingsih (2011), meneliti tentang “Pengaruh Motivasi dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Buruh Wanita di Gudang Tembakau Tempu Rejo Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara variabel bebas (kepuasan kerja) terhadap variabel terikat (kinerja karyawan). 2. Ardianto (2010), meneliti tentang “Pengaruh Kompensasi, Supervisi, Beban Kerja dan Kelompok Kerja Terhadap Kinerja Melalui Mediasi Variabel Kepuasan Kerja Karyawan (Studi Kasus pada Karyawan Bagian Produksi PT. FUMIRA). Penelitian ini menggunakan explanatory research, yaitu penelitian yang bermaksud menjelaskan kedudukan variabel yang diteliti serta hubungan antara variabel yang satu dengan yang lain. PT. FUMIRA adalah perusahaan yang bergerak di

bidang

produksi

pengolahan

seng.

Hasil

penelitian

ini

menyimpulkan terdapat pengaruh langsung beban kerja terhadap kinerja karyawan. 3. Fondi (2010), meneliti tentang “Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bagian Produksi Mie Instan Pada PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru”. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa

27

ada tingkat korelasi yang tinggi dan terdapat hubungan antara kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan. 4. Velawati (2007) dengan penelitian yang berjudul “Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasional Terhadap Prestasi Kerja Karyawan CV. Tani Jaya Perkasa Grobogan”. Perusahaan ini bergerak pada bidang produksi pengolahan pupuk. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Hasil dari penelitian ini menyimpulkan bahwa ada hubungan antara kepuasan kerja dan prestasi kerja karyawan.

C. Kerangka Pikir 1. Pengaruh Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Karyawan Kepuasan kerja dalam hal apapun sangat penting karena kecenderungan untuk meningkatkan kinerja karyawan dalam perusahaan tidak akan dapat tercapai tanpa adanya kepuasan kerja karyawan. Dimana pihak perusahaan memang harus selalu memperhatikan kepuasan kerja karyawannya karena kalau karyawannya merasa puas maka yang akan merasa untung adalah perusahaannya itu sendiri. Dan hal ini sangat berpengaruh pada tujuan dari perusahaan. Selain itu karyawan yang merasa puas dalam bekerja senantiasa akan selalu bersikap positif dan selalu mempunyai kreativitas yang tinggi. Kepuasan kerja yang diterima dan dirasakan oleh seseorang pegawai

akan

berpengaruh

terhadap

hasil

yang

diperoleh

dari

pekerjaannya. Dengan diperolehnya kepuasan kerja oleh pegawai baik itu

28

dengan pemberian gaji yang sesuai, pekerjaan yang diberikan sesuai dengan keahliannya, dan hubungan dengan atasan terjalin dengan baik, hal ini akan meningkatkan kinerja para pegawainya (Luthans, 2006:243). 2. Pengaruh Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan Beban kerja artinya setiap karyawan melaksanakan tugas pekerjaan yang dipercayakan untuk dikerjakan dan dipertanggung jawabkan oleh satuan organisasi atau seorang karyawan tertentu sesuai dengan kemampuan dan kesanggupan sehingga efektivitas kerja akan berhasil dengan baik. Shah, et al (2011) menyatakan tekanan beban kerja dapat menjadi positif, dan hal ini mengarah ke peningkatan kinerja. Adanya penerapan beban kerja membuat karyawan dituntut untuk mengeluarkan seluruh potensi yang dimiliki. Beban kerja yang tinggi menjadikan penilaian kinerja yang dilakukan oleh supervisor menjadi sangat penting, karena berkaitan dengan kinerja serta besaran bonus yang akan diterima karyawan. Dalam persepsi karyawan, beban kerja merupakan penilaian individu mengenai sejumlah tuntutan tugas atau kegiatan yang membutuhkan aktivitas mental misalnya untuk mengingat hal-hal yang diperlukan, konsentrasi, mendeteksi permasalahan, mengatasi kejadian yang tak terduga dan membuat keputusan dengan cepat yang berkaitan dengan pekerjaan dan kekuatan fisik untuk menggiling, melinting, mengepak dan mengangkat yang harus diselesaikan dalam jangka waktu

29

tertentu. Apabila individu tersebut memiliki persepsi yang positif maka mereka akan menganggap beban kerja sebagai tantangan dalam bekerja sehingga

mereka

lebih

bersungguh-sungguh

dalam

bekerja

dan

menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya maupun perusahaan tempat bekerja. Sebaliknya jika persepsi negatif yang muncul maka beban kerja dianggap sebagai tekanan kerja sehingga dapat mempengaruhi kinerja individu, memiliki dampak negatif bagi dirinya maupun perusahaan tempat bekerja.

D. Paradigma Penelitian Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kinerja karyawan dapat disusun pada paradigma penelitian sebagai berikut:

KEPUASAN KERJA (X1)

H1 H3

BEBAN KERJA (X2)

KINERJA KARYAWAN (Y) H2

Gambar 1. Paradigma Penelitian Keterangan: H1 = Pengaruh Kepuasan Kerja (X1) terhadap Kinerja Karyawan (Y) H2 = Pengaruh Beban Kerja (X2) terhadap Kinerja Karyawan (Y) H3 = Pengaruh Kepuasan Kerja (X1) dan Beban Kerja (X2) terhadap Kinerja Karyawan (Y)

30

E. Hipotesis Penelitian Berdasarkan permasalahan yang telah dikemukakan sebelumnya, maka penulis merumuskan hipotesis sebagai berikut: H1: Kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. H2: Beban kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. H3: Kepuasan kerja dan beban kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan.

BAB III METODE PENELITIAN

A. Desain Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan kategori penelitian asosiatif kausal. Pendekatan kuantitatif yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode survei. Dalam penelitian survei, informasi dikumpulkan dari responden dengan menggunakan kuesioner. Umumnya, penelitian survei dibatasi pada penelitian yang datanya dikumpulkan dari sampel atas populasi untuk mewakili seluruh populasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari variabel-variabel yang akan diteliti, yaitu pengaruh kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari.

B. Tempat dan Waktu Penelitian Penelitian dilakukan di PT. Merapi Agung Lestari yang beralamat di Jalan Parangtritis km 5,5 Sewon, Bantul, Yogyakarta. Waktu Penelitian ini dimulai pada bulan Juli sampai November 2014.

C. Definisi Operasional Variabel 1. Variabel Dependen (Kinerja) Dalam penelitian ini peneliti menetapkan kinerja karyawan (Y) sebagai variabel terikat atau dependen. Kinerja merupakan hasil kerja yang

31

32

berbentuk kuantitatif maupun kualitatif yang telah dicapai oleh karyawan dalam menyelesaikan tugas yang diberikan sesuai dengan tanggung jawab dan standar kinerja yang telah ditetapkan oleh perusahaan. Kinerja dalam penelitian ini adalah penyelesaian tugas yang telah ditentukan perusahaan, serta tolok ukur minimal kualitas kinerja yang dicapai oleh karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Beberapa

indikator

untuk

mengukur

sejauhmana

pegawai

mencapai suatu kinerja secara individual menurut (Tsui et al, 1997 dalam Retnaningsih, 2007) adalah sebagai berikut: a. Kuantitas kerja karyawan Mutu dan kuantitas pekerjaan yang dilakukan karyawan PT. Merapi Agung Lestari sesuai dengan target yang telah ditetapkan perusahaan. b. Kualitas kerja karyawan Karyawan PT. Merapi Agung Lestari mampu menyelesaikan tugasnya dengan hasil yang mendekati sempurna. c. Efisiensi karyawan Tiap sumber daya dapat dimanfaatkan dengan baik secara maksimal oleh karyawan. d. Usaha karyawan Karyawan PT. Merapi Agung Lestari dapat berusaha lebih dengan lebih keras daripada yang seharusnya diharapkan oleh perusahaan.

33

e. Standar profesional karyawan Karyawan PT. Merapi Agung Lestari memegang standar professional

dan

tanggung

jawab

karyawan

terhadap

perusahaan. f. Kemampuan karyawan Karyawan

mempunyai

kemampuan

yang

baik

dalam

menyelesaikan pekerjaannya. g. Ketepatan karyawan Karyawan PT. Merapi Agung Lestari dapat menyelesaikan pekerjaan dengan tepat dan mempunyai kreativitas tinggi. 2. Variabel Independen Variabel independen adalah variabel yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen. Dalam penelitian ini yang menjadi variabel independen adalah sebagai berikut: a. Kepuasan Kerja (X1) Kepuasan kerja dalam penelitian ini adalah keadaan emosional karyawan PT. Merapi Agung Lestari yang menyenangkan atau tidak menyenangkan serta bagaimana para karyawan memandang pekerjaan mereka. Kepuasan kerja berhubungan dengan tingkat turnover, tingkat absensi, umur, tingkat pekerjaan, dan ukuran organisasi perusahaan. Indikator yang digunakan untuk mengukur kepuasan kerja menurut Mas’ud (2004) dalam Velawati (2008) sebagai berikut:

34

a. Kepuasan terhadap gaji yaitu senang atau tidak senang karyawan akan gaji yang diterima. b. Kepuasan terhadap promosi yaitu sikap senang atau tidak senang karyawan akan promosi yang dilakukan perusahaan. c. Kepuasan terhadap rekan kerja yaitu sikap senang atau tidak senang karyawan akan dukungan dari rekan kerjanya. d. Kepuasan terhadap supervisor yaitu sikap senang atau tidak senang karyawan akan perlakuan dari pimpinan. b. Beban Kerja (X2) Dalam penelitian ini persepsi karyawan terhadap beban kerja merupakan penilaian mengenai sejumlah tuntutan tugas atau kegiatan yang harus diselesaikan oleh karyawan PT. Merapi Agung Lestari dalam jangka waktu tertentu. Indikator yang digunakan untuk melakukan analisis beban kerja diadopsi dari penelitian yang dilakukan oleh Putra (2012) antara lain sebagai berikut: 1) Target Yang Harus Dicapai Pandangan individu mengenai besarnya target kerja yang diberikan untuk menyelesaikan pekerjaannya, misalnya untuk menggiling, melinting, mengepak dan mengangkut. Pandangan mengenai hasil kerja yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu.

35

2) Kondisi Pekerjaan Mencakup tentang bagaimana pandangan yang dimiliki oleh individu mengenai kondisi pekerjaannya, misalnya mengambil keputusan dengan cepat pada saat pengerjaan barang, serta mengatasi kejadian yang tak terduga seperti melakukan pekerjaan ekstra diluar waktu yang telah ditentukan. 3) Standar Pekerjaan Kesan yang dimiliki oleh individu mengenai pekerjaannya, misalnya perasaan yang timbul mengenai beban kerja yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu.

D. Populasi dan Sampel 1.

Populasi Populasi dan sampel diperlukan dalam sebuah penelitian untuk mengumpulkan data dari variabel yang diteliti. Populasi adalah wilayah generalisasi yang terdiri atas: obyek/subyek yang mempunyai kualitas dan karakteristik tertentu yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari dan kemudian ditarik kesimpulan (Sugiyono, 1999:29). Populasi penelitian ini adalah karyawan bagian produksi yang berjumlah 121 orang pada PT. Merapi Agung Lestari.

36

2.

Sampel Sampel adalah bagian atau wakil populasi yang diteliti. Sampel merupakan sebagian dari populasi yang memiliki karakteristik yang relatif sama dan dianggap bisa mewakili populasi (Sugiyono, 1999:29). Dalam menentukan sampel diperlukan suatu metode pengambilan sampel yang tepat agar diperoleh sampel yang representatif dan dapat menggambarkan keadaan populasi secara maksimal. Jumlah sampel penelitian ini diambil dengan cara melihat tabel Krejcie dan Morgan (1970) dengan tingkat kepercayaan 95%. Sehingga dari jumlah populasi sebanyak 121 karyawan yang dibulatkan menjadi 120 karyawan, maka menurut tabel Krejcie dan Morgan, peneliti mengambil sampel sebesar 92 orang. Teknik pengambilan sampel untuk menentukan sampel yang akan digunakan dalam penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling (metode sampel acak sederhana), yaitu dengan metode pemilihan sampel di mana setiap anggota populasi mempunyai peluang yang sama untuk dipilih menjadi anggota sampel. Caranya adalah dengan menggunakan kupon dengan kode karyawan di dalamnya, kemudian diacak atau dikocok. Selanjutnya, diambil sejumlah 92 kupon sebagai sampel yang dipilih.

37

E. Instrumen Penelitian Instrumen dalam penelitian ini menggunakan angket atau kuesioner. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan cara memberi seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden untuk dijawab Sugiyono (2008:199). Daftar pertanyaan dalam kuesioner ini mencakup permasalahan yang berkaitan dengan kinerja, kepuasan kerja, dan beban kerja pada karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Kepuasan kerja diukur dengan menggunakan instrumen baku yang diambil dari penelitian Indri Agus Velawati (2008:48). Kuesioner beban kerja merupakan adaptasi kuesioner yang digunakan dalam penelitian Putra (2012:22), seluruh item pertanyaan dinyatakan valid dan reliabel. Kuesioner kinerja merupakan adaptasi yang diambil dari kuesioner yang digunakan oleh Retnaningsih (2007:77). Adapun kisi-kisi instrumen penelitian adalah sebagai berikut: Tabel 2. Kisi-kisi Instrumen Penelitian No

Variabel

1

Kepuasan Kerja (Independen) Mas’ud (2004) dalam Velawati (2007)

2

Beban Kerja (Independen) (Putra, 2012)

3

Kinerja (Dependen) Tsui et al (1997) dalam Retnaningsih (2007)

Indikator Kepuasan Terhadap Gaji Kepuasan Terhadap Promosi Kepuasan Terhadap Rekan Kerja Kepuasan Terhadap atasan/ Supervisor Target yang harus dicapai Kondisi Pekerjaan Standar pekerjaan Kuantitas kerja karyawan Kualitas kerja karyawan Efisiensi karyawan Usaha karyawan Standar profesional karyawan Kemampuan karyawan Ketepatan karyawan

Butir Pertanyaan 1,2,3,4,5 6,7,8,9,10 11,12,13,14,15 16,17,18,19,20 21,22,23 24,25, 26,27 28,29,30 31 32 33 34 35 36 37, 38

38

Dalam pengukurannya, setiap responden diminta pendapatnya mengenai suatu pernyataan, dengan skala penilaian dari 1 sampai dengan 5. Berdasarkan Skala Likert adapun skor jawabannya adalah sebagai berikut: 1) Jawaban sangat setuju, diberi skor 5 2) Jawaban setuju, diberi skor 4 3) Jawaban cukup setuju, diberi skor 3 4) Jawaban tidak setuju, diberi skor 2 5) Jawaban sangat tidak setuju, diberi skor 1 Skala tersebut di atas, penulis lakukan untuk pertanyaan dalam pertanyaan kuisioner yang bersifat positif sehingga tidak ada pertanyaan yang bersifat negatif (jebakan).

F. Uji Coba Istrumen Pelaksanaan uji coba kuesioner penelitian harus melalui dua (2) tahapan yang harus dilalui secara berurutan, yaitu: 1. Uji Validitas Uji validitas adalah suatu alat yang digunakan untuk mengukur sah/valid tidaknya suatu kuesioner. Uji coba kuesioner bertujuan untuk mengetahui apakah alat ukur yang digunakan sudah mengukur apa yang harus diukur oleh alat tersebut, yaitu kuesioner. Metode yang akan digunakan untuk menganalisis instrumen dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan metode CFA (Confirmatory

39

Factor Analysis). Menurut (Ferdinand, 2002:127-128), CFA berangkat dari adanya teori dasar yang digunakan dalam sebuah penelitian. Kajian terhadap teori menghantar peneliti untuk mengenali konsep lama menjadi dasar membangun teori dan mengembangkan konsep dan teori yang lebih sempurna. Merujuk pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa CFA adalah analisis faktor yang digunakan untuk menguji unidimensionalitas, validitas dan reliabilitas model pengukuran konstruk yang tidak dapat diobservasi langsung. Tujuan CFA adalah untuk mengidentifikasi apakah indikator merupakan konstruk dari variabel penelitian yang ada atau dengan kata lain indikator-indikator tersebut merupakan kesatuan (Imam Ghozali, 2011: 58). Hasil Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy (KMO MSA) dan uji validitas dengan Confirmatory Factor Analysis (CFA) dengan 92 responden ditunjukkan dalam tabel berikut ini: Tabel 3. KMO and Bartlett's Test Tahap 1 KMO and Bartlett's Test Kaiser-Mey er-Olkin Measure of Sampling Adequacy . Bart let t's Test of Sphericity

Approx. Chi-Square df Sig.

,845 4064,128 703 ,000

Sumber: Data primer yang diolah, tahun 2014 Berdasarkan hasil pengujian dapat diketahui bahwa nilai KaiserMeyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy (KMO MSA) lebih besar dari 0,50 yaitu sebesar 0,845. Dengan demikian menunjukkan bahwa data

40

yang ada layak untuk dilakukan faktor analisis. Pada hasil uji Bartlett's Test of Sphericity diperoleh taraf signifikansi 0,000, yang artinya bahwa antar variabel terjadi korelasi (signifikansi<0,05), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua variabel yang ada dapat dianalisis lebih lanjut karena telah memenuhi kriteria. Pada tabel 4 menunjukkan bahwa semua item pernyataan pada masing-masing variabel mengelompok menjadi satu dan mayoritas memiliki loading faktor diatas 0,50. Hal ini menunjukkan bahwa indikator tersebut merupakan satu kesatuan alat ukur yang mengukur satu konstruk yang sama.

41

Tabel 4. Rotated Component Matrix Tahap 1 Rotated Component Matrixa

Kepuasan1 Kepuasan2 Kepuasan3 Kepuasan4 Kepuasan5 Kepuasan6 Kepuasan7 Kepuasan8 Kepuasan9 Kepuasan10 Kepuasan11 Kepuasan12 Kepuasan13 Kepuasan14 Kepuasan15 Kepuasan16 Kepuasan17 Kepuasan18 Kepuasan19 Kepuasan20 Beban21 Beban22 Beban23 Beban24 Beban25 Beban26 Beban27 Beban28 Beban29 Beban30 Kinerja31 Kinerja32 Kinerja33 Kinerja34 Kinerja35 Kinerja36 Kinerja37 Kinerja38

1 ,839 ,861 ,864 ,851 ,752 ,854 ,706 ,839 ,893 ,429 ,826 ,788 ,850 ,837 ,868 ,838 ,862 ,849 ,882 ,912

Component 2

3

,842 ,802 ,760 ,793 ,489 ,840 ,879 ,724 ,854 ,857 ,838 ,861 ,858 ,826 ,848 ,864 ,804 ,793

Extraction Method: Principal Component Analy sis. Rotation Met hod: Varimax with Kaiser Normalization. a. Rotation conv erged in 5 iterations.

Sumber: Data primer yang diolah tahun 2014 Berdasarkan tabel di atas diketahui bahwa item pernyataan mengelompok sesuai dengan indikatornya, akan tetapi item kelompok kepuasan 10 dan beban kerja 25 dinyatakan gugur karena memiliki nilai

42

factor loading di bawah 0,50 sedangkan item pernyataan yang lain dinyatakan valid. Dengan adanya 2 butir yang tidak valid sehingga harus dikeluarkan dari analisis. Selanjutnya dilakukan uji ulangan dengan data yang telah valid pada uji pertama. Nilai Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy (KMO MSA) tahap 2 ditunjukkan pada tabel di bawah ini: Tabel 5. KMO and Bartlett's Test Tahap 2 KMO and Bartlett's Test Kaiser-Mey er-Olkin Measure of Sampling Adequacy . Bart let t's Test of Sphericity

Approx. Chi-Square df Sig.

,843 4008,560 630 ,000

Sumber: Data primer yang diolah, tahun 2014 Berdasarkan hasil pengolahan tahap 2 diketahui bahwa nilai Kaiser-Meyer-Olkin Measure of Sampling Adequacy (KMO MSA) lebih besar dari 0,50 yaitu sebesar 0,843. Data ini menunjukkan bahwa data yang ada layak untuk dilakukan faktor analisis, sedangkan pada hasil uji Bartlett's Test of Sphericity diperoleh taraf signifikansi yang sama dengan sebelumnya yaitu 0,000, yang artinya bahwa antar variabel terjadi korelasi (signifikansi<0,05), dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua variabel yang ada dapat dianalisis lebih lanjut karena telah memenuhi kriteria. Setelah dua item pernyataan dinyatakan tidak valid dan harus dikeluarkan dari analisis, dilakukan uji ulangan yang menunjukkan bahwa semua item pernyataan pada masing-masing variabel mengelompok

43

menjadi satu dan memiliki nilai loading faktor lebih dari 0,50. Hasil Rotated Component Matrix tahap 2 terlihat dalam tabel di bawah ini. Tabel 6. Rotated Component Matrix Tahap 2 Rotated Component Matrixa

Kepuasan1 Kepuasan2 Kepuasan3 Kepuasan4 Kepuasan5 Kepuasan6 Kepuasan7 Kepuasan8 Kepuasan9 Kepuasan11 Kepuasan12 Kepuasan13 Kepuasan14 Kepuasan15 Kepuasan16 Kepuasan17 Kepuasan18 Kepuasan19 Kepuasan20 Beban21 Beban22 Beban23 Beban24 Beban26 Beban27 Beban28 Beban29 Beban30 Kinerja31 Kinerja32 Kinerja33 Kinerja34 Kinerja35 Kinerja36 Kinerja37 Kinerja38

1 ,836 ,860 ,866 ,854 ,753 ,856 ,711 ,841 ,895 ,826 ,786 ,850 ,837 ,868 ,838 ,860 ,850 ,884 ,912

Component 2

3

,841 ,810 ,762 ,791 ,835 ,882 ,726 ,853 ,857 ,837 ,860 ,858 ,829 ,851 ,867 ,808 ,795

Extraction Method: Principal Component Analy sis. Rotation Met hod: Varimax wit h Kaiser Normalization. a. Rotation conv erged in 5 iterations.

Sumber: Data primer yang diolah, tahun 2014

44

Berdasarkan hasil uji Confirmatory Factor Analysis (CFA) tahap 2 diketahui bahwa semua item telah mengelompok sesuai dengan indikatornya. Semua pernyataan dalam kuesioner dinyatakan valid karena nilai faktor loading yang didapat lebih dari 0,50. 2. Uji Reliabilitas Uji reliabilitas adalah alat uji untuk mengukur kuesioner yang merupakan indikator dari variabel (Ghozali, 2011:61). Apabila suatu alat ukur memberikan hasil yang stabil, maka disebut alat ukur itu handal. Hasil ukur itu diterjemahkan dengan koefisien keandalan yaitu derajat kemampuan alat ukur mengukur perbedaan-perbedaan individu yang ada. Keandalan itu perlu, sebab data yang tidak andal atau bias tidak dapat diolah lebih lanjut karena akan menghasilkan kesimpulan yang bias. Pengukuran dilakukan sekali dan reliabilitas dengan uji statistik Cronbach Alpha (α). Cara menghitung tingkat reliabilitas suatu data yaitu dengan menggunakan rumus Alpha Cronbach. Adapun kategorisasi angka skala reliabilitas yaitu: 1. Antara 0,800-1,000 = Sangat Tinggi 2. Antara 0,600-0,799 = Tinggi 3. Antara 0,400-0,599 = Sedang 4. Antara 0,200-0,399 = Rendah 5. Antara 0,000-0,199 = Sangat Rendah

45

Pengukuran reliabilitas dilakukan dengan uji statistik Cronbach Alpha (α). Suatu variabel dikatakan reliabel apabila memberikan nilai Cronbach Alpha > 0,60 (Cronbach, 1991). Hasil uji reliabilitas kuesioner disajikan pada tabel di bawah ini: Tabel 7. Hasil Uji Reliabilitas Variabel Nilai Cronbach Alpha Keterangan Kepuasan Kerja 0,977 Reliabel, Sangat Tinggi Beban Kerja 0,942 Reliabel, Sangat Tinggi Kinerja Karyawan 0,947 Reliabel, Sangat Tinggi Sumber: Data primer yang diolah, tahun 2014 Berdasarkan Tabel 7 dapat disimpulkan bahwa instrumen untuk variabel kepuasan kerja, beban kerja dan kinerja karyawan reliabel karena memiliki koefisien lebih besar dari 0,60.

G. Teknik Analisis Data 1. Analisis Deskriptif Analisis

deskriptif

yaitu

analisis

yang

ditunjukkan

pada

perkembangan dan pertumbuhan dari suatu keadaan dan hanya memberikan gambaran tentang keadaan tertentu dengan cara menguraikan tentang sifat-sifat dari obyek penelitian tersebut (Umar, 2000:36). Berikut ini adalah perhitungan untuk analisis deskriptif: Tinggi

: X ≥ M + SD

Sedang

: M – SD ≤ X < M + SD

Rendah

: X ≤ M – SD

46

2. Uji Prasyarat Analisis Uji prasyarat analisis yang dipakai dalam penelitian ini adalah uji normalitas, uji linieritas, dan uji multikolineritas. a. Uji Normalitas Uji normalitas bertujuan untuk menguji apakah dalam data, variabel terikat dengan variabel bebas keduanya mempunyai hubungan distribusi normal atau tidak. Data yang baik adalah memiliki distribusi data normal atau mendekati normal (Ghozali, 2011: 28). Uji statistik yang digunakan untuk menguji asumsi normalitas adalah dengan menggunakan uji normalitas dari Kolmogorov Smirnov dengan pedoman sebagai berikut: 1) Hipotesis diterima apabila p value (Sig) > =0.05 2) Hipotesis ditolak apabila p value (Sig) < =0.05 b. Uji Linieritas Uji linearitas bertujuan untuk mengetahui apakah dua variabel mempunyai hubungan yang linear atau tidak secara signifikan. Uji ini digunakan untuk melihat apakah spesifikasi model yang digunakan sudah benar atau belum (Ghozali, 2011:166). Uji ini biasanya digunakan sebagai prasyarat dalam analisis korelasi atau regresi linear. Pengujian pada SPSS dengan menggunakan Test for Linearity dengan pada taraf signifikansi 0,05. Dua variabel dikatakan mempunyai hubungan yang linear bila signifikansi (Linearity) kurang dari 0,05.

47

c. Uji Multikolinieritas Multikoliniearitas berarti bahwa antara variabel bebas yang satu dengan variabel bebas yang lain dalam model regresi saling berkorelasi linear. Uji ini bertujuan untuk menguji apakah model regresi ditemukan adanya korelasi antar variabel bebas (independen). Model regresi yang baik seharusnya tidak terjadi korelasi diantara variabel bebas. Untuk mengetahui ada tidaknya multikolinear menurut perhitungan yang dilakukan program SPSS dengan berpedoman bahwa multikolinieritas dapat dilihat dari nilai toleransinya dan lawannya variance inflation factor (VIF). Nilai cutoff yang umum dipakai untuk menunjukkan adanya multikolinieritas adalah nilai tolerance≤ 0,10 atau sama dengan nilai VIF ≥ 10 (Ghozali, 2011:106). 3. Pengujian Hipotesis Uji hipotesis bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh yang jelas dan dapat dipercaya antara variabel independen (kepuasan kerja dan beban kerja) terhadap variabel dependen (kinerja karyawan). Pengujian hipotesis menggunakan uji regresi berganda. Dalam analisis regresi, dikembangkan sebuah persamaan regresi yaitu suatu formula yang mencari nilai variabel dependen dari nilai variabel independen yang diketahui. Analisis regresi digunakan untuk tujuan peramalan, di mana dalam model tersebut ada sebuah variabel dependen dan independen. Regresi berganda digunakan jika terdapat satu variabel dependen dan dua atau lebih variabel independen.

48

Dalam penelitian ini terdapat satu variabel dependen yaitu kinerja karyawan, dua variabel independen yaitu kepuasan kerja dan beban kerja, dan variabel kontrol yang diambil dari data karakteristik responden yang meliputi usia, jenis kelamin, pendidikan, dan lama bekerja. Pengujian pengaruh kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan dengan menggunakan model regresi berganda. Persamaan statistik yang digunakan untuk menyajikan variabel kontrol yang mendukung pengaruh kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan adalah sebagai berikut: Y = σ + β1 Usia + Β2 Jenis Kelamin + Β3 Pendidikan + Β4 Lama Bekerja............................................................................ (I) Y = σ + β1 Usia + Β2 Jenis Kelamin + Β3 Pendidikan + Β4 Lama Bekerja + Β5 X1 ............................................................. (II) Y = σ + β1 Usia + Β2 Jenis Kelamin + Β3 Pendidikan + Β4 Lama Bekerja + Β5 X2 ........................................................... (III) Y = σ + β1 Usia + Β2 Jenis Kelamin + Β3 Pendidikan + Β4 Lama Bekerja + Β5 X1 + Β6 X2............................................... (IV) Keterangan: Y σ β1-6 X1 X2

: Kinerja Karyawan : Konstanta : Koefisien regresi dari tiap-tiap variabel-variabel independen : Kepuasan Kerja : Beban Kerja

Untuk mengetahui apakah variabel independen berpengaruh atau tidak terhadap variabel dependen maka dapat dilihat dari taraf signifikansinya dengan standar 5%. Apabila tingkat signifikansi yang

49

diperoleh dari hasil lebih dari 5% maka hipotesis ditolak, sebaliknya jika hasil uji hipotesis berada diantara 0-5% maka hipotesis diterima. Sementara itu, untuk melihat regresi yang dihasilkan berpengaruh positif atau negatif melalui koefisien beta (β). Apabila koefisien beta memiliki tanda minus (-) berarti pengaruh yang dihasilkan adalah negatif, sebaliknya apabila koefisien beta tidak memiliki tanda minus (-), maka arah pengaruh yang dihasilkan adalah positif (+) (Ghozali, 2011: 229). 4. Uji Delta Koefisien Determinasi (∆R2) Delta koefisien determinasi (∆R2) mengukur seberapa jauh kemampuan model dalam menerangkan variabel-variabel dependen. Penggunaan delta koefisien determinasi menghasilkan nilai yang relatif kecil dari pada nilai koefisien determinasi (R2). Nilai delta koefisien determinasi (∆R2) yang kecil disebabkan adanya varians error yang semakin besar. Varians error menggambarkan variasi data secara langsung. Semakin besar variasi data penelitian akan berdampak pada semakin besar varians error. Varians error muncul ketika rancangan kuesioner yang tidak reliabel, teknik wawancara/pengumpulan data semuanya mempunyai kontribusi pada variasi data yang dihasilkan. Dengan demikian semakin besar nilai delta koefisien determinasi (∆R2), maka variabel independen mampu memprediksi variasi variabel dependen (Suryana, 2009).

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari Yogyakarta. Hasil penelitian yang terkumpul diolah dan dianalisis dalam bab ini. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini meliputi gambaran umum obyek penelitian, analisis deskriptif, analisis regresi, dan pengujian hipotesis. Analisis ini digunakan sesuai dengan perumusan model dan permasalahan yang ada. Selain analisis tersebut pada bab ini akan menyajikan karakteristik responden, pengkategorian variabel penelitian, pengujian prasyarat analisis, dan pembahasan.

A. Gambaran Umum Obyek Penelitian PT. Merapi Agung Lestari berdiri sejak tahun 2004. Awalnya perusahaan ini bernama PR. Merapi Agung yang berada di lokasi Desa Sidorahayu, Malang. Setelah hampir dua tahun beroperasi di Malang maka pada tanggal 9 Januari 2006 PR. Merapi Agung berubah menjadi PT.Merapi Agung Lestari (PT.MAL) yang dikenal sebagai perusahaan rokok kretek di Indonesia yang berkembang dan beroperasi dengan 2 unit produksi, yaitu di Malang (Jawa Timur) dan di daerah Bantul (Yogyakarta). Hal ini dilakukan perusahaan karena perkembangan dari perusahaan itu sendiri yang ingin memiliki wadah yang mandiri dan melebarkan pangsa pasar produksinya di daerah lain. Pendirian perseroan ini telah resmi didirikan berdasarkan SIUP 50

51

No.: 517/14/35.73.311/2006 (19 Juni 2006). Semenjak saat itu kantor pusat berada di Bantul, Yogyakarta, sedangkan lokasi yang berada di Malang dijadikan sebagai kantor cabang. PT. Merapi Agung Lestari memiliki dua tipe karyawan yaitu karyawan office dan karyawan produksi. Sementara itu karyawan produksi pada PT. Merapi Agung Lestari terbagi dalam dua divisi, yaitu pada bagian penggilingan dan bagian packing. PT. Merapi Agung Lestari dalam proses produksinya mengedepankan motto 'Go Green' yang bertujuan untuk ikut melestarikan lingkungan, baik hayati maupun botani sehingga nantinya akan dicapai harmoni/suatu keselarasan lingkungan yang sinergis antara 'human personality and life of nature'. Perusahaan ini menerapkan 4 hal dalam proses produksinya, yaitu: 1. Penerapan Standard Prosedur Kerja pada setiap proses produksi 2. Recycle Support Packaging Component 3. Jamsostek 4. Reward to Social Community Produk PT.Merapi Agung Lestari berangkat dari visi manajemen untuk menghadirkan rokok kretek berkualitas tinggi ke konsumen, dengan keunggulan : 1. Penggunaan bahan baku pilihan, seperti tembakau dan cengkeh serta flavor dalam proses produksi. Keunggulannya antara lain: a. Umur saat dipanen dan proses pengeringan telah diperhitungkan dengan baik

52

b. Penyimpanan terkontrol dan kadar air terjaga c. Pemrosesan menjadi produk jadi d. Quality Control dan packaging 2.

Penerapan teknologi modern dalam proses pembuatan rokok disertai proses pengemasan yang 'smart'.

3. Penerapan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 (Sertifikat No. QM2534) untuk proses produksi. 4. Tenaga kerja yang berpengalaman.

B. Hasil Penelitian Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer. Data primer diperoleh dengan cara menyebar kuesioner kepada karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Kuesioner terkait tentang variabel kepuasan kerja, beban kerja, dan kinerja karyawan. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 92 responden. Jumlah sampel diambil berdasarkan tabel Krejcie dan Morgan dengan batas eror 5% (0,05). Jumlah item indikator yang ada dalam penelitian ini adalah 38 pernyataan, akan tetapi dikarenakan terdapat dua item yang dinyatakan gugur maka item pernyataan menjadi 36 item. 1. Hasil Uji Prasyarat Analisis Pengujian prasyarat analisis dilakukan sebelum pengujian hipotesis yang meliputi uji normalitas, uji linieritas, dan uji multikolineritas. Uji prasyarat analisis menggunakan aplikasi SPSS. Hasil uji prasyarat analisis adalah sebagai berikut:

53

a. Uji Normalitas Hasil uji normalitas dapat dilihat pada halaman 102 (terlampir). Dari hasil tersebut diketahui bahwa nilai Asymp. Sig. (2-tailed) pada variabel kepuasan kerja adalah 0,591, beban kerja adalah 0,379, dan kinerja karyawan 0,273 disimpulkan

data

tiap

dan semuanya variabel

tersebut

≥ 0,05 maka dapat berdistribusi

normal

(Hazewinkel, 2001). b. Uji Linieritas Dua variabel dikatakan mempunyai hubungan yang linier bila signifikansi lebih besar dari 0,05 (Fisher, 1970). Berdasarkan hasil uji linieritas diketahui bahwa semua variabel independen memiliki hubungan yang linier dengan variabel dependen. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa semua variabel adalah linier. Data hasil uji linieritas dapat dilihat pada tabel berikut ini Tabel 8. Hasil Uji Linieritas Variabel Signifikansi Kepuasan kerja terhadap Kinerja Karyawan 0,405 Beban Kerja terhadap Kinerja Karyawan. 0,589 Sumber: Data Primer yang diolah, tahun 2014

Keterangan Linier Linier

c. Uji Multikolinieritas Alat statistik yang sering digunakan untuk menguji gangguan multikolinearitas adalah Variance Inflation Faktor (VIF) dan nilai tolerance. Apabila nilai tolerance di atas 0,1 dan nilai VIF di bawah 10

54

maka tidak terjadi multikolinieritas (Frisch dalam Strom, 1998). Hasil uji prasyarat multikolinieritas dapat dilihat pada tabel 9 berikut. Tabel 9. Hasil Uji Multikolinearitas Variabel Tolerance VIF Kesimpulan Kepuasan Kerja 0,758 1,320 Tidak terjadi multikolinieritas Beban Kerja 0,758 1,320 Tidak terjadi multikolinieritas Sumber: Data Primer yang diolah, tahun 2014

2. Hasil Analisis Deskriptif a. Analisis Karakteristik Responden Karakteristik responden yang dianalisis dalam penelitian ini meliputi identitas diri yang terdiri dari usia, jenis kelamin, pendidikan, dan lama bekerja. Hasil analisis dari keempat variabel tersebut disajikan pada tabel-tabel dan kesimpulan berikut ini. 1) Usia Deskripsi karakteristik responden berdasarkan usia dapat dilihat pada tabel dibawah ini: Tabel 10. Karakteristik Responden berdasarkan Usia Umur Frekuensi Persentase 20-24 tahun 34 37% 25-29 tahun 32 34,8% 30-34 tahun 19 20,7% >34 tahun 7 7,6% Total 92 100% Sumber: Data Primer yang diolah, tahun 2014 Berdasarkan

hasil

jawaban

responden

terdapat

34

responden yang memiliki umur antara 20-24 tahun (37%), sejumlah 32 responden memiliki umur antara 25-29 tahun (34,8%),

55

sejumlah 19 responden memiliki umur antara 30-34 tahun (20,7%), dan sejumlah 7 responden memiliki umur diatas 34 tahun (7,6%). Jadi dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden

memiliki

umur 20-24 tahun. 2) Jenis Kelamin Hasil frekuensi jawaban responden berdasarkan jenis kelamin menunjukkan bahwa seluruh responden berjenis kelamin wanita, yaitu sebanyak 92 responden (100%). 3) Pendidikan Deskripsi karakteristik responden berdasarkan pendidikan dapat ditunjukkan pada tabel berikut: Tabel 11. Karakteristik Responden berdasarkan Pendidikan Pendidikan Terakhir Frekuensi SD 5 SMP 35 SMA 52 Total 92 Sumber: Data Primer yang diolah, tahun 2014

Persentase 5,4% 38% 56,5% 100%

Berdasarkan hasil jawaban responden terdapat 5 responden berpendidikan SD (5,4%), sejumlah 35 responden berpendidikan SMP (38%), sejumlah 52 responden berpendidikan SMA (56,5%). Jadi dapat disimpulkan dari data di atas bahwa mayoritas responden memiliki pendidikan terakhir SMA. 4) Lama Bekerja Deskripsi karakteristik responden berdasarkan lama bekerja dapat dilihat pada tabel berikut ini.

56

Tabel 12. Karakteristik Responden berdasarkan Lama Bekerja Lama Bekerja Frekuensi 1-4 tahun 34 5-8 tahun 58 Total 92 Sumber: Data Primer yang diolah, tahun 2014 Berdasarkan

hasil

jawaban

responden

Persentase 37% 63% 100%

terdapat

34

responden memiliki masa kerja 1-4 tahun (37%), sejumlah 58 responden memiliki masa kerja 5-8 tahun (63%). Jadi dapat disimpulkan bahwa mayoritas responden telah memiliki masa kerja selama 5-8 tahun.

b. Analisis Deskripsi Kategori Variabel 1) Kepuasan Kerja Hasil analisis deskriptif pada variabel kepuasan kerja diperoleh nilai minimum sebesar 59,00, nilai maksimum sebesar 83,00, nilai mean 70,0870, nilai standar deviasi 0,4916. Selanjutnya

data

kepuasan

kerja

dikategorikan

dengan

menggunakan skor rata-rata (M) dan simpangan baku (SD). Jumlah butir pertanyaan untuk variabel kepuasan kerja sebanyak 19 pertanyaan yang masing-masing mempunyai skor 1, 2, 3, 4, 5. Kategorisasi untuk variabel kepuasan kerja disajikan pada tabel berikut ini.

57

Tabel 13. Kategorisasi Variabel Kepuasan Kerja Kategori Interval Skor Frekuensi Persentase Tinggi X ≥ 75,00 22 23,9% Sedang 65,17 ≤ X < 75,00 53 57,6% Rendah X < 65,17 17 18,5% 92 100% Jumlah Sumber: Data Primer yang diolah, tahun 2014 Dari tabel di atas terlihat bahwa mayoritas responden memberikan penilaian terhadap variabel kepuasan kerja dalam kategori sedang yaitu sebanyak 53 responden (57,6%), responden yang memberikan penilaian terhadap variabel kepuasan kerja dalam kategori tinggi sebanyak 22 responden (23,9%), dan responden yang memberikan penilaian terhadap variabel kepuasan kerja dalam kategori rendah sebanyak 17 responden (18,5%). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden telah terpenuhi unsur-unsur kepuasan kerja dalam bekerja pada PT. Merapi Agung Lestari. 2) Beban Kerja Hasil analisis deskriptif pada variabel beban kerja diperoleh nilai minimum sebesar 25,00, nilai maksimum sebesar 41,00, nilai mean 31,7717, nilai standar deviasi 0,2559. Selanjutnya data beban kerja dikategorikan dengan menggunakan skor rata-rata (M) dan simpangan baku (SD). Jumlah butir pertanyaan untuk variabel beban

kerja

sebanyak

9

pertanyaan

yang

masing-masing

mempunyai skor 1, 2, 3, 4, 5. Kategorisasi untuk variabel beban kerja disajikan pada tabel berikut ini.

58

Tabel 14. Kategorisasi Variabel Beban Kerja Kategori Interval Skor Frekuensi Tinggi X ≥ 34,33 14 Sedang 29,21 ≤ X < 34,33 58 Rendah X < 29,21 20 92 Jumlah Sumber: Data Primer yang diolah, tahun 2014

Persentase 15,2% 63,0% 21,7% 100%

Dari tabel 14 terlihat bahwa mayoritas responden memberikan penilaian terhadap variabel beban kerja dalam kategori sedang yaitu sebanyak 58 responden (63,0%), responden yang memberikan penilaian terhadap variabel beban kerja dalam kategori rendah sebanyak 20 responden (21,7%), dan responden yang memberikan penilaian terhadap variabel beban kerja dalam kategori tinggi sebanyak 14 responden (15,2%). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden merasa tercukupi dengan beban kerja yang diterapkan PT. Merapi Agung Lestari. 3) Kinerja Karyawan Hasil analisis deskriptif pada variabel kinerja karyawan diperoleh nilai minimum sebesar 25,00, nilai maksimum sebesar 36,50, nilai mean 30,5598, nilai standar deviasi 0,2167. Selanjutnya

data

kinerja

karyawan

dikategorikan

dengan

menggunakan skor rata-rata (M) dan simpangan baku (SD). Jumlah butir pertanyaan untuk variabel kinerja karyawan sebanyak 8 pertanyaan yang masing-masing mempunyai skor 1, 2, 3, 4, 5. Kategorisasi untuk variabel kinerja karyawan disajikan pada tabel berikut ini.

59

Tabel 15. Kategorisasi Variabel Kinerja Karyawan Kategori Interval Skor Frekuensi Tinggi X ≥ 32,73 12 Sedang 28,39 ≤ X < 32,73 69 Rendah X < 28,39 11 92 Jumlah Sumber: Data Primer yang diolah, tahun 2014

Persentase 13,0% 75,0% 12,0% 100%

Dari tabel di atas terlihat bahwa mayoritas responden memberikan penilaian terhadap variabel kinerja karyawan dalam kategori sedang yaitu sebanyak 69 responden (75,0%), responden yang memberikan penilaian terhadap variabel kinerja karyawan dalam kategori tinggi sebanyak 12 responden (13,0%), dan responden yang memberikan penilaian terhadap variabel kinerja karyawan dalam kategori rendah sebanyak 11 responden (12,0%). Dapat disimpulkan bahwa sebagian besar responden memiliki kinerja yang relatif baik dalam bekerja di PT. Merapi Agung Lestari. 3. Pengujian Hipotesis Pengujian hipotesis dilakukan untuk menguji hipotesis yang diajukan. Hipotesis yang diajukan dalam penelitian ini terkait variabel kepuasan kerja, beban kerja terhadap kinerja karyawan. Analisis regresi berganda dipilih untuk menganalisis pengajuan hipotesis dalam penelitian ini. Berikut ini hasil analisis regresi berganda yang dilakukan dengan menggunakan program SPSS 20.00 for Windows.

60

Tabel 16. Rangkuman Hasil Analisis Regresi, kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan. Independent Variabel

Variabel Kontrol Usia Pendidikan Lama Bekerja

Kinerja Karyawan Model 1 Model 2 Model 3 Model 4 (β) (β) (β) (β)

0,347** 0,362** 0,294**

Kepuasan Kerja Beban Kerja R2 ∆R2

0,245** 0,204** 0,294**

0,284** 0,217** 0,266**

0,228** 0,142** 0,273**

0,427**

0,275* 0,331*

0,402*

0,536 0,659 0,687 0,536** 0,123* 0,151** Sumber: Data Primer yang diolah, tahun 2014

0,737 0,017**

**p<0.01; *p<0.05. a. Uji Hipotesis I Hipotesis pertama dalam penelitian ini adalah kepuasan kerja memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Ringkasan hasil analisis regresi dengan menggunakan program SPSS dapat dilihat pada tabel 16. Berdasarkan tabel 16, diketahui bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dengan nilai (β) sebesar 0,402 (*p<0.05; p=0,000). Kemampuan kepuasan kerja untuk memprediksi kinerja karyawan sebesar (∆R2) 0,123**. Maka dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Merapi Agung Lestari. Sehingga dapat dinyatakan bahwa hipotesis pertama diterima.

61

b. Uji Hipotesis II Hipotesis kedua dalam penelitian ini adalah beban kerja memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Ringkasan hasil analisis regresi dengan menggunakan progam SPSS 20.00 for Windows dapat dilihat pada tabel 16. Berdasarkan tabel 16, diketahui bahwa beban kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan dengan nilai (β) sebesar 0,427 (**p<0.01; p=0,000). Kemampuan beban kerja untuk memprediksi kinerja karyawan sebesar (∆R2) 0,151**. Maka dapat disimpulkan bahwa beban kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan pada PT. Merapi Agung Lestari. Sehingga dapat dinyatakan bahwa hipotesis kedua diterima. c. Uji Hipotesis III Hipotesis ketiga dalam penelitian ini adalah kepuasan kerja dan beban kerja memiliki pengaruh positif terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Ringkasan hasil analisis regresi berganda dengan menggunakan progam SPSS 20.00 for Windows dapat dilihat pada tabel 16. Berdasarkan tabel 16, diketahui bahwa kepuasan kerja dengan nilai (β) sebesar 0,275 (*p<0.05;p=0,000) dan beban kerja dengan nilai (β) sebesar 0,331 (*p<0.05; p=0,000) berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Kemampuan kepuasan kerja dan beban kerja untuk memprediksi kinerja karyawan sebesar (∆R2) 0,017**. Dengan demikian maka dapat disimpulkan bahwa kepuasan kerja dan

62

beban kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Maka dapat dinyatakan bahwa hipotesis ketiga diterima. Tabel 17. Ringkasan Hasil Hipotesis No Hipotesis Hasil 1. Kepuasan kerja memiliki pengaruh positif Terbukti terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. 2. Beban kerja memiliki pengaruh positif terhadap Terbukti kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. 3. Kepuasan kerja dan beban kerja memiliki Terbukti pengaruh positif terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Sumber: Data Primer yang diolah, tahun 2014

C. Pembahasan Penelitian ini

dilakukan untuk

membahas

faktor-faktor

yang

mempengaruhi kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Faktor-faktor itu terbatas pada faktor kepuasan kerja dan beban kerja. Berdasarkan analisis deskriptif pada variabel kepuasan kerja responden memberikan penilaian terhadap variabel kepuasan kerja dalam kategori tinggi yaitu sebanyak 22 responden (23,9%), kategori sedang sebanyak 53 responden (57,6%), dan kategori rendah sebanyak 17 responden (18,5%). Penilaian responden terhadap variabel kepuasan kerja dalam kategori sedang, hal ini berarti bahwa kepuasan terhadap gaji, kepuasan terhadap promosi, kepuasan terhadap rekan kerja, dan kepuasan terhadap supervisor yang dirasakan karyawan PT. Merapi Agung Lestari cukup terpenuhi.

63

Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel kepuasan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Pengaruh kepuasan kerja terhadap kinerja karyawan dapat dijelaskan dengan beberapa faktor. Skor tertinggi indikator kepuasan kerja terdapat pada indikator kepuasan terhadap gaji. Sistem pemberian gaji pada PT. Merapi Agung Lestari dihitung berdasarkan target kerja yang telah dicapai karyawan. Jadi besaran gaji pokok yang akan diterima karyawan itu berdasarkan hitungan jumlah target kerja yang dapat diselesaikan oleh karyawan. Selain itu PT. Merapi Agung Lestari memberikan tambahan bonus bagi karyawan yang dapat menyelesaikan pekerjaan melebihi target kerja yang ditetapkan perusahaan. Berdasarkan hasil penelitian ini diketahui bahwa karyawan PT. Merapi Agung Lestari merasa puas dengan gaji yang diterimanya. Skor terendah terdapat pada indikator kepuasan terhadap promosi. Hal ini menunjukkan bahawa karyawan PT. Merapi Agung Lestari merasa bahwa kesempatan promosi yang diberikan oleh PT. Merapi Agung Lestari belum sesuai dengan yang diharapkan. Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian Prayuginingsih (2011), yang meneliti tentang “Pengaruh Motivasi dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Buruh Wanita di Gudang Tembakau Tempu Rejo Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember”. Penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat hubungan positif antara variabel bebas (kepuasan kerja) terhadap variabel terikat (kinerja karyawan).

64

Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif antara persepsi karyawan terhadap beban kerja terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Berdasarkan hasil analisis deskriptif pada variabel beban kerja sebanyak 14 responden (15,2%) memberikan nilai dalam kategori tinggi, kategori sedang sebanyak 58 responden (63,0%), dan kategori rendah sebanyak 20 responden (21,7%). Penilaian responden dalam variabel beban kerja dalam kategori sedang, hal ini berarti bahwa pandangan karyawan mengenai target yang harus dicapai, kondisi pekerjaan, dan standar pekerjaan dalam PT. Merapi Agung Lestari cukup terpenuhi. Pengaruh beban kerja terhadap kinerja karyawan dapat dijelaskan dengan beberapa faktor. Pada variabel beban kerja skor tertinggi terdapat pada indikator target yang harus dicapai. Sedangkan skor terendah terdapat pada indikator standar pekerjaan. Hal menunjukkan bahwa perusahaan rokok seperti PT. Merapi Agung Lestari, yang menentukan kinerja dan upah seorang karyawan berdasarkan target kerja yang dicapai, sehingga karyawan memiliki penilaian yang positif mengenai sejumlah tuntutan tugas atau kegiatan yang harus ia selesaikan dalam waktu tertentu. Apabila karyawan tersebut memiliki persepsi yang positif maka mereka akan menganggap beban kerja sebagai tantangan dalam bekerja sehingga mereka lebih bersungguh-sungguh dalam bekerja dan menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi dirinya maupun perusahaan tempat bekerja. Sebaliknya jika persepsi negatif yang muncul maka beban kerja dianggap sebagai tekanan kerja sehingga dapat

65

mempengaruhi kinerja karyawan, memiliki dampak negatif bagi dirinya maupun perusahaan tempat bekerja. Secara keseluruhan dapat dilihat bahwa mayoritas karyawan bagian produksi PT. Merapi Agung Lestari memiliki pandangan yang positif mengenai beban kerjanya. Positifnya persepsi terhadap beban kerja akan mempengaruhi tingginya kinerja karyawan. Semakin positif persepsi terhadap beban kerja karyawan maka semakin tinggi kinerja karyawan. Hasil penelitian ini konsisten dengan penelitian Ardianto (2010) yang meneliti tentang “Pengaruh Kompensasi, Supervisi, Beban Kerja dan Kelompok Kerja Terhadap Kinerja Melalui Mediasi Variabel Kepuasan Kerja Karyawan (Studi Kasus pada Karyawan Bagian Produksi PT. FUMIRA)” yang menyatakan bahwa kebijakan beban kerja yang ditetapkan perusahaan berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Selanjutnya penelitian ini juga menunjukkan bahwa terdapat pengaruh positif kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai untuk signifikansi antara variabel kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan yaitu sebesar 0,000 < 0,05 sehingga hipotesis pada penelitian ini diterima dan Ho ditolak. Artinya ada pengaruh kepuasan kerja dan beban kerja terhadap kinerja karyawan secara simultan. Jadi semakin karyawan merasa puas dan semakin positif persepsi mengenai beban kerja mereka, maka akan semakin meningkatkan kinerja mereka.

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN

A. Kesimpulan Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, maka kesimpulan yang didapatkan dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: 1. Kepuasan kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Hal ini dapat dibuktikan dengan melihat jawaban responden yang telah diteliti yaitu dapat di kemukakan bahwa kepuasan kerja dapat digunakan sebagai indikator peningkatan kinerja individu karyawan. Berdasarkan hasil statistik dapat diketahui bahwa kepuasan kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan sebesar (β)0,402(*p<0.05; p=0,000). Kontribusi kepuasan kerja untuk menjelaskan kinerja karyawan sebesar (∆R2) 0,123**. Jadi jika karyawan PT. Merapi Agung Lestari terpenuhi aspek-aspek yang mempengaruhi kepuasan kerja, maka kinerja karyawan akan mengalami peningkatan. 2. Beban kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Dari hasil analisis regresi dapat disimpulkan pula bahwa hipotesis kedua diterima. Hal ini terjadi karena PT. Merapi Agung Lestari menerapkan sistem pengupahan berdasarkan target kerja yang dicapai karyawan. Berdasalkan hasil statistik dapat diketahui bahwa beban kerja berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan sebesar (β)0,427 (**p<0.01; p=0,000). Kontribusi beban kerja

66

67

untuk menjelaskan kinerja karyawan sebesar (∆R2) 0,151**. Jadi dengan adanya beban kerja yang tinggi, maka karyawan dituntut untuk memberikan kinerja yang tinggi pula. 3. Kepuasan kerja dan beban kerja memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan PT. Merapi Agung Lestari. Sehingga dapat disimpulkan pula hipotesis ketiga diterima. Dengan kepuasan kerja yang tinggi, hal ini tentunya baik bagi organisasi. Karyawan yang merasa puas akan memililki dedikasi dan semangat tinggi sehingga kinerjanya akan meningkat. Beban kerja yang sesuai dengan keadaan karyawan dapat meningkatkan kinerja karyawan. Berdasarkan hasil statistik, diketahui bahwa kepuasan kerja (β)0,275(*p<0.05;p=0,000) dan beban kerja (β)0,331 (*p<0.05; p=0,000) berpengaruh positif terhadap kinerja karyawan. Kontribusi kepuasan kerja dan beban kerja untuk menjelaskan kinerja karyawan sebesar (∆R2) 0,017**. B. Saran Berdasarkan

hasil

penelitian

yang

telah

dilakukan,

peneliti

memberikan beberapa saran kepada PT. Merapi Agung Lestari agar lebih memperhatikan aspek-aspek yang dapat meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Karena kepuasan kerja dari hasil analisis sebagian besar masih dalam kategori sedang. Hal tersebut penting karena kepuasan kerja yang baik mampu meningkatkan kinerja karyawan. Mengacu pada nilai skor kepuasan kerja baik dalam kepuasan terhadap gaji, promosi, rekan kerja dan supervisor maka skor terendah terdapat pada indikator kepuasan terhadap promosi. Meski

68

kesempatan promosi di perusahaan ini terbilang jarang, atasan harus mempromosikan karyawan dengan melihat faktor-faktor evaluasi kinerja, dan kemampuan dari karyawan. Sehingga penilaian yang subyektif dan pemilihan berdasarkan faktor kedekatan seperti itu seharusnya tidak dilakukan. Untuk skor tertinggi terdapat pada kepuasan terhadap gaji. Oleh karena itu, perusahaan harus mempertahankan sistem pengupahan yang berdasarkan target kerja, karena sebagian besar karyawan telah merasa puas. Selain itu, untuk meningkatkan kepuasan kerja perusahaan dapat melakukan kegiatan outbond bersama dengan karyawan agar meningkatkan kondisi lingkungan kerja yang penuh kebersamaan dan saling mendukung antar rekan kerja. Melakukan training terhadap supervisor untuk meningkatkan kemampuan supervisi agar supervisor dapat meningkatkan kinerja karyawan. Perusahaan sebaiknya mempertahankan sistem pengupahan dan penilaian kinerja berdasarkan beban kerja yang dicapainya. Karena apabila seorang karyawan memiliki beban kerja yang tinggi maka akan menghasilkan kinerja karyawan yang tinggi pula dan begitu pun sebaliknya. Mengacu pada nilai skor beban kerja maka indikator terendah adalah standar pekerjaan. Perusahaan sebaiknya menciptakan suasana tempat kerja yang lebih baik agar karyawan dapat menikmati pekerjaannya. Hal ini dapat memicu karyawan untuk meningkatkan standar pekerjaannya. Untuk skor tertinggi adalah target yang dicapai. Dengan demikian perusahaan sebaiknya mempertahankan target yang telah ditentukan, agar hasil kerja karyawan tidak mengalami penurunan.

69

Nilai terendah untuk kinerja adalah ketepatan. Perusahaan sebaiknya mendorong

agar

karyawan

dapat

meningkatkan

ketepatan

dalam

menyelesaikan pekerjaan. Hal ini dapat berpengaruh pada efisiensi perusahaan.

Menyangkut

disiplin

kerja,

sebaiknya

pimpinan

perlu

mengefektifkan fungsi pengawasan serta pemberian reward and punishment yang objektif dan transparan kepada karyawan, sehingga karyawan menjadi lebih baik dalam mengoptimalkan waktu dalam menyelesaikan pekerjaan pada masa yang akan datang.

DAFTAR PUSTAKA

Ardianto, Elif . (2010). Pengaruh Kompensasi, Supervisi, Beban Kerja dan Kelompok Kerja Terhadap Kinerja Melalui Mediasi Variabel Kepuasan Kerja Karyawan (Studi Kasus pada Karyawan Bagian Produksi PT. FUMIRA). Skripsi. Universitas Diponegoro, Semarang. Berghe, J. V. (2001). Job Satisfaction and Job Performance at the Work Place. Degree Thesis. Arcada. Bernardin H., John and Russel, Joyce C.A. (1993). Human Resources Management: An Experimental Approach. Singapura: Mc. Graw Hill Inc. Brahmasari, I. A. & Suprayetno A. (2008). Pengaruh Motivasi Kerja, Kepemimpinan dan Budaya Organisasi Terhadap Kepuasan Kerja Karyawan serta Dampaknya pada Kinerja Perusahaan (Studi kasus pada PT. Pei Hai International Wiratama Indonesia). Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, Vol.10, No.2, Surabaya. Dessler, G. (2000). Manajemen Personalia. Jakarta: Prehalindo. Ferdinand, A. (2002). Structural Equation Modelling Dalam Peneltian. Manajemen. Edisi 2. Semarang: Seri Pustaka Kunci 03/BP UNDIP. Fondi, A. (2010). Pengaruh Kepuasan Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Bagian Produksi Mie Instan Pada PT. Indofood Sukses Makmur Cabang Pekanbaru. Skripsi. Universitas Islam Riau, Pekanbaru. Ghozali, I. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 19. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Gibson, R. (2002). Perilaku Organisasi (Konsep, Kontroversi, dan Aplikasi). Jakarta: Prenhalindo. Handoko, H. T. (2000). Manajemen Personalia dan Sumberdaya Manusia, Edisi II, Cetakan Keempat Belas. Yogyakarta: BPFE.

70

71

Hasibuan, S. P. (2007). Manajemen Sumber Daya Manusia, Cetakan kesembilan. Jakarta: PT Bumi Aksara. Kreitner R. & Kinicki, A. (2001). Organizational behavior. Fifth Edition,. International Edition, Mc graw-Hill Companies, Inc. Luthans, F. (2006). Perilaku Organisasi 10th. Edisi Indonesia. Yogyakarta: Penerbit ANDI. Mangkuprawira, S. & Hubeis, A.V. (2007). Manajemen Mutu Sumber Daya Manusia. Bogor: Ghalia Indonesia. Mangkunegara, A. P. (2005). Evaluasi Kinerja Sumber Daya Manusia. Bandung: Refika Aditama. Mas’ud, Fuad. (2004). Survai Diagnosis Organisasional, Konsep & Aplikasi. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro. Menpan. 1997. Definisi Beban Kerja. http://www.bkn.go.id. (diakses pada tanggal 6 Juni 2014). Moenir, H.A.S, Drs. (2001). Pendekatan Manusiawi dalam Organisasi Terhadap. Pembinaan Pegawai. Jakarta: Penerbit Gunung Agung. Permendagri. (2008). Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 12/2008 tentang Pedoman Analisis Beban Kerja Di Lingkungan Departemen Dalam Negeri Dan Pemerintah Daerah http://ebookbrowse.com/permendagri-no-12-tahun2008-tentang-pedoman-analisis-beban-kerja-dilingkungandepdagri-pemdapdf-d327286472. Diakses tanggal 6 Juni 2014. Prawirosentono, S. (2008). Yogyakarta: BPFE.

Kebijakan

Kinerja

Karyawan.

Prayuginingsih (2011). Pengaruh Motivasi dan Kepuasan Kerja terhadap Kinerja Buruh Wanita di Gudang Tembakau Tempu Rejo Kecamatan Pakusari Kabupaten Jember. Jurnal Agritech, Vol 13, No 1. Prihatini. (2007). Analisis Hubungan beban Kerja dengan Stres Kerja Perawat di Tiap Ruang Rawat Inap RSUD Sidikalang. Tesis Sekolah Pascasarjana. USU, Medan.

72

Putra, A. S. (2012). Analisis Pengaruh Beban Kerja Terhadap Kinerja Karyawan Divisi Marketing dan Kredit PT. WOM Finance Cabang Depok. Skripsi. Institut Pertanian Bogor. Retnaningsih, Sudarwanti. (2007). Analisis Pengaruh Keadilan Kompensasi, Peran Kepemimpinan, Kepuasan Kerja dan Komitmen Organisasi terhadap Kinerja Karyawan Pada Sentral Pengolahan Pos Semarang. Skripsi. Universitas Diponegoro, Semarang. Riduwan. (2002). Skala Bandung: Alfabeta.

Pengukuran

Variabel

Penelitian.

Rivai, V. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Perusahaan Dari Teori ke. Praktik. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. Robbins, S. P. (2003). Perilaku Organisasi, Jilid 2. Jakarta: PT. Indeks Kelompok Gramedia. Robert L. M. & John H. J. (2006). Human Resources Management, Edisi sepuluh. Jakarta: Salemba. Shah, S. S. H. et al. (2011). Workload and Performance of Employees. Interdisciplinary Journal of Contemporary Research in Business. Vol 3, No. 5. Simamora, H. (2004). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Ke-3. Yogyakarta: STIE YKPN. Sugiyono. (1999). Statistika Untuk Penelitian. Bandung: Alfabeta. Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif Dan R&D. Bandung: Alfa Beta. Tsui, A. S. et al. (1997). Alternative Approaches to the EmployeeOrganization Relationship: Does Investment in Employees Pay Off?. ACAD MANAGE J October 1, 1997 vol. 40 no. 5 1089-1121. Velawati, I.A. (2007). Pengaruh Kepuasan Kerja Dan Komitmen Organisasional Terhadap Prestasi Kerja Karyawan CV. Tani Jaya Perkasa Grobogan. Skripsi. Universitas Katolik Soegijapranata, Semarang.

73

Watson, A. M., Thompson, L. F. & Meade, A. W. (2007). Measurement invariance of the job satisfaction survey across work contexts. Journal Society for Industrial and Organizational Psychology, New York, p.1-17. Wibowo. (2007). Manajemen Kinerja. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

LAMPIRAN

74

75

1. Kuesioner Validitas dan Reliabilitas

PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. MERAPI AGUNG LESTARI

Dalam rangka memenuhi tugas akhir skripsi di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta, bersama ini dengan hormat kami memohon kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk menjadi responden penelitian kami. Kuesioner ini merupakan instrumen penelitian yang dilakukan oleh : Peneliti NIM Jurusan Fakultas Perguruan Tinggi

: Febri Furqon Artadi : 10408141043 : Manajemen : Ekonomi : Universitas Negeri Yogyakarta

Kami mohon bantuannya untuk mengisi angket ini sesuai dengan yang Bapak/Ibu/Saudara/Saudari rasakan saat ini apa adanya. Saya sangat menghargai kejujuran Anda dalam mengisi kuesioner ini dan akan menjamin kerahasiaannya. Semoga hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan bagi perusahaan dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya manusia. Atas kerjasama dan bantuan Anda, saya ucapkan terima kasih. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, dapat menghubungi HP. 08562928295. Petunjuk Pengisian Isilah dengan memberi tanda check list ( √ ) pada kuisioner jawaban yang telah tersedia disetiap pertanyaan tersebut. STS : Sangat Tidak Setuju (1) TS : Tidak Setuju (2) C : Cukup Setuju (3) S : Setuju (4) SS : Sangat Setuju (5)

76

Identitas Responden Nama

: ………………………….

Usia

: ………..

Jenis Kelamin

: a. Pria b. Wanita (silang salah satu)

Pendidikan Terakhir

: a. SD b. SMP c. SMA d. D3 e. S1 (silang salah satu)

Lama Bekerja

: ……….. Kepuasan Kerja

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20

Pertanyaan Perusahaan memberikan gaji sesuai dengan kinerja saya Gaji saya cukup mengingat tanggung jawab yang saya pikul Tunjangan yang saya terima dari perusahaan sesuai Perusahaan memberikan gaji tepat waktu Perusahaan dalam memberikan gaji tidak membedabedakan karyawan satu dengan karyawan lain Promosi sering terjadi di perusahaan saya Jika saya melaksanakan pekerjaan dengan baik maka saya akan dipromosikan di perusahaan Karyawan yang dipromosikan harus sesuai dengan syaratsyarat yang layak untuk dipromosikan Karyawan yang dipromosikan bisa dipertanggung jawabkan pada perusahaan Promosi diberikan pada karyawan yang berprestasi. Rekan kerja saya memberikan dukungan Rekan kerja bisa diajak bekerja sama dengan baik Rekan kerja terkadang mau mendengarkan keluh kesah saya dalam masalah pekerjaan Saya menikmati bekerja dengan teman teman kerja Rekan kerja saya dapat dipercaya dan memiliki tanggung jawab terhadap pekerjaan Supervisor/atasan mempunyai motivasi yang tinggi terhadap karyawan Supervisor/atasan tidak mengekang dalam pekerjaan Keadilan pimpinan terhadap karyawan Hubungan atasan dengan karyawan sangat baik Pimpinan perhatian terhadap karyawan

STS

TS

C

S

SS

77

Beban Kerja No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10

Pertanyaan STS Jumlah pegawai yang ada saat ini sudah cukup untuk menangani pekerjaan yang ada Target yang harus saya capai dalam pekerjaan sudah jelas Waktu untuk menyelesaikan pekerjaan saya sudah cukup Saya selalu mengerjakan pekerjaan yang sama tiap harinya Saya harus bekerja sangat cepat untuk menyelesaikan pekerjaan saya Pada saat jam istirahat saya juga mengerjakan pekerjaan saya Pada saat-saat tertentu saya menjadi sangat sibuk dengan pekerjaan saya Saya dapat menikmati pekerjaan yang saya lakukan Beban kerja saya sehari-hari sudah sesuai dengan standar pekerjaan saya Saya dapat meninggalkan kantor ketika waktu kerja telah selesai

TS

C

S

SS

TS

C

S

SS

Kinerja No 1 2 3 4 5 6 7 8

Pertanyaan Kuantitas kerja saya melebihi rata-rata karyawan lain Kualitas kerja saya jauh lebih baik dari karyawan lain Efisiensi kerja saya melebihi rata-rata karyawan lain Saya berusaha dengan lebih keras daripada yang seharusnya Saya memegang standar professional yang tinggi Saya mempunyai kemampuan yang baik untuk melaksanakan pekerjaan Saya memiliki ketepatan yang bagus dalam melaksanakan pekerjaan Kreativitas saya dalam melaksanakan pekerjaan utamanya adalah baik

STS

Terima Kasih Atas Perhatian Anda

78

2. Kuesioner Penelitian PENGARUH KEPUASAN KERJA DAN BEBAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. MERAPI AGUNG LESTARI

Dalam rangka memenuhi tugas akhir skripsi di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Yogyakarta, bersama ini dengan hormat kami memohon kesediaan Bapak/Ibu/Saudara/Saudari untuk menjadi responden penelitian kami. Kuesioner ini merupakan instrumen penelitian yang dilakukan oleh : Peneliti NIM Jurusan Fakultas Perguruan Tinggi

: Febri Furqon Artadi : 10408141043 : Manajemen : Ekonomi : Universitas Negeri Yogyakarta

Kami mohon bantuannya untuk mengisi angket ini sesuai dengan yang Bapak/Ibu/Saudara/Saudari rasakan saat ini apa adanya. Saya sangat menghargai kejujuran Anda dalam mengisi kuesioner ini dan akan menjamin kerahasiaannya. Semoga hasil penelitian ini dapat dijadikan masukan bagi perusahaan dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya manusia. Atas kerjasama dan bantuan Anda, saya ucapkan terima kasih. Jika ada pertanyaan lebih lanjut, dapat menghubungi HP. 08562928295. Petunjuk Pengisian Isilah dengan memberi tanda check list ( √ ) pada kuisioner jawaban yang telah tersedia disetiap pertanyaan tersebut. STS : Sangat Tidak Setuju (1) TS : Tidak Setuju (2) C : Cukup Setuju (3) S : Setuju (4) SS : Sangat Setuju (5)

79

Identitas Responden Nama

: ………………………….

Usia

: ………..

Jenis Kelamin

: a. Pria b. Wanita (silang salah satu)

Pendidikan Terakhir

: a. SD b. SMP c. SMA d. D3 e. S1 (silang salah satu)

Lama Bekerja

: ……….. Kepuasan Kerja

No Pertanyaan 1 Perusahaan memberikan gaji sesuai dengan kinerja saya 2 Gaji saya cukup mengingat tanggung jawab yang saya pikul 3 Tunjangan yang saya terima dari perusahaan sesuai 4 Perusahaan memberikan gaji tepat waktu 5 Perusahaan dalam memberikan gaji tidak membedabedakan karyawan satu dengan karyawan lain 6 Promosi sering terjadi di perusahaan saya 7 Jika saya melaksanakan pekerjaan dengan baik maka saya akan dipromosikan di perusahaan 8 Karyawan yang dipromosikan harus sesuai dengan syaratsyarat yang layak untuk dipromosikan 9 Karyawan yang dipromosikan bisa dipertanggung jawabkan pada perusahaan 10 Rekan kerja saya memberikan dukungan 11 Rekan kerja bisa diajak bekerja sama dengan baik 12 Rekan kerja terkadang mau mendengarkan keluh kesah saya dalam masalah pekerjaan 13 Saya menikmati bekerja dengan teman teman kerja 14 Rekan kerja saya dapat dipercaya dan memiliki tanggung jawab terhadap pekerjaan 15 Supervisor/atasan mempunyai motivasi yang tinggi terhadap karyawan 16 Supervisor/atasan tidak mengekang dalam pekerjaan 17 Keadilan pimpinan terhadap karyawan 18 Hubungan atasan dengan karyawan sangat baik 19 Pimpinan perhatian terhadap karyawan

STS

TS

C

S

SS

80

Beban Kerja No Pertanyaan STS 1 Jumlah pegawai yang ada saat ini sudah cukup untuk menangani pekerjaan yang ada 2 Target yang harus saya capai dalam pekerjaan sudah jelas 3 Waktu untuk menyelesaikan pekerjaan saya sudah cukup 4 Saya selalu mengerjakan pekerjaan yang sama tiap harinya 5 Pada saat jam istirahat saya juga mengerjakan pekerjaan saya 6 Pada saat-saat tertentu saya menjadi sangat sibuk dengan pekerjaan saya 7 Saya dapat menikmati pekerjaan yang saya lakukan 8 Beban kerja saya sehari-hari sudah sesuai dengan standar pekerjaan saya 9 Saya dapat meninggalkan kantor ketika waktu kerja telah selesai

TS

C

S

SS

TS

C

S

SS

Kinerja No 1 2 3 4 5 6 7 8

Pertanyaan Kuantitas kerja saya melebihi rata-rata karyawan lain Kualitas kerja saya jauh lebih baik dari karyawan lain Efisiensi kerja saya melebihi rata-rata karyawan lain Saya berusaha dengan lebih keras daripada yang seharusnya Saya memegang standar professional yang tinggi Saya mempunyai kemampuan yang baik untuk melaksanakan pekerjaan Saya memiliki ketepatan yang bagus dalam melaksanakan pekerjaan Kreativitas saya dalam melaksanakan pekerjaan utamanya adalah baik

STS

Terima Kasih Atas Perhatian Anda

81

3. Data Validitas dan Reliabilitas

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37

1 3 2 3 4 2 3 2 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 2 4 4 5 2 3 3 4 4 4 5 2 4 4

2 3 2 3 4 2 3 2 4 4 4 4 4 4 4 4 2 2 2 2 3 2 3 4 2 4 4 5 2 4 3 4 4 4 5 2 4 4

3 2 3 4 3 4 3 3 4 4 4 4 5 3 4 4 3 3 2 4 2 3 4 4 2 4 4 5 2 4 3 4 4 4 5 2 4 4

4 2 3 4 3 4 3 3 4 4 4 4 5 3 4 4 3 3 2 4 4 4 4 4 2 4 4 5 2 4 3 4 4 4 5 2 4 4

5 2 3 2 3 4 3 3 4 4 4 4 2 3 4 4 3 3 2 4 2 2 2 4 2 3 3 4 3 4 4 4 4 4 5 2 4 4

6 3 2 3 4 2 3 2 4 4 4 4 4 4 4 4 2 2 2 5 3 4 4 4 3 4 4 4 2 4 3 4 4 4 5 2 4 4

7 2 3 4 3 4 3 3 4 4 4 4 5 3 4 4 3 3 2 5 5 5 4 4 3 4 4 4 2 4 3 4 4 4 5 2 4 4

8 2 3 4 3 4 3 3 4 4 4 4 5 4 4 4 3 3 2 3 4 3 4 4 2 3 3 4 3 4 3 4 4 4 5 2 4 4

9 3 2 3 4 2 3 2 4 4 4 4 4 4 4 4 2 2 2 4 3 3 4 2 3 4 4 4 2 4 3 4 4 4 5 2 4 4

Kepuasan Kerja 10 11 12 13 14 3 3 3 3 3 5 2 2 2 2 3 3 3 4 4 4 4 4 2 2 2 2 2 2 2 3 3 3 3 3 2 2 2 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 2 2 2 2 5 2 2 4 4 5 2 2 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 2 3 4 3 3 3 4 3 4 4 2 2 2 3 3 2 3 2 2 2 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 2 2 3 2 2 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 1 5 5 5 5 2 2 2 2 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

15 16 17 3 3 3 2 2 2 4 4 3 2 2 4 2 2 2 3 3 3 3 3 2 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 4 2 2 2 4 4 2 4 4 2 4 4 4 4 3 3 3 2 2 4 4 4 3 2 2 2 2 2 4 3 3 4 3 3 5 4 4 2 3 3 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 2 2 2 4 4 4 4 4 4

18 19 20 3 3 3 2 2 2 3 3 3 4 4 4 2 2 2 3 3 3 2 2 2 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 4 3 3 3 3 3 2 3 2 4 4 4 2 2 2 2 3 2 3 4 3 3 4 3 4 4 4 3 2 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 5 5 2 2 2 4 4 4 4 4 4

82

38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78

4 5 2 3 5 3 5 5 3 5 3 5 5 4 4 4 3 3 4 3 4 3 2 4 4 3 3 4 4 3 5 3 5 4 3 5 5 4 4 5 3

4 5 2 3 5 3 5 5 3 5 3 5 5 4 4 4 3 3 4 3 4 3 2 4 4 3 3 4 4 3 5 3 5 4 3 5 4 5 3 4 4

4 5 2 3 5 3 4 5 3 5 3 4 5 4 4 4 4 4 4 3 4 3 2 4 4 3 3 4 4 3 5 3 4 4 3 4 4 5 5 4 5

4 5 2 3 5 3 4 5 3 5 3 4 5 4 4 4 4 3 4 3 4 3 2 4 4 3 3 4 4 3 5 3 4 3 3 5 5 5 5 4 4

4 5 2 3 5 3 4 5 3 5 3 4 5 4 4 3 4 4 3 2 4 2 2 4 4 3 3 4 4 3 5 3 4 3 4 4 3 5 5 3 4

4 5 2 4 4 2 4 5 4 4 2 4 5 3 5 3 4 4 3 2 4 2 2 4 4 3 3 4 4 4 4 2 4 4 3 4 5 4 5 3 5

4 5 2 3 4 2 3 4 3 4 2 3 4 4 4 3 3 3 3 2 4 2 2 4 4 3 3 4 4 3 4 2 3 3 4 4 4 4 4 4 4

4 5 2 3 4 2 4 5 3 4 2 4 5 3 5 4 4 3 3 2 4 2 2 4 4 3 3 4 4 3 4 2 4 3 4 5 3 5 5 4 4

4 5 2 3 5 3 4 5 3 5 3 4 5 4 5 3 3 3 3 3 4 2 3 4 4 3 3 4 4 3 5 3 4 4 3 5 3 5 5 4 5

4 2 2 3 4 2 5 5 3 4 5 5 5 4 4 4 3 5 3 2 3 2 2 4 4 3 3 4 4 5 4 2 5 5 4 5 4 5 5 4 4

4 5 2 4 4 4 5 5 4 4 4 5 5 4 4 4 3 5 3 3 4 2 3 4 4 3 3 4 4 4 4 4 5 4 3 4 4 4 4 3 4

4 5 2 4 4 4 5 5 4 4 4 5 5 4 4 4 2 4 4 4 3 2 2 4 4 3 3 4 4 4 4 4 5 4 3 4 4 4 5 4 4

4 5 2 3 5 3 5 5 3 5 3 5 5 4 4 4 3 3 4 3 4 3 2 4 4 3 3 4 4 3 5 3 5 4 3 4 4 5 4 3 4

4 5 2 3 5 3 4 5 3 5 3 4 5 4 4 4 4 4 4 3 4 3 2 4 4 3 3 4 4 3 5 3 4 4 3 4 5 5 4 3 3

4 5 2 3 5 3 4 5 3 5 3 4 5 4 4 4 4 3 4 3 4 3 2 4 4 3 3 4 4 3 5 3 4 4 4 4 4 5 4 3 4

4 5 2 3 5 3 4 5 3 5 3 4 5 4 4 3 4 4 3 2 4 2 2 4 4 3 3 4 4 3 5 3 4 4 4 4 4 5 4 3 4

4 5 2 4 4 2 4 5 4 4 2 4 5 3 5 3 4 4 3 2 4 2 2 4 4 3 3 4 4 4 4 2 4 2 4 5 4 5 3 4 4

4 5 2 3 4 2 3 4 3 4 2 3 4 4 4 3 3 3 3 2 4 2 2 4 4 3 3 4 4 3 4 2 3 4 3 5 5 5 4 5 5

4 5 2 3 5 3 4 5 3 5 3 4 5 4 5 3 3 3 3 3 4 2 3 4 4 3 3 4 4 3 5 3 4 4 3 5 4 5 5 4 5

4 5 2 3 4 2 4 5 3 4 2 4 5 3 5 4 4 3 3 2 4 2 2 4 4 3 3 4 4 3 4 2 4 4 3 5 4 5 4 3 5

83

79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23

4 4 3 4 4 4 3 5 4 5 4 5 4 5

1 3 4 5 4 5 5 4 5 5 4 4 3 1 1 5 1 5 5 3 3 3 2 2

2 4 4 5 4 5 5 3 5 5 4 5 4 5

2 3 4 5 4 5 5 4 5 5 4 4 3 1 1 5 1 5 5 3 3 3 2 2

5 5 3 5 5 5 5 5 4 5 5 5 5 5

4 4 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 4 5

4 4 4 5 5 4 5 3 5 4 4 5 4 4

4 5 4 4 4 5 4 5 5 5 4 5 5 5

2 4 2 4 4 4 5 4 4 5 4 4 4 5

3 3 4 5 4 5 5 4 5 5 4 4 3 1 1 5 1 5 5 3 3 3 2 2

Beban Kerja 4 5 6 7 3 5 3 3 4 4 4 4 5 5 5 5 4 4 4 4 5 1 5 5 5 1 5 5 4 4 4 4 5 5 5 5 5 5 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 1 1 1 1 1 1 1 1 5 2 4 5 1 1 2 1 5 2 2 5 5 2 3 5 3 3 2 3 3 3 3 3 4 4 4 3 1 1 1 2 4 4 4 2

3 5 4 4 5 5 4 4 5 5 5 5 5 5

8 3 4 5 4 5 5 4 5 5 4 4 3 1 1 4 2 2 5 3 3 3 2 2

3 4 3 4 4 4 5 5 4 4 5 4 4 4

2 4 4 5 5 4 3 3 1 4 4 4 4 4

9 10 3 3 4 4 5 5 4 4 5 5 5 5 4 4 5 5 5 5 4 4 4 4 3 3 1 1 1 1 4 4 2 2 2 2 4 4 2 3 4 2 3 4 2 2 5 3

4 5 3 5 4 4 4 5 4 5 5 4 5 5

1 4 5 4 4 4 3 5 5 3 3 3 5 1 4 5 1 4 4 5 5 4 5 5

5 4 3 5 5 5 4 4 4 5 5 4 4 5

4 4 2 4 4 5 4 4 4 4 4 5 5 4

3 3 4 5 4 5 4 4 4 4 4 5 4 4

2 5 3 5 4 4 4 4 4 5 4 5 5 5

Kinerja Karyawan 2 3 4 5 6 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 4 4 5 5 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 3 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 5 3 3 5 5 5 3 3 5 5 5 3 3 4 4 4 5 5 3 3 3 1 1 1 1 1 4 4 3 3 3 5 5 5 5 5 1 1 1 1 1 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 5 5 4 4 4 5 5 4 4 4 4 4 3 3 3 5 5 2 2 2 5 5 4 4 4

4 4 3 4 4 4 3 4 4 5 4 4 4 5

7 4 5 5 4 4 5 5 5 5 5 4 3 1 3 5 1 3 4 4 4 3 2 4

2 5 3 5 5 4 4 4 4 5 4 5 4 5

8 4 5 5 4 4 5 5 5 5 5 4 3 1 3 5 1 3 4 4 4 3 2 4

3 5 4 5 4 4 3 5 4 5 5 5 4 5

4 5 4 5 4 3 5 4 4 4 4 4 4 4

3 4 4 5 5 4 5 5 4 5 5 5 5 5

84

24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64

4 5 2 3 4 5 5 4 3 1 2 3 4 5 3 2 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 5 5 4 4 5 5 5 3 3 5 4 4 5

4 5 1 1 1 5 4 3 5 3 2 3 4 5 3 2 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 5 5 4 4 5 5 5 3 3 4 5 4 5

4 5 5 4 3 5 5 4 5 5 3 2 3 4 5 3 2 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 5 5 4 4 5 5 5 3 5 4 4 4

5 3 5 4 5 4 2 4 4 4 3 2 3 4 5 3 2 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 5 5 4 4 5 5 5 3 5 5 4 5

2 3 2 4 5 4 4 5 3 3 3 2 3 4 2 3 2 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 2 2 4 4 5 5 5 3 5 5 4 5

5 3 5 4 5 4 4 5 4 2 2 3 4 5 3 2 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 5 5 4 4 5 5 5 3 3 5 3 5 5

5 3 5 4 5 4 4 5 4 2 2 3 4 5 3 2 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 5 5 4 4 5 5 5 3 3 5 5 4 5

4 5 4 4 4 3 3 2 4 5 2 3 3 4 2 3 3 4 5 3 3 4 3 4 3 4 3 5 5 5 5 5 3 3 5 3 3 5 4 4 5

5 3 4 4 5 3 3 3 4 5 2 3 4 5 3 2 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 5 5 4 4 5 5 5 3 3 5 4 4 5

5 4 4 3 3 3 3 2 4 2 2 3 4 5 3 2 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 5 5 4 4 5 5 5 3 3 5 4 4 5

4 5 4 4 4 5 5 5 4 3 3 3 2 3 5 3 4 5 5 5 5 4 4 4 2 1 2 5 3 3 4 4 4 2 2 3 3 5 5 4 4

4 4 5 5 4 5 5 3 5 3 4 2 1 3 5 1 4 5 5 5 5 4 4 4 2 1 2 5 3 3 4 4 4 2 2 3 3 4 5 5 5

4 5 5 4 5 5 5 5 5 5 4 2 1 2 5 1 2 5 5 5 5 4 4 4 2 1 2 5 3 3 4 4 4 2 2 3 3 4 5 4 5

3 5 5 3 4 5 4 5 3 3 4 1 2 1 5 1 4 4 5 4 5 4 4 5 5 1 1 5 3 3 2 3 4 3 4 4 1 5 4 5 4

3 5 5 3 4 5 5 4 3 2 4 3 1 1 5 1 4 5 5 5 5 5 4 5 5 1 1 5 3 3 2 3 4 3 4 4 1 5 5 5 5

3 5 5 3 4 4 5 4 5 4 4 1 1 1 5 1 4 4 5 5 5 5 4 5 5 1 1 5 3 3 2 3 4 3 4 4 1 4 5 4 5

3 5 5 5 3 5 3 1 5 3 3 3 2 1 5 1 2 2 5 5 5 5 4 5 5 1 1 5 3 3 2 3 4 3 4 4 1 4 5 4 4

3 5 5 3 4 5 5 5 4 4 5 3 1 3 5 1 2 4 3 3 5 4 3 3 2 1 1 4 3 4 2 4 4 3 5 4 1 5 5 4 4

85

65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92

4 5 4 4 4 3 5 5 4 4 5 5 5 4 5 4 4 4 5 3 4 4 4 3 3 4 4 3

5 4 3 5 4 3 5 4 5 3 5 4 3 5 4 5 4 2 4 3 2 5 4 3 4 4 4 3

4 5 4 4 4 4 4 5 5 4 5 4 4 5 4 4 5 3 5 3 4 4 4 3 4 5 4 3

5 4 4 5 4 4 4 4 5 4 5 4 5 4 4 5 5 4 5 4 2 5 3 4 4 5 5 4

4 5 4 4 2 4 4 4 5 4 5 4 5 4 5 4 5 3 5 4 5 4 4 5 5 5 4 5

4 5 5 5 4 3 5 4 5 3 4 5 5 5 4 5 3 4 4 4 4 4 5 4 5 5 4 4

5 4 5 5 4 3 5 5 5 4 5 4 5 4 3 5 3 3 4 2 3 5 4 3 5 4 4 3

4 4 4 4 4 3 5 4 5 5 5 4 4 4 5 4 4 2 3 4 3 4 4 5 3 5 5 5

4 5 5 4 4 3 5 4 5 4 5 5 4 5 4 4 4 2 4 3 2 5 3 4 4 5 4 4

4 5 4 5 3 3 4 4 5 5 5 5 4 4 5 5 5 5 4 4 3 5 5 4 5 4 5 4

3 5 4 5 5 3 4 5 4 5 5 4 4 5 4 4 5 5 4 4 5 3 5 5 4 4 5 5

3 5 4 3 3 4 3 4 4 5 4 4 3 4 4 4 5 5 4 4 5 3 5 5 4 4 5 5

3 5 4 5 4 5 3 3 5 4 4 4 4 5 4 5 4 5 4 5 5 3 4 5 4 4 4 5

3 4 3 5 5 4 4 5 5 5 4 5 3 5 5 5 5 4 3 4 5 5 4 5 4 5 4 5

4 5 3 4 5 5 3 4 4 5 4 4 4 4 4 5 5 5 3 5 3 4 4 4 4 4 5 4

3 4 4 5 4 3 2 4 5 5 5 4 4 5 5 4 4 5 4 3 4 3 5 5 5 4 5 5

4 4 3 5 4 5 3 5 4 5 4 5 4 5 4 4 5 5 4 4 5 3 5 5 4 4 5 5

4 4 3 4 5 3 4 3 4 5 4 5 4 5 4 4 5 5 4 4 5 3 5 5 4 4 5 5

86

4. Hasil Uji Validitas Instrumen HASIL UJI CFA (TAHAP 1) Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Mey er-Olkin Measure of Sampling Adequacy . Bart let t's Test of Sphericity

,845

Approx. Chi-Square df Sig.

4064,128 703 ,000

Rotated Component Matrixa

Kepuasan1 Kepuasan2 Kepuasan3 Kepuasan4 Kepuasan5 Kepuasan6 Kepuasan7 Kepuasan8 Kepuasan9 Kepuasan10 Kepuasan11 Kepuasan12 Kepuasan13 Kepuasan14 Kepuasan15 Kepuasan16 Kepuasan17 Kepuasan18 Kepuasan19 Kepuasan20 Beban21 Beban22 Beban23 Beban24 Beban25 Beban26 Beban27 Beban28 Beban29 Beban30 Kinerja31 Kinerja32 Kinerja33 Kinerja34 Kinerja35 Kinerja36 Kinerja37 Kinerja38

1 ,839 ,861 ,864 ,851 ,752 ,854 ,706 ,839 ,893 ,429 ,826 ,788 ,850 ,837 ,868 ,838 ,862 ,849 ,882 ,912

Component 2

3

,842 ,802 ,760 ,793 ,489 ,840 ,879 ,724 ,854 ,857 ,838 ,861 ,858 ,826 ,848 ,864 ,804 ,793

Extraction Method: Principal Component Analy sis. Rotation Met hod: Varimax with Kaiser Normalization. a. Rotation conv erged in 5 iterations.

87

HASIL UJI CFA (TAHAP 2) Factor Analysis KMO and Bartlett's Test Kaiser-Mey er-Olkin Measure of Sampling Adequacy . Bart let t's Test of Sphericity

,843

Approx. Chi-Square df Sig.

Rotated Component Matrixa

Kepuasan1 Kepuasan2 Kepuasan3 Kepuasan4 Kepuasan5 Kepuasan6 Kepuasan7 Kepuasan8 Kepuasan9 Kepuasan11 Kepuasan12 Kepuasan13 Kepuasan14 Kepuasan15 Kepuasan16 Kepuasan17 Kepuasan18 Kepuasan19 Kepuasan20 Beban21 Beban22 Beban23 Beban24 Beban26 Beban27 Beban28 Beban29 Beban30 Kinerja31 Kinerja32 Kinerja33 Kinerja34 Kinerja35 Kinerja36 Kinerja37 Kinerja38

1 ,836 ,860 ,866 ,854 ,753 ,856 ,711 ,841 ,895 ,826 ,786 ,850 ,837 ,868 ,838 ,860 ,850 ,884 ,912

Component 2

3

,841 ,810 ,762 ,791 ,835 ,882 ,726 ,853 ,857 ,837 ,860 ,858 ,829 ,851 ,867 ,808 ,795

Extraction Method: Principal Component Analy sis. Rotation Met hod: Varimax wit h Kaiser Normalization. a. Rotation conv erged in 5 iterations.

4008,560 630 ,000

88

5. Data Penelitian

N o 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37

1 5 4 2 4 3 4 4 5 4 4 3 5 3 3 4 3 5 4 4 4 5 5 4 5 4 4 4 5 4 5 5 5 4 4 4 4 2

2 5 4 3 4 4 5 4 5 4 4 3 5 5 4 5 4 5 5 5 4 5 4 4 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 3 4 4 3

3 4 5 3 4 5 5 4 5 5 4 3 4 5 5 4 3 5 4 4 4 5 5 5 4 4 4 4 4 4 5 5 5 5 5 4 4 3

4 4 4 3 5 4 5 4 3 4 4 4 5 4 5 4 3 5 3 4 5 4 4 5 4 4 4 4 4 5 5 4 4 5 5 4 4 3

5 3 4 3 2 5 4 3 3 4 4 2 4 4 3 4 3 3 4 4 4 3 3 4 4 4 2 4 2 4 3 3 3 3 3 3 4 2

6 2 4 4 3 3 5 3 3 5 3 4 3 3 4 5 3 3 5 4 3 3 3 3 3 2 2 4 4 4 3 4 4 2 4 3 3 4

7 4 5 3 4 4 4 2 4 3 3 3 4 5 4 3 3 4 4 4 5 2 4 4 4 3 3 4 3 3 4 3 4 4 3 4 4 4

8 4 5 3 4 4 4 2 4 3 3 3 4 3 4 3 3 4 4 3 3 2 4 3 4 4 4 3 3 3 4 4 4 5 3 4 3 4

9 5 5 4 4 5 4 3 3 4 3 3 5 4 4 3 4 3 4 3 4 3 3 3 5 4 5 4 3 3 5 4 4 4 5 4 3 2

1 0 5 3 4 3 3 3 4 3 3 3 4 4 3 4 4 2 5 3 4 3 4 3 4 3 4 5 3 4 3 5 3 4 4 3 4 4 4

Kepuasan Kerja 1 1 1 1 2 3 5 3 2 4 5 5 4 3 3 4 3 3 3 2 3 3 3 3 2 3 4 3 3 3 4 3 4 2 3 4 2 4 3 4 3 3 5 4 3 4 3 4 3 3 4 3 3 4 3 4 4 3 3 3 4 4 3 5 4 3 2 3 4 4 3 3 4 3 4 3 4 5 3 4 4 5 2 2 3 4 3 2 4 3 2 3 3 3 4 3 4 3 4 3 4 3 4 4 3 4 5 4 4 3 4 4 3 4 4 3 4

1 4 5 5 2 4 4 3 4 4 3 4 3 4 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 2 3 3 5 3 3 4 4 3 4 5 2 4 2 4

1 5 3 4 3 3 4 4 5 3 5 3 4 4 4 3 4 5 2 4 2 4 5 3 5 4 3 4 3 4 4 4 5 5 4 4 3 5 4

1 6 4 4 4 3 4 3 3 3 3 2 4 2 4 5 5 4 4 3 4 4 3 3 3 4 4 3 4 4 4 4 4 3 4 4 5 3 5

1 7 2 3 3 3 4 5 3 5 4 3 4 3 4 4 3 4 2 5 5 4 3 5 4 5 3 2 3 4 4 4 3 5 4 4 4 4 4

1 8 4 5 4 3 2 4 2 3 5 2 4 3 5 4 3 2 2 4 2 5 2 3 3 3 3 4 3 4 3 3 2 4 3 2 4 3 3

1 9 5 5 2 4 5 4 5 4 5 4 3 5 5 5 5 4 5 2 4 4 4 4 4 5 5 4 4 5 4 5 4 4 4 4 5 4 2

JM L 74 83 60 67 71 75 64 69 75 62 63 74 77 76 73 63 71 70 70 76 66 70 71 76 69 68 68 69 69 77 72 76 75 71 74 69 64

89

38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78

3 5 4 3 3 4 4 4 4 4 5 5 4 5 4 5 5 4 5 4 4 5 4 5 5 4 2 4 5 4 5 4 5 4 4 5 5 4 4 5 4

4 4 4 3 3 3 4 4 5 5 4 4 5 3 3 4 4 4 4 5 4 5 4 3 4 5 4 3 4 5 5 5 5 4 4 5 4 5 4 4 4

5 5 4 3 3 5 4 4 5 4 4 5 4 5 4 4 5 3 5 5 5 5 5 4 4 4 4 3 5 4 5 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4

5 4 4 3 3 5 4 3 4 4 4 5 5 4 4 5 5 4 4 3 4 5 4 5 4 5 4 3 5 4 4 5 5 3 4 5 5 5 5 4 3

4 2 1 4 2 2 2 2 2 4 3 3 2 2 2 2 2 2 2 2 2 3 4 3 1 3 3 2 3 3 3 2 3 3 3 2 3 4 3 1 4

3 1 2 3 3 3 2 2 3 3 4 2 4 3 3 2 3 3 3 2 3 2 5 4 3 2 3 3 3 3 3 3 5 2 3 2 4 4 2 4 2

3 4 3 3 4 4 2 3 2 5 3 3 3 4 3 3 4 3 4 4 2 4 3 4 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 5 4 3 4 3 4 4

3 4 4 3 4 4 5 4 3 3 3 4 4 4 3 4 5 3 4 5 3 4 5 4 5 4 4 4 4 3 4 5 4 4 4 5 4 3 4 4 4

3 5 4 3 4 3 4 5 5 4 4 4 5 4 5 4 4 3 3 4 4 4 4 5 4 2 3 4 3 4 4 5 3 4 5 4 3 4 4 5 5

2 4 4 3 2 2 4 3 4 3 4 3 3 3 4 5 4 4 4 4 4 5 4 5 2 4 4 3 3 3 3 4 3 4 3 4 4 3 3 3 4

2 4 4 3 4 4 4 5 5 5 3 4 5 4 4 5 5 3 3 4 5 5 3 4 5 4 4 4 4 5 4 3 2 4 4 5 4 5 2 5 4

3 4 4 4 2 2 5 3 2 4 3 2 3 3 3 2 3 3 3 2 2 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 2 4 3 3 3 4 2 4 3

4 3 2 4 2 2 3 4 2 3 3 3 4 2 2 2 4 2 2 2 2 2 3 4 2 4 3 2 2 3 2 3 3 2 2 4 4 3 3 3 3

3 5 4 4 4 4 4 4 4 4 2 3 4 4 3 5 4 3 4 4 4 5 3 4 5 2 2 4 4 4 4 4 2 4 3 4 3 3 3 4 4

4 2 3 4 3 3 4 3 3 4 3 4 3 4 3 4 4 3 3 5 3 3 2 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 3 3 4 5 5 4 4 4

2 3 4 2 4 4 4 5 2 4 4 3 5 5 3 3 4 3 3 3 2 4 4 4 3 3 4 5 4 3 4 3 3 4 3 4 5 4 3 5 2

4 3 4 5 2 2 4 3 2 4 5 4 3 4 3 2 4 3 4 2 2 2 2 3 4 3 4 4 4 3 3 3 3 4 4 4 5 3 4 3 3

2 3 3 3 4 4 4 3 3 5 4 2 4 3 3 4 5 3 4 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 3 4 4 3 3 4 5 4 2 2 2 3

5 4 3 4 3 3 5 4 5 4 5 5 4 5 4 5 5 4 5 5 4 5 5 4 4 5 4 4 5 4 5 4 4 4 5 5 4 5 4 3 4

64 69 65 64 59 63 72 68 65 76 70 68 74 71 63 70 79 60 69 68 62 75 70 76 70 67 64 66 73 68 73 72 67 67 70 78 76 75 63 71 68

90

79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23

4 4 3 4 5 4 4 4 5 5 4 4 5 4

1 4 5 4 4 4 5 4 5 5 4 4 4 4 5 5 4 5 3 3 4 2 3 5

2 4 4 5 4 5 4 5 4 5 4 3 5 4

2 4 5 4 4 5 5 4 5 4 5 4 4 4 5 5 4 4 4 2 3 4 3 4

5 5 3 5 4 5 5 5 4 5 5 3 5 4

3 4 5 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 5 3 4 4 4 3 3 4 3 4 3

4 4 4 4 5 5 5 4 4 5 4 2 4 4

4 5 4 4 5 4 4 3 3 4 3 4 4 2

4 5 2 4 3 3 4 4 4 4 3 5 4 4 5 3 5 4 4 4 5 4 4 4

4 3 3 3 3 5 2 4 3 4 4 4 3 3

3 3 3 2 3 3 3 2 5 4 5 3 4 4

4 4 4 3 3 4 3 3 4 5 5 4 3 5

Beban Kerja 5 6 7 8 2 3 3 4 2 3 3 4 3 3 4 3 3 3 4 4 4 4 4 3 3 3 3 4 3 4 4 3 3 3 3 5 3 4 3 4 3 2 3 4 2 3 3 4 3 3 3 4 2 3 3 3 5 5 3 1 3 4 4 4 2 3 3 4 2 2 4 4 3 3 5 2 4 3 3 3 4 3 3 3 3 4 4 2 3 3 3 3 3 2 3 3

3 5 4 4 4 4 3 4 4 3 3 5 5 4

3 3 2 5 4 5 3 2 3 5 4 5 4 4

9 3 5 4 3 3 5 3 3 4 2 3 3 2 3 4 3 2 5 5 4 3 3 3

5 2 3 3 4 5 2 2 4 4 4 4 5 5

JML 32 34 32 32 33 35 32 35 35 30 32 32 30 35 36 32 31 32 30 33 29 29 30

3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 5 3 3 3

3 3 3 4 5 4 5 4 2 3 3 4 3 4

3 4 4 3 4 4 3 3 3 3 3 3 4 4

5 4 3 5 3 5 4 3 3 2 3 4 3 4

4 5 5 4 4 3 2 3 3 4 4 4 5 4

3 4 4 4 5 4 5 4 4 2 5 4 3 4

3 2 3 2 3 3 2 3 4 2 2 2 4 5

3 4 4 5 4 4 5 5 5 5 5 3 5 4

68 71 66 72 75 79 67 66 70 74 75 68 77 75

91

24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64

5 5 4 5 4 4 4 4 5 4 4 4 5 4 4 4 4 3 5 3 5 4 5 5 4 5 5 4 3 5 5 4 4 4 3 5 4 5 4 4 5

5 5 4 4 4 5 4 5 4 4 5 4 4 5 4 4 5 3 5 4 5 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 4 5

4 5 4 4 5 4 4 4 4 5 3 3 3 3 5 2 2 3 4 2 3 2 3 4 5 4 4 4 3 5 4 2 2 2 3 2 3 4 4 3 3

5 4 3 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 4 5 5 4 3 3 5 3 5 3 3 5 4 3 3 3 5 4 5 4 3 3 5 5 5 4 3 3

5 3 4 4 2 3 2 3 3 2 3 4 3 2 2 4 5 3 3 2 2 3 3 4 2 4 3 3 4 2 4 2 2 2 2 3 4 3 3 3 3

2 2 4 3 3 2 2 3 4 3 3 3 5 4 2 3 5 3 2 3 5 3 3 3 2 4 2 3 3 2 4 3 4 4 5 3 3 5 3 4 3

4 2 2 3 2 3 3 3 3 4 4 4 4 4 3 3 3 4 3 3 4 3 4 3 3 4 3 3 3 3 4 3 3 3 4 3 2 2 2 3 3

3 3 2 2 3 4 3 3 4 4 3 4 3 4 4 3 2 4 2 2 2 2 4 4 4 2 2 4 4 4 3 2 5 5 2 2 4 5 4 3 3

3 4 3 2 2 3 4 4 3 3 4 5 3 4 2 2 2 3 3 2 3 2 2 2 2 2 3 2 2 1 2 2 2 2 3 2 2 2 2 2 3

36 33 30 31 29 32 30 34 34 34 33 35 34 34 31 30 32 29 30 26 32 28 31 32 31 33 29 29 28 31 34 27 31 29 29 29 31 35 31 29 31

92

65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92

4 5 4 4 4 3 5 4 4 4 5 5 5 4 3 4 4 4 5 3 4 3 4 3 3 4 4 5

5 4 3 5 4 3 5 4 5 3 5 4 3 5 3 5 4 2 4 3 2 3 4 3 4 4 4 4

3 4 4 3 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 3 4 3 4 3 4 4 3 5 5 5 3 3 5

5 5 3 5 4 4 4 4 5 5 5 3 5 4 4 4 4 3 4 4 3 4 3 4 3 3 4 5

3 3 3 4 3 2 5 3 3 3 3 3 3 2 3 3 2 4 5 5 5 3 4 4 5 3 2 3

3 3 4 4 3 2 5 3 4 5 3 5 2 3 3 4 3 4 3 5 3 2 4 3 4 4 4 4

4 2 3 1 3 3 3 2 5 4 2 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 3 5 3 4 4 4 5

2 3 3 4 2 2 3 2 4 3 3 3 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 5

3 2 2 3 2 2 2 3 2 4 4 3 4 4 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 3 4 5 5

32 31 29 33 29 25 35 29 35 35 34 33 32 32 29 34 30 31 34 35 32 28 35 31 34 33 34 41

93

Kinerja Karyawan (Penilaian Karyawan) N o 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36 37 38

1 4 5 3 4 5 4 5 4 4 4 3 5 4 5 4 3 5 3 5 4 5 4 3 5 5 4 5 4 5 4 4 4 5 4 3 4 3 2

2 3 4 4 4 3 3 3 3 3 4 5 5 3 3 4 3 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 3 3 4 4 4 4 5 4 4 3 3 3

3 4 4 4 4 4 3 5 3 5 5 4 4 4 4 5 3 4 5 3 5 3 3 2 5 4 5 4 3 4 3 3 5 4 4 4 4 4 4

4 4 4 3 3 3 4 4 3 4 3 4 4 3 4 5 4 4 3 4 3 2 3 4 4 3 3 3 3 2 3 3 3 4 3 5 3 4 5

5 4 4 4 3 4 4 4 3 5 3 5 5 5 5 3 4 4 4 3 5 4 2 4 5 4 5 4 2 3 5 4 4 4 4 5 4 5 3

6 3 4 3 5 5 5 4 4 5 4 3 4 3 5 5 3 4 4 4 4 4 4 5 4 5 5 5 4 5 4 4 5 4 4 4 5 4 4

7 5 5 3 4 5 4 5 4 4 3 4 4 5 4 5 3 5 4 4 4 5 5 4 5 4 4 5 4 5 5 5 5 5 5 4 5 5 3

8 4 5 5 4 5 4 4 4 4 3 4 4 4 4 4 4 4 2 5 4 4 4 5 4 4 5 5 5 4 4 4 5 4 5 4 4 5 5

JML 31 35 29 31 34 31 34 28 34 29 32 35 31 34 35 27 34 29 31 33 31 29 31 35 33 35 34 28 32 32 31 35 35 33 33 32 33 29

Kinerja Karyawan (Penilaian Atasan) 1 4 4 4 3 4 4 4 5 4 4 4 3 4 3 4 3 3 4 4 3 4 4 4 4 3 4 4 3 3 4 3 3 4 4 3 4 4 3

2 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 4 3 4 4

3 4 5 4 4 4 4 3 5 4 4 4 5 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4 5 4 4 5 4 3

4 4 4 4 3 4 3 3 4 4 3 4 5 4 5 4 4 4 4 4 4 4 5 4 5 3 4 3 4 4 4 4 3 4 4 4 3 3 3

5 4 5 4 3 4 3 3 4 4 4 4 5 4 5 4 4 3 4 3 4 4 5 4 4 4 3 3 4 3 4 4 3 4 4 3 4 4 4

6 4 5 4 4 4 4 3 4 3 3 3 4 5 4 3 4 4 4 3 4 2 4 3 5 3 3 3 4 4 3 4 3 4 4 4 3 3 4

7 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 5 4 4 4 4 4 5 3 3 3 4 4 4 4 3 4 4 4 5 3 4

8 4 5 4 4 4 4 4 4 4 4 4 5 4 5 4 4 4 5 4 4 4 4 4 4 4 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4 3

JML 32 38 32 29 32 30 28 34 31 30 31 37 33 37 31 31 30 34 30 31 30 34 31 35 27 28 26 31 30 31 31 27 34 32 30 31 29 28

Kinerja Karyawa n 31.5 36.5 30.5 30.0 33.0 30.5 31.0 31.0 32.5 29.5 31.5 36.0 32.0 35.5 33.0 29.0 32.0 31.5 30.5 32.0 30.5 31.5 31.0 35.0 30.0 31.5 30.0 29.5 31.0 31.5 31.0 31.0 34.5 32.5 31.5 31.5 31.0 28.5

94

39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77 78 79

5 5 3 5 4 4 5 5 5 4 5 5 4 5 5 4 3 4 4 4 5 3 5 5 4 4 3 5 4 5 5 3 4 5 4 5 5 4 4 5 5

3 4 4 2 3 4 3 3 4 4 4 3 4 2 4 4 3 4 3 3 4 5 4 4 4 4 3 4 4 3 4 2 3 4 5 5 5 5 4 4 4

4 5 4 3 3 3 3 3 5 5 3 3 4 3 2 4 4 4 3 3 3 4 4 3 4 3 4 4 4 5 4 3 4 5 4 4 5 3 4 5 3

4 3 4 4 2 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 2 3 4 4 2 2 5 4 3 3 3 4 3 4 4 4 4 4 4 4 4 3 4 3 3

2 5 3 2 2 3 3 2 4 5 4 2 3 2 4 2 2 3 3 4 3 5 5 3 4 4 5 3 4 5 4 2 5 3 4 5 3 4 5 2 4

4 4 3 4 3 4 5 5 5 4 5 4 3 5 3 5 4 4 4 5 5 4 4 5 4 5 3 4 4 5 4 3 2 4 5 5 5 4 4 5 5

4 5 4 4 5 5 4 5 4 5 4 4 5 3 4 5 4 5 4 3 5 5 4 5 4 4 4 4 3 5 4 5 3 5 4 5 4 5 4 5 4

4 5 4 4 4 5 4 4 5 4 5 3 4 4 2 4 4 5 5 4 4 4 5 5 4 4 4 4 3 4 5 3 4 3 5 5 4 5 4 4 4

30 36 29 28 26 31 30 30 36 34 34 28 31 28 28 32 26 32 30 30 31 32 36 34 31 31 29 32 29 36 34 25 29 33 35 38 35 33 33 33 32

3 3 4 3 3 4 4 2 4 3 4 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 3 2 2 2 4 3 3 3 3 3 3 4 2 4 2 1 4 3 2 2

4 2 5 3 3 5 3 4 2 2 2 5 3 2 5 4 4 3 3 3 3 3 2 2 4 4 3 4 4 2 4 3 3 4 3 1 2 3 5 3 2

4 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4 4 3 2 4 4 4 5 3 3 3 3 4 3 4 4 3 4 4 4 3 4 3 3 3 2 2

4 4 4 2 4 3 3 3 4 4 3 3 3 4 4 3 4 2 4 3 4 4 4 4 3 3 4 4 4 5 3 4 3 4 3 4 4 3 4 3 5

4 4 4 3 3 4 3 3 4 4 3 3 4 5 4 3 5 3 3 3 5 5 5 4 3 3 5 4 4 4 4 4 3 2 3 5 4 3 3 5 4

4 3 3 4 3 3 3 4 4 3 3 4 2 4 3 4 5 4 3 4 3 3 5 5 4 3 5 3 4 4 4 4 4 4 2 4 4 3 3 4 4

4 4 3 2 3 4 2 2 3 2 2 3 3 4 3 4 4 2 4 4 3 4 5 5 2 2 3 4 3 4 3 4 4 4 2 4 4 3 2 5 4

3 2 3 3 3 3 3 4 4 2 3 3 3 3 3 4 3 3 3 3 4 3 2 2 4 3 4 3 4 4 3 3 3 3 3 4 4 4 2 2 5

30 25 30 22 26 29 24 25 28 23 23 28 24 30 30 30 32 22 27 28 30 30 28 27 25 25 31 28 30 30 27 29 28 27 23 28 26 26 25 26 28

30.0 30.5 29.5 25.0 26.0 30.0 27.0 27.5 32.0 28.5 28.5 28.0 27.5 29.0 29.0 31.0 29.0 27.0 28.5 29.0 30.5 31.0 32.0 30.5 28.0 28.0 30.0 30.0 29.5 33.0 30.5 27.0 28.5 30.0 29.0 33.0 30.5 29.5 29.0 29.5 30.0

95

80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92

4 4 4 4 4 3 2 5 5 5 4 4 5

4 4 4 4 4 5 3 4 3 4 4 3 3

5 4 5 5 5 4 4 5 3 5 4 4 5

4 3 4 5 5 4 5 5 3 5 3 5 3

4 4 4 5 5 4 3 4 4 4 2 5 4

4 4 5 4 3 4 3 5 5 5 4 5 5

3 4 4 3 4 5 3 4 5 4 4 5 5

5 4 4 3 5 4 4 4 4 4 3 4 4

33 31 34 33 35 33 27 36 32 36 28 35 34

3 2 2 2 4 2 2 2 2 3 4 5 5

2 2 3 3 3 4 3 3 3 4 5 4 4

4 3 4 4 4 3 4 3 4 4 4 4 4

4 4 4 5 4 4 4 3 5 5 3 4 5

5 5 4 4 5 5 3 5 4 2 4 5 5

5 3 3 4 4 3 4 4 4 3 5 4 5

5 5 4 5 4 5 3 4 5 4 3 5 5

3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 3 4 4

31 27 27 30 31 29 26 27 30 28 31 35 37

32.0 29.0 30.5 31.5 33.0 31.0 26.5 31.5 31.0 32.0 29.5 35.0 35.5

96

6. Hasil Karakteristik Responden

No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 32 33 34 35 36

Usia 20-24 tahun >34 tahun 25-29 tahun 30-34 tahun 25-29 tahun 20-24 tahun 25-29 tahun 20-24 tahun 25-29 tahun 30-34 tahun 20-24 tahun >34 tahun 30-34 tahun >34 tahun 25-29 tahun 20-24 tahun 25-29 tahun 20-24 tahun 20-24 tahun 30-34 tahun 30-34 tahun 25-29 tahun 20-24 tahun >34 tahun 25-29 tahun 25-29 tahun 20-24 tahun 20-24 tahun 25-29 tahun 25-29 tahun 20-24 tahun 20-24 tahun 30-34 tahun 25-29 tahun 20-24 tahun 25-29 tahun

Jenis_Kelamin Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita

Pendidikan SMP SMA SMP SMA SMA SMA SMA SMA SMP SMP SD SMA SMA SMA SMA SMP SMA SMP SMA SMA SD SMP SMA SMA SMP SMP SMA SMA SMA SMP SMA SMA SMA SMA SMA SMA

Lama_Bekerja 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun

97

37 38 39 40 41 42 43 44 45 46 47 48 49 50 51 52 53 54 55 56 57 58 59 60 61 62 63 64 65 66 67 68 69 70 71 72 73 74 75 76 77

30-34 tahun 25-29 tahun 30-34 tahun 30-34 tahun 20-24 tahun 20-24 tahun 20-24 tahun 20-24 tahun 20-24 tahun 20-24 tahun 30-34 tahun 25-29 tahun 25-29 tahun 25-29 tahun 20-24 tahun 30-34 tahun 20-24 tahun 25-29 tahun 25-29 tahun 25-29 tahun 20-24 tahun 20-24 tahun 20-24 tahun 30-34 tahun 30-34 tahun 20-24 tahun 25-29 tahun 20-24 tahun 25-29 tahun 25-29 tahun 30-34 tahun 30-34 tahun 25-29 tahun 20-24 tahun 20-24 tahun 30-34 tahun 20-24 tahun >34 tahun 20-24 tahun 25-29 tahun 20-24 tahun

Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita

SMP SMP SMP SMP SMA SMP SMP SMA SMP SMP SMA SMP SMP SMP SD SMP SMP SMA SMA SD SMP SMA SMA SD SMA SMP SMP SMP SMP SMA SMA SMA SMA SMP SMP SMA SMA SMA SMA SMA SMA

5-8 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun

98

78 79 80 81 82 83 84 85 86 87 88 89 90 91 92

30-34 tahun 30-34 tahun 25-29 tahun 25-29 tahun 25-29 tahun 25-29 tahun >34 tahun 20-24 tahun 25-29 tahun 20-24 tahun 25-29 tahun 20-24 tahun 25-29 tahun >34 tahun 30-34 tahun

Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita Wanita

SMP SMP SMA SMA SMA SMA SMA SMA SMP SMA SMP SMA SMP SMA SMA

5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 1-4 tahun 1-4 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun 5-8 tahun

99

7. Hasil Uji Validitas Instrumen

Reliability Case Processing Summary N Cases

Valid Excludeda Total

92 0 92

% 100,0 ,0 100,0

a. Listwise deletion based on all v ariables in the procedure.

1. KEPUASAN KERJA TAHAP 1 Reliabi lity Statisti cs Cronbach's Alpha ,974

N of Items 20

2. KEPUASAN KERJA TAHAP 2 Reliabi lity Statisti cs Cronbach's Alpha ,977

N of Items 19

3. BEBAN KERJA TAHAP 1 Reliabi lity Statisti cs Cronbach's Alpha ,934

N of Items 10

4. BEBAN KERJA TAHAP 2 Reliabi lity Statisti cs Cronbach's Alpha ,942

N of Items 9

5. KINERJA KARYAWAN Reliabi lity Statisti cs Cronbach's Alpha ,947

N of Items 8

100

8. Hasil Uji Karakteristik Responden

HASIL UJI KARAKTERISTIK RESPONDEN

Frequencies Usia

Valid

20-24 tahun 25-29 tahun 30-34 tahun >34 tahun Total

Frequency 34 32 19 7 92

Percent 37,0 34,8 20,7 7,6 100,0

Valid Percent 37,0 34,8 20,7 7,6 100,0

Cumulativ e Percent 37,0 71,7 92,4 100,0

Jenis_Kelami n

Valid

Frequency 92

Wanita

Percent 100,0

Cumulativ e Percent 100,0

Valid Percent 100,0

Pendidi kan

Valid

SD SMP SMA Total

Frequency 5 35 52 92

Percent 5,4 38,0 56,5 100,0

Valid Percent 5,4 38,0 56,5 100,0

Cumulat iv e Percent 5,4 43,5 100,0

Lama_Bekerj a

Valid

1-4 tahun 5-8 tahun Total

Frequency 34 58 92

Percent 37,0 63,0 100,0

Valid Percent 37,0 63,0 100,0

Cumulat iv e Percent 37,0 100,0

101

9. Hasil Uji Deskriptif

HASIL UJI DESKRIPTIF

Descriptives Descriptive Statistics N Kepuasan_Kerja Beban_Kerja Kinerja_Kary awan Valid N (listwise)

92 92 92 92

Minimum 59,00 25,00 25,00

Maximum 83,00 41,00 36,50

Mean 70,0870 31,7717 30,5598

St d. Dev iation 4,91611 2,55963 2,16724

102

10. Rumus Perhitungan Kategorisasi

RUMUS PERHITUNGAN KATEGORISASI

Kepuasan_Kerja Mean SD Tinggi Sedang Rendah Kategori Tinggi Sedang Rendah

= =

70,09 4,92

≥ ≤ <

75,00 X 65,17

= =

31,77 2,56

≥ ≤ <

34,33 X 29,21

: X ≥ M + SD : M – SD ≤ X < M + SD : X < M – SD Skor X 65,17 X

: : :

<

75,00

<

34,33

Beban_Kerja Mean SD Tinggi Sedang Rendah Kategori Tinggi Sedang Rendah

: X ≥ M + SD : M – SD ≤ X < M + SD : X < M – SD

: : :

Skor X 29,21 X

103

Kinerja_Karyawan Mean SD Tinggi Sedang Rendah

: X ≥ M + SD : M – SD ≤ X < M + SD : X < M – SD

Kategori Tinggi Sedang Rendah

: : :

Skor X 28,39 X

= =

30,56 2,17

≥ ≤ <

32,73 X 28,39

<

32,73

104

11. Hasil Uji Kategorisasi

HASIL UJI KATEGORISASI

Frequencies Kepuasan_Kerja

Valid

Tinggi Sedang Rendah Total

Frequency 22 53 17 92

Percent 23,9 57,6 18,5 100,0

Valid Percent 23,9 57,6 18,5 100,0

Cumulat iv e Percent 23,9 81,5 100,0

Beban_Kerj a

Valid

Tinggi Sedang Rendah Total

Frequency 14 58 20 92

Percent 15,2 63,0 21,7 100,0

Valid Percent 15,2 63,0 21,7 100,0

Cumulat iv e Percent 15,2 78,3 100,0

Kinerja_Karyawan

Valid

Tinggi Sedang Rendah Total

Frequency 12 69 11 92

Percent 13,0 75,0 12,0 100,0

Valid Percent 13,0 75,0 12,0 100,0

Cumulat iv e Percent 13,0 88,0 100,0

105

12. Hasil Uji Normalitas

HASIL UJI NORMALITAS

NPar Tests One-Sample Kolmogorov-Smirnov Test

N Normal Paramet ers a,b Most Extreme Dif f erences

Mean St d. Dev iation Absolute Positiv e Negativ e

Kolmogorov -Smirnov Z Asy mp. Sig. (2-tailed) a. Test distribution is Normal. b. Calculated f rom data.

Kepuasan_ Kerja 92 70,0870 4,91611 ,080 ,061 -,080 ,772 ,591

Beban_Kerja 92 31,7717 2,55963 ,095 ,095 -,091 ,910 ,379

Kinerja_ Kary awan 92 30,5598 2,16724 ,104 ,104 -,062 ,997 ,273

106

13. Hasil Uji Linieritas

HASIL UJI LINIERITAS

Means Kinerja_Karyawan * Kepuasan_Kerja ANOVA Table

Kinerja_Kary awan * Kepuasan_Kerja

Between Groups

(Combined) Linearity Dev iation f rom Linearity

Within Groups Total

Sum of Squares 227,499 170,592 56,908 199,922 427,421

df 20 1 19 71 91

Mean Square 11,375 170,592 2,995 2,816

F 4,040 60,584 1,064

Sig. ,000 ,000 ,405

Mean Square 16,514 170,954 2,474 2,902

F 5,690 58,909 ,852

Sig. ,000 ,000 ,589

Kinerja_Karyawan * Beban_Kerja ANOVA Table

Kinerja_Kary awan * Beban_Kerja

Between Groups Within Groups Total

(Combined) Linearit y Dev iation f rom Linearity

Sum of Squares 198,164 170,954 27,210 229,257 427,421

df 12 1 11 79 91

107

14. Hasil Uji Multikolinieritas

HASIL UJI MULTIKOLINIERITAS

Regression Variables Entered/Removedb Model 1

Variables Entered Beban_Kerja, a Kepuasan_Kerja

Variables Remov ed

Method

.

Enter

a. All requested v ariables entered. b. Dependent Variable: Kinerja_Kary awan Model Summaryb Model 1

R ,732a

R Square ,535

Adjusted R Square ,525

St d. Error of the Estimate 1,49366

a. Predictors: (Constant), Beban_Kerja, Kepuasan_Kerja b. Dependent Variable: Kinerja_Kary awan

ANOVAb Model 1

Regression Residual Total

Sum of Squares 228,859 198,562 427,421

df 2 89 91

Mean Square 114,430 2,231

F 51,290

Sig. ,000a

a. Predictors: (Const ant), Beban_Kerja, Kepuasan_Kerja b. Dependent Variable: Kinerja_Kary awan Coeffi ci entsa

Model 1

(Constant) Kepuasan_Kerja Beban_Kerja

Unstandardized Coef f icients B St d. Error 6,082 2,439 ,186 ,037 ,359 ,070

a. Dependent Variable: Kinerja_Kary awan

St andardized Coef f icients Beta ,423 ,424

t 2,494 5,095 5,110

Sig. ,014 ,000 ,000

Collinearity Statistics Tolerance VI F ,758 ,758

1,320 1,320

108

15. Hasil Uji Regresi Berganda

HASIL UJI REGRESI BERGANDA (1)

Regression Variables Entered/Removedb Model 1 2 3

Variables Entered Lama_Bekerja, a Pendidikan, Usia Kepuasan_Kerja a Beban_Kerja a

Variables Remov ed

Method

.

Enter

. .

Enter Enter

a. All requested v ariables entered. b. Dependent Variable: Kinerja_Kary awan Model Summary Change Statistics Model 1 2 3

R ,732a ,811b ,858c

R Square ,536 ,659 ,737

Adjusted R Square ,520 ,643 ,721

St d. Error of the Estimate 1,50180 1,29522 1,14377

R Square Change ,536 ,123 ,078

F Change 33,836 31,310 25,565

a. Predictors: (Constant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia b. Predictors: (Constant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia, Kepuasan_Kerja c. Predictors: (Constant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia, Kepuasan_Kerja, Beban_Kerja

df 1

df 2 3 1 1

88 87 86

Sig. F Change ,000 ,000 ,000

109

ANOVAd Model 1

2

3

Regression Residual Total Regression Residual Total Regression Residual Total

Sum of Squares 228,944 198,477 427,421 281,470 145,951 427,421 314,915 112,506 427,421

df 3 88 91 4 87 91 5 86 91

Mean Square 76,315 2,255

F 33,836

Sig. ,000a

70,368 1,678

41,945

,000b

62,983 1,308

48,144

,000c

a. Predictors: (Const ant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia b. Predictors: (Const ant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia, Kepuasan_Kerja c. Predictors: (Const ant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia, Kepuasan_Kerja, Beban_ Kerja d. Dependent Variable: Kinerja_Kary awan

Coeffi cientsa

Model 1

2

3

(Constant) Usia Pendidikan Lama_Bekerja (Constant) Usia Pendidikan Lama_Bekerja Kepuasan_Kerja (Constant) Usia Pendidikan Lama_Bekerja Kepuasan_Kerja Beban_Kerja

Unstandardized Coef f icients B St d. Error 23,567 ,777 ,798 ,207 1,302 ,270 1,311 ,412 13,036 1,998 ,562 ,184 ,734 ,254 1,312 ,356 ,177 ,032 8,848 1,949 ,524 ,162 ,511 ,228 1,218 ,315 ,121 ,030 ,280 ,055

a. Dependent Variable: Kinerja_Kary awan

St andardized Coef f icients Beta ,347 ,362 ,294 ,245 ,204 ,294 ,402 ,228 ,142 ,273 ,275 ,331

t 30,315 3,852 4,829 3,179 6,525 3,063 2,894 3,690 5,596 4,539 3,228 2,239 3,872 4,037 5,056

Sig. ,000 ,000 ,000 ,002 ,000 ,003 ,005 ,000 ,000 ,000 ,002 ,028 ,000 ,000 ,000

110

Excluded Vari ablesc

Model 1 2

Kepuasan_Kerja Beban_Kerja Beban_Kerja

Beta In ,402a ,427a ,331b

t 5,596 6,483 5,056

Sig. ,000 ,000 ,000

Part ial Correlation ,514 ,571 ,479

Collinearity St at ist ics Tolerance ,760 ,828 ,716

a. Predictors in t he Model: (Constant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia b. Predictors in t he Model: (Constant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia, Kepuasan_Kerja c. Dependent Variable: Kinerja_Kary awan

111

HASIL UJI REGRESI BERGANDA (2)

Regression Variables Entered/Removedb Model 1 2 3

Variables Remov ed . . .

Variables Entered Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia a Beban_Kerja a Kepuasan_Kerja a

Method Enter Enter Enter

a. All requested v ariables entered. b. Dependent Variable: Kinerja_Kary awan Model Summary Change Statistics Model 1 2 3

R ,732a ,829b ,858c

R Square ,536 ,687 ,737

Adjusted R Square ,520 ,673 ,721

St d. Error of the Estimate 1,50180 1,24025 1,14377

R Square Change ,536 ,151 ,050

F Change 33,836 42,030 16,297

df 1

df 2 3 1 1

88 87 86

Sig. F Change ,000 ,000 ,000

a. Predictors: (Constant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia b. Predictors: (Constant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia, Beban_Kerja c. Predictors: (Constant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia, Beban_Kerja, Kepuasan_Kerja

ANOVAd Model 1

2

3

Regression Residual Total Regression Residual Total Regression Residual Total

Sum of Squares 228,944 198,477 427,421 293,596 133,826 427,421 314,915 112,506 427,421

df 3 88 91 4 87 91 5 86 91

Mean Square 76,315 2,255

F 33,836

Sig. ,000a

73,399 1,538

47,717

,000b

62,983 1,308

48,144

,000c

a. Predictors: (Const ant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia b. Predictors: (Const ant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia, Beban_Kerja c. Predictors: (Const ant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia, Beban_Kerja, Kepuasan_ Kerja d. Dependent Variable: Kinerja_Kary awan

112

Coeffi cientsa

Model 1

2

3

(Constant) Usia Pendidikan Lama_Bekerja (Constant) Usia Pendidikan Lama_Bekerja Beban_Kerja (Constant) Usia Pendidikan Lama_Bekerja Beban_Kerja Kepuasan_Kerja

Unstandardized Coef f icients B St d. Error 23,567 ,777 ,798 ,207 1,302 ,270 1,311 ,412 13,860 1,629 ,652 ,173 ,782 ,237 1,190 ,341 ,362 ,056 8,848 1,949 ,524 ,162 ,511 ,228 1,218 ,315 ,280 ,055 ,121 ,030

St andardized Coef f icients Beta ,347 ,362 ,294 ,284 ,217 ,266 ,427 ,228 ,142 ,273 ,331 ,275

t 30,315 3,852 4,829 3,179 8,508 3,779 3,305 3,488 6,483 4,539 3,228 2,239 3,872 5,056 4,037

Sig. ,000 ,000 ,000 ,002 ,000 ,000 ,001 ,001 ,000 ,000 ,002 ,028 ,000 ,000 ,000

a. Dependent Variable: Kinerja_Kary awan Excluded Vari ablesc

Model 1 2

Beban_Kerja Kepuasan_Kerja Kepuasan_Kerja

Beta In ,427a ,402a ,275b

t 6,483 5,596 4,037

Sig. ,000 ,000 ,000

Part ial Correlation ,571 ,514 ,399

Collinearity St at ist ics Tolerance ,828 ,760 ,658

a. Predictors in t he Model: (Constant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia b. Predictors in t he Model: (Constant), Lama_Bekerja, Pendidikan, Usia, Beban_Kerja c. Dependent Variable: Kinerja_Kary awan

113

17. Tabel Krejcie dan Morgan

Populasi (N) 10 15 20 25 30 35 40 45 50 55 60 65 70 75 80 85 90 95 100 110 120 130 140 150 160 170 180 190 200 210

Sampel (n) 10 14 19 24 28 32 36 40 44 48 52 56 59 63 66 70 73 76 80 86 92 97 103 108 113 118 123 127 132 136

Populasi (N) 220 230 240 250 260 270 280 290 300 320 340 360 380 400 420 440 460 480 500 550 600 650 700 750 800 850 900 950 1000 1100

Sampel (n) 140 144 148 152 155 159 162 165 169 175 181 186 191 196 201 205 210 214 217 226 234 242 248 254 260 265 269 274 278 285

Populasi (N) 1200 1300 1400 1500 1600 1700 1800 1900 2000 2200 2400 2600 2800 3000 3500 4000 4500 5000 6000 7000 8000 9000 10000 15000 20000 30000 40000 50000 75000 1000000

Sampel (n) 291 297 302 306 310 313 317 320 322 327 331 335 338 341 346 351 354 357 361 364 367 368 370 375 377 379 380 381 382 384