PERENCANAAN STRUKTUR

Peraturan Perencanaan Bangunan Baja Indonesia (PPBBI 1984). ... Pembebanan Indonesia Untuk Gedung 1983, beban - beban tersebut adalah : 1. Beban Mati ...

0 downloads 55 Views 3MB Size
perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG RESTORAN 2 LANTAI TUGAS AKHIR

Disusun Sebagai Salah Satu Syarat untuk Memperoleh Gelar Ahli Madya Pada Program D-III Teknik Sipil Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta

Disusun Oleh : SEPTIAN ADI SURYA NIM : I 8508070

PROGRAM D-III TEKNIK SIPIL JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA commit to user 2011 i

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

LEMBAR PENGESAHAN PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG RESTORAN 2 LANTAI

TUGAS AKHIR

Disusun Oleh: SEPTIAN ADI SURYA NIM : I 8508070 Diperiksa dan disetujui Oleh : Dosen Pembimbing

Ir. SUGIYARTO, MT NIP. 19551121 198702 1 002

PROGRAM D-III TEKNIK SIPIL JURUSAN TEKNIK SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA 2011 commit to user ii

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

LEMBAR PENGESAHAN PERENCANAAN STRUKTUR GEDUNG RESTORAN 2 LANTAI

TUGAS AKHIR Disusun Oleh: SEPTIAN ADI SURYA NIM : I 8508070

Dipertahankan didepan tim penguji: 1. Ir. SUGIYARTO, MT NIP. 19551121 198702 1 002

:...........................

2. AGUS SETIYA BUDI,ST.,MT NIP. 19700909 199802 1 001

:...........................

3. SETIONO,ST,MSc NIP. 19720224 199702 1 001

:...........................

Mengetahui, Ketua Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik UNS

Disahkan, Ketua Program D-III Teknik Jurusan Teknik Sipil FT UNS

Ir.BAMBANG SANTOSA, MT NIP. 19590823 198601 1 001

ACHMAD BASUKI,ST.,MT NIP. 19710901 199702 1 001

Mengetahui, a.n. Dekan Pembantu Dekan I Fakultas Teknik UNS

KUSNO A SAMBOWO,ST,M.Sc,Ph.D commit to user NIP. 19691026 199503 1 002 iii

digilib.uns.ac.id1

Tugas Akhir perpustakaan.uns.ac.id

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

BAB 1 PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang Pesatnya perkembangan dunia teknik sipil menuntut bangsa Indonesia untuk dapat menghadapi segala kemajuan dan tantangan. Hal itu dapat terpenuhi apabila sumber daya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia memiliki kualitas pendidikan yang tinggi, Karena pendidikan merupakan sarana utama bagi kita untuk semakin siap menghadapi perkembangan ini.

Dalam hal ini bangsa Indonesia telah menyediakan berbagai sarana guna memenuhi sumber daya manusia yang berkualitas. Sehingga Program D III Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret sebagai salah satu lembaga pendidikan dalam merealisasikan hal tersebut memberikan Tugas Akhir sebuah perencanaan gedung bertingkat dengan maksud agar dapat menghasilkan tenaga yang bersumber daya dan mampu bersaing dalam dunia kerja.

1.2. Maksud dan Tujuan Dalam menghadapi pesatnya perkembangan jaman yang semakin modern dan berteknologi, serta semakin derasnya arus globalisasi saat ini, sangat diperlukan seorang teknisi yang berkualitas. Khususnya dalam ini adalah teknik sipil, sangat diperlukan teknisi-teknisi yang menguasai ilmu dan keterampilan dalam bidangnya. Program D III Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta sebagai lembaga pendidikan bertujuan untuk menghasilkan ahli teknik yang berkualitas, bertanggungjawab, kreatif dalam menghadapi masa depan serta dapat mensukseskan pembangunan nasional di Indonesia.

commit to user

Bab I Pendahuluan

1

digilib.uns.ac.id2

Tugas Akhir perpustakaan.uns.ac.id

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Program D III Jurusan Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta memberikan Tugas Akhir dengan maksud dan tujuan : 1. Mahasiswa dapat merencanakan suatu konstruksi bangunan yang sederhana sampai bangunan bertingkat. 2. Mahasiswa

diharapkan

dapat

memperoleh

pengetahuan,

pengertian

dan

pengalaman dalam merencanakan struktur gedung. 3. Mahasiswa diharapkan dapat memecahkan suatu masalah yang dihadapi dalam perencanaan suatu struktur gedung.

1.3. Kriteria Perencanaan 1. Spesifikasi Bangunan a. Fungsi Bangunan

: Restoran

b. Luas Bangunan

: 1146 m2

c. Jumlah Lantai

: 2 lantai

d. Tinggi Lantai

: 4,0 m

e. Konstruksi Atap

: Rangka kuda-kuda baja

f. Penutup Atap

: Genteng

g. Pondasi

: Foot Plat

2. Spesifikasi Bahan a. Mutu Baja Profil

: BJ 37 ( σ leleh = 2400 kg/cm2 ) ( σ ijin

= 1600 kg/cm2 )

b. Mutu Beton (f’c)

: 20 MPa

c. Mutu Baja Tulangan (fy)

: Polos : 240 MPa. Ulir

: 320 Mpa.

commit to user

Bab I Pendahuluan

digilib.uns.ac.id3

Tugas Akhir perpustakaan.uns.ac.id

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

1.4. Peraturan-Peraturan Yang Berlaku a. Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung SNI 03-28472002. b. Tata Cara Perencanaan Struktur Baja Untuk Bangunan Gedung SNI 03-17292002 c. Peraturan Pembebanan Indonesia Untuk Gedung ( PPIUG 1983). d. Peraturan Perencanaan Bangunan Baja Indonesia (PPBBI 1984).

commit to user

Bab I Pendahuluan

Tugas Akhir perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

BAB 2 DASAR TEORI

2.1 Dasar Perencanaan 2.1.1 Jenis Pembebanan Dalam merencanakan struktur suatu bangunan bertingkat, digunakan struktur yang mampu mendukung berat sendiri, gaya angin, beban hidup maupun beban khusus yang bekerja pada struktur bangunan tersebut.

Beban-beban yang bekerja pada struktur dihitung menurut

Peraturan

Pembebanan Indonesia Untuk Gedung 1983, beban - beban tersebut adalah :

1. Beban Mati (qd) Beban mati adalah berat dari semua bagian dari suatu gedung yang bersifat tetap, termasuk segala unsur tambahan, penyelesaian–penyelesaian, mesin – mesin serta peralatan tetap yang merupakan bagian tak terpisahkan dari gedung itu.Untuk merencanakan gedung ini, beban mati yang terdiri dari berat sendiri bahan bangunan dan komponen gedung adalah :

a) Bahan Bangunan : 1. Beton bertulang ........................................................................... 2400 kg/m3 2. Pasir basah ........ ......................................................................... 1800 kg/m3 3. Pasir kering ................................................................................ 1600 kg/m3 4. Beton biasa .................................................................................. 2200 kg/m3 b) Komponen Gedung : 1. Dinding pasangan batu merah setengah bata ............................... 250 kg/m3 2. Langit – langit dan dinding (termasuk rusuk – rusuknya, tanpa penggantung langit-langit atau pengaku),terdiri dari : - semen asbes (eternit) dengan tebal maximum 4 mm ................

11 kg/m2

- kaca dengan tebal 3 – 4 mm ...................................................... commit to user

10 kg/m2

Bab 2 Dasar Teori

4

5 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai 3. Penutup atap genteng dengan reng dan usuk ............................... . 50 kg/m2 4. Penutup lantai dari tegel, keramik dan beton (tanpa adukan) per cm tebal .................................................................................

24 kg/m2

5. Adukan semen per cm tebal.........................................................

21 kg/m2

2. Beban Hidup (ql) Beban hidup adalah semua beban yang terjadi akibat penghuni atau penggunaan suatu gedung, termasuk beban – beban pada lantai yang berasal dari barang – barang yang dapat berpindah, mesin – mesin serta peralatan yang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari gedung dan dapat diganti selama masa hidup dari gedung itu, sehingga mengakibatkan perubahan pembebanan lantai dan atap tersebut. Khususnya pada atap, beban hidup dapat termasuk beban yang berasal dari air hujan (PPIUG 1983).

Beban hidup yang bekerja pada bangunan ini disesuaikan dengan rencana fungsi bangunan tersebut. Beban hidup untuk bangunan gedung swalayan ini terdiri dari : Beban atap .............................................................................................. 100 kg/m2 Beban tangga dan bordes ....................................................................... 300 kg/m2 Beban lantai untuk restoran ................................................................... 250 kg/m2

Berhubung peluang untuk terjadi beban hidup penuh yang membebani semua bagian dan semua unsur struktur pemikul secara serempak selama unsur gedung tersebut adalah sangat kecil, maka pada perencanaan balok induk dan portal dari sistem pemikul beban dari suatu

struktur gedung, beban hidupnya dikalikan

dengan suatu koefisien reduksi yang nilainya tergantung pada penggunaan gedung yang ditinjau, seperti diperlihatkan pada tabel 2.1.

commit to user

Bab 2 Dasar Teori

6 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Tabel 2.1 Koefisien reduksi beban hidup Penggunaan Gedung

Koefisien Beban Hidup untuk Perencanaan Balok Induk



PERUMAHAN: Rumah sakit / Poliklinik  PENDIDIKAN: Sekolah, Ruang kuliah  PENYIMPANAN : Gudang, Perpustakaan  TANGGA : Perdagangan, penyimpanan Sumber : PPIUG 1983

0,75 0,90 0,80 0,90

3. Beban Angin (W) Beban Angin adalah semua beban yang bekerja pada gedung atau bagian gedung yang disebabkan oleh selisih dalam tekanan udara (kg/m2).

Beban Angin ditentukan dengan menganggap adanya tekanan positif dan tekanan negatif (hisapan), yang bekerja tegak lurus pada bidang yang ditinjau. Besarnya tekanan positif dan negatif yang dinyatakan dalam kg/m2 ini ditentukan dengan mengalikan tekanan tiup dengan koefisien – koefisien angin. Tekan tiup harus diambil minimum 25 kg/m2, kecuali untuk daerah di laut dan di tepi laut sampai sejauh 5 km dari tepi pantai. Pada daerah tersebut tekanan hisap diambil minimum 40 kg/m2. Untuk daerah didekat laut dan didaerah lain dimana terdapat kecepatan angin lebih besar dari pada daerah tertentu,maka tekanan tiup (P) dapat dihitung dengan menggunakan rumus : P=

V2 ( kg/m2 ) 16

Di mana V adalah kecepatan angin dalam m/det, yang harus ditentukan oleh instansi yang berwenang. Sedangkan koefisien angin ( + berarti tekanan dan – berarti isapan ), untuk gedung tertutup : 1. Dinding Vertikal commit to user a) Di pihak angin ............................................................................... + 0,9

Bab 2 Dasar Teori

7 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

b) Di belakang angin.......................................................................... - 0,4 2. Atap segitiga dengan sudut kemiringan  a) Di pihak angin :  < 65 ............................................................... 0,02  - 0,4 65 <  < 90........................................................ + 0,9 b) Di belakang angin, untuk semua  ................................................ - 0,4

2.1.2. Sistem Bekerjanya Beban Bekerjanya beban untuk bangunan bertingkat berlaku sistem gravitasi, yaitu elemen struktur yang berada di atas akan membebani elemen struktur di bawahnya, atau dengan kata lain elemen struktur yang mempunyai kekuatan lebih besar akan menahan atau memikul elemen struktur yang mempunyai kekuatan lebih kecil. Dengan demikian sistem bekerjanya beban untuk elemen – elemen struktur gedung bertingkat secara umum dapat dinyatakan sebagai berikut : beban pelat lantai didistribusikan terhadap balok anak dan balok portal, beban balok portal didistribusikan ke kolom dan beban kolom kemudian diteruskan ke tanah dasar melalui pondasi.

2.1.3. Provisi Keamanan Dalam pedoman beton PPIUG 1983, struktur harus direncanakan untuk memiliki cadangan kekuatan untuk memikul beban yang lebih tinggi dari beban normal. Kapasitas cadangan ini mencakup faktor pembebanan (U), yaitu untuk memperhitungkan pelampauan beban dan faktor reduksi (), yaitu untuk memperhitungkan kurangnya mutu bahan di lapangan. Pelampauan beban dapat terjadi akibat perubahan dari penggunaan untuk apa struktur direncanakan dan penafsiran yang kurang tepat dalam memperhitungkan pembebanan. Sedang kekurangan kekuatan dapat diakibatkan oleh variasi yang merugikan dari kekuatan bahan, pengerjaan, dimensi, pengendalian dan tingkat pengawasan.

commit to user

Bab 2 Dasar Teori

8 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Tabel 2.2 Faktor Pembebanan U No.

KOMBINASI BEBAN

FAKTOR U

1.

D

1,4 D

2.

D, L, A,R

1,2 D + 1,6 L + 0,5 (A atau R)

3.

D,L,W, A, R

1,2 D + 1,0 L  1,6 W + 0,5 (A atau R)

4.

D, W

0,9 D  1,6 W

5.

D,L,E

1,2 D + 1,0 L  1,0 E

6.

D,E

0,9 D  1,0 E

7.

D,F

1,4 ( D + F )

8.

D,T,L,A,R

1,2 ( D+ T ) + 1,6 L + 0,5 ( A atau R )

Sumber : SNI 03-2847-2002

Keterangan : D

= Beban mati

L

= Beban hidup

W = Beban angin A

= Beban atap

R

= Beban air hujan

E

= Beban gempa

T

= Pengaruh kombinasi suhu, rangkak, susut dan perbedaan penurunan

F

= Beban akibat berat dan tekanan fluida yang diketahui dengan baik berat jenis dan tinggi maksimumnya yang terkontrol.

commit to user

Bab 2 Dasar Teori

9 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Tabel 2.3 Faktor Reduksi Kekuatan  No

Kondisi gaya

1.

Lentur, tanpa beban aksial

2.

Beban aksial, dan beban aksial dengan

Faktor reduksi () 0,80

lentur : a. Aksial tarik dan aksial tarik dengan

0,8

lentur b. Aksial tekan dan aksial tekan dengan lentur :  Komponen struktur dengan tulangan

0,7

spiral  Komponen struktur lainnya

0,65

3.

Geser dan torsi

0,75

4.

Tumpuan beton

0,65

Sumber : SNI 03-2847-2002

Karena kandungan agregat kasar untuk beton struktural seringkali berisi agregat kasar berukuran diameter lebih dari 2 cm, maka diperlukan adanya jarak tulangan minimum agar campuran beton basah dapat melewati tulangan baja tanpa terjadi pemisahan material sehingga timbul rongga-rongga pada beton. Sedang untuk melindungi dari karat dan kehilangan kekuatannya dalam kasus kebakaran, maka diperlukan adanya tebal selimut beton minimum.

Beberapa persyaratan utama pada SNI 03-2847-2002 adalah sebagai berikut : a. Jarak bersih antara tulangan sejajar yang selapis tidak boleh kurang dari db atau 25 mm, dimana db adalah diameter tulangan. b. Jika tulangan sejajar tersebut diletakkan dalam dua lapis atau lebih, tulangan pada lapisan atas harus diletakkan tepat diatas tulangan di bawahnya dengan jarak bersih tidak boleh kurangcommit dari 25tomm. user

Bab 2 Dasar Teori

10 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Tebal selimut beton minimum untuk beton yang dicor setempat adalah: a) Untuk pelat dan dinding

= 20 mm

b) Untuk balok dan kolom

= 40 mm

c) Beton yang berhubungan langsung dengan tanah atau cuaca

= 50 mm

2.2. Perencanaan Atap 2.2.1. Perencanaan Kuda-Kuda 1. Pembebanan Pada perencanaan atap ini, beban yang bekerja adalah : a. Beban mati b. Beban hidup c. Beban angin 2. Asumsi Perletakan a. Tumpuan sebelah kiri adalah Sendi. b. Tumpuan sebelah kanan adalah Rol.. 3. Analisa struktur menggunakan program SAP 2000. 4. Perencanaan tampang menggunakan peraturan SNI 03-1729-2002. 5. Perhitungan profil kuda-kuda

1) Batang tarik Ag perlu =

Pmak Fy

An perlu = 0,85.Ag An = Ag-dt L = Panjang sambungan dalam arah gaya tarik x  Y  Yp

U  1

x L

Ae = U.An commit to user

Bab 2 Dasar Teori

11 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Cek kekuatan nominal :

Kondisi leleh

Pn  0,9. Ag .Fy Kondisi fraktur

Pn  0,75 . Ag .Fu Pn  P ……. ( aman )

2) Batang tekan Periksa kelangsingan penampang :

b 300  tw Fy

c 

K .l r

Apabila =

Fy E λc ≤ 0,25

ω=1

0,25 < λc < 1

ω 

λc ≥ 1,2

ω  1,25.c

Pn  . Ag .Fcr  Ag

fy



Pu  1 ……. ( aman Pn

commit to user

Bab 2 Dasar Teori

1,43 1,6 - 0,67λc 2

12 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

2.3. Perencanaan Tangga 1. Pembebanan :  Beban mati  Beban hidup : 200 kg/m2 2. Asumsi Perletakan  Tumpuan bawah adalah Jepit.  Tumpuan tengah adalah Sendi.  Tumpuan atas adalah Jepit. 3. Analisa struktur menggunakan program SAP 2000. 4. Perencanaan tampang menggunakan peraturan SNI 03-2847-2002. Perhitungan untuk penulangan tangga : Mn =

Mu 

Dimana Φ = 0.8 M

fy 0.85. f ' c

Rn 

Mn b.d 2

=

1 2.m.Rn 1  1   m fy

b =

   

0.85. fc  600   . . fy  600  fy 

- Keterangan : - β = 0,85, untuk beton dg fc’ ≤ 30 Mpa - β direduksi sebesar 0,05 untuk setiap kelebihan 7 Mpa di atas 30 Mpa, untuk beton dg fc’ > 30 Mpa - β tidak boleh diambil, β < 0,65 commit to user

Bab 2 Dasar Teori

13 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai max = 0.75 . b min <  < maks

tulangan tunggal

 < min

dipakai min = 0.0025

As =  ada . b . d Mn 

Mu



dimana,   0,80 m =

Rn = =

fy 0,85 xf ' c

Mn bxd 2

1 2.m.Rn 1  1   m fy

b =

   

0.85. fc  600   . . fy  600  fy 

max = 0.75 . b min <  < maks

tulangan tunggal

 < min

dipakai min = 0.0025

As =  ada . b . Luas tampang tulangan As = xbxd

2.4. Perencanaan Plat Lantai 1. Pembebanan :  Beban mati  Beban hidup : 250 kg/m2 2. Asumsi Perletakan : jepit penuh commit to user 3. Analisa struktur menggunakan tabel 13.3.2 PPIUG 1983.

Bab 2 Dasar Teori

14 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

4. Perencanaan tampang menggunakan peraturan PBI 1971. Penulangan lentur dihitung analisa tulangan tunggal dengan langkah-langkah sebagai berikut : Mn =

Mu 

Dimana Φ = 0.8 M

fy 0.85. f ' c

Rn 

Mn b.d 2

=

1 2.m.Rn 1  1  m  fy

b =

   

0.85. fc  600   . . fy  600  fy 

max = 0.75 . b min <  < maks

tulangan tunggal

 < min

dipakai min = 0.0025

As =  ada . b . Luas tampang tulangan As = xbxd

2.5. Perencanaan Balok 1. Pembebanan :  Beban mati  Beban hidup : 250 kg/m2 2. Asumsi Perletakan : sendi sendi 3. Analisa struktur menggunakan program SAP 2000. 4. Perencanaan tampang menggunakan peraturan SNI 03-2847-2002. a.

commit to user Perhitungan tulangan lentur :

Bab 2 Dasar Teori

15 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Mn 

Mu

 dimana,   0,80 m =

Rn = =

fy 0,85 xf ' c

Mn bxd 2

1 2.m.Rn 1  1   m fy

b =

   

0.85. fc  600   . . fy  600  fy 

max = 0.75 . b  min

=

1,4 fy

min <  < maks

tulangan tunggal

 < min

dipakai min =

 > max

tulangan rangkap

1,4 fy

b. Perhitungan tulangan geser :  = 0,75 Vc = 1 x f ' c xbxd 6

 Vc=0,75 x Vc Vu < ½  Vc ( tidak perlu tulangan geser ) ½  Vc < Vu <  Vc ( perlu tulangan geser minimum )

 Vc < Vu ≤ 3  Vc ( perlu tulangan geser )

Bab 2 Dasar Teori

commit to user

16 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai 3  Vc < Vu ≤ 5  Vc ( perlu tulangan geser ) Vu > 5  Vc ( penampang diperbesar ) Vs perlu = Vu –  Vc ( pilih tulangan terpasang ) ( Av. fy.d ) s

Vs ada =

( pakai Vs perlu )

2.6. .Perencanaan Portal 1. Pembebanan :  Beban mati  Beban hidup : 250 kg/m2 2. Asumsi Perletakan  Jepit pada kaki portal.  Bebas pada titik yang lain 3. Analisa struktur menggunakan program SAP 2000. 4. Perencanaan tampang menggunakan peraturan SNI 03-2847-2002. a. Perhitungan tulangan lentur : Mn 

Mu



dimana,   0,80 m =

Rn = =

fy 0,85 xf ' c

Mn bxd 2

1 2.m.Rn 1  1   m fy

Bab 2 Dasar Teori

   

commit to user

17 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

b =

0.85. fc  600   . . fy  600  fy 

max = 0.75 . b  min

=

1,4 fy

min <  < maks

tulangan tunggal

 < min

dipakai min =

b. Perhitungan tulangan geser :  = 0,75 Vc = 1 x f ' c xbxd 6

 Vc=0,75 x Vc Vu < ½  Vc ( tidak perlu tulangan geser ) ½  Vc < Vu <  Vc ( perlu tulangan geser minimum )

 Vc < Vu ≤ 3  Vc ( perlu tulangan geser ) 3  Vc < Vu ≤ 5  Vc ( perlu tulangan geser ) Vu > 5  Vc ( penampang diperbesar ) Vs perlu = Vu –  Vc ( pilih tulangan terpasang ) ( Av. fy.d ) s ( pakai Vs perlu )

Vs ada =

commit to user

Bab 2 Dasar Teori

1,4 1,4 = = 0,0038 360 fy

18 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

2.7. .Perencanaan Pondasi 1. Pembebanan : Beban aksial dan momen dari analisa struktur portal akibat beban mati dan beban hidup. 2. Analisa tampang menggunakan peraturan SNI 03-2847-2002. Perhitungan kapasitas dukung pondasi :  yang terjadi

=

Vtot Mtot  1 A .b.L2 6

= σ tan ahterjadi <  ijin tanah…..........( dianggap aman )

a.

Perhitungan tulangan lentur : = ½ . qu . t2

Mu m

=

fy 0,85. fc

Rn

=

Mn b.d

 =

1 2.m.Rn 1  1   m fy

   

0,85. fc  600   . . fy  600  fy 

b

=

max

= 0,75 . b

min <  < maks

tulangan tunggal



dipakai min = 0,0036

As

< min =  ada . b . d

Luas tampang tulangan As

=  . b .d

commit to user

Bab 2 Dasar Teori

19 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

b. Perhitungan tulangan geser :  = 0,75 Vc = 1 x f ' c xbxd 6

 Vc=0,75 x Vc Vu < ½  Vc ( tidak perlu tulangan geser ) ½  Vc < Vu <  Vc ( perlu tulangan geser minimum )

 Vc < Vu ≤ 3  Vc ( perlu tulangan geser ) 3  Vc < Vu ≤ 5  Vc ( perlu tulangan geser ) Vu > 5  Vc ( penampang diperbesar ) Vs perlu = Vu –  Vc ( pilih tulangan terpasang ) Vs ada =

( Av. fy.d ) s

( pakai Vs perlu )

commit to user

Bab 2 Dasar Teori

Tugas Akhir perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

BAB 3 PERENCANAAN ATAP

3.1. Rencana Atap 3100 375

375

400

400

400

400

375

375

350

KT J

G L

KU TS

SK

KU TS

TS

KT TS

N

N

G

G

G

400

SK 400 2000

TS

G

G KT

TS

KU

TS

TS

KU

G KU

KT

350

300

200

Gambar 3.1. Rencana Atap

Keterangan : KU

= Kuda-kuda utama

G

= Gording

KT

= Kuda-kuda trapesium

N

= Nok

SK

= Setengah kuda-kuda utama

L

= Lisplank

TS

= Track Stank

J

= Jurai

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

20

21 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

3.1.1. Dasar Perencanaan Secara umum data yang digunakan untuk perhitungan rencana atap adalah sebagai berikut : a. Bentuk rangka kuda-kuda

: seperti tergambar.

b. Jarak antar kuda-kuda

:4m

c. Kemiringan atap ()

: 30

d. Bahan gording

: baja profil lip channels (

e. Bahan rangka kuda-kuda

: baja profil double siku sama kaki ().

f. Bahan penutup atap

: genteng.

g. Alat sambung

: baut-mur.

h. Jarak antar gording

: 2,165 m

i. Bentuk atap

: limasan.

j. Mutu baja profil

: Bj-37

).

( σ leleh

= 2400 kg/cm2 )

(ultimate

= 3700 kg/cm2)

3.2. Perencanaan Gording

3.2.1. Perencanaan Pembebanan

Dicoba menggunakan gording dengan dimensi baja profil tipe lip channels/ kanal kait (

) 150 x 75 x 20 x 4,5 pada perencanaan kuda- kuda dengan data sebagai

berikut : a. Berat gording

= 11 kg/m.

f. ts

= 4,5 mm

g. tb

= 4,5 mm

b. Ix

= 489 cm4.

c. Iy

4

= 99,2 cm .

h. Zx

= 65,2 cm3.

d. h

= 150 mm

i. Zy

= 19,8 cm3.

e. b

= 75 mm

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

22 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Kemiringan atap ()

= 30.

Jarak antar gording (s)

= 2,165 m.

Jarak antar kuda-kuda utama

= 4 m.

Jarak antara KU dengan KT

= 3,75 m.

Pembebanan berdasarkan SNI 03-1727-1989, sebagai berikut : a. Berat penutup atap

= 50 kg/m2.

b. Beban angin

= 25 kg/m2.

c. Berat hidup (pekerja)

= 100 kg.

d. Berat penggantung dan plafond

= 18 kg/m2

3.2.2.

Perhitungan Pembebanan

a. Beban Mati (titik) y x

qx  q

qy

Berat gording Berat penutup atap

= =

( 2,165 x 50 )

qx = q sin  = 119,25 x sin 30 = 59,63 kg/m. qy = q cos  = 119,25 x cos 30 = 130,27 kg/m. Mx1 = 1/8 . qy . L2 = 1/8 x 130,27 x (4,00)2 = 206,54 kgm. My1 = 1/8 . qx . L2 = 1/8 x 73,13 x (4,00)2 = 119,26 kgm. commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

11

kg/m

=

108,25

kg/m

q =

119,25

kg/m

+

23 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

b. Beban hidup

y x

Px  P

Py

P diambil sebesar 100 kg. Px = P sin  = 100 x sin 30 = 50 kg. Py = P cos  = 100 x cos 30 = 86,603 kg. Mx2 = 1/4 . Py . L = 1/4 x 86,603 x 4,00 = 86,603 kgm. My2 = 1/4 . Px . L = 1/4 x 50 x 4,00 = 50 kgm.

c. Beban angin TEKAN

HISAP

Beban angin kondisi normal, minimum = 25 kg/m2. Koefisien kemiringan atap () = 30. 1) Koefisien angin tekan = (0,02 – 0,4) = 0,2 2) Koefisien angin hisap = – 0,4 Beban angin : 1) Angin tekan (W1) = koef. Angin tekan x beban angin x 1/2 x (s1+s2) = 0,2 x 25 x ½ x (2,165+2,165) = 10,825 kg/m. 2) Angin hisap (W2) = koef. Angin hisap x beban angin x 1/2 x (s1+s2) = – 0,4 x 25 x ½ x (2,165+2,165) = -21,65 kg/m. Beban yang bekerja pada sumbu x, maka hanya ada harga Mx : 1) Mx (tekan) = 1/8 . W1 . L2 = 1/8 x 10,825x (4,00)2 = 21,65 kgm. 2) Mx (hisap) = 1/8 . W2 . L2 = 1/8 x -21,65 x (4,00)2 = -43,3 kgm. commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

24 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Tabel 3.1. Kombinasi Gaya Dalam pada Gording Beban Angin Beban Beban Momen Mati Hidup Tekan Hisap Mx 206,54 86,603 21,65 -43,3 My

119,26

50

-

-

3.2.3. Kontrol Terhadap Tegangan  Kontrol terhadap momen Maximum Mx

= 403,773

kgm = 40377,3

kgcm.

My

= 223,112

kgm = 22311,2

kgcm.

Asumsikan penampang kompak : Mnx = Zx.fy = 65,2. 2400 = 156480 kgcm Mny = Zy.fy = 19,8. 2400 = 47520 kgcm Check tahanan momen lentur yang terjadi :

Mx My  1 b .M nx .M ny

40377,3 22311,2   0,756  1 ……..ok 0,9.156480 47520  Kontrol terhadap momen Minimum Mx

= 351,773

kgm = 35177,3

kgcm.

My

= 223,112

kgm = 22311,2

kgcm.

Asumsikan penampang kompak : Mnx = Zx.fy = 65,2. 2400 = 156480 kgcm Mny = Zy.fy = 19,8. 2400 = 47520 kgcm Check tahanan momen lentur yang terjadi :

Mx My  1 b .M nx .M ny

35177,3 22311,2   0,719  1 ……..ok 0,9.156480 47520 commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

Kombinasi Maksimum Minimum 403,733 351,773 223,112

223,112

25 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

3.2.4. Kontrol Terhadap Lendutan

Di coba profil : 150 x 75 x 20 x 4,5 E = 2,1 x 106 kg/cm2 Ix = 489 cm

4

Iy = 99,2 cm

4

qy

= 1,2665 kg/cm

Px

= 50 kg

Py

= 86,603 kg

qx = 0,7313 kg/cm 1  400  Z ijin  180 Zx

Zy

=

5.qx.L4 Px.L3  384 .E.Iy 48.E.Iy

=

5.0,7313 (400 ) 4 50.400 3 = 1,56 cm  384 .2.10 6.99,2 48.2.10 6.99,2

=

5.qy.l 4 Py.L3  384 .E.Ix 48.E.Ix

=

5.1,2665 .(400 ) 4 86,603 .(400 )3 = 0,55 cm  384 .2  10 6.489 48.2.10 6.489

Z =

Zx 2  Zy 2

= (1,56) 2  (0,55) 2  1,65 cm Z  Zijin 1,65 cm  2,22 cm

…………… aman !

Jadi, baja profil lip channels (

) dengan dimensi 150 × 70 × 20 × 4,5 aman dan

mampu menerima beban apabila digunakan untuk gording.

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

26 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

3.3. Perencanaan Jurai 8

7 15

6 11

12

13

14

5 9 1

10 2

3

4

Gambar 3.2. Rangka Batang Jurai ` 3.3.1. Perhitungan Panjang Batang Jurai

Perhitungan panjang batang selanjutnya disajikan dalam tabel dibawah ini :

Tabel 3.2. Panjang Batang pada Jurai Nomer Batang Panjang Batang (m) 1 2,652 2

2,652

3

2,652

4

2,652

5

2,864

6

2,864

7

2,864

8

2,864

9

1,083

10

2,864

11

2,165 commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

27 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

12

3,423

13

3,226

14

4,193

15

4,330

3.3.2. Perhitungan luasan jurai a

9

a'

b

8

b'

c

7

d

6

e

5

f

4

c' d'

g

3

g'

h

2

i

1

j

h' i' k

l

m

n

o

p

a

9

e'

f' q

r

s

8

b'

c

7

d

6

e

5

f

4 3

a'

b c' d' e'

f'

g g'

p h o h' n i 1 m i' j k l

q

r

s

2

Gambar 3.3. Luasan Atap Jurai

Panjang j1

= ½ . 2,165 = 1,082 m

Panjang j1

= 1-2 = 2-3 = 3-4 = 4-5 = 5-6 = 6-7 = 7-8 = 8-9 = 1,082 m

Panjang aa’

= 2,375 m

Panjang a’s

= 4,250 m

Panjang cc’

= 1,406 m

Panjang c’q

= 3,281 m

Panjang ee’

= 0,468 m

Panjang e’o

= 2,334 m

Panjang gg’

= g’m = 1,397 m

Panjang ii’

= i’k

 Luas aa’sqc’c

= 0,468 m = (½ (aa’ + cc’) 7-9) + (½ (a’s + c’q) 7-9) = (½( 2,375+1,406 ) 2 . 1,082)+(½(4,250 + 3,281) 2 . 1,082) = 12,239 m2 commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

28 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

 Luas cc’qoe’e

= (½ (cc’ + ee’) 5-7 ) + (½ (c’q + e’o) 5-7) = ( ½ (1,406+0,468) 2 . 1,082)+(½ (3,281+2,334) 2 . 1,082) = 8,101 m2

 Luas ee’omg’gff’ = (½ 4-5 . ee’) + (½ (e’o + g’m) 3-5) + (½ (ff’ + gg’) 3-5) =(½×1,082×0,468)+(½(2,334+1,397)1,082)+(½(1,875+1,379)1,0 82)

= 4,042 m2  Luas gg’mki’i

= (½ (gg’ + ii’) 1-3) × 2 = (½ (1,397 + 0,468) 2 . 1,082) × 2 = 2,018 m2

 Luas jii’k

= (½ × ii’ × j1) × 2 = (½ × 0,468 × 1,082) × 2 = 0,506 m2 a

9

a'

b

8

b'

c

7

d

6

e

5

f

4

c' d'

f'

g

3

g'

h

2

i

1

j

h' i' k

l

m

n

o

p

a

9

e' q

r

s

8

b'

c

7

d

6

e

5

f

4

c' d'

e'

f'

g

3

g'

h

2

i

1

j

h' i' k

l

m

Gambar 3.4. Luasan Plafon Jurai Panjang j1

= ½ . 1,875 = 0,9 m

Panjang j1

= 1-2 = 2-3 = 3-4 = 4-5 = 5-6 = 6-7 = 7-8 = 8-9 = 0,9 m

Panjang bb’

= 1,875 m

Panjang b’r

= 3,741 m

Panjang cc’

= 1,406 m

Panjang c’q

= 3,272 m

Panjang ee’

= 0,468 m

Panjang e’o

= 2,343 m

Panjang gg’

= g’m = 1,406 m commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

a'

b

n

o

p

q

r

s

29 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Panjang ii’

= i’k

 Luas bb’rqc’c

= 0,468 m = (½ (bb’ + cc’) 7-8) + (½ (b’r + c’q) 7-8) = (½ (1,875 + 1,406) 0,9) + (½ (3,741 + 3,272) 0,9) = 4,632 m2

 Luas cc’qoe’e

= (½ (cc’ + ee’) 5-7) + (½ (c’q + e’o) 5-7) = (½ (1,406+0,468) 2 .0,9) + (½ (3,272 +2,343)2 .0,9) = 6,740 m2

 Luas ee’omg’gff’ = (½ 4-5 . ee’) + (½ (e’o + g’m) 3-5) + (½ (ff’ + gg’) 3-5) =(½×0,9×0,468)+(½(2,343+1,406)0,9) +(½(1,875+1,406)0,9) = 3,374 m2  Luas gg’mki’i

= (½ (gg’ + ii’) 1-3) × 2 = (½ (1,406+0,468) 2 . 0,9 ) × 2 = 3,373 m2

 Luas jii’k

= (½ × ii’ × j1) × 2 = (½ × 0,468 × 0,9) × 2 = 0,421 m2

3.3.3. Perhitungan Pembebanan Jurai

Data-data pembebanan : Berat gording

= 11

kg/m

Berat penutup atap

= 50

kg/m2

Berat plafon dan penggantung = 18

kg/m2

Berat profil kuda-kuda

kg/m

= 25

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

30 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

P5

P4

8

P3 7 P2

15

6 11

P1

12

13

14

5 9 1

10 2

4

3

P9

P8

P7

P6

Gambar 3.5. Pembebanan jurai akibat beban mati

a. Beban Mati 1) Beban P1 a) Beban Gording

= berat profil gording × panjang gording bb’r = 11 × (1,875+3,741) = 64,776 kg

b) Beban Atap

= luasan aa’sqc’c × berat atap = 12,239 × 50 = 611,95 kg

c) Beban Plafon

= luasan bb’rqc’c’ × berat plafon = 4,632 × 18 = 83,376 kg

d) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (1 + 5) × berat profil kuda-kuda = ½ × (2,652 + 2,864) × 25 = 68,95 kg

e) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 68,95 = 20,685 kg f) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda = 10 % × 68,95 = 6,895 kg

2) Beban P2 a) Beban Gording

= berat profil gording × panjang gording dd’p = 11 × (0,937+2,812) = 28,983 kg commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

31 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

b) Beban Atap

= luasan cc’qoe’e × berat atap = 8,101× 50 = 405,05 kg

c) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (5 + 9 + 10 + 6) × berat profil kuda-kuda = ½ × (2,864 + 1,083 + 2,864 + 2,864 ) × 25 = 120,937 kg

d) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 120,937 = 36,281 kg e) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda = 10 % × 120,937 = 12,094 kg

3) Beban P3 a) Beban Gording

= berat profil gording × panjang gording ff’n = 11 × (1,875+1,875) = 41,25 kg

b) Beban Atap

= luasan ee’omg’gff’ × berat atap = 4,042 × 50 = 202,1 kg

c) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (6 + 11 + 12 + 7) × berat profil kuda-kuda = ½ × (2,864 + 2,165 + 3,423 + 2,864) × 25 = 146,963 kg

d) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 146,963 = 47,089 kg e) Beban Bracing

= 10 % × beban kuda-kuda = 10 % × 146,963 = 15,696 kg

4) Beban P4 a) Beban Gording

= berat profil gording × panjang gording hh’l = 11 × (0,937+0,937) = 20,614 kg

b) Beban Atap

= luasan gg’mki’i × berat atap = 2,018 × 50 = 100,9 kg

c) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (7 + 13 + 15 + 8) × berat profil kuda-kuda = ½ × (2,864 + 3,226 + 4,193 + 2,864) × 25 commitkg to user = 164,338

Bab 3 Perencanaan Atap

32 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

d) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 164,338 = 49,301 kg e) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda = 10 % × 164,338 = 16,434 kg

5) Beban P5 a) Beban Atap

= luasan jii’k × berat atap = 0,506 × 50 = 25,3 kg

b) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (8+15) × berat profil kuda-kuda = ½ × (2,864 + 4,33) × 25 = 89,925 kg

c) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 89,925 = 26,977 kg d) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda = 10 % × 89,925 = 8,992 kg

6) Beban P6 a) Beban Plafon

= luasan jii’k × berat plafon = 0,421 × 18 = 7,578 kg

b) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (15 + 14 + 4) × berat profil kuda-kuda = ½ × (4,33 + 4,193 + 2,652) × 25 = 139,687 kg

c) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 139,687 = 41,906 kg d) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda = 10 % × 139,687 = 13,969 kg

7) Beban P7 a) Beban Plafon

= luasan gg’mki’i × berat plafon = 3,373 × 18 = 60,714 kg commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

33 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

b) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (4 + 12 + 13 + 3) × berat profil kuda-kuda = ½ × (2,652 + 3,226 + 3,423 + 2,652) × 25 = 149,412 kg

c) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 149,412 = 44,824 kg d) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda = 10 % × 149,412 = 14,941 kg

8) Beban P8 a) Beban Plafon

= luasan ee’omg’gff’ × berat plafon = 3,374 × 18 = 60,732 kg

b) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (3 + 11 + 4 + 10) × berat profil kuda-kuda = ½ × (2,652+2,652 + 3,423 + 2,864) × 25 = 144,887 kg

c) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 144,887= 43,466 kg d) Beban Bracing

= 10 % × beban kuda-kuda = 10 % × 144,887 = 14,487 kg

9) Beban P9 a) Beban Plafon

= luasan cc’qoe’e × berat plafon = 6,74 × 18 = 121,32 kg

b) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (2 + 9 + 1) × berat profil kuda-kuda = ½ × (2,652 + 1,083 + 2,652) × 25 = 79,837 kg

c) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 79,837 = 23,951 kg d) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda = 10 % × 79,837 = 7,984 kg commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

34 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Tabel 3.3. Rekapitulasi Pembebanan Jurai Beban Beban Beban Beban Beban Plat KudaBeban Atap gording Bracing Penyambung kuda (kg) (kg) (kg) (kg) (kg) P1 611,95 64,776 68,950 6,895 20,685

Beban Plafon (kg)

Jumlah Beban (kg)

83,376

856,632

Input SAP 2000 ( kg ) 857

P2

405,05

28,983

120,937

12,094

36,281

-

603,345

604

P3

202,1

41,25

146,963

15,696

47,089

-

453,098

454

P4

100,9

20,614

164,338

16,434

49,301

-

351,587

352

P5

25,3

-

89,925

8,992

26,977

-

151,194

152

P6

-

-

139,687

13,969

41,906

7,578

203,14

204

P7

-

-

149,412

14,941

44,824

60,714

269,891

270

P8

-

-

144,887

14,487

43,466

60,732

263,572

264

P9

-

-

79,837

7,984

23,951

121,32

233,092

234

b. Beban Hidup Beban hidup yang bekerja pada P1 = P2 = P3 = P4 = P5 = 100 kg

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

35 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

c. Beban Angin

W 2

W 3

W 4

W 5

Perhitungan beban angin :

8

7 15

6 11

12

13

14

W 1

5 9 1

10 2

3

4

Gambar 3.6. Pembebanan Jurai akibat Beban Angin Beban angin kondisi normal, minimum = 25 kg/m2. 

Koefisien angin tekan = 0,02  0,40 = (0,02 × 30) – 0,40 = 0,2 a) W1 = luasan × koef. angin tekan × beban angin = 12,239 × 0,2 × 25 = 61,195 kg b) W2 = luasan × koef. angin tekan × beban angin = 8,101 × 0,2 × 25 = 40,505 kg c) W3 = luasan × koef. angin tekan × beban angin = 4,042 × 0,2 × 25 = 20,21 kg d) W4 = luasan × koef. angin tekan × beban angin = 2,018 × 0,2 × 25 = 10,09 kg e) W5 = luasan × koef. angin tekan × beban angin = 0,506 × 0,2 × 25 = 2,53 kg

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

36 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Tabel 3.4. Perhitungan Beban Angin Jurai Wx Beban (Untuk Input Beban (kg) Angin SAP2000) W.Cos  (kg) W1 61,195 56,740 57

Wy W.Sin  (kg) 22,924

(Untuk Input SAP2000) 23

W2

40,505

37,555

38

15,173

16

W3

20,21

18,738

19

7,570

8

W4

10,09

9,355

10

3,780

4

W5

2,53

2,346

3

0,948

1

Dari perhitungan mekanika dengan menggunakan program SAP 2000 diperoleh gaya batang yang bekerja pada batang setengah kuda-kuda sebagai berikut : Tabel 3.5. Rekapitulasi Gaya Batang Jurai kombinasi Batang Tarik (+) (kg) Tekan (-) (kg) 1

880,17

2

885,01

3 4

285,02 285,02

5

1011,55

6

1100,38

7

473,93

8

949,39

9

357,51

10

2103,87

11

1578,15

12

757,54

13

28,90

14

749,34

15

50,39

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

37 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

3.3.4. Perencanaan Profil Jurai

a. Perhitungan profil batang tarik Pmaks. = 1100,38 kg Fy

= 2400 kg/cm2 (240 MPa)

Fu

= 3700 kg/cm2 (370 MPa)

Pmak 1100 ,38 = = 0,46 cm2 2400 Fy

Ag perlu =

Dicoba, menggunakan baja profil  50.50.5 Dari tabel baja didapat data-data = Ag

= 4,80 cm2

x

= 1,51 cm

An = 2.Ag-dt = 9600-14.5 = 9530 mm2 L =Sambungan dengan Diameter = 3.12,7 =38,1 mm x  15,1 mm

U  1 = 1-

x L 15,1 = 0,604 38,1

Ae = U.An = 0,604. 9530 = 5756,12 mm2 Check kekuatan nominal

Pn  0,75 . Ae.Fu = 0,75. 5756,12 .370 = 1597323,3 N = 159732,3 kg > 1100,38 kg……OK commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

38 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

b. Perhitungan profil batang tekan Pmaks. = 2103,37 kg lk

= 2,864 m = 286,4 cm

Pmak 2103 ,37 = = 0,75 cm2 2400 Fy

Ag perlu =

Dicoba, menggunakan baja profil  50.50.5 (Ag = 4,80 cm2) Periksa kelangsingan penampang : b 200 50 200  =  t 5 Fy 240

= 10 < 12,9



K.L r

=

1.286 ,4 1,51

= 189,66

c  =

 

Fy E

189,66 3,14

240 200000

ω  1,25.c

= 2,09 …… λc ≥ 1,2 ω  1,25.c = 1,25. (2,092) 2

= 5,46 Fcr 

Fy



=

2400 = 439,56 5,46

Pn  2. Ag .Fcr

= 2.4,80.439,56 = 4219,776

P 2103,37  Pn 0,85.4219 ,776 = 0,586 < 1……………OK

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

2

39 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

3.3.5. Perhitungan Alat Sambung

a. Batang Tekan Digunakan alat sambung baut-mur. Diameter baut () = 12,7 mm ( ½ inches) Diameter lubang = 14 mm. Tebal pelat sambung () = 0,625 . db = 0,625 . 12,7 = 7,94 mm. Menggunakan tebal plat 8 mm  Tahanan geser baut Pn

= m.(0,4.fub).An = 2.(0,4.825) .¼ .  . 12,72 = 8356,43 kg/baut

 Tahanan tarik penyambung Pn

= 0,75.fub.An =7833,9 kg/baut

 Tahanan Tumpu baut : Pn

= 0,75 (2,4.fu.db.t) = 0,75 (2,4.370.12,7.9) = 7612,38 kg/baut

P yang menentukan adalah Ptumpu = 7612,38 kg. Perhitungan jumlah baut-mur, n

Pmaks. 2103,37   0,276 ~ 2 buah baut Ptumpu 7612,38

Digunakan : 2 buah baut Perhitungan jarak antar baut : a) 3d  S1  3t atau 200 mm Diambil, S1 = 3 db = 3. 12,7 = 38,1 mm = 40 mm commit to user b) 1,5 d  S2  (4t +100) atau 200 mm Bab 3 Perencanaan Atap

40 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Diambil, S2 = 1,5 db = 1,5 . 12,7 = 19,05 mm = 20 mm b. Batang tarik Digunakan alat sambung baut-mur. Diameter baut () = 12,7 mm ( ½ inches ) Diameter lubang = 14,7 mm. Tebal pelat sambung () = 0,625 . db = 0,625 x 12,7 = 7,94 mm. Menggunakan tebal plat 8 mm  Tahanan geser baut Pn

= n.(0,4.fub).An = 2.(0,4.825) .¼ .  . 12,72 = 8356,43 kg/baut

 Tahanan tarik penyambung Pn

= 0,75.fub.An =7833,9 kg/baut

 Tahanan Tumpu baut : Pn

= 0,75 (2,4.fu. db t) = 0,75 (2,4.370.12,7.9) = 7612,38 kg/baut

P yang menentukan adalah Ptumpu = 7612,38 kg. Perhitungan jumlah baut-mur, n

Pmaks. 1100,38   0,145 ~ 2 buah baut Pgeser 7612,38

Digunakan : 2 buah baut Perhitungan jarak antar baut : a) 3d  S1  3t atau 200 mm Diambil, S1 = 3 db = 3. 12,7 = 38,1 mm = 40 mm b) 1,5 d  S2  (4t +100) atau commit 200 mmto user

Bab 3 Perencanaan Atap

41 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Diambil, S2 = 1,5 db = 1,5 . 12,7 = 19,05 mm = 20 mm

Tabel 3.6. Rekapitulasi Perencanaan Profil Jurai Nomer Dimensi Profil Baut (mm) Batang 2  12,7

2

50 . 50 .5 50 . 50 .5

3

50 . 50 .5

2  12,7

4

50 . 50 .5

2  12,7

5

50 . 50 .5

2  12,7

6

50 . 50 .5

2  12,7

7

50 . 50 .5

2  12,7

8

50 . 50 .5

2  12,7

9

50 . 50 .5

2  12,7

10

50 . 50 .5

2  12,7

11

50 . 50 .5

2  12,7

12

50 . 50 .5

2  12,7

13

50 . 50 .5

2  12,7

14

50 . 50 .5

2  12,7

15

50 . 50 .5

2  12,7

1

2  12,7

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

42 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

3.4. Perencanaan Setengah Kuda-kuda

8

7 14 6 12 5 1

13

11 9

10 2

3

4

Gambar 3.7. Rangka Batang Setengah Kuda-kuda

3.4.1. Perhitungan Panjang Batang Setengah Kuda-kuda

Perhitungan panjang batang selanjutnya disajikan dalam tabel dibawah ini :

Tabel 3.7. Perhitungan Panjang Batang pada Setengah Kuda-kuda Nomer Batang Panjang Batang 1 1,875 2

1,875

3

1,875

4

1,875

5

2,165

6

2,165

7

2,165

8

2,165

9

1,083

10

2,165

11

commit2,165 to user

Bab 3 Perencanaan Atap

15

43 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

12

2,864

13

3,248

14

3,750

15

4,330

3.4.2. Perhitungan luasan Setengah Kuda-kuda

k j

k j

i

i

h

h

f

g e' e

d'

c'

b'

a'

f d

g e' e

c

d'

c'

b'

a'

d

b a

c b a

Gambar 3.8. Luasan Atap Setengah Kuda-kuda

Panjang ak

= 7,5 m

Panjang bj

= 6,6 m

Panjang ci

= 4,7 m

Panjang dh

= 2,8 m

Panjang eg

= 0,9 m

Panjang atap ab

= jk = 2,166 m

Panjang b’c’ = c’d’ = d’e’ = 1,875 m Panjang e’f

= ½ × 1,875 = 0,937 m

Panjang atap a’b’

= 1,938 m

Panjang atap bc

= cd = de = gh = hi = ij = 2,096 m



= ½ x (ak + bj) x a’b’

Luas atap abjk

= ½ x (7,5 x 6,6) x 0,937 = 6,345 m2 commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

44 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai



Luas atap bcij

= ½ x (bj + ci) x b’c’ = ½ x (6,6 + 4,7) x 1,875 = 10,594 m2



Luas atap cdhi

= ½ x (ci + dh) x c’d’ = ½ x (4,7 + 2,8) x 1,875 = 7,031 m2



Luas atap degh

= ½ x (dh + eg) x d’e’ = ½ x (2,8 + 0,9) x 1,875 = 3,469 m2



Luas atap efg

= ½ x eg x e’f = ½ x 0,9 x 0,937 = 0,422 m2

j j

i

i

h

h

f

g e' e

d'

c'

b'

a'

f d

g e' e

c b

d'

c'

b'

c

Gambar 3.9. Luasan Plafonpp

= 7,5 m

Panjang atap a’b’

Panjang atap b’c’ = c’d’ = d’e’ = 1,875 m Panjang atap e’f’ = 0,937 m Panjang bj

= 6,6 m

Panjang ci

= 4,7 m

Panjang dh

= 2,8 m

Panjang eg

= 0,9 m

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

a'

d a

b

Panjang ak

k

k

= 1,938 m

a

45 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Panjang atap ab = jk = 2,166 m Panjang atap bc = cd = de = gh = hi = ij = 2,096 m 

Luas atap abjk

= ½ x (ak + bj) x a’b’ = ½ x (7,5 x 6,6) x 0,937 = 6,345 m2



Luas atap bcij

= ½ x (bj + ci) x b’c’ = ½ x (6,6 + 4,7) x 1,875 = 10,594 m2



Luas atap cdhi

= ½ x (ci + dh) x c’d’ = ½ x (4,7 + 2,8) x 1,875 = 7,031 m2



Luas atap degh

= ½ x (dh + eg) x d’e’ = ½ x (2,8 + 0,9) x 1,875 = 3,469 m2



Luas atap efg

= ½ x eg x e’f = ½ x 0,9 x 0,937 = 0,422 m2

3.4.3. Perhitungan Pembebanan Setengah Kuda-kuda

Data-data pembebanan : Berat gording

= 11

kg/m

Berat penutup atap

= 50

kg/m2

Berat profil kuda - kuda

= 25

kg/m

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

46 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

a. Beban Mati P5

P4 8 P3

7 14

P2

15

6 12

P1 5

13

11 9

1

10 2

4

3 P8

P9

P7

P6

Gambar 3.10. Pembebanan Setengah Kuda-kuda akibat Beban Mati

1) Beban P1 a) Beban Gording

= berat profil gording × panjang gording = 11 × 7,5 = 82,5 kg

b) Beban Atap

= luasan abjk × berat atap = 14,632× 50 = 731,6 kg

c) Beban Plafon

= luasan abjk × berat plafon = 6,345× 18 = 114,21 kg

d) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (1 + 5) × berat profil kuda-kuda = ½ × (1,875 + 2,165) × 25 = 50,5 kg

e) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 50,5 = 15,15 kg f) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda = 10 % × 50,5 = 5,05 kg

2) Beban P2

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

47 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

a) Beban Gording

= berat profil gording × panjang gording = 11 x 5,625 = 61,875 kg

b) Beban Atap

= luasan bcij × berat atap = 10,594 × 50 = 529,7 kg

c) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (5 + 9 + 10 + 6) × berat profil kuda-kuda = ½ × (2,165+1,083+2,165+2,165) × 25 = 94,725 kg

d) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 94,725 = 28,418 kg e) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda = 10 % × 94,725 = 9,472 kg

3) Beban P3 a) Beban Gording

= berat profil gording × panjang gording = 11 x 3,75 = 41,25 kg

b) Beban Atap

= luasan cdhi × berat atap = 7,031 × 50 = 351,55 kg

c) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (6 + 11 + 13 + 7) × berat profil kuda-kuda = ½ × (2,165 + 2,165 + 2,864 + 2,165) × 25 = 116,988 kg

d) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 116,988 = 35,096 kg e) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda = 10 % × 116,988 = 11,699 kg

4) Beban P4 a) Beban Gording

= berat profil gording × panjang gording = 11 × 1,875 = 20,625 kg

b) Beban Atap

= luasan degh × berat atap = 3,469 × 50 = 173,45 kg

c) Beban Kuda-kuda

= ½commit × btg (7to+user 13 + 14 + 8) × berat profil kuda-kuda

Bab 3 Perencanaan Atap

48 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

= ½ × (2,165+3,248+3,750+2,165) × 25 = 141,6 kg d) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 141,6 = 42,48 kg e) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda = 10 % × 141,6 = 14,16 kg

5) Beban P5 a) Beban Atap

= luasan efg × berat atap = 0,422 × 50 = 21,1 kg

b) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (8 + 15) × berat profil kuda-kuda = ½ × (2,165 + 4,33) × 25 = 81,187 kg

c) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 81,187 = 24,356 kg d) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda = 10 % × 81,187 = 8,119 kg

6) Beban P6 a) Beban Plafon

= luasan efg × berat plafon = 0,422 × 18 = 7,596 kg

b) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (15 + 14 + 4) × berat profil kuda-kuda = ½ × (4,33 + 3,75 + 1,875) × 25 = 124,437 kg

c) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 124,437 = 37,331 kg d) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda = 10 % × 124,437 = 12,444 kg

7) Beban P7 a) Beban Plafon

commit to user = luasan degh × berat plafon

Bab 3 Perencanaan Atap

49 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

= 3,469 × 18 = 62,442 kg b) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (4 + 12 + 13 + 3) × berat profil kuda-kuda = ½ × (1,875 +3,248 + 2,864 + 1,875) × 25 = 123,275 kg

c) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 123,275 = 36,982 kg d) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda = 10 % × 123,275 = 12,328 kg

8) Beban P8 a) Beban Plafon

= luasan cdhi × berat plafon = 7,031 × 18 = 126,558 kg

b) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (2 + 3 + 10 + 11) × berat profil kuda-kuda = ½ × (2,165 + 2,165 + 1,875 + 1,875) × 25 = 101,000 kg

c) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 101,000 = 30,300 kg d) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda = 10 % × 101,000 = 10,100 kg

9) Beban P9 a) Beban Plafon

= luasan bcij × berat plafon = 10,594 × 18 = 190,692 kg

b) Beban Kuda-kuda

= ½ × btg (2 + 9 + 1) × berat profil kuda-kuda = ½ × (1,875 + 1,083 + 1,875) × 25 = 60,412 kg

c) Beban Plat Sambung = 30 % × beban kuda-kuda = 30 % × 60,412 = 18,124 kg

d) Beban Bracing

= 10% × beban kuda-kuda to user = 10commit % × 60,412 = 6,041 kg

Bab 3 Perencanaan Atap

50 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Tabel 3.8. Rekapitulasi Pembebanan Setengah Kuda-kuda

Beban

Beban Atap (kg)

Beban gording (kg)

Beban Kuda-kuda (kg)

Beban Bracing (kg)

Beban Plat Penyambung (kg)

Beban Plafon (kg)

P1

731,6

82,5

50,5

5,05

15,15

114,21

975,21

Input SAP 2000 ( kg ) 976

P2

529,7

61,875

94,725

9,472

28,418

-

724,19

725

P3

351,55

41,25

116,988

11,699

35,096

-

556,583

557

P4

173,45

20,625

141,6

14,16

42,48

-

392,315

393

P5

-

81,187

8,119

24,356

-

134,762

135

P6

21,1 -

-

124,437

12,444

37,331

7,596

181,808

182

P7

-

-

123,275

12,327

36,982

62,442

235,026

236

P8

-

-

101,00

10,10

30,30

126,558

267,958

268

P9

-

-

60,412

6,041

18,124

190,692

275,269

276

a. Beban Hidup Beban hidup yang bekerja pada P1, P2, P3, P4, P5, = 100 kg

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

Jumlah Beban (kg)

51 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

b. Beban Angin

W 4

W 5

Perhitungan beban angin :

8

W 3

7

W 2

14

W 1

12 5 1

15

6 13

11 9

10 2

3

4

Gambar 3.11. Pembebanan Setengah Kuda-kuda akibat Beban Angin Beban angin kondisi normal, minimum = 25 kg/m2. 

Koefisien angin tekan = 0,02  0,40 = (0,02  30) – 0,40 = 0,2 a) W1

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 14,632 × 0,2 × 25 = 73,16 kg

b) W2

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 10,594 × 0,2 × 25 = 52,97 kg

c) W3

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 7,031 × 0,2 × 25 = 35,155 kg

d) W4

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 3,469 × 0,2 × 25 = 17,345 kg

e) W5

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 0,422 × 0,2 × 25 = 2,11 kg

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

52 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Tabel 3.9. Perhitungan Beban Angin Setengah Kuda-kuda Wx Wy Untuk Beban Beban Input W.Cos  W.Sin  Angin (kg) SAP2000 (kg) (kg) W1 73,16 63,358 64 36,58

Untuk Input SAP2000 37

W2

52,97

45,873

46

26,485

27

W3

35,155

30,445

31

17,577

18

W4

17,345

15,021

16

8,672

9

W5

2,110

1,827

2

1,055

1,1

Dari perhitungan mekanika dengan menggunakan program SAP 2000 diperoleh gaya batang yang bekerja pada batang kuda-kuda utama sebagai berikut : Tabel 3.10. Rekapitulasi Gaya Batang Setengah Kuda-kuda Kombinasi Batang Tarik (+) ( kg ) Tekan (-) ( kg ) 1 3677,68 2

3664,28

-

3

2375,54

-

4

1133,99

-

5

-

2135,88

6

-

678,49

7

763,23

-

8

2051,14

-

9

366,12

-

10

-

1484,20

11

-

1197,30

12

-

1903,24

13

1842,63

-

14

-

2283,13

15

-

50,39

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

53 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

3.4.4. Perencanaan Profil Setengah Kuda- kuda

a.

Perhitungan profil batang tarik Pmaks. = 3677,68 kg Fy

= 2400 kg/cm2 (240 MPa)

Fu

= 3700 kg/cm2 (370 MPa)

Ag perlu =

Pmak 3677 ,68 = = 1,53 cm2 2400 Fy

Dicoba, menggunakan baja profil  50.50.5 Dari tabel baja didapat data-data = Ag

= 4,80 cm2

x

= 1,51 cm

An = 2.Ag-dt = 9600 -14.5 = 9530 mm2 L =Sambungan dengan Diameter = 3.12,7 =38,1 mm

U  1 = 1-

x L 15,1 = 0,604 38,1

Ae = U.An = 0,604. 9530 = 5756,12 mm2 Check kekuatan nominal

Pn  0,75 . Ae.Fu = 0,75. 5756,12.370 = 1597323,3 N = 159732,3 kg > 3677,68 kg……OK

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

54 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

b. Perhitungan profil batang tekan Pmaks. = 2283,13 kg lk

= 2,165 m = 216,5 cm

Pmak 2283,13 = = 0,95 cm2 2400 Fy

Ag perlu =

Dicoba, menggunakan baja profil  50.50.5 (Ag = 4,80 cm2) Periksa kelangsingan penampang : b 200 50 200  =  t 5 Fy 240

= 10 < 12,9



K.L r

=

1.286 ,4 1,51

= 189,66

c  =

 

Fy E

189,66 3,14

240 200000

ω  1,25.c

= 2,09 …… λc ≥ 1,2 ω  1,25.c = 1,25. (2,092) 2

= 5,46 Fcr 

Fy



=

2400 = 439,56 5,46

Pn  2. Ag .Fcr

= 2.4,80.439,56 = 4219,77

P 1521,68  Pn 0,85.4219,77 = 0,95 < 1……………OK

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

2

55 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

3.4.5. Perhitungan Alat Sambung

a. Batang Tekan Digunakan alat sambung baut-mur. Diameter baut () = 12,7 mm ( ½ inches) Diameter lubang = 14 mm. Tebal pelat sambung () = 0,625 . db = 0,625 . 12,7 = 7,94 mm. Menggunakan tebal plat 8 mm  Tahanan geser baut = m.(0,4.fub).An

Pn

= 2.(0,4.825) .¼ .  . 12,72 = 8356,43 kg/baut  Tahanan tarik penyambung = 0,75.fub.An

Pn

=7833,9 kg/baut  Tahanan Tumpu baut : Pn

= 0,75 (2,4.fu.db.t) = 0,75 (2,4.370.12,7.9) = 7612,38 kg/baut

P yang menentukan adalah Ptumpu = 7612,38 kg. Perhitungan jumlah baut-mur, n

Pmaks. 2283,13   0,299 ~ 2 buah baut Ptumpu 7612,38

Digunakan : 2 buah baut

Perhitungan jarak antar baut : a) 1,5d  S1  3d Diambil, S1 = 2,5 db = 2,5. 12,7 = 3,175 mm = 30 mm

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

56 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

b) 2,5 d  S2  7d Diambil, S2 = 5 db = 1,5 . 12,7 = 6,35 mm = 60 mm b. Batang tarik Digunakan alat sambung baut-mur. Diameter baut () = 12,7 mm ( ½ inches ) Diameter lubang = 14,7 mm. Tebal pelat sambung () = 0,625 . db = 0,625 x 12,7 = 7,94 mm. Menggunakan tebal plat 8 mm  Tahanan geser baut Pn

= n.(0,4.fub).An = 2.(0,4.825) .¼ .  . 12,72 = 8356,43 kg/baut

 Tahanan tarik penyambung Pn

= 0,75.fub.An =7833,9 kg/baut

 Tahanan Tumpu baut : Pn

= 0,75 (2,4.fu. db t) = 0,75 (2,4.370.12,7.9) = 7612,38 kg/baut

P yang menentukan adalah Ptumpu = 7612,38 kg. Perhitungan jumlah baut-mur, n

Pmaks. 3677,68   0,49 ~ 2 buah baut Pgeser 7612,38

Digunakan : 2 buah baut Perhitungan jarak antar baut : a) 3d  S1  3t atau 200 mm Diambil, S1 = 3 db = 3. 12,7 = 38,1 mm = 40 mm

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

57 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

b) 1,5 d  S2  (4t +100) atau 200 mm Diambil, S2 = 1,5 db = 1,5 . 12,7 = 19,05 mm = 20 mm

Tabel 3.11. Rekapitulasi Perencanaan Profil Setengah Kuda-kuda Nomer Dimensi Profil Baut (mm) Batang 1  50. 50. 5 2  12,7 2

 50. 50. 5

2  12,7

3

 50. 50. 5

2  12,7

4

 50. 50. 5

2  12,7

5

 50. 50. 5

2  12,7

6

 50. 50. 5

2  12,7

7

 50. 50. 5

2  12,7

8

 50. 50. 5

2  12,7

9

 50. 50. 5

2  12,7

10

 50. 50. 5

2  12,7

11

 50. 50. 5

2  12,7

12

 50. 50. 5

2  12,7

13

 50. 50. 5

2  12,7

14

 50. 50. 5

2  12,7

15

 50. 50. 5

2  12,7

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

58 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

3.5. Perencanaan Kuda-kuda Trapesium 11

12

13

14

10

15 21

19 9

18

23

24

22

20

26 25

27

1

16

28 29

17 2

4

3

5

6

7

Gambar 3.12. Rangka Batang Kuda-kuda Trapesium

3.5.1. Perhitungan Panjang Batang Kuda-kuda Trapesium

Perhitungan panjang batang selanjutnya disajikan dalam tabel dibawah ini :

Tabel 3.12. Perhitungan Panjang Batang pada Kuda-kuda Trapesium Nomer Batang Panjang Batang (m) 1 1,875 2

1,875

3

1,875

4

1,875

5

1,875

6

1,875

7

1,875

8

1,875

9

2,165

10

2,165

11

1,875

12

1,875

13

1,875

14

1,875

15

commit to2,165 user

Bab 3 Perencanaan Atap

8

59 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

16

2,165

17

1,083

18

2,165

19

2,165

20

2,864

21

2,165

22

2,864

23

2,165

24

2,864

25

2,165

26

2,864

27

2,165

28

2,165

29

1,083

3.5.2. Perhitungan luasan kuda-kuda trapesium

a

h g

b c d

f e

h

a g

b c d

Gambar 3.13. Luasan Atap Kuda-kuda Trapesium commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

f e

60 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Panjang ah

= 4,25 m

Panjang bg

= 3,281 m

Panjang cf

= 2,343 m

Panjang de

= 1,875 m

Panjang ab

= 1,937 m

Panjang bc

= 1,875 m

Panjang cd

= 0,937 m

 ah  bg   Luas abgh =   × ab  2   4,245  3,281  =  × 1,937 2  

= 7,288 m2  Luas bcfg

 bg  cf  =  × bc  2   3,281  2,343  =  × 1,875 2  

= 5,272 m2  Luas cdef

 cf  de  =  × cd  2 

 2,343  1,875  =  × 0,937 2  

= 1,976 m2

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

61 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

a b c d

h g f e

a b c d

h g f e

Gambar 3.14. Luasan Plafon Kuda-kuda Trapesium

Panjang ah

= 3,750 m

Panjang bg

= 3,281 m

Panjang cf

= 2,343 m

Panjang de

= 1,875 m

Panjang ab

= 0,937 m

Panjang bc

= 1,875 m

Panjang cd

= 0,937 m

 ah  bg   Luas abgh =   × ab  2   3,750  3,281  =  × 0,937 2  

= 3,163 m2  Luas bcfg

 bg  cf  =  × bc  2   3,281  2,343  =  × 1,875 2  

= 5,272 m2

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

62 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

 cf  de  =  × cd  2 

 Luas cdef

 2,343  1,875  =  × 0,937 2  

= 1,976 m2

3.5.3. Perhitungan Pembebanan Kuda-kuda Trapesium

Data-data pembebanan : Berat gording

= 11

kg/m

Berat penutup atap

= 50

kg/m2

Berat profil

= 25

kg/m

P4

P3 11

P2

P5 12

P7

P6 13

14

P8

10 P1

15 21

19 9

24

22

20

18

23

P9

26 25

27

1

29 2

P16

16

28

17 4

3 P15

P14

6

5 P13

P12

7 P11

8 P10

Gambar 3.15. Pembebanan Kuda-kuda Trapesium akibat Beban Mati

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

63 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

a. Beban Mati 1) Beban P1 = P9 a) Beban gording

= Berat profil gording × Panjang Gording = 11 × 3,75 = 41,25 kg

b) Beban atap

= Luasan × Berat atap = 7,288 × 50 = 364,4 kg

c) Beban plafon

= Luasan × berat plafon = 3,163 × 18 = 56,93 kg

d) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (1 + 9) × berat profil kuda kuda = ½ × (1,875 + 2,165) × 25 = 50,5 kg

e) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 50,5 = 15,15 kg f) Beban bracing

= 10  × beban kuda-kuda = 10  × 50,5 = 5,05 kg

2) Beban P2 = P8 a) Beban gording

= Berat profil gording × Panjang Gording = 11 × 2,820 = 31,02 kg

b) Beban atap

= Luasan × Berat atap = 5,272 × 50 = 263,6 kg

c) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (9+17+18+10) × berat profil kuda kuda = ½ × (2,165 + 1,083 + 2,165 + 2,165) × 25 = 94,725 kg

d) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 94,725 = 28,417 kg e) Beban bracing

= 10  × beban kuda-kuda = 10  × 94,725 = 9,472 kg

3) Beban P3 = P7

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

64 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

a) Beban gording

= Berat profil gording × Panjang Gording = 11 × 1,875 = 20,625 kg

b) Beban atap

= Luasan × Berat atap = 1,976 × 50 = 98,8 kg

c) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (10+19+20+11) × berat profil kuda kuda = ½ × (2,165 + 2,165 + 2,864 + 1,875) × 25 = 113,362 kg

d) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 113,362 = 34,009 kg e) Beban bracing

= 10  × beban kuda-kuda = 10  × 113,362 = 11,336 k

f) Beban reaksi

= reaksi jurai = 2630,62 kg

4) Beban P4 = P6 a) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (11+21+22+12) × berat profil kuda kuda = ½ × (1,875 + 2,165 + 2,864 + 1,875) × 25 = 109,737 kg

b) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 109,737 = 32,921 kg c) Beban bracing

= 10  × beban kuda-kuda = 10  × 109,737 = 10,974 kg

5) Beban P5 a) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (12 + 23 + 13) × berat profil kuda kuda = ½ × (1,875 + 2,165 + 1,875) × 25 = 73,937 kg

b) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 73,937 = 22,181 kg c) Beban bracing

= 10commit  × beban kuda-kuda to user

Bab 3 Perencanaan Atap

65 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

= 10  × 79,937 = 7,994 kg d) Beban reaksi

= reaksi ½ kuda-kuda = 2599,35 kg

6) Beban P10 = P16 a) Beban plafon

= Luasan × berat plafon = 5,272 × 18 = 94,89 kg

b) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (8 + 29 + 7) × berat profil kuda kuda = ½ × (1,875 + 1,083 + 1,875) × 25 = 60,412 kg

c) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 60,412 = 18,124 kg d) Beban bracing

= 10  × beban kuda-kuda = 10  × 60,412 = 6,041 kg

7) Beban P11 = P15 a) Beban plafon

= Luasan × berat plafon = 1,976 × 18 = 35,56 kg

b) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (7+28+27+6) × berat profil kuda kuda = ½ × (1,875 + 2,165 + 2,165 + 1,875) × 25 = 101 kg

c) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 101 = 30,3 kg d) Beban bracing

= 10  × beban kuda-kuda = 10  × 101 = 10,1 kg

e) Beban reaksi

= reaksi jurai = 2630,62 kg

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

66 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

8) Beban P12 = P14 a) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (6+26+25+5) × berat profil kuda kuda = ½ × (1,875 + 2,864 + 2,165 + 1,875) × 25 = 109,737 kg

b) Beban plat sambung = 30 × beban kuda-kuda = 30 × 109,737 = 32,921 kg c) Beban bracing

= 10 × beban kuda-kuda = 10 × 109,737 = 10,974 kg

9) Beban P13 a) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (4+22+23+24+5) × berat profil kuda kuda = ½ × (1,875 + 2,864 + 2,165+2,864 + 1,875)× 25 = 145,537 kg

b) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 145,537 = 43,661 kg c) Beban bracing

= 10  × beban kuda-kuda = 10  × 145,537 = 14,554 kg

d) Beban reaksi

= reaksi ½ kuda-kuda = 2599,35 kg

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

67 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Beban P1=P9

Tabel 3.13. Rekapitulasi Pembebanan Kuda-kuda Trapesium Beban Beban Beban Beban Beban Plat Beban Kuda Atap gording Bracing Penyambung Plafon kuda (kg) (kg) (kg) (kg) (kg) (kg) 364,4 41,25 50,5 5,05 15,15 56,93

P2=P8

263,6

31,02

94,725

9,472

28,417

-

P3=P7

98,8

20,625

113,362

11,336

34,009

-

P4=P6

-

-

109,737

10,974

39,921

-

P5

-

-

73,937

7,394

22,181

-

P10=P16

-

-

60,412

6,041

18,124

94,89

P11=P15

-

-

101

10,1

30,3

P12=P14

-

-

109,737

10,974

32,921

-

P13

-

-

145,537

14,554

43,661

-

Beban Reaksi (kg)

Jumlah Beban (kg)

Input SAP (kg)

-

518,23

519

-

427,234

428

2630,62 2734,31

2735

-

160,632

161

2599,35 2702,86

2703

-

179,467

180

35,56 2630,62 2807,58

2808

-

153,632

154

2599,35 2803,102

2804

 Beban Hidup Beban hidup yang bekerja pada P1, P2, P4, P5, P6, P8, P9 = 100 kg

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

68 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

 Beban Angin Perhitungan beban angin :

W3

W4 11

W2

12

13

14

W5

10

15 21

19

W1

9

18

23

24

22

20

26 25

27

29

17 1

16

28

2

4

3

5

6

7

8

Gambar 3.16. Pembebanan Kuda-kuda Trapesium akibat Beban Angin Beban angin kondisi normal, minimum = 25 kg/m2. 1) Koefisien angin tekan = 0,02  0,40 = (0,02 × 35) – 0,40 = 0,2 a)

W1

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 7,288× 0,2 × 25 = 36,44 kg

b) W2

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 5,272× 0,2 × 25 = 26,36 kg

c)

W3

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 1,976 × 0,2 × 25 = 9,88 kg

2) Koefisien angin hisap a)

W4

= - 0,40

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 1,976 × -0,4 × 25 = -19,76 kg

b) W5

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 5,272 × -0,4 × 25 = -52,72 kg

c)

W6

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 7,288 × -0,4 × 25 = -72,88 kg commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

W6

69 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Tabel 3.14. Perhitungan Beban Angin Kuda-kuda Trapesium Wx Wy Beban (Untuk Input Beban (kg) Angin SAP2000) W.Cos  (kg) W.Sin  (kg) W1 36,44 31,55 32 18,22

(Untuk Input SAP2000) 19

W2

26,36

22,828

23

13,18

14

W3

9,88

8,556

9

4,94

5

W4

-19,76

-17,112

-18

-9,88

-10

W5

-52,72

-45,656

-46

-26,36

-27

W6

-72,88

-63,116

-64

-36,44

-37

Dari perhitungan mekanika dengan menggunakan program SAP 2000 diperoleh gaya batang yang bekerja pada batang jurai sebagai berikut :

Tabel 3.15. Rekapitulasi Gaya Batang Kuda-kuda Trapesium kombinasi Batang Tarik (+) (kg) Tekan (-) (kg) 1 20568,01 2

20640,52

3

20059,97

4

23683,57

5

23659,17

6

20010,95

7

20537,62

8

20464,30

9

23839,86

10

23171,65

11

23683,53

12

26648,83

13

26648,69

14

23658,83

15

23139,82 commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

70 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

16

23808,56

17

59,83

18

694,09

19

3932,02

20

5462,47

21

3821,26

22

4474,31

23

3394,59

24

4511,30

25

3849,12

26

5499,50

27

3900,48

28

632,28

29

73,54

3.5.4. Perencanaan Profil Kuda-kuda Trapesium

a. Perhitungan Profil Batang Tarik Pmaks. = 23683,57 kg Fy

= 2400 kg/cm2 (240 MPa)

Fu

= 3700 kg/cm2 (370 MPa)

Ag perlu =

Pmak 23683 ,57 = = 9,86 cm2 2400 Fy

Dicoba, menggunakan baja profil  90 . 90 . 9 Dari tabel baja didapat data-data = Ag

= 15,5 cm2

x

= 2,54 cm

An = 2.Ag-dt = 3100 -23.9 = 2893 mm2

commit to user L =Sambungan dengan Diameter Bab 3 Perencanaan Atap

71 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

= 4.12,7 = 50,8 mm x  25,4 mm

x L

U  1

25,4 = 0,5 50,8

= 1-

Ae = U.An = 0,5.2893 = 1446,5 mm2 Check kekuatan nominal

Pn  0,75 . Ae.Fu = 0,75. 1446,5 .370 = 401403,75 N = 40140,3 kg > 23683,57 kg……OK a. Perhitungan profil batang tekan Pmaks. = 26648,83 kg lk

= 2,165 m = 216,5 cm

Ag perlu =

Pmak 26648 ,83 = = 11,10 cm2 2400 Fy

Dicoba, menggunakan baja profil  90 . 90 . 9 (Ag = 15,5 cm2) Periksa kelangsingan penampang : b 200 90 200  =  2.t w 18 Fy 240

= 5 < 12,9



K.L r

=

1.216 ,5 2,54

= 85,23

c 

 

Fy E commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

72 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

85,23 3,14

=

240 200000

= 0,940….. 0,25 < λc < 1,2 ω= 

ω 

1,43 1,6 - 0,67λc

1,43 1,43 = 1,6 - 0,67λc 1,6  0,67.0,940 = 1,473

Pn  2. Ag .Fcr

= 2.15,5.

2400 1,473

= 50509,16

P 26648 ,83  Pn 0,85.50509 ,16 = 0,62 < 1……………OK

3.5.5. Perhitungan Alat Sambung a. Batang Tekan Digunakan alat sambung baut-mur. Diameter baut () = 12,7 mm ( ½ inches) Diameter lubang = 14 mm. Tebal pelat sambung () = 0,625 . db = 0,625 . 12,7 = 7,94 mm. Menggunakan tebal plat 8 mm  Tahanan geser baut Pn

= m.(0,4.fub).An = 2.(0,4.825) .¼ .  . 12,72 = 8356,43 kg/baut

 Tahanan tarik penyambung Pn

= 0,75.fub.An =7833,9 kg/baut

 Tahanan Tumpu baut : Pn

commit to user = 0,75 (2,4.fu.d b.t)

Bab 3 Perencanaan Atap

73 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

= 0,75 (2,4.370.12,7.9) = 7612,38 kg/baut P yang menentukan adalah Ptumpu = 7612,38 kg. Perhitungan jumlah baut-mur, n

Pmaks. 26648,83   3,5 ~ 4 buah baut Ptumpu 7612,38

Digunakan : 4 buah baut Perhitungan jarak antar baut : a) 5d  S  15t atau 200 mm Diambil, S1 = 4.db = 4. 12,7 = 50,8 mm = 55 mm b) 1,5 d  S2  (4t +100) atau 200 mm Diambil, S2 = 1,5 db = 1,5 . 12,7 = 19,05 mm = 20 mm

b. Batang tarik Digunakan alat sambung baut-mur. Diameter baut () = 12,7 mm ( ½ inches ) Diameter lubang = 14,7 mm. Tebal pelat sambung () = 0,625 . db = 0,625 x 12,7 = 7,94 mm. Menggunakan tebal plat 8 mm  Tahanan geser baut Pn

= n.(0,4.fub).An = 2.(0,4.825) .¼ .  . 12,72 = 8356,43 kg/baut

 Tahanan tarik penyambung Pn

= 0,75.fub.An commit to user =7833,9 kg/baut

Bab 3 Perencanaan Atap

74 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

 Tahanan Tumpu baut : Pn

= 0,75 (2,4.fu. db t) = 0,75 (2,4.370.12,7.9) = 7612,38 kg/baut

P yang menentukan adalah Ptumpu = 7612,38 kg. Perhitungan jumlah baut-mur, n

Pmaks. 23683,57   3,12 ~ 4 buah baut Ptumpu 7612,38

Digunakan : 4 buah baut Perhitungan jarak antar baut : a) 1,5d  S1  4d Diambil, S1 = 2,5 db = 2,5. 12,7 = 3,175 mm = 30 mm b) 2,5 d  S2  7d Diambil, S2 = 5 db = 1,5 . 12,7 = 6,35 mm = 60 mm Tabel 3.16. Rekapitulasi Perencanaan Profil Kuda-kuda Trapesium Nomer Dimensi Profil Baut (mm) Batang 1  90.90. 9 4  12,7 2

 90.90. 9

4  12,7

3

 90.90. 9

4  12,7

4

 90.90. 9

4  12,7

5

 90.90. 9

4  12,7

6

 90.90. 9

4  12,7

7

 90.90. 9

4  12,7

8

 90.90. 9

4  12,7

9

 90.90. 9

4  12,7

10

 90.90. 9commit to user 4  12,7

Bab 3 Perencanaan Atap

75 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

11

 90.90. 9

4  12,7

12

 90.90. 9

4  12,7

13

 90.90. 9

4  12,7

14

 90.90. 9

4  12,7

15

 90.90. 9

4  12,7

16

 90.90. 9

4  12,7

17

 90.90. 9

4  12,7

18

 90.90. 9

4  12,7

19

 90.90. 9

4  12,7

20

 90.90. 9

4  12,7

21

 90.90. 9

4  12,7

22

 90.90. 9

4  12,7

23

 90.90. 9

4  12,7

24

 90.90. 9

4  12,7

25

 90.90. 9

4  12,7

26

 90.90. 9

4  12,7

27

 90.90. 9

4  12,7

28

 90.90. 9

4  12,7

29

 90.90. 9

4  12,7

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

76 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

3.6. Perencanaan Kuda-kuda Utama (KU)

3.6.1. Perhitungan Panjang Batang Kuda-kuda Utama

13

12

11

14 23

10

21 19

9 1

17

22

24

15

25 26

20

27

18 2

28 3

5

4

6

29

7

Gambar 3.17. Rangka Batang Kuda-kuda Utama

Perhitungan panjang batang selanjutnya disajikan dalam tabel dibawah ini :

Tabel 3.17. Perhitungan Panjang Batang pada Kuda-kuda Utama No batang Panjang batang 1 1,875 2

1,875

3

1,875

4

1,875

5

1,875

6

1,875

7

1,875

8

1,875

9

2,165

10

2,165

11

2,165

12

2,165

13

commit2,165 to user

Bab 3 Perencanaan Atap

16 8

77 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

14

2,165

15

2,165

16

2,165

17

1,083

18

2,165

19

2,165

20

2,864

21

3,248

22

3,750

23

4,330

24

3,750

25

3,248

26

2,864

27

2,165

28

2,165

29

1,083

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

78 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

3.6.2. Perhitungan Luasan Setengah Kuda-Kuda Utama

a

l

b

k

c

j i

d e f

a

l

b

k

c

j

h g

i

d e f

Gambar 3.18. Luasan Atap Kuda-kuda Utama

Panjang al

= Panjang bk = Panjang cj = 3,875 m

Panjang di

= 3,406 m

Panjang eh

= 2,468 m

Panjang fg

= 2,000 m

Panjang ab

= 1,937 m , bc = cd = de = 1,875 m

Panjang ef

= ½ . 1,875 = 0,937 m

 Luas abkl

= al × ab = 3,875 × 1,937 = 7,505 m2

 Luas bcjk

= bk × bc = 3,875 × 1,875 = 7,265 m2

 Luas cdij

 cj  di 1   2 .cd  = (cj × ½ cd ) +   2   3,875  3,406 1   2 .1,875  = (3,875 × ½ . 1,875) +  2  

= 7,042 m2 commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

h g

79 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

 Luas dehi

 di  eh  =  × de  2   3,406  2,468  =  × 1,875 2  

= 5,506 m2  Luas efgh

 eh  fg  =  × ef  2 

 2,468  2,000  =  × 0,937 2  

= 2,093 m2

a

l

b

k

c

j i

d e f

a

l

b

k

c

j

h g

i

d e f

Gambar 3.19. Luasan Plafon Kuda-kuda Utama A

Panjang al

= Panjang bk = Panjang cj = 3,875 m

Panjang di

= 3,406 m

Panjang eh

= 2,468 m

Panjang fg

= 2,000 m

Panjang ab

= 0,937 m

Panjang bc

= cd = de = 1,8 m

Panjang ef

= 0,9 m

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

h g

80 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

 Luas abkl

= al × ab = 3,875 × 0,937 = 3,630 m2

 Luas bcjk

= bk × bc = 3,875 × 1,8 = 6,975 m2

 Luas cdij

 cj  di 1  = (cj × ½ cd ) +   2 .cd   2 

 3,875  3,406 1  = (3,875 × ½ 1,8) +   2 .1,8  2  

= 6,763 m2  Luas dehi

 di  eh  =  × de  2   3,406  2,468  =  × 1,8 2  

= 5,286 m2  Luas efgh

 eh  fg  =  × ef  2   2,468  2,000  =  × 0,9 2  

= 2,010 m2

3.6.3. Perhitungan Pembebanan Kuda-kuda Utama

Data-data pembebanan : Berat gording

= 11

kg/m

Jarak antar kuda-kuda utama = 3

m

Berat penutup atap

= 50

kg/m2

Berat profil

= 15

kg/m

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

81 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

P5

P4

P6 13

12 P3

P7

11

14 23

P2 10 19

P1 9

17

1

22

21

P8 24

15

25 26

20

27

18 3

2 P16

29

28

P15

P14

6

5

4 P13

P12

7 P11

8 P10

Gambar 3.20. Pembebanan Kuda- kuda Utama akibat Beban Mati

a. Beban Mati 1) Beban P1 = P9 a) Beban gording

= Berat profil gording × Panjang Gording = 11 × 3,875 = 42,625 kg

b) Beban atap

= Luasan × Berat atap = 7,505 × 50 = 375,25 kg

c) Beban plafon

= Luasan × berat plafon = 3,630 × 18 = 65,34 kg

d) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (1 + 9) × berat profil kuda kuda = ½ × (1,875 + 2,165) × 25 = 50,5 kg

e) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 50,5 = 15,15 kg f) Beban bracing

= 10  × beban kuda-kuda = 10  × 50,5 = 5,05 kg commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

16

P9

82 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

2) Beban P2 = P8 a) Beban gording

= Berat profil gording × Panjang Gording = 11 × 3,875 = 42,625 kg

b) Beban atap

= Luasan × Berat atap = 7,265 × 50 = 363,25 kg

c) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (9+17+18+10) × berat profil kuda kuda = ½ × (2,165 + 1,083 + 2,165 + 2,165) × 25 = 94,725 kg

d) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 94,725 = 28,417 kg e) Beban bracing

= 10  × beban kuda-kuda = 10  × 94,725 = 9,472 kg

3) Beban P3 = P7 a) Beban gording

= Berat profil gording × Panjang Gording = 11 × 3,875 = 42,625 kg

b) Beban atap

= Luasan × Berat atap = 7,042 × 50 = 352,1 kg

c) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (10+19+20+11) × berat profil kuda kuda = ½ × (2,165 + 2,165 + 2,864 + 2,165) × 25 = 116,987 kg

d) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 116,987 = 35,096 kg e) Beban bracing

= 10  × beban kuda-kuda = 10  × 116,987 = 11,699 kg

4) Beban P4 = P6 a) Beban gording

= Berat profil gording × Panjang Gording = 11 × 2,5 = 27,5 kg

b) Beban atap

commit to user = Luasan × Berat atap

Bab 3 Perencanaan Atap

83 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

= 5,506 × 50 = 275,3 kg c) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (11+21+22+12) × berat profil kuda kuda = ½ × (2,165 + 3,248 +3,75 + 2,165) × 25 = 141,6 kg

d) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 141,6 = 42,48 kg e) Beban bracing

= 10  × beban kuda-kuda = 10  × 141,6 = 14,16 kg

5) Beban P5 a) Beban gording

= Berat profil gording × Panjang Gording = 11 × 1,5 = 16,5 kg

b) Beban atap

= Luasan × Berat atap = 2,093 × 50 = 104,65 kg

c) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (12 + 23 + 13) × berat profil kuda kuda = ½ × (2,165 + 4,330 + 2,165) × 25 = 108,25 kg

d) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 108,25 = 32,475 kg e) Beban bracing

= 10  × beban kuda-kuda = 10  × 108,25 = 10,825 kg

f) Beban reaksi

= reaksi jurai + reaksi ½ kuda-kuda = 2630,62 + 2599,35 = 5229,97 kg

6) Beban P10 = P16 a) Beban plafon

= Luasan × berat plafon = 6,975 × 18 = 125,55 kg

b) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (8 + 29 + 7) × berat profil kuda kuda commit to user = ½ × (1,875 + 1,083 + 1,875) × 25

Bab 3 Perencanaan Atap

84 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

= 60,412 kg c) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 60,412 = 18,124 kg d) Beban bracing

= 10  × beban kuda-kuda = 10  × 60,412 = 6,041 kg

7) Beban P11 = P15 a) Beban plafon

= Luasan × berat plafon = 6,763 × 18 = 121,734 kg

b) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (7+28+27+6) × berat profil kuda kuda = ½ × (1,875 + 2,165 + 2,165 + 1,875) × 25 = 101 kg

c) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 101 = 30,3 kg d) Beban bracing

= 10  × beban kuda-kuda = 10  × 101 = 10,1 kg

8) Beban P12 = P14 a) Beban plafon

= Luasan × berat plafon = 5,286 × 18 = 95,148 kg

b) Beban kuda-kuda

= ½ × Btg (6+26+25+5) × berat profil kuda kuda = ½ × (1,875 + 2,864 + 3,248 + 1,875) × 25 = 123,275 kg

c) Beban plat sambung = 30 × beban kuda-kuda = 30 × 123,275 = 36,982 kg d) Beban bracing

= 10 × beban kuda-kuda = 10 × 123,275 = 12,327 kg

9) Beban P13 a) Beban plafon

= (2commit × Luasan) × berat plafon to user

Bab 3 Perencanaan Atap

85 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

= 2 × 2,010 × 18 = 72,36 kg b) Beban kuda-kuda

=½ × Btg (4+22+23+24+5) × berat profil kuda-kuda = ½ × (1,875 + 3,750 + 4,330 + 3,750 + 1,875) × 25 = 194,75 kg

c) Beban plat sambung = 30  × beban kuda-kuda = 30  × 194,75 = 58,425 kg = 10  × beban kuda-kuda

d) Beban bracing

= 10  × 194,75 = 19,475 kg e) Beban reaksi

= (2 × reaksi jurai) + reaksi ½ kuda-kuda = (2 × 2630,62 kg) + 2599,35 kg = 7860,59 kg

Beban P1=P9

Tabel 3.18. Rekapitulasi Beban Mati Kuda-kuda Utama Beban Beban Beban Beban Beban Plat Beban Beban Kuda Atap gording Bracing Penyambung Plafon Reaksi kuda (kg) (kg) (kg) (kg) (kg) (kg) (kg) 375,25 42,625 50,5 5,05 15,5 65,34 -

Jumlah Beban (kg)

Output SAP (kg)

554,265

555

P2=P8

363,25

42,625

94,725

9,472

28,417

-

-

447,477

448

P3=P7

352,1

42,625

116,987

11,699

35,096

-

-

569,657

570

P4=P6

275,3

27,5

141,60

14,16

42,48

-

-

501,04

502

P5

104,65

16,5

108,25

10,825

32,475

-

5229,97

5502,67

5503

P10=P16

-

-

60,412

6,041

18,124

125,55

-

210,127

211

P11=P15

-

-

101

10,1

30,3

121,734

-

263,134

264

P12=P14

-

-

123,275

12,327

36,982

95,148

-

267,732

268

P13

-

-

194,75

19,475

58,425

72,36 7860,59

8205,60

8206

b. Beban Hidup Beban hidup yang bekerja pada P1, P2, P3, P4, P6, P7, P8, P9 = 100 kg

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

86 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

c. Beban Angin

13

12

7 W

W 4

6 W

W 5

Perhitungan beban angin :

W 3

8 W

11

14

21

1

17

24

15

25 26

20

18 2

27 28

3

4

5

6

29

7

Gambar 3.21. Pembebanan Kuda-kuda Utama akibat Beban Angin Beban angin kondisi normal, minimum = 25 kg/m2. 1) Koefisien angin tekan

= 0,02  0,40 = (0,02 × 30) – 0,40 = 0,2

a. W1

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 7,505 × 0,2 × 25 = 37,525 kg

b. W2

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 7,265 × 0,2 × 25 = 36,325 kg

c. W3

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 7,042 × 0,2 × 25 = 35,21 kg

d. W4

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 5,506 × 0,2 × 25 = 27,53 kg

e. W5

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 2,093 × 0,2 × 25 = 10,465 kg

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

16 8

10 W

W 1

19 9

22

9 W

W 2

23 10

87 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

2) Koefisien angin hisap a. W6

= - 0,40

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 2,093 × -0,4 × 25 = -20,93 kg

b. W7 = luasan x koef. angin tekan x beban angin = 5,506 × -0,4 × 25 = -55,06 kg c. W8

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 7,042 × -0,4 × 25 = -70,42 kg

d. W9

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 7,265 × -0,4 × 25 = -72,65 kg

e. W10

= luasan × koef. angin tekan × beban angin = 7,505 × -0,4 × 25 = -75,05 kg

Tabel 3.19. Perhitungan Beban Angin Kuda-kuda Utama Wx Beban (Untuk Output Beban (kg) Angin SAP2000) W.Cos  (kg) W1 37,525 32,507 33

Wy W.Sin  (kg) 18,762

(Untuk Output SAP2000) 19

W2

36,325

31,458

32

18,162

19

W3

35,21

30,502

31

17,605

18

W4

27,53

23,841

24

13,765

14

W5

10,465

9,062

10

5,232

6

W6

-20,93

-18,125

-19

-10,465

-11

W7

-55,06

-47,683

-48

-27,53

-28

W8

-70,42

-60,985

-61

-35,21

-36

W9

-72,65

-62,916

-63

-21,325

-22

W10

-75,05

-64,995

-65

-37,525

-38

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

88 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Dari perhitungan mekanika dengan menggunakan program SAP 2000 diperoleh gaya batang yang bekerja pada batang kuda-kuda utama sebagai berikut :

Tabel 3.20. Rekapitulasi Gaya Batang Kuda-kuda Utama kombinasi Batang Tarik (+) kg Tekan(+) kg 1 20549,99 2

20637,07

3

19925,17

4

18806,27

5

18750,22

6

19814,24

7

20462,48

8

20373,67

9

23817,79

10

23076,80

11

21860,78

12

20533,33

13

20550,93

14

21880,02

15

23132,90

16

23886,41

17

112,40

18 19

811,46 899,71

20 21

1684,40 1724,68

22 23

2138,32 13637,79

24 25

2026,85 1662,84 commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

89 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

26

1601,41

27

862,16

28

738,69

29

113,64

3.6.4. Perencanaan Profil Kuda- kuda Utama

a. Perhitungan Profil Batang Tarik Pmaks. = 20637,07 kg Fy

= 2400 kg/cm2 (240 MPa)

Fu

= 3700 kg/cm2 (370 MPa)

Ag perlu =

Pmak 20637 ,07 2 = = 8,60 cm 2400 Fy

Dicoba, menggunakan baja profil  90 . 90 . 9 Dari tabel baja didapat data-data = Ag

= 15,5 cm2

x

= 2,54 cm

An = 2.Ag-dt = 3100 -23.9 = 2893 mm2 L =Sambungan dengan Diameter = 4.12,7 = 50,8 mm x  25,4 mm

U  1 = 1-

x L 25,4 = 0,5 50,8

Ae = U.An = 0,5.2893 = 1446,5 mm2 commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

90 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Check kekuatan nominal

Pn  0,75. Ae.Fu = 0,75. 1446,5 .370 = 401403,75 N = 40140,3 kg > 20637,07 kg……OK b. Perhitungan profil batang tekan Pmaks. = 23886,41 kg lk

= 2,165 m = 216,5 cm

Ag perlu =

Pmak 23886 ,41 = = 9,95 cm2 2400 Fy

Dicoba, menggunakan baja profil  90 . 90 . 9 (Ag = 15,5 cm2) Periksa kelangsingan penampang : b 200 90 200  =  2.t w 18 Fy 240

= 5 < 12,9



K.L r

=

1.216 ,5 2,54

= 85,23

c  =

 

Fy E

85,23 3,14

240 200000

= 0,940….. 0,25 < λc < 1,2 ω= 

ω 

1,43 1,43 = 1,6 - 0,67λc 1,6  0,67.0,940 = 1,473

Pn  2. Ag .Fcr

= 2.15,5.

2400 1,473

= 50509,16

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

1,43 1,6 - 0,67λc

91 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

P 23886 ,41  Pn 0,85.50509 ,16 = 0,56 < 1……………OK

3.6.5. Perhitungan Alat Sambung a. Batang Tekan Digunakan alat sambung baut-mur. Diameter baut () = 12,7 mm ( ½ inches) Diameter lubang = 14 mm. Tebal pelat sambung () = 0,625 . db = 0,625 . 12,7 = 7,94 mm. Menggunakan tebal plat 8 mm  Tahanan geser baut Pn

= m.(0,4.fub).An = 2.(0,4.825) .¼ .  . 12,72 = 8356,43 kg/baut

 Tahanan tarik penyambung Pn

= 0,75.fub.An =7833,9 kg/baut

 Tahanan Tumpu baut : Pn

= 0,75 (2,4.fu.db.t) = 0,75 (2,4.370.12,7.9) = 7612,38 kg/baut

P yang menentukan adalah Ptumpu = 7612,38 kg. Perhitungan jumlah baut-mur, n

Pmaks. 23886,41   3,14 ~ 4 buah baut Ptumpu 7612,38

Digunakan : 4 buah baut

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

92 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Perhitungan jarak antar baut : a) 5d  S  15t atau 200 mm Diambil, S1 = 4.db = 4. 12,7 = 50,8 mm = 55 mm b) 1,5 d  S2  (4t +100) atau 200 mm Diambil, S2 = 1,5 db = 1,5 . 12,7 = 19,05 mm = 20 mm

b. Batang tarik Digunakan alat sambung baut-mur. Diameter baut () = 12,7 mm ( ½ inches ) Diameter lubang = 14,7 mm. Tebal pelat sambung () = 0,625 . db = 0,625 x 12,7 = 7,94 mm. Menggunakan tebal plat 8 mm  Tahanan geser baut Pn

= n.(0,4.fub).An = 2.(0,4.825) .¼ .  . 12,72 = 8356,43 kg/baut

 Tahanan tarik penyambung Pn

= 0,75.fub.An =7833,9 kg/baut

 Tahanan Tumpu baut : Pn

= 0,75 (2,4.fu. db t) = 0,75 (2,4.370.12,7.9) = 7612,38 kg/baut

P yang menentukan adalah Ptumpu = 7612,38 kg. commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

93 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Perhitungan jumlah baut-mur, n

Pmaks. 20637,07   2,72 ~ 3 buah baut Ptumpu 7612,38

Digunakan : 3 buah baut Perhitungan jarak antar baut : a) 1,5d  S1  3d Diambil, S1 = 2,5 db = 2,5. 12,7 = 3,175 mm = 30 mm b) 2,5 d  S2  7d Diambil, S2 = 5 db = 1,5 . 12,7 = 6,35 mm = 60 mm

Tabel 3.21. Rekapitulasi Perencanaan Profil Kuda-kuda Utama Nomer Dimensi Profil Baut (mm) Batang 1  90. 90. 9 4  12,7 2

 90. 90. 9

4  12,7

3

 90. 90. 9

4  12,7

4

 90. 90. 9

4  12,7

5

 90. 90. 9

4  12,7

6

 90. 90. 9

4  12,7

7

 90. 90. 9

4  12,7

8

 90. 90. 9

4  12,7

9

 90. 90. 9

3  12,7

10

 90. 90. 9

3  12,7

11

 90. 90. 9

3  12,7

12

 90. 90. 9

3  12,7

13

 90. 90. 9 3  12,7 commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

94 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

14

 90. 90. 9

3  12,7

15

 90. 90. 9

3  12,7

16

 90. 90. 9

3  12,7

17

 90. 90. 9

4  12,7

18

 90. 90. 9

4  12,7

19

 90. 90. 9

4  12,7

20

 90. 90. 9

3  12,7

21

 90. 90. 9

4  12,7

22

 90. 90. 9

3  12,7

23

 90. 90. 9

4  12,7

24

 90. 90. 9

3  12,7

25

 90. 90. 9

4  12,7

26

 90. 90. 9

3  12,7

27

 90. 90. 9

4  12,7

28

 90. 90. 9

3  12,7

29

 90. 90. 9

4  12,7

commit to user

Bab 3 Perencanaan Atap

Tugas Akhir perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

BAB 4 PERENCANAAN TANGGA

4.1. Uraian Umum Tangga merupakan bagian dari struktur bangunan bertingkat yang sangat penting untuk penunjang antara struktur bangunan dasar dengan struktur bangunan tingkat atasnya. Penempatan tangga pada struktur suatu bangunan sangat berhubungan dengan fungsi bangunan bertingkat yang akan dioperasionalkan .

Pada bangunan umum, penempatan haruslah mudah diketahui dan terletak strategis untuk menjangkau ruang satu dengan yang lainya, penempatan tangga harus disesuaikan dengan fungsi bangunan untuk mendukung kelancaran hubungan yang serasi antara pemakai bangunan tersebut.

4.2. Data Perencanaan Tangga

Naik

Bordess

Gambar 4.1. Perencanaan tangga commit to user

Bab 4 Perencanaan Tangga

95

96 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

±4,00

2.00

±2,00

0.30 2.00

0.18

±0,00

3.00

2.00

Gambar 4.2. Detail tangga

Data – data tangga : Tebal plat tangga

= 12 cm

Tebal bordes tangga

= 15 cm

Lebar datar

= 500 cm

Lebar tangga rencana

= 150 cm

Dimensi bordes

= 200 × 335 cm

Menentukan lebar antread dan tinggi optred lebar antrade

= 30 cm

Jumlah antrede

= 300/30

= 10 buah

Jumlah optrade

= 10 + 1

= 11 buah

Tinggi optrede

= 200 / 11 = 18 cm

Menentukan kemiringan tangga  = Arc.tg ( 200/300)

= 33,69o < 35o ……(ok) commit to user

Bab 4 Perencanaan Tangga

97 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

4.3. Perhitungan Tebal Plat Equivalen dan Pembebanan 4.3.1. Perhitungan Tebal Plat Equivalen

y

30

18

B

C t'

D

A

teq ht= 1

2

Gambar 4.3 Tebal Equivalen BD BC = AB AC

BD = =

AB  BC AC

18  30

18  30  2

2

= 15,43 cm t eq = 2/3 x BD = 2/3 x 15,43 = 10,29 cm Jadi total equivalent plat tangga : Y

= t eq + ht = 10,29 + 12 = 22,29 cm = 0,23 m

commit to user

Bab 4 Perencanaan Tangga

98 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

4.3.2. Perhitungan Beban a) Pembebanan tangga ( tabel 2 . 1 PPIUG 1983 ) 1. Akibat beban mati (qD ) Berat tegel keramik(1 cm)

= 0,01 x 1,5 x 2400

= 36

kg/m

Berat spesi (2 cm)

= 0,02 x 1,5 x 2100

= 63

kg/m

Berat plat tangga

= 0,23 x 1,5 x 2400

= 828

kg/m

Berat sandaran tangga

= 0,7 x 0,1 x 1000 x1

= 70

kg/m

qD = 997

kg/m

+

2. Akibat beban hidup (qL) qL= 1,50 x 300 kg/m2 = 450 kg/m

3. Beban berfaktor (qU) qU = 1,2 . qD + 1.6 . qL = 1,2 . 997 + 1,6 . 450 = 1916,4 kg/m

b) Pembebanan pada bordes ( tabel 2 . 1 PPIUG 1983 ) 1. Akibat beban mati (qD) Berat tegel keramik (1 cm)

= 0,01 x 3,35 x 2400

=

80,4 kg/m

Berat spesi (2 cm)

= 0,02 x 3,35 x 2100

= 140,7 kg/m

Berat plat bordes

= 0,15 x 3,35 x 2400

= 1206 kg/m

Berat sandaran tangga

= 0,7 x 0,1 x 1000 x 2

=

140 kg/m +

qD = 1567.1 kg/m 2. Akibat beban hidup (qL) qL = 3,35 x 300 kg/ m2 = 1005 kg/m 3. Beban berfaktor (qU)

commit to user

Bab 4 Perencanaan Tangga

99 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

qU = 1,2 . q D + 1.6 . q L = 1,2 . 1567.1 + 1,6 .1005 = 3488,52 kg/m

Perhitungan analisa struktur tangga menggunakan Program SAP 2000 tumpuan di asumsikan jepit, sendi, jepit seperti pada gambar berikut :

Gambar 4.4. Rencana tumpuan tangga

commit to user

Bab 4 Perencanaan Tangga

100 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

4.4.

Perhitungan Tulangan Tangga dan Bordes

4.4.1. Perhitungan Tulangan Tangga Data : b

= 1500 mm

h

= 150 mm (tebal bordes)

d

= h – p - ½ D tul = 150 – 40 - 6 = 104 mm

fy

= 240 Mpa

f’c

= 20 Mpa

Untuk plat digunakan : b

=

0,85. fc  600   . . fy  600  fy 

=

0,85.20  600  . .  240  600  240 

= 0,043 max = 0,75 . b = 0,75 . 0,043 = 0,032 min = 0,0025

Daerah Tumpuan Mu

= 3361,12 kgm = 3,36 .107 Nmm

Mn

=

Mu 3.36.10 7  = 4,2.107 Nmm φ 0,8

m

=

fy 240   14.12 0,85.fc 0,85. 20

( Perhitungan SAP )

commit to user

Bab 4 Perencanaan Tangga

101 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Rn

=

Mn 4,2.10 7   2,59 N/mm b.d 2 1500 . (104) 2



=

1 2.m.Rn 1  1  m  fy

=

1  2  14,12  2,59  1  1     14,12  240 

   

= 0,0118 

< max > min

di pakai  = 0,0118 As

=.b.d = 0,0118 . 1500 . 104 = 1840,8 mm2

Dipakai tulangan D 16 mm = ¼ .  × 162 = 200,96 mm2 Jumlah tulangan =

1840,8 = 9,16 ≈ 10 buah 200,96

Jarak tulangan 1 m =

1000 = 100 mm 10

Dipakai tulangan D 16 – 100 mm As yang timbul = 10. ¼ .π. d2 = 2010,62 mm2 > As (1840,8)........... Aman !

Daerah Lapangan = 1,616.107 Nmm

Mu

= 1616,34 kgm

Mn

=

Mu 1,616.10 7  = 2,02.107 Nmm φ 0,8

m

=

fy 240   14,12 0,85. fc 0,85.20

( Perhitungan SAP )

commit to user

Bab 4 Perencanaan Tangga

102 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Rn

=

Mn 2,02.10 7   1,25 N/mm b.d 2 1500 . (104) 2



=

1 2.m.Rn 1  1  m  fy

=

1  2  14,12  1,25  1  1     14,12  240 

   

= 0,0054 

< max > min

di pakai  = 0,0054 As

=.b.d = 0,0054 . 1500 . 104 = 824,4 mm2

Dipakai tulangan D 12 mm

= ¼ .  × 122 = 113,04 mm2

Jumlah tulangan dalam 1 m

=

824,4 113,04

= 7,45 ≈ 8 buah

Jarak tulangan 1 m

=

1000 8

= 125 mm

As yang timbul

= 8. ¼ .π. d2 = 904,78 mm2 > As (824,4 mm2) ........... Aman !

Dipakai tulangan D 12 mm – 125 mm

4.4.2. Perencanaan Balok Bordes 20

qu balok

260 20 3,35 m 150 commit to user

Bab 4 Perencanaan Tangga

103 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Data perencanaan: h

= 300 mm

b

= 150 mm

d`

= 40 mm

d

= h – d` = 300 –40 = 260 mm

4.4.3. Pembebanan Balok Bordes

1) Beban mati (qD) Berat sendiri

= 0,15 × 0,3 × 2400

= 108

kg/m

Berat dinding

= 0,15 × 2 × 1700

= 510

kg/m

Berat plat bordes

= 0,15 x 2400

= 480

kg/m

qD = 978

kg/m

2) Beban Hidup (qL) = 300 Kg/m 3) Beban ultimate (qu) qu

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = 1,2 . 978 + 1,6 . 300 = 1653,6 Kg/m

4) Beban reaksi bordes qu

=

Reaksi bordes lebar bordes

1 .1653,6 = 2 2

= 413,4 Kg/m

commit to user

Bab 4 Perencanaan Tangga

104 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

4.4.4. Perhitungan tulangan lentur Mu

= 2304,33 kgm = 2,304.107 Nmm

Mn

=

Mu 2,304.10 7  = 2,88.107 Nmm φ 0,8

m

=

fy 240   14,12 0,85. fc 0,85.20

=

0,85. fc  600   . . fy  600  fy 

=

0,85.20  600  . .  240  600  240 

b

(Perhitungan SAP)

= 0,043 max = 0,75 . b = 0,75 . 0,043 = 0,032 min

=

1,4 1,4 = = 0,0058 240 fy

Rn

=

Mn 2,88.10 7   2,84 N/mm b.d 2 150 . (260) 2



=

1 2.m.Rn 1  1   m fy

=

1  2  14,12  2,84  1  1    14,12  240 

   

= 0,013 

< max > min

di pakai  = 0,013 As

= .b.d = 0,013 . 150 . 260 = 507 mm2

commit to user

Bab 4 Perencanaan Tangga

105 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Dipakai tulangan D 12 mm

= ¼ .  × 122

Jumlah tulangan

=

As yang timbul

= 5. ¼ .π. d2

507 113,10

= 113,10 mm2 = 4,48

≈ 5 buah

= 565,49 mm2 > As(507) ..... Aman ! Dipakai tulangan 5 D 12 mm

4.4.5. Perhitungan Tulangan Geser Balok Bordes Vu

= 2808,76 kg = 28087,6 N

Vc

= 1 / 6 . b.d. f' c . = 1/6 . 150 . 260. 20 . =29068,89 N

 Vc

= 0,75 . Vc = 21801,67 N

3  Vc

= 65405,01 N

 Vc < Vu < 3 Vc Jadi di perlukan tulangan geser Ø Vs

= Vu - Ø Vc = 28087,6 –21801,67 = 6285,93 N

Vs perlu = Av

Vs 0,75

=

6285 ,93 = 8381,24 N 0,75

= 2 . ¼  (8)2 = 2 . ¼ . 3,14 . 64 = 100,48 mm2

s

=

Av . fy . d 100,48  240  260   748,09 mm Vs perlu 8381,24

S max = d/2 =

260 = 130 mm 2

Jadi dipakai sengkang dengan tulangan D 8 – 100 mm commit to user

Bab 4 Perencanaan Tangga

106 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

4.5.

Perhitungan Pondasi Tangga

Pu Mu

1.3

0.20 2.0

Gambar 4.5. Pondasi Tangga

Direncanakan pondasi telapak dengan kedalaman 1,5 m dan panjang 1,50m -

Tebal

= 200 mm

-

Ukuran alas

= 2000 x 1500 mm

-

 tanah

= 1,7 t/m3 = 1700 kg/m3

-

 tanah

= 1 kg/cm2 = 10000 kg/m2

-

Pu

= 15721,30 kg

-

h

= 200 mm

-

d

= h - p - 1/2 Øt - Øs = 200 – 40 – ½ .12 – 8 = 146 mm

commit to user

Bab 4 Perencanaan Tangga

107 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

4.5.1. Perencanaan kapasitas dukung pondasi a. Perhitungan kapasitas dukung pondasi 1) Pembebanan pondasi Berat telapak pondasi

= 1,5 x 2 x 0,2 x 2400

= 1440

kg

Berat tanah

= 2 (0,5 x 1,3) x 1,5 x 1700

= 1326

kg

Berat kolom

= (0,2 x 1,5 x 1,3) x 2400

= 936

kg

Pu

= 15721,30 kg V tot = 19423,30 kg

 yang terjadi

σ tanah1

=

=

Vtot Mtot  1 A .b.L2 6

19423 ,3 3361.12 = 9835,55 kg/m2  2 1,5.2 1 / 6.1,5.2

= 9835,55 kg/m2 < 10000 kg/m2 = σ yang terjadi <  ijin tanah…...............Ok!

b. Perhitungan Tulangan Lentur Mu

= ½ . qu . t2 = ½ 9835,55. (0,5)2 = 1229,45 kg/m = 1,229.107 Nmm

Mn

=

1229 .10 7 = 1,536 x10 7 Nmm 0,8

m

=

fy 240   14,12 0,85.20 0,85.20

b

=

0,85 . f' c  600     fy  600  fy 

=

0,85.20  600  .0,85.  240  600  240 

= 0,043

commit to user

Bab 4 Perencanaan Tangga

108 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

1,536 .10 7 Mn  = 0,49 b.d 2 1500 .146 2

Rn

=

 max

= 0,75 . b = 0,03225

min

=

1,4 1,4   0,0058 fy 240

 ada

=

1 2m . Rn  1  1    m fy 

=

1  2.14,12.0,49   . 1  1   240 14,12  

= 0,00020  ada <  max  ada <  min

dipakai  min = 0,0058

 Untuk Arah Sumbu Panjang As ada

= min. b . d = 0,0058. 2000.146 = 1693,6 mm2

digunakan tul  12 = ¼ .  . d2 = ¼ . 3,14 . (12)2 = 113,04 mm2 Jumlah tulangan (n) =

1693 ,6 =14,9 ~ 15 buah 113,04

Jarak tulangan

2000 = 130 mm 15

=

Sehingga dipakai tulangan  15 - 130 mm As yang timbul

= 15 x 113,04 = 1695,6 > As(1693,6)………..OK! commit to user

Bab 4 Perencanaan Tangga

109 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

 Untuk Arah Sumbu Pendek As perlu =ρmin b . d = 0,0058 . 2000 . 146 = 1693,6 mm2 Digunakan tulangan  12 = ¼ .  . d2 = ¼ . 3,14 . (12)2 = 113,04 mm2 Jumlah tulangan (n)

=

1693 ,6 = 14,98 ~ 16 buah 113,04

Jarak tulangan

=

2000 = 125 mm 16

Sehingga dipakai tulangan 16 – 135 mm As yang timbul

= 16 x 113,04 = 1808,64 > As (1693,6)………….OK!

commit to user

Bab 4 Perencanaan Tangga

perpustakaan.uns.ac.id Tugas Akhir

digilib.uns.ac.id

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

BAB 5 PERENCANAAN PLAT LANTAI DAN PLAT ATAP

5.1. Perencanaan Pelat Lantai

350

400

400

350

375

375

400

400

400

400

375

375

A

B

C

C

C

C

B

A

D D D D

E E E E

F

F

F

F

F

F

F

F

E E E E

D D D D

A

G

H

H

H

H

G

A

I

J

J

J

J

I

350

400

400

350

300

500 200

Gambar 5.1. Denah Plat lantai

5.2. Perhitungan Pembebanan Plat Lantai I.

Plat Lantai

a. Beban Hidup ( qL ) Berdasarkan PPIUG untuk gedung 1983 yaitu : commit to user Beban hidup fungsi gedung untuk restoran tiap 1 m

= 250 kg/m2

Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap 110

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 111111

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

b. Beban Mati ( qD ) tiap 1 m Berat plat sendiri

= 0,12 x 2400 x 1

= 288

kg/m

Berat keramik ( 1 cm )

= 0.01 x 2400 x 1

=

24

kg/m

Berat Spesi ( 2 cm )

= 0,02 x 2100 x 1

=

42

kg/m

Berat plafond + instalasi listrik

=

25

kg/m

Berat Pasir ( 2 cm )

=

32

kg/m

qD = 411

kg/m

= 0,02 x 1,6 x 1

c. Beban Ultimate ( qU ) Untuk tinjauan lebar 1 m pelat maka : qU

= 1,2 qD + 1,6 qL = 1,2 .411 + 1,6 . 250 = 893,2 kg/m2

5.3. Perhitungan Momen

Lx

3,50

a. Tipe pelat A

A 3,75

Ly Gambar 5.2. Plat tipe A

Ly 3,75   1,1 Lx 3,5 Mlx = 0,001.qu . Lx2 . x = 0,001. 893,2 . (3,5)2 .33

= 361,08

kgm

Mly = 0,001.qu . Lx . x = 0,001. 893,2 . (3,5) .28

= 306,37

kgm

Mtx = - 0,001.qu .Lx2 .x = -0,001. 893,2. (3,5)2 .77

= - 842,51

kgm

2 Mty = - 0,001.qu .Lx2 .x = - 0,001.commit 893,2. (3,5) to user.72

= - 787,80

kgm

2

2

Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 112112

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Lx

3,50

b. Tipe pelat B

B 3,75

Ly Gambar 5.3. Plat tipe B

Ly 3,75   1,1 Lx 3,5 Mlx = 0,001.qu . Lx2 . x = 0,001. 893,2 . (3,5)2 .26

= 284,48 kgm

Mly = 0,001.qu . Lx2 . x = 0,001. 893,2 . (3,5)2 .27

= 295,43 kgm

Mtx = - 0,001.qu . Lx2 . x = - 0,001. 893,2. (3,5)2 .65

= - 711,21 kgm

Mty = - 0,001.qu . Lx2 . x = - 0,001. 893,2 . (3,5)2 .65

= - 711,21 kgm

c.

Tipe pelat C

Ly

Lx

3,50

4,00

C Gambar 5.4. Plat tipe C

commit to user Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 113113

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Ly 4,00   1,1 Lx 3,5 Mlx = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 893,2 .(3,5)2 . 26

= 284,48 kgm

Mly = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 893,2. (3,5)2 . 27

= 295,43 kgm

Mtx = - 0,001.qu . Lx2 . x = - 0.001. 893,2. (3,5)2 . 65

= - 711,21 kgm

Mty = - 0,001.qu . Lx2 . x = - 0.001. 893,2. (3,5)2 . 65

= - 711,21 kgm

d.

Tipe plat D

2,00

D

Lx

3,75

Ly Gambar 5.5. Plat tipe D

Ly 3,75   1,9 Lx 2

Mlx = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 893,2. (2)2 . 41

= 146,49 kgm

Mly = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 893,2. (2)2 . 12

=

Mtx = - 0,001.qu . Lx2 . x = - 0.001. 893,2.(2)2 . 83

= - 296,54 kgm

2

2

Mtx = - 0,001.qu . Lx . x = - 0.001. 893,2.(2) . 57

42,87 kgm

= - 203,65 kgm

commit to user Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 114114

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

e. Tipe pelat E

2,00

E

Lx

3,75

Ly Gambar 5.6. Plat tipe E

Ly 3,75   1,9 Lx 2

Mlx = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 893,2. (2)2 .40

= 142,91 kgm

Mly = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 893,2. (2)2 .12

=

Mtx = - 0,001.qu . Lx2 . x = - 0.001. 893,2. (2)2 .83

= - 296,54 kgm

2

2

Mty = - 0,001.qu . Lx . x = - 0.001. 893,2. (2) .57

42,87 kgm

= - 203,65 kgm

F

4,00

f. Tipe pelat F

Lx

4,00

Ly Gambar 5.7. Plat tipe F commit to user Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 115115

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Ly 4,0  1 Lx 4

Mlx = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 893,2. (4)2 .21

= 300,12 kgm

Mly = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 893,2. (4)2 .21

= 300,12 kgm

2

2

Mtx = - 0,001.qu . Lx . x = - 0.001 . 893,2. (4) .52

= - 743,14 kgm

Mty = - 0,001.qu . Lx2 . x = - 0.001 . 893,2. (4)2 .52

= - 743,14 kgm

3,50

g. Tipe pelat G

G

Lx

3,75

Ly

Gambar 5.8. Plat tipe G

Ly 3,75   1,1 Lx 3,5 Mlx = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 893,2. (3,5)2 .29 2

2

= 317,31 kgm

Mly = 0,001.qu . Lx . x = 0.001. 893,2. (3,5) .20

= 218,83 kgm

Mtx = - 0,001.qu . Lx2 . x = - 0.001 . 893,2. (3,5)2 .66

= - 722,15 kgm

Mty = - 0,001.qu . Lx2 . x = - 0.001 . 893,2. (3,5)2 .57

= - 623,68 kgm

commit to user Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 116116

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

h. Tipe pelat I

Ly

Lx

3,50

4,00

H

Gambar 5.9. Plat tipe I

Ly 4,0   1,1 Lx 3,5 Mlx = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 893,2. (3,5)2 .25

= 273,54 kgm

Mly = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 893,2. (3,5)2 .21

= 229,78 kgm

Mtx = - 0,001.qu . Lx2 . x = - 0.001 . 893,2. (3,5)2 .59

= - 645,56 kgm

Mty = - 0,001.qu . Lx2 . x = - 0.001 . 893,2. (3,5)2 .54

= - 590,85 kgm

i. Tipe pelat K

Ly

Lx

3,00

3,75

I Gambar 5.10. Plat tipe K commit to user

Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 117117

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Ly 3,75   1,3 Lx 3,0 Mlx = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 893,2. (3)2 .36

= 289,40 kgm

Mly = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 893,2. (3)2 .28

= 225,09 kgm

Mtx = - 0,001.qu . Lx2 . x = - 0.001 . 893,2. (3)2 .82

= - 659,18 kgm

Mty = - 0,001.qu . Lx2 . x = - 0.001 . 893,2. (3)2 .72

= - 578,79 kgm

j. Tipe pelat L

Ly

Lx

3,00

4,00

J Gambar 5.11. Plat tipe L

Ly 4,00   1,3 Lx 3

Mlx = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 893,2. (3)2 .36 2

2

Mly = 0,001.qu . Lx . x = 0.001. 893,2. (3) .28 2

2

= 289,40 kgm = 225,09 kgm

Mtx = - 0,001.qu . Lx . x = - 0.001 . 893,2. (3) .82

= - 659,18 kgm

Mty = - 0,001.qu . Lx2 . x = - 0.001 . 893,2. (3)2 .72

= - 578,79 kgm

commit to user Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 118118

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

5.4.Penulangan Plat Lantai Tabel 5.1. Perhitungan Plat Lantai Tipe Plat

Ly/Lx (m)

Mlx (kgm)

Mly (kgm)

Mtx (kgm)

Mty (kgm)

A

3,75/3,5=1,1

361,08

306,37

842,51

787,80

B

3,75/3,5=1,1

284.48

295,43

711,21

711,21

C

4,0/3,5=1,1

284.48

295,43

711,21

711,21

D

3,75/2,0=1,9

146,49

42,87

296,54

203,65

E

3,75/2,0=1,9

142,91

42,87

296,54

203,65

F

4,0/4,0=1,0

300,12

300,12

743,14

743,14

G

3,75/3,5=1,1

273,54

229,78

645,56

590,85

H

4,0/3,5=1,1

273,54

229,78

645,56

590,85

I

3,75/3,0=1,3

289,40

225,09

659,18

578,79

J

3,75/3,0=1,3

289,40

225,09

659,18

578,79

Dari perhitungan momen diambil momen terbesar yaitu: Mlx

=

361,08 kgm

Mly

=

306,37 kgm

Mtx

= - 842,51 kgm

Mty

= - 787,80 kgm

Data : Tebal plat ( h )

= 12 cm = 120 mm

Tebal penutup ( d’)

= 20 mm

Diameter tulangan (  )

= 10 mm

b

= 1000

fy

= 240 Mpa

f’c

= 20

Tinggi Efektif ( d )

Mpa

= h - d’ = 120 – 20 = 100 mm

commit to user Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 119119

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Tinggi efektif

dy h

dx

d'

Gambar 5.12. Perencanaan Tinggi Efektif

= h – d’ - ½ Ø

dx

= 120 – 20 – 5 = 95 mm = h – d’ – Ø - ½ Ø

dy

= 120 – 20 - 10 - ½ . 10 = 85 mm untuk plat digunakan b

=

0,85. fc  600   . . fy  600  fy 

=

0,85.20  600  .0,85.  240  600  240 

= 0,043 max

= 0,75 . b = 0,032

min

= 0,0025 ( untuk pelat )

5.5. Penulangan lapangan arah x Mu

= 361,08 kgm = 3,61.106 Nmm

Mn

=

Rn

=

Mn 4,51 .10 6   0,49 N/mm2 b.d 2 1000 .95 2

m

=

fy 240   14,12 0,85 . f ' c 0,85 .commit 20 to user

Mu



=

3,61.10 6  4,51.10 6 Nmm 0,8

Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 120120

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

perlu

=

1  2m.Rn   .1  1  m fy 

=

1  2.14,12.0,49   .1  1   14,12  240 

= 0,002  < max  < min, di pakai min = 0,0025 As

= min. b . d = 0,0025. 1000 . 95 = 237,5 mm2

Digunakan tulangan D 10

= ¼ .  . (10)2 = 78,5 mm2

Jumlah tulangan

=

237 ,5  3,02 ~ 4 buah. 78,5

Jarak tulangan dalam 1 m1

=

1000  250 mm ~ 240 mm 4

Jarak maksimum

= 2 x h = 2 x 120 = 240 mm

As yang timbul

= 4. ¼ ..(10)2 = 314 > 237,5 (As) …OK!

Dipakai tulangan D 10 – 240 mm

5.6. Penulangan lapangan arah y Mu

= 306,37 kgm = 3,063.106 Nmm

Mn

=

Rn

=

m

=

Mu



=

3,063 .10 6  3,828 .10 6 Nmm 0,8

Mn 3,828 .10 6   0,529 N/mm2 2 2 b.d 1000 .85 

fy 240   14,12 i 0,85 . f c 0,85 .20

commit to user Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 121121

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

perlu

=

1  2.m.Rn   1 1  m  fy 

=

2.14,12.0,529  1   . 1  1   240 14,12  

= 0,0023  < max  < min, di pakai min = 0,0025 As

= min b . d = 0,0025 . 1000 . 85 = 212,51 mm2

Digunakan tulangan  10

= ¼ .  . (10)2 = 78,5 mm2

Jumlah tulangan

=

212 ,5  2,71 ~ 4 buah. 78,5

Jarak tulangan dalam 1 m1

=

1000  250 mm ~ 240 mm. 4

Jarak maksimum

= 2 x h = 2 x 120 = 240 mm

As yang timbul

= 4. ¼..(10)2 = 314 > 212,51 (As)….OK!

Dipakai tulangan D 10 – 240 mm 5.7. Penulangan tumpuan arah x Mu

= 842,51 kgm = 8,425.106 Nmm

Mn

8,425 .10 6 = =  10,53.106 Nmm 0,8 

Rn

=

Mn 10,53.10 6   1,17 N/mm2 2 b.d 2 1000 .95 

m

=

fy 240   14,12 0,85. f ' c 0,85.20

perlu

=

1  2m.Rn   .1  1  m fy  commit to user

Mu

Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 122122

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

=

2.14,12.1,17  1   . 1  1   240 14,12  

= 0,005  < max  > min, di pakai perlu = 0,005 As

= perlu . b . d = 0,005 . 1000 . 95 = 475 mm2

Digunakan tulangan D 10

= ¼ .  . (10)2 = 78,5 mm2

Jumlah tulangan

=

475  6,05 ~ 7 buah. 78,5

Jarak tulangan dalam 1 m1

=

1000  143 mm ~ 120 mm 7

Jarak maksimum

= 2 x h = 2 x 120 = 240 mm

As yang timbul

=7. ¼..(10)2 = 549,5 > 475 (As) ….OK!

Dipakai tulangan D 10 – 120 mm

5.8. Penulangan tumpuan arah y Mu

= 787,80 kgm = 7,87.106 Nmm

Mn

7,87.10 6 = =  9,83.106 Nmm 0,8 

Rn

=

9,83 .10 6 Mn  1,36 N/mm2  2 b.d 2 1000 .85 

M

=

fy 240   14,12 0,85. f ' c 0,85.20

perlu

=

1  2m.Rn   .1  1  m fy 

Mu

commit to user Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 123123

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

=

2.14,12.1,36  1   . 1  1   240 14,12  

= 0,0059  < max  > min, di pakai perlu = 0,0059 As

= perlu . b . d = 0,0059 . 1000 . 85 = 501,5 mm2

Digunakan tulangan  10

= ¼ .  . (10)2 = 78,5 mm2

Jumlah tulangan

=

501,5  6,38 ~ 7 buah. 78,5

Jarak tulangan dalam 1 m1

=

1000  143 mm ~ 120 mm. 7

Jarak maksimum

= 2 x h = 2 x 120 = 240 mm

As yang timbul

= 7. ¼..(10)2 = 549,5 > 501,5 (As) ….OK!

Dipakai tulangan D 10 – 120 mm

5.9. Rekapitulasi Tulangan Dari perhitungan diatas diperoleh : Tulangan lapangan arah x D 10 – 250 mm Tulangan lapangan arah y D 10 – 250 mm Tulangan tumpuan arah x

D 10 – 143 mm

Tulangan tumpuan arah y D 10 – 143 mm

commit to user Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 124124

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Tabel 5.2. Penulangan Plat Lantai Berdasarkan hitungan Tulangan lapangan Tulangan tumpuan Arah x Arah y Arah x Arah y (mm) (mm) (mm) (mm)

Penerapan dilapangan Tulangan lapangan Tulangan tumpuan Arah x Arah y Arah x Arah y (mm) (mm) (mm) (mm)

A

10–250

10–250

10–143

10–143

10–240

10–240

10–120

10–120

B

10–250

10–250

10–143

10–143

10–240

10–240

10–120

10–120

C

10–250

10–250

10–143

10–143

10–240

10–240

10–120

10–120

D

10–250

10–250

10–143

10–143

10–240

10–240

10–120

10–120

E

10–250

10–250

10–143

10–143

10–240

10–240

10–120

10–120

F

10–250

10–250

10–143

10–143

10–240

10–240

10–120

10–120

G

10–250

10–250

10–143

10–143

10–240

10–240

10–120

10–120

H

10–250

10–250

10–143

10–143

10–240

10–240

10–120

10–120

I

10–250

10–250

10–143

10–143

10–240

10–240

10–120

10–120

J

10–250

10–250

10–143

10–143

10–240

10–240

10–120

10–120

TIPE PLAT

commit to user Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 125125

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

5.10. Perencanaan Plat Atap 375

375

400

400

400

375

400

375

350

350

400

400

400

400

350

350

A1

A1

300

A1

A1

200

500

Gambar 5.13. Denah Plat atap

5.11.

Perhitungan Pembebanan Plat Atap

II. Plat Atap a. Beban Hidup ( qL ) Berdasarkan PPIUG untuk gedung 1983 yaitu : Beban hidup untuk plat atap 1 m = 100 kg/m2

b. Beban Mati ( qD ) tiap 1 m Berat plat sendiri

= 0,10 x 2400 x 1

Berat plafond + instalasi listrik commit to user

= 240 kg/m =

25 kg/m

qD = 265 kg/m

Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 126126

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

d. Beban Ultimate ( qU ) Untuk tinjauan lebar 1 m pelat maka : qU

= 1,2 qD + 1,6 qL = 1,2 .265 + 1,6 .100 = 478 kg/m2

5.12. Perhitungan Momen

Tipe pelat A1

A1

2,50

Lx

3,75

Ly Gambar 5.14. Plat tipe A1

Ly 3,75   1,5 Lx 2,5 Mlx = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 478. (2,5)2 .53

=

Mly = 0,001.qu . Lx2 . x = 0.001. 478. (2,5)2 .24

=

158,34 kgm 71,7

kgm

Mtx = - 0,001.qu . Lx2 . x = - 0.001 . 478. (2,5)2 .111 = - 331,61 kgm

5.13.

Penulangan Plat Atap

Dari perhitungan momen didapat momen sebesar: Mlx

= 158,34 kgm

Mly

=

Mtx

= -331,61 kgm

71,7 kgm commit to user

Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 127127

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Data : Tebal plat ( h )

= 10 cm = 100 mm

Tebal penutup ( d’)

= 20 mm

Diameter tulangan (  )

= 8 mm

b

= 1000

fy

= 240 Mpa

f’c

= 20

Mpa

= h - d’ = 100 – 20 = 80 mm

Tinggi Efektif ( d )

Tinggi efektif

dy h

dx

d'

Gambar 5.15. Perencanaan Tinggi Efektif = h – d’ - ½ Ø

dx

= 100 – 20 – 5 = 75 mm = h – d’ – Ø - ½ Ø

dy

= 100 – 20 - 10 - ½ . 10 = 65 mm

untuk plat digunakan b

=

0,85. fc  600   . . fy  600  fy 

=

0,85.20  600  .0,85.  240  600  240 

= 0,043 max

= 0,75 . b = 0,032

min

= 0,0025 ( untuk pelat ) commit to user

Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 128128

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

5.14.

Penulangan lapangan arah x Mu

= 158,34 kgm = 1,58.106 Nmm

Mn

=

Rn

=

m

=

perlu

=

1  2m.Rn   .1  1  m fy 

=

1  2.14,12.0,35   .1  1   14,12  240 

Mu



=

1,58.10 6  1,98.10 6 Nmm 0,8

1,98.10 6 Mn  0,35 N/mm2  b.d 2 1000 .75 2

fy 240   14,12 i 0,85. f c 0,85.20

= 0,0015  < max  < min, di pakai min = 0,0025 As

= min. b . d = 0,0025. 1000 . 75 = 187,5 mm2

Digunakan tulangan D 8

= ¼ .  . (8)2 = 50,27 mm2

Jumlah tulangan

=

187 ,5  3,73 ~ 4 buah. 50,27

Jarak tulangan dalam 1 m1

=

1000  250 mm ~ 200 mm 4

Jarak maksimum

= 2 x h = 2 x 100 = 200 mm

As yang timbul

= 4. ¼ ..(8)2 = 201,06 > 187,5 (As) …OK!

Dipakai tulangan D 8 – 200 mm commit to user Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 129129

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

5.15.

Penulangan lapangan arah y Mu

= 71,7 kgm = 0,717.106 Nmm

Mn

=

Rn

0,90.10 6 Mn  0,21 N/mm2  = 2 2 b.d 1000 .65 

m

=

perlu

=

1  2m.Rn   .1  1  m fy 

=

1  2.14,12.0,21   .1  1   14,12  240 

Mu



=

0,717 .10 6  0,90.10 6 Nmm 0,8

fy 240   14,12 i 0,85. f c 0,85.20

= 0,00087  < max  < min, di pakai min = 0,00087 As

= min. b . d = 0,0025. 1000 . 65 = 162,5 mm2

Digunakan tulangan D 8

= ¼ .  . (8)2 = 50,27 mm2

Jumlah tulangan

=

162 ,5  3,23 ~ 4 buah. 50,27

Jarak tulangan dalam 1 m1

=

1000  250 mm ~ 200 mm 4

Jarak maksimum

= 2 x h = 2 x 100 = 200 mm

As yang timbul

= 4. ¼ ..(8)2 = 201,06 > 162,5 (As) …OK!

Dipakai tulangan D 8 – 200 mm commit to user Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 130130

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

5.16.

Penulangan tumpuan arah x Mu

= 331,61 kgm = 3,32 .106 Nmm

Mn

3,32.10 6 = =  4,15.106 Nmm 0,8 

Rn

=

4,15.10 6 Mn  0,74 N/mm2  2 b.d 2 1000 .75 

m

=

fy 240   14,12 0,85. f ' c 0,85.20

perlu

=

1  2m.Rn   .1  1  m fy 

=

1  2.14,12.0,74   . 1  1   240 14,12  

Mu

= 0,0031  < max  > min, di pakai perlu = 0,0031 As

= perlu . b . d = 0,0031 . 1000 . 75 = 232,5 mm2

Digunakan tulangan D 8

= ¼ .  . (8)2 = 50,27 mm2

Jumlah tulangan

=

232,  4,63 ~ 5 buah. 50,27

Jarak tulangan dalam 1 m1

=

1000  200 mm 5

Jarak maksimum

= 2 x h = 2 x 100 = 200 mm

As yang timbul

=5. ¼..(8)2 = 251,33 > 232,5 (As) ….OK!

Dipakai tulangan D 8 – 200 mm

commit to user Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 131131

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

5.17.

Rekapitulasi Tulangan

Dari perhitungan diatas diperoleh : Tulangan lapangan arah x D 8 – 200 mm Tulangan lapangan arah y D 8 – 200 mm Tulangan tumpuan arah x D 8 – 200 mm

Tabel 5.3. Penulangan Plat Atap TIPE PLAT

A1 Tulangan lapangan

Berdasarkan hitungan Tulangan tumpuan

Tulangan lapangan Penerapan dilapangan Tulangan tumpuan

Arah x (mm)

 8 – 250

Arah y (mm)

 8 – 250

Arah x (mm)

 8 – 200

Arah y (mm)

-

Arah x (mm)

 8 – 200

Arah y (mm)

 8 – 200

Arah x (mm)

 8 – 200

Arah y (mm)

-

commit to user Bab 5 Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 lantai

BAB 6 BALOK ANAK

6.1. Perencanaan Balok Anak Plat Lantai 1

2 375

3 375

4 400

5 400

6 400

7 400

8 375

9 375

A 350

350

B B'

400

1

400

C 400

400

350

350

D

E 300 500 200

F

Gambar 6.1 Area Pembebanan Balok Anak Plat lantai

Keterangan: Balok anak : as B‘ ( 1 – 3 ) commit to user

Bab 6 Balok Anak

132

133 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

6.1.1. Perhitungan Lebar Equivalen Untuk mengubah beban segitiga dan beban trapesium dari plat menjadi beban merata pada bagian balok, maka beban plat harus diubah menjadi beban equivalent yang besarnya dapat ditentukan sebagai berikut :

Lebar Equivalen Tipe Trapesium

2   Lx   Leq = 1/6 Lx 3  4.     2.Ly  

½ Lx Leq Ly

6.1.2. Lebar Equivalen Balok Anak Tabel 6.1. Hitungan Lebar Equivalen No. 1.

Ukuran Plat

Lx

Ly

Leq

(m2)

(m)

(m)

(trapesium)

2

3,75

0,91

2 × 3,75

6.2.Pembebanan Balok Anak as B’ 6.2.1. Pembebanan

1

Gambar 6.2 Lebar Equivalen Balok Anak as B’

commit to user

Bab 6 Balok Anak

134 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Perencanaan Dimensi Balok h

= 1/12 . Ly = 1/12 . 3750 = 312,5 mm = 350 mm

b

= 2/3 . h = 2/3 . 312,5 = 250 mm (h dipakai = 350 mm, b = 250 mm )

1. Beban Mati (qD) Pembebanan balok B’ ( 1 – 3 ) Berat sendiri

= 0,25x(0,35–0,12) x 2400 kg/m3 = 138

Beban plat

= (2 x 0,91) x 411 kg/m2

kg/m

= 748,02 kg/m qD = 886,02 kg/m

2. Beban hidup (qL) Beban hidup digunakan 250 kg/m2 qL

= (2 x 0,91) x 250 kg/m2 = 455 kg/m

3. Beban berfaktor (qU) qU

= 1,2. qD + 1,6. qL = 1,2 . 886,02 + 1,6.455 = 1772,50 kg/m

6.2.2. Perhitungan Tulangan a. Tulangan Lentur Balok Anak Data Perencanaan : h = 350 mm

Øt

= 16 mm

b = 250 mm

Øs

= 8 mm

p = 40 mm

d

= h - p - 1/2 Øt - Øs

fy = 320 Mpa

= 350 – 40 - 1/2.16 - 8

f’c = 20 MPa

= 294 commit to user

Bab 6 Balok Anak

135 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

b

=

0,85.f' c.β  600    fy  600  fy 

=

0,85.20  600  0,85  320  600  320 

= 0,03  max

= 0,75 . b = 0,75 . 0,03 = 0,023

 min

=

1,4 1,4   0,0044 fy 320

Daerah Tumpuan Dari perhitungan SAP 2000 diperoleh : Mu

= 3137,74 kgm = 3,138 . 107 Nmm

Mn

=

Rn

=

3,92.10 Mn  1,8 N/mm2  2 2 b.d 250  294 

m

=

fy 320   18,82 0,85.f' c 0,85.20

perlu

=

1  2m.Rn   .1  1  m fy 

=

1  2  18,82  1,8   .1  1   18,82  320 

Mu



=

3,138 .10 7  3,92.10 7 Nmm 0,8 7

= 0,006  < max  > min, di pakai perlu = 0,006 As

= perlu. b . d = 0,006 . 250 . 294 commit to user = 441 mm2

Bab 6 Balok Anak

136 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Digunakan tulangan D 16

= ¼ .  . (16)2 = 201,06 mm2

Jumlah tulangan

=

441  2,19 ~ 3 buah. 201,06

Dipakai 3 D 16 = 3 . ¼ .  . 162

As ada

= 603,19 mm2 > As (441 mm2) ……… aman ! a

=

As ada  fy 603,19  320 = 45,42  0,85  f' c  b 0,85  20  250

Mn ada

= As ada × fy (d -

a

2

)

= 603,19 × 320 (294 -

45,42 ) 2

= 5,24. 107 Nmm Mn ada > Mn 5,24 . 107 Nmm > 3,92 . 107 Nmm......... aman ! Jadi dipakai tulangan 3 D 16

Daerah Lapangan Dari perhitungan SAP 2000 diperoleh : Mu

= 1775,19 kgm = 1,78 . 107 Nmm

Mn

=

Rn

=

2,2.10 7 Mn  1,01 N/mm2  2 2 b.d 250  294 

m

=

fy 320   18,82 0,85.f' c 0,85.20

perlu

=

1  2m.Rn   .1  1  m fy 

=

1  2  18,82  1,01   .1  1   18,82  320 

Mu



=

1,78.10 7  2,2.10 7 Nmm 0,8

= 0,0033

Bab 6 Balok Anak

commit to user

137 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai  < max  < min, di pakai min = 0,0044 = min. b . d

As

= 0,0044 . 250 . 294 = 323,4 mm2

Digunakan tulangan D 16

= ¼ .  . (16)2 = 201,06 mm2

Jumlah tulangan

=

323,4  1,61 ~ 2 buah. 201,06

Dipakai 2 D 16 = 2 . ¼ .  . 162

As ada

= 401,91 mm2 > As (323,4 mm2) ……… aman ! a

=

As ada  fy 323,4  320 = 24,35  0,85  f' c  b 0,85  20  250

Mn ada

= As ada × fy (d -

a

2

)

= 401,91 × 320 (294 -

24,35 ) 2

= 3,63 . 107 Nmm Mn ada > Mn 3,63 . 107 Nmm > 2 ,2.107 Nmm......... aman ! Jadi dipakai tulangan 2 D 16

Tulangan Geser Dari perhitungan SAP 2000 diperoleh : Vu

= 4195,28 kg = 41952,8 N

f’c

= 20 Mpa

fy

= 320 Mpa

d

= h – p – ½ Ø = 350 – 40 – ½ (8) = 306 mm

Vc

= 1/ 6 .

f' c .b .d

= 1/ 6 . 20 . 250 . 306 commit to user = 57019,74 N

Bab 6 Balok Anak

138 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Ø Vc

= 0,75 . 57019,74 N = 42764,81 N

½ Ø Vc = ½ . 42764,81 N = 21382,41 N ½ Ø Vc < Vu < Ø Vc 21382,41 N < 41952,8 N < 42764,81 N Jadi di perlukan tulangan geser minimum =  1/3 b.d

Ø Vs

= 0,75.1/3.250.306 = 19125 N Vs perlu = Avmin

Vs

19125 = 25500 N 0,75 0,75 =

= b.s / 3.fy = 250.153/3 . 320 = 39,84 mm2

s

=

Av . fy . d 39,84  320  306   152,99 mm ~ 150 mm Vs perlu 25500

S max = d/2 =

306 = 153 mm 2

Jadi dipakai sengkang dengan tulangan Ø 8 – 150 mm

commit to user

Bab 6 Balok Anak

139 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

6.3.Perencanaan Balok Anak Plat Atap 1

2 375

3 375

4 400

5 400

6 400

7 400

8 375

9 375

A 350

350

400

400

400

400

350

350

B

C

D

E E'

500

2

2

300

200

F

Gambar 6.3 Area Pembebanan Balok Anak Plat Atap

Keterangan: Balok anak : as E‘ ( 1 – 2 )

commit to user

Bab 6 Balok Anak

140 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

6.3.1. Perhitungan Lebar Equivalen Untuk mengubah beban segitiga dan beban trapesium dari plat menjadi beban merata pada bagian balok, maka beban plat harus diubah menjadi beban equivalent yang besarnya dapat ditentukan sebagai berikut :

Lebar Equivalen Tipe Trapesium

2   Lx   Leq = 1/6 Lx 3  4.     2.Ly  

½ Lx Leq Ly

6.3.2. Lebar Equivalen Balok Anak Tabel 6.2. Hitungan Lebar Equivalen No. 1.

Ukuran Plat

Lx

Ly

Leq

(m2)

(m)

(m)

(trapesium)

2,5 × 3,75

2,5

3,75

1,07

6.4.Pembebanan Balok Anak as E’ 6.4.1. Pembebanan

2

Gambar 6.4 Lebar Equivalen Balok Anak as A’ commit to user

Bab 6 Balok Anak

141 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Perencanaan Dimensi Balok h

= 1/12 . Ly = 1/12 . 3750 = 312,5 mm = 350 mm

b

= 2/3 . h = 2/3 . 312,5 = 250 mm (h dipakai = 350 mm, b = 250 mm )

1. Beban Mati (qD) Pembebanan balok E’ ( 1 – 3 ) Berat sendiri

= 0,25x(0,35–0,1) x 2400 kg/m3

= 150

Beban plat

= (2 x 1,07) x 265 kg/m2

= 567,1 kg/m

kg/m

qD = 717,1 kg/m 2. Beban hidup (qL) Beban hidup digunakan 100 kg/m2 qL

= (2 x 1,07) x 100 kg/m2 = 214 kg/m

4. Beban berfaktor (qU) qU

= 1,2. qD + 1,6. qL = 1,2 . 717,1 + 1,6.214 = 1202,92 kg/m

6.4.2. Perhitungan Tulangan b. Tulangan Lentur Balok Anak Data Perencanaan : h = 350 mm

Øt

= 12 mm

b = 250 mm

Øs

= 8 mm

p = 40 mm

d

= h - p - 1/2 Øt - Øs

fy = 320 Mpa

= 350 – 40 - 1/2.12 - 8

f’c = 20 MPa

= 296 commit to user

Bab 6 Balok Anak

142 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Tulangan Lentur Daerah Lapangan b

=

0,85.f' c.β  600    fy  600  fy 

=

0,85.20  600  0,85  320  600  320 

= 0,03  max

= 0,75 . b = 0,75 . 0,03 = 0,023

 min

=

1,4 1,4   0,0044 fy 320

Daerah Lapangan Dari perhitungan SAP 2000 diperoleh : Mu

= 2114,51 kgm = 2,11 . 107 Nmm

Mn

=

Rn

2,64.10 Mn  1,2 N/mm2  = 2 2 b.d 250  296 

Mu



=

2,11.10 7  2,64.10 7 Nmm 0,8 7

m

=

fy 320   18,82 0,85.f' c 0,85.20

perlu

=

1  2m.Rn   .1  1  m fy 

=

1  2  18,82  1,2   .1  1   18,82  320 

= 0,0039  < max  < min, di pakai min = 0,0044 As

= min. b . d

Bab 6 Balok Anak

commit to user

143 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

= 0,0044 . 250 . 296 = 325,6 mm2

Digunakan tulangan D 12

= ¼ .  . (12)2 = 113,1 mm2

Jumlah tulangan

=

325,6  2,88 ~ 3 buah. 113,1

Dipakai 3 D 12 = 3 . ¼ .  . 122

As ada

= 339,3 mm2 > As (325,6 mm2) ……… aman ! a

=

As ada  fy 339,3  320 = 25,55  0,85  f' c  b 0,85  20  250

Mn ada

= As ada × fy (d -

a

2

)

= 339,3 × 320 (296 -

25,55 ) 2

= 3,48 . 107 Nmm Mn ada > Mn 3,08 . 107 Nmm > 2 ,64. 107 Nmm......... aman ! Jadi dipakai tulangan 3 D 12

Tulangan Geser Dari perhitungan SAP 2000 diperoleh : Vu

=2255,48 kg = 22554,8 N

f’c

= 20 Mpa

fy

= 320 Mpa

d

= h – p – ½ Ø = 350 – 40 – ½ (8) = 306 mm

Vc

= 1/ 6 .

f' c .b .d

= 1/ 6 . 20 . 250 . 306 = 57019,73 N Ø Vc

= 0,75 . 57019,73 N = 42764,8 N

½ Ø Vc = ½ . 42764,8 N

Bab 6 Balok Anak

commit to user

144 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

= 21382,4 N ½ Ø Vc < Vu < Ø Vc 21382,4 N < 22554,8 N < 42764,8 N Jadi di perlukan tulangan geser minimum =  1/3 b.d

Ø Vs

= 0,75.1/3.250.306 = 19125 N Vs perlu = Avmin

Vs

19125 = 25500 N 0,75 0,75 =

= b.s / 3.fy = 250.153/3 . 320 = 39,84 mm2

s

=

Av . fy . d 39,84  320  306   152,99 mm ~ 150 mm Vs perlu 25500

S max = d/2 =

306 = 153 mm 2

Jadi dipakai sengkang dengan tulangan Ø 8 – 150 mm

commit to user

Bab 6 Balok Anak

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

BAB 7 PORTAL

7.1. Perencanaan Portal

Gambar 7.1. Gambar Portal Tiga Dimensi

commit to user Bab 7 Portal 145

146 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

1

2 375

3 375

4 400

5 400

6 400

7 400

8 375

9 375

A 350

350

400

400

400

400

350

350

B

C

D

E 300

F

500 200

Gambar 7.2. Gambar Denah Portal

commit to user

Bab 7 Portal

147 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

1

2 375

3 375

4 400

5 400

6 400

7 400

8 375

9 375

350

350

400

400

400

400

350

350

G 300 500 200

H

Gambar 7.3. Gambar Denah Portal Keterangan: Balok Portal : As A

Balok Portal Melintang

: As 2

Balok Portal : As B

Balok Portal Melintang

: As 3

Balok Portal : As C

Balok Portal Melintang

: As 4

Balok Portal : As D

Balok Portal Melintang

: As 5

Balok Portal : As E

Balok Portal Melintang

: As 6

Balok Portal : As F

Balok Portal Melintang

: As 7

Balok Portal : As 1

Balok Portal Melintang

: As 8

7.1.1. Dasar Perencanaan Secara umum data yang digunakan untuk perhitungan rencana portal adalah sebagai berikut : a. Bentuk denah portal b. Model perhitungan

Bab 7 Portal

: Seperti pada gambar : SAP commit to 2000 user ( 3 D )

148 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai c. Perencanaan dimensi rangka

: b (mm) x h (mm)

Dimensi kolom

: 400 mm x 400 mm

Dimensi sloof

: 200 mm x 300 mm

Dimensi balok

: 300 mm x 500 mm

Dimensi ring balk1

: 200 mm x 250 mm

Dimensi ring balk2

: 150 mm x 200 mm

d. Kedalaman pondasi

:2m

e. Mutu baja tulangan

: U36 (fy = 360 MPa)

f. Mutu baja sengkang

: U24 (fy = 240 MPa)

7.1.2. Perencanaan Pembebanan Secara umum data pembebanan portal adalah sebagai berikut: a. Beban Mati (qD)  Plat Lantai Berat plat sendiri

= 0,12 x 2400 x1

= 288 kg/m

Berat keramik ( 1 cm ) = 0,01 x 2400 x1

= 24 kg/m

Berat Spesi ( 2 cm )

= 42 kg/m

= 0,02 x 2100 x1

Berat plafond + instalasi listrik

= 25 kg/m

Berat Pasir ( 2 cm )

= 32 kg/m

= 0,02 x 1600 x1 qD

= 411 kg/m

 Plat Atap Berat plat sendiri

= 0,10 x 2400 x1

Berat plafond + instalasi listrik

= 240 kg/m = 25 kg/m

qD

= 265 kg/m

 Dinding Berat sendiri dinding1 = 0,15 ( 4 - 0,25 ) x 1700

= 956,25 kg/m

Berat sendiri dinding2 = 0,15 ( 4 - 0,20 ) x 1700

= 969

kg/m

Berat sendiri dinding3 = 0,15 ( 1,7 - 0,25 ) x 1700 = 369,75 kg/m Berat sendiri dinding4 = 0,15 ( 2,3- 0,5 ) x 1700

commit to user

Bab 7 Portal

= 459

kg/m

149 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai  Atap Kuda kuda Utama

= 12990,55 kg ( SAP 2000 )

Jurai

= 1642,86 kg ( SAP 2000 )

Kuda Kuda Trapesium

= 12959,87 kg ( SAP 2000 )

Kuda Kuda Utama

= 1946,78

kg ( SAP 2000 )

Balok anak pada plat lantai = 8390,55 kg ( SAP 2000 ) Balok anak pada plat atap

= 2255,48

kg ( SAP 2000 )

b. Beban hidup untuk restoran (qL) = 250 kg/m2

Beban hidup

7.2. Perhitungan Luas Equivalen untuk Plat Lantai dan Plat Atap 1

2 375

3 375

4 400

5 400

6 400

7 400

8 375

9 375

A 350

350

400

400

400

400

350

350

B

C

D

E 300

F

500

200

Gambar 7.4. Gambar Daerah Pembebanan

commit to user 1

2 375

3 375

Bab 7 Portal

350

4 400

5 400

6 400

7 400

8 375

9 375

350

150 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Gambar 7.5. Gambar Daerah Pembebanan

Luas equivalent segitiga

1 : .lx 3

Luas equivalent trapezium

2  lx   1   : .lx 3  4 6  2.ly     

commit to user Tabel 7.1. Hitungan Lebar Equivalen

Bab 7 Portal

151 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

No

Ukuran Pelat (m2)

Ly (m)

Lx (m)

Leq (trapezium)

Leq (segitiga)

1

3,75 x 3,5

3,75

3,5

1,24

1,17

2

4,0 x 3,5

4,0

3,5

1,30

1,17

3

3,75 x 2,0

3,75

2,0

0,91

0,66

4

4,0 x 4,0

4,0

4,0

1,33

1,33

5

3,75 x 3,0

3,75

3,0

1,18

1,0

6

4,0 x 3,0

4,0

3,0

1,22

1,0

7

3,75 x 2,5

3,75

2,5

1,07

0,83

7.3. Perhitungan Pembebanan Balok 7.3.1. Perhitungan Pembebanan Balok Memanjang Pada perhitungan pembebanan balok, diambil satu perencanaan sebagai acuan penulangan Balok memanjang, perencanaan tersebut pada balok As A bentang 1 - 9  Pembebanan balok induk A 1-2, 2-3, 7-8, dan 8-9 Beban Mati (qd): Berat pelat lantai

= (1,24) . 411

= 509,64

kg/m

Berat dinding

= 0,15 ( 4 - 0,25 ) x 1700 = 956,25

kg/m

qd Beban hidup (ql) : 250 .(1,24)

= 1465,89 = 310

Beban berfaktor (qU1) qU1

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = (1,2 . 1465,89 ) + (1,6 .310) = 2255,068 kg/m

 Pembebanan balok induk A 3-4, 4-5, 5-6, dan 6-7 commit to user

Bab 7 Portal

kg/m kg/m

152 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Beban Mati (qd): Berat pelat lantai

= (1,30) . 411

= 534,3

Berat dinding

= 0,15 ( 4 - 0,25 ) x 1700 = 956,25 qd

Beban hidup (ql) : 250 .(1,30)

kg/m kg/m

= 1490,55 = 325

kg/m

kg/m

Beban berfaktor (qU1) qU1

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = (1,2 . 1490,55) + (1,6 .325) = 2308,66 kg/m

As B bentang 1 – 9  Pembebanan balok induk B 1-2, 2-3, dan 7-8 Beban mati (qd): Berat plat lantai = 411 . ( 1,24 + 0,91 ) qd Beban hidup (ql) : 250 . (1,24 + 0,91)

= 883,65

kg/m

= 883,65

kg/m

= 537,5

kg/m

Beban berfaktor (qU1) qU1

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = (1,2 . 883,65) + (1,6 . 537,5) = 1920,38 kg/m

 Pembebanan balok induk B 8-9 Beban mati (qd): Berat pelat lantai

= (1,24 + 0,91) . 411

= 883,65

Berat dinding

= 0,15 ( 4 - 0,2 ) x 1700 = 969 qd

Beban hidup (ql) : 250 . (1,24 + 0,91 )

= 1852,65 = 537,5 kg/m

Beban berfaktor (qU1) qU1

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = (1,2 . 1852,65) + (1,6 .537,5) = 3083,18 kg/m

commit to user  Pembebanan balok induk B 3-4, 4-5, 5-6, dan 6-7

Bab 7 Portal

kg/m kg/m kg/m

153 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Beban mati (qd): Berat plat lantai = 411 . ( 1,30 + 1,33 )

Beban hidup (ql)

= 1080,93

kg/m

qd = 1080,93

kg/m

: 250 . (1,30 + 1,33) = 657,5

kg/m

Beban berfaktor (qU1) qU1

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = (1,2 . 1080,93) + (1,6 . 657,5) = 2349,12 kg/m

As C bentang 1 – 9  Pembebanan balok induk C 1-2, 2-3, dan 7-8 Beban mati (qd): Berat plat lantai = 411 . ( 2 x 0,91 )

Beban hidup (ql)

= 748,02

kg/m

Jumlah

= 748,02

kg/m

: 250 . (2 x 0,91)

= 455 kg/m

Beban berfaktor (qU1) qU1

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = (1,2 . 748,02) + (1,6 . 455) = 1625,62 kg/m

 Pembebanan balok induk C 8-9 Beban mati (qd): Berat pelat lantai

= (2 x 0,91) . 411

= 748,02

Berat dinding

= 0,15 ( 4 - 0,2 ) x 1700 = 969 qd

Beban hidup (ql)

: 250 . (2 x 0,91 )

Beban berfaktor (qU1) qU1

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = (1,2 . 1717,02) + (1,6 .455) = 2788,42 kg/m

commit to user  Pembebanan balok induk C 3-4, 4-5, 5-6, dan 6-7 Bab 7 Portal

kg/m

= 1717,02 = 455

kg/m

kg/m

kg/m

154 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Beban mati (qd): Berat plat lantai = 411 . ( 2 x1,33 )

Beban hidup (ql)

= 1093,26

kg/m

Jumlah

= 1093,26

kg/m

: 250 . (2 x 1,33)

= 665 kg/m

Beban berfaktor (qU1) qU1

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = (1,2 . 1093,26) + (1,6 . 655) = 2375,912 kg/m

As E bentang 1 – 9  Pembebanan balok induk E 1-2 dan 8-9 Beban mati (qd): Berat plat lantai = 411 . ( 1,24) Jumlah Beban hidup (ql)

: 250 . (1,24)

= 509,64

kg/m

= 509,64 kg/m = 310

kg/m

Beban berfaktor (qU1) qU1

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = (1,2 . 509,64) + (1,6 . 310) = 1107,57 kg/m

 Pembebanan balok induk E 2-3 dan 7-8 Beban mati (qd): Berat plat lantai = 411 . ( 1,24 + 1,18 )

= 994,62

Berat dinding

= 956,25

= 0,15 ( 4 - 0,25 ) x 1700

Beban hidup (ql)

= 1950,87 kg/m

: 250 . (1,24+1,18)

= 605 kg/m

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = (1,2 . 1950,87) + (1,6 . 605) = 3309,04 kg/m

commit to user  Pembebanan balok induk E 3-4, 4-5, 5-6, dan 6-7

Bab 7 Portal

kg/m

Jumlah

Beban berfaktor (qU1) qU1

kg/m

155 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Beban mati (qd): Berat pelat lantai

= (1,30 + 1,22) . 411

= 1035,72

kg/m

Berat dinding

= 0,15 ( 4 - 0,25 ) x 1700 = 956,25

kg/m

qd Beban hidup (ql)

: 250 . (1,30 + 1,22 )

= 1991,97 = 630

kg/m

kg/m

Beban berfaktor (qU1) qU1

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = (1,2 . 1991,97) + (1,6 .630) = 3398,36 kg/m

As F bentang 1 – 9  Pembebanan balok induk F 2-3 dan 7-8 Beban mati (qd): Berat plat lantai = 411 . (1,18 )

Beban hidup (ql)

= 484,98

kg/m

Jumlah

= 484,98 kg/m

: 250 . (1,18)

= 295 kg/m

Beban berfaktor (qU1) qU1

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = (1,2 . 484,98) + (1,6 . 295) = 1053,98 kg/m

 Pembebanan balok induk F 3-4, 4-5, 5-6, dan 6-7 Beban mati (qd): Berat pelat lantai

= (1,22) . 411 qd

Beban hidup (ql)

: 250 . (1,22 )

Beban berfaktor (qU1) qU1

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = (1,2 . 501,42) + (1,6 .305) = 1089,7 kg/m

As G bentang 1-2 dan 8-9

Bab 7 Portal

commit to user

= 501,42

kg/m

= 501,42

kg/m

= 305

kg/m

156 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai  Pembebanan balok induk G 1-2 dan 8-9 Beban mati (qd): Berat plat atap = 265 . ( 1,07) Berat dinding

= 283,55

kg/m

= 0,15 ( 1,7 - 0,25 ) x 1700 = 369,75

kg/m

Beban hidup (ql)

Jumlah

= 653,3

: 100 . (1,07) = 107

kg/m

kg/m

Beban berfaktor (qU1) qU1

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = (1,2 . 653,3) + (1,6 . 107) = 955,16 kg/m

As H bentang 1-2 dan 8-9  Pembebanan balok induk H 1-2 dan 8-9 Beban mati (qd): Berat plat atap = 265 . ( 1,07 ) Jumlah Beban hidup (ql)

= 283,55

kg/m

= 283,55

kg/m

: 100 . (1,07) = 107 kg/m

Beban berfaktor (qU1) qU1

= 1,2 . qD + 1,6 . qL = (1,2 . 283,55) + (1,6 . 107) = 511,46 kg/m

commit to user Table7.2. Rekapitulasi Hitungan Pembebanan Balok Portal Memanjang

Bab 7 Portal

157 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

BALOK INDUK Balok As

A

B

C

D

E

F

bentang 1-2 2-3 3-4 4-5 5-6 6-7 7-8 8-9 1-2 2-3 3-4 4-5 5-6 6-7 7-8 8-9 1-2 2-3 3-4 4-5 5-6 6-7 7-8 8-9 1-2 2-3 3-4 4-5 5-6 6-7 7-8 8-9 1-2 2-3 3-4 4-5 5-6 6-7 7-8 8-9

2-3 3-4

Bab 7 Portal

PEMBEBANAN BEBAN MATI (kg/m’) plat lantai berat No. dinding beban jumlah Leq 411 1 509,64 956,25 411 1 509,64 956,25 411 2 534,3 956,25 411 2 534,3 956,25 411 2 534,3 956,25 411 2 534,3 956,25 411 1 509,64 956,25 411 1 509,64 956,25 411 1+3 883,65 411 1+3 883,65 411 2+4 1080,93 411 2+4 1080,93 411 2+4 1080,93 411 2+4 1080,93 411 1+3 883,65 411 1+3 883,65 969 411 3+3 748,02 411 3+3 748,02 411 1093,26 4+4 411 1093,26 4+4 411 1093,26 4+4 411 1093,26 4+4 411 3+3 748,02 411 3+3 748,02 969 411 1+3 883,65 411 1+3 883,65 411 2+4 1080,93 411 2+4 1080,93 411 2+4 1080,93 411 2+4 1080,93 411 1+3 883,65 411 1+3 883,65 411 1 509,64 411 1+5 994,62 956,25 411 2+6 1035,72 956,25 411 2+6 1035,72 956,25 411 2+6 1035,72 956,25 411 2+6 1035,72 956,25 411 1+5 994,62 956,25 411 509,64 1

411 411

5 6

484,98 commit 501,42

-

to user

BEBAN HIDUP (kg/m’) Jumlah (berat plat lantai+berat dinding)

1465,89 1465,89 1490,55 1490,55 1490,55 1490,55 1465,89 1465,89

beban

No. Leq

jumlah

1 1 2 2 2 2 1 1 1+3 1+3 2+4 2+4 2+4 2+4 1+3 1+3 3+3 3+3 4+4 4+4 4+4 4+4 3+3 3+3 1+3 1+3 2+4 2+4 2+4 2+4 1+3 1+3 1 1+5 2+6 2+6 2+6 2+6 1+5

509,64

250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250

1

310 310 325 325 325 325 310 310 537,5 537,5 657,5 657,5 657,5 657,5 537,5 537,5 455 455 665 665 665 665 455 455 537,5 537,5 657,5 657,5 657,5 657,5 537,5 537,5 310 605 630 630 630 630 605 310

484,98 501,42

250 250

5 6

295 305

883,65 883,65 1080,93 1080,93 1080,93 1080,93 883,65

1852,65 748,02 748,02

1093,26 1093,26 1093,26 1093,26 748,02

1717,02 883,65 883,65 1080,93 1080,93 1080,93 1080,93 883,65

883,65 509,64

1950,87 1991,97 1991,97 1991,97 1991,97 1950,87

158 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

4-5 5-6 6-7 7-8 1-2 8-9 1-2 8-9

G H

411 411 411 411 265 265 265 265

6 6 6 5 7 7 7 7

501,42 501,42 501,42 484,98 283,55 283,55 283,55 283,55

369,75 369,75 -

501,42 501,42 501,42 484,98 653,3 653,3 283,55 283,55

250 250 250 250 100 100 100 100

6 6 6 5 7 7 7 7

Table7.3. Hitungan Lebar Equivalen No

1

2

3

4

5

6

7

Leq segitiga

1,17

1,17

0,66

1,33

1,0

1,0

0,83

Leq trapesium

1,24

1,30

0,91

1,33

1,18

1,22

1,07

7.3.2. Perhitungan Pembebanan Balok Melintang Pada perhitungan pembebanan balok, diambil satu perencanaan sebagai acuan penulangan Balok melintang. Perencanaan tersebut pada balok As 1 Bentang A-E dan G-H  Pembebanan balok induk 1 (A-B dan D-E) Beban Mati (qd): Berat plat lantai = 411 x ( 1,17 )

= 480,87

kg/m

Berat dinding

= 956,25

kg/m

Jumlah

= 1437,12

kg/m

250 . 1,17

= 292,5

kg/m

Berat plat lantai = 411 x ( 2 x 0,66 )

= 542,52

kg/m

Berat dinding

= 956,25

kg/m

= 1498,77

kg/m

= 0,15 (4 - 0,25 ) x 1700

Beban hidup (ql) =

 Pembebanan balok induk 1 (B-C dan C-D) Beban Mati (qd):

= 0,15 (4 - 0,25 ) x 1700 Jumlah

Beban hidup (ql) =

250 .(2 x 0,66)

commit to user  Pembebanan balok induk 1 (G-H)

Bab 7 Portal

= 330 kg/m

305 305 305 295 107 107 107 107

159 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Beban Mati (qd): Berat plat atap = 265 x 0,83 Jumlah Beban hidup (ql) =

100 . 0,83

= 219,95

kg/m

= 219,95

kg/m

= 83 kg/m

As 2 Bentang A-F  Pembebanan balok induk 2 (A-B dan D-E) Beban mati (qd): Berat plat lantai = 411 x (2 x 1,17)

Beban hidup (ql)

= 961,74

kg/m

Jumlah

= 961,74

kg/m

: 250 x (2 x 1,17)

= 585 kg/m

 Pembebanan balok induk 2 (B-C dan C-D) Beban mati (qd): Berat plat lantai = 411 x (4 x 0,66)

= 1085,04

kg/m

Jumlah

= 1085,04

kg/m

: 250 x (4 x 0,66)

= 660

kg/m

Berat plat lantai = 411 x (1,0)

= 411

kg/m

Berat dinding

= 459

kg/m

Jumlah

= 870

kg/m

: 250 x (1,0)

= 250

kg/m

= 1089,15

kg/m

= 1089,15

kg/m

Beban hidup (ql)

 Pembebanan balok induk 2 (E-F) Beban mati (qd):

= 0,15 (2,3 - 0,5 ) x 1700

Beban hidup (ql) As 3 Bentang B-D dan E-F

 Pembebanan balok induk 3 (B-C dan C-D) Beban mati (qd): Berat plat lantai = 411 x (2 x 0,66 + 1,33) Jumlah Beban hidup (ql)

: 250 x (2 x 0,66 + 1,33) = 660

 Pembebanan balok induk 3 (E-F) commit to user Beban mati (qd): Bab 7 Portal

kg/m

160 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Berat plat lantai = 411 x (2 x 1,0)

= 822

kg/m

Jumlah

= 822

kg/m

: 250 x (2 x 1,0)

= 500

kg/m

= 1093,26

kg/m

Jumlah

= 1093,26

kg/m

: 250 x (2 x 1,33)

= 665

kg/m

Berat plat lantai = 411 x (2 x 1,17)

= 961,74

kg/m

Berat dinding

= 969

kg/m

Jumlah

= 1930,74

kg/m

250 . (2 x 1,17)

= 585 kg/m

Beban hidup (ql) As 4 Bentang B-D

 Pembebanan balok induk 4 (B-C dan C-D) Beban mati (qd): Berat plat lantai = 411 x (2 x 1,33)

Beban hidup (ql) As 8 Bentang A-C

 Pembebanan balok induk 8 (A-B) Beban Mati (qd):

= 0,15 (4 - 0,20 ) x 1700

Beban hidup (ql) =

 Pembebanan balok induk 8 (B-C) Beban Mati (qd): Berat plat lantai = 411 x ( 4 x 0,66 )

= 1085,04

Berat dinding

= 969 kg/m

= 0,15 (4 - 0,20 ) x 1700 Jumlah

Beban hidup (ql)

: 250 x (4 x 0,66)

= 2054,04

kg/m

= 660

kg/m

Table7.4. Rekapitulasi Hitungan Pembebanan Portal Melintang BALOK INDUK

Bab 7 Portal

kg/m

commit to user PEMBEBANAN

161 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

BEBAN MATI (kg/m) Balok As

1

plat lantai bentang

BEBAN HIDUP (kg/m) berat dinding

Jumlah (berat plat lantai+berat dinding)

beban

No. Leq

jumlah

beban

No. Leq

jumlah

A-B

411

1

480,87

956,25

1437,12

250

1

292,5

B-C

411

3+3

542,52

956,25

1498,77

250

3+3

330

C-D

411

3+3

542,52

956,25

1498,77

250

3+3

330

D-E

411

1

480,87

956,25

1437,12

250

1

292,5

G-H

265

7

219,95

-

219,95

100

7

83

A-B

411

1+1

961,74

-

961,74

250

1+1

585

B-C

411

2+2+2+2

1085,04

-

1085,04

250

2+2+2+2

660

C-D

411

2+2+2+2

1085,04

-

1085,04

250

2+2+2+2

660

D-E

411

1+1

961,74

-

961,74

250

1+1

585

E-F

411

5

411

459

870

250

5

250

G-H

265

7

219,95

-

219,95

100

7

83

A-B

411

1+2

961,74

-

961,74

250

1+2

585

B-C

411

2+2+4

1089,15

-

1085,04

250

2+2+4

660

C-D

411

2+2+4

1089,15

-

1085,04

250

2+2+4

660

D-E

411

1+2

961,74

-

961,74

250

1+2

585

E-F

411

5+6

882

-

882

250

5+6

250

A-B

411

2+2

961,74

-

961,74

250

2+2

585

B-C

411

4+4

1089,15

-

1085,04

250

4+4

660

C-D

411

4+4

1089,15

-

1085,04

250

4+4

660

D-E

411

2+2

961,74

-

961,74

250

2+2

585

E-F

411

6+6

882

-

882

250

6+6

250

A-B

411

2+2

961,74

-

961,74

250

2+2

585

B-C

411

4+4

1089,15

-

1085,04

250

4+4

660

C-D

411

4+4

1089,15

-

1085,04

250

4+4

660

D-E

411

2+2

961,74

-

961,74

250

2+2

585

E-F

411

6+6

882

-

882

250

6+6

250

A-B

411

2+2

961,74

-

961,74

250

2+2

585

B-C

411

4+4

1089,15

-

1085,04

250

4+4

660

C-D

411

4+4

1089,15 commit to-

1085,04

250

4+4

660

2

3

4

5

6

Bab 7 Portal

user

162 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

7

D-E

411

2+2

961,74

-

961,74

250

2+2

585

E-F

411

6+6

882

-

882

250

6+6

250

A-B

411

1+2

961,74

-

961,74

250

1+2

585

B-C

411

2+2+4

1089,15

-

1085,04

250

2+2+4

660

C-D

411

2+2+4

1089,15

-

1085,04

250

2+2+4

660

D-E

411

1+2

961,74

-

961,74

250

1+2

585

E-F

411

5+6

882

-

882

250

5+6

250

A-B

411

1+1

961,74

969

1930,74

250

1+1

585

B-C

411

2+2+2+2

1085,04

969

2054,04

250

2+2+2+2

660

C-D

411

2+2+2+2

1085,04

969

2054,04

250

2+2+2+2

660

D-E

411

1+1

961,74

969

1930,74

250

1+1

585

E-F

411

5

411

459

870

250

5

250

G-H

265

7

219,95

-

219,95

100

7

83

A-B

411

1

480,87

956,25

1437,12

250

1

292,5

B-C

411

3+3

542,52

956,25

1498,77

250

3+3

330

C-D

411

3+3

542,52

956,25

1498,77

250

3+3

330

D-E

411

1

480,87

956,25

1437,12

250

1

292,5

G-H

265

7

219,95

-

219,95

100

7

83

8

9

Table7.5. Hitungan Lebar Equivalen No

1

2

3

4

5

6

7

Leq segitiga

1,17

1,17

0,66

1,33

1,0

1,0

0,83

Leq trapesium

1,24

1,30

0,91

1,33

1,18

1,22

1,07

7.4. Perhitungan Pembebanan Sloof 7.4.1. Perhitungan Pembebanan Sloof Memanjang commit to user

Bab 7 Portal

163 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Pada perhitungan pembebanan balok induk, diambil salah satu perencanaan sebagai acuan penulangan sloof memanjang. Perencanaan tersebut pada balok induk As E (1 – 9) dan As H ( 1 - 2) 1. Pembebanan balok element As E (1 - 2)  Beban Mati (qD) qD = 0 kg/m  Beban hidup (qL) qL = 250 kg/m  Beban berfaktor (qU) qU

= 1,2 qD + 1,6 qL = (1,2 . 0) + (1,6 . 250) = 400 kg/m

2. Pembebanan balok element As E (2 - 3)  Beban Mati (qD) Berat dinding

= 0,15 × (4 – 0,5) . 1700

=

892,5

kg/m

qD =

892,5

kg/m

Beban hidup (qL) qL = 250 kg/m  Beban berfaktor (qU) qU

= 1,2 qD + 1,6 qL = (1,2 . 892,5) + (1,6 . 250) = 1471 kg/m

3. Pembebanan balok element As H (2 - 3)  Beban Mati (qD) Berat dinding

= 0,15 × (6,3 – 0,5) . 1700

 Beban hidup (qL) qL = 250 kg/m  Beban berfaktor (qU) qU

= 1,2 qD + 1,6 qL

Bab 7 Portal

commit to user

= 1479

kg/m

qD = 1479

kg/m

164 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai = (1,2 . 1479) + (1,6 . 250) = 2174,8 kg/m

Tabel 7.6. Rekapitulasi Hitungan Pembebanan Sloof Memanjang Balok sloof Sloof Bentang 1–2 2–3 3–4 4–5 A 5–6 6–7 7–8 8-9 1–2 2–3 3–4 4–5 B 5–6 6–7 7–8 8-9 1–2

C

D

Bab 7 Portal

Pembebanan qD Berat dinding 892,5 892,5 892,5 892,5 892,5 892,5 892,5 892,5 0 0 0 0 0 0 0 892,5 0

qL

qU

250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250

1471 1471 1471 1471 1471 1471 1471 1471 400 400 400 400 400 400 400 1471 400

2–3 3–4 4–5 5–6 6–7 7–8 8-9

0 0 0 0 0 0 892,5

250

400

250 250 250 250 250 250

400 400 400 400 400 1471

1–2

0

250 250 250

400 400 400

2–3 3–4

0 commit to user 0

165 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

E

F

G H

4–5 5–6 6–7 7–8 8-9 1–2 2–3 3–4 4–5 5–6 6–7 7–8 8-9 1–2 2–3 3–4 4–5 5–6 6–7 7–8 8-9 1–2 8-9 1–2 8-9

0 0 0 0 0 0 892,5 892,5 892,5 892,5 892,5 892,5 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 0 1479 1479

7.4.2. Perhitungan Pembebanan Sloof Melintang commit to user

Bab 7 Portal

250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250

400 400 400 400 400 400 1471 1471 1471 1471 1471 1471 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 2174,8 2174,8

166 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Pada perhitungan pembebanan balok induk, diambil salah satu perencanaan sebagai acuan penulangan sloof memanjang. Perencanaan tersebut pada balok induk As 1 (A – C) 1. Pembebanan balok element As 1 (A - B)  Beban Mati (qD) Berat dinding

= 0,15 × (4 – 0,5) . 1700

=

892,5

kg/m

qD =

892,5

kg/m

=

892,5

kg/m

qD =

892,5

kg/m

Beban hidup (qL) qL = 250 kg/m  Beban berfaktor (qU) qU

= 1,2 qD + 1,6 qL = (1,2 . 892,5) + (1,6 . 250) = 1471 kg/m

2. Pembebanan balok element As 1 (B - C)  Beban Mati (qD) Berat dinding

= 0,15 × (4 – 0,5) . 1700

Beban hidup (qL) qL = 250 kg/m  Beban berfaktor (qU) qU

= 1,2 qD + 1,6 qL = (1,2 . 892,5) + (1,6 . 250) = 1471 kg/m

to userSloof Melintang Tabel 7.7. Rekapitulasi Hitungancommit Pembebanan

Bab 7 Portal

167 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Balok induk Balok Bentang

1

2

3

4

5

6

7

A–B B–C C–D D–E G-H A–B B–C C–D D–E E-F F-H A–B B–C C–D D–E E–F A–B B–C C–D D–E E–F A–B B–C C–D D–E E–F A–B B–C C–D D–E E–F

A–B

Bab 7 Portal

Pembebanan qD qL Berat dinding 892,5 250 892,5 250 892,5 250 892,5 250 1479 250 0 250 0 250 0 250 0 250 892,5 250 1479 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250 0 250

0

250 commit to user

qU 1471 1471 1471 1471 2174,8 400 400 400 400 1471 2174,8 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400 400

400

168 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai B–C C–D D–E E–F A–B B–C C–D D–E E-F F-H A–B B–C C–D D–E G-H

8

9

0 0 0 0 0 0 0 0 892,5 1479 892,5 892,5 892,5 892,5 1479

250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250 250

7.5. Perhitungan Tulangan Lentur Ring Balk Data perencanaan : h = 250 mm b = 200 mm p = 40 mm fy = 320 Mpa f’c = 20 Mpa Øt = 12 mm Øs = 8 mm d = h - p - Øs - ½.Øt = 250 – 40 – 8 - ½.12 = 196 mm

b

=

0,85.f' c.β  600   commit to user fy  600  fy 

Bab 7 Portal

400 400 400 400 400 400 400 400 1471 2174,8 1471 1471 1471 1471 2174,8

169 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

=

0,85.25  600  0,85  320  600  320 

= 0,03  max

= 0,75 . b = 0,75 . 0,03 = 0,023

 min

=

1,4 1,4   0,0044 fy 320

Daerah Tumpuan Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh momen terbesar pada batang nomor 370. Mu = 382,25 kgm = 3,822 × 106 Nmm Mn =

3,822  10 6 Mu = = 4,78 × 106 Nmm 0,8 φ

Rn

=

Mn 4,78  10 6   0,62 b . d 2 200  196 2

m =

fy 320   18,82 0,85.f' c 0,85  20

 =

1 2.m.Rn 1  1  m  fy

=

   

1  2  18,82  0,62  1  1     18,82  320 

= 0,00197  <  min  <  max  dipakai tulangan tunggal Digunakan  min = 0,0044

As perlu =  . b . d = 0,0044 × 200 × 196

Bab 7 Portal

commit to user

170 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai = 172,48 mm2 Digunakan tulangan D 12 n

=

As perlu 172 ,48  1 113,1 2  .12 4

= 1,53≈ 2 tulangan 1 As ada = 2.  .12 2 4 = 226,19 mm2

As ada > As………………….aman Ok ! Jadi dipakai tulangan 2 D 12 Kontrol Spasi : S

=

b - 2p - n tulangan - 2 sengkang n -1

=

200 - 2 . 40 - 2. 12 - 2 . 8 = 80 mm > 25 mm.....oke!! 2 1

Daerah Lapangan Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh momen terbesar pada batang nomor 369. Mu = 114,99 kgm = 1,1499× 106 Nmm Mn =

1,1499  10 6 Mu = = 1,437 × 106 Nmm 0,8 φ

Rn

Mn 1,437  10 6 =   0,19 b . d 2 200  196 2

m =

fy 320   18,82 0,85.f' c 0,85  20

 =

1 2.m.Rn 1  1   m fy

=

   

1  2  18,82  0,62  1  1    18,82  320 

= 0,00197  <  min  <  max  dipakai tulangan tunggal commit to user

Bab 7 Portal

171 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Digunakan  min = 0,0044 As perlu =  . b . d = 0,0044 × 200 × 196 = 172,48 mm2 Digunakan tulangan D 12 n

=

As perlu 172 ,48  1 113,1 2  .12 4

= 1,53≈ 2 tulangan 1 As ada = 2.  .12 2 4 = 226,19 mm2

As ada > As………………….aman Ok ! Jadi dipakai tulangan 2 D 12 Kontrol Spasi : S

=

b - 2p - n tulangan - 2 sengkang n -1

=

200 - 2 . 40 - 2. 12 - 2 . 8 = 80 mm > 25 mm.....oke!! 2 1

7.5.1. Perhitungan Tulangan Geser Ring Balk Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh momen terbesar pada batang nomor 370: Vu

= 377,00 kg = 3770,0 N

f’c

= 20 Mpa

fy

= 320 Mpa

d

= 196 mm

Vc

= 1/ 6 . f' c .b .d = 1/ 6 . 20 .200. 196 = 29217,95 N

 Vc = 0,75 . 29217,95

= 21913,46 N

commit to ½ Ø Vc = ½ . 21913,46 N = 10956,73 N user

Bab 7 Portal

172 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Syarat tulangan geser : Vu < ½ Ø Vc : 3770,0 N < 10956,73 N Jadi tidak diperlukan tulangan geser Jadi dipakai sengkang dengan tulangan Ø 8 – 100 mm

2 D12

250

250

2 D12

Ø8-100

Ø8 -100

2 D12

200

Tul. Tumpuan

2 D12

200

Tul. Lapangan

Gambar 7.6. Sketsa Potongan Ring Balk

7.6. Penulangan Balok Portal 7.6.1. Perhitungan Tulangan Lentur Balok Portal Memanjang Data perencanaan : h = 500 mm b = 300 mm p = 40 mm fy = 320 Mpa f’c = 20 MPa Øt = 19 mm Øs = 10 mm d = h - p - Øs - ½.Øt = 500 – 40 – 10 - ½.19 = 440,5 mm

b

=

0,85.f' c.β  600    fy  600  fy commit to user

Bab 7 Portal

173 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

=

0,85.25  600  0,85  320  600  320 

= 0,03  max

= 0,75 . b = 0,75 . 0,03 = 0,023

 min

=

1,4 1,4   0,0044 fy 320

Daerah Tumpuan Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh momen terbesar pada batang nomor 267 : Mu = 5118,36 kgm = 5,118 × 107 Nmm Mn =

5,118  10 7 Mu = = 6,397× 107 Nmm 0,8 φ

Rn

=

Mn 6,397  10 7   1,099 b . d 2 300  440,5 2

m =

fy 320   18,82 0,85.f' c 0,85  20

 =

1 2.m.Rn 1  1   m fy

=

   

1  2  18,82  1,099 1  1   18,82  320

   

= 0,0035  <  min  <  max  dipakai tulangan tunggal Digunakan  min = 0,0044

As perlu = . b . d = 0,0044× 300 × 440,5 commit to user

Bab 7 Portal

174 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai = 581,46 mm2 Digunakan tulangan D 19 n

=

As perlu 581,46  1 283,529 2  .19 4

= 2,05 ≈ 3 tulangan 1 As ada = 3.  .19 2 4

= 850,59 mm2 As ada > As………………….aman Ok ! Jadi dipakai tulangan 3 D 19 Kontrol Spasi : S

=

b - 2p - n tulangan - 2 sengkang n -1

=

300 - 2 . 40 - 3. 19 - 2 . 10 = 71,5 mm > 25 mm.....oke!! 3 1

Daerah Lapangan Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh momen terbesar pada batang nomor 293. Mu = 2972,20 kgm = 2,972 × 107 Nmm

2,972  10 7 Mu = = 3,715 × 107 Nmm 0,8 φ Mn 3,715  10 7 =   0,64 b . d 2 300  440,5 2

Mn = Rn m =

fy 320   18,82 0,85.f' c 0,85  20

 =

1 2.m.Rn 1  1   m fy

=

   

1  2  18,82  0,64  1  1    18,82  320 

= 0,0020  <  min commit to user  <  max  dipakai tulangan tunggal

Bab 7 Portal

175 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Digunakan  min = 0,0044 As perlu = . b . d = 0,0044 × 300 × 440,5 = 581,46 mm2 Digunakan tulangan D 19 n

=

As perlu 581,46  1 283,529 2  .19 4

= 2,05 ≈ 3 tulangan 1 As ada = 3.  .19 2 4

= 850,59 mm2 As ada > As………………….aman Ok ! Jadi dipakai tulangan 3 D 19 Kontrol Spasi : S

=

b - 2p - n tulangan - 2 sengkang n -1

=

300 - 2 . 40 - 3. 19 - 2 . 10 = 71,5 mm > 25 mm.....ok!! 3 1

7.6.2. Perhitungan Tulangan Geser Portal Memanjang Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh momen terbesar pada batang nomor 267: Vu

= 7678,98 kg = 76789,8 N

f’c

= 20 Mpa

fy

= 330 Mpa

d

= 440,5

Vc

= 1/ 6 .

f' c .b .d

= 1/ 6 . 20 .300.440,5 = 98498,79 N

 Vc

= 0,75 . 98498,79

3 Ø Vc = 3 . 73874,09

= 73874,09 N

= 221624,37 N commit to user Syarat tulangan geser : Ø Vc < Vu < 3Ø Vc Bab 7 Portal

176 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai : 73874,09 N < 76789,8 N < 221624,37 N Jadi diperlukan tulangan geser Ø Vs

= Vu - Ø Vc = 76789,8 – 73874,09 = 2915,71 N

Vs perlu

=

Vs 0,75

=

2915 ,71 = 3887,61 N 0,75

Av = 2 . ¼  (10)2 = 2 . ¼ . 3,14 . 100 = 157,08 mm2 s

=

S max

Av . fy . d 157 ,08  320  440,5   5695 ,53 mm Vs perlu 3887,61 = d/2 =

440 ,5 = 220,25 mm ≈ 200 mm 2

Jadi dipakai sengkang dengan tulangan Ø 10 – 200 mm

2 D19

500

500

3 D19

Ø10 -100

Ø10 -200

2 D19

3 D19

300

Tul. Tumpuan

300

Tul. Lapangan

Gambar 7.7. Sketsa Potongan Balok Portal Memanjang

7.6.3 Perhitungan Tulangan Lentur Balok Portal Melintang Data perencanaan : h = 500 mm

Bab 7 Portal

commit to user

177 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai b = 300 mm p = 40 mm fy = 320 Mpa f’c = 20 MPa Øt = 19 mm Øs = 10 mm d = h - p - Øs - ½.Øt = 500 – 40 – 10 - ½.19 = 440,5 mm b

=

0,85.f' c.β  600    fy 600  fy  

=

0,85.25  600  0,85  320  600  320 

= 0,03  max

= 0,75 . b = 0,75 . 0,03 = 0,023

 min

=

1,4 1,4   0,0044 fy 320

Daerah Tumpuan Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh momen terbesar pada batang nomor 310. Mu = 9579,49 kgm = 9,579 × 107 Nmm Mn =

9,579  10 7 Mu = = 11,97 × 107 Nmm 0,8 φ

Rn

=

Mn 11,97  10 7   2,06 b . d 2 300  440,5 2

m =

fy 320   18,82 0,85.f' c 0,85  20

 =

1 2.m.Rn 1  1  m  fy

Bab 7 Portal

   

commit to user

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

178 digilib.uns.ac.id

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

=

1  2  18,82  2,06  1  1     18,82  320 

= 0,0069  >  min  <  max  dipakai tulangan tunggal Digunakan  = 0,0069 As perlu = . b . d = 0,0069 × 300 × 440,5 = 911,835 mm2 Digunakan tulangan D 19 n

As perlu 911,835  1 283,529 2  .19 4 = 3,22 ≈ 4 tulangan

=

1 As ada = 4.  .19 2 4

= 1134,12 mm2 As ada > As………………….aman Ok ! Jadi dipakai tulangan 4 D 19 Kontrol Spasi : S

=

b - 2p - n tulangan - 2 sengkang n -1

=

300 - 2 . 40 - 4. 19 - 2 . 10 = 41,3 mm > 25 mm.....ok!! 4 1

Daerah Lapangan Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh momen terbesar pada batang nomor 311. Mu = 7434,44 kgm = 7,434 × 107 Nmm

7,434  10 7 Mu to user Mn = = = 9,29commit × 107 Nmm 0,8 φ Bab 7 Portal

179 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Rn

Mn 9,29  10 7 =   1,59 b . d 2 300  440,5 2

m =

fy 320   18,82 0,85.f' c 0,85  20

 =

1 2.m.Rn 1  1   m fy

=

   

1  2  18,82  1,59  1  1    18,82  320 

= 0,0052  >  min  <  max  dipakai tulangan tunggal Digunakan  = 0,0052 As perlu = . b . d = 0,0052 × 300 × 440,5 = 687,18 mm2 Digunakan tulangan D 19 n

=

As perlu 687 ,18  1  .19 2 283,529 4

= 2,42 ≈ 3 tulangan 1 As ada = 3.  .19 2 4

= 850,59 mm2 As ada > As………………….aman Ok !

Jadi dipakai tulangan 3 D 19 Kontrol Spasi : S

= =

b - 2p - n tulangan - 2 sengkang n -1 300 - 2 . 40 - 3. 19 - 2 . 10 = 71,5 mm > 25 mm.. ok!! 3 1 commit to user

Bab 7 Portal

180 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai 7.6.4. Perhitungan Tulangan Geser Balok Portal Melintang Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh momen terbesar pada batang nomor 310: Vu

= 11284,18 kg = 112841,8 N

f’c

= 20 Mpa

fy

= 320 Mpa

d

= 440,5

Vc

= 1/ 6 .

f' c .b .d

= 1/ 6 . 20 .300.440,5 = 98498,79 N

 Vc

= 0,75 . 98498,79 = 73874,09 N

3  Vc

= 3 . 73874,09

= 221622,27 N

Syarat tulangan geser : Ø Vc < Vu < 3Ø Vc : 73874,09 N < 112841,8 N < 221622,27 N Jadi diperlukan tulangan geser Ø Vs

= Vu – Ø Vc = 112841,8 - 73874,09 = 38967,71 N

Vs perlu = Av

Vs 0,75



38967,71 0,75

= 51956,95 N

= 2 . ¼  (10)2 = 2 . ¼ . 3,14 . 100 = 157 mm2

Av . fy . d 157 .320 .440,5   425,94 mm Vs perlu 51956,95

S

=

S max

= d/2 =

440 ,5 = 220,25 mm 2

Jadi dipakai sengkang dengan tulangan Ø 10 – 200 mm

2 D19

500

500

4 D19

commit to user

Ø10 -100

Ø10 -200

2 D19

3 D19

Bab 7 Portal 300

Tul. Tumpuan

300

Tul. Lapangan

181 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Gambar 7.8. Sketsa Potongan Balok Portal Melintang

7.7. Penulangan Kolom 7.7.1. Perhitungan Tulangan Lentur Kolom Data perencanaan : b

= 400 mm

Ø tulangan

= 16 mm

h

= 400 mm

Ø sengkang

= 8 mm

f’c = 20 MPa

s (tebal selimut) = 40 mm

fy = 320 MPa Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh gaya terbesar pada batang nomor 119, Pu

= 40520,81 kg = 405208,1 N

Mu = 1975,70 kgm = 1,976 × 107 Nmm d

= h–s–ø sengkang–½ ø tulangan =400 – 40 – 8 - ½ .16 = 344 mm

d’

= h–d = 400 – 344 = 56 mm

e=

Mu 1,976 .10 7   48,76 mm Pu 405208 ,1

e min = 0,1.h = 0,1. 400 = 40 mm

600 600 .d  .344  224,348 600  fy 600  320

cb

=

ab

= β1 x cb

Bab 7 Portal

commit to user

182 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai = 0,85 x 224,348 = 190,69 Pnb = 0,85.f’c.ab.b = 0,85. 20. 190,69. 400 = 1296692 N Pnperlu =

Pu

; 0,1. f ' c. Ag  0,1.20.400 .400  3,2.10 5 N



 karena Pu = 405208,1 N > 0,1. f ' c. Ag , maka ø : 0,65

Pnperlu =

Pu





405208,1  623397 ,08 N 0,65

Pnperlu > Pnb  analisis keruntuhan tarik a=

Pn 623397 ,08   91,68 0,85. f ' c.b 0,85.20.400

a 91,68  h  400 Pnperlu   e   623397 ,08 .  40   2 2 2 2    As =   772 ,21 mm2 fy d  d ' 320 344  56 

Luasan memanjang minimum Ast = 1 % Ag =0,01 . 400. 400 = 1600 mm2 Sehingga, As = As’ As =

Ast 1600 = = 800 mm2 2 2

Dipakai As = 800 mm2 Menghitung jumlah tulangan

800

 3,98 ≈ 4 tulangan

n

=

As ada

= 4 . ¼ . π . 162

1 . .(16) 2 4

= 804,25 mm2 > 772,21 mm2 As ada > As perlu………….. Ok! Jadi dipakai tulangan 4 D 16 7.7.2. Perhitungan Tulangan Geser Kolom commit to user

Bab 7 Portal

183 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh gaya terbesar pada batang nomor 135 Vu = 528,02 kg = 0,528 × 104 N = 41550,04 kg = 41,5500× 104 N

Pu

 Pu  f ' c  Vc = 1  .b.d  14. Ag  6

 41,5500  10 4  20   400  344  29,78  10 4 N = 1   14  400  400  6 Ø Vc

= 0,75 × Vc = 0,75 x 29,78 x104 = 22,335×104 N

½ Ø Vc = 11,167 × 104 N Vu < ½ Ø Vc => tanpa diperlukan tulangan geser. 0,528×104 N < 11,167×104 Dipakai sengkang praktis untuk penghubung tulangan memanjang : 8 – 600 mm Ø8-600

400

4 D16 4 D16

4 D16

400 Gambar 7.9. Sketsa Tulangan Kolom 7.8. Penulangan Sloof 7.8.1. Hitungan Tulangan Lentur Sloof Memanjang Data perencanaan : h = 300 mm b = 200 mm p = 40 mm

Bab 7 Portal

commit to user

184 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai fy = 320 Mpa f’c = 20 MPa Øt = 16 mm Øs = 8 mm d = h - p - Øs - ½.Øt = 300 – 40 – 8 - ½.16 = 244 mm b

=

0,85.f' c.β  600    fy 600  fy  

=

0,85.25  600  0,85  320  600  320 

= 0,03  max

= 0,75 . b = 0,75 . 0,03 = 0,023

 min

=

1,4 1,4   0,0044 fy 320

Daerah Tumpuan Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh momen terbesar pada batang nomor 153. Mu = 2644,55 kgm = 2,644 × 107 Nmm Mn =

2,644  10 7 Mu = = 3,305 × 107 Nmm 0,8 φ

Rn

=

Mn 3,305  10 7   2,77 b . d 2 200  244 2

m =

fy 320   18,82 0,85.f' c 0,85  20

 =

1 2.m.Rn 1  1  m  fy

=

   

1  2  18,82  2,77  1  1     18,82  320 commit to user 

Bab 7 Portal

185 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai = 0,0095  >  min  <  max  dipakai tulangan tunggal Digunakan  = 0,0095 As perlu = . b . d = 0,0095 × 200 × 244 = 463,6 mm2 Digunakan tulangan D 16 n

=

As perlu 463,6  1 201,06 2  .16 4

= 2,30 ≈ 3 tulangan 1 As ada = 3.  .16 2 4

= 603,19 mm2 As ada > As………………….aman Ok ! Jadi dipakai tulangan 3 D 16 Kontrol Spasi : S

=

b - 2p - n tulangan - 2 sengkang n -1

=

200 - 2 . 40 - 3. 16 - 2 . 8 = 28 mm > 25 mm......ok!! 3 1

Daerah Lapangan Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh momen terbesar pada batang nomor 153. Mu = 1489,95 kgm = 1,4899 × 107 Nmm Mn =

1,4899  10 7 Mu = = 1,861 × 107 Nmm 0,8 φ commit to user

Bab 7 Portal

186 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Rn

Mn 1,861  10 7 =   1,56 b . d 2 200  244 2

m =

fy 320   18,82 0,85.f' c 0,85  20

 =

1 2.m.Rn 1  1   m fy

=

   

1  2  18,82  1,56  1  1    18,82  320 

= 0,0051  >  min  <  max  dipakai tulangan tunggal Digunakan  = 0,0051 As perlu = . b . d = 0,0051 × 200 × 244 = 248,88 mm2 Digunakan tulangan D 16 n

=

As perlu 248 ,88  1 201,06 2  .16 4

= 1,23 ≈ 2 tulangan 1 As ada = 2.  .16 2 4

= 402,12 mm2 As ada > As………………….aman Ok ! Jadi dipakai tulangan 2 D 16

Kontrol Spasi : S

= =

b - 2p - n tulangan - 2 sengkang n -1 200 - 2 . 40 - 2. 16 - 2 . 8 = 72 mm > 25 mm......ok!! 2 1 commit to user

Bab 7 Portal

187 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai 7.8.2. Perhitungan Tulangan Geser Sloof Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh momen terbesar pada batang nomor 153: Vu

= 4405,95 kg = 44059,5 N

Vc

= 1/ 6 .

f' c .b .d

= 1/ 6 . 20 .200.244 = 36373,37 N

 Vc

= 0,75 . 36373,37 = 27280,03 N

3  Vc

= 3 . 27280,03 = 81840,09 N

Syarat tulangan geser : Ø Vc < Vu < 3 Ø Vc : 27280,03 N < 44059,5 N <81840,09 N Jadi diperlukan tulangan geser Ø Vs

= Vu – Ø Vc = 44059,5 - 27280,03 = 16779,47 N

Vs perlu = Av

Vs 0,75



16779,47 0,75

= 22372,63 N

= 2 . ¼  (8)2 = 2 . ¼ . 3,14 . 64 = 100,48 mm2 Av . fy . d 100 ,48.240 .244   263 mm Vs perlu 22372,63

S

=

S max

= d/2 =

244 = 122 mm 2

Jadi dipakai sengkang dengan tulangan Ø 8 – 100 mm

Ø8-100

2 D16

300

300

3 D16

Ø8-200

commit 2 D16to user

Bab 7 Portal

2 D16

200

200

Tul. Tumpuan

Tul. Lapangan

188 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Gambar 7.10. Sketsa Potongan Sloof Memanjang 7.8.3. Hitungan Tulangan Lentur Sloof Melintang Data perencanaan : h = 300 mm b = 200 mm p = 40 mm fy = 320 Mpa f’c = 20 MPa Øt = 16 mm Øs = 8 mm d = h - p - Øs - ½.Øt = 300 – 40 – 8 - ½.16 = 244 mm b

=

0,85.f' c.β  600    fy  600  fy 

=

0,85.25  600  0,85  320  600  320 

= 0,03  max

= 0,75 . b = 0,75 . 0,03 = 0,023

 min

=

1,4 1,4   0,0044 fy 320

commit to user

Bab 7 Portal

189 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Daerah Tumpuan Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh momen terbesar pada batang nomor 207. Mu = 2239,96 kgm = 2,24× 107 Nmm

2,24  10 7 Mu = = 2,8 × 107 Nmm 0,8 φ

Mn =

Rn

Mn 2,8  10 7 =   2,35 b . d 2 200  244 2

m =

fy 320   18,82 0,85.f' c 0,85  20

 =

1 2.m.Rn 1  1   m fy

=

   

1  2  18,82  2,35  1  1    18,82  320 

= 0,0079  >  min  <  max  dipakai tulangan tunggal Digunakan  = 0,0079 As perlu = . b . d = 0,0079 × 200 × 244 = 385,52 mm2 Digunakan tulangan D 16 n

=

As perlu 385 ,52  1 201,06 2  .16 4

= 1,92 ≈ 2 tulangan 1 As ada = 2.  .16 2 4

= 402,12 mm2 As ada > As………………….aman Ok ! Jadi dipakai tulangan 2 D 16 Kontrol Spasi :

Bab 7 Portal

commit to user

190 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

S

=

b - 2p - n tulangan - 2 sengkang n -1

=

200 - 2 . 40 - 2. 16 - 2 . 8 = 72 mm > 25 mm......ok!! 2 1

Daerah Lapangan Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh momen terbesar pada batang nomor 206. Mu = 1094,53 kgm = 1,094 × 107 Nmm

1,094  10 7 Mu Mn = = = 1,37 × 107 Nmm 0,8 φ Mn 1,37  10 7   1,15 b . d 2 200  244 2

Rn

=

m =

fy 320   18,82 0,85.f' c 0,85  20

 =

1 2.m.Rn 1  1  m  fy

=

   

1  2  18,82  1.15  1  1     18,82  320 

= 0,0037  <  min  <  max  dipakai tulangan tunggal Digunakan  = 0,0044 As perlu = . b . d = 0,0044 × 200 × 244 = 214,72 mm2 Digunakan tulangan D 16 n

=

As perlu 214 ,72  1 201,06 2  .16 4

= 1,07 ≈ 2 tulangan 1 As ada = 2.  .16 2 4

Bab 7 Portal

commit to user

191 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai = 402,12 mm2 As ada > As………………….aman Ok ! Jadi dipakai tulangan 2 D 16 Kontrol Spasi : S

7.8.4

=

b - 2p - n tulangan - 2 sengkang n -1

=

200 - 2 . 40 - 2. 16 - 2 . 8 = 72 mm > 25 mm......ok!! 2 1

Perhitungan Tulangan Geser Sloof

Dari Perhitungan SAP 2000 diperoleh momen terbesar pada batang nomor 247: Vu

= 3524,06 kg = 35240,6 N

Vc

= 1/ 6 .

f' c .b .d

= 1/ 6 . 20 .200.244 = 36373,37 N

 Vc

= 0,75 . 36373,37 = 27280,03 N

3  Vc

= 3 . 27280,03 = 81840,09 N

Syarat tulangan geser : Ø Vc < Vu < 3 Ø Vc : 27280,03 N < 44059,5 N <81840,09 N Jadi diperlukan tulangan geser Ø Vs

= Vu – Ø Vc = 44059,5 - 27280,03 = 16779,47 N

Vs perlu = Av

Vs 0,75



16779,47 0,75

= 22372,63 N

= 2 . ¼  (8)2 = 2 . ¼ . 3,14 . 64 = 100,48 mm2

S

=

Av . fy . d 100 ,48.240 .244   263 mm Vs perlu 22372,63

commit to user

Bab 7 Portal

192 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

S max

= d/2 =

244 = 122 mm 2

Jadi dipakai sengkang dengan tulangan Ø 8 – 100 mm

Ø8-100

2 D16

300

300

2 D16

Ø8-200 2 D16

2 D16

200

200

Tul. Tumpuan

Tul. Lapangan

Gambar 7.11. Sketsa Potongan Sloof Melintang

commit to user

Bab 7 Portal

Tugas Akhir perpustakaan.uns.ac.id digilib.uns.ac.id Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

BAB 8 PONDASI

375

1

375

2

400

3

400

4

400

5

400

6

375

7

375

8

9

A 350

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

F1

B 400

C 400

D 350

E 300

F 200

G

F2

F2

F2

F2

F2

F2

F2

F2

Gambar 8.1. Denah Pondasi Footplat

Keterangan : F1 = Footplat 1 300 x 300 cm F2 = Footplat 2 170 x 170 cm

commit to user

Bab 8 Pondasi 193

F2

F2

F2

F2

F2

194 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

8.1. Data Perencanaan Pondasi F1 40

Tanah Urug

200

20

130

lantai kerja t= 7 cm Pasir t= 5 cm

40 300

300 130

Gambar 8.2. Perencanaan Pondasi F1

Dari perhitungan SAP 2000 pada Frame diperoleh : -

Pu

= 50761,93 kg

-

Mu

= 828,86 kg

Dimensi Pondasi : tanah = A

=

Pu A

Pu

 tanah

=

50761,93 10000

= 5,08 m2 B

=L=

A = 5,08

= 2,25 m

Bab 8 Pondasi

commit to user

30

195 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Direncanakan pondasi telapak dengan kedalaman 2,0 m ukuran 3 m × 3 m -

f ,c

= 20 Mpa

fy

= 320 Mpa = 1kg/cm2 = 10000 kg/m2

- σtanah -

 tanah

= 1,7 t/m3 = 1700 kg/m3

-

γ beton

= 2,4 t/m3

= h – p – ½ tul.utama

d

= 300 – 50 – 9,5 = 240,5 mm

8.2. Perencanaan Kapasitas Dukung Pondasi 8.2.1.

Perhitungan kapasitas dukung pondasi

 Pembebanan pondasi Berat telapak pondasi

= 2,5 × 2,5 × 0,30 × 2400

= 6480

kg

Berat kolom pondasi

= 0,4 × 0,4 × 1,7 × 2400

=

kg

2

Berat tanah

2

= (2,5 x 1,7) - (0,4 x1,7) x 1700

Pu

652,8

= 25547,6 kg = 50761,93 kg

∑P = 83442,3 kg

e

=

 Mu  828,86  P 83442,3

= 0,0099 kg < 1/6. B = 0,375  yang terjadi =

=

P  A

Mu 1 .b.L2 6

83442,3 828,86  1 3 3 2  3  3 6

= 9332,77 kg/m2 < 10000 kg/m2 = σ tanah yang terjadi <  ijin tanah…...............Ok! commit to user

Bab 8 Pondasi

196 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

8.2.2. Mu

Perhitungan Tulangan Lentur = ½ .  . t2 = ½ × (9332,77) × (1,3)2 = 7886,19 kgm = 7,886 × 10 7 Nmm

Mn

=

7,886  10 7 = 9,86 × 10 7 Nmm 0,8

b

=

0,85.f' c  600     fy 600  fy  

=

0,85  20  600  0,85   320  600  320 

= 0,0294  max = 0,75 . b = 0,75 × 0,0294 = 0,022  min =

1,4 1,4  = 0,0044 fy 320

Rn

=

9,86  10 7 Mn = 0,57  b . d 2 3000  240,5 2



=

1 2.m.Rn 1  1   m fy

=

1  2  18,82  0,57  1  1    18,82  320 



   

= 0,0018

 <  max  <  min  dipakai tulangan tunggal Digunakan  min = 0,0044 As perlu

=  min . b . d = 0,0044 × 3000 × 240,5 = 3174,6 mm2 commit to user

Bab 8 Pondasi

197 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Digunakan tul D 19

= ¼ .  . d2 = ¼ ×  × (19)2 = 283,53 mm2

Jumlah tulangan (n)

=

3174 ,6 = 11,2 ≈ 12buah 283,53

Jarak tulangan

=

3000 = 250 mm 12

Dipakai tulangan D 19 - 250 As yang timbul

= 12 × 283,53 = 3402,36 > As………..Ok!

Maka, digunakan tulangan D 19 – 250

commit to user

Bab 8 Pondasi

198 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

8.3. Data Perencanaan Pondasi F2

Gambar 8.3. Perencanaan Pondasi F2

Dari perhitungan SAP 2000 pada Frame diperoleh : -

Pu

= 16278, 61 kg

-

Mu

= 749,36 kg

Dimensi Pondasi : tanah = A

=

Pu A

Pu

 tanah

=

16278,1 10000

= 1,6 m2 B

=L=

A = 1,6

= 1,26 m commit to user

Bab 8 Pondasi

199 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Direncanakan pondasi telapak dengan kedalaman 2,0 m ukuran 1,5 m × 1,5 m -

f ,c

= 20 Mpa

fy

= 320 Mpa = 1 kg/cm2 = 10000 kg/m2

- σtanah -

 tanah

= 1,7 t/m3 = 1700 kg/m3

-

γ beton

= 2,4 t/m3

= h – p – ½ tul.utama

d

= 300 – 50 – 8 = 242 mm

8.4. Perencanaan Kapasitas Dukung Pondasi 8.4.1.

Perhitungan kapasitas dukung pondasi

 Pembebanan pondasi Berat telapak pondasi

= 1,7 × 1,7 × 0,30 × 2400

= 2080,8 kg

Berat kolom pondasi

= 0,4 × 0,4 × 1,7 × 2400

=

2

Berat tanah

2

= (1,7 x 1,7) - (0,4 x1,7) x 1700

Pu

652,8

kg

= 7889,7

kg

= 16278,1 kg ∑P = 26901,9 kg

e

=

 Mu  749,46  P 26901,9

= 0,028 kg < 1/6. B = 0,21  yang terjadi =

=

P  A

Mu 1 .b.L2 6

26901,9 107,78  1,7  1,7 1 2  1,7  1,7  6

= 9846,95 kg/m2 < 12000 kg/m2 = σ tanah yang terjadi <  ijin tanah…...............Ok! commit to user

Bab 8 Pondasi

200 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

8.4.2. Mu

Perhitungan Tulangan Lentur = ½ .  . t2 = ½ × (9846,95) × (0,65)2 = 2080,17 kgm = 2,080 × 10 7 Nmm

Mn

=

2,080  10 7 = 2,6 × 10 7 Nmm 0,8

b

=

0,85.f' c  600     fy 600  fy  

=

0,85  20  600  0,85   320  600  320 

= 0,0294  max = 0,75 . b = 0,75 × 0,0294 = 0,022  min =

1,4 1,4  = 0,0044 fy 320

Rn

=

2,6  10 7 Mn = 0,26  b . d 2 1700  242 2



=

1 2.m.Rn 1  1   m fy

=

1  2  18,82  0,26  1  1    18,82  320 



   

= 0,0008

 <  max  <  min  dipakai tulangan tunggal Digunakan  min = 0,0044 As perlu

=  min . b . d = 0,0044 × 1700 × 242 = 1810,16 mm2 commit to user

Bab 8 Pondasi

201 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

Digunakan tul D 16

= ¼ .  . d2 = ¼ ×  × (16)2 = 201,06 mm2

Jumlah tulangan (n)

=

1810 ,16 = 9,003 ≈ 10 buah 201,06

Jarak tulangan

=

1700 = 170 mm 10

Dipakai tulangan D 16 - 150 As yang timbul

= 10 × 201,06 = 2010,6 > As………..Ok!

Maka, digunakan tulangan D 16 - 150

commit to user

Bab 8 Pondasi

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Tugas Akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

BAB 9 RENCANA ANGGARAN BIAYA

9.1. Rencana Anggaran Biaya (RAB) Rencana anggaran biaya (RAB) adalah tolok ukur dalam perencanaan pembangunan,baik rumah tinggal,ruko,rukan,maupun gedung lainya. Dengan RAB kita dapat mengukur kemampuan materi dan mengetahui jenis-jenis material dalam pembangunan, sehingga biaya yang kita keluarkan lebih terarah dan sesuai dengan yang telah direncanakan.

9.2. Data Perencanaan Secara umum data yang digunakan untuk perhitungan rencana anggaran biaya (RAB) adalah sebagai berikut : a. Analisa pekerjaan : Daftar analisa pekerjaan proyek kabupaten Sukoharjo b. Harga upah & bahan : Dinas Pekerjaan Umum Kota Surakarta c. Harga satuan : terlampir

9.3. Perhitungan Volume 9.3.1 Pekerjaan Persiapan A. Pekerjaan pembersihan lokasi Volume = panjang xlebar = 31 x 20 = 620 m2 B. Pekerjaan pembuatan pagar setinggi 2m Volume = ∑panjang = 102 m C. Pekerjaan pembuatan bedeng dan gudang Volume = panjang xlebar = (3x4) + (3x3) = 21 m2 D. Pekejaan bouwplank Volume = (panjangx2) x (lebarx2) = (31x2) + (20x2) = 102 m2 9.3.2 Pekerjaan Pondasi

commit to user

Bab 9 Rencana Anggaran Biaya 202

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 203

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai A. Galian pondasi  Footplat 1 (F1) Volume = (panjang x lebar x tinggi) x ∑n = (3 x 3 x 2) x 45 = 810 m3  Footplat 2 (F2) Volume = (panjang x lebar x tinggi) x ∑n = (1,7 x 1,7 x 2) x 13 = 75,14 m3  Pondasi batu kali Volume = (lebar x tinggi) x ∑panjang = (0,8 x 07) x 124,5 = 69,72 m3  Pondasi tangga Volume = (lebar x tinggi) x ∑panjang = (2 x 1,5) x 1,5 = 4,5 m3 B. Urugan Pasir bawah Pondasi dan bawah lantai (t = 5cm)  Footplat 1 (F1) Volume = (panjang x lebar x tinggi) x ∑n = (3 x 3 x 0,05) x 45 = 20,25 m3  Footplat 2 (F2) Volume = (panjang x lebar x tinggi) x ∑n = (1,7 x 1,7 x 0,05) x 13 = 1,88 m3  Pondasi batu kali Volume = (lebar x tinggi) x ∑panjang = (0,8 x 0,05) x 124,5 = 4,98 m3  Pondasi tangga Volume = (lebar x tinggi) x ∑panjang = (2 x 0,05)x 1,5 = 0,15 m3  Lantai Volume = tinggi x luas lantai = 0,05 x 573 = 28,65 m2 C. Pasangan pondasi batu kosong (1pc:3psr:10kpr) Volume = ∑panjang xlebar x tinggi = 124,5 x 0,8 x 0,10 = 9,96 m3 D. Pasangan pondasi batu kali (1pc:3psr:10kpr) Volume = (∑panjang xlebar x tinggi) + (∑panjang.2.1/2.a.t) = (124,5 x 0,3 x 0,7) + (124,5 x 2.1/2.0,2.0,7) = 43,58 m3

E. Urugan Tanah Galian to user kerja- pasir urug Volume = V.tanah galian-commit batukali-lantai

Bab 9 Rencana Anggaran Biaya

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 204

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai =(337,5+18+69,72)-43,58-(10,13+0,27+2,99)-( 20,25+1,88+4,98) = 428,3 m3 F. Pondasi telapak(footplat) Footplat 1 (F1) Volume = (panjang x lebar x tinggi) x ∑n = { (3.3.0,2)+(0,4.0,4.1,7)+( 2.½.1.0,1)}x 45 = 97,74 m3 Footplat 2 (F2) Volume = (panjang x lebar x tinggi) x ∑n = { (1,7.1,7.0,2)+(0,4.0,4.1,7)+( 2.½.1.0,1)}x 13 = 12,35 m3 Footplat tangga Volume = panjang x lebar x tinggi = { (2.1.0,2)+(0,4.1,5.0,7)+( 2.½.1.0,1)} = 0,92 m3 9.3.3 Pekerjaan Beton A. Sloof 20/30 Volume = (panjang x lebar) x ∑panjang = (0,2 x 0,3) x 363,5 = 21,81 m3 B. Balok induk 30/50 Volume = (tinggi x lebar) x ∑panjang = (0,3 x 0,5) x 369,5 = 55,43 m3 C. Balok anak 25/35 Volume = (tinggi x lebar) x ∑panjang = (0,25 x 0,35) x 37,5 = 3,28 m3 D. Kolom  Kolom 40/40 Volume = (panjang x lebar x tinggi) x ∑n = (0,4 x 0,4 x 4)x 86 = 55,04 m3  Kolom Praktis 15/15 Volume = (panjang x lebar x tinggi) x ∑n = (0,15 x 0,15 x 4) x 2 = 0,18 m3

E. Ringbalk 20/30 Volume = (tinggi x lebar) x ∑panjang commit to user = (0,2 x 0,3) x 92 = 5,52 m3

Bab 9 Rencana Anggaran Biaya

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 205

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai F. Plat lantai (t = 12cm) Volume = luas lantai 2 x tebal = 535,5 x 0,12 = 64,26 m3 G. Plat Atap (t = 10cm) Volume = luas plat atap x tebal = 37,5 x 0,10 = 10,4 m3 H. Balok bordes 15/30 Volume = (tinggi x lebar)x ∑panjang = (0,15 x 0,15) x 1,5 = 0,034 m3 I. Tangga Volume = ((luas plat tangga x tebal)x 2) + plat bordes = (6 x 0,12) x 2) + (3 x 0,15) = 1,89 m3 9.3.4

Pekerjaan pemasangan Bata merah dan Pemlesteran

A. Pasangan dinding bata merah  Luas jendela = (J1.6) + (J2.6) + (J3.12) + (J413) + (J5.4) + (BV.10) = 15,42 + 13,5 + 8,4 + 28,73 + 4,6 + 1,5 = 72,15 m2  Luas Pintu = P1.4 + P2.1 + P WC.14 = 17,6 + 6,3 + 19,76 = 43,66 m2  Luas dinding = (106,5 x 4) + (107 x 4) + (27,5 x 6,3) = 1027,25 m2 Volume = Luas dinding – (L.pintu + L.jendela) = 1027,25 – (72,15 + 43,66) = 911,44 m2 B. Pemlesteran dan pengacian Volume = volume dinding bata merah -115,2 x 2sisi = 911,44 x 2 = 1822,88 m2

9.3.5. Pekerjaan Pemasangan Kusen dan Pintu A. Pemasangan Kusen Pintu dan Kusen Jendela Alumunium Jumlah panjang = J1 + J2 + J3 + BV + P1 commit to user = 43,44+ 34,56 + 62,4 + 13,6 + 32,96

Bab 9 Rencana Anggaran Biaya

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 206

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

B.

C.

D.

E.

= 206,48 m Pemasangan Kusen Pintu dan Kusen Jendela, Kayu kamper Jumlah panjang = J4 + J5 + P2 = 98,28 + 19,52 + 14,42 = 132,22 m Volume = ∑panjang x (tinggi x lebar) = 132,22 x 0,12 x 0,06 = 0,95 m3 Pemasangan daun pintu dan jendela Luas daun pintu = P2 = (2,11 x 0,80) = 1,69 m2 Luas daun jendela = J4+ J5 = (0,88 x 1,52)x 13 + (0,88 x 0,76 ) x 4 = 20,1 m2 Volume = Luas daun pintu + Luas daun jendela = 21,79 m2 Pasang jalusi kaca (t = 5mm) Luas tipe P2 = (0,76 x 0,24 x 2) +(0,8 x 0,24) = 0,557 m2 J4 = (1,52 x 0,24) x 13 = 4,74 m2 J5 = (0,76 x 0,24) x 4 = 0,73 m2 Volume = luas P2 + J4 + J5 = 6,047 m2 Pasang kaca polos (t = 5mm) Luas tipe P1 = (2,16 x 1,92) x 4 = 16,59 m2 P2 = ((0,52 x 0,64) x 2) = 0,42 m2 J1 = (2 x 1,5) x 6 = 18 m2 J2 = (1,38 x 1,38) x 6 = 11,43 m2 J3 = (0,4 x 0,7) x 12 = 3,36 m2 J4 = ((0,52 x 0,64) x 2) x 13 = 8,66 m2 J5 = (0,52 x 0,64) x 4 = 0,83 m2 BV = (0,3 x 0,3) x 10 = 0,9 m2 Volume = luas P2 + J1 + J2 + J3 + J4 + J5 + BV = 43,6 m2

F. Pasang kaca polos (t = 8mm) Volume = Luas tipe P1 = (2,16 x 1,92) x 4 = 16,59 m2 G. Pekerjaan Perlengkapan pintu commit to user Tipe P1 = 4 unit

Bab 9 Rencana Anggaran Biaya

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 207

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Tipe P2 = 1 unit H. Pekerjaan Perlengkapan daun jendela Tipe J1 = 6 unit Tipe J2 = 6 unit Tipe J3 = 12 unit Tipe J4 = 13 unit Tipe J5 = 4 unit Tipe BV= 10 unit 9.3.6. Pekerjaan Atap A. Pekerjaan kuda kuda  Setengah kuda-kuda (doble siku 50.50.5) ∑panjang profil under = 7,5 m ∑panjang profil tarik = 8,66 m ∑panjang profil kaki kuda-kuda = 10,83 m ∑panjang profil sokong = 8,78 m Volume

= 35,76 x 2 = 71,52 m

 Jurai kuda-kuda (doble siku 50.50.5) ∑panjang profil under = 10,61 m ∑panjang profil tarik = 11,46 m ∑panjang profil kaki kuda-kuda = 10,804 m ∑panjang profil sokong = 10,48 m Volume

= ∑panjang x ∑n = 43,35 x 6 = 260,1 m

 Kuda – kuda Trapesium (doble siku 90.90.9) ∑panjang profil under = 15 m ∑panjang profil tarik = 16,6 m ∑panjang profil kaki kuda-kuda = 13 m ∑panjang profil sokong = 15,79 m Volume

= ∑panjang x ∑n = 60,39 x 2 = 120,78 m

 Kuda-kuda utama (doble siku 90.90.9) commit to user ∑panjang profil under = 15 m

Bab 9 Rencana Anggaran Biaya

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 208

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai ∑panjang profil tarik = 17,32 m ∑panjang profil kaki kuda-kuda = 17,32 m ∑panjang profil sokong = 17,56 m = ∑panjang x ∑n

Volume

= 67,2 x 5 = 336 m  Gording (150.75.20.4,5) ∑panjang profil gording = 192 m B. Pekerjaan pasang kaso 5/7 dan reng ¾ Volume = luas atap 216.33 135.21 = 486,75 m2 C. Pekerjaan pasang Listplank Volume = (31 x 4) + (15 x 4) + (3,75 x 4) + (5 x 4) = 219 m D. Pekerjaan pasang genting Volume = luas atap = 486,75 m2 E. Pasang kerpus Volume = ∑panjang = 55,64 m 9.3.7. Pekerjaan Plafon A. Pembuatan dan pemasangan rangka plafon Volume = (panjang x lebar) x 2 = (31 x 15 x 2) + (5 x 3,75 x 2) + (23,5 x 3) = 1038 m2 B. Pasang plafon Volume = luas rangka plafon = 1038 m2 9.3.8. Pekerjaan keramik A. Pasang keramik 40/40 Volume = luas lantai = ((31 x 15 x 2) - 56,25) + (23,5 x 3 x 2) + (2 x 8) = 1030,75m2 commit to user B. Pasang keramik 20/20

Bab 9 Rencana Anggaran Biaya

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 209

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Volume = luas lantai = 7,5 x 3,75 x 2 = 56,25 m2

9.3.9. Pekerjaan sanitasi A. Pasang kloset jongkok Volume = ∑n = 10 unit B. Pasang urinoir Volume = ∑n = 6 unit C. Pasang bak fiber Volume = ∑n = 10 unit D. Pasang wastafel Volume = ∑n = 24 unit E. Pasang floordrain Volume = ∑n = 20 unit F. Pasang tangki air 550l Volume = ∑n = 2 unit 9.3.10. Pekerjaan instalasi air A. Pekerjaan pengeboran titik air Volume = ∑n = 1unit B. Pekerjaan saluran pembuangan Volume = ∑panjang pipa = 118 m C. Pekerjaan saluran air bersih Volume = ∑panjang pipa = 103 m D. Pekerjaan pembuatan septictank dan rembesan Galian tanah = septictank + rembesan = (2,35x1,85)x2 + (0,3x1,5x1,25) = 9,2575 m3 commit to user Pemasangan bata merah

Bab 9 Rencana Anggaran Biaya

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 210

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Volume = ∑panjang x tinggi = 8,4 x 2 = 1,68 m2 9.3.11. Pekerjaan instalasi Listrik A. Instalasi stop kontak Volume = ∑n = 17 unit B. Titik lampu  TL 36 watt Volume = ∑n = 73 unit  pijar 25 watt Volume = ∑n = 26 unit C. Instalasi saklar  Saklar single Volume = ∑n = 10 unit  Saklar double Volume = ∑n = 25 unit 9.3.12. Pekerjaan pengecatan A. Pengecatan dinding dalam dan plafon Volume dinding dalam = volume dinding bata merah = 911,44 m2 Volume plafon = Luas plafon = 1038 m2 Total volume = 911,44 + 1038 = 1949,44 m2 B. Pengecatan dinding luar Volume dinding luar = ((∑panjang x tinggi bidang cat) – (L.pintu + L.jendela) = ((84,5 x 8)+ (27,5 x 6,3))- (72,15 + 43,66) = 733,44 m2 C. Pengecatan menggunakan Cat minyak (pada listplank) Volume = ∑panjang x lebar papan = 219 x 0,2 = 43,8 m2 commit user D. Pengecatan pintu dan jendela, kayutokamper

Bab 9 Rencana Anggaran Biaya

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id 211

Tugas Akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Volume = P2 + J4 + J5 = 7,08 + 36,4 + 5,76 = 49,24 m2

commit to user

Bab 9 Rencana Anggaran Biaya

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

Tugas akhir Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai

BAB 10 REKAPITULASI

10.1. Perencanaan Atap Hasil dari perencanaan atap adalah sebagai berikut : a. Jarak antar kuda-kuda

:4m

b. Kemiringan atap ()

: 30

c. Bahan gording

: lip channels (

d. Bahan rangka kuda-kuda

: baja profil double siku sama sisi

e. Bahan penutup atap

: genteng

f. Alat sambung

: baut diameter 12,7 mm ( ½ inches)-mur

g. Pelat pengaku

: 8 mm

h. Jarak antar gording

: 1,875 m

i. Bentuk atap

: limasan

j. Mutu baja profil

: Bj-37 (ijin

) 175 x 75 x 20 x 4,5

= 1600 kg/cm2)

(Leleh = 2400 kg/cm2)

Berikut adalah hasil rekapitulasi profil baja yang direncanakan 1. Setengah Kuda-kuda 8

7 14 6 12 5

13

11 9

1

Bab 10 Rekapitulasi

10 2

3 commit to user

212

4

15

213 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Tabel 10.1. Rekapitulasi Perencanaan Profil Setengah Kuda-kuda Nomor Batang 1

Dimensi Profil

Baut (mm) 2  12,7

2

 50 50 . 5  50 50 . 5

3

 50 50 . 5

2  12,7

4

 50 50 . 5

2  12,7

5

 50 50 . 5

2  12,7

6

 50 50 . 5

2  12,7

7

 50 50 . 5

2  12,7

8

 50 50 . 5

2  12,7

9

 50 50 . 5

2  12,7

10

 50 50 . 5

2  12,7

11 12 13

 50 50 . 5  50 50 . 5  50 50 . 5

2  12,7 2  12,7 2  12,7

14

 50 50 . 5

2  12,7

15

 50 50 . 5

2  12,7

2  12,7

2. Jurai 8

7 15

6 11

12

13

14

5 9 1

10 2

3

commit to user

Bab 10 Rekapitulasi

4

214 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Tabel 10.2. Rekapitulasi Perencanaan Profil Jurai Nomor Batang 1

Dimensi Profil

Baut (mm)

 50 . 50 . 5

2  12,7

2

 50 . 50 . 5

2  12,7

3

 50 . 50 . 5

2  12,7

4

2  12,7

5

 50 . 50 . 5  50 . 50 . 5

6

 50 . 50 . 5

2  12,7

7

 50 . 50 . 5

2  12,7

8

 50 . 50 . 5

2  12,7

9

 50 . 50 . 5

2  12,7

10

 50 . 50 . 5

2  12,7

11

 50 . 50 . 5

2  12,7

12

 50 . 50 . 5

2  12,7

13

 50 . 50 . 5

2  12,7

14

 50 . 50 . 5

2  12,7

15

 50 . 50 . 5

2  12,7

2  12,7

3. Kuda-kuda Utama

13

12

11

14 23

10

9 1

17

18 2

21 19

22

24

15

25 26

20

27 28

3

4

5

commit to user

Bab 10 Rekapitulasi

6

7

29

16 8

215 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai Tabel 10.3. Rekapitulasi Perencanaan Profil Kuda-kuda Utama Nomor Batang

Dimensi Profil

Baut (mm)

Nomor Batang

Dimensi Profil

Baut (mm)

1

 90 . 90 . 9

4  12,7

16

 90 . 90 . 9

3  12,7

2

 90 . 90 . 9

4  12,7

17

 90 . 90 . 9

4  12,7

3

 90 . 90 . 9

4  12,7

18

 90 . 90 . 9

4  12,7

4

 90 . 90 . 9

4  12,7

19

 90 . 90 . 9

4  12,7

5

 90 . 90 . 9

4  12,7

20

 90 . 90 . 9

3  12,7

6

 90 . 90 . 9

4  12,7

21

 90 . 90 . 9

4  12,7

7

 90 . 90 . 9

4  12,7

22

 90 . 90 . 9

3  12,7

8

 90 . 90 . 9

4  12,7

23

 90 . 90 . 9

4  12,7

9

 90 . 90 . 9

3  12,7

24

 90 . 90 . 9

3  12,7

10

 90 . 90 . 9

3  12,7

25

 90 . 90 . 9

4  12,7

11

 90 . 90 . 9

3  12,7

26

 90 . 90 . 9

3  12,7

12

 90 . 90 . 9

3  12,7

27

 90 . 90 . 9

4  12,7

13

 90 . 90 . 9

3  12,7

28

 90 . 90 . 9

3  12,7

14

 90 . 90 . 9

3  12,7

29

15

 90 . 90 . 9

3  12,7

-

 90 . 90 . 9 -

4  12,7 -

4. Kuda-kuda Trapesium

11

12

13

14

10

15 21

19 9

18

23

24

22

20

26 25

27

16

28 29

17 1

2

3

4

6

5

Tabel 10.4. Rekapitulasi Perencanaan Profil Kuda-kuda Trapesium Nomer Batang 1

Dimensi Profil

Baut (mm)

 90.90. 9

4  12,7

2

 90.90. 9

4  12,7

3

 90.90. 9

4  12,7

4

 90.90. 9commit to user 4  12,7

Bab 10 Rekapitulasi

7

8

216 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai 5

 90.90. 9

4  12,7

6

 90.90. 9

4  12,7

7

 90.90. 9

4  12,7

8

 90.90. 9

4  12,7

9

 90.90. 9

4  12,7

10

 90.90. 9

4  12,7

11

 90.90. 9

4  12,7

12

 90.90. 9

4  12,7

13

 90.90. 9

4  12,7

14

 90.90. 9

4  12,7

15

 90.90. 9

4  12,7

16

 90.90. 9

4  12,7

17

 90.90. 9

4  12,7

18

 90.90. 9

4  12,7

19

 90.90. 9

4  12,7

20

 90.90. 9

4  12,7

21

 90.90. 9

4  12,7

22

 90.90. 9

4  12,7

23

 90.90. 9

4  12,7

24

 90.90. 9

4  12,7

25

 90.90. 9

4  12,7

26

 90.90. 9

4  12,7

27

 90.90. 9

4  12,7

28

 90.90. 9

4  12,7

29

 90.90. 9

4  12,7

commit to user

Bab 10 Rekapitulasi

217 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai 10.2.

Perencanaan Tangga

 Tebal plat tangga

= 12 cm

 Tebal bordes tangga

= 15 cm

 Panjang datar

= 500 cm

 Lebar tangga rencana

= 150 cm

 Dimensi bordes

= 200 x 335 cm

 Kemiringan tangga 

= 33,69 0

 Jumlah antrede

= 10 buah

 Jumlah optrede

= 11 buah

10.2.1. Penulangan Tangga a. Penulangan tangga dan bordes Tumpuan

= D 16 mm – 100 mm

Lapangan

= D 12 mm – 125 mm

b. Penulangan balok bordes Dimensi balok 15/30 Lentur

= D 12 mm

Geser

=  8 – 100 mm

10.3.

Perencanaan Plat Lantai dan Plat Atap

Rekapitulasi penulangan plat Lantai Tulangan lapangan arah x D 10 – 250 mm Tulangan lapangan arah y D 10 – 250 mm Tulangan tumpuan arah x

D 10 – 143 mm

Tulangan tumpuan arah y D 10 – 143 mm

Rekapitulasi penulangan plat Atap Tulangan lapangan arah x D 8 – 200 mm Tulangan lapangan arah y D 8 – 200 mm commit to user Tulangan tumpuan arah x D 8 – 200 mm Bab 10 Rekapitulasi

218 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai 10.4. Perencanaan Balok Anak Penulangan balok anak Plat Lantai a. Tulangan balok anak as B’ Tumpuan

= 3 D 16 mm

Lapangan

= 2 D 16 mm

Geser

= Ø 8 – 150 mm

Penulangan balok anak Plat Lantai b. Tulangan balok anak as E’ Lapangan

= 3 D 12 mm

Geser

= Ø 8 – 150 mm

10.5. Perencanaan Portal a. Dimensi ring balk

: 200 mm x 250 mm

Lapangan = 2 D 12 mm Tumpuan = 2 D 12 mm Geser

=  8 – 600 mm

b. Dimensi balok portal : 300 mm x 500 mm ♦ Balok portal memanjang : Lapangan = 3 D 19 mm Tumpuan = 3 D 19 mm Geser

=  10 – 200 mm

♦ Balok portal melintang : Lapangan = 3 D 19 mm Tumpuan = 4 D 19 mm Geser

=  10– 200 mm

c. Dimensi kolom Tulangan Geser

: 400 x 400 mm

= 4 D 16 mm

commit to user =  8 – 600 mm

Bab 10 Rekapitulasi

219 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai d. Dimensi sloof

: 200 mm x 300 mm

♦ Sloof memanjang : Lapangan

= 2 D 16 mm

Tumpuan

= 3 D 16 mm

Geser

=  8 – 100 mm

♦ Sloof melintang : Lapangan

= 2 D 16 mm

Tumpuan

= 2 D 16 mm

Geser

=  8 – 100 mm

10.6. Perencanaan Pondasi Footplat Pondasi F1 -

Kedalaman

= 2,0 m

-

Ukuran alas

= 3000 x 3000 mm

-

 tanah

= 1,7 t/m3 = 1700 kg/m3

-

 tanah

= 1 kg/cm2 = 10000 kg/m3

-

Tebal

= 30 cm

-

Penulangan pondasi = D 19 –250 mm

Tul. Lentur Pondasi F2 -

Kedalaman

= 2,0 m

-

Ukuran alas

= 1700 x 1700 mm

-

 tanah

= 1,7 t/m3 = 1700 kg/m3

-

 tanah

= 1 kg/cm2 = 10000 kg/m3

-

Tebal

= 30 cm

-

Penulangan pondasi Tul. Lentur

= D 16 –150 mm

commit to user

Bab 10 Rekapitulasi

220 digilib.uns.ac.id

perpustakaan.uns.ac.id

Tugas akhir

Perencanaan Struktur Gedung Restoran 2 Lantai 10.7. Rencana Anggaran Biaya REKAPITULASI RENCANA ANGGARAN BIAYA : PEMBANGUNAN GEDUNG RESTORAN SERBA RESTO 2 LANTAI

KEGIATAN LOKASI

: SOLO

TAHUN ANGGARAN

: 2011

NO. I II III IV V VI VII VIII IX X XI XII

JENIS PEKERJAAN

JUMLAH HARGA (Rp.)

PEKERJAAN PERSIAPAN, GALIAN DAN URUGAN PEKERJAAN PONDASI DAN BETON PEKERJAAN PASANGAN DAN PLESTERAN PEKERJAAN KUSEN, PINTU DAN JENDELA PEKERJAAN PERLENGKAPAN PINTU DAN JENDELA PEKERJAAN ATAP

55.871.737,60 1.180.188.697,12 102.576.237,49 48.873.935,91 2.648.910,20 763.264.530,50 138.544.455,00

PEKERJAAN PLAFON PEKERJAAN PENUTUP LANTAI DAN DINDING PEKERJAAN SANITASI

169.623.559,13 43.233.257,14 11.626.697,75

PEKERJAAN INSTALASI AIR PEKERJAAN INSTALASI LISTRIK PEKERJAAN PENGECATAN

45.198.565,00 39.783.829,41

JUMLAH

Rp

2.601.434.412,24

Ppn 10%

Rp

260.143.441,22

Jumlah Total

Rp

2.861.577.853,47

Dibulatkan

Rp

commit to user

Bab 10 Rekapitulasi

2.862.000.000,00

perpustakaan.uns.ac.id

digilib.uns.ac.id

DAFTAR PUSTAKA

Anonim, 1971, Peraturan Beton Bertulang Indonesia, 1971, N.1-2 Cetakan ke-7, Direktorat Penyelidik Masalah Bangunan, Direktorat Jenderal Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik, Bandung. Anonim, 1983, Peraturan Pembebanan Indonesia untuk Bangunan Gedung (PPIUG), 1983, Cetakan ke-2, Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik, Direktorat Jendral Cipta Karya Yayasan Lembaga Penyelidik Masalah Bangunan, Bandung. Anonim, 1991, Standar Nasional Indonesia Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung (SKSNI T-15-1991-03), Direktorat Penyelidik Masalah Bangunan, Direktorat Jendral Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum dan Tenaga Listrik, Bandung. Anonim, 2002, Tata Cara Perencanaan Struktur Baja Untuk Pembangunan Gedung, Departemen Pekerjaan Umum, Bandung. Hissyam, 2011, Laporan Tugas Akhir, Surakarta.

commit to user