POLA PEMBERIAN, KONTRIBUSI

ASI diukur dengan kuesioner pola pemberian MP-ASI, kontribusi makronutrien dan mikronutrien menggunakan recall 3x24 jam...

0 downloads 217 Views 121KB Size
POLA PEMBERIAN, KONTRIBUSI MAKRONUTRIEN DAN MIKRONUTRIEN MAKANAN PENDAMPING ASI BAYI USIA 6–12 BULAN PADA KELUARGA MISKIN DAN NON MISKIN DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS TAWANGSARI KABUPATEN SUKOHARJO

Artikel Penelitian disusun sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Studi pada Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro

Disusun oleh :

NISA NUR HASANAH G2C006037

PROGRAM STUDI ILMU GIZI FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2010

Pola Pemberian, Kontribusi Makronutrien dan Mikronutrien Makanan Pendamping ASI Bayi Usia 6-12 Bulan pada Keluarga Miskin dan Non Miskin di Wilayah Kerja Puskesmas Tawangsari Kabupaten Sukoharjo Nisa Nur Hasanah * Etisa Adi Murbawani**

ABSTRAK Latar Belakang : Kemiskinan menyebabkan terbatasnya akses penduduk terhadap pangan yang cukup, berpotensi pada terjadinya gizi kurang dan sulit mempertahankan gizi baik pada bayi di keluarga miskin. Penyebab utama terjadinya gizi kurang dan hambatan pertumbuhan pada anak usia 3-15 bulan berkaitan dengan rendahnya pemberian ASI dan praktek pemberian MP-ASI. Tujuan : Mengetahui perbedaan pola pemberian, kontribusi makronutrien dan mikronutrien MP-ASI bayi usia 6-12 bulan pada gakin dan non-gakin. Metode : Penelitian menggunakan desain kasus kontrol dengan subjek penelitian bayi usia 6-12 bulan dipilih secara simple random sampling yang terdiri dari 28 orang kasus (gakin) dan 28 kontrol (non-gakin). Pola pemberian MPASI diukur dengan kuesioner pola pemberian MP-ASI, kontribusi makronutrien dan mikronutrien menggunakan recall 3x24 jam. Data pola pemberian MP-ASI dan kontribusi mikronutrien dianalisis dengan Mann-whitney dan kontribusi makronutrien dengan Independent t-test. Hasil : Usia awal, bentuk dan porsi pemberian MP-ASI gakin belum sesuai sedangkan frekuensi pemberian MP-ASI sudah sesuai. Usia awal, frekuensi dan bentuk pemberian MP-ASI non-gakin sudah sesuai sedangkan porsi pemberian MP-ASI belum sesuai. Kontribusi energi dan protein gakin lebih rendah daripada non-gakin. Kontribusi vitamin A, vitamin C, niasin, asam folat, zat besi dan seng non-gakin lebih tinggi daripada gakin sedangkan kontribusi vitamin B1, vitamin B2, vitamin B12 dan kalsium non-gakin lebih rendah daripada gakin. Simpulan : Tidak terdapat perbedaan antara pola pemberian, kontribusi makronutrien dan mikronutrien MP-ASI bayi usia 6-12 bulan pada gakin dan non-gakin di wilayah kerja puskesmas Tawangsari. Kata kunci: pola pemberian MP-ASI, kontribusi makronutrien, kontribusi mikronutien, gakin

* Mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro ** Dosen Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Diponegoro

Feeding pattern, Macronutrient and Micronutrient Contribution in Complementary Feeding at Infant Age 612 months in Poor Family and Non-Poor Family in Working Area of Public Health Centre of Tawangsari, Sukoharjo Nisa Nur Hasanah * Etisa Adi Murbawani** ABSTRACT Background : Poverty led to limited access of people to sufficient food are potentially on the occurrence of malnutrition and difficult to maintain good nutrition in infants poor families.The main cause of underweight and growth retardation in children aged 3-15 months is associated with poor breastfeeding and complementary feeding practice. Objective : To know the difference feeding pattern, macronutrient and micronutrient contribution in complementary food at infant age 6-12 months in poor family and non-poor family. Metode : The study used a case control design with subjects from infant aged 6-12 mo, selected by simple random sampling consisting 28 persons Cases (poor family) and 28 Controls (non-poor family). Complementary feeding pattern was measured by complementary feeding pattern questionnaires, macronutrient and micronutrient contribution was measured by recall 3x24 hours. Complementary feeding pattern and micronutrient contribution were both analyzed with Mann-Whitney while Independent t-test was taken for the macronutrient contribution. Result : Early ages, consistency and complementary feeding portion of poor families do not fit, while the frequency of complementary feeding are appropriate. Early age, frequency and consistency of complementary feeding was appropriate non-poor families, while the portion is not appropriate. Energy and protein contribution of poor families is lower than the non-poor families. The contribution of vitamin A, vitamin C, niacin, folic acid, iron and zinc in non-poor families is higher than a poor family while the contribution of vitamin B1, vitamin B2, vitamin B12 and calcium lower in non-poor families than poor families. Conclusion : There aren’t a difference in feeding pattern, macronutrient and micronutrient contribution in complementary feeding in poor family and non-poor family Keywords: complementary feeding pattern, macronutrient contribution, micronutrient contribution, poor family

* Student of Programme in Nutrition Science, Medical Faculty Diponegoro University ** Lecture of Programme in Nutrition Science, Medical Faculty Diponegoro University