RK3K (RENCANA KESELAMATAN DAN …

2 Rencana K3 Kontrak (RK3K) RK3K adalah dokumen lengkap rencana penyelenggaraan SMK3 Konstruksi Bidang PU dan merupakan satu kesatuan dengan dokumen k...

54 downloads 1471 Views 6MB Size
RK3K (RENCANA KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA KONTRAK)

1

Rencana K3 Kontrak (RK3K) RK3K adalah dokumen lengkap rencana penyelenggaraan SMK3 Konstruksi Bidang PU dan merupakan satu kesatuan dengan dokumen kontrak suatu pekerjaan konstruksi, yang dibuat oleh Penyedia Jasa dan disetujui oleh Pengguna Jasa, untuk selanjutnya dijadikan sebagai sarana interaksi antara Penyedia Jasa dengan Pengguna Jasa dalam penyelenggaraan SMK3 Konstruksi Bidang PU. JKS-BINTEK SMK3-2014

2

Jenis K3 Kontrak (RK3K)

PEMILIHAN PENYEDIA KONTRAK Kepri 29 Nopember 2010 BARANG/JASA

3

Rencana K3 Kontrak (RK3K) Penawaran

A. KEBIJAKAN K3 ................................................................................................................................................ [diisi oleh penyedia jasa berupa pernyataan tertulis yang berisi komitmen untuk menerapkan K3 berdasarkan skala risiko dan peraturan perundang-undangan K3 yang dilaksanakan secara konsisten] Perusahaan Penyedia Jasa harus menetapkan Kebijakan K3 pada kegiatan konstruksi yang dilaksanakan. Kebijakan K3 yang ditetapkan harus memenuhi ketentuan sebagai berikut: Mencakup komitmen untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta peningkatan berkelanjutan SMK3; Mencakup komitmen untuk mematuhi peraturan perundang-undangan dan persyaratan lain yang terkait dengan K3; Sebagai kerangka untuk menyusun sasaran K3. B. PERENCANAAN K3 Di dalam membuat rencana K3, PPK memberikan identifikasi awal dan penyedia jasa harus menyampaikan pengendalian risiko pada saat penawaran berdasarkan identifikasi awal tersebut. B.1. Identifikasi Bahaya, Sasaran K3 Proyek, Pengendalian Risiko K3, Program K3, Dan Biaya Penyusunan Identifikasi Bahaya, Sasaran K3 Proyek, Pengendalian Risiko K3, Program K3, dan Biaya K3 sesuai dengan format pada Tabel 1.

TABEL 1. IDENTIFIKASI BAHAYA, PENILAIAN RISIKO, PENGENDALIAN RISIKO K3, PROGRAM K3, DAN BIAYA [digunakan untuk usulan penawaran] Nama Perusahaan Kegiatan halaman

: .................. : .................. : ….. / …..

Ketentuan Pengisian Tabel 1: Kolom (1), (2) dan (3) diisi oleh PPK di dalam dokumen pengadaan; Kolom (4) sampai dengan (7) diisi oleh Penyedia Jasa pada saat penawaran;

B.2. Pemenuhan Perundang-Undangan dan Persyaratan Lainnya Daftar Peraturan Perundang-undangan dan Persyaratan K3 yang digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan SMK3 Konstruksi Bidang PU antara lain sebagai berikut : 1. UU No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi; 2. Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan SMK3; ............. [diisi Peraturan Perundang-undangan dan Persyaratan K3 lainnya yang digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan SMK3 Konstruksi Bidang PU]

PT/CV/Firma/Kemitraan (KSO) ......................... [pilih yang sesuai dan cantumkan nama]

.......................... Jabatan

DOKUMEN PROSEDUR PEMENUHAN K3

No

Kode dokumen

Uraian

1

P6-WK-K3LM-01

Penilaian Risiko

2

P6-WK-K3LM-02

Peraturan dan Undang-Undang

3

P6-WK-K3LM-03

Rencana K3LM

4

P6-WK-K3LM-04

Dokumentasi, Pengendalian Dokumen & Rekaman

5

P6-WK-K3LM-05

Konsultasi dan Komunikasi

6

P6-WK-K3LM-06

Perolehan Kontrak Baru

7

P6-WK-K3LM-07

Rekruitment dan Pelatihan

8

P6-WK-K3LM-08

Prasarana & Lingkungan Kerja

9

P6-WK-K3LM-09

Desain & Pengembangan

10

P6-WK-K3LM-10

Pembelian

11

P6-WK-K3LM-11

Identifikasi & Mampu Telusur Produk ( IMTP )

12

P6-WK-K3LM-12

Identifikasi, Penanganan ,Penyimpanan & Perlindungan Produk

13

P6-WK-K3LM-13

Pengendalian Proses Produksi

14

P6-WK-K3LM-14

Kesiagaan & Tanggap Darurat

15

P6-WK-K3LM-15

Pemantauan dan Pengukuran

16

P6-WK-K3LM-16

Rapat Koordinasi & RTM

17

P6-WK-K3LM-17

Audit Internal

18

P6-WK-K3LM-18

Analisa Data

19

P6-WK-K3LM-19

Tindakan Koreksi & Pencegahan

20

P6-WK-K3LM-20

Perbaikan Berkelanjutan

P-D-C-A PLAN

DO

CHECK

ACTION 8

Rencana K3 Kontrak (RK3K) Pelaksanaan

A. KEBIJAKAN K3 [Berupa pernyataan tertulis yang berisi komitmen untuk menerapkan K3 berdasarkan skala risiko dan peraturan perundang-undangan K3 yang dilaksanakan secara konsisten dan harus ditandatangani oleh manajer proyek/kepala proyek] 1. Perusahaan Penyedia Jasa harus menetapkan Kebijakan K3 pada kegiatan konstruksi yang dilaksanakan. 2. kepala proyek/project manager harus mengesahkan Kebijakan K3 3. Kebijakan K3 yang ditetapkan harus memenuhi ketentuan sebagai berikut: • Mencakup komitmen untuk mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja serta peningkatan berkelanjutan SMK3; • Mencakup komitmen untuk mematuhi peraturan perundangundangan dan persyaratan lain yang terkait dengan K3; • Sebagai kerangka untuk menyusun sasaran K3.

KEBIJAKAN K3 Kita, Segenap jajaran PT Abdi Karya (Persero) tbk selalu mengemban kepercayaan dengan :  Meningkatkan cara kerja K3 sesuai peraturan perundang-undangan  Melaksanakan pengendalian risiko K3 sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan  Melaksanakan norma-norma perlindungan kerja dan lingkungan serta menciptakan tempat kerja yang aman, sehat dan bebas resiko kecelakaan,  Melakukan perbaikan kinerja K3 secara berkelanjutan; untuk memenuhi kepuasan pelanggan dan stakeholder lainnya.

Jakarta, 23 Nopember 2011 PT Abdi Karya (Persero), Tbk Direksi, Ttd M. Saiful Abdi Direktur Utama Kepri 29 Nopember 2010

11

B. ORGANISASI K3 Diisi dengan: 1. Struktur Organisasi 2. Uraian Tugas, Tanggung Jawab dan Wewenang 3. Kompetensi yang diperlukan oleh personil pada organisasi K3

12 JKS-BINTEK SMK3-2014

Struktur Organisasi K3

Suatu organisasi yang berada di dalam suatu perusahaan yang mengurusi segala bentuk permasalahan mengenai keselamatan dan kesehatan kerja para karyawan di perusahaan yang bersangkutan. 13

STRUKTUR ORGANISASI PROYEK : MENGGAMBARKAN POSISI K3 MEMADAI UNTUK BERJALAN

TANGGUNGJAWAB UTAMA : MANAJER PROYEK

MANAJER K3

K3

14

Contoh Str.Organisasi Tanggap Darurat

C. PERENCANAAN K3 Dalam membuat rencana K3, PPK memberikan identifikasi awal dan Penyedia Jasa harus menyampaikan pengendalian risiko pada saat penawaran berdasarkan identifikasi awal tersebut. Penyedia Jasa yang telah ditetapkan sebagai pemenang, wajib melengkapi/menyempurnakan identifikasi bahaya, penilaian risiko dan pengendalian risiko K3 untuk diserahkan, dibahas, dan ditetapkan pada saat Rapat Persiapan Pelaksanaan Kontrak/Pre Construction Meeting (PCM) sesuai lingkup pekerjaan yang akan dilaksanakan.

18 JKS-BINTEK SMK3-2014

C.1. Identifikasi bahaya, Penilaian Risiko K3 dan Pengendalian Risiko K3

Kepri 29 Nopember 2010

19

CONTOH Tabel 2.1: Identifikasi Bahaya, Penilaian Risiko, Skala Prioritas, Pengendalian Risiko K3 dan Penanggung Jawab K3

20

Ketentuan Pengisian ➢ Kolom (1), (2) dan (3) diisi oleh PPK dan dimuat dalam dokumen pengadaan; ➢ Kolom (1), (2) dan (3) dilengkapi sesuai kebutuhan lapangan oleh Penyedia Jasa untuk diserahkan, dibahas dan ditetapkan pada saat PCM; ➢ Kolom (8) diisi oleh Penyedia Jasa pada saat penawaran (belum memperhitungkan penilaian risiko dan skala prioritas); ➢ Kolom (4), (5), (6), (7), (8) dan (9) diisi oleh Penyedia Jasa dengan menyesuaikan dengan kolom (1), (2) dan (3) yang dilengkapi/ disempurnakan untuk diserahkan, dibahas dan ditetapkan pada saat PCM (telah memperhitungkan penilaian risiko dan skala prioritas). JKS-BINTEK SMK3-2014

21

Cara Pengisian ➢ Kolom (1) : Nomor urut uraian pekerjaan, diisi oleh PPK dalam dokumen pengadaan. ➢ Kolom (2) : - Pada saat proses penawaran, kolom (2) diisi pekerjaan berisiko K3 yang ditetapkan oleh PPK yang dituangkan dalam dokumen lelang. - Pada saat Penyedia Jasa ditetapkan sebagai pemenang lelang, kolom (2) diisi seluruh item pekerjaan yang mempunyai risiko K3 yang tertuang di dalam dokumen pelelangan untuk diserahkan dan dibahas pada saat Pre Construction Meeting untuk ditetapkan oleh PPK. ➢ Kolom (3) : Diisi dengan identifikasi bahaya yang akan timbul, diisi oleh PPK dalam dokumen pengadaan. ➢ Kolom (4) : Diisi dengan nilai (angka) kekerapan terjadinya kecelakaan (penjelasan rinci lihat di lampiran 1), wajib diisi oleh Penyedia Jasa untuk diserahkan, dibahas, dan ditetapkan pada saat Pre Construction Meeting. ➢ Kolom (5) : Diisi dengan nilai (angka) keparahan (penjelasan rinci liat di lampiran 1) 22 JKS-BINTEK SMK3-2014

………lanjutan ➢ Kolom (6) : Perhitungan Tingkat Risiko K3 adalah Nilai Kekerapan x Keparahan (penjelasan rinci lihat di lampiran 2); ➢ Kolom (7) : Penetapan skala prioritas ditetapkan berdasarkan item pekerjaan yang mempunyai tingkat risiko K3 tinggi, sedang dan rendah, dengan penjelasan : prioritas 1 (risiko tinggi), prioritas 2 (risiko sedang), dan prioritas 3 (risiko rendah). Apabila tingkat risiko dinyatakan tinggi, maka item pekerjaan tersebut menjadi prioritas utama (peringkat 1) dalam upaya pengendalian risiko K3.

23 JKS-BINTEK SMK3-2014

………lanjutan ➢Kolom (8) : Diisi bentuk pengendalian risiko K3. Bentuk pengendalian risiko menggunakan hirarki pengendalian risiko (Eliminasi, Substitusi, Rekayasa, Administrasi, Alat Pelindung Diri *)) ➢ Kolom (9)

: Diisi penanggung jawab (nama petugas) pengendali risiko K3

24 JKS-BINTEK SMK3-2014

………lanjutan Keterangan: ➢ Eliminasi adalah mendesain ulang pekerjaan atau mengganti material/ bahan sehingga bahaya dapat dihilangkan atau dieliminasi. Contoh: seorang pekerja harus menghindari bekerja di ketinggian namun pekerjaan tetap dilakukan dengan menggunakan alat bantu. ➢ Substitusi adalah mengganti dengan metode yang lebih aman dan/ atau material yang tingkat bahayanya lebih rendah. Contoh: penggunaan tangga diganti dengan alat angkat mekanik kecil untuk bekerja di ketinggian. ➢ Rekayasa teknik adalah melakukan modifikasi teknologi atau peralatan guna menghindari terjadinya kecelakaan. Contoh: menggunakan perlengkapan kerja atau peralatan lainnya untuk menghindari terjatuh pada saat bekerja di ketinggian. 25 JKS-BINTEK SMK3-2014

………lanjutan Keterangan: ➢ Administrasi adalah pengendalian melalui pelaksanaan prosedur untuk bekerja secara aman. Contoh: pengaturan waktu kerja (rotasi tempat kerja) untuk mengurangi terpaparnya/ tereksposnya pekerja terhadap sumber bahaya, larangan menggunakan telepon seluler di tempat tertentu, pemasangan rambu-rambu keselamatan . ➢ Alat Pelindung Diri (APD) adalah alat pelindung diri yang memenuhi standard dan harus dipakai oleh pekerja pada semua pekerjaan sesuai dengan jenis pekerjaannya. Contoh: Pemakaian kacamata las dan sarung tangan kulit pada pekerjaan pengelasan.

JKS-BINTEK SMK3-2014

26

C.2. Pemenuhan Peraturan PerundangUndangan dan Persyaratan Lainnya Daftar Peraturan Perundang-undangan dan Persyaratan K3 yang digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan SMK3 Konstruksi Bidang PU antara lain sebagai berikut : ➢ UU No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi; ➢ Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan SMK3; ➢ dan seterusnya. 27 JKS-BINTEK SMK3-2014

Contoh Pemenuhan Peraturan Perundang-Undangan











UU No. 18 Tahun 1999 tentang Jasa Konstruksi; Peraturan Pemerintah Nomor 50 tahun 2012 tentang Penerapan SMK3; Surat Keputusan Bersama Menteri Tenaga Kerja dan Menteri Pekerjaan Umum No. KEP.174/MEN/86 dan No. 104/KPTS/1986 Peraturan Menteri Pekerjaan Umum No. 05/PRT/M/2014 Dan peraturan terkait lainnya

28

Contoh Pemenuhan Peraturan PerundangUndangan

JKS-BINTEK SMK3 -2014

29

C.3. Sasaran dan Program K3 Sasaran 1. Sasaran Umum: Nihil Kecelakaan Kerja yang fatal (Zero Fatal Accident) pada pekerjaan konstruksi. 2. Sasaran Khusus: Sasaran khusus adalah sasaran rinci per kegiatan yang berisiko K3 yang disusun guna tercapainya Sasaran Umum.

30 JKS-BINTEK SMK3-2014

Program Ketentuan dalam penyusunan progam K3:

1. Program K3 dibuat, diterapkan dan dipelihara untuk mencapai sasaran K3. 2. Penunjukkan penanggung jawab pelaksana program K3 pada setiap item pekerjaan yang berisiko K3; 3. Cara dan jangka waktu untuk melaksanakan program; dan 4. Mengkaji program secara rutin dan terencana, dan menyesuaikannya jika perlu, untuk memastikan sasaran itu tercapai. Penyusunan program K3 sesuai dengan Tabel 2.3. Contoh Tabel Sasaran dan Program K3. 31 JKS-BINTEK SMK3-2014

Contoh Tabel 2.3: Sasaran dan Program K3)

Contoh Tabel Sasaran & Program

JKS-BINTEK SMK3-2014

32

Contoh Tabel Sasaran & Program

Ketentuan Pengisian 1. Kolom (1) diisi dengan nomor urut;

2. Kolom (2) diisi oleh PPK, diambil dari Tabel 2.1. Kolom (2);. 3. Kolom (3) diisi oleh Penyedia Jasa, diambil dari Tabel 2.1. Kolom (8), untuk diserahkan, dibahas, dan ditetapkan pada saat Pre Construction Meeting (PCM); 5. Kolom (4)-(10) diisi oleh Penyedia Jasa pada saat penawaran dan PCM (telah memperhitungkan penilaian risiko dan skala prioritas, sehingga dapat memperhitungkan Biaya K3 dari hasil penyusunan Program K3 pada Kolom (6) dan Kolom (7));

34 JKS-BINTEK SMK3-2014

……….lanjutan 5. Cara Pengisian Kolom (1) : Nomor urut kegiatan; ▪ Kolom (2) : Uraian pekerjaan sesuai dengan tahapan pekerjaan; ▪ Kolom (3) : Upaya pengendalian merujuk pada Tabel 2.1 kolom (8); ▪ Kolom (4) : Uraian dari sasaran yang ingin dicapai terhadap upaya pengendalian pada kolom (3); ▪ Kolom (5) : Tolok ukur merupakan ukuran yang bersifat kualitatif ataupun kuantitatif terhadap pencapaian sasaran pada kolom (4); ▪ Kolom (6) : Sumber daya yang diperlukan untuk melaksanakan program kerja atas sasaran yang hendak dicapai dari kolom (5); 35 JKS-BINTEK SMK3-2014

……….lanjutan ▪ Kolom (7) : Jangka waktu yang ditetapkan untuk melaksanakan program kerja atas sasaran yang hendak dicapai; ▪ Kolom (8) : Indikator pencapaian adalah ukuran keberhasilan pelaksanaan program; ▪ Kolom (9) : Bentuk-bentuk monitoring yang dilaksanakan dalam rangka memastikan bahwa pencapaian sasaran dipenuhi sepanjang waktu pelaksanaan; ▪ Kolom (10): Penanggung jawab pelaksana program;

36 JKS-BINTEK SMK3-2014



Contoh Daftar Kuantitas dan Harga untuk Pekerjaan Konstruksi yang memperhitungkan Biaya K3 Pada Pekerjaan Persiapan, dan Pekerjaan Struktur Bawah Konstruksi Bangunan Gedung

No Item

Uraian Jenis Pekerjaan

Harga Satuan Satuan Kuantitas Pekerjaan (Rp)

Jumlah Harga (Rp)

Mata pembayaran No 1: Pekerjaan Persiapan 1.1

Pematokan dan pengukuran

Ls

1

-

10.000.000

1.2

Pagar Keliling sementara

m’

150

100.000

15.000.000

1.3

Mobilisasi dan Demobilisasi Peralatan

Ls

1

-

40.000.000

1.4

Bangunan Kantor, gudang dan bedeng sementara (termasuk Fasilitas Kantor, Kantin, Kamar Mandi/WC, sarana P3K & Sarana Tanggap Darurat /emergency)

m2

200

500.000

1.5

Air Kerja dan Penerangan Kerja

Ls

1

-

25.000.000

1.6

Pembongkaran Bangunan Sementara dan Pembersihan Lokasi dan Pengamanannya

Ls

1

-

5.000.000

1.7

Papan nama dan Rambu-Rambu Kerja

Ls

1

-

5.000.000

Jumlah Daftar Kuantitas No 1 (ke Rekapitulasi Total)

100.000.000

200.000.000

biaya K3 … item 1.4, 1.6 dan 1.7. Apabila aspek K3 dan biayanya belum diperhitungkan dalam setiap item pekerjaan, maka seluruh biaya K3 bisa dihitung tersendiri dan dimasukkan ke dalam biaya umum dan keuntungan.

Untuk memastikan bahwa aspek dan biaya K3 telah diperhitungkan dalam setiap jenis pekerjaan, Pokja ULP dapat meminta penjelasan kepada penyedia jasa pada saat klarifikasi.

turap untuk pencegah bahaya longsor). 2.3

Galian sumuran kolom, kedalaman lebih dari 1,5 m (kondisi tanah pasir berlumpur, menggunakan turap untuk mencegah bahaya longsor)

m3

109

70.000

7.630.000

2.4

Urugan kembali dengan tanah terpilih dari luar

m3

114,5

90.000

10.305.000

2.5

Buang tanah ke luar lokasi

m3

199

48.000

9.552.000

Timbunan tanah sirtu impor yang disetujui sesuai gambar potongan PSB-3 2.6

Untuk mempertinggi level di bawah lantai, padatkan setiap lapis < 15 cm, dan siram air

m3

499

195.000

97.305.000

2.7

Campur sirtu dengan tanah halus, dipadatkan dengan stamper untuk mendukung beton

m3

663

20.000

13.260.000

Pekerjaan beton campuran kelas B0

2.2 dan 2.3 pekerjaan galian tanah pasir berlumpur kedalaman lebih dari 1,50 m2 1.300.000 94.900.000 guna mencegah bahaya73longsor (upaya pencegahan terhadap keselamatan pekerja.. Pekerjaan beton K225

2.8

Lapis lantai kerja beton tebal 5 cm diratakan m, mutlak perlu dipasang turap sebagai alas untuk mendukung struktur beton

2.9

Pondasi

2.10

m3

49

1.300.000

63.700.000

m3

28

1.800.000

50.400.000

2.15, 2.16 dst, bekisting dinyatakan m3 secara tertulis sudah termasuk upaya Plat alas beton tebal 15 cm 100 1.300.000 130.000.000 perlindungan keselamatan pekerja. Beton bertulang K350 dicor & digetar ditempat

2.11

Dasar kolom dan kolom Baja btn BJTU32 potong,bengkok,rakit,pasang

2.12

Tulangan beton Dia-20 mm di dasar kolom

kg

2.796

28.000

78.288.000

2.13

Tulangan beton Dia-20 mm di kolom

kg

2,688

28.000

75.264.000

2.14

Tulangan beton sengkang Dia-10 mm Bekisting (termasuk perancah, lantai kerja, pagar pelindung dan jaring keselamatan)

kg

529

28.000

14.812.000

2.15

Bekisting Kolom

m2

178

90.000

BINTEK K3 2012

16.020.000

D. PENGENDALIAN OPERASIONAL K3

Pengendalian operasional berupa prosedur kerja/ petunjuk kerja mencakup :  Menunjuk Penanggung Jawab Kegiatan SMK3 Konstruksi (Struktur Organisasi K3)  Upaya pengendalian berdasarkan lingkup pekerjaan  Prediksi dan rencana penanganan kondisi keadaan darurat tempat kerja;  Program-program detail pelatihan sesuai upaya pengendalian  Sistem pertolongan pertama pada kecelakaan;  Disesuaikan kebutuhan tingkat pengendalian risiko K3

40

D. Pengendalian Operasi K3 Pengendalian operasi berupa prosedur kerja/petunjuk kerja yang harus mencakup seluruh upaya pengendalian pada Tabel 2.1, diantaranya : 1. Menunjuk Penanggung Jawab Kegiatan SMK3 Konstruksi yang dituangkan dalam Struktur Organisasi K3 beserta Uraian Tugas; 2. Upaya pengendalian berdasarkan lingkup pekerjaan sesuai pada contoh Tabel 1.2; 3. Prediksi dan rencana penanganan kondisi keadaan darurat tempat kerja; 4. Program-program detail pelatihan sesuai upaya pengendalian pada contoh Tabel 1.2; 5. Sistem pertolongan pertama pada kecelakaan; 6. Disesuaikan kebutuhan tingkat pengendalian risiko K3 seperti yang tertera pada contoh Tabel 2.1 identifikasi bahaya, penilaian risiko dan pengendaliannya, kolom (6), (7), dan (8). 41 JKS-BINTEK SMK3-2014

CONTOH

CONTOH

DOKUMEN PROSEDUR PEMENUHAN K3 No

Kode dokumen

Uraian

1

P6-WK-K3LM-01

Penilaian Risiko

2

P6-WK-K3LM-02

Peraturan dan Undang-Undang

3

P6-WK-K3LM-03

Rencana K3LM

4

P6-WK-K3LM-04

Dokumentasi, Pengendalian Dokumen & Rekaman

5

P6-WK-K3LM-05

Konsultasi dan Komunikasi

6

P6-WK-K3LM-06

Perolehan Kontrak Baru

7

P6-WK-K3LM-07

Rekruitment dan Pelatihan

8

P6-WK-K3LM-08

Prasarana & Lingkungan Kerja

9

P6-WK-K3LM-09

Desain & Pengembangan

10

P6-WK-K3LM-10

Pembelian

11

P6-WK-K3LM-11

Identifikasi & Mampu Telusur Produk ( IMTP )

12

P6-WK-K3LM-12

Identifikasi, Penanganan ,Penyimpanan & Perlindungan Produk

13

P6-WK-K3LM-13

Pengendalian Proses Produksi

14

P6-WK-K3LM-14

Kesiagaan & Tanggap Darurat

15

P6-WK-K3LM-15

Pemantauan dan Pengukuran

16

P6-WK-K3LM-16

Rapat Koordinasi & RTM

17

P6-WK-K3LM-17

Audit Internal

18

P6-WK-K3LM-18

Analisa Data

19

P6-WK-K3LM-19

Tindakan Koreksi & Pencegahan

20

P6-WK-K3LM-20

Perbaikan Berkelanjutan

P-D-C-A PLAN

DO

CHECK

ACTION 44

45 JKS-BINTEK SMK3 -2014

Sarana PENGAWASAN - INSPEKSI

Inspeksi Gondola

Inspeksi Gondola

Inspeksi Gondola

Inspeksi Gondola JKS-BINTEK SMK3 -2014

46

LAPORAN INSPEKSI K3K (Keselamatan & Kesehatan Kerja Konstruksi )

JKS-BINTEK47 SMK3 -2014

LAPORAN KETIDAKSESUAIAN K3K (Keselamatan & Kesehatan Kerja Konstruksi )

JKS-BINTEK48 SMK3 -2014

LAPORAN KECELAKAAN KERJA, INVESTIGASI DAN PENYELESAIAN Proyek : A.

Hal :…../……

No :

LAPORAN KECELAKAAN

1. Informasi Umum Hari kejadian Kecelakaan :

Jam kejadian kecelakaan :

Tgl Kejadian Kecelakaan :

Tempat Kecelakaan

2. Klasifikasi kecelakaan :

Cuaca :

:

Identitas KTP / SIM No Usia Alamat

P3K (laporan yg diisi cukup no.1, 4, 6, 7, 9 & usia)

Tindakan Medis

Hilang bagian tubuh

Property/alat rusak

: : : : dikirim ke RS

Hujan

Raw at Medis/Inap

4. Status Korban Kecelakaan Fatal

Pekerja/Staf Pekerja Nama Perusahaan / Mandor

5. Tindakan Awal yang dilakukan terhadap korban P3K

Mendung

Fatal

3. Data Korban Kecelakaan Nama Korban

Cerah

Jabatan / jenis pekerjaan 49

50

JKS-BINTEK SMK3 -2014

E. PEMERIKSAAN DAN EVALUASI KINERJA K3 

Kegiatan pemeriksaan dan evaluasi kinerja K3 dilakukan mengacu pada kegiatan yang dilaksanakan pada Elemen Pengendalian dan Operasi K3, berdasarkan upaya pengendalian pada Elemen Perencanaan K3

Perencanaan K3

Pemeriksaan dan Evaluasi

Pengendalian dan Operasi

Sarana PEMERIKSAAN DAN EVALUASI KINERJA K3

Audit Internal

Audit Internal

Audit Internal

Audit Internal

53

F. TINJAUAN ULANG PENERAPAN SMK3 KONSTRUKSI ➢



Tinjauan ulang penerapan SMK3 Konstruksi dilakukan secara berkala sesuai jadwal dalam program K3. Tinjauan ulang membahas hasil evaluasi /inspeksi dan kesesuaiannya terhadap:  Kebijakan K3;  Sasaran dan Program K3;  Hasil temuan inspeksi penerapan K3; dan  Efektifitas penerapan SMK3 Konstruksi  Keselamatan Kerja /terjadi kecelakaan kerja

Elemen 5.1. TINJAUAN MANAJEMEN Nomor Revisi ke Tanggal Berlaku

Hari/Tanggal Waktu Tempat Peserta No

: 5.1./SMK3/UT/2011 : 00 (draft) : …………………………..

RISALAH RAPAT TINJAUAN MANAGEMENT : : : : (Daftar Hadir Terlampir) Rencana Tindak Target Permasalahan Lanjut Waktu

Status

………………………………………, …………………. 2011

Disetujui oleh:

(…………………………………………..) Dewan Direksi

Dibuat oleh:

(…………………………………………..) Project Manager

PIC

TERIMA KASIH

Direktorat Jenderal Bina Konstruksi Gedung Utama lt 10 Jl.Pattimura No.20, Kebayoran Baru - Jakarta Selatan Telp. +62-21-72797847 http://binakonstruksi.pu.go.id