SOSIOLOGI 1

Proses asosiatif terjadi apabila seseorang atau kelompok melakukan interaksi sosial dimana masing-masing pihak memiliki kesamaan pandangan yang mengar...

0 downloads 41 Views 95KB Size
SOSIOLOGI 1. Kunci : D Pembahasan; metode yang digunakan oleh sosiolog tersebut adalah metode kualitatif Karena menggunakan data hasil wawancara yang tidak berbentuk angka 2. Kunci : C Pembahasan : Contoh pada soal tersebut adalah contoh pelanggaran norma hukum dalam berlalu lintas sehingga upaya untuk mencegahnya perlu adanya sosialisasi UU lalu lintas yang lebih luas lagi sampai ke seluruh lapisan masyarakat. 3. Kunci : A Pembahasan: Contoh pada soal tersebut disebut folkway karena merupakan kebiasaan-kebiasaan yang dilakukan secara berulang-ulang dan mempunyai sanksi yang lemah. 4. Kunci : B Pembahasan : Memakai jalur busway dan tindak pidana korupsi adalah contoh pelanggaran norma hukum karena telah melanggar hukum tertulis yaitu UU Lalu Lintas dan UU tindak pidana korupsi 5. Kunci : E Pembahasan : Menggunakan helm pada saat mengendarai motor merupakan norma hukum yang bertujuan agar tingkat ketertiban dalam berkendaraan dan berlalu lintas tercapai sehingga dapat mengurangi angka kecelakaan lalu lintas. 6. Kunci : D Pembahasan : Sosialisasi merupakan sebuah proses pengenalan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat yang terjadi antargenerasi sehingga individu atau kelompok yang bersangkutan dapat berpartisipasi aktif dalam sistem sosial. Proses sosialisasi merupakan rangkaian antara kepribadian dan kebudayaan. 7. Kunci : B Pembahasan : Cinta melakukan interaksi sosial karena dipengaruhi faktor imitasi terhadap Girl Band yang dilihatnya melalui salah satu media massa yaitu TV 8. Kunci : B Pembahasan : Syarat untuk terjadinya interaksi sosial adalah adanya kontak sosial dan komunikasi. Pada contoh tersebut di atas maka tatap muka antara Rieke dyah Pitaloka dan pendukungnya merupakan kontak sosial yang disertai komunikasi untuk membahasa pemilu yang jujur dan adil 9. Kunci : C Pembahasan : Interaksi sosial yang dilakukan oleh para murid SD di kota medan didorong oleh faktor rasa tertarik terhadap pihak lain yaitu koban meletusnya gunung Sinabung. Proses sosial ini disebut simpati

10. Kunci : A Pembahasan : Dalam proses interaksi sosial maka harus melibatkan 2 orang atau lebih, dimana dari kedua belah pihak ada yang memberikan stimulus dan harus ada yang memberikan respon, karena dalam proses interaksi sosial harus bersifat timbal balik 11. Kunci : E Pembahasan : Ada 2 bentuk interaksi sosial yaitu proses asosiatif dan proses disosiatif. Proses asosiatif terjadi apabila seseorang atau kelompok melakukan interaksi sosial dimana masing-masing pihak memiliki kesamaan pandangan yang mengarah pada kesatuan. Kerjasama adalah salah satu bentuk proses asosiatif yaitu suatu usaha bersama antara orang perorangan atau kelompok untuk mencapai tujuan bersama. Dalam hal ini hubungan relawan dan korban bencana sama sama memiliki tujuan untuk meringankan beban individu atau kelompok yang tertimpa bencana 12. Kunci ; C Pembahasan :Bentuk interaksi sosial disosiatif dapat diartikan sebagai interaksi sosial yang bertujuan untuk saling berkompetesi dan menjatuhkan dalam rangka mencapai tujuan tertentu. Menghasut, provokasi dan berkhianat termasuk tindakan yang bertujuan menjatuhkan pihak lain 13. Kunci :E Pembahasan : Menurut teori sosialisasi, perilaku manusia baik yang menyimpang maupun tidak dikendalikan oleh norma dan nilai yang dihayati. Jika tidak sempurna proses sosialisasi akan menghasilkan perilaku menyimpanng. Proses sosialisasi yang tidak sempurna timbul karena nilai-nilai atau norma norma yang dipelajari kurang dipahami, hal ini bisa terjadi jika agen sosialisasi saling bertentangan dalam menanamkan nilai dan norma 14. Kunci : A Pembahasan: Menurut Edwin Sutherland, perilaku menyimpang bersumber pada pergaulan yang berbeda. Pergaulan dengan teman tidak semuanya positif. Hasil pergaulan yang negatif contohnya merokok dapat menimbulkan penyimpangan 15. Kunci : C Pembahasan : Penyimpangan primer adalah penyimpangan sosial yang bersifat sementara sehingga individu yang melakukan penyimpangan masih dapat diterima oleh kelompok sosialnya. Menggunakan pakaian ketat dan terlambat datang ke sekolah bersifat sementara dan pelakunya juga masih diterima di kelompoknya. 16. Kunci : A Pembahasan : Ketika seseorang melakukan penyimpangan sosial dan terkena gosip maka orang tersebut akan merasa malu dan terkucilkan. Hal ini dapat merubah perilaku seseorang karena mendapat tekanan sosial dari masyarakat sekitarnya dalam bentuk isu, desas-desus atau gosip.

17. Kunci : B Pembahasan : Pengendalian sosial adalah pengawasan terhadap kegiatan ataupun perilaku setiap anggota masyarakat supaya tidak menyimpang dari nilai dan norma sosial yang berlaku dalam masyarakat. Dengan adanya pengendalian sosial diharapkan mampu mengawasi dan mencegah terjadinya penyimpangan serta mengarahkan setiap individu agar berperilaku sesuai dengan nilai dan norma yang berlaku. 18. Kunci: B Pembahasan : Pendidikan adalah salah satu sarana pengendalian sosial karena melalui pendidikan ditanamkan nilai dan norma yang berlangsung di masyarakat seperti nilai-nilai yang tertanam dalam kegiatan Pramuka. Diharapkan setelah mempelajari nilai dan norma tersebut individu tidak melakukan penyimpangan 19. Kunci :D Pembahasan : Penganiayaan yang dilakukan terhadap seseorang adalah salah satu bentuk penyimpangan sosial terhadap hukum formal tertulis di masyarakat, dan lembaga yang bertugas untuk mengawasi dan menegakkan hukum formal tersebut adalah pengadilan 20. Kunci : B Pembahasan : Pembedaan anggota masyarakat tanpa memperhatikan perbedaan lapisan berarti terbentuk secara horisontal yaitu tidak menunjukkan adanya tingkatan lebih tinggi atau rendah. Pembedaan ini disebut diferensiasi sosial 21. Kunci : B Pembahasan : pelapisan sosial di masyarakat terbentuk karena masyarakat menghargai lebih sesuatu hal dari hal yang lain.Penghargaan yang lebih terhadap kelompok profesional dibandingkan kelompok lain menyebabkan kelompok profesional berada di lapisan atas demikian juga sebaliknya dengan kelompok buruh rendahan yang kurang dihargai di masyarakat sehingga menduduki lapisan bawah 22. Kunci : D Pembahasan : solidaritas sosial yang tinggi terhadap kelompoknya dapat mendorong individu senantiasa melindungi dan membela kelompoknya dari serangan kelompok lain sehingga dapat menimbulkan konflik 23. Kunci : A Pembahasan :Individu atau kelompok yang terlibat konflik terkadang mengalami perubahan kepribadian karena harus tetap bertahan dan memenangkan konflik terhadap pihak lain 24. Kunci : E Pembahasan : Bentuk akomodasi koersi adalah akomodasi dimana pihak yang berkonflik memiliki posisi yang tidak seimbang dimana satu pihak memiliki posisi yang kuat dan pihak yang lain memiliki posisi yang lemah sehingga terjadi upaya penekanan dari si kuat terhadap yang lemah. Dalam soal ini pihak kepolisian

merupakan pihak yang kuat karena memiliki kekuasaan dan wewenang sedangkan pihak demonstran adalah pihak yang lemah dan terjadi penekanan dari pihak polisi dengan menyemprotkan gas air mata agar para demonstran tidak mampu bergerak. 25. Kunci ; B Pembahsan : Gambar tersebut menggambarkan stratifikasi sosial campuran karena terdapat unsur-unsur yang menggabungkan antara sifat yang terbuka dan tertutup. Misalnya dalam suatu kelompok mungkin dalam sistem politiknya menerapkan sistem stratifikasi sosial tertutup, namun dalam bidang-bidang atau unsur-unsur sosial lainnya seperti ekonomi, budaya, dan lain-lain menggunakan sistem stratifikasi sosial terbuka. Contohnya dalam masyarakat Bali. Dalam bidang budaya dikenal sistem atau budaya kasta yang tertutup dan tidak memungkinkan anggota masyarakat berpindah kedudukan sosialnya. Namun di bidang lain, misalnya bidang ekonomi, masyarakat Bali tidak mengenal kasta dan bersifat terbuka, artinya tinggi rendahnya kedudukan sosial yang dimiliki oleh anggota masyarakat tegantung pada kemampuan dan kecakapan

26. Kunci : E Pembahasan : Mobilitas intragenerasi merupakan mobilitas sosial yang terjadi dan dialami seseorang selama masa hidupnya. Dalam hal ini Rano Karno telah mengalami mobilitas dalam hidupnya yaitu mobilitas naik , yang sebelumnya menjabat wakil gubernur kemudian diangkat menjadi gubernur 27. Kunci: D Pembahasan : Rendahnya pendidikan dan keterbatasan ekonomi adalah salah satu indikator kemiskinan seseorang, karena kemiskinannya maka sulit bagi seseorang untuk berpindah lapisan sosial karena memiliki akses yang terbatas 28. Kunci : D Pembahasan : Menurut Soerjono Soekanto saluran terpenting dalam mobilitas sosial adalah angkatan bersenjata, lembaga keagamaan. Lembaga pendidikan, organisasi politik, organisasi profesi dan keahlian, lembaga perkawinan dan organisasi.Adapun penguasaan ilmu dan tekhnologi komunikasi didapat melalui proses belajar mengajar di lembaga pendidikan 29. Kunci : D Pembahasan : Faktor-faktor yang dapat memengaruhi mobilitas sosial antara lain status sosial, keadaan ekonomi, situasi politik, motif-motif keagamaan dan faktor kependudukan. Situasi politik di Indonesia pada masa itu adalah situasi dalam penjajahan belanda sehingga sebagai bangsa yang terjajah sulit bagi bangsa Indonesia untuk melakukan mobilitas sosial 30. Kunci : E Pembahasan : Menurut F. Tonnies kelompok sosial dibagi menjadi 2. Yaitu paguyuban dan patembayan. Adapun yang dimaksud paguyuban adalah kelompok sosial dimana para anggotanya terikat oleh hubungan batin yang murni, bersifat alamiah dan kekal serta didasarkan pada perasaan cinta dan batin yang kuat. Ciri pokok dari paguyuban adalah intimate, private dan eksklusif

31. Kunci : C Pembahasan : Perbedaan-perbedaan sosial pada masyarakat majemuk dapat menimbulkan perbedaan kepentingan dan tujuan, hal ini dapat memicu adanya konflik baik yang bersifat vertikal maupun horizontal 32. Kunci : C Pembahasan : Struktur sosial pada masyarakat industri telah membentuk konfigurasi minoritas dominan karena kelompok pemilik modal jumlahnya lebih sedikit tetapi memiliki kekuatan ekonomi unggul sehingga mendominasi kehidupan sosial ekonomi masyarakat 33. Kunci : B Pembahasan : Solidaritas sosial dalam masyarakat majemuk bisa terjadi apabila ada persamaan yang dimiliki oleh beberapa kelompok sosial antara lain persamaan pekerjaan. 34. Kunci : D Pembahasan : Salah satu latar belakang terjadinya kemajemukan bangsa Indonesia adalah adanya kontak dan komunikasi dengan bangsa asing karena letak geografis Indonesia yang berada diantara dua samudera dan dua benua sehingga memungkinkan banyaknya orang asing singgah ke Indonesia dengan membawa ajaran agama dan melakukan perkawinan campuran dengan penduduk asli Indonesia 35 Kunci : A Pembahasan : sikap primordial adalah sikap yang mengagung-agungkan ajaran kelompoknya sejak lahir , apabila setiap kelompok saling mempertahankan primordial maka sulit terjadinya integrasi karena setiap kelompok akan cenderung mempertahankan nilai dan norma kelompoknya dan mengganggap kelompoknya yang terbaik 36. Kunci: E Pembahasan: Pada masyarakat multikultural maka sikap kooperatif atau kerjasama dengan kelompok lain sangat mendukung untuk tercapainya integrasi sosial 37. Kunci : B Pembahasan : sikap toleransi atau saling menghormati kelompok lain sangat mendukung untuk memcegah terjadinya konflik terbuka antar kelompok sosial yang berbeda 38. Kunci : E Pembahasan : perubahan mode pakaian hanya berpengaruh pada sekelompok kecil masyarakat saja sehingga tidak menghasilkan perubahan pada struktur sosial atau tidak berpengaruh besar di masyarakat

39. Kunci : E Pembahasan : modernisasi diikuti oleh masuknya budaya barat yang terkadang tidak sesuai dengan kebudayaan setempat sehingga membawa dampak negatif. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama sehingga semua kebudayaan baru yang tidak sesuai dengan ajaran agama merupakan dampak negatif 40. Kunci : B Pembahasan : Moderniasai telah membawa dampak berkembangnya tekhnologi termasuk tekhnologi komunikasi, dengan berkembangnya tekhnologi komunikasi maka akan semakin lancar dan mudah manusia berkomunikasi dengan manusia lain di tempat yang berbeda 41. Kunci : E Pembahasan: Faktor ekstern yang menyebabkan perubahan sosial adalah faktor yang berasal dari luar masyarakat yang mendorong adanya perubahan sosial. Adapun yang dimaksuk dengan faktor ekstern perubahan sosial adalah : bencana alam,kontak dengan masyarakat asing, dan peperangan. 42. Kunci : D Pembahasan: Beberapa faktor yang menghambat perubahan sosial antara lain : 1. Kurangnya hubungan dengan masyarakat lain 2. Perkembangan ilmu pengetahuan yang terlambat 3. Hambatan-hambatan yang bersifat ideologis seperti adat istiadat dan falsasah hidup 4. Adanya kepentingan yang tertanam sangat kuat 5. Rasa takut akan kegagalan pada integrasi budaya 6. Prasangka terhadap hal hal yang asing 7. Nilai bahwa hidup ini hakikatnya buruk dan tidak dapat diperbaiki 43. Kunci : D Pembahasan : Beberapa faktor yang mendorongperubahan sosial antara lain: 1. Adanya difusi kebudayaan 2. Toleransi terhadap perbuatan yang menyimpang tetapi bukan merupakan delik 3. Sistem pendidikan formal yang maju 4. Sikap menghargai hasil karya orang lain 5. Sistem pelapisan sosial yang terbuka 6. Penduduk yang heterogen dan memiliki orientasi masa depan 7. Ketidakpuasan masyarakat terhadap bidang kehidupan tertentu 8. Nilai yang tertanam dalam diri masyarakat untuk senantiasa berihktiar guna Memperbaiki hidupnya

44. Kunci : A Pembahasan : Lembaga sosial adalah suatu sistem norma untuk mencapai suatu tujuan atau kegiatan yang dianggap penting oleh masyarakat. Adapun tujuan dari lembaga sosial adalah untuk mengatur supaya kebutuhan hidup manusia dapat terpenuhi dan juga untuk mengatur supaya kehidupan sosial warga masyarakat dapat berjalan dengan tertib 45. Kunci : B Pembahasan: Fungsi keluarga sebagai lembaga sosial meliputi: fungsi reproduksi, fungsi sosialisasi, fungsi afeksi, fungsi ekonomi, fungsi pengawasan sosial, fungsi proteksi, fungsi pemberia status. Dalam menjalankan fungsi sosialisasi maka sejalan dengan pengertian sosialisasi itu sendiri keluarga melakukan proses pengenalan nilai dan norma yang berlaku dalam masyarakat yang terjadi antargenerasi sehingga indivudu dapat berpartisipasi aktif dalam sistem sosial. 46. Kunci : D Berikut ciri-ciri lembaga sosial: A. Memiliki anggota lebih dari satu B. Memiliki tata tertib atau tradisi C. Usianya lebih lama D. Memiliki alat kelengkapan E. Memiliki ideologi D. Memiliki tingkat kekebalan atau daya tahan 47. Kunci : B Pembahasan: Contoh soal tersebut mengambarkan kegiatan penelitian yang membandingkan antara dua kelompok dengan perlakuan yang berbeda, maka jenis penelitan yang sesuai adalah penelitian komparatif(membandingkan) 48. Kunci : A Pembahasan : Informan adalah sebutan bagi indivudu yang diwawancarai untuk kepentingan penelitian, dan jenis penelitian dengan pendekatan kualitatif menggunakan instrumen penelitian wawancara untuk mengumpulkan data. 49. Kunci : B Pembahasan : Penelitian survey merupakan penelitian yang mengumpulkan informasi dari suatu sampel dengan menanyakan melalui angket atau interview supaya nantinya menggambarkan berbagai aspek dari populasi (Faenkel dan Wallen, 1990). Untuk meneliti suatu fenomena sosial maka peneliti harus menggunakan instrumen angket atau wawancara 50. Kunci : C Pembahasan : bagi peneliti maka melakukan presentasi untuk mengkomunikasikan kepada umum dapat membantu menyebarkan hasil penelitian tersebut kepada umum sehingga dapat menambah wawasan pengetahuan masyarakat